cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Kinerja Operasional Kereta Rel Listrik (Commuter Line) pada Lintas Tangerang-Duri berdasarkan Preferensi Penumpang Rosdiyani, Telly; Artiwi, Nila Prasetyo; Amilia, Euis; Hakim, Agung Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) sebagai salah satu operator sarana perkeretaapian di Indonesia memiliki tugas pokok memberikan pelayanan terhadap perjalanan kereta rel listrik (KRL) termasuk lintas Tangerang –Duri, berdasarkan observasi awal kereta rel listrik commuter line lintas Tangerang Duri memiliki jumlah pengguna jasa yang cukup tinggi, terutama pada jam – jam sibuk sangat padat bahkan pengguna sering kali tidak bisa masuk ke dalam KRL yang membuat perjalanan penumpang di dalam KRL kurang nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja operasional, tingkat pelayanan serta mengetahui upaya peningkatan kualitas pelayanan. Adapun metode yang digunakan Importance Performance Analysis (IPA) serta Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan load factor hari libur 26,70% dan hari kerja 53,45%. Dengan kapasitas lintas telah memenuhi standar namun, kecepatan perjalanan 44,00 Km/jam masih di bawah standar, berdasarkan preferensi kinerja pelayanan TNG-DU belum maksimal perlu untuk diperbaiki, sedangkan tingkat kepuasan penumpang dikategorikan puas 78,929% termasuk skala 60%<CSI≤80% sehingga upaya yang dapat dilakukan dalam peningkatan kualitas pelayanan dengan peningkatan kecepatan perjalanan, peningkatan fasilitas aksesibilitas untuk pengguna kursi roda di stasiun, dan penyediaan fasilitas khusus lainnya, serta melakukan menganalisis kinerja operasional berkelanjutan pada jam sibuk dan jam sepi, dengan mempertimbangkan karakteristik populasi penumpang.
Evaluasi Kondisi Perkerasan dengan Metode Pavements Condition Index (PCI) pada Ruas Jalan Kapuas - Batas Kalimantan Selatan Ruhaidani, Emma; Hardiani, Dyah Pradhitya; Norassyifa, Desy
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya arus lalu lintas kendaraan barang dan jasa yang melintas di Ruas Jalan Kapuas - Batas Kalimantan Selatan dapat dilihat dari ruas jalan yang mengalami kerusakan seperti jalan berlobang, retak dan bergelombang. Kendaraan barang dengan beban berlebih yang melalui ruas jalan, diduga mempengaruhi kinerja perkerasan jalan yang mengakibatkan kerusakan jalan lebih awal dari umur rencana. Tujuan dari penelitian itu adalah untuk mengetahui kondisi perkerasan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan mengetahui nilai sisa umur rencana menggunakan metode Bina Marga 2017. Data primer yang digunakan berupa data perhitungan volume lalu lintas harian, jenis kerusakan yang teridentifikasi dan luas kerusakan yang diperoleh dengan melakukan survei secara langsung di lapangan. Sedangkan data sekunder berasal dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengetahui jenis perkerasan pada ruas Jalan Jalan Kapuas-Batas Provinsi Kalimantan Selatan. Dari hasil analisis menggunakan metode Bina Marga 2017 diperoleh nilai sisa umur rencana pada tahun 2023 adalah sebesar 93,012 %. Berdasarkan analisis nilai kondisi perkerasan pada perkerasan lentur pada Jalan Kapuas - Batas Provinsi Kalimantan Selatan STA 17+100 s/d 22+800 tergolong pada kondisi sangat baik (Very good) dengan nilai PCI sebesar 74,23 nilai tertinggi sebesar 90 kondisi sempurna dan nilai terendah sebesar 52 kondisi sedang.
Aplikasi Response Surface Methodology (RSM) untuk Meningkatkan Stabilitas Campuran AC-WC berbasis Limbah Plastik PET Lapian, Franky E. P.; Tumpu, M.; Irianto, I; Mansyur, M
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan tambah dalam campuran beton aspal menjadi suatu pilihan. Ada banyak hal ketika diputuskan menggunakan bahan tambah dalam campuran aspal, salah satunya untuk meningkatkan kinerja campuran terutama dalam hal kinerja campuran beraspal dan hal ketahanan beton aspal menahan pembebanan berulang di jalan. Adapun dalam penelitian ini menggunakan limbah plastik (polimer mutu rendah) sebagai bahan tambah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum proses campuran aspal dengan bahan tambah limbah plastik PET dalam sistem model, menggunakan RSM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Response Surface Methodology (RSM) yang mana dalam perhitungannya menggunakan desain Expert 8.0.6 (Stat-Ease, Inc., Minneapolis, MN, USA). Dengan menggunakan Box Behnken Design dan 3 level factorial dihasilkan run 17 percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen (faktor X) yang diteliti, berturut-turut adalah X1: rasio antara PET terhadap Asbuton, X2: temperatur pencampuran, dan X3: waktu pencampuran. Sebagai respon (Y) adalah karakteristik Marshall.
Perbandingan Perhitungan Tebal Perkerasan Kaku antara Metode Analisa Komponen Bina Marga 1987 dan Metode Bina Marga 2017 (Studi Kasus Peningkatan Jalan Warureja-Kedungjati Kabupaten Tegal) Alifah, Farah Dina; Sunarjono, Sri
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Warureja-Kedungjati merupakan jalan lokal kabupaten mengalami kerusakan jalan yang mengharuskan adanya peningkatan jalan. Perkerasan yang digunakan pada Jalan Raya Warureja-Kedungjati adalah perkerasan kaku (rigid pavement). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil dari perhitungan tebal beton dengan Metode Analisa Komponen 1987 yang digunakan oleh proyek jalan tersebut dengan metode yang lebih baru yakni Metode Bina Marga 2017. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data sekunder yang bersumber dari pihak proyek di ruas Jalan Raya Warureja-Kedungjati. Selain itu, data sekunder lainnya adalah berupa parameter-parameter yang dibutuhkan dari masing-masing metode yang digunakan. Hasil dari perhitungan perbandingan pada kedua metode yaitu Metode Bina Marga 2017 menghasilkan tebal perkerasan adalah 29 cm, sedangkan pada metode Analisa Komponen menghasilkan tebal perkerasan adalah 20 cm. Hasil dari perbandingan kedua metode ini dilihat dari parameter-parameter dari kedua metode tersebut.
Analisis Perencanaan Kegiatan Alih Muat antar Kapal (Ship to Ship Transfer) Ditinjau dari Aspek Keselamatan Pelayaran Irwan, Asep; Zulkarnaen, Ferdhi; Almuchlish, Faiz Ziyad
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar dibidang maritim. Sejalan dengan hal tersebut, maka fokus pemerintah adalah membangun infrastruktur pelabuhan dan juga potensi maritim lainnya dengan salah satu tujuan utamanya adalah guna meningkatkan aliran barang (logistik) nasional. Kegiatan alih muat antar kapal/Ship to Ship (STS) Transfer merupakan kegiatan bongkar/muat barang yang dilakukan dari satu kapal ke kapal lain di tengah laut di area perairan yang tentunya telah mendapatkan izin sesuai peraturan yang berlaku. Area kegiatan STS harus dinyatakan secara detail sebagaimana tertuang dalam legalitas yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan dilengkapi batas-batas area perairan yang jelas dan dinyatakan dengan koordinat geografis yang jelas. Hal ini bertujuan jika terjadi kecelakaan pada saat proses STS transfer dapat ditangani semaksimal mungkin dengan kerugian yang seminimal mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan dalam hal perencanaan kegiatan STS guna menunjang keselamatan dan keamanan pelayaran. Sehingga berdasarkan beberapa literatur yang ada bahwa kegiatan STS sangat membutuhkan kecermatan dan ketelitian dalam pelaksanaannya khususnya pada saat bongkar muat. Pelaksanaan STS harus lebih diperhatikan karena apabila terjadi kelalaian dapat merugikan perusahaan pelayaran itu sendiri yang mengakibatkan perusahaan harus membayar claim atau ganti rugi dan dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan.
Pengembangan Campuran Split Mastic Asphalt menggunakan Bahan Reclaimed Asphalt Pavement dan Ijuk Rifan, Ahmad; Sunarjono, Sri; Harnaeni, Senja Rum; Sejati, Agus Wahyu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya penggunaan aspal pada perkerasan jalan, tentu banyak limbah-limbah sisa penggarukan aspal yang disebut dengan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP). Dalam penelitian Falevi R., secara umum karakteristik RAP memenuhi persyaratan teknis, kecuali gradasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi RAP dan pengaruh penggunaan ijuk terhadap kinerja Split Mastic Asphalt (SMA). Sampel menggunakan variasi RAP 0%, 50%, 100% dari total agregat kasar, dan ijuk 0%, 0,2%, dan 0,4% sebagai bahan tambah. Berdasarkan hasil penelitian dengan fraksi agregat kasar sebanyak 70%, agregat halus 19,5%, dan filler 10,5%. Kadar Aspal Optimum (KAO) yang diperoleh sebesar 7,25%. Pada variasi benda uji menunjukkan bahwa, naiknya kadar RAP nilai VFWA dan flow cenderung naik sedangkan nilai VMA, VIM, stabilitas, dan MQ (Marshall Quotient) cenderung turun. Sedangkan naiknya kadar ijuk, maka nilai VMA, VIM, stabilitas, dan MQ (Marshall Quotient) ikut naik sedangkan nilai VFWA, dan flow akan turun. Kadar RAP yang dapat memenuhi spesifikasi SMA grading 0/11 yaitu sebesar 42% dari total campuran dengan kadar serat 0,4%.
Evaluasi Kinerja Angkutan Umum (Studi Kasus: Kinerja Angkutan Umum di Kota Salatiga) Yuwana, Harry Eka; Nugroho, Munajat Tri; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendukung kegiatan masyarakat Kota Salatiga tentunya diperlukan sarana dan prasarana transportasi umum yang memadai, salah satunya tersedianya angkutan kota (angkot). Saat ini, trayek yang ada di Kota Salatiga berjumlah 17 (BPS Kotamadya Salatiga). Penyimpangan trayek masih terjadi pada angkutan umum perkotaan Salatiga. Berdasarkan uraian kondisi di lapangan di atas, maka dipandang perlu untuk melakukan penelitian tentang "Evaluasi Kinerja Jaringan Angkutan Umum di Kota Salatiga". Metode penelitian ini adalah survei dinamis, dan survei statis. Tujuan survei ini adalah untuk dipergunakan dalam menganalisis kinerja yang sesungguhnya dari setiap pelayanan angkutan umum dengan rute tetap dalam wilayah penelitian dan menilai apakah terjadi penyimpangan trayek. Hasil penelitian Kinerja angkutan umum frekuensi sudah memenuhi standar kinerja angkutan umum yang diputuskan oleh Peraturan Menteri Perhubungan dapat dilihat dari frekuensi puncak diperoleh sebesar 5 kendaraan dalam 1 jam. Untuk kinerja angkutan umum headway dalam kondisi kurang dari standar kinerja angkutan umum yang diputuskan oleh Peraturan Menteri Perhubungan dapat dilihat dari rata-rata headway yang diperoleh sebesar 15,26 menit dibandingkan dengan standarnya yaitu 10 - 15 menit. Untuk load factor sudah memenuhi standar yang didapat sebesar 44,14% dan kecepatan perjalanan sudah memenuhi standar kinerja angkutan umum dilihat dari kecepatan perjalanan jam puncak didapat sebesar 34,36 km/jam.
Asesmen Geoteknik Keretakan Cold Water Pipe (CWP) pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap dan Rekomendasi Perbaikan Khoeri, Heri; Badaruddin, B; Isvara, Wisnu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pipa air dingin (Cold Water Pipe, CWP) sebuah PLTU mengalami kebocoran setelah 7 tahun beroperasi karena retaknya CWP yang mengakibatkan PLTU shutdown. Perbaikan sudah dilakukan termasuk dengan aplikasi pile jet grouting tepat di bawah CWP namun kebocoran masih terjadi. CWP tersebut diletakkan di atas tanah lunak setebal 35m (Nspt 2 s/d 4) dengan tambahan timbunan 3m sebelum pemasangan CWP tanpa soil improvement. Asesmen dilakukan untuk mengevaluasi penyebab terjadinya kebocoran pipa, mengevaluasi efektivitas pile jet grouting, dan memberikan rekomendasi perbaikan yang tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Hasil analisis menunjukkan penurunan tanah akibat konsolidasi setelah 7 tahun beroperasi telah mencapai 60% yaitu 46cm. Nilai ini mendekati hasil pengukuran lapangan yang nilainya antara 30 cm s/d 50 cm. Masih ada potensi penurunan hingga derajat konsolidasi 90%, yang diestimasi 60cm di tahun ke-15 setelah operasi, artinya dalam 8 tahun berikutnya potensi penurunan masih 20cm. Kebocoran teridentifikasi akibat perbedaan penurunan antara CWP yang menumpu pada pile cap dengan yang langsung di tanah, mencapai 4 cm sesaat setelah pipa ditanam, meningkat menjadi 5.5cm pada tahun ke-7, dan 5,7cm pada tahun ke-15. Pipa sepanjang 12m dengan penurunan 5.5cm akan berotasi 0.53o pada tumpuannya, nilai ini melebihi batas ijinnya yang dibatasi 0.5o. Aplikasi jet grouting setempat justru berpotensi menambah penurunan. Mengingat masih ada potensi penurunan namun tidak sebesar di 7 tahun pertama, maka merekomendasikan pemasangan camp plate sebagai alat monitoring dan adjustable support untuk menaikkan pipa jika camp plate mengindikasikan penurunan mendekati batas ijinnya.
Pemanfaatan Limbah Bata Ringan untuk Mengurangi Penurunan Konsolidasi Tanah Lempung Bayat Klaten Wiqoyah, Qunik; Efendy, Fardhan Ruslan; Listyawan, Anto Budi; Susanto, Agus
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak semua jenis tanah mempunyai sifat dan daya dukung yang baik. Kondisi tanah seperti ini bisa ditemukan di desa Wiro, kecamatan Bayat, Kabupaten Klatien. Tanah di desa Wiro termasuk tanah dengan plastisitas tinggi dengan nilai PI sebesar 33,33% dan berdasarkan klasifikasi AASTHO termasuk kielompok A-7-6, sedangkan berdasar USCS, tanah tiermasuk kelompok CH. Olieh kariena itu pierlu dilakukan pierbaikan pada tanah tiersiebut agar mampu mienahan bieban struktur di atasnya. Pierbaikan yang dilakukan yaitu mencampur tanah dengan limbah bata ringan. Persentase limbah bata ringan yang digunakan sebesar 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% dari bierat sampiel. Tujuan penelitian ini untuk miempierbaiki sifat fisis dan miekanis tanah (penurunan konsolidasi). Bierdasarkan hasil piengujian sifat fisis, nilai kadar air, bierat jienis, batas cair, indieks plastisitas dan piersientasie lolos saringan No. 200 miengalami pienurunan sieiring biertambahnya piersientasie campuran limbah bata ringan siedangkan nilai batas plastis dan batas susut miengalami kienaikan. Bierdasarkan klasifikasi AASHTO, tanah campuran tiermasuk kielompok A-7-5. Bierdasarkan USCS, tanah campuran tiermasuk MH. Hasil uji piemadatan,menunjukkan nilai bierat volumie kiering miengalami kienaikan siedangkan wopt miengalami pienurunan sieiring biertambahnya piersientasie limbah bata ringan. Hasil piengujian konsolidasi mienunjukkan penambahan limbah bata ringan dapat mempercepat waktu terjadinya konsolidasi dan menurunkan nilai penurunan konsolidasinya.
Pemodelan berbasis Uji Non-Destruktif dan Semi-Destruktif yang Divalidasi Uji Vibrasi pada Asesmen Reliabilitas Pondasi Jibcrane Rizqullah, Naufal Rafif; Khoeri, Heri; Buwono, Haryo Koco; Badaruddin, B
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menjamin keamanan dalam pengoperasian Jibcrane dilakukan pemeriksaan berkala termasuk pada sistem pondasinya. Penelitian ini dilakukan untuk mendapat gambaran reliabilitas sistem pondasi setelah jibcrane beroperasi 10 tahun. Sistem pondasi jibcrane yang diteliti adalah tiang pancang pipa baja yang disatukan pile cap dan diperkuat bracing antar pipa. Pemeriksaan dilakukan dengan uji non-destruktif dan semi-destruktif untuk mendapatkan gambaran aktual dimensi dan mutu elemen struktur. Seluruh data uji dikompilasi sehingga menjadi data yang dapat dijadikan input dalam pemodelan struktur. Penentuan jumlah dan jenis uji mempengaruhi validitas model, dimana semakin banyak dan lengkap, maka model akan lebih merepresentasikan kondisi aktualnya. Validitas model dilakukan dengan uji vibrasi. Hasil analisis menghasilkan frekuensi alami 1,48 Hz, sementara hasil uji vibrasi sebesar 1,5 Hz, dengan nilai frekuensi yang berdekatan menunjukkan data input cukup valid yang menghasilkan respon dinamik mendekati aktualnya. Hasil analisis menunjukkan pondasi jibcrane masih reliabel dengan faktor keamanan 3,1. Kendatipun demikian, untuk memperlambat laju korosi pada baja perlu dilakukan perlindungan dengan melakukan pengecatan berkala permukaan pondasi pipa baja dan bracing pengakunya, melakukan injeksi pada beton yang retak, dan memproteksi beton dari pengaruh reaksi alkali-silika dengan pengecatan anti-korosi berbasis bituminous.