cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Analisa Pola Tata Layout Furniture Kedai Kopi terhadap Kenyamanan Gerak Pengguna Ruang (Studi Kasus: Kedai Kopi Tephisisi) Habiburrahim, Muhammad Faiz; Priyatmono, Alpha Febela
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya meminum kopi telah menjamur dari dulu hingga kini. Dalam zaman modern saat ini, terdapat banyak jenis kedai kopi dan yang paling familiar adalah kedai kopi modern (coffee shop) dan kedai kopi tradisional. Kedai kopi tradisional seiring berjalannya waktu tergerus oleh culture coffee shop yang menjamur dan paling dinikmati oleh kalangan mana pun. Kedai Kopi Tephisisi merupakan salah satu penggiat kopi tradisional di Kabupaten Sukoharjo. Guna mempertahankan kedai kopi tradisional agar dapat bertahan di era culture coffee shop, Kedai Kopi Tephisisi menyediakan sarana dan prasarana sesuai standar kedai kopi pada umumnya, salah satunya ruang siting kedai kopi. Agar kenyamanan gerak pengguna ruang dapat terjaga, perlu diperhatikannya terkait tata pola layout furniture dalam ruang siting kedai kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola tata layout furniture terhadap kenyamanan pengguna ruang Kedai Kopi Tephsisi dengan acuan pola tata layout furniture yang berlaku. Pengumpulan data melalui beberapa Teknik : wawancara dengan pemilik kedai kopi dan dokumentasi. Analisis dapat menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik deskriptif kualitatif berguna untuk mengidentifikasi pola tata layout furniture pada siting room.
Keterkaitan Fasilitas Ruang terhadap Kenyamanan Belajar Anak di Panti Asuhan Aisyiyah Kendal Ayun, Amina Qurrota; Saputra, Andika; Mutiari, Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terlepas dari usia dan latar belakang, setiap manusia memiliki hak untuk belajar dengan lingkungan dan keadaan yang nyaman. Maka dari itu, akan lebih efisien jika pengembangan dan pengasahan pembelajaran dilakukan di area yang nyaman, karena dapat meningkatkan keefektivitasan pembelajaran. Setiap hari anak menggunakan banyak ruang dan fasilitas dalam masa tumbuh kembangnya. Pada penelitian ini akan dilakukan di Panti asuhan Aisyiyah Kendal, dengan tujuan mengetahui apakah fasilitas ruang di panti asuhan memiliki keterkaitan terhadap kenyamanan belajar anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif terapan (applied research) dengan instrumen wawancara dan pembagian kuesioner yang hasilnya dihitung dengan skala guttman. Hasil dari perhitungan menggunakan skala guttman yaitu 72,5% dari penyebaran 10 kuesioner kepada 12 anak menunjukkan bahwa fasilitas ruang yang terdapat di dalam panti asuhan dapat mempengaruhi kenyamanan belajar anak.
Tinjauan Pencahayaan Alami terhadap Ruang Kelas SMA Negeri 3 Boyolali Sahid, Ryaas; Astuti, Dyah Widi; Raidi, Syamsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMA Negeri 3 Boyolali merupakan jenjang pendidikan SMA yang terletak di Pulisen, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa tengah. Dari total ruangan yang dimiliki saat ini, terdapat banyak permasalahan yang muncul salah satunya adalah kualitas pencahayaan ruang kelas. Ruang kelas sebagai media pembelajaran membutuhkan pencahayaan buatan dan alami yang sesuai dengan standar. Standar pencahayaan yang seharusnya dimiliki ruang kelas sebesar 250-300 lux. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur, observasi, pengukuran kualitas pencahayaan dengan alat Lux meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencahayaan pada ruang kelas belum memenuhi standar maka diperlukannya penyesuaian nilai pada lebar lubang cahaya efektif menjadi 1.18 meter dan tinggi lubang cahaya efektif menjadi 1.65 meter agar dapat melebihi FLmin Dalam perancangan ruang kelas diharapkan untuk memperhatikan standar yang terdapat pada SNI 03-2396-2001 tentang proses perancangan sistem pencahayaan alami pada bangunan gedung agar cahaya dapat masuk secara maksimal. Penggunaan material pada bukaan dapat diubah dari Float glass menjadi one way glass sehingga dapat mengurangi efek glare (silau) pada area ruang kelas.
Strategi Pengembangan Sarana dan Prasarana di Terminal Purwodadi Maulana, Mourendiko Dida; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk kelancaran pergerakan orang dan barang seiring dengan perkembangan ekonomi, infrastruktur dan fasilitas transportasi semakin dibutuhkan. Terminal yang berfungsi sebagai salah satu simpul jalur angkutan umum dan menyelenggarakan fungsi pengawasan, pengendalian, dan pengaturan sistem angkutan penumpang dan barang, merupakan salah satu unsur pendukung sistem transportasi. Terminal Purwodadi merupakan terminal dengan tipe B yang dimana terminal ini merupakan terminal pusat (terbesar) yang terdapat di kabupaten Grobogan. Namun fungsi dari terminal ini sendiri berjalan kurang optimal karena ketersediaan sarana dan prasarana yang kurang mewadahi dan kesadaran masyarakat itu sendiri. Masih terdapat calon penumpang yang menunggu bus dari luar terminal, bus dan angkutan umum yang masih parkir di sembarang tempat. Untuk menemukan faktor-faktor lainnya perlu dilakukan penelitian agar menemukan solusi dan permasalahan tersebut. Dengan penelitian berdasarkan strategi pengembangan sarana dan prasarana terhadap objek terminal Purwodadi ini, untuk pengumpulan data akan digunakan metode studi literatur dan observasi, dan menggunakan analisis SWOT untuk mencari persoalan tersebut. Dari hasil penelitian kemudian dihasilkan strategi pengembangan sarana dan prasarana Terminal Purwodadi berupa penambahan fasilitas dan perbaikan sarana prasarana, pengoptimalan fungsi terminal, perbaikan stigma masyarakat, dan pengembangan dan penataan Kawasan sekitar Terminal.
Kajian Sirkulasi dan Sistem Pencahayaan terhadap Kenyamanan Pengunjung Galeri Seni pada Rumah Budaya Kratonan Surakarta Pamungkas, Dhieto Maulaya Hakim; Suharyani, S; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri Seni adalah suatu tempat yang mewadahi karya seni untuk dipamerkan kepada publik. Oleh karena itu, ruang menjadi hal yang sangat diperhatikan dalam memenuhi kegiatan tersebut. Salah satu aspek dasar dan penting dalam merancang suatu ruang adalah kenyamanan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab ketidaknyamanan visual dan sirkulasi pada Galeri Seni, menganalisis kualitas pencahayaan yang tepat terhadap kenyamanan visual pada galeri Seni, merancang ruang dalam Galeri Seni yang nyaman sesuai dengan standar pencahayaan dan sirkulasi pengunjung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sebagai berikut: metode kuantitatif dengan cara observasi langsung ke Galeri Seni yang ada di Rumah Budaya Kratonan serta melakukan pengukuran dengan alat ukur lux meter, kemudian dibuat pola intensitas cahaya menggunakan software surfer 11 untuk mendapatkan data valid terkait pencahayaan pada lokasi yang diteliti. Metode kualitatif dilakukan dengan menyimpulkan dari hasil jawaban wawancara dengan pengunjung Galeri Seni guna mendapatkan pandangan dari pengunjung terhadap kenyamanan sirkulasi dan pencahayaan Galeri Seni serta dilakukannya studi Pustaka yang didapat dari jurnal atau artikel di internet dan hasil dari penelitian yang terkait. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa hampir semua ruang di Galeri Seni tidak memenuhi standar pencahayaan bangunan, serta dari hasil wawancara diperoleh rata-rata pengunjung merasa cukup nyaman dengan sirkulasi setiap ruang.
Kenyamanan Termal pada Masjid Agung Keraton Surakarta Muharrommah, Annissa; Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi hampir sebagian besar umat Islam, masjid merupakan sebuah ruang atau tempat yang paling baik, utama, dan sering digunakan untuk melakukan ibadah sholat. Seseorang pergi ke masjid untuk beribadah sebanyak lima kali. Oleh sebab itu, bangunan masjid harus mampu dan bisa memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Ruang sholat pada masjid, yang tidak nyaman tentunya mengganggu penggunanya dalam beribadah. Kenyamanan termal sendiri memiliki faktor yang mempengaruhinya. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah ‘Bagaimana kenyamanan termal ruang sholat masjid agung keraton Surakarta pada berbagai kondisi sistem penghawaan’. Adapun tujuannya untuk mengidentifikasi kualitas ruang sholat pada Masjid Agung Keraton Surakarta ditinjau dari aspek kenyamanan termal, pada berbagai kondisi sistem penghawaan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, digunakan cara mengukur secara langsung pada objek penelitian dengan menggunakan beberapa alat seperti thermometer dan anemometer. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: (a) Pagi hari suhu antara 29,5°C - 30°C, kelembaban udara 69,8%, dan kecepatan angin 0,1 m/s. (b) Pada siang hari, suhu 33,5°C, kelembaban udara 53,1% - 53,5%, dan kecepatan angin 0,1 m/s. (c) Pada sore hari, suhu berkisar 32,5°C – 33,9C, kelembaban udara 53,4% - 53,5%, dan kecepatan angin 0,1 m/s. Ruang sholat pada Masjid Agung Keraton Surakarta tergolong dalam kategori nyaman yang membutuhkan bayangan dan angin 0,1-1,0 m/s.
Makna Bentuk dan Fungsi Penerapan Arsitektur Jawa pada Masjid Agung Surakarta Budiwiyono, Akbar Rizky; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid merupakan sebuah karya seni arsitektur yang digunakan untuk beribadah. Dalam pembuatannya menggunakan banyak gaya arsitektur, salah satunya adalah arsitektur tradisional Jawa. Arsitektur tradisional Jawa merupakan ilmu yang kaya akan makna pada setiap aspeknya, mulai dari tata letak hingga penggunaan warna yang memiliki makna dan fungsi tersendiri yang sudah direncanakan. Masjid Agung Surakarta merupakan bentuk hidup dari arsitektur tradisional Jawa dimana masjid difungsikan sebagai tempat beribadah yang di gabungkan dengan nilai-nilai filosofis masyarakat Jawa. Masjid Agung Surakarta menjadi bangunan religius yang menjadi bukti keberadaan agama Islam yang terdapat di Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna bentuk dan fungsi dari penerapan arsitektur tradisional Jawa yang di aplikasikan pada Masjid Agung Surakarta. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan, data bersifat induktif kualitatif dan hasil penelitian yang lebih generalisasi. Dengan demikian dalam penelitian ini memaparkan dan menggambarkan karakteristik dari objek yang diteliti agar dapat didapatkan gambaran yang jelas dan faktual dari obyek penelitian, agar lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa elemen yang erat dengan arsitektur tradisional Jawa, seperti atap tajug yang menjadi penanda bahwa sebuah bangunan itu merupakan tempat ibadah, saka guru, ruang dalem, kolam emperan dan kruncungan.
Pengaruh Stimulus Lingkungan Kerja terhadap Psikiater dr. Arif Zainuddin Surakarta Rani, Tania Rahma; Saputra, Andika; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psikiater adalah dokter yang mempelajari kesehatan mental dan perilaku atau psikiatri. Tugas utama seorang psikiater adalah mendiagnosis, merawat, dan mencegah pasien dengan masalah kesehatan mental. Jika psikiater tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik maka psikiater dapat mengalami stres kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui stimulus lingkungan yang berhubungan dengan stres kerja psikiater dan faktor apa saja yang merupakan stimulus lingkungan tersebut. Metode penelitian merupakan metode observasi yang diterapkan dengan cara mengumpulkan informasi sesuai dengan kondisi lapangan. Informasi diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Instrumen yang digunakan untuk mengukur stres kerja adalah The Workplace Stres Scale yang berisikan 8 item pernyataan dengan 5 skala Likert. Penilaian dari instrumen ini dibagi ke dalam 5 kategori diantaranya tidak stres, ringan, sedang, berat, potensial berbahaya. Hasil penelitian menunjukkan tingkat stres kerja psikiater hampir merata yaitu dengan kategori Tidak Stres yaitu berjumlah 2 responden dengan persentase (33,3%), stres ringan berjumlah 2 responden dengan persentase (33,3%) dan tingkat stres sedang berjumlah 2 responden dengan persentase (33,3%). Berdasarkan hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa stimulus lingkungan kerja berpengaruh terhadap stres kerja di RSJD dr. Arif Zainuddin Surakarta. Direkomendasikan kepada pihak RSJD dr. Arif Zainuddin untuk lebih memperhatikan lingkungan kerja psikiater, termasuk menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang memadai seperti penggunaan AC dan transportasi di dalam area RSJD. Karena bagaimana hal ini akan berdampak pada kinerja dan produktivitas psikiater.
Analisis Tata Letak Area Pangan Pasar Tradisional Jongke Surakarta Perdikandari, Cantrika Sekar; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar tradisional adalah tempat terjadinya jual beli. Di pasar tradisional para penjual dan pembeli bertemu secara langsung. Proses jual beli melibatkan kegiatan tawar menawar. Bangunan yang ada di pasar dan tempat para pedagang berjualan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Di beberapa pasar masih ditemukan kios yang belum dikelompokkan tata letaknya salah satunya ialah Pasar Jongke di Surakarta. Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan 1) Mengetahui tata letak Pasar Jongke dan menganalisisnya. 2) Mengetahui tingkat kenyamanan tata letak bagi pedagang dan pengunjung. 3)Mengetahui budaya dan perilaku dalam bangunan dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan langkah pengumpulan data melalui studi literatur, interview dan juga observasi. Dengan melakukan pengumpulan data budaya dan perilaku dalam bangunan dan lingkungan serta pendapat dari pengunjung, pemilik tenan pada pasar dapat menelusuri pola tata letak pasar . Berdasarkan penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pengelompokan kios dan zoning pedagang masih belum tertata.
Kajian Konsep Healing Environment pada Pusat Rehabilitasi Narkoba Yayasan Cahaya Kusuma Bangsa Yonadia, Cantika Putri; Hidayanti, Rini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setia tahunnya masalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Indonesia terus meningkat termasuk kota Surakarta. Fasilitas Rehabilitas penggunaan narkoba di Kota Surakarta hanya memfasilitasi rehabilitasi medis. Rehabilitasi medis kurang cukup karena penyembuhan kecanduan narkoba membutuhkan rehabilitasi sosial untuk dapat menjalani kehidupan normal dalam bermasyarakat. Sebagai solusi terhadap masalah tersebut, maka bangunan pusat rehabilitasi hendaknya menerapkan konsep healing environment sebagai proses penyeimbangan pengobatan medis dan sosial. Objek bangunan yang diteliti adalah Yayasan Cahaya Kusuma Bangsa. Metode penelitian yang dipilih adalah metode deskriptif kualitatif, yang meliputi Langkah-langkah perumusan masalah, melakukan kajian teori, pengumpukan data, analisis data, dan penyusunan kesimpulan. Pada penelitian ini penerapan healing environment menjadi tolak ukur dalam menciptakan kenyamanan residen pada yayasan ini dan bisa lebih mengoptimalkan healing environment pada ruang dalam dan luar Yayasan ini. Dari 10 faktor fisik healing environment ada beberapa faktor fisik yang belum terpenuhi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan terkait kajian konsep penerapan healing environment pada Yayasan Cahaya Kusuma Bangsa, maka diharapkan bangunan bisa menerapkan semua faktor fisik healing environment agar dapat terciptanya lingkungan binaan yang memperhatikan aspek alam, fisik dan psikologi. Sehingga menghadirkan suasana yang nyaman dan tenang bagi residen.