cover
Contact Name
Restu Tri Handoyo
Contact Email
buletinpsikologi@ugm.ac.id
Phone
+6289527548628
Journal Mail Official
buletinpsikologi@ugm.ac.id
Editorial Address
Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada Unit Research Development and Community Research Faculty of Psychology - Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta - Indonesia Building A 2nd Floor Jl. Sosio Humaniora No. 1, Bulaksumur Yogyakarta, 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Buletin Psikologi
ISSN : 08547106     EISSN : 25285858     DOI : https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi
Buletin Psikologi focuses on contextualizing psychological concepts or phenomena within the socio-cultural setting of Indonesia through the use of non-empirical study, such as, literature review, systematic review, scoping review, and meta-analysis. It accepts articles that are based on the thorough and systematic examination of psychological constructs from the perspective of Indonesian context. The journal is open access, peer-reviewed, and published biannually. We accept and publishes articles in English and Bahasa Indonesia languages to accommodate our diverse audience in Indonesia and internationally.
Articles 350 Documents
REVITALISASI PERAN KELUARGA - Faturochman
Buletin Psikologi Vol 9, No 2 (2001)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.945 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7441

Abstract

Dalam salah satu bukunya, Understanding Family Policy, Shirley L. Zimmerman (1995) menulis bahwa dekade sembilan puluhan sebagai tahun-tahun tidak menentu (uncertain years) bagi keluarga. Kesimpulan ini didasarkan pada beberapa kenyataan bahwa selama dekade itu terus terjadi perubahan dalam keluarga dan perubahan yangdimaksud telah mendekati bentuk yang sebelumnya dianggap sebagai bukan keluarga. Perubahan bentuk ini beriringan dengan perubahan fungsi dan proses dalam keluarga. Tampaknya, perubahan itu akan terus berlanjut hingga memasuki abad 21 ini.
KONVENSI HAK ANAK : SUATU FATAMORGANA BAGI ANAK INDONESIA? Endang Ekowarni
Buletin Psikologi Vol 9, No 2 (2001)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.778 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7443

Abstract

Salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan kesejahteraan dan perlindungan anak Indonesia adalah tersedianya perangkat peraturan perundang-undangan yang mampu mengayomi kesejahteraan maupun perlindungan yang mengacu kepada hak-hak anak tanpa ada diskriminasi dan untuk kepentingan terbaik anak sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak Anak. Namun berbagai Peraturan Perundang-undangan sebagai sarana perlindungan terhadap kepentingan anak masih tersebar di berbagai peraturan perundangan. Sebagai akibatnya adalah belum adanya satu kebijakan yang menyeluruh dan mencakup semua kepentingan anak sebagaimana tercermin dalam satu Undang-undang Pokok Tentang Anak.
FUNGSI PSIKOLOGIS TAMAN KOTA Rosita Endang Kusmaryani
Buletin Psikologi Vol 9, No 2 (2001)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.531 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7445

Abstract

Masyarakat perkotaan dengan segala dinamikanya cenderung memiliki tuntutan hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat pedesaan, sehingga perubahan-perubahan lingkungan terjadi dengan sangat pesat. Akibat meningkatnya bangunan-bangunan fisik dan semakin padatnya penduduk daerah perkotaan menjadilingkungan yang seringkali menimbulkan masalah, misalnya jalan-jalan macet, bising, banyak tumpukan sampah, adanya daerah kumuh dan sebagainya. Kehidupan kota seperti itu secara relatif akan menimbulkan reaksi stress.
PENGEMBANGAN MODUL UNTUK MENINGKATKAN EMOSI POSITIF PASIEN DI RUMAH SAKIT Nida Ul Hasanat; Subandi MA
Buletin Psikologi Vol 9, No 2 (2001)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.593 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7446

Abstract

Setiap penyakit, betapapun ringannya, seperti flu, sakit perut, kepala pusing dirasakan oleh seseorang sebagai suatu gangguan dalam kehidupan sehari-hari. 0leh sebab itu penyakit tidak disambut baik. Pasien rumah sakit sering menunjukkan berbagai simtom psikologik, terutama kecemasan dan depresi (Pennebaker, dkk.,dalam Taylor, 1995). Pasien bahkan merasa tidak berdaya (Taylor, 1995). Pennebaker, dan kawan-kawan (dalam Taylor, 1995) juga menyatakan bahwa kecemasan, depresi dan gangguan psikologik lain sering menyertai simtom fisik. Pasien yang dirawat dirumah sakit biasanya mengalami kecemasan karena memikirkan gangguan atau penyakitnya, merasa bingung dan cemas rnengenai harapan hasil perawatan, serta risau dengan peran yang ditinggalkan. Pasien harus melakukan penyesuaian terhadapsituasi baru, yang sukar. Rumah sakit kurang dapat menenangkan pasien yang cemas, bahkan memperburuk kondisi tersebut (Mason, dkk., dalam Taylor, 1995).
PENTINGNYA BUDAYA MENGHARGAI DALAM KELUARGA Budi Andayani
Buletin Psikologi Vol 10, No 1 (2002)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.583 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7447

Abstract

Interaksi antar manusia terjadi pada dasarnya adalah karena adanya saling ketergantungan. Seseorang tidak akan dapat memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa ada orang lain, apalagi jika kebutuhan tersebut adalah kebutuhan sosial yang banyak disebut-sebut dalam psikologi sebagai salah satu kelompok motif yang mendasariperilaku manusia. Oleh karena itu, manusia disyaratkan mempunyai berbagai keterampilan sosial agar dapat memenuhi kebutuhannya, dan di lain pihak, menjadi sumber pemenuhan kebutuhan orang lain.
DAMPAK SOSIAL PSIKOLOGIS PERKOSAAN Ekandari Sulistyaningsih; Faturochman MA
Buletin Psikologi Vol 10, No 1 (2002)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.461 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7448

Abstract

Selama beberapa tahun terakhir ini bangsa Indonesia banyak menghadapi masalah kekerasan, baik yang bersifat masal maupun yang dilakukan secara individual. Masyarakat mulai merasa resah dengan adanya berbagai kerusuhan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Kondisi seperti ini membuat perempuan dan anak-anak menjadi lebih rentan untuk menjadi korban kekerasan. Perempuan yang berada di daerah aman juga dapat menjadi korban kekerasan, dengan kata lain masalah kekerasan terhadap perempuan ini merupakan masalah yang universal (Kompas, 1995;Muladi, 1997; Triningtyasasih, 2000).
BALANCED SCORECARD UNTUK PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Hardani Widhiastuti
Buletin Psikologi Vol 10, No 1 (2002)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.004 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7449

Abstract

Kita kini berada pada ambang globalisasi dunia, yang mau tidak mau semua manusia di dunia ini berusaha dengan segala kemampuannya untuk mengembangakan dirinya baik individu sebagai anggota masyarakat dunia maupun dalam kelompok apalagi dalam kelompok organisasi bisnis maupun organisasi nirlaba.
PSIKOLOGI DALAM PROSES PERUBAHAN SOSIAL Maya Fitria
Buletin Psikologi Vol 10, No 1 (2002)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.156 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7450

Abstract

Berbagai teori sosial, ekonomi, politik, dan budaya lahir dari pemberian makna atas realitas sosial. Pemaknaan yang berbeda-beda tentu saja akan berimplikasi pada perlakuan yang berbeda pula. Pemaknaan yang berbeda atas satu realitas sosial yang sama sangat dipengaruhi oleh pengambilan sudut pemikiran atau katakanlah perspektif yang berbeda.
MEMBANGUN KEPERCAYAAN MENUJU INDONESIA MADANI, DEMOKRATIS DAN DAMAI (Sebuah Tinjauan Psikologi Sosial) *) Djamaludin Ancok
Buletin Psikologi Vol 10, No 2 (2002)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.595 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7451

Abstract

Tulisan ini sesuai dengan judulnya akan membahas masalah kepercayaan (trust) sebagai bahasan pokok dengan mengaitkannya pada upaya membangun masyarakat madani, demokratis dan damai. Pembahasan masalah kepercayaan ini menjadi sangatpenting di saat Indonesia mengalami krisis multi dimensional. Tidak masuknya modal asing ke negara Indonesia adalah dikarenakan tidak adanya kepercayaan (trust) pada pemerintah Indonesia. Ketidakpercayaan pada keefektifan pemerintah Indonesiakarena masing-masing elit politik lebih memikirkan kepentingan golongannya dari pada kepentingan untuk membangun bangsa. Kurangnya dukungan masyarakat pada pemerintah dikarenakan pemerintah sebelumnya telah memberikan bukti yangmenggoyahkan kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Demikian pula halnya dengan kekerasan yang hidup dalam masyarakat yang berupa main hakim sendiri dikarenakan masyarakat sudah tidak percaya pada kemampuan aparat pemerintah di dalam menegakkan hukum.
MERINTIS PARADIGMA PEMBELAJARAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Nasarius Sudaryono
Buletin Psikologi Vol 10, No 2 (2002)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.815 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.7452

Abstract

Akhir-akhir ini dunia pendidikan dasar dan menengah diramaikan oleh dua isu utama. Isu pertama ialah Manajemen Berbasis Sekolah. Inti isu ini ialah idealisme agar setiap sekolah mengembangkan sendiri manajemennya dengan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan stakeholders, dan tidak lagi secara penuh bergantung pada birokrasi pemerintah. Melalui model manajemen tersebut, masing-masing sekolah diharapkan mampu membangun akuntabilitas publiknya, hingga setiap unsur yang terlibat dapat pula dilibatkan baik dalam gagasan maupun pembiayaan pendidikan. Isu kedua ialah rencana diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi mulai tahun 2004 nanti. Pada saat ini persiapan pemberlakuan kurikulum tersebut telah sampai pada tahap piloting draft kurikulum di beberapa sekolah di tanah air.

Page 5 of 35 | Total Record : 350