cover
Contact Name
Slamet Wardoyo
Contact Email
journal.environmental.health@gmail.com
Phone
+6285787549486
Journal Mail Official
journal.environmental.health@gmail.com
Editorial Address
Jln. 28 Oktober Siantan Hulu, Pontianak Utara, Pontianak 78241
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology
ISSN : -     EISSN : 28290836     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology (JEHAST) is a peer-reviewed journal to publish articles on the result of research and development assessment and literature review in the field of Environmental Health and Technology Sanitation. This journal focuses and scope about: Environmental Health Health Promotion Epidemiology Occupational Health and Safety Vector Rodent Disease Control and Prevention Food and Beverage Sanitation Water Sanitation Land Sanitation Waste Management
Articles 105 Documents
GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI PUSKESMAS SIANTAN HULU Tri Kurnia; Paulina; Fathmawati
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol. 5 No. 02 (2026): Journal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i02.509

Abstract

Limbah medis padat perlu dikelola karena dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Siantan Hulu. Penelitian merupakan penelitian deskriptif. Pengamatan dilakukan pada proses pengelolaan limbah medis padat mulai dari tahap pemilahan, pengangkutan, penyimpanan sementara dan implementasi standar operasional prosedur (SOP) di Puskesmas Siantan Hulu. Instrumen yang digunakan berupa checklist. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilahan limbah memiliki skor 95, pengangkutan 75, penyimpanan sementara 80, dan implementasi SOP 95, sehingga pengelolaan limbah medis di Puskesmas Siantan Hulu tergolong dalam kategori memenuhi syarat dengan nilai skor ≥ 70. Meskipun demikian, Puskesmas Siantan Hulu belum memiliki izin penyimpanan sementara limbah B3, wadah pengangkutan limbah tidak tertutup rapat saat proses pengangkutan, tidak melakukan pencatatan limbah setiap hari, tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai dan SOP tidak di pajang pada tiap unit penghasil limbah medis. Disarankan kepada manajemen Puskesmas Siantan Hulu untuk memperoleh izin penyimpanan sementara limbah B3, memastikan petugas pengangkut limbah memperhatikan keselamatan dengan cara memastikan wadah penampung limbah tertutup rapat selama proses pengangkutan, melakukan pencatatan limbah medis setiap hari, dan memajang SOP di setiap unit layanan klinis penghasil limbah medis.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT YANG BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI DESA PUNGGUR KECIL KECAMATAN SUNGAI KAKAP Juwairiyah Dzakiyyah; Malik Saepudin; Sunarsieh
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol. 5 No. 02 (2026): Journal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i02.512

Abstract

Dari data Provinsi Kalimantan Barat memiliki capaian desa/kelurahan yang telah bebas BABS hanya sebesar 30%, sedangkan Kabupaten Kubu Raya mencatat angka partisipasi yang relatif rendah, yakni hanya 34 desa/kelurahan atau 26,6% yang melaksanakan program tersebut. Desa Punggur Kecil merupakan salah satu wilayah di kecamatan Sungai Kakap masih memiliki 128 kepala keluarga yang belum memiliki akses terhadap jamban sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku masyarakat dalam buang air besar sembarangan di Desa Punggur Kecil Kecamatan Sungai Kakap. Jenis Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 98 responden. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan uji chi-square yang diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 p<α (0,05) adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku buang air besar sembarangan dan ada hubungan antara sikap dengan perilaku buang air besar sembarangan di Desa Punggur Kecil. Kesimpulan dari bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku buang air besar sembarangan di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN SARANA SANITASI RUMAH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDAS KECAMATAN SENGAH TEMILA Ayu Fortuna Ningsih; Salbiah, K; Yulia
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol. 5 No. 02 (2026): Journal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i02.513

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan yang menunjukan adanya kekurangan gizi dan terjadi infeksi berulang pada periode paling penting yaitu 1.000 hari pertama kehidupan yang menjadi permasalahan didunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan sarana sanitasi rumah terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah kerja Puskesmas Sidas, Kecamatan Sengah Temila. Jenis penelitian ini menggunakan desain case control. Jumlah sampel terdiri dari 50 Ibu yang memiliki balita stunting dan tidak stunting. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan Ibu dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value = 0,004 (p<0,05), Ibu berpengetahuan tidak baik memiliki risiko 3,167 kali balitanya mengalami stunting dibandingkan dengan Ibu berpengetahuan baik. Adanya hubungan antara sarana sanitasi rumah dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value = 0,030 (p < 0,05) Sarana sanitasi rumah yang tidak memenuhi persyaratan memiliki risiko 2,425 kali balitanya mengalami stunting dibandingkan dengan sarana sanitasi rumah yang memenuhi syarat. Diharapkan Pihak Puskesmas maupun pemerintah setempat terus menjalankan progam penyuluhan stunting dan pemberdayaan masyarakat terkait sanitasi yang baik.
EFEKTIFITAS PASIR SILIKA, PASIR KERANG DAN ZEOLIT SEBAGAI MEDIA FILTRASI DENGAN ALIRAN UP FLOW DALAM MENURUNKAN KADAR BESI (Fe) DAN MANGAN (Mn) PADA AIR TANAH (SUMUR GALI) DI RASAU JAYA Selvia Helen; Asmadi; Abdul Syukur
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol. 5 No. 02 (2026): Journal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i02.514

Abstract

ABSTRAK Tinginya kadar besi (Fe) dan mangan (Mn) pada air sumur gali dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada peralatan rumah tangga dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti masalah kulit dan iritasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas pasir silika, pasir kerang dan zeolit sebagai media filtrasi dengan sistem up-flow dalam menurunkan kadar besi dan mangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Populasi pada penelitian ini air sumur gali. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel air sumur gali. Teknik Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas tertinggi dicapai pasir silika yang menurunkan kadar besi hingga 60,03% dan mangan 99,98% pada waktu filtrasi 95 menit. Zeolit dan pasir kerang juga menunjukkaan hasil yang baik tetapi efektifitasnya sedikit lebih rendah dibandingkan pasir silika. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media filtrasi pasir silika paling efektif menurunkan kedua parameter, diikuti dengan zeolit dan pasir kerang, dengan sistem aliran up-flow ketebalan media filter 100 cm dan variasi waktu minimal 95 menit mampu meningkatkan kualitas air sumur gali
GAMBARAN SISTEM PENGOLAHAN AIR YANG BERSUMBER DARI AIR SUNGAI DI RUMAH SAKIT TK II KARTIKA HUSADA, SUNGAI RAYA, KUBU RAYA PONTIANAK Najwa Hardeka Berliana; Suharno; Fara Chitra
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol. 5 No. 02 (2026): Journal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i02.515

Abstract

Rumah Sakit Kartika Husada Kelas II di Sungai Raya, Kubu Raya, menggunakan air sungai untuk keperluan higiene dan sanitasi, serta air RO untuk laboratorium dan ruang operasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengevaluasi sistem pengolahan air bersih di rumah sakit tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, kuesioner, dan pengujian laboratorium. Proses pengolahan meliputi koagulasi, flokulasi, sedimentasi, dan disinfeksi, tanpa filtrasi dan pemeliharaan rutin. Hasil uji kualitas air menunjukkan dua sampel air bersih tidak memenuhi standar pH yang ditetapkan. Kesimpulannya, sistem pengolahan saat ini belum sepenuhnya sesuai standar, terutama terkait nilai pH, ketiadaan filtrasi, dan pemeliharaan. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan sistem dengan menambah filtrasi dan melaksanakan pemeliharaan secara rutin.

Page 11 of 11 | Total Record : 105