cover
Contact Name
Siti Abadiyah
Contact Email
abadi_dede01@yahoo.com
Phone
+628567842063
Journal Mail Official
admin.structure@ft-umt.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan I No.33 - Cikokol Tangerang 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Structure
ISSN : -     EISSN : 25803824     DOI : https://doi.org/10.31000/civil.v2i1
The scientific articles in the scope of pure and applied sciences about architectural science including art & design, history & human behavior, technology, urban planning and the environment. Research results are scientific, critical and comprehensive on important and current issues covered in the field of architecture
Articles 65 Documents
Carbon Emissions Assessment Fly ash and Steel Slag As a Substitute for Cement in Concrete Mixing Using the Method Artificial Neural Networks Salma Fauziyyah
Structure Vol 5, No 1 (2023): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v5i1.7861

Abstract

Concrete is a construction material made from a mixture of Portland cement, air, coarse aggregate, fine aggregate, and sometimes also uses admixture materials with a certain ratio. Cement, which is the binding agent in the concrete mixture, contributes to 8% of the world's carbon dioxide (CO2) emissions. Fly ash and steel slag are one of the wastes that are currently being researched and developed as cement ingredients in concrete mixtures. This is because the chemical composition of fly ash and slag associated with cement is very suitable when added to concrete mixtures.This study aims to find out of the optimal of fly ash and slag content in the concrete mixture in terms of strength by using the Artificial Neural Network (ANN) method and in accordance with SNI 7656: 2012. Furthermore, this study also aims to measure the ratio of CO2 emissions that are produced from normal concrete, concrete with fly ash, and concrete with steel slag, using references from Idemat2014 and Ecoinvent V3.The results showed that the optimum content of fly ash class F, fly ash class C, and steel slag in the concrete mixture were 30%, 20%, and 55%, respectively. The results also concluded that steel concrete slag as the lowest emitter of CO2 compared to normal concrete, class F fly ash concrete, and class C fly ash concrete. Keywords: concrete, fly ash, steel slag, ANN, comppresive strength, CO2 emission
ANALISIS RENCANAAN ANGGARAN BIAYA PADA PEMELIHARAAN JALAN PRABU KIANSANTANG Rully Angraeni Safitri; Sugeng Purwanto; Sheela Refky Nur Septian
Structure Vol 5, No 1 (2023): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v5i1.8263

Abstract

Jalan raya merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting bagi masyarakat untuk memperlancar hubungan perekonomian, baik antara satu kota dengan kota lainnya, antara kota dengan desa, anatara satu desa dengan desa lainnya. Jaringan jalan di Indonesia berkembang sangat pesat akibat meningkatnya prasarana dan kebutuhan angkutan darat, sehingga kontruksi jalan sangat di perlukan pekerjaan harian untuk meminimalisir terjadinya kerusakan pada permukaan jalan. Estimasi biaya adalah perhitungan kebutuhan biaya pekerjaan yang pekerjaan yang di perlukan untuk menyelesaikan suatu kegiatan atau pekerjaan sesuai dengan persyaratan atau kontrak. Perencanaan kontruksi jalan tanpa pemeliharaan jalan secara memadai, baik rutin maupun berkala akan dapat mengakibatkan kerusakan pada jalan, sehingga jalan akan cepat kehilangan fungsinya. Kerusakan jalan yang terjadi biasanya merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan kerugian yang di derita cukup besar terutama pengguna jalan, seperti waktu tempuh yang lama, kemacetan lalu-lintas dan lain lain. Kondisi jalan tersebut di temui di jalan prabu kiansantang yang berada di tengah kota dengan intensitas kepadatan kendaraan yang cukup tinggi. Pasalnya jalan prabu kiansantang terletak di sekitar perkantoran, pasar dan ruas jalan utama kota Tangerang yang sering menjadi penghubung.Dengan melihat kondisi kerusakan jalan pada ruas jalan prabu kiansantang, maka di perlukan kajian mengenai tingkan dan kerusakan jalan tersebut, dari hasil penelitian kita dapat mengetahui tingkan dan kerusakan apa saja yang lebih dominan di jalan prabu kiansantang, penanganan berdasarkan hasil nilai kondisi jalan dan kerusakan jalan akan di hitung estimasi biaya yang di perlukan untuk pemeliharaan jalan prabu kiansantang.dari ruas jalan prabu kiansantang memiliki kerusakan yg berdominan keretakan, bleeding, lubang.Kata kunci:  jalan raya, kerusakan jalan, estimasi biaya pemeliharaan
PENENTUAN SKALA PRIORITAS KEGIATAN PEMELIHARAAN JALAN KABUPATEN DI KABUPATEN PASAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT Aufaa Rozaan; Eva Rita; Dwifitra Y Jumas
Structure Vol 5, No 1 (2023): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v5i1.8265

Abstract

Menurunnya kemantapan jalan di Kabupaten Pasaman Sumatera Barat pada dua tahun terakhir disebabkan antara lain oleh terbatasnya anggaran dan meningkatnya analisis standar belanja jalan setiap tahun anggaran. Sehingga belum optimal dan meratanya program dan kegiatan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan. Agar efektifnyapengambilan keputusan untuk menentukan kegiatan skala prioritas kegiatan pemeliharaan jalan di Kabupaten Pasaman dilakukan penelitian terhadap 12 ruas jalan di Kabupaten Pasaman. Pengambilan data primer digunakan kuisioner yang disebarkan kepada 24 responden. Data diolah menggunakan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP) dan expert choiceprogram. Hasil yang diharapkan akan mendapatkan kriteria-kriteria untuk menentukan skala prioritas dalam kegiatan pemeliharaan pada ruas-ruas jalan yang diteliti di Kabupaten Pasaman sehingga dapat ditentukan urutan prioritas ruas jalan yang terpilih.Kata kunci:AHP, Expert choice method, Kabupaten Pasaman, pemeliharaan jalan,skala Prioritas
ANALISA PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI ALAT BERAT UNTUK NORMALISASI SALURAN CISADANE BARAT LAUT KAB. TANGERANG Brian Alfandi; Siti Abadiyah; Awalia Indana Zulfa
Structure Vol 5, No 1 (2023): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v5i1.8264

Abstract

Perkembangan konstruksi di Indonesia sangat pesat, salah satunya Proyek Rehabilitasi Saluran Induk dan Sekunder Cisadane Barat Terletak di Kabupaten Tangerang. Pengerjaan proyek tersebut membutuhkan komposisi alat berat untuk mempermudah menyelesaikan proses pengerjaan. Produktivitas alat berat dalam menyelesaikan suatu pekerjaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya tipe alat berat, pemilihan kombinasi alat berat yang diperlukan, keahlian operator alat, dan kondisi alat. Penelitian ini membahas tentang bagaimana cara mendapatkan produktivitas dari alat berat excavator SK200, excavator PC200 dan dump truck yang ada di lapangan pada proyek. Proyek ini memiliki bermacam – macam tingkat jenis pekerjaan. Terdiri dari pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga kerja manusia maupun dengan peralatan mekanis, akan tetapi pada pengerjaan dalam proyek ini didominasi penggunaan alat berat seperti excavator SK200, excavator PC200 dan dump truck.Kata kunci:  Produktivitas, excavator SK200, excavator PC 200 dan dump truck.
PERENCANAAN BERKELANJUTAN PADA DESAIN STRUKTUR ATAP PT IPK Annisa Annisa
Structure Vol 5, No 1 (2023): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v5i1.7819

Abstract

Perencanaan penambahan struktur pada bangunan eksisting dengan lahan terbatas menjadi salah satu kendala dalam perencanaan. Untuk menciptakan desain yang berkelanjutan perlu dilakukan perencanaan yang baik dengan memperhatikan faktor kendala yang ada sehingga pekerjaan tersebut dapat terbangun dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan desain berkelanjutan pada penambahan struktur baja rangka atap eksisting. Pendekatan studi kasus eksplanatif digunakan sebagai metode analisis penambahan struktur atap rangka baja. Pengambilan data sekunder dilakukan dengan menganalisis desain bangunan eksisting. Observasi di lapangan dilakukan untuk melihat kondisi aktual dilapangan. Studi kasus penelitian ini berlokasi di PT. Intan Prima Kalorindo (PT. IPK), Jalan Tekno Raya B1-F, Kawasan Industri Jababeka III, Cikarang. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan desain berkelanjutan pada struktur atap PT. IPK dapat mengoptimalkan kegiatan konstruksi baik dari sisi desain dan metode konstruksi. Pada studi ini desain berkelanjutan menerapkan poin penting pada penggunaan lahan secara efisien, serta mengurangi efek negatif konstruksi terhadap lingkungan sekitar.
PENGEMBANGAN MODEL PENYEDIAAN RUMAH UNTUK MEMENUHI PERMINTAAN DI INDONESIA Albani Musyafa
Structure Vol 5, No 1 (2023): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v5i1.8267

Abstract

Procurement of residential buildings or houses in a region requires a standard calculation method. In reality, such planning for housing in Indonesia has not been calculated based on a standard. With such standard, the development stage can be carried out with measurable resource requirements. The purpose of this research is to develop a method for calculating housing needs for an area so that this method can be used as a basis for procurement of housing in regions in Indonesia. The methodology used in this research is drafting the concept, trial and error based on the concept, discussing with experts and validating the results. The result of this research indicated that this calculation method could be used at various levels of the regions in Indonesia.Keywords: planning, procurement, housing, region
PENGARUH PENGGUNAAN BIOCHAR DAN AERASI UNTUK PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK Rana Fajriaty; Anggrika Riyanti; Marhadi Marhadi
Structure Vol 5, No 1 (2023): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v5i1.8262

Abstract

Air limbah domestik merupakan air buangan yang berasal dari aktivitas sehari-hari manusia yang berkaitan dengan pemakaian air seperti mencuci dan mandi yang menghasilkan grey water. Grey water menyebabkan terjadinya pencemaran yang menimbulkan kerugian apabila dibuang kelingkungan. Salah satu teknologi untuk pengolahan grey water pada air limbah domestik adalah constructed wetlands. Biochar dan aerasi dinilai mampu menghasilkan efektivitasdalam penyisihan polutan pada air limbah domestik. Pada penelitian ini air limbah akan dilakukan pengolahan dengan sistem constructed wetland dengan penggunaan biochar dan aerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan biochar dan aerasi dalam menurunan parameter pH, BOD 5 dan amonia pada air limbah domestik pada constructed wetland. Pada penelitian menggunakan variasi waktu aerasi 1 jam : 2 jam dan 1 jam : 4 jam dengan komposisi media tanam biochar 1:1, 1:2 dan 1:3. Konsentrasi awal air limbah domestik BOD 5 yaitu 4041,64 mg/l, Amonia 104,84 mg/l dan pH 8,70. Penggunaan biochar dan aerasi untuk pengolahan limbah domestik pada constructed wetland dinilai efektif dalam menurunkan parameter pH, BOD 5 dam amonia. Penurunan BOD 5 berada rentang hasil uji akhir 172,23 mg/l-17,58 mg/l dan amonia 91,04 mg/l serta netralisasi pH 7,60-7,17. Variasi waktu aerasi dan komposisi media tanam memberikan pengaruh yang cukup signifikan dalam menurukan konsentrasi BOD 5 dan amonia serta dalam menetralkan pH. Penyisihan terbaik terjadi pada variasi media tanam biochar : tanah 1:3 dengan waktu aerasi 1 jam : 4 jam dengan efisiensi untuk parameter BOD 5 99,57% dan amonia 77,26 % sementara netralisasi pH juga terjadi pada variasi yang sama dengan nilai pH 7,17. Penambahan aerasi dan biochar yang berlebih ternyata kurang efektif dalam penyisihan parameter di reaktor constructed wetland karena dapat mengganggu proses degradasi bahan organik secara anaerob.Keywords: Aerasi, Air limbah domestik, Amonia, Biochar, BOD 5, sistem constructed wetland
EVALUASI SALURAN DRAINASE UTAMA (STUDI KASUS : KOMPLEK DOSEN IKIP) Angges Rionaldi; Fisika Prasetyo2
Structure Vol 5, No 1 (2023): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v5i1.8268

Abstract

Drainase memiliki arti menguras, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Secara umum drainase diartikan sebagai rangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Drainase juga diartikan sebagai upaya pengendalian kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas. Drainase merupakan suatu sistem untuk menyalurkan air hujan. Sistem ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, apalagi di daerah berpendudukan padat seperti perkotaan. Evaluasi saluran drainase diperlukan untuk mengetahui kapasitas penampang dengan menghitung debit banjir rencana menggunakan metode Rasional. Analisa debit banjir rencana dilakukan dengan menghitung curah hujan rencana dengan metode antara Metode Normal, Metode Log Normal, Metode Log Pearson Tipe III dan Metode Gumbel. Kemudian di uji kesesuain dengan uji chi kuadrat dengan taraf pengujian 0,05. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif, yaitu metode perhitungan dan penjabaran dari hasil pengolahan data lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data curah hujan bulanan dari 3 stasiun pencatat curah hujan terdekat. Perhitungan data curah hujan mengikuti Pedoman Perencanaan Drainase dari Departemen Pekerjaan Umum dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian ini didapatkan debit banjir rencana (Qr) dengan menggunakan rumus rasional dengan periode ulang 5 tahun, dan didapatkan kapasitas daya tampung saluran (Qs) dalam hal ini saluran drainase Perumahan Dosen IKIP. Saluran yang diteliti meliputi saluran di Jalan Pendidikan Raya yang harusnya membuang ke sungai Jatikramat.Kata Kunci: Saluran Drainase, Drainase Perkotaan, Debit, Tampungan
PERHITUNGAN CONNECTIVITY RATIO GARUDA INDONESIA DI DUA HUB UTAMA TAHUN 2018 DENGAN MENGGUNAKAN METODE DANESI Widhiyanto, Bayu Riyadi; Lestari, Silfiana
Structure Vol 6, No 1 (2024): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v6i1.11139

Abstract

Flight schedule atau jadwal penerbangan adalah salah satu produk transportasi udara, sekaligus variable persaingan dari perusahaan penerbangan (airline). Garuda Indonesia menerapkan strategi dual hub pada 2 hub utamanya, yaitu Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta (CGK) dan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar-Bali (DPS). Performance dari suatu hub dapat dilihat dengan menghitung connectivity ratio. Terdapat beberapa metode perhitungan connectivity ratio, salah satunya adalah metode yang dibuat oleh Antonio Danesi pada tahun 2006. Makalah ini akan menghitung connectivity ratio schedule Garuda Indonesia di CGK dan DPS, dan membandingkan hasilnya dengan bandar udara lain. Perhitungan connectivity ratio digunakan untuk melihat seberapa efektif strategi dual hub yang dijalankan oleh Garuda Indonesia.Kata kunci: airline, connectivity ratio, Danesi, schedule
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN TIPE WARREN PANJANG 100 METER DI GRAND WISATA KABUPATEN BEKASI DENGAN METODE LOAD AND RESISTANCE FACTOR DESIGN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SOFTWARE SAP2000 V.21 Hermawan, Tedi; Purwanto, Sugeng
Structure Vol 5, No 2 (2023): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v5i2.10022

Abstract

Jembatan merupakan infrastruktur vital yang memfasilitasi transportasi dan konektivitas antara dua wilayah yang terpisah. Jembatan tipe Warren adalah salah satu jenis jembatan yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Struktur rangka atasnya terdiri dari balok utama, diagonal, dan anggota penahan, yang membentuk pola segitiga. Grand Wisata Bekasi merupakan kawasan pemukiman modern yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land, sebuah perushaan properti nasional tekemuka di Asia Tenggara dengan pengalaman kebih dari 40 tahun di industri properti. Metode Load and Resistance Factor Design (LRFD) adalah pendekatan yang digunakan dalam perencanaan struktur yang bertujuan 2 untuk memastikan bahwa struktur dapat menahan beban yang diberikan dengan aman dan efisien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rangka atas, rangka bawah jembatan, dan diagonal member menggunakan proifl H 350x350x14x22, gelagar memanjang menggunakan profil Canal C26, gelagar melintang menggunakan profil WF 700x300x15x28, dan ikatan angin menggunakan profil Canal C16. Sambungan rangka atas dan bawah jembatan menggunakan baut A325 D16 mm sejumlah 12. Sambungan diagonal member menggunakan baut A325 D16 mm sejumlah 8 buah dan sambungan ikatan angin menggunakan baut A325 D12 mm sejumlah 2 buah. penulangan pelat lantai yang terdiri dari tulangan tumpuan dan lapangan menggunakan tulangan lentur besi D13 - 300 mm, sedangkan tulangan bagi D10 – 400 mm.