Articles
4,416 Documents
Urgensi Integrasi Ilmu Islam dalam Matematika Kehidupan
Musafaah, Rizki Yahrulaji;
Sepriani, Rika;
Rahayuningsih, Rista Tri;
Rahmatiya, Rizqa;
Sarlina, Siti Farida;
Amrillah, Rizki
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6476
Pragmatisme adalah penyakit yang sedang menyerang umat islam saat ini, ilmu yang sudah tersusun secara rapih serta secara menyeluruh oleh para ilmuan termasuk ilmuan falak seakan hilang dan tidak mampu diwariskan. Ilmu falak seringkali merupakan pengetahuan yang kompleks dan memerlukan pemahaman matematis serta astronomi yang mendalam. Keterbatasan dalam pengajaran dan pembelajaran ilmu falak dapat menyebabkan kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentangnya.Peran ilmu falak sangat diperlukan guna membantu mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan tsabit yang nampak pertama kali setelah terjadinya Ijtima, sehingga rukyat hilal dapat dilakukan dengan perhitungan dan perencanaan yang tepat dan akurat. Maka sudah waktunya memperdalam dan mengembangkan ilmu falak dalam alurnya, pengembangan ilmu falak ini tidak menjadikan pemahaman terhadap ilmu yang didapat semakin baik, namun mengarahkan umat islam kepada pola pemikiran yang sesuai dengan garisnya. Sehingga artikel ini dibuat menjadi penguat integrasi ilmu dengan metode pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi literatur. Hasil yang diperoleh dari observasi yang telah dilakukan ilmu falak memberikan peluang kemudahan bagi kehidupan dunia dalam memastikan ke arah mana kiblat suatu tempat dipermukaan bumi, memastikan waktu sholat telah tiba, penentuan awal waktu hijriah, peristiwa dilangit, serta perhitungan kalender Islam.
Strategi Guru PPKn Menumbuhkan Karakter Disiplin Siswa Kelas X melalui Penerapan Metode Ceramah
Hasan, Haidar;
Istiqomah, Afifah;
Wukungsenggo, Yolpi
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6477
Dari perspektif guru, pengaruh pembelajaran gaya ceramah rendah karena siswa hanya berfokus pada guru selama proses belajar. Tujuan dari riset ini mengetahui skema pembelajaran PPKn mempengaruhi kemampuan eksplanasi murid di kelas X SMAN 1 Tolitoli dan masalah yang dijumpai tenaga pengajar PPKn untuk meningkatkan kemampuan eksplanasi murid. Metode riset ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dimana memakai data primer dengan mengumpulkan materi dari observasi, wawancara, dan dokumentasi dan data sekunder diperoleh dari studi kasus dan jurnal terkait. Hasil riset didapatkan bahwa pendekatan pembelajaran guru PPKn yang lemah ditinjau dari sudut pandang yang dapat membantu kemampuan siswa; contohnya, seorang guru mengajari siswanya membuat penjelasan dan simulasi. Semua orang tahu bahwa siswa Kelas X memiliki kemampuan penjelasan yang kurang berkembang selama proses belajar mengajar. Penelitian ini menemukan bahwa guru PPKn menggunakan metode ceramah dan praktik serta alat peraga pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan eksplanasi siswa di kelas X. Guru PPKn menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemampuan eksplanasi siswa mereka. Tantangan ini terletak pada soal-soal penunjang dasar yang selama ini belum diperhatikan.
Perkembangan Psikososial Lansia terhadap Peningkatan Sikap Mandiri dan Fungsi Kognitif
Herman, Dewannia Fariska;
Anggun, Cindy;
Fatmawati, Helmi Susanti Dwi;
Mahardika, I Ketut;
Wicaksono, Iwan
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6479
Psikososial adalah kondisi seseorang yang mencakup aspek psikis dan sosial mencakup pikiran, emosi, kondisi jiwa, perilaku, persepsi, agama, kemampuan bersosialisasi, dan keyakinan. Psikososial lansia sendiri merupakan kondisi kemampuan seseorang untuk berinteraksi dengan sekitarnya. Kondisi psikososial pada lansia termasuk dalam kategori krisis, dimana mereka ketergantungan pada orang lain, memiliki rasa cemas yang tinggi, dan menurunnya kemampuan kognitif. Perkembangan psikososial pada lansia berpengaruh terhadap peningkatan sikap mandiri dan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini untuk menyelidiki dan menganalisis bagaimana perkembangan psikososial pada lansia, khususnya terkait dengan upaya meningkatkan sikap mandiri dan fungsi kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian teori atau literature review. Kesimpulan pada penelitian ini adalah dapat diketahui pengaruh dari perkembangan psikososial lansia terhadap peningkatan sikap mandiri dan fungsi kognitif. Lansia yang mengalami perkembangan psikososial yang positif cenderung lebih mampu menjaga kemandirian mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Hubungan Motivasi Belajar dan Kemampuan Ekonomi Orangtua dengan Hasil Belajar PKn Sekolah Dasar
Umiyati, Dian Leli;
Yanti, Prima Gusti;
Syaefurrohman, Purnama
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6488
Hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKN berada pada level yang cukup mengkhawatirkan, dimana masih banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah 70 atau di bawah KKM. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hasil Belajar PKN pada Siswa Kelas IV yang dihubungkan Motivasi Belajar Siswa dan Kemampuan Ekonomi Orangtua Sekolah Dasar Negeri Gugus 3 Kecamatan Tamansari Jakarta Barat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dengan populasi penelitian adalah siswa kelas IV yang terdapat dalam 4 sekolah tersebut, dengan teknik random sampling dan terpilih 147 siswa sebagai sampel penelitian, menggunakan instrumen kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh diantaranya, pertama terdapat hubungan langsung positif antara Motivasi Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Siswa sebesar 41.2%, artinya semakin baik motivasi belajar siswa juga akan meningkatkan hasil belajar siswa. Kedua, terdapat hubungan langsung positif Kemampuan Ekonomi Orangtua dengan Hasil Belajar Siswa sebesar 24.7%. Artinya, apabila kemampuan ekonomi orangtua dalam keadaan baik maka hasil belajar siswa juga akan meningkat. Ketiga, terdapat hubungan langsung positif Motivasi Belajar Siswa dan Kemampuan Ekonomi Orangtua dengan Hasil Belajar Siswa sebesar 58.5%. Artinya, apabila siswa memiliki motivasi dalam belajar dan didukung dengan kemampuan ekonomi orang tua yang baik, maka akan menimbulkan peningkatan pada hasil belajar siswa tersebut.
Meningkatkan Minat Peserta Didik dalam Mata Pelajaran IPAS melalui Pembelajaran Diferensiasi Menggunakan Bahan Ajar Digital
Kuway, Novia Petronela;
Muhajir, Muhajir;
Wahid, Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6490
Minat memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pencapaian prestasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pembelajaran diferensiasi menggunakan bahan ajar digital terhadap peningkatan minat peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan skala likert untuk mengukur minat peserta didik terhadap mata pelajaran IPAS Fase B sebelum dan setelah melaksanakan pembelajaran digital. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2023, dengan melibatkan 17 peserta didik kelas 4 SDN Bulangan Haji 1, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi dengan menggunakan bahan ajar digital dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran IPAS Fase B. Hal ini ditunjukkan dengan nilai pesentase minat peserta didik sebelum pembelajaran digital sebesar 69%. Sedangkan setelah melakukan pembelajaran digital, minat peserta didik terhadap mata pelajaran IPAS Fase B naik menjadi 85% atau dengan kriteria sangat tinggi. Maka dari itu penggunaan bahan ajar digital perlu ditingkatkan.
Implementasi Bimbingan Konseling dalam Pencegahan Agresivitas pada Pembelajaran Kurikulum Merdeka
Musdalifah, Musdalifah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6498
Peningkatan agresivitas siswa dapat di pengaruhi oleh berbagai faktor termasuk tekanan konflik interpersonal, masalah keluarga atau pengaruh lingkungan sekitar. Penting bagi pendidik, orang tua dan pihak terkait untuk bekerjasama dalam mencari solusi, memberikan dukungan emosional, dan mengembangkan strategi pengelolaan konflik untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung bagi siswa. Implementasi bimbingan konseling siswa MI dalam pencegahan agresivitas pada kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan studi pustaka( Library research) yaitu metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan penelitian.. Metode analisis menggunakan analisis conten dan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini terkait dengan kurikulum merdeka di dalamnya ada pengaruh akan pengembangan P5 ( Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan P2 RA( Profil pelajar Rahmatal lil Aalamiin). Guna untuk menuntun dan membimbing siswa siswi untuk membentuk karakter P5 dan P2 RA dan mengembangkan kompetensi belajar siswa-siswi yaitu dengan melalui bimbingan konseling pada peserta didik kita maka akan pencegahan masalah yang ada di kelas. Apalagi Implementasi bimbingan konseling pada kurikulum merdeka ini sangat tepat dalam perkembangan anak didik kita dalam belajar dan membentuk karakter siswa, tentunya dengan ada bimbingan dari guru dan bekerjasama dengan wali murid.
Bahan Ajar Digital Bermuatan Potensi Lokal Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Pada Materi Bioteknologi Konvensional
Sari, Hefni Dwika;
Riandi, Riandi;
Surtikanti, Hertien Koosbandiah
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6503
Pendidikan abad 21 menuntut kebutuhan akan bahan ajar yang kontekstual dan produk berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memenuhi tuntutan pasar yang terus meningkat dalam pembelajaran. Saat ini penggunaan bahan ajar cenderung terfokus pada buku pegangan yang jarang dilakukan pembaharuan dan kurang mempertimbangkan potensi lokal serta kehidupan sehari-hari siswa. Kurikulum Indonesia menekankan penggunaan potensi lokal, tetapi implementasinya masih terbatas. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kepustakaan mengenai bahan ajar dan pembelajaran potensi lokal yang dapat membantu siswa memahami konsep dasar bioteknologi konvensional sehingga dapat menjadi landasan dalam memahami materi Bioteknologi secara komprehensif, meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi, serta memberikan pengalaman yang bermakna. Penulisan artikel dilakukan dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang fokus kepada jurnal-jurnal internasional yang relevan dengan tema kajian. Adapun tahapan metode studi pustaka dalam penyusunan artikel ini: (1) penentuan topik dan pengumpulan artikel, (2) reduksi artikel, (3) analisis dan sintesis hasil temuan dan (4) penyusun tulisan menjadi artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa pentingnya memahami dan melestarikan potensi lokal dan mengintegrasikannya pada kegiatan pembelajaran dengan memperhatikan penggunaan bahan ajar dan metode yang tepat untuk menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna sehingga menimbulkan motivasi serta meningkatkan pemahaman. Upaya ini harus dilakukan melalui penyajian materi pembelajaran dan pendeketan pembelajaran yang menarik, relevan, dan bersifat praktikal.
Motivasi Mahasiswa S1 Keperawatan dalam Belajar Bahasa Inggris
Dewi , Kadek Maya Cyntia
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6504
Motivasi merupakan usaha yang dilakukan untuk menciptakan situasi tertentu sehingga seseorang memiliki keinginan untuk melakukan sesuatu yang dapat diperoleh dari faktor luar atau dalam diri sesorang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi mahasiswa Sarjana Keperawatan dalam belajar Bahasa Inggris. Metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan uraian mengenai motivasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 75,4% mahasiswa menyukai Bahasa Inggris dan 24,6% mahasiswa tidak menyukai Bahasa Inggris. Tidak ada mahasiswa yang menganggap bahwa pembelajaran Bahasa Inggris di kelas tidak menyenangkan. Dari seluruh mahasiswa, terdapat 79,2% menganggap pembelajaran Bahasa Inggris menyenangkan, 9,2% mahasiswa menganggap pembelajaran Bahasa Inggris kurang menyenangkan, dan 11,6% menganggap pembelajaran Bahasa Inggris sangat menyenangkan. Pengajar juga mempengaruhi pembelajaran Bahasa Inggris menjadi kurang menyenangkan. Sebanyak 92,3% menyatakan bahwa pengajar memiliki pengaruh yang besar terhadap minat mahasiswa untuk belajar Bahasa Inggris dan sebanyak 7,7% mahasiswa menyatakan bahwa pengajar tidak berpengaruh terhadap minat untuk belajar Bahasa Inggris. Perlunya komunikasi yang baik antara dosen dengan mahasiswa terkait motivasi belajar meningkatkan kegiatan-kegiatan mahasiswa dengan cara diskusi antara teman dan dosen dalam hal pembelajaran sehingga mahasiswa akan termotivasi dengan baik.
Peningkatan Hasil Belajar IPA melalui Pendekatan Saintifik Model Discovery Learning di Sekolah Dasar
Sunaryo, Sunaryo;
Lukman, Lukman
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6505
IPA atau sering dikenal dengan ilmu penegetahuan alam (IPA) merupakan topik yang mempertajam dan memperhalus daya kritis seseorang. Sebuah proses pembelajaran yang dikenal sebagai discovery learning terjadi ketika siswa diharapkan untuk mengorganisasikan diri mereka sendiri setelah materi pembelajaran tidak diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA di SD Negeri 3 Sandik melalui model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sandik dengan jumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Keberhasilan penelitian ini ditandai dengan ?75% siswa mengalami peningkatan hasil belajar meliputi nilai tes pengetahuan diatas KKM sebesar 75, sikap dan keterampilannya dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPA dari 25% siswa pada pra siklus menjadi 71% pada siklus I, dan 89% pada siklus II siswa mendapatkan nilai tes di atas KKM. Kemudian pada aspek sikap dan keterampilan siswa mengalami peningkatan di setiap siklus dibandingkan dengan kondisi pada pra siklus. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery learning dinilai berhasil meningkatan hasil belajar IPA.
Budaya Literasi melalui Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam Menumbuhkembangkan Minat Baca Siswa di Sekolah Dasar
Heryadi, Yadi;
Anriani, Nurul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6506
Rendahnya minat baca membawa dampak buruk terhadap penilaian yang terdapat dinegara Indonesia rendahnya minat baca ini juga berasal dari faktor anak sekolah dasar yang malas dalam membaca. Membaca merupakan salah satu fungsi yang paling penting dalam hidup, semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca. Tempat penelitian berlokasi di SD Negeri 2 Cipanas Kp.babakanseah, Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas Lebak Banten. Tujuan penelitian untuk mencari tahu bagaimana program gerakan literasi sekolah yang ada di SD Negeri 2 Cipanas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulaitatif metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat Program Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri 2 Cipanas dengan 15 menit membaca sebelum pelajaran dimulai dan 35 menit literasi khusus peserta didik pilihan, dan menghidupkan perpustakaan dengan kunjungan wajib perpustakaan harian. Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah berpedoman pada buku panduan yang diterbitkan oleh Kemendikbud, kemudian terdapat adanya peningkatan minat baca peserta didik setelah diterapkannya Program Gerakan Literasi Sekolah ditandai dengan tersedianya bahan bacaan dan meningkatnya aktivitas membaca siswa.