cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 909 Documents
Pemanfaatan Aplikasi Pemetaan Risiko Banjir Dinamis Berbasis WebGIS Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir Masyarakat Kota Bandung Mughis Fadhil A Ridwan; Kamdan Kamdan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1376

Abstract

Kegiatan magang ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pemetaan risiko banjir dinamis berbasis WebGIS sebagai instrumen peringatan dini dan upaya mitigasi bencana di kota Bandung. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan memadukan pendekatan rekayasa perangkat lunak dan analisis geospasial yang mencakup tahapan pengumpulan data, pra – pemrosesan data spasial, rekayasa data, pemodelan skoring, visualisasi WebGIS sampai dengan publikasi sistem. Pemodelan skoring dinamis dibangun dengan menggunakan algoritma modifikasi Multi – Criteria Decision Analysis (MCDA) yang dapat secara otomatis mampu mengkalkulasikan parameter pemicu bahaya, seperti curah hujan dan kondisi fisik lahan yang dikurangi oleh bobot infrastruktur mitigasi seperti kolam retensi, rumah pompa dan sungai imbuhan. Sistem ini kemudian di translasikan ke dalam bentuk peta interaktif dan dipublikasikan secara publik. Hasil dari pelaksanaan proyek ini juga dapat menunjukkan bahwa platform WebGIS ini berhasil mengintegrasikan data keruangan dan sektoral yang sebelumnya terfragmentasi ke dalam satu ekosistem informasi yang terpadu. Kesimpulan yang diperoleh adalah penerapan skoring terkomputasi ini terbukti mampu memberikan instrumen penilaian risiko genangan yang lebih kuantitatif dan objektif, sehingga secara signifikan dapat mempermudah serta mempercepat proses pengambilan keputusan penanggulangan bencana dalam situasi darurat bagi pemangku kebijakan dan masyarakat.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Melalui Pelatihan Pembuatan Cetakan Pasir Silika Pada Proses Pengecoran Aluminium Dengan Penambahan Unsur Tembaga Tumpal Ojahan Rajagukguk; Anang Ansyori
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1377

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam proses pengecoran logam aluminium menggunakan metode sand casting. Permasalahan yang dihadapi adalah masih terbatasnya pemahaman pembuatan cetakan serta pola pengecoran. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan pembuatan cetakan pasir silika dan pola cetakan pengecoran aluminium dengan penambahan unsur tembaga (Cu). Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi dasar pengecoran logam dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami tahapan proses pengecoran, mulai dari pembuatan cetakan, pola, hingga proses penuangan logam cair. Selain itu, keterampilan mahasiswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan dari kemampuan dalam membuat cetakan dan menghasilkan produk coran, meskipun masih ditemukan beberapa cacat seperti permukaan yang kasar dan porositas. Secara keseluruhan, pelatihan berbasis praktik ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang pengecoran logam.
Edukasi dan Implementasi Manajemen Nyeri dengan Teknik Foot Massage pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea Elsa Dwi Syafitri; Dwi Novitasari; Feti Kumala Dewi; Awal Tunis Yantoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1379

Abstract

Nyeri pascaoperasi sectio caesarea merupakan keluhan yang sering dialami pasien selama masa pemulihan awal. Terapi foot massage terbukti mampu memberikan efek relaksasi, meningkatkan kenyamanan, serta menekan intensitas nyeri melalui pendekatan nonfarmakologis. Program Pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman keluarga pasien serta sekaligus membantu menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca sectio caesarea melalui edukasi dan implementasi foot massage di RSUD Cilacap. Pelaksanaannya melibatkan pengisian kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, pengukuran intensitas nyeri menggunakan NRS pre dan post intervensi, serta pemberian foot massage dengan durasi 20 menit dalam dua hari berturut-turut kepada 30 peserta. Edukasi yang diberikan berhasil membawa seluruh keluarga peserta (100%) mencapai tingkat pengetahuan kategori baik. Pada hari ke-1, 15 peserta (50%) mengalami pergeseran ke kategori nyeri ringan, dan pada hari ke-2, seluruh 30 peserta (100%) tercatat berada pada kategori yang sama. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi foot massage mampu meningkatkan pengetahuan keluarga pasien, dan implementasinya berkontribusi signifikan terhadap penurunan nyeri ibu setelah tindakan sc.
Pendampingan Rehabilitasi Lahan Pascabencana Berbasis Agroforestri untuk Pemulihan Produktivitas Sumber Daya Alam dan Lingkungan di Kabupaten Bandung Barat Asep Supriatna; Febby Nur Annisa; Elintia Elintia; Ratu Aam Amaliyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1380

Abstract

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2024 menimbulkan kerusakan lingkungan, penurunan produktivitas lahan, serta gangguan terhadap penghidupan masyarakat. Kegiatan Pendampingan Pemulihan dan Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Alam dan Lingkungan (P4SDAL) dilaksanakan sebagai upaya rehabilitasi lahan pascabencana melalui pendekatan agroforestri berbasis partisipasi masyarakat. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program rehabilitasi lahan, strategi intervensi yang diterapkan, serta capaian kegiatan dalam memperkuat ketahanan lingkungan dan sosial masyarakat terdampak di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan mixed-methods melalui survei lapangan, wawancara semi terstruktur, kuesioner, observasi, analisis deskriptif, dan metode skoring untuk menentukan lokasi prioritas intervensi. Program dilaksanakan melalui tahapan koordinasi lintas sektor, pembentukan kelompok masyarakat, penyusunan rencana intervensi, bimbingan teknis, penyerahan stimulan, dan penyusunan rencana keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem agroforestri dengan kombinasi tanaman vetiver, bambu, alpukat, petai, dan nangka mampu mendukung stabilisasi lereng, meningkatkan kapasitas konservasi tanah dan air, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui Pokmas Sadulur. Program juga berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam rehabilitasi lahan dan membangun komitmen keberlanjutan pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.
Tebak HPP Es Kopi: Implementasi Akuntansi Manajemen untuk Meningkatkan Literasi Finansial Siswa SMK PL Tarcisius Tarcisius Jassien Widihardimas; Ayu Sarah Sulistyawati; Dwi Hayu Estrini; Melisa Anggraini; Ahmad Bebin Najmuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1388

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Tebak HPP Es Kopi” bertujuan meningkatkan pemahaman siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengenai implementasi akuntansi manajemen dalam penentuan Harga Pokok Produksi (HPP) pada usaha minuman kopi. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Nasional Karangturi bekerja sama dengan Pukul Empat Coffee dan diikuti sekitar 100 siswa jurusan akuntansi serta administrasi perkantoran dari SMK PL Tarcisius. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, demonstrasi langsung, praktik perhitungan HPP, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait klasifikasi direct cost dan indirect cost serta kemampuan menyusun perhitungan HPP secara lebih sistematis dan akurat. Demonstrasi langsung membantu peserta memahami hubungan antara proses produksi dan pembentukan biaya secara nyata. Selain meningkatkan literasi finansial, kegiatan ini juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, dan kompetensi kewirausahaan siswa. Secara keseluruhan, integrasi praktik industri dan pembelajaran akuntansi manajemen terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual bagi siswa SMK.
Penguatan Peran Serta Keluarga Petani Dalam Pencegahan Penyakit Menular Melalui Peningkatan Gizi di Desa Bombanon Moh Rizki Fauzan; Hairil Akbar; Falen Yesa Owai; Khusnul Khatima; Siti Annisa Mokodompit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1390

Abstract

Penyakit menular masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan, terutama pada keluarga petani yang memiliki keterbatasan akses informasi dan pemenuhan gizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta keluarga petani dalam pencegahan penyakit menular melalui edukasi dan intervensi gizi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pendampingan keluarga dalam penerapan pola makan bergizi seimbang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan drastis pada seluruh indikator. Pengetahuan gizi peserta meningkat dari 53% menjadi 90% (naik 37%). Sementara itu, indikator konsumsi sayur dan protein meningkat dari 48% menjadi 85% (naik 37%), dan penerapan PHBS meningkat dari 50% menjadi 88% (naik 38%). Program intervensi ini terbukti sangat efektif dan berhasil secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan serta mengubah perilaku peserta menuju pola hidup yang lebih sehat dan bergizi seimbang. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko penyakit menular di Desa Bombanon.
Workshop dan Penyuluhan Turunkan Tekanan Tingkatkan Kesehatan : Pemanfaatan Herbal Kunyit Asam untuk Lansia Bebas Hipertensi Retnowati Adiningsih; Eka Wisnu Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1391

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada kelompok lanjut usia dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung dan gagal ginjal. Tingginya kasus hipertensi di Dusun Jamprit, Desa Sringin, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar disertai rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi dan pemanfaatan tanaman herbal mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi serta keterampilan pemanfaatan kunyit asam dan asam jawa sebagai alternative terapi non farmakologis melalui pembuatan jelly kunyit asam. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaaan kesehatan, senam lansia, penyuluhan kesehatan, workshop pembuatan produk herbal dan evaluasi dilakukan melalui posttest. Hasil kegiatan yang diikuti oleh 34 peserta lansia menunjukkan sebanyak 38,32% peserta mengalami hipertensi stadium 2 dan terdapat peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 73,3 menjadi 89,5. Selain itu peserta mampu memanfaatkan tanaman herbal yang tersedia di sekitar lingkungan rumah dengan membuat jelly kunyit asam. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam pengobatan dan pengendalian hipertensi
Peningkatan Kemahiran Hukum Acara Perdata Melalui Pelatihan Teknik Penyusunan Gugatan dan Simulasi Peradilan Dara Puspitasari; Zakiah Noer; Ika Ayudiyanti; Suyanto Suyanto; Sylvia Setjoatmadja
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1392

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum dan keterampilan praktis mahasiswa serta masyarakat dalam memahami prosedur hukum acara perdata di Indonesia. Seringkali, masyarakat awam dan mahasiswa tingkat akhir mengalami kendala dalam menyusun dokumen hukum yang benar, yang berakibat pada penolakan gugatan pada tahap awal di pengadilan. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang diwujudkan berupa pelatihan teknik penyusunan gugatan, surat kuasa, dan simulasi peradilan semu (moot court). Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prosedur peradilan perdata serta peningkatan kemampuan menyusun berkas perkara perdata secara mandiri, sistematis, dan sesuai kaidah hukum acara. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemahiran mahasiswa dalam hukum acara perdata melalui pelatihan penyusunan gugatan dan simulasi peradilan. Kegiatan melibatkan dosen, mahasiswa Fakultas Hukum, dan perwakilan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi ceramah, praktik, dan moot court. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman dari rata-rata 60 menjadi 85. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa.Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal pembentukan paralegal masyarakat yang kompeten   Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prosedur peradilan perdata dan kemampuan menyusun berkas perkara perdata secara mandiri dan benar.
Penyuluhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Penggunaan Pestisida Untuk Petani Desa Solimandungan II Sarman Sarman; Hairil Akbar; Hafsia Khairun Nisa Mokodompit; Besse Rismayani; Fachry Rumaf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1395

Abstract

Petani merupakan kelompok pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama akibat penggunaan pestisida yang tidak sesuai prosedur. Rendahnya penggunaan alat pelindung diri (APD), kurangnya pengetahuan tentang bahaya pestisida, serta kebiasaan kerja yang tidak aman menjadi faktor utama meningkatnya risiko keracunan dan gangguan kesehatan pada petani. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada petani di Desa Solimandungan II, dimana sebagian besar petani masih menggunakan pestisida tanpa memperhatikan prinsip-prinsip K3. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap petani mengenai penerapan K3 dalam penggunaan pestisida. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan evaluasi melalui pretest dan posttest kepada 30 petani di Desa Solimandungan II. Materi penyuluhan meliputi bahaya pestisida terhadap kesehatan dan lingkungan, penggunaan APD, teknik penyimpanan dan pencampuran pestisida yang aman, tanda-tanda keracunan pestisida, serta budaya kerja aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap petani setelah diberikan penyuluhan. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 6,52 menjadi 11,68, sedangkan sikap meningkat dari 5,52 menjadi 7,64. Petani juga menunjukkan antusiasme yang baik selama kegiatan berlangsung melalui diskusi dan tanya jawab. Penyuluhan K3 terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran petani terhadap pentingnya keselamatan kerja dalam penggunaan pestisida. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk perilaku kerja yang lebih aman sehingga mampu mengurangi risiko penyakit akibat kerja pada petani.