Articles
4,416 Documents
Problematika Guru dalam Menumbuhkan Budaya Literasi Membaca pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Puspitasari, Novi Arum;
Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2830
Sekolah berperan penting dalam menguatkan nilai budaya literasi. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait problematika guru dalam menumbuhkan budaya literasi membaca. Penulis mengangkat judul ini karena banyak peserta didik di SD Negeri Palur 5 yang masih mempunyai minat baca rendah. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya minat peserta didik ke perpustakaan untuk membaca buku serta ada beberapa peserta didik yang belum lancar membaca baik kelas atas maupun kelas bawah. Saat diberikan waktu 15 menit sebelum belajar, peserta didik lebih asyik bermain dengan temannya. Oleh karena itu budaya literasi di SD Negeri Palur 5 perlu ditingkatkan lagi. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa dalam pelaksanaan literasi membaca belum berjalan dengan baik karena dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup rendahnya minat baca peserta didik dan durasi yang digunakan terlalu cepat. Kemudian faktor eksternal yaitu buku yang ada di sekolah kurang lengkap, pojok baca yang ada di setiap kelas kurang menarik, kemampuan guru masih rendah, dan minimnya sarana dan prasarana. Solusi yang dilakukan yakni memperbaiki pojok baca agar lebih menarik, membuat buku hadir perpustakaan, membuat pohon literasi, dan adanya program majalah dinding kelas.Â
Peran Guru dalam Penilaian Autentik pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Diani, Aulia Ambar;
Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2831
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Peran guru kelas V dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05; 2) Kendala yang dialami guru kelas V dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05; 3) Solusi yang dilakukan guru kelas V dalam mengatasi kendala-kendala dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Guru kelas selain berperan sebagai pengajar, pendidik, pembimbing juga berperan dalam mengarahkan, melatih, menilai serta mengevaluasi; 2) Kendala yang dialami guru kelas V yaitu kompetensi guru belum mumpuni, terlalu rumit, waktu yang sangat terbatas serta belum adanya aplikasi raport yang valid dari Pemerintah; 3) Solusi yang didapat guru kelas V yaitu pengembangan kompetensi guru dalam menilai, penyempurnaan sistem administrasi dan melakukan diseminasi dengan tenaga ahli terkait kemajuan teknologi dalam perekapan nilai yang sistematis.
Peran Guru dalam Mengembangkan Literasi Informasi bagi Siswa Sekolah Dasar
Astari, Febriani Vian;
Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2833
Rendahnya literasi informasi siswa membutuhkan peran guru untuk meningkatkan literasi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah endeskripsikan peran guru dalam mengembangkan literasi informasi siswa sekolah dasar di SD N 1 Pelem.Metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan untuk memperoleh data adalah data primer dan data sekunder. Guru sebagai organisator, mediator, fasilitator, guru, pembimbing, motivasi dan evaluasi adalah peran guru di SDN 1 Pelem dalam upaya peningkatan literasi informasi. Dalam upaya meningkatkan literasi informasi siswa di SDN 1 Pelem terdapat faktor pendukung dan penghambat yaitu kerjasama dengan orang tua/wali siswa harus lebih ditingkatkan. Guru perlu memberikan lebih banyak bimbingan-bimbingan, dan motivasi kepada siswa tentang pentingnya belajar membaca
Persepsi Guru Sekolah Dasar Tentang Pengajaran yang Efektif
Dewi, Adinda Putri Surya;
Hidayat, Muhammad Taufik
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2834
Adanya tuntutan dari siswa yang menghendaki hasil belajar yang efektif, seorang guru harus membantu dengan cara mengajar yang efektif pula.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan perspektif guru sekolah dasar tentang pendekatan pengajaran yang efektif. Dalam penelitian ini, studi kasus digunakan untuk memastikan penelitian kualitatif dan desain studi berkualitas tinggi. Dalam penelitian ini, data primer dan sekunder yang akan digunakan. Berbagai jenis anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Untuk membuat belajar menyenangkan dan sederhana. Pemahaman guru tentang efek positif dari pengajaran yang sangat baik mengarah pada pengajaran inovatif yang mendorong siswa untuk merespons secara positif dan meningkatkan hasil pengajaran. Guru, di sisi lain, percaya bahwa konsekuensi negatif dari metode pengajaran yang baik adalah bahwa metode pengajaran yang terlalu singkat. Dalam hal ini pengajara yang efektif dapat menggunakan berbagai metode pengajaran yang kreatif sehingga membuat respon peserta didik baik dan mendapatkan hasil belajar yang lebih baik
Blended Learning Management: The Efforts to Develop Students’ Soft Skills in the New Normal Era
Diana, Eka;
Rahmah, Nafisatur;
Rofiki, Moh.
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2835
This study aims to analyze the application of blended learning management in developing students' soft skills in the new normal era. This study uses a qualitative research method with a case study approach. The location of this research is MI Raudlatul Jannah I Maron Probolinggo Data collection is done with primary and secondary data. Preliminary data were obtained through in-depth interviews and observation. At the same time, secondary data is obtained through documents and learning tools. The results showed that the application of blended learning management at MI Raudlatul Jannah I consisted of planning, implementing, and evaluating. The application of blended learning in the new normal era can develop students' soft skills in four aspects, namely discipline, honesty, attitude, and communicativeness.
Studi Deskriptif Profesionalisme Guru PAUD Berdasarkan Prinsip-Prinsip Profesional Guru pada Undang-Undang No. 14 Tahun 2005
Eliza, Delfi;
Husna, Amalia;
Utami, Nuri;
Putri, Yolanda Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2837
Guru mempunyai peranan yang sangat fundamental dalam memberikan stimulasi perkembangan bagi anak pada jenjang pendidikan PAUD. Untuk itu, guru harus terus mengembangkan profesionalismenya sebagai langkah dalam tercapainya tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan studi deksriptif terhadap profesionalisme Guru PAUD berdasarkan prinsip-prinsip profesionalisme guru pada Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Data penelitian dijelaskan secara naratif atau deskriptif dari awal hingga kesimpulan. Jadi, penelitian ini tergolong pada penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dipilih dengan metode purposive sampling, subjek dipilih dengan tujuan ingin mengetahui tentang profesionalise guru di TK Aisyiah Desa Pasiran. Berdasarkan hasil penelitian, guru hampir memenuhi semua prinsip profesionalisme pada Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Namun, ditemukan juga beberapa prinsip profesionalisme yang belum terpenuhi diantaranya yaitu, pendidikan guru yang tidak linier dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan penghasilan guru yang ditentukan tidak sesuai dengan prestasi kerja serta belum sesuai dengan UMR yang ditetapkan.
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah
Meilani, Herni;
Lubis, M. Joharis;
Darwin, Darwin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2840
Di dalam sebuah organisasi lembaga pendidikan yaitu sekolah, kepala sekolah sebagai pemimpin yang akan membawa sekolah pada arah tujuan yang mengarah pada pencapaian mutu sekolah sesuai dengan yang telah ditargetkan. Kepala sekolah merupakan individu yang penting dalam menjalankan sistem menajemen berbasis sekolah dimana diberikan otonomi yang lebih besar dalam melaksanakan dan mengambil kebijakan terkait peningkatan mutu pembelajaran. Penielitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan model deskriptif, Subject pada peneletian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru di SMK Swasta pembangunan Bangsa. Peneliti menggunakan teknik triangulasi untuk mengecek keabsahan data, Hasil dari penelitian ini Kepala SMK Pembangunan bangsa menggunakan gaya kepemimpinan demokratis. Model Manajemen Berbasis Sekolah diterapkan sesuai dengan kebutuhan sekolah serta peraturan pemerintah. Kepala sekolah menerapkan strategi manajemen yang memberi sekolah lebih banyak otonomi dan fleksibilitas sekaligus mendorong keterlibatan langsung dari siswa dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sekolah. Keterbatasan dana dan sarana/prasarana menghambat pelaksanaan MBS, dan keterlibatan masyarakat belum maksimal.
The Effectiveness of Using Google Classroom for Self-Directed Learning (SDL) Students in Learning English
Siahaan, Basar Lolo
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2841
This course aims to explore the use of Google Classroom to improve student learning (SDL) learning English. Using comprehensive research, 50 English Language Education students at HKBP Nommensen Pematangsiantar University were tested before being offered English language support supported by the use of Google Classroom for one semester. After the treatment, the students took a test after using the PRO-SDLS instrument to see if there was a statistical difference between the results of the pre-test and post-test. The results showed that there was a significant difference in SDL students between the beginning of the test and the post-test. Therefore, it can be concluded that the use of Google Classroom can help students develop their SDL skills in learning English
Problem-Based Learning Model to Increase Students’ Critical Thinking
Dayu, Dian Permatasari Kusuma;
Pratiwi, Cerianing Putri;
Hakim, Pratiwi Rahmah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2842
This study aims to describe the application of problem-based learning (PBL) models to the critical thinking skills of 5th graders at Elementary School. The method used in this research is classroom action research. In this study, there are two data, namely verbal data and nonverbal data. The research subjects were elementary school students in grade 5 in the city of Madiun. The collecting data using observation techniques, interviews and tests. The instrument in this study used a questionnaire and a test. The data analysis technique in this research is quantitative and qualitative data analysis. Qualitative data analysis uses questionnaire data and observation, while quantitative data uses test results. The results of this study indicate an increase in students' critical thinking skills in thematic learning from cycle 1 and cycle 2. An increase in students' critical thinking skills in cycle I is 30%, students who pass the Minimum Completeness Criteria, and 60% of the second cycle in each cycle. The more students experience an increase in their critical thinking skills.
Perkembangan Aspek Sosial Emosional dan Sains Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Engklek
Wariyanti, Wariyanti;
Nur, Wahyuddin;
Ananda, Rusydi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2848
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik permainan tradisional engklek model pesawat, gunung dan baling-baling untuk mengembangkan aspek sosial emosional dan sains anak usia dini serta peranan permainan engklek dalam mengembangkan aspek sosial emosional dan sains anak usia dini. Meotodologi penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian dilakukan di RA Miftahul Jannah Langkat. Subjek penelitian sebanyak 15 anak pada kelas B. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya dengan cara reduksi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ada 9 anak yang telah berkembang sesuai harapan aspek sosial emosionalnya melalui permainan tradisional engklek, sedangkan ada 6 anak yang telah berkembang kemampuan sainsnya melalui permainan tradisional engklek. Data menunjukkan adanya perkembangan yang baik dan adanya peningkatan pada perkembangan aspek sosial emosional anak. Sedangkan pada perkembangan kemampuan sains diketahui bahwa ada 6 anak yang telah mulai berkembang kemampuan sainsnya melalui permainan tradisional engklek, sedangkan ada 7 anak yang telah berkembang sesuai harapan dan ada 2 anak yang berkembang sangat baik kemampuan sainsnya melalui permainan tradisional engklek. Data menunjukkan masih belum maksimal perkembangan yang terjadi pada perkembangan kemampuan sains anak di RA Miftahul Jannah Langkat.