cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Sungku Dalam Pemberian Makanan Bergizi Untuk Generasi Bebas Stunting Jumain Jumain; Ni Ketut Elmiyanti; Niswa Salamung; Noviany Banne Rasiman; Diah Fitri Purwaningsih; Wahyu Wahyu; Agustinus Talindong; Ryan YL Saad; Lexy Kareba; Parmi Parmi; Saiful Ambodale; Sudirman Sudirman; Subardin AB
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1397

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi dalam waktu lama, terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan masyarakat melalui pemberdayaan keluarga dalam pemberian makanan bergizi dan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sungku dalam pemberian makanan bergizi untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, demonstrasi menu bergizi berbasis pangan lokal, serta pendampingan keluarga balita. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil, ibu balita, kader posyandu, dan tokoh masyarakat. Pendekatan inovasi dilakukan melalui pemberdayaan kader gizi desa dan pemanfaatan bahan pangan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pola makan bergizi, pentingnya protein hewani, serta praktik pemberian MP-ASI yang tepat. Selain itu, masyarakat mulai menerapkan variasi menu bergizi berbasis pangan lokal serta rutin melakukan pemantauan pertumbuhan anak di posyandu. Inovasi pemberdayaan masyarakat ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran keluarga untuk mencegah stunting sejak dini
Peningkatan Kesadaran Gaya Hidup Sehat melalui Promosi Kesehatan Berbasis Hasil Observasi dan Wawancara pada Remaja di SMA Negeri 1 Alalak Rahmawati Rahmawati; Nor Syifa; Wiwin Wiwin; Rahayu Endah Utami Trapsilaning Dyah Uswatun Hasanah; Hasiahmawati Hasiahmawati; Irma Octaviani; Nazirah Nazirah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1119

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran remaja dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui kegiatan promosi kesehatan berbasis sekolah di SMA Negeri 1 Alalak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi suatu intervensi promosi kesehatan dalam meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa, terutama pada aspek aktivitas fisik, pola tidur, pemenuhan gizi seimbang, serta praktik kebersihan diri. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, survei dan wawancara siswa,serta pelaksanaan intervensi edukatif berupa ceramah interaktif, penggunaan media audiovisual, dan simulasi praktik PHBS. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui perbandingan hasil pre -test dan post-test serta pengisian kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah pelaksanaan promosi kesehatan serta respons positif dari sebagian besar peserta terhadap materi dan metode yang diberikan. Intervensi melalui metode edukasi audiovisual dan simulasi mandiri terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman responden, ditunjukkan dengan kenaikan rata-rata skor dari 75,01% pada tahap pre-test menjadi 80,35% pada tahap post-test. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa promosi kesehatan berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya gaya hidup sehat dan berpotensi mendukung pembentukan perilaku sehat secara berkelanjutan.
Penerapan Sistem Informasi Berbasis Lokasi untuk Pencatatan Servis Kendaraan di Bengkel Mbah Warso Otomotif Rio Beni Pratama; Suyanto Suyanto; Muhammad Nasir; Fatoni Fatoni; Andri Andri; Edi Supratman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1212

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan sistem informasi berbasis lokasi untuk meningkatkan pencatatan servis kendaraan di Bengkel Mbah Warso Otomotif. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah pencatatan riwayat servis yang masih dilakukan secara manual sehingga data tidak terstruktur, mudah hilang, dan menyulitkan pemantauan perawatan kendaraan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi analisis kebutuhan mitra, perancangan sistem, pengembangan aplikasi berbasis web, implementasi fitur Location-Based Services (LBS), serta pengujian dan evaluasi sistem. Aplikasi yang dikembangkan memungkinkan pengguna mencatat data kendaraan, riwayat servis, dan menampilkan lokasi servis dalam bentuk peta digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi ini mampu meningkatkan efisiensi, ketertiban, dan keakuratan pencatatan servis kendaraan. Selain itu, visualisasi lokasi servis memberikan kemudahan dalam pemantauan riwayat perawatan kendaraan. Dengan demikian, penerapan sistem informasi berbasis lokasi dapat menjadi solusi digital yang efektif dalam mendukung pencatatan servis kendaraan dan meningkatkan kualitas layanan pada bengkel mitra.
Fenomena Generasi Z dan Literasi Digital di SMK Negeri 4 Gowa Edwin Basmar; Muhammad Syafri; Andi Nur Wahyuningsih; Muh Fardan Ngoyo; Hafid Sumarwadji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1317

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa SMK Negeri 4 Gowa sebagai generasi z dalam menganalisis risiko penggunaan tehnologi digital yang tidak efisien. Fenomena tingginya ketergantungan pada tehnologi digital terjadi pada generasi z, sehingga problematika ini menimbulkan dampak risiko untuk jangka panjang, baik dari segi keuangan, kesehatan dan hubungan sosial. Metode pengabdian dilakuan melalui sosialisasi dan tanya jawab, serta pendalaman materi dengan interaksi siswa melalui wawancara. Hasil temuan pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa siswa menggunakan gadget (handphone) sebagai bagian untuk meningkatkan kewirausahannya sebagai modal usaha ataupun informasi pengembangan bisnisnya, namun beberapa siswa masih terpapar tehnologi digital selain sebagai alat bantu pengetahuan tetapi juga digunakan untuk game on line. Pengabdian ini menunjukkan pemahanan atas risiko yang dtiimbulkan ketika menggunakan tehnologi digital secara tidak efisien, selain itu siswa juga mendapat pencerahan dari akibat tehnologi digital melalui aspek keuangan, kesehatan dan lingkungan sosial bagi siswa SMK Negeri 4 Gowa sebagai generasi z.
Pelatihan dan Pendampingan Desain Kemasan Produk Olahan Rumput Laut dalam Mendorong Branding Produk Lokal Kota Tarakan Syahran Syahran; Nurjannatul Hasanah; Zakaria Basran; Shalahuddin Shalahuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1348

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kualitas kemasan produk olahan rumput laut yang dihasilkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga berdampak pada lemahnya daya tarik produk dan branding di pasar. Kemasan yang digunakan umumnya masih sederhana, kurang informatif, serta belum mampu mencerminkan identitas produk lokal. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mendesain kemasan produk yang menarik, informatif, dan mampu memperkuat branding. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, pelatihan desain kemasan, serta pendampingan langsung dalam pembuatan kemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai fungsi strategis kemasan sebagai alat pemasaran, serta peningkatan keterampilan dalam menghasilkan desain kemasan yang lebih modern dan memiliki identitas merek. Selain itu, terjadi perubahan signifikan pada tampilan produk yang menjadi lebih menarik dan kompetitif. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendorong penguatan branding produk olahan rumput laut dan meningkatkan daya saing UMKM di pasar lokal maupun regional.
Inovasi Kartu Pantau ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Turak Hindah Ayu Gayattry Ningrum; Siti Noor Hasanah; Putri Yuliantie; Siti Khadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1363

Abstract

Banyak ibu yang mengalami kesulitan dalam menyusui, seperti puting lecet, bayi sulit melekat, kekhawatiran terhadap produksi ASI, serta rendahnya kepercayaan diri ibu dalam mempertahankan ASI eksklusif.. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan. Metode yang digunakan berupa pembagian kartu kepada ibu setelah melahirkan sebagai media pemantauan selama masa pemberian ASI eksklusif. Setelah kartu dibagikan, ibu diberikan penjelasan mengenai cara pengisian kartu, manfaat pemantauan, serta pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Selanjutnya, petugas kesehatan bersama kader melakukan pemantauan secara berkala, baik melalui kunjungan rumah maupun saat ibu datang ke fasilitas kesehatan Kesimpulannya adalah dengan adanya kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa inovasi Kartu Pantau ASI Eksklusif dapat menjadi solusi yang efektif untuk memperkuat pendampingan laktasi, meningkatkan keterlibatan ibu dalam pemantauan menyusui, serta mendorong peningkatan cakupan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sungai Turak.
Program Inovasi Laktasi Digital di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Turak Zuleha Zuleha; Siti Noor Hasanah; Putri Yuliantie; Siti Khadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1365

Abstract

Pemanfaatan media digital sebagai sarana penyuluhan, pendampingan, dan penguatan informasi mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga tentang pentingnya ASI eksklusif dan cara menyusui yang benar melalui pemanfaatan media digital. Metode yang digunakan berupa sosialisasi program kepada masyarakat dan sasaran. Sosialisasi dilakukan pada saat kegiatan Posyandu, kelas ibu hamil, kunjungan rumah, maupun pelayanan di Puskesmas. Pada tahap ini, petugas kesehatan memperkenalkan tujuan program, manfaat Penyuluhan Laktasi Digital, serta cara mengakses materi edukasi melalui media digital yang telah disiapkan dan pendampingan kepada sasaran yaitu ibu hamil dan ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Sungai Turak. Kesimpulannya adalah pada kegiatan pengabdian ini menggunakan media digital seperti video edukasi, leaflet digital, QR code, konsultasi daring, dan forum diskusi dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil, ibu menyusui, suami, serta keluarga tentang pentingnya ASI eksklusif dan teknik menyusui yang benar.
Program Inovasi AYAH ASI (Ayah Aktif Mendukung ASI) di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Turak Rahmadaniati Hikmah; Siti Noor Hasanah; Putri Yuliantie; Siti Khadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1366

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal. Kurangnya dukungan suami dan keluarga juga dapat berdampak pada munculnya berbagai praktik pemberian makanan tambahan secara dini, seperti pemberian susu formula, madu, atau makanan pendamping sebelum bayi berusia enam bulan. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterlibatan suami dalam mendukung proses menyusui melalui kegiatan edukasi, konseling, serta pendampingan kepada pasangan suami istri. Metode yang digunakan berupa dapat berupa penyuluhan kesehatan yang melibatkan pasangan suami istri, kelas edukasi bagi calon ayah, konseling mengenai peran ayah dalam mendukung ibu menyusui, serta pendampingan keluarga selama masa menyusui, dengan sasaran yaitu suami dan keluarga. Kesimpulannya adalah dengan adanya kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa program AYAH ASI mampu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterlibatan suami serta keluarga dalam mendukung ibu selama masa menyusui.
Media Leaflet tentang Edukasi ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Turak Try Rochaida; Siti Noor Hasanah; Putri Yuliantie; Siti Khadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1367

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal. Pemberian ASI eksklusif menjadi salah satu indikator penting dalam upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak. Minimnya penyampaian informasi melalui media komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) seperti banner, leaflet, atau media edukatif lainnya dapat menyebabkan ibu kurang memperoleh pemahaman yang memadai mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil dan ibu menyusui mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi melalui penyediaan media KIE berupa leaflet di Desa Tabalong Mati wilayah kerja Puskesmas Sungai Turak. Metode yang digunakan berupa pembuatan media berupa leaflet yang berisi informasi tentang ASI, dengan sasaran yaitu ibu hamil dan ibu menyusui agar pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif dapat meningkat. Kesimpulannya adalah dengan adanya media edukasi ini, ibu hamil dan ibu menyusui dapat memperoleh pengetahuan yang lebih baik mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif sehingga dapat mendorong ibu untuk memberikan ASI secara optimal kepada bayinya.
Penyuluhan Kesehatan Hipertensi dan Diabetes Melitus di Poliklinik RSU Monompia Kotamobagu Jikrun Jaata; Wanda Trisuci Potabuga; Inri Michella S Muaja; Agristiawati Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1381

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pasien mengenai pencegahan serta pengendalian hipertensi dan diabetes melitus di Poliklinik RSU Monompia Kotamobagu. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui koordinasi dengan pihak poliklinik, penyusunan materi, penyuluhan langsung, distribusi leaflet, penggunaan banner, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi pengetahuan dengan pre-test serta post-test sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dan diikuti oleh 84 peserta yang terdiri atas pasien dan keluarga pasien. Hasil kegiatan menunjukkan peserta terlibat aktif dalam diskusi, terutama pada topik pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, serta pemeriksaan tekanan darah dan gula darah secara rutin.  rekapitulasi evaluasi menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan baik setelah penyuluhan. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai upaya edukasi kesehatan di ruang tunggu poliklinik karena materi disampaikan secara sederhana, relevan dengan kebutuhan pasien, dan didukung media edukasi yang mudah dipahami.