cover
Contact Name
Muji Setiyo
Contact Email
muji@unimma.ac.id
Phone
+6285642328333
Journal Mail Official
urecol@ums.ac.id
Editorial Address
Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Prosiding University Research Colloquium
ISSN : 24079189     EISSN : 26210584     DOI : -
University Research Colloquium (URECOL) merupakan forum seminar nasional yang memberikan kesempatan untuk diseminasi, diskusi, dan mendapatkan follow up atas luaran penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,547 Documents
Hubungan Persepsi Pemahaman Mahasiswa tentang Pendidikan Anti Korupsi dengan Hasil Belajar Mahasiswa Keperawatan Siti Nur Solikah; Sunaryo Joko Waluyo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.598 KB)

Abstract

Saat ini, korupsi telah mewabah hampir padaseluruh sendi kehidupan berbangsa di Indonesia. Hal ini memerlukanupaya yang luar biasa untuk memberantasnya. Salah satu upayauntuk memberantasnya adalah memberikan pembekalan tentang antikorupsi kepada mahasiswa sebagai pewaris masa depan bangsa.Pada mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi mahasiswa diajarkanuntuk berpikir kritis bahwa melakukan korupsi itu adalah suatukejahatan. Pembelajaran pendidikan anti korupsi mengandungprinsip-prinsip moral yang baik seperti: kejujuran, kepedulian,kemandirian, kedisiplinan, tanggungjawab, kerja keras,kesederhanaan, keberanian dan keadilan yang merupakan prinsipprinsipmoral yang baik yang bisa diterapkan dalam lingkunganakademik kampus keperawatan. Mahasiswa keperawatan diharapkandapat memahami nilai - nilai anti korupsi dan menerapkannyasehingga dapat mewujudkan perawat yang professional sesuaistandar kompetensi keprawatan.Tujuan: untuk mengetahui hubunganantara persepsi tentang pemahaman mahasiswa tentang pendidikananti korupsi dengan hasil belajar mahasiswa AKPER Insan Husadaangkatan 2015. Metode: penelitian ini menggunakan desain crosssectional. Sampel berjumlah 102 mahasiswa, dengan menggunakanproportional random sampling. Data yang diperoleh diolah denganuji Spearman rank. Penelitian ini menggunakan 2 alat ukur yaitukesioner pengetahuan tentang persepsi pendidikan anti korupsi danhasil belajar mahasiswa berupa nilai IPK semester 1 hingga 3. Hasilpenelitian: menunjukkan persepsi pemahaman mahasiswa tentangpendidikan anti korupsi mayoritas berada dalam kategori baiksebanyak 67 responden (65,6%). Sementara itu, gambaran hasilbelajar mahasiswa AKPER Insan Husada Surakarta angkatan 2015sebagian besar adalah kategori baik sejumlah 54 responden (52,9%).Hasil analisis terdapat hubungan antara persepsi pemahamanmahasiswa tentang pendidikan anti korupsi dengan hasil belajarmahasiswa dengan nilai signifikansi pada hasil menunjukkan 0,000(p=<0,05) dan nilai korelasi +0,347. Kesimpulan: terdapathubungan antara persepsi pemahaman mahasiswa tentangpendidikan anti korupsi dengan hasil belajar mahasiswa AKPERInsan Husada Surakarta.
Analisis Kualitatif Kandungan Bahan Kimia Obat (BKO) dalam Jamu Asam Urat yang Beredar di Kabupaten Pekalongan Sitti Rahmatullah; S Slamet; Ahsanal Fikri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2351.681 KB)

Abstract

Jamu merupakan salah satu obat bahan alam Indonesia denganpresentase konsumen sebanyak 59,12%. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi adanya Bahan Kimia Obat (BKO) dalamsediaan jamu asam urat yang beredar di Kabupaten Pekalongan.Telah dilakukan penelitian tentang uji organoleptis, uji mikroskopikdan identifikasi Bahan Kimia Obat (BKO) dalam jamu asam uratdengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Dari hasilpenelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada sampel jamu asamuratsampel 1 positif mengandung bahan kimia obat (BKO) piroxicamdengan nilai Rf yang didapat pada sampel 1 adalah 0,68, sampel 2positif mengandung bahan kimia obat (BKO) piroxicam dengan nilaiRf yang didapat pada sampel 2 adalah 0,68, sampel 3 negatifmengandung bahan kimia obat (BKO) allupurinol dan piroxicamdengan nilai Rf yang didapat pada sampel 3 adalah 0,96, sampel 4positif mengandung bahan kimia obat (BKO) allupurinol dengannilai Rf yang didapat pada sampel 4 adalah 0,81, sampel 5 positifmengandung bahan kimia obat (BKO) allupurinol dan piroxicamdengan nilai Rf yang didapat pada sampel 5 adalah 0,61, dan sampel6 positif mengandung bahan kimia obat (BKO) allupurinol danpiroxicam dengan nilai Rf yang didapat pada sampel 6 adalah 0,61.
Hubungan Kondisi Fisik Lingkungan Rumah dengan Kejadian TB pada Balita di BBKPM Surakarta Tahun 2016 Rezania Asyfiradayati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.102 KB)

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menjadi perhatiandunia, berbagai upaya pengendalian telah dilakukan untukmenurunkan angka insidens dan kematian yang diakibatkantuberkulosis. Propinsi Jawa Tengah pada tahun 2014 proporsi kasustuberkulosis anak memiliki insiden sebesar 6,63%, hal inimenunjukkan bahwa penularan kasus tuberkulosis paru BTA Positifkepada anak cukup besar. Faktor penularan tuberkulosis balita yangsering menjadi referensi penelitian antara lain yaitu faktor sosialekonomi, pengetahuan ibu, dan faktor kondisi fisik lingkunganrumah. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik mengenaibeberapa faktor kodisi fisik lingkungan rumah dengan rancangancase control.Sampel penelitian ini adalah seluruh pasien balita yangmenderita tuberkulosis paru di BBKPM Surakarta pada tahun 2016dan bertempat tinggal di wilayah Solo raya yang berjumlah 46 balitadengan perbandingan 1:2 sehingga sampel keseluruhan dalampenelitian ini sebanyak 138 responden. Hasil penelitian menunjukanbahwa tidak ada hubungan kondisi fisik lingkungan rumahbaikpencahayaan alami(p value= 0,102), jenis dinding (p value=0,137)luas ventilasi (p value= 0,805), dan jenis lantai rumahnilai (pvalue= 0,700)dengan kejadian TB Paru pada balita di balai BesarKesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta tahun 2016.
Peningkatan Keterampilan Ibu dalam Melakukan Pijat Bayi melalui Kelas Pijat Bayi oleh Certified Infant Massage Insstructure (CIMI) Siti Khuzaiyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1837.201 KB)

Abstract

Anak adalah anugerah besar bagi orangtua. Setiap orangtuamenginginkan agar anaknya dapat tumbuh berkembang menjadianak yang sehat, kuat dan cerdas. Berbagai upaya dilakukan olehorangtua untuk mewujudkan anak yang sehat. Salah satu upaya yangdapat dilakukan oleh orangtua kepada anaknya semenjak anak lahiradalah dengan melakukan pijat bayi. Pijat bayi adalah sentuhan khasyang dilakukan kepada bayi yang bertujuan merangsangpertumbuhan dan perkembangan bayi. Pijat bayi meurpakankombinasi antara pijat, refkesologi dan yoga. Pijat Bayi yangdilakukan oleh orangtua kepada anaknya memiliki manfaat yangcukup besar. Namun, kondisi Saat ini menunjukkan bahwa pijat bayibelum tersosialisasikan dengan baik dan orangtua belum mampumelakukan pijat bayi secara benar kepada bayinya. Pada kegiatanpengabdian masyarakat ini bidan bersertifikat CIMI (Certified InfantMassage Instructure) dari IAIM (International Ascociation of InfantMassage) melaksanakan kelas pijat pijat bayi untuk para orangtua diKecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Kelas pijat bayidiikuti oleh 10 (sepuluh) ibu yang memiliki bayi usia 1- 12 bulan.Kelas pijat bayi dilaksanakan sebanyak 5 sesi (5x pertemuan). Hasilevaluasi terhadap para orangtua pada akhir sesi menunjukkanbahwa 100% orangtua dapat melakukan pijat bayi dengan benarkepada anaknya. Sebagian besar orangtua mengatakan sennagmengikuti kelas pijat bayi. keramahan dan ketelitian instruktur pijatbayi (CIMI) selama proses kelas pijat bayi akan sangat membantupara orangtua dalam belajar mempraktikkan ilmu pijat bayi.
Sosialisasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi Muballigh di Kabupaten Kebumen S Sawiji; Putra Agina Widyaswara Suwaryo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.317 KB)

Abstract

Korban henti jantung (cardiac arrest) bisa dialami oleh siapapun,kapanpun dan dimanapun. Tidak menutup kemungkinan ada korbanhenti jantung ketika sedang melakukan aktifitas ibadah, sepertipengajian, mendengarkan ceramah, atau bahkan di tempat ibadah.Tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) harus segera dilakukan untukmencegah terjadinya kerusakan otak yang lebih parah, mengingatgolden period adalah 6-10 menit. Keterlambatan serta kesalahantindakan BHD dapat berakibat fatal bagi korban. Kemampuanmelakukan tindakan BHD harus dimiliki oleh tenaga kesehatanbahkan oleh semua kalangan termasuk muballigh. Para mubalighdiharapkan memiliki keterampilan BHD agar mampu memberikanpertolongan pertama kepada korban henti jantung. Tujuanpengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi dansimulasi tindakan BHD pada korban tidak sadar karena hentijantung. Peserta adalah para muballigh di Kebumen sebanyak 25orang. Pretest dan posttest diberikan sebagai metode pengukurankemampuan peserta sebelum dan setelah kegiatan. Hasil pretestdidapatkan nilai rata-rata 23,28. Materi pada pertemuan pertamaadalah pengenalan korban tidak sadar meliputi cek nafas dan ceknadi. Materi pada pertemuan kedua adalah teknik pertolongankorban tidak sadar dengan tidak ada nadi dan tidak ada nafas, yaitutindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Materi pertemuan ketigaadalah simulasi BHD menggunakan phantom khusus BHD, yaituphantom RJP. Semua peserta diberikan waktu untuk mensimulasikanpertolongan pada korban tidak sadar, meliputi pengenalan korbantidak sadar yang dilanjutkan dengan memberikan bantuan RJP.Setelah RJP diberikan, jika korban masih tidak sadar, tidak ada nadi,dan tidak ada nafas maka tindakan selanjutnya adalah memberikanterapi kejutan listrik menggunakan automated externaldefibrillation.Hasil nilai rata-rata posttest adalah 71,35. Pesertamengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi dan simulasi BHDtersebut sangat bermanfaat, karena tidak hanya ilmu agama sajayang selalu mereka pelajari, tetapi juga ilmu dunia terkait kesehatanyang nantinya akan berguna bagi sesama.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Psikologi Sosial pada Lansia Y Yulisetyaningrum; Umi Faridah; Dewi Hartinah; Iwan Sulis Setiawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.154 KB)

Abstract

Lanjut usia adalah bagian dari proses tumbuhkembang. Manusia tidak secara tiba – tiba menjadi tua, tetapiberkembang dari bayi, anak – anak, dewasa dan akhirnya menjaditua. Hal ini normal, dengan perubahan fisik dan tingkah laku yangdapat di ramalkan yang terjadi pada semua orang pada saat merekamencapai usia tahap perkembangan kronologis tertentu (Azizah,2011).Perkembangan penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesiamenarik diamati. Dari tahun ke tahun jumlahnya cenderungmeningkat. Kantor Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat(KESRA) melaporkan, jika tahun 1980 usia harapan hidup (UHH)52,2 tahun dan jumlah lansia 7.998.543 orang (5,54%) maka padatahun 2006 menjadi 19 juta orang (8,90%) dan UHH juga meningkat(66,2 tahun). Pada tahun 2010 penduduk lansia mencapai 23,9 jutaatau 9,77% dan UHH sekitar 67,4 tahun. Sepuluh tahun kemudianatau pada 2020 perkiraan penduduk lansia di Indonesia mencapai28,8 juta atau 11,34% dengan UHH sekitar 71,1 tahun(Kusumowardani, 2014).Lansia akan merasa lebih aman apabilahidup ditengah-tengah keluarga yang penuh dengan dukunganemosional. Keluarga mempunyai fungsi psikologis yaitu memberikankasih sayang dan rasa aman, memberikan anggota keluarga,membina keluarga. Pemenuhan kebutuhan kebutuhan perhatianpendewasaan kepribadian anggota keluarga, memberikan identitasfungsi alektif keluarga merupakan tempat lansia (Nugroho, 2007).Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungandukungan keluarga dengan psikologi sosial pada Lansia. Metode:Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian korelasional.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatancross sectional. Adapun populasi pada penelitian ini sebanyak 110lansia di desa Surodadi (Bidan, 2016). Sample yang digunakandalam penelitian ini sebanyak 52 orang lansia. Alat ukur yangdigunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Jenis analisabivariate yang digunakan adalah Spearman Rank. Hasil: Kesimpulandalam penelitian ini adalah ada Hubungan Dukungan Keluargadengan Psikologi Sosial Lansia di Desa Surodadi Tahun 2017dengan ρ value sebesar 0,001 (α < 0,05) dengan tingkat korelasisedang (0,535). Semoga keluarga yang mempunyai lansia dapatmemberikan perhatian lebih dan kasih sayang pada lansia agarpsikologi sosial pada lansia baik.
Kualitas Hidup Pasien dengan Gagal Ginjal I Indanah; S Sukarmin; R Rusnoto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1271.825 KB)

Abstract

Pasien yang menjalani hemodialisa dalam jangka waktu panjangharus menghadapi berbagai masalah, seperti finansial, kesulitanuntuk bekerja, dorongan seksual yang menurun, depresi danketakutan menghadapi kematian, juga gaya hidup yang harusberubah, kondisi gagal ginjal dan hemodialisa mempengaruhisemangat hiduppenderitanya. Kualitas hidup pasien gagal ginjalkronis yang menjalani hemodialisa menjadi sangat penting dalampemberian layanan keperawatan yang menyeluruh bagi pasien,dengan harapan pasien dapat menjalani hemodialisa dan mampubertahan hidup walau dengan bantuan mesin dialisa. TujuanPenelitian ini untuk mengetahui hubungan lama, frekuensi, durasihemodialisa, dukungan keluarga dan mekanisme koping pasiendengan kualitas hidup pasien gagal ginjal yang menjalanihemodialisa di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Penelitian inimerupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien gagal ginjal yangmenjalani hemodialisa di RSI Sunan Kudus dan berjumlah 60responden dengan teknik accidental sampling dalam pengambilansampel Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yangsignifikan antara lama, frekuensi dan mekanisme koping dengankualitas hidup pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. (pvalue < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubunganyang signifikan anatara lama, frekuensi dan mekanisme kopingdengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal yang menjalanihemodialisa.
PESONNA (Pembuatan Splint Ekonomis dari Triplek Sederhana) untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Kecamatan Karanganom Klaten Arif Pristianto; Salma Muazarroh; Zulfa Nadia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1790.829 KB)

Abstract

Dalam pengabdian kepada masyarakat ini sasaran berada di InklusiCenter Bhakti Negeri atau Desa Binaan yang berlokasi diKecamatan Karanganom Kabupaten Klaten. Latar belakang yangmendorong adanya PESONNA dikarenakan pemanfaatan yangterbilang cukup efektif dalam membantu pertumbuhan, pemulihanhingga penyembuhan anak berkebutuhan khusus masyarakat baik disekitar lingkungan Desa Binaan maupun di luar lingkungan tersebut,yang rutin hadir untuk berobat serta melakukan terapi di sana.Dengan bahan sederhana yang cenderung terbilang ekonomis dapatmenumbuhkan jiwa kepedulian orang tua serta masyarakat sekitarakan pentingnya kesehatan tumbuh kembang anak. Permasalahanyang paling mencolok yaitu masih dominannya reflek grasp padatangan anak. Reflek grasp adalah salah satu reflek primitif yangmasih muncul yang berupa tangan menggenggam meskipun saatsedang melakukan aktivitas sehari-hari. Masalah yang cenderungsepele tetapi penting ini otomatis sangat megganggu activity dailyliving karena penyebab serta faktor utamanya adalah kurangoptimalnya kematangan pada otak yang menyebabkan kurangnyaintegrasi pada reflek ini. Diharapkan dengan menggunakan alatsplint dapat menunjang proses peetumbuhan si anak sepertiberguling, merangkak, duduk, hingga ke berdiri. Prosedurpemakaiannya pun dapat dibilang sangat simpel karena hanyamembutuhkan kaos tangan yang dipasang bersamaan denganpenggunaan splint agar tetap nyaman karena splint digunakan fullakumulasi 23 jam dalam sehari dan tetap dipakai ketika hendaktidur, hanya dilepas saat mandi saja. Progres perubahan akandipantau selama 2 bulan apakah reflek pada anak atau pasien sudahdapat terintegrasi atau masih membutuhkan proses waktu yangintensif dan lebih lama lagi.
Peran Orang Tua dalam Perilaku Perawatan Genitalia Eksterna saat Menstruasi pada Siswi SMP Negeri di Boyolali Annisa Citra Mashita; I Indarwati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.199 KB)

Abstract

Remaja merupakan individu yang mengalami masaperalihan dari kanak-kanak menuju dewasa. Peristiwa terpenting yangterjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yangdinamakan menarche, banyak remaja yang belum paham tentangkesehatan reproduksi khususnya cara merawat organ genitaliaeksterna saat menstruasi dengan benar. Orang tua memiliki pengaruhpaling besar terhadap perilaku anak, di sisi lain remaja merasaenggan untuk menyampaikan masalah dan mencari jawaban dariorang tuanya karena mereka menganggap hal tersebut terlalu privasiuntuk dibicarakan. Tujuan, mengetahui gambaran peran orang tuadalam perilaku perawatan genitalia eksterna saat menstruasi padasiswi SMP Negeri Boyolali. Metode; Penelitian deskriptif, dilakukanuntuk menggambarkan suatu fenomena yang terjadi di masyarakattentang peran orang tua dalam perawatan genetalia remaja saatmenstruasi. Sampling proportionate stratified random dilakukan danterambil 83 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembarkuesioner. Analisa data secara univariat. Hasil; Hasil penelitiandiperoleh bahwa 90.4% orang tua berperan baik dalam perilakuperawatan genitalia eksterna saat menstruasi, 51.8% orang tuaberpendidikan menengah, 90.4% orang tua bekerja. dan 88.0%responden berperilaku baik dalam perawatan genitalia eksterna saatmenstruasi. Kesimpulan; orang tua responden berperan baik dalamperilaku perawatan genitalia eksterna saat menstruasi, masih cukupbanyak orang tua yang belum mampu sebagai sumber informasidalam hal perawatan genetalia eksterna. Sebagian besar pendidikanorang tua adalah pendidikan menengah. Sedangkan status pekerjaanorang tua sebagian besar adalah bekerja. Responden dalamperawatan genitalia eksterna saat menstruasi dikategorikanberperilaku baik.
Pendidikan Kesehatan tentang Kesehatan dan Agama untuk Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Lansia Ida Untari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1857.669 KB)

Abstract

Pendidikan kesehatan adalah proses trasnformasi informasi kepadaorang lain yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, merubah sikappositif sehingga dapat merubah perilaku sesuai dengan yangdiharaokan. Materi tentang kesehatan dengan agama dalam hal iniadalah agama Islam tidak lepas begitu saja dan bahkan banyak materiyang menjadi pedoman dalambidang kesehatan. Pentingnya pengetahunkesehatan yang dihubungkan dengan agama menjadi bagianpenting dalam pengabdian kepada masyarakat sehingga digunakansebagai penguatan. Kegiatan dilakukan di Kelompok Aisyiyah rantingJoyosuran Surakarta yang dilakukan ada hari Minggu 24 Desember2017 yang dirangkai dalam kegiatan Bazar dan bakti sosial. Kegiatandiikuti kurang lebih 150 orang dengan metode ceramah, diskusi dandemonstrasi. Hasil pengabdian berupa peningkatan pengetahuan dansikap tentang kesehatan dan agama dengan nilai p: 0,03. KegiatanPendidikan pada lansia dapat meningkatkan pengetahuan dan sikappositif serta berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Page 23 of 555 | Total Record : 5547


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation)0 Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) B Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Ekonomi dan Bisnis Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pendidikan Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang MIPA dan SOSHUM Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper) Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Sosial, Ekonomi, dan Psikologi Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Pengabdian Kepada Masyarakat Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Humaniora Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Agama Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Lingkungan dan Kebencanaan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation) Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa More Issue