cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 909 Documents
Pemberdayaan Peternak Pascabanjir melalui Probiotik Hemat Pakan dan Manajemen Kandang di Deli Serdang Tampe Tuah Malem Ginting; Edward Alezandro Lbn Raja; Dedi Leman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1350

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga peternak pascabanjir di Kabupaten Deli Serdang melalui penerapan probiotik hemat pakan, perbaikan manajemen kandang, dan penguatan pemasaran hasil ternak. Permasalahan utama mitra meliputi tingginya biaya pakan, rendahnya penerapan sanitasi dan biosecurity kandang, keterbatasan keterampilan pengolahan pakan, serta belum optimalnya pencatatan usaha dan pemasaran. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan koordinasi awal, asesmen baseline, pelatihan, praktik pembuatan probiotik herbal fermentasi, demonstrasi penggunaan mixer pakan dan mesin peleting, pendampingan pencatatan usaha, monitoring kepatuhan SOP, serta evaluasi endline. Teknologi yang diterapkan meliputi HerbaBio-Chick, Herbal Grow Promotor, mixer pakan ternak kapasitas 200 kg, dan mesin peleting pakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program mampu memperkuat kapasitas peternak dalam memproduksi probiotik dan pakan olahan secara mandiri, meningkatkan pemahaman tentang efisiensi pakan, sanitasi, biosecurity, serta mendorong pengelolaan usaha ternak yang lebih terukur. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan peternak pascabencana berbasis teknologi tepat guna dan pendampingan berkelanjutan.
Simulasi Persidangan Penggelapan Investasi Komoditas Pangan: Edukasi Hukum Pidana di Batu Malang Dwi Wachidiyah Ningsih; Yati Vitria; Abdul Basid; Prihatin Effendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1351

Abstract

Kejahatan ekonomi berupa penggelapan modal investasi di sektor pangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 372 KUHP, kian marak terjadi dan berdampak buruk bagi stabilitas pelaku usaha kecil. Pengetahuan hukum yang bersifat teoretis sering kali dinilai kurang memadai bagi mahasiswa hukum untuk memahami kompleksitas pembuktian tindak pidana ini di lapangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyediakan laboratorium hukum praktis bagi mahasiswa hukum agar dapat membedah anatomi tindak pidana penggelapan secara riil serta mengasah kemahiran dalam hukum acara pidana (KUHAP). Metode yang digunakan dalam kegiatan edukasi ini adalah metode pembelajaran berbasis kasus (case-based learning) melalui simulasi peradilan semu (mock trial) yang diselenggarakan di Hotel Horison Batu, Malang. Dalam simulasi ini, mahasiswa memerankan berbagai elemen persidangan seperti hakim, jaksa, dan penasihat hukum—untuk mengadili kasus fiktif lenyapnya dana investasi pangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui pendekatan praktis ini, mahasiswa berhasil memahami secara mendalam unsur subjektif "kesengajaan dan sifat melawan hukum" dalam delik penggelapan. Selain meningkatkan kemahiran hukum acara, kegiatan ini juga memberikan edukasi preventif mengenai krusialnya perjanjian tertulis dalam bisnis dan tata cara pelaporan tindak pidana yang benar. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa model pembelajaran peradilan semu sangat efektif sebagai jembatan antara teori dan praktik, sehingga sangat layak diadopsi oleh perguruan tinggi lain dalam mata kuliah kemahiran hukum.
PELITA (Pemahaman Literasi Tata Kontrasepsi) di Wilayah Kerja Puskesmas Terminal Desa Murung Selong Nadela Nadela; Siti Noor Hasanah; Frani Mariana; Umi Dwi Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1352

Abstract

WUS adalah wanita yang organ reproduksinya berfungsi dengan baik, mencakup status perkawinan (baik yang sudah menikah, belum menikah, maupun janda) dalam rentang usia produktif. WUS adalah istilah demografis dan kesehatan untuk merujuk pada perempuan yang secara biologis mampu untuk hamil dan melahirkan. KB atau Keluarga berencana merupakan tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kelahiran. KB merupakan proses yang disadari oleh pasangan untuk memutuskan jumlah dan jarak anak serta waktu kelahiran. Tujuannya yaitu meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Maka dari itu perempuan atau pasangan usia subur lebih diprioritaskan untuk menggunakan kontrasepsi atau KB. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang berbagai jenis kontrasepsi, termasuk efek samping, kelebihan, dan kekurangannya, sehingga mereka mampu memilih metode KB yang tepat guna mengurangi mitos, kebobolan KB, serta kehamilan tak diinginkan akibat rendahnya literasi, yang sasarannya adalah WUS 15-49 tahun. Berdasarkan pelaksanaan program dari implementasi kegiatan pengabdian menunjukkan hasil bahwa WUS mengetahui pentingnya metode kontrasepsi atau KB yang tepat. Kesimpulan dari Program “PELITA” adalah program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran WUS mengenai penggunaan kontrasepsi.
Pelatihan Pemanfaatan Generative AI untuk Edukasi Keamanan Jaringan bagi Pelajar SMK Yadika 13 Bekasi Tambun dengan Universitas Gunadarma Amrin Fakhruddin Jauhari; Budi Utami Fahnun; Anneke Annassia Putri Siswadi; Khairunnisa Raihani; Ertie Nur Hartiwati; Indra Adi Permana; Sindy Nova; Widiastuti Widiastuti; Astie Darmayantie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1353

Abstract

Perkembangan pesat Generative Artificial Intelligence (Gen-AI) memunculkan peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan siswa vokasi menghadapi transformasi teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pemanfaatan GenAI untuk edukasi keamanan jaringan kepada siswa kelas X jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Yadika 13 Bekasi Tambun. Kegiatan dilaksanakan pada 30 April 2026 dengan metode yang menggabungkan penyampaian materi teoretis, praktik langsung, dan evaluasi partisipatif. Materi mencakup klarifikasi isu technological unemployment, etika penggunaan AI, teknik prompting, serta aplikasi tiga jenis GenAI (generative text, generative art, dan generative music) untuk pembuatan konten edukasi keamanan jaringan. Sebanyak 19 siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan, dengan 63% memilih generative art sebagai media realisasi ide. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep GenAI dan kemampuan mengaplikasikannya secara bertanggung jawab. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan literasi digital siswa SMK dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendekatan project-based learning serta pelibatan guru sebagai pendamping.
Edukasi Teknik Heimlich Maneuver Untuk Peningkatan Pengetahuan Siswa Dalam Penanganan Pertama Tersedak di SMA Negeri 3 Purwokerto Moh Firhan Bawafi Yulian; Septian Mixrova Sebayang; Indri Heri Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1354

Abstract

Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa di SMA Negeri 3 Purwokerto mengenai teknik Heimlich, yang merupakan teknik pertolongan pertama penting untuk menangani kasus tersedak. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa yang merupakan anggota aktif Palang Merah Remaja (PMR), dengan mayoritas peserta berusia antara 15 hingga 17 tahun, didominasi oleh perempuan (70%), dan mayoritas berasal dari kelas XI (73,3%). Edukasi disampaikan melalui media PowerPoint dan leaflet edukatif, serta metode demonstrasi dan visual interaktif yang melibatkan simulasi langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta setelah edukasi diberikan. Sebelum edukasi, hanya 23,3% peserta yang memiliki pengetahuan dalam kategori baik, sedangkan setelah edukasi, 90% peserta berada pada kategori baik. Selain itu, keterlibatan aktif peserta dalam simulasi memperkuat kemampuan mereka dalam menerapkan langkah-langkah Heimlich Maneuver secara tepat dan tanggap dalam situasi darurat. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis media visual dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa PMR dalam menangani kasus tersedak.
Lasegar (Ilmu Wus Sehat dan Bugar) di Wilayah Desa Murung Selong Kota Banjarmasin Futri Yani; Siti Noor Hasanah; Frani Mariana; Umi Dwi Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1355

Abstract

Peningkatan derajat kesehatan WUS menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. WUS dengan keluhan kesehatan terus bertambah seiring waktu. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mitra tentang cara mengatasi keluhan kesehatan dengan penerapan hidup sehat, senam kegel, dan ramuan herbal. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan April tahun 2026 di rumah Kader Desa Murung Selong, RT 12 & 13, objek pengabdian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS). Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 3 tahap, yaitu penyuluhan yang dilakukan secara langsung, pembagian ramuan herbal siap minum, serta melakukan senam kegel bersama WUS. Luaran yang ditargetkan penulis adalah adanya publikasi jurnal pengabdian kepada masyarakat, dan leaflet yang akan di daftarkan Hak Karya Intelektual (HKI)  terkait program LASEGAR (Ilmu Wus Sehat Dan Bugar),  serta WUS yang mengetahui terapi non farmakologis dalam mengatasi keluhan kesehatan yang WUS rasakan. PKM ini bermanfaat meningkatkan pengetahuan WUS tentang ramuan herbal dan senam kegel dalam mengatasi keluhan kesehatan yang dialami oleh WUS. 50% WUS di Desa Murung Selong RT. 12 & 13 mengalami keluhan mudah lelah, badan kurang vit, nyeri otot, stres dan cemas sehingga dilakukan senam kegel dan pembagian ramuan herbal siap minum pada WUS yang mengalami ketidaknyamanan tersebut.
Jempolmu Harimaumu: Menjaga Etika dan Jejak Digital yang Positif di Media Sosial Frengki Pernando; Andi Saidah; Ria Putri Sunaryo; Arief Budiman Krama; Arnoldus Jean Cornelis; Yudha Aditya Nugraha; Robert Edward
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1356

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat telah memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan berbagi informasi. Namun, penggunaan yang tidak bijak dapat menimbulkan dampak negatif seperti ujaran kebencian, penyebaran hoaks, serta jejak digital negatif yang berdampak jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Tugujaya mengenai etika bermedia sosial dan pentingnya menjaga jejak digital positif. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui ceramah, diskusi, dan simulasi berpikir sebelum mengunggah konten. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 62% menjadi 96%. Selain itu, 92% peserta menyatakan komitmen untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi digital efektif dalam membentuk perilaku bermedia sosial yang positif dan bertanggung jawab.
Upaya Peningkatan Literasi dan Numerasi di SD N 101/IX Tanjung Laut Jambi melalui Kegiatan Kampus Mengajar 5 Wulan Resiyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1357

Abstract

Program Kampus Mengajar bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, dan adaptasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan Program Kampus Mengajar serta tantangan dan dampaknya terhadap siswa di SD N 101/IX Tanjung Laut Provinsi Jambi. Program Kampus Mengajar 5 di SD N 101/IX Tanjung Laut meliputi: 1) klinik literasi atau klinik membaca, 2) papan buletin simbol numerasi, 3) poster edukatif, 4) sinema edukasi, 5) revitalisasi perpustakaan, 6) pembentukan pojok baca sekolah, 7) adaptasi teknologi melalui AKM (Asesmen Kompetensi Minimum), dan 8) gerakan literasi melalui pembuatan pojok baca. Tantangan yang dihadapi oleh tim Kampus Mengajar meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya jumlah buku, ruang perpustakaan yang belum memadai, serta rendahnya motivasi belajar siswa yang menyebabkan kemampuan literasi dan numerasi siswa masih rendah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kampus Mengajar 5 memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, serta minat baca dan minat belajar mereka.
Edukasi Literasi Digital dan Pencegahan Judi Online bagi Peserta Didik di MTs Negeri 3 Buton Harun Harun; Hari Windu Asrini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1359

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital peserta didik melalui edukasi penggunaan media sosial secara bijak serta pencegahan praktik judi online di MTs Negeri 3 Buton. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar edukatif dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan peserta didik sebagai sasaran utama. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta observasi terhadap keterlibatan dan respons peserta selama kegiatan berlangsung. Materi yang diberikan difokuskan pada pemahaman literasi digital, etika bermedia sosial, kemampuan memilah informasi, serta dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh judi online. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penggunaan media digital yang sehat dan bertanggung jawab. Peserta juga mulai mampu mengenali ciri-ciri konten negatif dan memahami risiko yang dapat ditimbulkan dari praktik judi online di lingkungan digital. Selain itu, kegiatan ini mendorong tumbuhnya sikap kritis dan kesadaran peserta dalam memanfaatkan media sosial secara lebih bijak. Dengan demikian, edukasi literasi digital melalui seminar partisipatif dapat menjadi langkah preventif dalam membentuk perilaku digital yang positif di lingkungan pendidikan dan masyarakat.
Edukasi Manfaat Gizi Seimbang Pada Balita untuk Tumbuh Kembang yang Optimal Melalui Siaran di Radio Hetty Gustina Simamora; Serlina Silalahi; Ruth Agree Kartini Sihombing; Risda Mariana Manik; Deskrisman Stefan Mendrofa; Barce Inel Crevis Gulo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1361

Abstract

Pemenuhan gizi seimbang pada masa balita sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal. Kebiasaan pola makan yang seimbang mencakup berbagai jenis makanan, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan anak tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu agar para ibu yang memiliki  balita memahami tentang gizi seimbang pada balita.. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini  ini yaitu dengan pemberian materi penyuluhan dan diskusi yang berupa tanya jawab secara langsung melalui siaran Radio Maria kepada pendengar setia. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diperoleh masyarakat yang sangat antusias bertanya dengan menanyakan beberapa hal terakait dengan gizi seimbang pada balita untuk pemenuhan gizi yang optimal. Dan dengan terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Radio Maria ini, diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pentingnya gizi seimbang pada balita untuk tumbuh kembang yang optimal.