cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Pengaruh Orientasi Fasad terhadap Intensitas Pencahayaan Alami Ruang IRNA RS Kemenkes Surabaya Suci, Mubliha Wulan; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami menjadi suatu hal yang penting dalam setiap bangunan. Begitupula ruang IRNA sebagai salah satu fasilitas utama dalam layanan kesehatan seharusnya dapat memberikan kenyamanan pencahayaan agar pasien merasa nyaman didalamnya sehingga dapat mendukung kesembuhan. Kenyamanan tersebut dapat dicapai apabila intensitas pencahayaan yang masuk kedalam ruang telah mencukupi standar-standar yang telah ditentukan. Ruang IRNA pada rumah sakit tentunya memiliki standar pencahayaan yang berbeda dengan ruang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana orientasi fasad yang berbeda mempengaruhi intensitas pencahayaan alami yang masuk ke dalam ruang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengukuran langsung pada 5 titik dan dalam 3 waktu berbeda yakni pada pukul 08.30, 11.30 dan 14.30 dengan menggunakan lux light meter digital dan simulasi software Dialux sebagai validasi, sehingga dapat diketahui intensitas pencahayaan alami lebih akurat. Hasil dari penelitian ini adalah ruang ruang IRNA pada 3 gedung yang menjadi objek penelitian telah melebihi standar pencahayaan alami berdasarkan SNI yang menyebabkan silau pada ruang, sehingga perlu adanya perbaikan atau reduksi cahaya yang masuk seperti mengganti material kaca fasad dan atau memasang sun shading.
Evaluasi Purna Huni Ruang Belajar Kolaboratif di Gedung A Sekolah YPJ Kuala Kencana Pramesti, Dyah Ayu Graita; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah YPJ Kuala Kencana sudah berdiri sejak 1997 sebagai sekolah modern yang berada di Mimika, Papua. Dikawasan Sekolah YPJ Kuala Kencana terdapat Gedung A yang berfungsi sebagai fasilitas belajarmengajar. Gedung tersebut sempat digunakan tetapi pada akhirnya tidak bisa digunakan secara maksimal karena beberapa faktor. Maka, perlu adanya evaluasi hingga menemukan aspek-aspek apa yang perlu dipertimbangkan untuk adanya perbaikan maupun penambahan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Ruang Belajar Kolaboratif yang ada di Gedung A Sekolah YPJ Kuala Kencana agar dapat mengetahui kesesuaian ruang belajar untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan metode kualitatif-deskriptif dengan mengkategorikan aspek teknikal, fungsional, dan perilaku. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Evaluasi Klasifikasi Ruang Belajar Kolaboratif dan Evaluasi Purna Huni di Gedung A YPJ Kuala Kencana ditemukan hal yang perlu adanya perbaikan dan penambahan fasilitas.
Analisa Penerapan Pattern Language terhadap Dampak Pembentukan Identitas Gedung Vokasi UB Kepanjen Azari, Devina Olga; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pattern language dalam desain arsitektur menawarkan pendekatan yang inovatif untuk menciptakan bangunan yang fungsional sekaligus mencerminkan identitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penerapan pattern language pada pembentukan identitas Gedung Vokasi Universitas Brawijaya di Kepanjen. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis proses perancangan, variabel-variabel utama, serta dampak penerapan pattern language terhadap desain bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola-pola arsitektural, seperti konektivitas ruang, fleksibilitas desain, dan integrasi dengan lingkungan, memainkan peran penting dalam menciptakan harmoni visual dan fungsional. Variabel seperti konsep fungsi, karakter lokal, keberlanjutan, dan aksesibilitas menjadi dasar dalam perumusan pattern language. Dampak yang dihasilkan meliputi penguatan identitas bangunan, efisiensi proses desain, dan peningkatan keterhubungan pengguna dengan bangunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pattern language tidak hanya memperkuat fungsi bangunan sebagai ruang pendidikan, tetapi juga menjadikannya simbol identitas komunitas melalui integrasi elemen desain modern dan tradisional. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup pentingnya kolaborasi antara pemangku kepentingan dan pendekatan berbasis penelitian untuk menciptakan desain yang adaptif, berkelanjutan, dan bermakna.
Analisis Minat Masyarakat terhadap Gaya Arsitektur Skandinavia di Surakarta Majid, Lucky Athallah; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat masyarakat Surakarta terhadap gaya arsitektur Skandinavia, yang semakin diminati berkat pengaruh media sosial dan tren desain minimalis. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah minat Masyarakat di Kota Surakarta tentang gaya arsitektur skandinavia. Penelitian dilakukan dengan metode survei kualitatif menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden berusia 21-45 tahun di lima kecamatan Surakarta. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas responden telah mengenal gaya ini melalui media sosial dan tertarik pada desainnya yang simpel, ramah lingkungan, dan menggunakan material alami. Mayoritas responden merasa gaya ini cocok untuk diterapkan di Surakarta, meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman dan adaptasi terhadap iklim tropis. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan sosialisasi, promosi, dan edukasi yang lebih intensif. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi arsitek dan pengembang untuk menciptakan desain yang estetis sekaligus fungsional, sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Penelitian Konsep Placemaking di Kawasan Balaikota Surakarta Huda, Mohammad Alvin; Nurjayanti, Widyastuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balaikota Surakarta merupakan bangunan milik pemerintah yang sudah berdiri sejak tahun 1919 pada masa kolonial setelah terjadi pembakaran pada tahun 1998 beberapa renovasi dan rekonstruksi dilakukan sehingga menjadi Balaikota Surakarta yang dikenal saat ini. Seiring berjalannya waktu balaikota yang berstatus sebagai gedung pemerintahan mulai banyak dikunjungi masyarakat dan menjadi destinasi wisata lokal baru, hal ini membuat beberap area Balaikota terutama halaman depan pendapa menjadi ruang publik ini menunjukkan adanya penerapan konsep Placemaking. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep Placemaking yang diterapkan dan mengevaluasi kawasan gedung Balaikota Surakarta. Proses pengumpulan data menggunakan metode observasi langsung dan kajian literatur yang relevan sebagai bahan pelengkap, setelah data terkumpul dilakukan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat unsur-unsur konsep Placemaking pada kawasan ini dikarenakan Balaikota Surakarta dapat menggambarkan bagaimana masyarakatnya melalui pengaplikasian budaya pada bangunan dan tata massa serta fasilitas balaikota mampu mengakomodasi kegiatan-kegiatan besar dan kecil di dalamnya, adapun terdapat beberapa poin yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan kedepannya.
Evaluasi Desain Sirkulasi dan Tata Letak Rojo Showroom Guna Efektivitas Aksesibilitas Pengunjung Ashadi, Yuridul Izzata Amalillah; Mutiari, Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Showroom berfungsi sebagai ruang pamer yang menampilkan produk secara maksimal untuk menarik perhatian pengunjung dan meningkatkan penjualan. Namun, Rojo Showroom di Kota Solo menghadapi permasalahan tata letak display yang tidak teratur serta sirkulasi pengunjung yang kurang efisien. Hal ini mengakibatkan pengunjung merasa bingung dan sumpek, sehingga sangat bergantung pada bantuan tenaga penjualan (SPG/SPB), yang menurut ulasan beberapa pengunjung tidak selalu responsif. Studi kasus dari museum Linggarjati menunjukkan bahwa ketidakberaturan tata ruang dapat memengaruhi pengalaman pengunjung secara signifikan.Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak display dan sirkulasi Rojo Showroom agar lebih efisien dan terarah. Usulan desain mencakup pengaturan tata letak display yang lebih terstruktur, optimalisasi alur sirkulasi pengunjung, serta penambahan elemen pendukung seperti sign board untuk memberikan informasi yang jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ulang tata letak display dengan alur sirkulasi berbentuk U dapat mengarahkan pengunjung secara terstruktur sehingga setiap area display dapat diakses secara optimal. Penambahan elemen pendukung seperti sign board interaktif juga berhasil meningkatkan orientasi pengunjung. Dengan usulan desain ini, pengunjung merasa lebih nyaman dan mandiri dalam menjelajahi showroom, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga penjualan, serta meningkatkan waktu kunjungan yang berdampak pada potensi peningkatan penjualan Rojo Showroom.
Analisa Adaptasi "Menghidupkan Kehidupan" terhadap Bentuk Geometris pada Gedung Vokasi UB Kepanjen Putra, Bimantara Rizendra; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional dan estetis tetapi juga mencerminkan identitas dan nilai-nilai tertentu. Penelitian ini berfokus pada penerapan elemen geometris dan konsep Timeless Way of Building dalam rancangan Gedung Vokasi Universitas Brawijaya (UB) di Kepanjen. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini menganalisis bagaimana elemen geometris berkontribusi pada efisiensi fungsi ruang, estetika, dan identitas bangunan, sekaligus mengintegrasikan filosofi Universitas Brawijaya, yaitu "Menghidupkan Kehidupan." Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi bentuk geometris menciptakan ruang yang optimal dalam mendukung fungsi pendidikan, sirkulasi, dan proporsi ruang. Prinsip Timeless Way of Building diterapkan melalui penciptaan centers sebagai titik fokus, penggunaan material lokal, serta desain yang relevan dan berkelanjutan. Desain ini memperkuat identitas gedung sebagai center of excellence yang mendukung kreativitas, kolaborasi, dan keberlanjutan dalam kehidupan akademik. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan ruang formal dan informal, pola geometris modular, material lokal, serta elemen lanskap organik dalam desain. Selain itu, gedung ini dirancang agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan masa depan sekaligus mencerminkan filosofi universitas. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan desain arsitektur pendidikan yang harmonis, adaptif, dan berkelanjutan.
Evaluasi Taman Cibeunying Bandung sebagai Ruang Publik Ramah Anak Puspita, Pratiwi Indah; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang publik ramah anak merupakan elemen penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara fisik, sosial, dan emosional. Namun, banyak taman kota di Indonesia, termasuk Taman Cibeunying Bandung, belum sepenuhnya memenuhi standar ramah anak. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana taman tersebut mendukung prinsip ruang publik ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Taman Cibeunying berdasarkan pedoman RBRA (Ruang Bermain Ramah Anak), meliputi aspek kemudahan, keselamatan, keamanan, kesehatan/kebersihan, dan kenyamanan .Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan observasi langsung dan analisis skoring. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian taman sebesar 32,34%, dengan aspek kenyamanan memiliki skor tertinggi, sedangkan aspek keamanan dan kesehatan/kebersihan memerlukan perbaikan signifikan. Kesimpulannya, Taman Cibeunying belum memenuhi kriteria ruang publik ramah anak secara optimal. Diperlukan perbaikan fasilitas inklusif, pencahayaan, sistem pengawasan, dan elemen edukasi untuk meningkatkan kualitas taman sebagai ruang publik yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
Analisis Material Interior Pendukung Kesehatan berbasis Greenship: Studi Kasus Pempek Ny. Kamto RS Telogorejo Apriawan, Evan; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material interior yang sehat menjadi elemen penting dalam desain ruang publik, terutama di fasilitas rumah sakit yang memiliki tuntutan khusus untuk mendukung kesehatan penggunanya. Resto Pempek Ny. Kamto di RS Telogorejo, Semarang, adalah salah satu fasilitas publik di lingkungan rumah sakit yang melayani pasien, pengunjung, dan staf. Desain interior restoran ini diharapkan dapat menunjang kesehatan pengguna melalui pemilihan material ramah lingkungan dan pengelolaan ruang yang baik. Namun, penggunaan material yang kurang ramah lingkungan dan emisi volatile organic compounds (VOC) yang tinggi berpotensi menurunkan kualitas kesehatan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi material interior restoran berdasarkan prinsip Greenship Interior Space v1.0 dengan kriteria Material Resources and Cycle (MRC) serta Indoor Health and Comfort (IHC). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, dokumentasi data, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restoran mencapai 32,1% pada kriteria MRC dengan aspek material berdampak lingkungan rendah, bahan pembersih ramah lingkungan, dan pengelolaan limbah. Untuk kriteria IHC, restoran memenuhi 24,1%, meliputi pengendalian polutan, kenyamanan visual, dan suhu udara. Penelitian ini menyertakan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kesehatan pengguna, termasuk optimalisasi material dan tata ruang.
Identifikasi Pengembangan Koridor Komersial Kawasan Wisata Jalan Tunjungan di Surabaya Hapsari, Dyah Safa Dwi; Nurjayanti, Widyastuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Tunjungan Surabaya telah mendapati perubahan sejalan dengan peralihan dan perkembangan kawasan oleh pemerintah daerah Kota Surabaya. Terdapat salah satu jalan di pusat kota Surabaya yang dijadikan kawasan wisata. Dalam kemajuan pembangunannya, pemerintah berusaha agar koridor komersial ini tetap ramai dan hidup sepanjang masa. Meskipun mendapat antusiasme tinggi pada saat diadakannya event, nyatanya pemerintah belum terampil untuk menyalakan kembali perekonomian yang ada di sekitar Jalan Tunjungan. Masalah lainnya muncul ketika dimulainya wabah COVID-19 yang menciptakan lumpuhnya UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi aspek apa saja yang mengakibatkan koridor komersial Jalan Tunjungan kembali hidup. Proses pengumpulan data menggunakan studi literatur dan observasi langsung di lokasi terkait, setelah data terkumpul dilakukan analisis data dan menghasilkan bahwa konsep revitalisasi yang dilakukan pemerintah Kota Surabaya terhadap bangunan kuno dan terbengkalai kini menjadi salah satu ciri fisik bangunan dan menjadi ikon yang terletak di Koridor Komersial Jalan Tunjungan, Adapun faktor lain seperti banyaknya UMKM dan hiburan lain yang sesuai dengan tren perkembangan zaman ikut meramaikan Koridor Komersial ini.