cover
Contact Name
Siti Abadiyah
Contact Email
abadi_dede01@yahoo.com
Phone
+628567842063
Journal Mail Official
admin.structure@ft-umt.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan I No.33 - Cikokol Tangerang 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Structure
ISSN : -     EISSN : 25803824     DOI : https://doi.org/10.31000/civil.v2i1
The scientific articles in the scope of pure and applied sciences about architectural science including art & design, history & human behavior, technology, urban planning and the environment. Research results are scientific, critical and comprehensive on important and current issues covered in the field of architecture
Articles 65 Documents
Evaluasi Operasi Banjir Bendungan Kedung Ombo Melalui Penelusuran Banjir Pada Bangunan Pelimpah Satrio, Rizko Yumna; Wahyudi, Slamet Imam; Ni'am, Moh Faiqun
Structure Vol 6, No 2 (2024): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v6i2.12928

Abstract

Sebagai infrastruktur pengendali banjir Bendungan Kedung Ombo dilengkapi sebuah sistem pengoperasian waduk yang disebut operasi banjir. Operasi banjir dimulai saat elevasi muka air waduk (MAW) mencapai elevasi +89,50 mdpl atau disebut elevasi dumping energy level. Pada saat terjadi banjir elevasi MAW terus meningkat hingga limpas melalui pelimpah utama (+90,00 mdpl) hingga pelimpah darurat (93,30 mdpl dan 93,70 mdpl). Pelimpah darurat Kedung Ombo merupakan pelimpah timbunan yang didesain akan runtuh apabila terjadi overtopping 30 cm diatas mercu. Meskipun diperbolehkan untuk runtuh, sebaiknya hal ini harus dihindari karena akan menyebabkan limpasan air waduk yang besar sehingga dapat membanjiri daerah hilir bendungan. Maka dari itu diperlukan upaya analisis dini untuk mengetahui berapa besaran debit inflow yang disyaratkan supaya tidak terjadi keruntuhan pada pelimpah darurat. Metode penelitian yang digunakan dengan melakukan pemodelan DAS dan waduk menggunakan software HEC-HMS. Debit yang digunakan untuk menentukan besaran inflow menggunakan debit desain berbagai kala ulang yang disimulasikan terhadap waduk dan pelimpah (spillway routing) dengan ketentuan pola operasi banjir Kedung Ombo. Hasil peneluruan banjir menunjukan MAW tidak limpas pada banjir desain Q2, sedangkan waduk limpas melalui pelimpah utama pada banjir desain Q5, Q10, Q20, Q25, Q50, Q100, Q200, Q500, Q1000, dan QPMF. Pada debit banjir QPMF terjadi limpas melalui pelimpah darurat I (+93,30 mdpl) dengan elevasi MAW maksimum +93,58 mdpl. Maka dapat simpulkan bahwa operasi banjir Kedung Ombo tidak aman terhadap debit inflow QPMF.
REVIEW DISAIN STRUKTUR ATAS GEDUNG RECORD CENTER wati, Kasmila; Basirun, Basirun
Structure Vol 6, No 2 (2024): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v6i2.12920

Abstract

 Berkembangnya teknologi pada bidang konstruksi yang mempunyai tujuan untuk mendapatkan struktur yang kuat, aman dan murah. Baja adalah salah satu struktur yang digunakan sebagai alternatif pilihan para perencana dalam dunia konstruksi bangunan. Dalam merencanakan bangunan banyak faktor yang harus diperhatikan, terutama pada kekuatan, estetika, dan ekonomis dalam perencanaan serta pelaksanaannya. Tujuan penelitian tugas akhir ini untuk mengetahui ukuran elemen struktur honeycomb/ castellated beam baru pengganti elemen struktur lama hasil review disain pada gedung record center dan untuk mengetahui efisiensi penggunaan profil balok dan rafter standar dibandingkan menggunakan profil honeycomb/ castellated beam. Metode penenlitian yang digunakan pada proses penelitian Tugas Akhir ini adalah analisa struktur perencanaan gedung record center menggunakan software Midas dengan analisa 3-Dimensi yang dimodelkan sebagai frame 3-Dimensi. Setelah anlisis yang telah dilakukan didapat bahwa elemen struktur profil balok dan rafter yang awalnya menggunakan profil IWF menjadi profil honeycomb/ castellated beam dan mendapatkan efisiensi sebesar 48% pada balok dan 44% pada rafter dan untuk perbandingan harga baja untuk pemodelan awal dengan harga Rp 1,128,485,821.76 dan untuk perubahan pemodelan degan harga Rp 798,770,765.76 didapat sebesar 29% selisih perbandingan harga pada dari 2 pemodelan.  Kata kunci: Analisis Struktur, Baja, Honeycomb/ Castellated beam 
Pengaruh Perubahan Dimensi Kolom Pada Kapasitas Struktur Tahan Gempa Gedung Beton Bertulang Walujodjati, Eko; Maulidan, Ripan; Kristalia, Risa
Structure Vol 6, No 2 (2024): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v6i2.11129

Abstract

Abstrak— Pada perencanaan struktur Gedung Puskesmas Cisaga Ciamis terdapat beberapa kaliperubahan dimensi kolom. Sejauh mana perubahan dimensi kolom berpengaruh terhadap kinerjabangunan Gedung terkait bangunan Gedung tahan gempa. Metode penelitian kuantitatif digunakankarena angka angka yang dihasilkan bisa memberi informasi sejauhmana pengaruhnya terhadappermasalahan yang ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami bagaimanapengaruh perubahan dimensi kolom pada perencanaan Gedung Puskesmas Cisaga terhadapperhitungan gaya gempa serta penulangan elemen struktur kolom dan balok. Pemodelan strukturdilakukan dengan metode simulasi secara tiga dimensi menggunakan program analisis struktur.Perhitungan mengacu pada SNI 1726-2019 dan SNI 2847-2019. Hasil dari perhitungan, gayagempa maksimum bangunan dengan kolom 450 x 450 memiliki selisih 27% terhadap bangunandengan kolom 300 x 300. Simpangan maksimum terjadi pada lantai dua, bangunan dengan kolom300 x 300 menghasilkan simpangan lebih besar 69 % pada arah-x dan 71 % pada arah-y.Perhitungan penulangan balok menghasilkan perbedaan pada tulangan utama balok 250 x 400 dan300 x 200 yang mempunyai selisih satu buah tulangan. Perhitungan penulangan kolom 450 x 450menghasilkan tulangan utama dengan persentase 1,68 %, sedangkan untuk kolom 300 x 300menghasilkan persentase tulangan sebesar 5,04 %. Kolom 450 x 450 menghasilkan jarak sengkangyang lebih besar pada daerah sendi plastis dibandingkan dengan kolom 300 x 300. Dimensi kolomyang besar menghasilkan gaya geser dan gaya gempa yang lebih besar terhadap bangunan,semakin besar kolom yang digunakan akan memberikan kekakuan yang lebih besar terhadapbangunan.
ANALISIS PERBANDINGAN STABILITAS RETAINING WALL DENGAN PERKUATAN DAN TANPA PERKUATAN PADA REST AREA KM 456 TOL SEMARANG-SOLO Crespo, Alan; Purwanto, Sugeng
Structure Vol 6, No 2 (2024): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v6i2.12921

Abstract

 Didasari oleh pentingnya kebutuhan akan konstruksi Rest area, saya mengambil studi kasus tentang pembangunan rest area pada proyek rest area km 456 Semarang-Solo dengan konsentrasi khusus pada dinding penahan tanah dengan tipe Mechanically Stabllized Earth (MSE) sistem Geoframe. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana penelitian ini lebih berfokus pada analisa stabilitas dinding penahan tanah dengan tipe Mechanically Stabillized Earth (MSE) sistem geoframe dengan data berupa hasil boring log dan cone penetration test (CPT) yang kemudian data tersebut disimpulkan menjadi sebuah properti material tanah sebagai parameter untuk melakukan simulasi numerik. Hasil analisis perbandingan penurunan tanah pada dinding penahan tanah yang diberi perkuatan dan tidak diberi perkuatan geotekstil bahwa penurunan tanah pada lereng lebih besar terjadi pada dinding penahan tanah tanpa diberi perkuatan geotekstil dengan nilai 0,08 m dibandingkan dengan yang diberi perkuatan geotekstil dengan nilai 0,07 m. Hasil analisis perbandingan safety factor pada dinding penahan tanah yang diberi perkuatan didapatkan hasil sebesar 2,3302 sedangkan dinding penahan tanah yang tidak diberi perkuatan geotekstil didapatkan hasil sebesar 1,2123. Kata kunci: Geotekstil, Mechanically Stabillized Earth (MSE), Retaining Wall 
ANALISA STABILITAS BANGUNAN INTAKE (STUDI KASUS: JL. BUDI RAYA, JAKARTA BARAT) Abdillah, Hafiz; J.P, Aryaditya; Agustine, Dine
Structure Vol 6, No 2 (2024): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v6i2.12793

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis stabilitas suatu bangunan intake. Bangunan intake ini terletak di kecamatan kebon jeruk Jakarta barat. Bangunan intake ini berada di aliran sungai grogol. Dalam studi kasus ini, metodologi yang digunakan adalah pertama kali menghitung gaya yang bekerja terhadap tubuh pada bangunan intake. Kekuatan itu suatu bentuk dari tekanan tanah, up-lift. Setelah mendapatkan data kemudian kekuatan ini terakumulasi dalam empat komponen, mereka adalah vertical, horizontal, tahan guling, tahan geser dan momen pada gaya yang bekerja. Data masukan pada penelitian ini adalah data hidrologi, data tanah, dan bangunan intake menggambar desain. Sedangkan faktor keamanan terhadap angka guling dan geser untuk meningkatkan faktor keamanan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah 1,5 untuk geser dan 1,6 untuk guling, 8,6 untuk tanah. Kedua hasil itu lebih dari stabilitas yang dipersyaratkan dengan faktor keamanan. Kesimpulan bangunan intake stabil terhadap geser, guling dan tanah.Kata kunci: hidrologi, intake, stabilitas