cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Optimalisasi Layout Gedung Rawat Inap RS Karima Utama berdasarkan Prinsip Aksesibilitas dan Universal Design Sari, Ayu Permata; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksesibilitas menjadi aspek penting dalam merancang fasilitas kesehatan untuk memastikan kemudahan, kenyamanan, dan keselamatan bagi semua pengguna, termasuk penyandang disabilitas. Gedung rawat inap RS Karima Utama menghadapi sejumlah masalah terkait aksesibilitas, seperti tangga darurat yang tidak sesuai standar, ukuran ramp yang tidak memadai, dan jarak antar pintu masuk yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan desain aksesibilitas gedung tersebut berdasarkan prinsip Aksesibilitas dan Universal Design. Penelitian ini menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD), diawali dengan kajian terhadap denah bangunan serta survei langsung ke lapangan. Berdasarkan data yang diperoleh, dibuat tiga alternatif desain baru yang kemudian dibahas melalui proses FGD. Dari hasil diskusi, alternatif kedua dipilih karena dinilai paling efektif dalam meningkatkan kemudahan akses. Penelitian menunjukkan bahwa gedung tersebut memerlukan perbaikan karena belum sepenuhnya memenuhi standar yang berlaku. Perbaikan yang direkomendasikan antara lain memperlebar tangga darurat dari 1 meter menjadi 1,2 meter agar sesuai standar, menambah pintu utama di sisi timur gedung untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan, serta memperpanjang ramp dari 6 meter menjadi 8 meter dan memperlebar ramp dari 1,17 meter menjadi 1,2 meter, menyesuaikan dengan prinsip aksesibilitas dan Universal Design. Meskipun alternatif kedua memiliki kekurangan berupa hilangnya dua ruang rawat inap, hal ini tidak berdampak signifikan karena sejak awal jumlah ruang rawat inap sudah dirancang lebih dari kebutuhan minimum, sehingga pengurangan dua ruangan tidak akan mengganggu fungsi utama gedung.
Integrasi Fengshui, Neo-Psikologi, dan Prinsip Arsitektur Islam dalam Rumah Tinggal Oktaviansyah, Almer Naufal; Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan hunian di masa kini semakin kompleks dan mendalam. Rumah tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat tinggal fisik, tetapi juga sebagai ruang yang mampu memenuhi kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual penghuninya. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi tiga pendekatan utama fengshui, arsitektur Islam, dan neo psikologi dalam desain rumah tinggal. Ketiga pendekatan ini dipilih karena nilai-nilai yang ditawarkannya mencakup harmoni energi, keselarasan spiritual, dan keseimbangan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan ruang dalam hunian yang tidak hanya menunjang aspek fisik penghuni, tetapi juga kebutuhan emosional dan spiritual, sehingga menghasilkan lingkungan yang lebih holistik. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip Feng Shui, arsitektur Islam, dan neo psikologi dapat menciptakan hunian yang harmonis, fungsional, dan mendukung kesejahteraan penghuni secara menyeluruh.
Evaluasi Desain Akustik Ruangan di Gedung Serbaguna BLK Kosambi Rivaldi, Rasya Alfian; Mutiari, Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung serba guna dapat digunakan berbagai fungsi yang sangat luas seperti untuk pertemuan dan rapat. untuk memenuhi fungsi – fungsi tersebut dibutuhkan akustik yang baik yang Dimana setiap bangunan memiliki spesifikasi akustik yang berbeda-beda juga, seperti standar kebutuhan kuantitas dan kualitas suara tidak hanya sebatas kekuatan bunyi saja melainkan ada reverberation time, kejelasan suara, perbandingan frekuensi suara rendah dan tinggi. Yang paling besar mempengaruhi akustik adalah bentuk desain ruangan. Saat penelitian ini berlangsung di bulan September existing bangunan belum memiliki plafon dan masih tahap Pembangunan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain mana yang lebih optimal dari segi akustik antara desain terdahulu dan desain terbaru menggunakan pendekatan Kualitatif studi kasus agar dapat membandingkan mana yang lebih optimal dari segi Akustik dari desain terdahulu dengan desain yang terbaru. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa desain terbaru lebih efektif dari segi akustik dengan Reverberation Time yang rendah yaitu di angka 1,94 Detik dari standar waktu dengung di Gedung Serbaguna yaitu 1,6 - 1,8 Detik. Dikarenakan belum sesuai dengan standarnya maka diperlukan penyesuaian tambahan seperti penambahan peredam suara yang berada di depan panggung dan luas permukaan plafon lebih Sedikit hanya 376,92 m2.
Efisiensi Desain Kantin Teknik Terpadu Universitas Muhammadiyah Surakarta Aurelia, Fiona Bertha; Nurjayanti, Widyastuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantin Teknik Terpadu yang berlokasi di Kampus 2 UMS merupakan fasilitas vital yang melayani lebih dari 3.500 mahasiswa dan 450 staf Fakultas Teknik UMS. Sebagai aset yang dikelola langsung oleh Fakultas Teknik UMS, kantin ini menghadapi tantangan serius terkait kapasitas dan efisiensi operasional yang dapat mengganggu produktivitas civitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi Kantin Teknik Terpadu melalui redesain yang berfokus pada kapasitas, sirkulasi, keamanan, dan aksesibilitas. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara terhadap 50 responden yang dipilih secara proporsional berdasarkan populasi mahasiswa (35 orang), dosen (5 orang), pekerja kantin (5 orang), dan pengunjung umum (5 orang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa redesain kantin perlu mempertimbangkan pemisahan akses masuk dan keluar, penambahan area terbuka sebagai ruang transisi, penataan zona yang jelas, dan implementasi sistem keamanan terpadu. Solusi desain yang diusulkan mencakup penggunaan material yang tahan lama, optimalisasi pencahayaan alami, dan penataan layout yang fleksibel untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna yang beragam.
Kajian Transformasi Hunian menjadi Home Base Enterprises dalam Penerapan Konsep Mezzanine: Studi Kasus Ruko di Jalan Sumber Rejo Klaten Selatan Permana, Rendivan Akbar; Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena transformasi pada sebuah hunian dapat menggambarkan suatu kawasan lingkungan yang baik. Kawasan baik ialah Kawasan yang selalu mengikuti perkembangan lingkungan meliputi aspek fisik, teritorial, dan budaya. Tiga aspek lingkungan tersebut memiliki pengaruh satu sama yang lain sehingga saling berhubungan dalam transformasi hunian. Proses transformasi terjadi secara alami pada perubahan maupun pergeseran fungsi tatanan ruang. Transformasi tatanan ruang tergantung pada aktivitas penghuni dan keadaan pola lingkungan yang ingin mengontrol sirkulasi pengguna pada hunian. Penghuni di rumah sini menjadi ketua agen yang dapat mengontrol ruangnya. Kontrol ruang berupa sirkulasi aktivitas pengguna untuk melakukan kegiatan di dalam ruangannya. Transformasi hunian akan terus terjadi Ketika suatu kebutuhan hidup harus dipenuhi menjadi hunian produktif. Kegiatan hunian produktif Home Base Enterprises (HBEs) merupakan kegiatan usaha rumah tangga yang menggabungkan konsep hunian untuk meningkatkan dan keberlanjutan ekonomi oleh pemilik. Dengan menambahkan kegiatan usaha pada hunian membuat batasan ruang terpengaruh sehingga pengoptimalan ruang dikuatkan dengan konsep mezzanine. Konsep mezzanine ini memisahkan antara ruangan komunal keluarga dengan akses istirahat penghuni. Bagaimana penyebab hunian bertransformasi menjadi hunian produktif ?. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi transformasi hunian menjadi Home Base Enterprises (HBEs) dengan penerapan konsep mezzanine. Metode ini menggunakan data kualitatif dengan observasi lapangan dan studi literatur.
Analisis Pola Sirkulasi dan Layout Ruang Galeri DISPERSIP Surakarta terhadap Kenyamanan Pengguna Ramadhani, Reyhan Pasha; Hidayati, Rini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang galeri DISPERSIP Surakarta berperan penting sebagai medium edukasi dan komunikasi sejarah, namun fungsinya terganggu oleh beberapa permasalahan desain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sirkulasi dan tata layout ruang galeri DISPERSIP Surakarta serta pengaruhnya terhadap kenyamanan pengguna. Terdapat indikasi awal alur sirkulasi yang tidak terarah, penataan display tanpa alur cerita, dan area penyimpanan terbuka yang mengurangi estetika. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data langsung di lapangan untuk memahami fenomena yang diteliti. Data disaring, disusun, dan dianalisis untuk memastikan kesesuaiannya dengan teori yang relevan sebagai dasar pengujian antara hasil temuan penelitian dan teori yang mendasarinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sirkulasi sequential belum didukung signage dan alur eksplorasi yang efektif. Penataan display juga kurang terstruktur, dan area penyimpanan terbuka mengurangi fokus pameran. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan desain untuk meningkatkan kenyamanan serta fungsi galeri sebagai ruang edukasi interaktif.
Pengaruh Passive Design terhadap Produktivitas Kerja Karyawan: Studi Kasus Kantor SASO Architecture Widiandaru, Bali Dwipa Yasa; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas kerja karyawan dipengaruhi oleh lingkungan kerja fisik. Kantor SASO Architecture yang akan pindah ke gedung baru, memiliki kondisi kantor lama yang kurang nyaman, sehingga perlu optimalisasi desain dengan memperhatikan passive design untuk meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh passive design terhadap produktivitas kerja karyawan di Kantor SASO Architecture dengan menggunakan metode kuantitatif di antaranya meliputi pencahayaan alami, penghawaan alami, dan tata letak ruang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi, regresi linier, dan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan passive design berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. Pencahayaan alami dan tata letak ruang memiliki korelasi positif dengan produktivitas, sedangkan penghawaan alami menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi perencanaan dan desain Kantor SASO Architecture baru.
Peran Tekstur dan Warna Material untuk Menciptakan Harmoni Visual pada Desain Interior Kos Muntilan, Magelang Aisyah, Chusna Maulana Nur; Raidi, Syamsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kos merupakan salah satu bentuk hunian sementara yang banyak diminati oleh mahasiswa, pekerja, atau individu yang membutuhkan tempat tinggal praktis dengan harga terjangkau. Meskipun memiliki ukuran ruang yang terbatas, desain kos berusaha memberikan kenyamanan dan fungsi yang memadai bagi penghuninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran tekstur dan warna material dalam menciptakan harmoni visual pada desain interior kos di Muntilan, Magelang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui analisis kondisi eksisting, wawancara mendalam dengan penghuni kos, arsitek, dan pemilik kos, serta analisis elemen interior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi warna netral seperti putih dan krem dengan aksen cerah seperti hijau mint dapat menciptakan kesan luas, terang, dan dinamis. Penggunaan tekstur alami seperti kayu dan batu alam memberikan suasana hangat dan estetis, sedangkan tekstur halus pada dinding dan plafon menciptakan kesan bersih dan modern. Keselarasan antara tekstur, warna, dan pencahayaan terbukti efektif dalam meningkatkan kenyamanan visual dan fungsionalitas ruang. Penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi yang seimbang antara tekstur dan warna terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pengalaman penghuni kos, menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional tetapi juga menyenangkan secara visual.
Analisis Optimalisasi Pencahayaan Alami pada Perpustakaan Kantor Titip Jepang, Yogyakarta Laila, Nur Afifatun; Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kenyamanan visual, efisiensi energi, dan kualitas lingkungan ruang perpustakaan. Penelitian ini dilakukan pada ruang perpustakaan Kantor Titip Jepang, Yogyakarta, yang memiliki fasad mayoritas dengan material kaca. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah distribusi cahaya alami yang tidak merata, risiko silau pada siang hari, serta peningkatan suhu ruangan akibat intensitas cahaya yang tinggi. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengukuran intensitas cahaya (lux) di 9 titik ruangan pada waktu yang berbeda. Data yang diperoleh dibandingkan dengan standar SNI 03-6197-2000 untuk menentukan kelayakan pencahayaan. Analisis alternatif solusi meliputi pengoptimalan dimensi bukaan, penambahan vegetasi sebagai elemen penyaring cahaya, pemilihan material kaca dengan transmisi cahaya yang lebih sesuai, dan penambahan shading device pada beberapa sisi. Alternatif solusi ini disimulasikan dengan bantuan software Dialux Evo untuk mengetahui persebaran cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar area melebihi standar pencahayaan alami, juga distribusi cahaya masih kurang optimal. Bagian barat dan selatan memerlukan penanganan risiko silau dan panas. Penerapan shading device, vegetasi, dan penyesuaian dimensi bukaan terbukti dapat mengoptimalkan intensitas pencahayaan ruangan guna meningkatkan kenyamanan visual dan termal bagi pengguna.
Efektivitas Penataan Ruang dan Material Akustik untuk Mengurangi Kebisingan Ruang Kelas TK Giriloyo Zahro, Faridatuz; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman kanak-kanak menjadi wadah pendidikan yang paling penting bagi anak usia dini. Lingkungan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kegiatan belajar mengajar salah satunya yaitu faktor kebisingan. TK PKK 98 Giriloyo menjadi salah satu sarana pendidikan anak usia dini yang mengalami permasalahan terkait kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan desain penataan ruang kelas dan pemilihan material akustik yang efektif dalam ruang kelas untuk merespon kebisingan baik dari dalam maupun luar ruangan. Penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan RBD (Research Based Design) yang berfokus pada proses sistematis untuk menciptakan, mengembangkan, dan menguji desain yang dirancang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi terhadap faktor - faktor penyebab kebisingan pada site dan wawancara mengenai skala kenyamanan pengguna. Penulis membuat 2 alternatif desain sebagai solusi permasalahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa desain alternatif 1 dan alternatif 2 sudah memenuhi kriteria standar kebisingan ruang kelas. Desain alternatif 1 menghasilkan penurunan kebisingan sebesar 43,25% dan alternatif 2 sebesar 56,75%. Desain alternatif 2 menghasilkan desain penataan ruang serta pemilihan penggunaan material akustik yang optimal, sehingga menghasilkan desain final yang efektif dalam merespons kebisingan pada ruang kelas gedung baru TK PKK 98 Giriloyo.