cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
Implementasi Program Kapasitas dan Penguatan Hak Asasi Manusia pada Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat Khairina Ghasani Affifah; Armansyah Armansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1466

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menguraikan keterlibatan mahasiswa hukum dalam program penguatan Hak Asasi Manusia di Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat serta menganalisis relevansinya terhadap pengembangan kompetensi hukum keperdataan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan pengalaman langsung penulis selama lima bulan magang di Bidang Instrumen dan Penguatan HAM, dokumen kelembagaan, serta literatur hukum yang relevan. Selama magang, penulis terlibat dalam penyusunan Surat Keputusan dan Nota Kesepahaman, pembuatan atensi dan laporan kegiatan, serta partisipasi aktif dalam sosialisasi penguatan kapasitas HAM kepada aparatur negara, pelaku usaha, dan masyarakat umum di berbagai daerah Jawa Barat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa praktik kerja di lembaga HAM menuntut kemampuan hukum yang tidak hanya normatif tetapi juga responsif terhadap dinamika sosial dan kelembagaan, sehingga memperkuat kompetensi mahasiswa dalam hukum perjanjian, hukum administrasi, dan kemampuan legal writing sebagai bekal esensial seorang sarjana hukum.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Singkong Dan Pengembangan Sentra Mangga Di Desa Simpang Bayat, Kabupaten Musi Banyuasin Yoseph Tri Krisnanto; Cut Mutia Dwi Purnamasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1469

Abstract

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang melalui program pengembangan masyarakat melakukan inisiatif pemberdayaan melalui Program Budidaya Singkong dan Program Pengembangan Ekowisata Berbasis Desa Sentra Mangga sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal berbasis komoditas unggulan. Pelaksanaan kedua program menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis komoditas lokal mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengelola sumber daya desa secara lebih produktif. Melalui penguatan kelembagaan kelompok, peningkatan keterampilan, diversifikasi produk, dan pengembangan strategi pemasaran, masyarakat mulai memiliki peluang untuk menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih berkelanjutan. Program ini juga mendorong terciptanya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak perusahaan dalam membangun model pembangunan desa berbasis potensi lokal. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa pengembangan singkong dan sentra mangga tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, tetapi juga mendukung terciptanya identitas komoditas unggulan Desa Simpang Bayat. Keberlanjutan program menjadi aspek penting yang perlu terus diperkuat melalui pendampingan, kolaborasi multipihak, penguatan akses pasar, serta inovasi produk agar manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan dapat terus berkembang dalam jangka panjang.
Pendampingan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Dalam Mendukung Tata Kelola Kelembagaan di Ombudsman Republik Indonesia Rahma Ayu Niar; Armansyah Armansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1474

Abstract

Pengelolaan informasi hukum yang terstruktur dan mudah diakses merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tata kelola kelembagaan yang efektif dan akuntabel. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui pendampingan pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) pada Biro Hukum dan Kerja Sama Organisasi Ombudsman Republik Indonesia sebagai mitra kegiatan. Tujuan kegiatan ini adalah mendukung optimalisasi pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum guna meningkatkan kualitas layanan informasi hukum bagi pegawai, unit kerja Ombudsman, dan masyarakat pengguna informasi hukum. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, pendampingan administratif, inventarisasi dokumen hukum, pengelompokan dan pembaruan data, serta publikasi produk hukum pada sistem JDIH yang terintegrasi dengan Sistem Informasi dan Data (Sisdatin). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan berkontribusi terhadap peningkatan keteraturan pengelolaan dokumen hukum, kemudahan akses informasi hukum, serta mendukung penyediaan data hukum yang lebih mutakhir dan terdokumentasi dengan baik. Optimalisasi pengelolaan JDIH juga memperkuat fungsi dokumentasi hukum sebagai sarana pendukung tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel di lingkungan Ombudsman Republik Indonesia.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Pencegahan Stunting dan Pemanfaatan Nugget Lele sebagai Pangan Lokal Sumber Protein bagi Balita Ayu Ismi Hanifah; Masruroh Masruroh; Nur Qomariyah Nawafilah; Mohamad Fahmi Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1480

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi yang masih menjadi perhatian karena berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak dalam jangka panjang. Salah satu penyebab utama stunting yaitu kurangnya asupan protein hewani pada balita, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak. Masyarakat sebenarnya memiliki potensi sumber pangan lokal yang melimpah, mudah diperoleh, terjangkau, dan kaya protein serta bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan anak. Namun, pemanfaatan sumber pangan tersebut masih perlu didukung melalui edukasi kepada masyarakat yaitu salah satunya ikan lele. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui pemanfaatan nugget lele sebagai alternatif makanan bergizi bagi anak. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan edukasi mengenai stunting, faktor penyebab, dampak, serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada balita. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta sangat baik terhadap kegiatan edukasi sehingga berjalan dengan baik. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan jumlah peserta dari 13-20 menjadi 26-29 dari 30 peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar, dan nugget lele sebagai alternatif pangan lokal berbasis protein hewani mendapat persepsi positif untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Implementasi Terapi Kompres Dingin Dalam Upaya Menurunkan Tingkat Nyeri Tenggorokan Pasca Intubasi Endotracheal Tube Cita Purnanika; Roro Lintang Suryani; Linda Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1482

Abstract

Intubasi Endotracheal Tube (ETT) pada tindakan anestesi umum sering menimbulkan keluhan Postoperative Sore Throat (POST), yaitu nyeri tenggorokan pascaoperasi akibat iritasi dan inflamasi pada mukosa saluran napas yang dapat menurunkan kenyamanan dan memperlambat pemulihan pasien. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis yang efektif adalah terapi kompres dingin, yang bekerja dengan menurunkan suhu lokal, memperlambat konduksi impuls saraf nyeri, dan mengurangi proses inflamasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik peserta serta mengidentifikasi skala nyeri tenggorokan sebelum dan sesudah pemberian kompres dingin pada pasien pasca intubasi ETT. Kegiatan dilakukan pada 30 peserta pasca intubasi ETT di RSUD Salatiga pada 17 November–3 Desember 2025. Intervensi dilakukan dengan mengukur skala nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS), memberikan kompres dingin menggunakan cold pack bersuhu ±10°C selama 15 menit pada area leher anterior, kemudian mengukur kembali skala nyeri. Hasil menunjukkan sebelum intervensi, 18 peserta (60,0%) mengalami nyeri sedang dan 12 peserta (40,0%) nyeri ringan. Setelah intervensi, 28 peserta (93,3%) mengalami nyeri ringan, 1 peserta (3,3%) tidak nyeri, dan 1 peserta (3,3%) masih mengalami nyeri sedang. Terapi kompres dingin cold pack terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri tenggorokan pasca intubasi ETT secara nonfarmakologis.
Edukasi Gaya Hidup Sehat Untuk Pencegahan Hipertensi Pada Masyarakat di Desa Tapa Aog Sarman Sarman; Hairil Akbar; Henny Kaseger; Fachry Rumaf; Muh Zul Azhri Rustam; Moh Zey A Tungkagi; Diva Mokodompit; Celsi Olivia Hatam; Ridha Wati Basol
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1487

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama global dan nasional yang sering kali berlangsung tanpa gejala spesifik. Di Provinsi Sulawesi Utara, prevalensinya tergolong tinggi akibat faktor usia dan gaya hidup masyarakat. Kurangnya pemahaman masyarakat Desa Tapa Aog mengenai risiko hipertensi dan penerapan perilaku sehat melatarbelakangi pentingnya pelaksanaan program ini. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode partisipatif berbasis edukasi kesehatan melalui pendekatan promotif dan preventif. Sasaran kegiatan mencakup 120 peserta yang terdiri dari kepala keluarga, tokoh masyarakat, dan anggota PKK di Desa Tapa Aog. Intervensi dilakukan lewat ceramah interaktif menggunakan Power Point dan leaflet, diskusi, dan demonstrasi aktivitas fisik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi diberikan. Sebelum kegiatan, rata-rata tingkat pengetahuan awal masyarakat hanya sebesar 35%. Setelah edukasi, rata-rata tingkat pengetahuan meningkat pesat menjadi 89%, yang berarti terjadi peningkatan sebesar 54%. Peningkatan tertinggi berada pada pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin (60%). Edukasi kesehatan berbasis komunitas terbukti efektif meningkatkan literasi masyarakat mengenai hipertensi. Kedepan, diperlukan dukungan berkelanjutan melalui penguatan Posbindu PTM oleh pihak desa agar pemantauan kesehatan warga dapat berjalan secara rutin dan terstruktur.
Inventarisasi Data Wilayah dan Penunjuk Arah untuk Optimalisasi Mobilitas Masyarakat Desa Sisobambowo Riomas Sinurat; Holan Dianju Melva Meinaria Sitanggang; Fournal Hia; Filda Nduru; Fanalui Zisokhi Nduru; Risnawati Gea; Marlina Hia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1500

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini bertujuan untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat melalui inventarisasi data wilayah dan pembuatan penunjuk arah di Desa Sisobambowo, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat. Permasalahan utama yang ditemukan adalah belum optimalnya informasi tata letak wilayah, keterbatasan data administrasi berbasis dusun, serta minimnya papan penunjuk arah menuju fasilitas dan dusun strategis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat, pendataan kartu keluarga pada Dusun I sampai IV, perancangan papan penunjuk arah, pembuatan, pemasangan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya rekapan data wilayah, meningkatnya pemahaman masyarakat dan pelajar mengenai pemanfaatan teknologi digital secara aman, terlaksananya kegiatan kebersihan lingkungan, serta terpasangnya papan penunjuk arah pada titik strategis menuju dusun, kantor desa, dan akses menuju Desa Gunung Cahaya. Kegiatan ini memperkuat fungsi pelayanan desa, mempermudah orientasi masyarakat dan pendatang, serta mendorong partisipasi warga dalam pemeliharaan fasilitas publik. Program ini direkomendasikan dilanjutkan melalui pemutakhiran data wilayah dan perawatan papan penunjuk arah secara berkala.
Inisiasi Bank Sampah dan Edukasi Lingkungan sebagai Upaya Penguatan Desa Bersih di Desa Hiligeo Afia Lasman Eddy Bachtiar; Rebeka Waruwu; Gaby Kasih Valentine Simanjuntak; Yasiduhu Daeli; Susi Suntri Mawati Hulu; Roli Bestari Harefa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1502

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga yang belum terorganisasi dan keterbatasan peluang ekonomi produktif masih menjadi persoalan di Desa Hiligeo Afia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, membangun kebiasaan pemilahan sampah, serta mendorong pemberdayaan ekonomi warga melalui pengembangan bank sampah dan kegiatan pendukung berbasis partisipasi masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan desa, perencanaan program, sosialisasi, pelatihan praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Program utama yang dilaksanakan mencakup penyediaan dan penempatan bak sampah, penataan taman desa, gotong royong di PAUD Samadaya, edukasi lingkungan, pendampingan aktivitas sosial masyarakat, serta pemasangan nama dusun sebagai bagian dari penguatan informasi desa. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, tersedianya sarana pengelolaan sampah sederhana, tertatanya area publik desa, serta tumbuhnya kesadaran bahwa sampah dapat dikelola menjadi sumber nilai ekonomi. Kegiatan ini perlu dilanjutkan melalui pembentukan pengelola bank sampah, pencatatan rutin, dan dukungan pemerintah desa agar manfaatnya berkelanjutan.