cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Strategi Peningkatan Predikat Greenship (Gold Menuju Platinum) pada Bangunan South Quarter Ussyifa, Aulia; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green building menjadi solusi utama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan mendukung keberlanjutan. South Quarter, bangunan komersial di Jakarta, telah meraih predikat Greenship Gold melalui efisiensi energi, pengelolaan air, dan material ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data sekunder untuk mengevaluasi kondisi South Quarter dan menyusun strategi menuju Greenship Platinum. Hasil analisis menunjukkan perlunya peningkatan meliputi transportasi umum, pengelolaan air hujan, pengkondisian ruangan, penggunaan material, dan manajemen sampah. Strategi yang diusulkan meliputi pembangunan halte, dan pengelolaan air hujan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis untuk South Quarter dan dapat menjadi referensi bagi bangunan lain yang ingin meningkatkan predikat Greenship.
Pemanfaatan Rotan sebagai Elemen Arsitektural dalam Pendekatan Estetika Fungsional Bangunan Rumah Tinggal Havika, Awwy Nanda; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan rotan sebagai elemen arsitektural yang mengintegrasikan aspek estetika dan fungsionalitas dalam bangunan rumah tinggal. Rotan, sebagai material alami yang fleksibel, ringan, dan ramah lingkungan, diaplikasikan pada fasad, partisi, dan furnitur. Dengan menggunakan metode studi desain dan simulasi 3D, penelitian ini mengeksplorasi potensi rotan dalam menciptakan permainan bayangan dinamis, menjaga kenyamanan termal, serta meningkatkan efisiensi tata ruang. Hasilnya menunjukkan bahwa rotan mampu memberikan kontribusi pada desain berkelanjutan, baik melalui efisiensi energi maupun penggunaan material lokal. Pola anyaman rotan juga memperkaya nilai estetika dan mendukung gaya desain modern maupun tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rotan tidak hanya menghadirkan keindahan visual tetapi juga menciptakan lingkungan yang nyaman, fungsional, dan ramah lingkungan.
Ruang Hijau di Sekitar Masjid: Pengaruh Taman pada Kualitas Interaksi Sosial dan Lingkungan Masjid Nurul Huda Setiana, Ilyas Abi; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan ruang hijau di sekitar masjid memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas interaksi sosial dan lingkungan, terutama dalam bagian dari arsitektur keberlanjutan. Penelitian ini mengeksplorasi dampak pengembangan dan pembuatan ruang hijau yang terbengkalai di area Masjid Nurul Huda terhadap interaksi sosial masyarakat dan kualitas lingkungan sekitar. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode observasi lapangan, wawancara dengan pengguna, serta analisis desain berbasis prinsip keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ruang hijau tidak hanya memperbaiki estetika lingkungan masjid, namun juga meningkatkan intensitas dan kualitas interaksi sosial, seperti kegiatan keagamaan, edukasi, dan komunitas. Elemen desain berupa taman bermain, jalur pedestrian, dan area santai mendukung berbagai aktivitas sosial antar generasi khususnya jamaah masjid. Dampak lingkungan, penanaman vegetasi lokal dan sistem bioretensi berhasil meningkatkan kualitas udara, mengurangi suhu panas, dan mengelola air hujan dengan lebih efisien. Selain itu, pendekatan keberlanjutan yang diterapkan melalui penggunaan material ramah lingkungan, teknologi hemat energi, dan partisipasi komunitas dalam perawatan taman menciptakan ruang hijau yang fungsional, inklusif, dan berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa desain ruang hijau berbasis arsitektur Islam yang keberlanjutan dapat menjadi model pengembangan untuk masjid-masjid lain, menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.
Kajian Konsep Arsitektur Ekologi pada Kawasan Guru Giri Mountain Cabin Danasti, Arrahman Maulana; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah ekosistem lingkungan pada awalnya merupakan masalah alami, akan tetapi, masalah lingkungan sekarang tidak semata-mata dapat disebut sebagai masalah yang alami saja, karena manusia memberikan campur tangan yang sangat signifikan terhadap peristiwa masalah lingkungan. Salah satu bidang ilmu yang memiliki peran terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi yaitu arsitektur. Kemudian muncul prinsip yang berkembang untuk memecahkan permasalahan lingkungan menggunakan perencanaan berdasar kelestarian alam sekitar yang disebut arsitektur ekologi. Guru Giri adalah sebuah penginapan yang sangat dekat dan bersentuhan langsung dengan alam Gunung Wangi, dan otomatis berperan pada ekosistem alam sekitar yang masih asri. Arsitektur ekologi menjadi sangat penting diterapkan dalam perancangan yang bersentuhan dengan alam yang masih asri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji prinsip arsitektur ekologi apa saja yang sudah diterapkan pada Kawasan Guru Giri Stay, apakah perlu dioptimalkan lagi. Peningkatan konsep arsitektur ekologis pada Guru Giri dikarenakan Kawasan ini memiliki potensi untuk menjadi role model sebagai Kawasan ramah lingkungan bagi Kawasan dan bangunan lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menitikberatkan pada deskripsi dan analisis menggunakan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur untuk melihat prinsip apa saja yang sudah diterapkan pada Guru Giri Stay. Dari hasil penelitian didapatkan Kesimpulan bahwa Guru Giri Stay menerapkan beberapa prinsip arsitektur ekologi yang bersinggungan dengan alam sekitar dengan usaha-usaha untuk meminimalkan kerusakan pada alam dan ikut menjaga kelestarian pada lingkungan sekitar. Dari hasil penelitian ini juga mendapatkan bahwa Guru Giri dapat menjadi role model bagi kawasan dan penginapan lain yang ingin menerapkan prinsip arsitektur ekologi. Beberapa saran juga didapatkan dari penelitian ini untuk meningkatkan penerapan arsitektur ekologi pada Guru Giri Stay.
Evaluasi Prinsip Desain Aksesibilitas pada Fasilitas Gedung Olahraga di Kawasan Jakarta Timur Nugroho, Muhammad Anang; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prinsip aksesibilitas dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk menjadi solusi dalam perancangan desain gedung olahraga agar tercipta kesamarataan bagi seluruh masyarakat. Gedung ini dibangun pemerintah dengan harapan dapat memaksimalkan potensi atlet yang bertanding di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui fasilitas yang aksesibel pada bangunan gedung olahraga untuk mendukung penyandang disabilitas. Adanya prinsip desain yang aksesibel dapat memberikan pemahaman tentang kesamarataan dan juga memudahkan akses untuk penyandang disabilitas untuk memanfaatkan potensi diri mereka dengan maksimal. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional. Hasil penelitian menunjukan adanya 2 aspek desain yang belum menggunakan prinsip aksesibel antara lain aspek flexibility, safety and security. Terkait kesesuaian regulasi keseluruhan fasilitas yang ada sudah sesuai dengan regulasi Pemerintah PUPR No. 14 Tahun 2017 mulai dari akses pintu, jalur pemandu, jalur pedestrian, dan juga lift.
Identifikasi Karakter Seni Ornamentasi Islami pada Masjid Syech Zayed Solo Wibowo, Sholeh Agung Aji; Nurjayanti, Widyastuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid Syech Zayed adalah salah satu masjid yang berada di kawasan Solo. masjid ini baru diresmikan pada 14 November 2022. Sejarah Masjid Syech Zayed Solo ini berkaitan dengan hadiah yang diberikan oleh Presiden Uni Emirates Arab terhadap Indonesia. Hal ini terjadi karena kedekatan Presiden UEA dengan Presiden Joko Widodo. Bangunan Masjid Syech Zayed Solo ini mirip dengan Syech Zayed Grand Mosque yang terletak di kawasan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Maka dari itu, keberadaan Masjid Syech Zayed Solo ini menjadi persahabatan antara UEA dan Indonesia. Sam dan Ramadhani dalam Unsur Nirupa Arsitektur Islam pada Masjid Agung Syech Zayed menyebutkan bahwa Masjid Syech Zayed Solo kental dengan unsur arsitektur Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan elemenelemen hiasan Islam yang terdapat di Masjid Syech Zayed Solo sebagai komponen keindahan bangunan. Informasi dikumpulkan melalui metode pengamatan, pengumpulan dokumen, dan tinjauan pustaka. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa ornamen Islami yang terdapat di masjid Syech Zayed Solo berpengaruh pada kombinasi gaya antara Timur Tengah dan Nusantara yang terlihat di bagian dalam masjid. Di dalam masjid terdapat kubah-kubah besar yang didekorasi dengan motif kelopak bunga dan dilengkapi dengan kaligrafi dari ayat-ayat Alquran, seperti yang terlihat di ruang ibadah utama. Keindahan interior ruang ibadah utama semakin meningkat dengan adanya Asmaul Husna yang menghiasi dinding di sekitar mimbar.
Pengaruh Kenyamanan Termal melalui Pendekatan Bioklimatik terhadap Kenyamanan Psikologis Penghuni (Studi Kasus: Rumah Bu Reny Palur) Bakar, Rafi Ahnaf Abu; Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kenyamanan thermal menggunakan pendekatan bioklimatik terhadap kenyamanan psikologis penghuni. Studi kasus ini didasarkan pada permasalahan yang dihadapi pada Rumah Bu Reny di Griya Adi Sektor III Palur, Mojolaban, Sukoharjo, yang mengungkapkan ketidaknyamanan akibat suasana rumah yang pengap. Hal ini mengakibatkan berbagai masalah, antara lain kerusakan pada elemen fisik, serta terganggunya psikologis penghuni. Kondisi tersebut menghambat kreativitas para penghuni, yang merupakan seorang desainer. Oleh karena itu, tidak hanya aspek kenyamanan yang terpengaruh, melainkan dalam jangka panjang keadaan ini tentunya akan berdampak negatif pada keberlangsungan kehidupan ekonomi penghuni.
Evaluasi Pencahayaan Ruang Rawat Inap Rumah Sakit (Studi Kasus: Rumah Sakit Duta Indah Jakarta Utara) Wijaya, Vransiska Putri; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit adalah lembaga pelayanan kesehatan yang menyediakan rawat inap, rawat jalan, dan layanan darurat, di mana ruang rawat inap menjadi fasilitas utama yang berperan penting dalam kenyamanan dan pemulihan pasien. Pencahayaan alami maupun buatan merupakan salah satu elemen penting dalam desain ruang perawatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pencahayaan di ruang rawat inap Rumah Sakit Duta Indah, Jakarta Utara, dengan mengacu pada standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dan SNI-6197-2020. Penelitian juga menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pencahayaan. Data dikumpulkan melalui observasi, pengukuran intensitas cahaya menggunakan lux meter, serta studi literatur, dengan sampel penelitian berupa Ruang Crystal 527 dan 515 di lantai 5. Hasil menunjukkan bahwa ruang Crystal 515 memenuhi sebagian besar standar pencahayaan SNI, sedangkan ruang Crystal 527 memerlukan perbaikan, terutama pada pencahayaan buatan di sore dan malam hari, akibat distribusi cahaya yang tidak merata. Selain itu, diperlukan penyesuaian daya listrik untuk meningkatkan intensitas pencahayaan buatan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam perbaikan fasilitas pencahayaan guna mendukung kenyamanan dan kesehatan pasien di rumah sakit.
Peran Creative Hub dalam Meningkatkan Daya Tarik Pengunjung di JNM Bloc, Yogyakarta Farkhan, Maulana Ibnu; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kreatif kini telah menjadi salah satu sektor ekonomi yang penting di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pada tahun 2019, sektor ini memberikan kontribusi sekitar 7,44% terhadap PDB nasional dan menyerap lebih dari 17 juta tenaga kerja, mayoritas di antaranya berasal dari generasi muda. di Yogyakarta, peran Creative Hub seperti JNM Bloc sangat penting dalam mendorong inovasi dan kolaborasi di kalangan pelaku kreatif. Sebagai pusat kegiatan seni dan budaya, JNM Bloc menawarkan ruang bagi komunitas kreatif untuk mengembangkan ide-ide dan memamerkan karya. Selain itu, fasilitas yang ada termasuk galeri seni, ruang publik, dan berbagai gerai makanan dan minuman, sangat mendukung aktivitas kreatif yang berlangsung di sana. Penelitian ini bertujuan memahami elemen-elemen dalam Creative Hub yang berkontribusi terhadap daya tarik pengunjung di JNM Bloc dan memahami lebih lanjut terkait cara kerja Creative Hub dalam menarik perhatian pengunjung untuk beraktifitas di JNM Bloc. Dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif yang melibatkan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa JNM Bloc berhasil menarik perhatian pengunjung melalui program-program kreatif yang digelar, fasilitas yang memadai, serta strategi promosi yang efektif menggunakan kolaborasi dan media sosial. Peran Creative Hub ini tidak hanya memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi lokal, tetapi juga mengubah cara pandang masyarakat terhadap JNM, menjadikannya lebih dari sekadar museum.
Konsep Revitalisasi Bangunan Masjid Bersejarah di Tengah Kampung Batik Laweyan dengan Pendekatan Barrier Free Design (Masjid Laweyan) Utomo, Rizqi Rahmat Cahyo; Nurjayanti, Widyastuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung batik laweyan merupakan kawasan sentra batik / penghasil kerajinan kain batik tertua di Indonesia selain itu juga terdapat beberapa peninggalan bangunan bersejarah di dalamnya, namun saat ini banyak bangunan bersejarah yang tidak terawat, rusak hingga terbengkalai, Penelitian ini bertujuan menyusun strategi konservasi pada bangunan bersejarah (cagar budaya) untuk menciptakan bangunan cagar budaya berkelanjutan yang dapat menyejahterakan masyarakat sekitar. Bangunan Masjid Laweyan merupakan sampel studi kasus konservasi pada penelitian ini, bangunan masjid bersejarah (cagar budaya) sekaligus ikon sejarah perkembangan Islam yang terletak di tengah Kampung Batik Laweyan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada studi pustaka dengan melihat dan mencari literatur yang relevan, pengumpulan data, observasi serta wawancara. Strategi konservasi yang dilakukan pada Masjid Laweyan adalah dengan konsep revitalisasi dengan mengembangkan serta menambahkan fungsi serta ruang/area baru yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dengan penyesuaian standar aksesbillitas (Barrier Free Design) tanpa merubah fasad serta bentuk dari bangunan ruang utama.