cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 724 Documents
Pengukuran Tingkat Ketercapaian Pencahayaan Alami pada Desain Villa Amarta dengan Pendekatan Software Modelling DIALux Evo Muhammad Alfian Rhois Febrian; Rini Hidayati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami merupakan elemen penting dalam desain arsitektur karena berpengaruh terhadap kenyamanan visual, kesehatan pengguna, serta efisiensi energi bangunan. Pada bangunan hunian dan villa di iklim tropis, pemanfaatan pencahayaan alami memiliki potensi besar, namun memerlukan pengendalian yang tepat agar tidak menimbulkan silau dan panas berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat ketercapaian pencahayaan alami pada desain Villa Amarta Dua Jogja melalui pemanfaatan bukaan kaca dengan pendekatan simulasi menggunakan perangkat lunak DIALux Evo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan simulasi pencahayaan alami pada dua waktu pengamatan, yaitu pukul 08.00 WIB dan 16.00 WIB. Parameter penilaian mengacu pada standar SNI 6197:2020 terkait tingkat iluminansi ruang. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sebagian besar ruang di Villa Amarta Dua Jogja memiliki tingkat pencahayaan alami yang sangat tinggi dan melebihi standar, terutama pada ruang dengan bukaan kaca berukuran besar dan orientasi menghadap barat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan silau dan ketidaknyamanan visual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun bukaan kaca efektif dalam memasukkan cahaya alami, diperlukan strategi pengendalian pencahayaan melalui pengaturan orientasi, ukuran bukaan, elemen peneduh, serta pemilihan jenis kaca agar tercapai pencahayaan alami yang nyaman dan sesuai standar.
Analisis Sistem Dinding Partisi untuk Kantor yang Efisien dan Berkelanjutan di Jakarta Fendy Eka Febriyatna; Muhammad Siam Priyono Nugroho
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research develops a partition wall system for the renovation of a structural consultant office in Jakarta that faces land limitations and high renovation costs. The system optimizes space efficiency, spatial flexibility, and sustainability by recycling existing coconut coir-reinforced gypsum panels as an economical acoustic performance enhancing material. The results show that partition systems integrated with organic local acoustic materials can improve spatial efficiency to be more flexible, reduce construction waste and reduce the carbon footprint of buildings, support the circular economy and can be applied to respond to business dynamics and challenges of dense urban environments such as Jakarta.
Formulasi Strategi Mitigasi Tapak Arkeologis pada Desain Museum Majapahit Trowulan berbasis Ekskavasi Aenurofiq, Muhammad Yafis; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museum Trowulan berada di kawasan bersejarah Majapahit dengan potensi arkeologis tinggi, sehingga pembangunan bangunan baru berisiko mengganggu lapisan tanah bersejarah. Penelitian ini bertujuan menentukan strategi desain museum yang paling optimal dalam melindungi tanah arkeologis Trowulan, sekaligus tetap memenuhi fungsi pameran, edukasi, dan pelestarian budaya. Metode penelitian menggunakan analisis komparatif terhadap tiga pendekatan desain yang dipilih berdasarkan karakteristik tapak dan urgensi pelestarian arkeologis, yaitu sistem elevasi atau bangunan panggung, desain modular dan temporer, serta tata letak bangunan berbasis hasil penelitian tapak awal. Ketiga pendekatan dianalisis menggunakan matriks penilaian berbasis skala Likert dengan indikator perlindungan tapak, fleksibilitas desain, integrasi fungsi museum, dan kualitas edukasi pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat satu pendekatan desain yang unggul secara absolut pada seluruh indikator penilaian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan hibrida berpotensi menjadi solusi paling sesuai bagi pengembangan desain Museum Trowulan yang sensitif terhadap konteks arkeologis.
Pendekatan Restorative Environment pada Desain Interior Klinik sebagai Upaya Pemulihan Psikologis Pasien (Studi Kasus: Klinik WD House) Fatony, Chlarisya Nur Aqila; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan fisik fasilitas kesehatan berperan penting dalam membentuk pengalaman psikologis pasien, khususnya pada klinik skala kecil yang memiliki keterbatasan ruang dan bukaan. Suasana interior yang terlalu klinis, tertutup, dan minim elemen visual penenang berpotensi meningkatkan tingkat stres dan kecemasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Restorative Environment pada desain interior Klinik WD House sebagai upaya mendukung kenyamanan dan pemulihan psikologis pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur, yang mengintegrasikan analisis kondisi aktual desain interior klinik dengan kajian teori dan penelitian terdahulu. Analisis dilakukan melalui evaluasi visual dan spasial ruang tunggu dan ruang periksa dengan membandingkan kondisi eksisting interior terhadap parameter desain restoratif yang disusun berdasarkan konsep affective response dan environmental comfort. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interior Klinik WD House belum sepenuhnya mendukung pengalaman restoratif akibat dominasi warna putih, pencahayaan buatan yang kuat, minimnya elemen alami, serta keterbatasan visual. Namun demikian, klinik ini memiliki potensi untuk ditingkatkan kualitas restoratifnya melalui intervensi desain interior yang sederhana dan terarah.
Pemilihan Material Bangunan Perumahan Developer Ditinjau dari Aspek Biaya dan Keberlanjutan Hafidz Mahardika; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan perumahan oleh developer umumnya menekankan efisiensi biaya melalui standarisasi desain dan spesifikasi material, khususnya pada perumahan subsidi. Di sisi lain, tuntutan terhadap penerapan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan hunian semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan material bangunan perumahan developer ditinjau dari aspek biaya dan keberlanjutan melalui studi kasus Perumahan Griya Rivera Hills Boyolali yang dikembangkan oleh WIN Property. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan membandingkan dua tipe hunian, yaitu KPR FLPP Tipe 30/60 sebagai hunian subsidi dan TWP TNI AU Tipe 36/72 sebagai hunian non-subsidi. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak pengembang, serta analisis dokumen teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tipe hunian menggunakan material utama yang relatif seragam pada elemen struktur dan konstruksi dasar, namun berbeda pada kualitas, dimensi, dan penyelesaian akhir material arsitektural dan finishing. KPR FLPP Tipe 30/60 lebih menekankan efisiensi biaya dengan penggunaan material sederhana dan mudah diperoleh secara lokal, sementara TWP TNI AU Tipe 36/72 menggunakan material dengan kualitas dan harga satuan yang lebih tinggi untuk meningkatkan kenyamanan, estetika, dan umur layanan bangunan. Secara umum, pemilihan material pada hunian subsidi telah memenuhi standar minimum teknis sesuai regulasi, sedangkan hunian non-subsidi menunjukkan pendekatan keberlanjutan yang lebih optimal melalui peningkatan kualitas material.
Analisis Tingkat Ilumunasi Pencahayaan Alami pada Rumah Tinggal Tipe 45 berbasis DIALux Evo Putri Nur Sholikha; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami merupakan aspek penting dalam perancangan rumah tinggal karena berpengaruh terhadap kenyamanan visual dan efisiensi energi bangunan. Rumah tinggal tipe 45 sebagai hunian dengan keterbatasan luas sering kali memiliki permasalahan dalam pemenuhan tingkat iluminasi alami pada ruang dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat iluminasi pencahayaan alami pada rumah tinggal tipe 45 dengan menggunakan perangkat lunak simulasi DIALux evo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian berupa rumah tinggal tipe 45 yang berlokasi di Perumahan Griya Mutiara Slanggen. Simulasi dilakukan pada kondisi siang hari untuk mengetahui distribusi cahaya alami dan nilai iluminasi (lux) pada setiap ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ruang telah memenuhi standar pencahayaan alami rumah tinggal, dengan nilai iluminasi rata-rata yang berada di atas kebutuhan minimum, meskipun beberapa ruang masih memerlukan optimalisasi bukaan untuk meningkatkan kualitas pencahayaan. Dengan demikian, simulasi DIALux evo dapat menjadi alat evaluasi yang efektif dalam perancangan pencahayaan alami rumah tinggal.
Pemilihan Material Batu Alam pada Pembangunan Villa Amari Ubud berdasarkan Pertimbangan Karakteristik, Distribusi Material antar Pulau dan Efisiensi Waktu Maharani Rizky Ardias; I Indrawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Villa Amari di Singakerta, Ubud, Bali menggunakan batu alam sebagai salah satu material untuk menunjang nilai estetika dan karakter arsitektur bangunan. Keterbatasan ketersediaan batu alam di setiap daerah menyebabkan perlunya distribusi material antar pulau, khususnya dari Pulau Jawa ke Bali, yang berpotensi mempengaruhi efisiensi waktu pelaksanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan material batu alam pada pembangunan Villa Amari berdasarkan pertimbangan karakteristik, distribusi material antar pulau dan efisiensi waktu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kasus yang didukung oleh observasi lapangan serta wawancara dengan pihak terkait. Analisis data dilakukan dengan membandingkan proses produksi, waktu pemasangan di lapangan, serta durasi dan biaya distribusi batu alam yang berasal dari Pulau Jawa dan Pulau Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi material batu alam antar pulau berpengaruh terhadap efisiensi waktu pembangunan. Batu alam dari Bali lebih efisien dari segi waktu dan biaya distribusi, sedangkan batu alam dari Pulau Jawa memiliki kualitas visual dan hasil finishing yang lebih baik meskipun memerlukan waktu dan biaya pengiriman yang lebih besar. Dengan perencanaan pengadaan yang matang dan manajemen distribusi yang baik, dampak keterlambatan pengiriman material dapat diminimalkan sehingga tidak mengganggu jadwal pelaksanaan pembangunan secara keseluruhan.
Analisis Preferensi Anak Muda terhadap Konsep Arsitektur Industrial Tropis pada Desain Kafe Putri, Sabrina Aisa; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kafe telah berkembang menjadi ruang sosial bagi generasi muda. Tren meningkatnya café hopping mendorong kafe untuk menggali ide desain yang menyajikan karakter visual sekaligus kenyamanan tempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi anak muda mengenai konsep arsitektur industrial tropis dalam desain kafe, dengan fokus pada faktor material dan warna, pencahayaan, pengaturan ruang, serta fasilitas dan kenyamanan. Metode yang diterapkan adalah mixed methods dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi preseden dan observasi, serta pendekatan deskriptif kuantitatif lewat distribusi kuesioner kepada 42 responden. Temuan riset menunjukkan bahwa konsep arsitektur industrial tropis memperoleh nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,7 (dalam kategori setuju). Aspek fasilitas dan kenyamanan mendapatkan nilai tertinggi (3,9), diikuti oleh material dan warna (3,8), pencahayaan (3,8), serta pengaturan ruang (3,4). Hasil ini menunjukkan bahwa preferensi anak muda terhadap kafe industrial tropis tidak hanya ditentukan oleh elemen visual, tetapi juga oleh kualitas kenyamanan tempat dan fleksibilitas tata ruang. Penelitian ini menyoroti pentingnya bahwa desain kafe dengan konsep industri tropis perlu mengintegrasikan keempat aspek desain secara seimbang, dengan fokus utama pada kenyamanan pengunjung sebagai strategi desain yang utama.
Analisis Kelayakan Tapak Rencana Pembangunan Creative Hub pada Lahan Eks Taman Kuliner Masykuri, Nizar Adiyatyasena; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi kreatif merupakan salah satu faktor pendorong perkembangan perkotaan yang berkelanjutan. Dengan tersedianya ruang kreatif yang memadai menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan ekonomi kreatif. Lahan eks Taman Kuliner yang tidak lagi berfungsi optimal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi creative hub yang mampu mewadahi aktivitas komunitas kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan tapak rencana creative hub pada lahan eks Taman Kuliner ditinjau dari aspek fisik, aksesibilitas, karaketer sosial, serta kesesuaian tata ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui studi literatur dan studi perseden, serta analisis kesesuaian tapak berdasarkan kriteria perencanaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tapak memiliki tingkat kelayakan yang cukup baik, terutama dari aspek lokasi dan aksesibilitas, namun memerlukan penyesuaian pada aspek lingkungan dan penyediaan infrastruktur pendukung. Dengan demikian, lahan eks Taman Kuliner dinilai layak untuk dikembangkan sebagai creative hub dengan beberapa rekomendasi perbaikan desain dan pengelolaan tapak.
Optimasi Desain Revitalisasi Sekolah Menengah Pertama Al-Islam Gondangrejo berdasarkan Pendekatan Arsitektur Islam Firda Wilda Inama; Fauzi Mizan Prabowo Aji
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2025 bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan sekolah melalui pembangunan serta perbaikan Gedung dan penambahan fasilitas penunjang Sekolah. Namun penerapan standar melalui buku acuan sebagai teknis pekerjaan cenderung bersifat umum sehingga belum sepenuhnya dapat mengakomodasi kebutuhan spesifik Sekolah berbasis Islam dalam penerapan nilai-nilai keIslaman pada desain bangunan. Melalui observasi, wawancara dilakukan dalam optimalisasi desain sekolah dengan pendekatan Arsitektur Islam sebagai bentuk acuan dalam mengetahui kebutuhan pengguna ruang penerima program revitalisasi dengan menekankan kesejarahan, nilai, filosof, identitas, perilaku dan keberlanjutan dalam pola tata ruang, elemen geometri beserta sirkulasi. Sehingga mampu memperkuat fungsi, identitas dan kenyamanan pengguna ruang.