cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Pengaruh Tebal Selimut Pondasi Telapak Lingkaran pada Tanah Pasir dengan Beban Vertikal Listyawan, Anto Budi; Wibowo, Pandhu; Wiqoyah, Qunik; Susanto, Agus
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merencanakan pondasi harus memperhatikan daya dukung tanah. Pondasi berselimut merupakan alternatif untuk meningkatkan daya dukung pondasi dan megurangi penurunan yang terjadi pada tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ketebalan selimut pada pondasi yang dalam menopang beban pada tanah pasir. Pondasi telapak lingkaran berselimut menggunakan 20 pondasi berbentuk lingkaran dengan variasi tebal selimut berbeda-beda, 5 pondasi berselimut dengan L/D (100/100) 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm. 5 pondasi berselimut dengan L/D (150/100) 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm. 5 pondasi berselimut dengan L/D (100/150) 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm. 5 pondasi berselimut dengan L/D (150/150) 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm. Serta 2 pondasi tanpa selimut dengan (D) 100 mm dan 150 mm. Kadar air tanah pasir dikondisikan sebesar 5% untuk setiap pengujian dengan 100 pukulan tiap lapis. Berdasarkan hasil pengujian, pondasi telapak berselimut memiliki daya dukung yang baik dari pada pondasi telapak tanpa selimut. Selimut pada pondasi juga efektif untuk menambah daya dukung pondasi. Semakin panjang dan tebal selimut pondasi, maka daya dukung pondasi semakin besar dan penurunan yang terjadi semakin kecil.
Re-Desain Pondasi Tiang Pancang pada Pembangunan Revetment Kali Pepe Hilir Afandi, Muhammad; Listyawan, Anto Budi; Ahmad, Hilfi Harisan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan revetment kali pepe hilir merupakan pengerjaan revetment pada pinggir sungai kali pepe hilir dengan panjang kurang lebih 400 m, revetment dibangun tiap segmen. Untuk satu segmen revetment memiliki panjang 10,3 m dengan ketinggian secara vertikal 9,10 m. Berdasarkan hasil pengujian di lapangan pada lokasi rencana Proyek Penataan Kali Pepe (PA Demangan Lama-PA Demangan Baru) Kota Surakarta. yang beralamat di Kecamatan Jebres Kota Surakarta, didapat data bahwa kedalaman tanah keras yang mampu menahan beban berdasarkan hasil bor dan laboratorium berada pada kedalaman 12 m dengan muka air pada kedalaman 0,75 m. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas dukung tiang pancang, jumlah, kedalaman serta penulangannya. perhitungan tekanan lateral tanah menggunakan metode rankine dan perhitungan kapasitas dukung tiang tunggal menggunakan metode mayerhoff. Nilai kapasitas dukung tunggal adalah 1043,044 kN pada diameter 0,3 m, 1774,192 kN pada diameter 0,4 m. Jumlah tiang yang dibutuhkan pada revetment atas sebanyak 2 tiang dengan kedalaman 7 m dan 6 tiang pada revetment bawah dengan kedalaman 4 m. Menggunakan tulangan longitudinal diameter 10 mm dengan tulangan spiral dengan diameter 8-30 mm pada tiang dengan diameter 0,3 m dan tulangan longitudinal diameter 13 mm dengan tulangan spiral dengan diameter 10-40 mm pada tiang dengan diameter 0,4 m.
Rekayasa Timbunan Tinggi pada Oprit Jalan Raya terhadap Kelongsoran dan Pemampatannya Suwarno, S; Wicaksono, Luthfi Amri
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oprit jembatan jalan raya yang tinggi, seringkali terjadi masalah longsor dan penurunan(settlement). Untuk mengatasi masalah tersebut, dipergunakan material timbunan ringan, serta mengurangi beban timbunan pada oprit yaitu dengan cara memasang box culvert di bagian oprit paling tinggi (pada dinding abutment). Tinggi timbunan oprit pada abutment 1 dan abutment 2 adalah masing-masing 1.7 m dan 2.17 m dengan kemiringan rencana 1:2. Tanah pada BH-01 jembatan merupakan tanah lanau kelempungan dengan konsistensi medium yang memiliki nilai N-SPT rata-rata 10 sampai kedalaman 9.5 m; tanah pada BH-02 terdapat tanah pasir sampai kedalaman 7 m dengan N-SPT rata-rata 7 dan dilanjutkan lempung sampai kedalaman 30 m dengan N-SPT rata-rata 26; tanah pada BH-03 didominasi oleh lempung kepasiran sampai dengan kedalaman 28 m dengan N-SPT rata-rata 26 dan dilanjutkan oleh pasir sampai kedalaman 30 m; dan tanah pada BH-04 didominasi oleh lempung sampai kedalaman 10 m dengan N-SPT rata-rata 9. Rekayasa timbunan oprit dilakukan dengan memasang box culvert di dekat dinding abutment untuk mengurangi beban timbunan; serta yang stabil dan tidak memampat.Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui angka keamanan terhadap kelongsoran dan mengurangi pemampatan tanah yang terjadi. Metoda yang dipakai adalah dengan memasang box culvert di belakang abutment untuk mengurangi beban timbunan dan serta memakai material timbunan ringan (geofoam). Hasil rekayasa ini menghasilkan angka keamanan longsor yang cukup aman dan besarnya pemampatan (settlement) cukup kecil.
Stabilisasi Tanah Lempung Kota Banjarmasin dengan Penambahan Limbah Gypsum sebagai Timbunan Dasar (Subgrade) Muzaidi, Irwandy; Fitriansyah, Muhammad; Anggarini, Elia; Fauza, Zainul Azmul
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Banjarmasin merupakan daerah berjenis tanah aluvial yang didominasi struktur lempung yang memiliki daya dukung dan stabilitas tanah yang rendah. Tanah di Kota Banjarmasin dianggap tidak sesuai untuk digunakan dalam pekerjaan konstruksi perkerasan jalan jika digunakan sebagai bahan timbunan pondasi bawah (subbase). Oleh karena itu diperlukan stabilisasi tanah untuk meningkatkan kapasitas dukung pada tanah agar dapat digunakan untuk memenuhi suatu kebutuhan bahan konstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan mencampur variasi limbah gypsum + tanah asli sebesar 3%, 6%, dan 9% dengan masa perawatan 7 hari dan 14 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai CBR terbesar didapat pada penambahan limbah gypsum 6%, adapun CBR soaked diperoleh dengan nilai tanah asli + limbah gypsum 0% sebesar 8,44%, tanah asli + limbah gypsum 3% sebesar 13,46% (peram 7 hari) 14,53% ( peram 14 hari). Tanah asli + limbah gypsum 6% sebesar 18,43% (peram 7 hari), 19,97% (peram 14 hari). Tanah asli + limbah gypsum 9% sebesar 13,34% (peram 7 hari), 14,76% (peram 14 hari). Sehingga komposisi Tanah lempung Banjarmasin dapat digunakan sebagai bahan timbunan dasar.
Kuat Tekan Mortar Geopolimer Berbahan Abu Sekam Padi dan Limbah Plastik Pet (Polyethylene Terephthalate) Suryanto, Andy; Antonius, A; Irmawaty, Rita
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi semen merupakan suatu proses energi yang intensif dimana menghabiskan sejumlah besar energi, serta pembuatan semen meyumbang emisi CO2 sekitar 7% ke atmosfir. Sekam padi bila dibakar dengan suhu tertentu menghasilkan silika amorf yang bersifat reaktif sehingga potensial digunakan sebagai bahan mikrosilika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kuat tekan mortar geopolimer yang menggunakan abu sekam padi dan limbah plastik PET (Polyethylene Terephthalate) sebagai material yang ramah terhadap lingkungan. Penelitian ini berbentuk uji eksperimental di laboratorium. Mortar geopolimer diproduksi dengan menggunakan fly ash, abu sekam padi sebesar 5% dari berat fly ash dan limbah plastik PET sebesar 0,25%, 0,50%, 0,75% dan 1,00% dari berat agregat halus. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan meningkat seiring dengan penambahan plastik PET 0,25% dan mengalami penurunan dengan penambahan plastik PET hingga 1,00%. Hasil penelitian ini dapat digunakan mendukung penggunaan konstruksi dengan pemanfaatan material-material limbah atau buangan yang pada akhirnya dapat mendukung pembangunan infrastruktur nasional berbasis material limbah (green construction).
Analisis Stabilitas Lereng pada Tanah Lempung Lunak Kabupaten Kapuas dengan Perkuatan Geocell menggunakan Program Plaxis dan Metode Fellenius Fitriansyah, Muhammad; Kurniawan, Khairul; Anggarini, Elia; Muzaidi, Irwandy
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lereng merupakan permukaan tanah yang memiliki kemiringan tertentu dari bidang horizontal. Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya longsor berasal dari struktur lereng itu sendiri, seperti kemiringan dan karakteristik tanah atau batuan dari lereng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui angka faktor keamanan lereng dengan kondisi eksisting dan mengetahui angka faktor keamanan setelah diperkuat dengan geocell secara horizontal sebanyak 1 lapis, 2 lapis, 3 lapis, 5 lapis, dan 7 lapis menggunakan program Plaxis dan perhitungan manual menggunakan Metode Fellenius. Hasil angka faktor keamanan yang diperoleh dari analisis dengan program Plaxis pada kondisi eksisting adalah 1,0877, untuk geocell 1 lapis sebesar 1,4283, geocell 2 lapis sebesar 1,4894, untuk geocell 3 lapis sebesar 1,5592, untuk geocell 5 lapis sebesar 1,7521, dan untuk geocell 7 lapis sebesar 2,1431. Sedangkan angka faktor keamanan melalui perhitungan manual menggunakan Metode Fellenius pada kondisi eksisting adalah 0,9499, untuk geocell 1 lapis sebesar 1,0540, untuk geocell 2 lapis sebesar 1,1818, untuk geocell 3 lapis sebesar 1,3247, untuk geocell 5 lapis sebesar 1,6553, dan untuk geocell 7 lapis sebesar 2,0459. Dari hasil analisis tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan geocell sebanyak 3 lapis secara horizontal sebagai perkuatan lereng menunjukan hasil yang paling efisien untuk diaplikasikan pada lereng tersebut.
Pengujian Tiang Pondasi menggunakan Pile Driving Analyzer (Studi Kasus Proyek Jalur Kereta Ganda Solo Balapan-Kadipiro) Ravli, Muhammad Vaikar; Sunarjono, Sri
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Jalur Ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso Paket 5 ingin mengetahui kapasitas Pile 7 yang terletak di pile cap A2. Oleh karena itu, dilakukan pengujian yang berkaitan dengan situasi tersebut. Metode yang dipilih oleh institusi adalah pengujian Pile Driving Analyzer yang sudah termasuk dengan Case Pile Wave Analysis Program di dalamnya. Pile Driving Analyzer menggunakan beberapa instrumen seperti Drop Hammer untuk mensimulasikan tumbukan dan Sensor, seperti Transducer dan Accelerometer, untuk menangkap gelombang yang terjadi akibat tumbukan hammer. Dari data yang diperoleh dari PDA, didapatkan hasil Max. Resistance (1485 ton), Pile Integrity (100%), Max. Compression (10.4 MPa) dan Hammer Max. Energy (5,08 ton-m). Selanjutnya, setelah data diolah dengan program Case Pile Wave Analysis, dihasilkan nilai kapasitas tiang pancang (1484.9 ton) dan nilai pergerakan tiang pancang (7.39 mm).
Analisa Sifat Fisis dan Sifat Mekanis Tanah Jalan Raya Wonogiri-Ponorogo Desa Tanggulangin Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri Pambudi, Unggul; Renaningsih, R; Teknika, Ricky
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah memiliki peranan penting dalam pekerjaan konstruksi, tanah adalah penopang konstruksi pondasi. Jalan raya adalah prasarana penghubung antar lokasi yang dibuat untuk menunjang aktivitas manusia. Di Wonogiri pertambahan jumlah penduduk menjadikan peran jalan raya menjadi penting, diharapkan tingkat pelayanan jalan raya maksimal. Struktur dasar jalan raya adalah lapisan subgrade, dan karena banyak kerusakan jalan seperti keretakan, patah, jalan bergelombang dan jalan berlubang, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui sifat fisis dan sifat mekanis tanah dasar struktur jalan raya. Dalam penelitian didapatkan nilai kadar air 6,65%, berat jenis 2,609, batas cair (LL) 45,80%, batas plastis (PL) 18,94%, batas susut (SL) 7,11%, indeks plastisitas (PI) 26,86%, indeks kelompok 12,52 dan lolos saringan no.200 sebesar 58,00%. Pengujian mekanis diperoleh nilai standard proctor γdmax 1,300 gr/cm3,ωopt 23,00%. Pengujian kuat geser kohesi tanah (c) 0,120 kg/cm2 dan nilai sudut geser dalam (θ) 23,57°. Uji konsolidasi tanah didapat nilai Cv 0,000842cm2/dt, Cc sebesar 0,14563, dan Sc sebesar 0,026256 cm. Kuat tekan bebas nilai qu 52,2 kN/m2, dan Cu 26,1 kN/m2. Hasil CBR soaked 3,179% dan CBR unsoaked 5,059%. Nilai CBR < 5% dan perlu dilakukan stabilisasi tanah, karena bobot kendaraan yang melalui jalan tersebut berat, sehingga tanah kurang baik digunakan untuk subgrade jalan raya.
Pemanfaatan Campuran Limbah Abu Sekam Padi dan Difa Soil Stabilizer untuk Perbaikan Tanah Lempung Bayat Klaten terhadap Parameter Konsolidasi Raharjo, Prayoga Kurnia; Susanto, Agus; Abdillah, Muhammad Adib
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

idAbstrakTanah di Kecamatan Bayat merupakan tanah lempung yang kurang baik untuk dasar struktur bangunan akibat daya dukung tanah yang lemah dan konsolidasi yang besar sehingga diperlukan perbaikan tanah. Pada penelitian ini dilakukan perbaikan dengan memberikan bahan stabilitas abu sekam padi dan Difa Soil Stabilizer dengan variasi abu sekam padi 0%, 5%, 10%,15% dan Difa Soil Stabilizer 2,5% dari berat tanah dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap sifat fisis mekanis. Metode pengujian meliputi uji sifat fisis dan mekanis. Hasil pengujian sifat fisis tanah lempung setelah distabilisasi dengan variasi abu sekam padi dan Difa Soil Stabilizer cenderung mengalami penurunan untuk nilai kadar air, Specific Gravity, batas cair, dan indeks plastisitas, sedangkan pada nilai batas plastis dan batas susut mengalami peningkatan. Hasil uji Standard Proctor cenderung menunjukkan penurunan sedangkan nilai kepadatan maksimum cenderung mengalami kenaikan. Hasil pengujian konsolidasi menunjukkan bahwa semakin bertambahnya persentase campuran abu sekam padi maka nilai Coefficient of Consolidation (Cv) semakin naik, sedangkan nilai Compression Index (Cc) dan Settlement of Consolidation (Sc) semakin turun. Pada tanah asli didapat nilai Cv sebesar 0,0004843 cm²/dt, nilai Cc sebesar 0,05919, dan nilai Sc 0,03018 cm.
Pengaruh Penambahan Kapur pada Kuat Geser Tanah yang Terkontaminasi Air Lindi Nugraha, Satia Dwi; Listyawan, Anto Budi; Arifin, Muhammad Anwar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada beberapa permasalahan tentang tanah yang sering dijumpai disebabkan oleh sifat-sifat fisis dan mekanis tanah yang buruk. Salah satu dari jenis tanah yang mempunyai sifat fisis dan mekanis yang buruk adalah tanah yang telah terkontaminasi air lindi ( leachate ). Berdasarkan permasalahan di atas maka penelitian ini akan mengkaji tentang pengaruh penambahan kapur pada kuat geser tanah yang terkontaminasi air lindi (leachate). Penelitian ini dilakukan pada tanah terkontaminasi air lindi sebesar 5% yang didiamkan selama 3 hari kemudian dicampurkan kapur dengan persentase 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Hasil penelitian menunjukkan nilai kadar air dan massa jenis mengalami penurunan. Untuk batas Atterberg nilai LL dan PI mengalami penurunan sedangkan PL dan SL mengalami kenaikan, dan untuk analisa ayakan menunjukkan adanya penurunan tanah lolos saringan no 200. Klasifikasi tanah pada penelitian ini menurut AASHTO meliputi golongan A-6 sampai dengan A-7-6 dan menurut USCS meliputi golongan CH dan MH. Pada saat pengujian Standar Proctor , nilai ωopt akan berkurang sedangkan nilai γdmax akan meningkat. Dari penelitian ini mendapatkan nilai DST dengan tanah lempung asli sebesar kohesi 1,08 kg/cm2, pada nilai DST Ketika tanah lempung asli ditambah air lindi sebanyak 5% didapat nilai kohesi sebesar 0,99 kg/cm2, sedangkan apabila pengujian DST pada tanah lempung yang terkontaminasi air lindi di stabilisasi dengan kapur didapat nilai kohesi terkecil pada variasi 2,5% dengan nilai kohesi 1,11 kg/cm2, sedangkan nilai kohesi terbesar terdapat pada variasi 10% dengan nilai kohesi 1,24 kg/cm2.