cover
Contact Name
Eliyana Lulianthy
Contact Email
eliyana.lulianthy@polita.ac.id
Phone
+6289692544118
Journal Mail Official
jakiyah@polita.ac.id
Editorial Address
Jalan Ampera, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Kalimantan Barat 78114
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah
ISSN : 25276352     EISSN : 26139049     DOI : https://doi.org/10.35721/jakiyah.v7i1
Core Subject : Health, Science,
The journal contains relevant health studies analyzed from an integrated perspective including individual and population levels, experimental and clinical approaches, epidemiology, public health, disease prevention, and health promotion, diagnosis, treatment, prognosis and palliative care sourced from health disciplines. and other scientific disciplines. The focus and scope of the journal includes: Midwifery Maintenance Radiology Physiotherapy Analyst Health Nutrition Health Management Health-Accounting Health Communication Public Administration In The Health Sector Health Psychology Health Biotechnology Health Architecture Health Information Technology Anesthesiology Other.
Articles 75 Documents
PENGARUH FLAKES KULIT PISANG KEPOK KUNING (Musa balbisiana Colla) TERHADAP KONSISTENSI FESES TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus) JANTAN Ratih Kusuma Dewi
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2021): JAKIYAH VOL 6 NO. 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v6i2.83

Abstract

Latar Belakang: Mekanisme fisiologis saluran gastrointestinal (GI) salah satunya adalah motilitas usus. Motilitas merupakan salah satu faktor yang menentukan bowel transit time yang dapat dilihat dengan menilai konsistensi feses. Kandungan fitofarmaka dalam kulit pisang kepok kuning dapat digunakan untuk memperbaiki motilitas usus. Produksi pisang yang melimpah di Indonesia belum dimanfaatkan dengan baik menimbulkan limbah kulit pisang yang cukup banyak. Konsumsi flakes kulit pisang kepok kuning merupakan salah satu cara untuk menikmati kandungan gizi kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian flakes kulit pisang kepok kuning terhadap konsistensi feses. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian flakes kulit pisang kepok kuning terhadap konsistensi feses pada tikus Wistar jantan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan pre post controlled group design. Tikus Wistar jantan sesuai kriteria penelitian berjumlah 20 ekor dibagi dalam 4 kelompok secara acak, masing-masing kelompok berjumlah 5 ekor tikus. Perlakuan diberikan dengan pakan flakes kulit pisang kepok dosis bertingkat (5%, 10%, dan 20%). Konsistensi feses dinilai pada hari ke-7, ke-14, dan ke-21. Hasil Penelitian: Pemberian flakes kulit pisang kepok dosis 20% memperlihatkan hasil yang baik karena dari awal penilaian hari ke-7 sudah memperlihatkan perbaikian konsistensi feses ke nilai normal. Hasil uji beda setiap kelompok juga memperlihatkan bahwa flakes pisang kepok kuning 20% memberikan beda yang signifikan terhadap semua kelompok dari waktu ke waktu penilaian. Simpulan: Pemberian flakes kulit pisang kepok kuning dengan kadar 20% memiliki pengaruh paling cepat terhadap perubahan positif konsistensi feses secara signifikan pada tikus Wistar jantan.
IMPLEMENTASI BUDAYA KESELAMATAN KERJA DAN SAFETY BEHAVIOR MASA PANDEMI COVID-19 DI RSUD KUBU RAYA Parjo
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2021): JAKIYAH VOL 6 NO. 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v6i2.85

Abstract

Latar belakang : Rumah Sakit Kubu Raya merupakan rumah sakit yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan melayani rujukan pasien covid-19. Penggunaan APD (alat pelindung diri) mutlak diperlukan dalam pelayanan. Keselamatan dan kesehatan kerja petugas mutlak diperlukan dalam pelayanan RSUD Kubu Raya agar safety behavior petugas baik atau aman. Tujuan : Untuk mengetahui korelasi budaya keselamatan kerja dengan safety behavior di RSUD Kubu Raya 2021. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif analitik dan menggunakan desain cross sectional. Sampel sebanyak 97 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Instrument penelitian berupa kuesioner yang dibuat sendiri oleh peneliti dan dilakukan uji validitas dengan nilai r hitung > r table (0.444 n = 20) dan uji reliabilitas dengan nilai alpha cronbach 0.853 > 0.6. Metode analisa data menggunakan analisa bivariat dengan Rank Spearman’s. Hasil penelitian: Menunjukkan rata rata usia pegawai adalah 29 tahun dengan usia tertinggi 53 tahun dan terendah 21 tahun. Tingkat pengetahuan responden adalah tinggi (85.6%) dan berperilaku aman (94.8%). Variabel yang tidak berkorelasi dengan safety behavior adalah pengetahuan (p = 0.093), kompetensi (p = 0.462), keterlibatan pekerja dalam K3 (p = 0.062). Sedangkan variabel yang berkorelasi dengan safety behavior adalah komitmen manajemen (p = 0.000) dan peraturan dan prosedur K3 (p = 0.007). Simpulan: Variabel penelitian menunjukan nilai yang baik, akan tetapi tidak semua variabel mempunyai korelasi. Secara umum budaya keselamatan kerja dan safety behavior sudah berjalan dengan baik dengan tetap pembenahan pada beberapa variabel yang tidak berkorelasi tersebut.
PENGARUH PERAN ORANG TUA TERHADAP KEJADIAN GIZI LEBIH PADA REMAJA DI ERA PANDEMI COVID 19 DI PEKANBARU Siti Qomariah; Sara Herlina; Wiwi Sartika; Sellia Juwita
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2021): JAKIYAH VOL 6 NO. 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v6i2.86

Abstract

Latar Belakang: Obesitas pada Remaja merupakan konsekuensi dari asupan kalori (energi) yang melebihi jumlah kalori yang dilepaskan atau dibakar melalui proses metabolisme di dalam tubuh. Tujuan: adalah untuk mengertahui pengaruh peran orang tau terhadap gizi lebih pada Remaja dimasa Pandemi Covid 19. Metode: Penelitain ini menggunakan survey analitik dengan designcross sectional. Populasi dalam Penelitian ini seluruh Remaja yang ada di Pekanbaru dan sampel sebanyak 335 Remaja.Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Random Sampling dimana sampel diambil secara acak sebagai responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah berbentuk kuesioner. Hasil penelitian:Menunjukkan bahwa Mayoritas Peran Orang tua terhadap gizi Remaja adalahbaiksebanyak 208 dengan (62,01%) dan Orang tua yang tidak berperan Terhadap Gizi Remaja sebanyak 127 orang dengan (37,9%.), P value 0,000. Simpulan: Terdapat Pengaruh Peran Orang Tua Terhadap Gizi Lebih Pada Remaja diEra Pandemi Covid 19 di Pekanbaru.
TRADITIONAL REVIEW: PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI DALAM PERSALINAN KALA I Ratmiati; Erni Dwi Widyana; Eny Sendra
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2021): JAKIYAH VOL 6 NO. 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v6i2.88

Abstract

Latar Belakang : Pusat Data Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia menjelaskan kejadian saat persalinan dengan hasil 15% Ibu mengalami komplikasi persalinan, 21% persalinan menyakitkan, 23% tidak memperoleh informasi tentang persiapan persalinan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan nyeri pada persalinan yaitu salah satunya metode non farmakologi yaitu kompres hangat. Dampak nyeri persalinan jika tidak diatasi akan meningkatkan aktivitas sistem saraf yang dapat dapat mengakibatkan perubahan tekanan darah, nadi, dan dapat menyebabkan gangguan kekuatan kontraksi uterus. Selain itu dapat menyebakan partus lama yang akan mengancam keselamatan ibu dan janin. Tujuan: Penelitian Mengidentifikasi tingkat intensitas nyeri persalinan kala I, teknik pemberian kompres hangat, dan pengaruh kompres hangat terhadap pengurangan nyeri persalinan kala I. Metode : Traditional review. Jurnal/artikel berasal dari pencarian pada database Google Scholar dan IOSR, menggunakan kata kunci terkait, selanjutnya jurnal diseleksi menggunakan PICOS dan kriteria inklusi dan eksklusi. Kemudian jurnal dianalisis satu persatu dengan mencari kesamaan dan perbedaan jurnal lalu menarik kesimpulan. Hasil: 14 jurnal yang dilakukan review, nyeri yang dirasakan ibu berkurang dari nyeri sangat berat, nyeri berat, dan nyeri sedang. Setelah dilakukan kompres hangat dibagian punggung dan perut menjadi nyeri ringan dan nyeri sedang. Kesimpulan : Terdapat Penurunan intesitas nyeri setelah dilakukan kompres hangat menjadi nyeri sedang dan nyeri ringan. Kompres hangat diberikan sesuai SOP agar meningkatkan pelayanan. Selain itu perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang teknik pemberian seperti posisi ibu, area/tempat, dan suhu agar dapat memberikan manfaat secara maksimal. Serta melibatkan keluarga dalam pemberian kompres hangat.
PERBEDAAAN PENGETAHUAN KADER SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DETEKSI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK BALITA Mardiana; Dianna
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2021): JAKIYAH VOL 6 NO. 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v6i2.92

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan Deteksi Tumbuh Kembang Balita (DTKB) sangat penting dilakukan secara rutin dan berkelanjutan karena kelainan tumbuh kembang yang dideteksi secara dini akan mendapatkan intervensi yang sesuai sehingga akan meningkatkan keberhasilan intervensi yang diberikan. Hasil pengolahan data PSG balita di Puskesmas Tebas bulan tahun 2019 prevalensi masalah gizi terbesar adalah balita di bawah dua tahun (BADUTA) pendek 405 anak (43,32%), balita dengan gizi kurang 592 anak (21,9%) dan balita sangat kurus 186 anak (6,89%). Tujuan: Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis perbedaan pengetahuan kader sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang deteksi pertumbuhan dan perkembangan anak balita di wilayah Puskesmas Tebas tahun 2020. Metode: Pada penelitian ini menggunakan rancangan one group pretest-posttest., dengan jumlah sampel 30 responden di wilayah kerja puskesmas Tebas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan median pengetahuan kader saat pre-test adalah 60 dengan nilai skor tertinggi 70 dan skor terendah 30. Pada saat post-test median pengetahuan kader meningkat menjadi 80 dengan skor tertinggi 90 dan terendah 60. Hal tersebut dapat diasumsikan bahwa informasi yang diberikan tersampaikan dengan baik kepada responden, sehingga terjadi peningkatan skor dan median pengetahuan responden pada saat post-test. Berdasarkan hasil analistik statistik dengan wilcoxon terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna sebelum dan sesudah diberikan media powerpoint yaitu p 0,000<0.005. Simpulan: Terdapat perbedaan pengetahuan kader sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang deteksi pertumbuhan dan perkembangan anak balita dengan nilai p=0,000
PEMAKNAAN HIDUP DITINJAU DARI RESILIENSI MAHASISWA SAAT PANDEMI COVID-19 Zahro Varisna Rohmadani; Tri Winarsih
Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 7 No. 1 (2022): JAKIYAH VOL.7 NO.1 JUNI 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v7i1.102

Abstract

Latar Belakang : Dalam masa pandemic covid-19 ini, mahasiswa dihadapkan pada berbagai masalah yang membutuhkan daya lentur (resiliensi) sehingga dapat tetap baik-baik saja meskipun berada dalam kondisi yang serba berubah serta situasi stresfull karena pembelajaran daring yang dilakukan serta menurunnya pendapatan / ekonomi orang tua. Salah satu variabel yang diduga mempengaruhi resiliensi adalah pemaknaan hidup. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan kebermaknaan hidup. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional untuk menguji hubungan antara pemaknaan hidup dengan resiliensi mahasiswa saat pandemic covid-19. Pengumpulan data menggunakan skala pemaknaan hidup dan resiliensi dengan melibatkan 126 mahasiswa yang berkuliah di Yogyakarta. Hasil : Analisis menggunakan PROCES menghasilkan p = 0,000 yang berarti bahwa terdapat hubungan antara pemaknaan hidup dengan resiliensi yang dimiliki oleh mahasiswa saat pandemic covid-19. Simpulan : Pemaknaan hidup berhubungan dengan resiliensi pada mahasiswa saat pandemi covid-19.
HUBUNGAN PENDAMPINGAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TILANGO Levana Sondakh; Fifi Ishak
Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 7 No. 1 (2022): JAKIYAH VOL.7 NO.1 JUNI 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v7i1.103

Abstract

Latar Belakang: Pendampingan 1000 Hari Pertama Kehidupan bertujuan untuk memberdayakan dan berkolaborasi dengan masyarakat dalam peningkatkan derajat kesehatan. Kondisi ibu hamil KEK berisiko menurunkan kekuatan otot yang membantu proses persalinan sehingga dapat mengakibatkan terjadinya kematian janin (keguguran), prematur, lahir cacat, bayi berat lahir rendah (BBLR) bahkan kematian bayi. Tujuan: Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pendampingan 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Metode: Metode penelitian yaitu analitik korelasional dengan cross sectional. Pengambilan Sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 34 orang ibu hamil di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo pada bulan Juli sampai Agustus 2020. Hasil Penelitian: Nilai chi square hitung >chi square tabel (19.084 > 0.3388) atau P= 0.002 << ? 0.05, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Simpulan: dapat disimpulkan dari hasil penelitian bahwa terdapat hubungan pendampingan 1000 HPK terhadap kejadian KEK.
SCOPING REVIEW : PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Nur Laeli Rokhmah; Andari Wuri Astuti; Dwi Ernawati; Witriani Susasi Anggraeni; Ewang Sewoko
Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 7 No. 1 (2022): JAKIYAH VOL.7 NO.1 JUNI 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v7i1.106

Abstract

Latar Belakang: BKKBN mendefinisikan remaja sebagai individu berusia 10-24 tahun yang belum menikah. Secara global, setiap tahun ada lebih dari 1,2 juta kematian remaja sedangkan mayoritas masalah kesehatan remaja dapat dicegah atau dapat diobati, remaja menghadapi banyak hambatan dalam mengakses pelayanan kesehatan dan informasi. Tujuan: Tujuan review ini untuk menyimpulkan dan menggali terkait pelayanan kesehatan reproduksi remaja Metode: Metode scoping review ini mengadaptasi framework PRISMA-ScR checklist tahun 2018. Tinjauan ini berhasil menemukan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi berdasarkan seleksi artikel sebanyak 1030 artikel yang ditemukan menggunakan databases yaitu PubMed, ScienceDirect, Willey Online Library dan EBSCO. Hasil penelitian: Tinjauan ini menemukan dua tema yaitu faktor determinan pelayanan kesehatan reproduksi remaja meliputi pengetahuan, persepsi, dan kebutuhan; Hambatan pelayanan kesehatan reproduksi remaja meliputi fasilitas, biaya, petugas, kurangnya privasi dan kerahasiaan, sosial budaya dan kebijakan. Simpulan: Tinjauan studi literatur ini menunjukkan bahwa remaja terus menghadapi banyak hambatan untuk mengakses informasi dan layanan kesehatan reproduksi remaja.
PENGARUH PIJAT OKETANI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM Dwi Nur Octaviani Katili; Mohamad Sayuti Djau; Ulfiana Djunaid; Rukmiyati Abdullah
Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 7 No. 1 (2022): JAKIYAH VOL.7 NO.1 JUNI 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v7i1.107

Abstract

Latar Belakang: Air susu ibu (ASI) mengandung zat unik seperti anitibodi, sel hidup, dan faktor pertumbuhan pelindung khusus yang diciptakan khusus untuk bayi. Terlebih lagi ASI lebih mudah dicerna dari pada pengganti ASI seperti susu formula. Pemberian makanan yang tepat dan optimal sangat penting untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan dan perkembangan bayi serta anak usia dibawah dua tahun. Beberapa faktor diduga menjadi penyebab bayi tidak mendapatkan ASI dengan baik yaitu faktor pengetahuan ibu, keengganan untuk menyusui karena rasa sakit saat menyusui, kelelahan saat menyusui, serta kekhawatiran ibu mengenai perubahan payudara setelah menyusui. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oketani terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu post partum di Puskesmas Tilango Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Metode: Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimen-non equivalent control grub design. Jumlah populasi 32 orang ibu post partum, pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan membagi menjadi 16 orang kelompok intervensi untuk dilakukan pijat oketani dan 16 orang kelompok kontrol yang tidak dilakukan pijat oketani. Hasil penelitian: pijat oketani mempengaruhi berat badan bayi agar tidak mengalami penurunan yang drastis, dan frekuensi menyusui, frekuensi BAK, serta frekuensi lama tidur bayi meningkat karena produksi ASI ibu meningkat sehingga bayi mendapatkan ASI yang cukup dengan nilai signifikan p-Value <0.05.. Simpulan: Terdapat pengaruh pijat oketani terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu post partum di Puskesmas Tilango Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo
AKTIVITAS ANTIJAMUR ISOLAT BAKTERI ENDOFIT TANAMAN KUNYIT TERHADAP PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN Malassezia furfur SECARA IN-VITRO Tomi Lim; Ambar Rialita; Mahyarudin Mahyarudin
Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 7 No. 1 (2022): JAKIYAH VOL.7 NO.1 JUNI 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v7i1.108

Abstract

Latar Belakang: Pityriasis versicolor (PV) adalah kelainan kulit akibat jamur atau dermatomikosis yang umumnya disebabkan oleh Malassezia furfur. Penggunaan ketokonazol merupakan pengobatan lini pertama pada infeksi Malassezia furfur. Penggunaan oral ketokonazol dapat beresiko tinggi terjadinya hepatoksisitas dan pada penggunaan jangka panjang mengakibatkan resistensi jamur. Oleh karena itu, diperlukan pengeksplorasian mengenai senyawa metabolit baru yang berpotensi sebagai senyawa antijamur. Ekstrak tanaman kunyit diketahui memiliki aktivitas antijamur, dan bakteri endofit yang hidup bersamaan dengan tanaman inangnya diketahui dapat menghasilkan metabolit sekunder yang identik dengan tanaman inangnya. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas antijamur bakteri endofit tanaman kunyit terhadap penghambatan pertumbuhan Malassezia furfur secara in vitro. Metode: Isolat bakteri endofit dilakukan peremajaan pada media NA dengan metode gores. Uji aktivitas antijamur menggunakan metode difusi cakram. Isolat bakteri endofit yang potensial dikarakterisasi berdasarkan morfologi koloni, morfologi sel dan karakter biokimianya. Identifikasi senyawa metabolit sekunder menggunakan metode Ciulei. Hasil Penelitian: Sebanyak 17 dari 21 isolat bakteri endofit masuk dalam kriteria inklusi pada penelitian ini. Semua isolat bakteri endofit memiliki potensi sebagai antijamur dengan zona hambat yang terbentuk setelah 24 jam pengujian yaitu berkisar 7,11-13,6 mm. Isolat yang memiliki zona hambat terluas atau bakteri endofit yang potensial adalah H1 yang memiliki kemiripan dengan genus Bacillus. Senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan yaitu senyawa yang termasuk kedalam golongan alkaloid, terpenoid dan saponin. Simpulan: Bakteri endofit yang potensial sebagai antijamur (isolat H1) memiliki kemiripan dengan genus Bacillus dan menghasilkan senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, terpenoid, dan saponin.