cover
Contact Name
Siti Abadiyah
Contact Email
abadi_dede01@yahoo.com
Phone
+628567842063
Journal Mail Official
admin.structure@ft-umt.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan I No.33 - Cikokol Tangerang 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Structure
ISSN : -     EISSN : 25803824     DOI : https://doi.org/10.31000/civil.v2i1
The scientific articles in the scope of pure and applied sciences about architectural science including art & design, history & human behavior, technology, urban planning and the environment. Research results are scientific, critical and comprehensive on important and current issues covered in the field of architecture
Articles 65 Documents
ANALISIS NILAI HASIL TERHADAP WAKTU PADA PROYEK RS HERMINA KUTABUMI TANGERANG Sugeng Purwanto; Muhammad Ali Mu’min; Alan Fernanda
Structure Vol 3, No 1 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1638.71 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i1.7154

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai biaya dan waktu dengan menggunakan Earned Value Analysis (EVA) pada proyek pembangunan RS Hermina Kutabumi Tangerang. Proyek RS Hermina Kutabumi Tangerang ini memiliki waktu rencana sekitar 40 minggu (285 hari) dengan rencana anggaran biaya sebesar ± Rp.60.000.000.000,00, dengan adanya batasan waktu dan biaya maka diperlukan pengendalian yang baik dan matang, akan tetapi sebelum dikakukan pengendalian perlu diketahui terlebih dahulu mengenai kinerja proyek yang telah berlangsung. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu serta estimasi biaya dan waktu pada akhir penyelesaian proyek RS Hermina Kutabumi Tangerang. Metode Earned Value mamadukan unsur biaya dan waktu yang terjadi saat proyek berlangsung. Data yang didapatkan dari proyek antara lain time schedule, Rencana Anggaran Biaya (RAB), laporan bulanan dan biaya aktual, yang kemudian dilakukan analisis biaya, waktu, variasi serta indeks performansi dengan mamaparkan masalah yang muncul pada saat penelitian. Dari hasil analisa diketahui bahwa prakiraan waktu penyelesaian proyek apabila menggunakan perhitungan komulatif, berdasarkan minggu ke-39 adalah 292,01 hari (18 Oktober 2020), sedangkan waktu rencana adalah 285 hari (11 Oktober 2020). Hal ini menunjukkan bahwa waktu penyelesaian lebih lambat 7 hari dari yang direncanakan. Sedangkan apabila kita menggunakan perhitungan tiap minggu, Prakiraan waktu penyelesaian proyek berdasar minggu ke-39 adalah 291,80 hari (18 Oktober 2020), sehingga proyek mengalami keterlambatan 7 hari.Kata kunci:  EVA, SPI, ETS, EAS, Perkiraan Waktu, Kurva S
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN TERHADAP KEMACETAN (STUDI KASUS AKSES JALAN MAULANA HASANUDIN – AMPERA, MENUJU JALAN BENTENG BETAWI, KOTA TANGERANG) Brian Alvandi; Siti Abadiyah; Aviandi Rizki Surahma
Structure Vol 2, No 1 (2020): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1896.868 KB) | DOI: 10.31000/civil.v2i1.6988

Abstract

Kemacetan lalu-lintas merupakan masalah klasik di kota-kota besar apalagi di negara berkembang seperti di Indonesia. Kota Tangerang memiliki peran penting dalam jalur pendistribusian barang dari jawa maupun sumatera ataupun sebaliknya. Khusus perjalanan kota tepatnya di jalan maulana hasanudin, salah satu gerbang masuk ke kota Tangerang dari bagian barat Jakarta, perjalanan terbanyak umumnya terjadi di pagi dan sore hari dimana banyak orang serentak melakukan pergerakan, ditambah pula dengan adanya pintu perlintasan kereta yang dilintasi oleh kereta commuter line dan kereta bandara yang cukup intens lalu lalang merupakan hal yang bisa menjadi penyebab kemacetan lalu-lintas di wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat kemacetan arus lalu lintas dengan mencari kecepatan arus bebas, hambatan samping, kepasitas dan tingkat pelayanan jalan, sehingga dapat disusun solusi yang dapat dilakukan untuk menangani permasalahan kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan Metode Deduktif Kuantitatif Rasionalistik, dengan pedekatan Level of Service. Hasil dari penelitian ini adalah identifikasi penyebab kemacetan lalu lintas, kesesuaian tingkat pelayanan jalan di lokasi studi (Kawasan jalan Maulana Hasanudin Kota Tangerang). Oleh karena itu peraturan lalu lintas oleh dinas terkait sangat penting demi menciptakan keteraturan lalu lintas yaitu suatu penataan jalur lalu lintas seperti ruas jalan yang diharapkan mempu mengatasi masalah kemacetan.Kata Kunci: Kemacetan, Kecepatan Arus Bebas, Kapasitas, Tingkat Pelayanan Jalan
ANALISIS STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH APARTMENT TOWER C TRANSPARK Jeply Murdiaman; Basirun Basirun; Agus Rahmat Salim
Structure Vol 1, No 1 (2019): Structure (Jurnal Sipil)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.37 KB) | DOI: 10.31000/civil.v1i1.6805

Abstract

Indonesia berada dilokasi zona yang rawan gempa karena Indonesia adalah tempat bertemunya 4 lempeng dunia yaitu, lempeng indo-australia, lempeng eurasia, lempeng filipina, dan lempeng pacific. Maka dari itu jika mendesain bangunan Gedung tinggi bangunan Gedung harus memperhatikan tentang ketahanan gempa terutama pada struktur bawah, pemilihan dan perencanaan jenis pondasi sangatlah penting untuk didesain mampu memikul beban diatasnya. Pondasi juga harus didesain memperhatikan penurunan pada pondasi (differential settlement). Pada studi ini pondasi yang direncanakan adalah bangunan Gedung 10 lantai Universitas Muhammadiyah Klaten dengan menggunakan pondasi rakit dengan kombinasi pilecap menggunakan pondasi tiang bored pile D600 yang didesain melalui program ETABS v17, dengan mengetahui besaran daya dukung pondasi pada masing-masing group pondasi dan tiang pondasi yang kemudian di input pada program ETABS V17 dengan mengasumsikan pondasi sebagai tumpuan springs pada perencanaan ini pondasi rakit dan pile cap diasumsikan sebagai Area Springs dan pondasi tiang bored pile dimodelkan perletakan tumpuan Point Springs menggunakan nilai Kv dan Kh. Pada hasil perencanaan pondasi ini dapat diketahui kekuatan pondasi terhadap geser 1 arah dan geser 2 arah dan dimensi pondasi dengan jumlah tulangan yang yang dibutuhkan. Kata Kunci : Pondasi Rakit, Pilecap, Pondasi Tiang Bored Pile dan ETABS v17
PERENCANAAN BANGUNAN GEDUNG TAHAN GEMPA 11 LANTAI DENGAN SISTEM GANDA Jeply Murdiaman Guci; Rully Angraeni Safitri; Asep Nurjaen
Structure Vol 3, No 2 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.904 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i2.7162

Abstract

Perencanaan struktur bangunan, khususnya bangunan tinggi memerlukan suatu analisis struktur yang mengarah pada perencanaan bangunan yang tahan terhadap guncangan gempa. membutuhkan perhitungan yang tepat dan teliti. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merencanakan struktur bangunan gedung tahan gempa sesuaiperaturan dalam Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Rumah dan Gedung (SNI 1726-2019) dengan system ganda. Bagaimana perencanaan struktur kolom dan balok pada bangunan merupakan topik dasar perencanaan tugas akhir ini. Program ETABS merupakan salah satu program analisis struktur untuk perencanaan dengan bahan beton bertulang namun sangat mudah dioperasikan. ETABS digunakan untuk pemodelan struktur, analisis, desain, dan sekaligus menampilkan model struktur yang telah dibuat.Kata kunci : Struktur Gedung Tahan Gempa, Bangunan Bertingkat, SNI 1726-2019, Sistem Ganda, Program ETABS
EVALUASI PROYEK MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS STUDI KASUIS PADA PROYEK PEMBANGUNAN TAMBAH RUANG KELAS SMPN 17 TANGERANG SELATAN Ria Rosyati; Jeri Sudarmanta
Structure Vol 2, No 2 (2020): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.59 KB) | DOI: 10.31000/civil.v2i2.7000

Abstract

Pengendalian  waktu yang baik  dapat membantu  pelaksanaan  proyek  agar dapat mencapai  waktu  yang direncanakan.  Salah satu cara untuk pengendalian  waktu yang baik adalah dengan menggunakan  metode Earned  Value Analysis. Digunakanya Earned  Value Analysis   bertujuan agar dapat memperkirakan  sejauh mana proyek  dilaksanakan  sesuai  dengan  rencana  kerja.  Tujuan  dari penelitian adalah   untuk   mengetahui   bagaimana   cara   penerapan   EVA   (Earned   Value Analysis)  dalam memperkirakan  waktu  akhir penyelesaian  proyek  pada minggu ke-4.  Dalam  penelitian  ini  menggunakan  metode  deskriptif  kualitatif    dengan durasi  pengerjaan  proyek  selama  20 minggu.  Pada  penelitian  ini  mendapatkan hasil, waktu penyelesaian  proyek yang tidak sesuai dengan rencana awal jadwal proyek.  Pada minggu ke -4 proyek mengalami  keterlambatan  dari rencana  awal proyek apabila proyek tidak melakukan evaluasi, proyek akan mengalami keterlambatan selama 413 hari dari rencana awal proyek yang hanya 140 hari.Kata kunci :   pengendalian waktu ,  Earned Value Analysis
PERBANDINGAN BEKISTING SISTEM SCAFFOLDING DENGAN BEKISTING SISTEM PERI UP UNTUK PEKERJAAN BALOK DAN PELAT DI TINJAU DARI SEGI BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PADA MPP PROJECT OFFICE BUILDING Sugeng Purwanto; Basirun Basirun; Suyatno Suyatno
Structure Vol 1, No 2 (2019): Structure (Jurnal Sipil)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.496 KB) | DOI: 10.31000/civil.v1i2.6933

Abstract

Dalam pekerjaan konstruksi beton, ada tiga komponen utama yang harus direncanakan dengan matang. Hal tersebut akan mempengaruhi keberhasilan suatu pekerjaan struktur. Ketiga komponen yang utama pada pekerjaan struktur tersebut adalah campuran beton, tulangan dan bekisting. Komponen bekisting adalah cetakan sementara yang harus dapat menahan lendutan yang akan timbul. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui sistem bekisting yang efisien dalam pelaksanaan , biaya dan waktu untuk MPP Project Office Building. Dalam perbandingan penggunaan kedua jenis bekisting tersebut, dilakukan studi literature, studi proyek dan studi diskusi atau wawancara terhadap aspek teknis dan operasional dari masing – masing tipe bekisting tersebut. Aspek yang dijadikan sebagai bahan perbandingan meliputi aspek metode pemasangan , biaya, waktu, bahan dan upah pada pekerjaan di MPP Project Office Building. Untuk menentukan metode pelaksanaan yang akan diterapkan, terlebih dahulu di lakukan analisis waktu pelaksanaan maupun biaya pelaksanaan. Hasil analisa biaya didapat dari analisa harga satuan yang dikalikan dengan volume pekerjaan serta biaya sewa peralatan baik itu alat plat maupun balok dari kedua sistem biaya dari bekisting sistem Scaffolding dengan sistem Peri Up.Kata kunci:  Bekisting Sistem Scaffolding, Bekisting Sistem Peri Up, Biaya dan Waktu.
STUDI PERBEDAAN TEMPERATUR BETON MASSA PADA PEKERJAAN RAFT FOUNDATION DENGAN KETEBALAN 2,5 METER Siti Abadiyah; Basirun Basirun; Jamaludin Harits Nur Hafidz
Structure Vol 3, No 1 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.994 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i1.7155

Abstract

Konstruksi beton, sering ditemukan dalam pelaksanaan struktur beton dengan volume pekerjaan yang besar atau dikenal dengan beton massa (mass concrete). Beton massa memiliki sifat khusus, yaitu selama dalam proses pengerasan beton mengalami kenaikan temperatur sampai batas tertentu sebagai akibat dari pelepasan panas hidrasi semen portland. Kenaikan suhu beton tersebut bisa mencapai 85°C pada bagian dalamnya ukuran beton yang cukup besar/tebal dan karena beton mempunyai sifat “konduktivitas termal yang cepat memburuk” maka suhu ini tidak cepat turun, sehingga akan terjadi perbedaan suhu yang cukup bedar anatara bagian dalam dan bagian luar beton. Studi perubahan temperatur pada pekerjaan pengecoran raft foundation pada proyek Trans Park Bintaro ini akan dianalisa untuk membandingkan data lapangan dengan standar ACI 207. Temperatur yang terdapat paling tinggi secara keseluruhan terjadi pada bagian tengah atau inti beton. Temperatur maksimum semua thermocouple terjadi pada suhu ±70°C, sedangkan perbedaan temperatur antara lapisan beton yang terjadi selisihnya adalah <20°C.Kata kunci: Beton Massa, Raft Foundation, Temperatur
EARNED VALUE ANALYSIS TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK TRANSPARK BINTARO DI PT. ADHI PERSADA GEDUNG Basirun Basirun; Muhammad Abdul Rosyid; Narsiah Apriliani
Structure Vol 2, No 1 (2020): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.992 KB) | DOI: 10.31000/civil.v2i1.6989

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai biaya dan waktu dengan menggunakan Earned Value Analysis (EVA) pada proyek pembangunan Transpark Bintaro. Proyek Transpark Bintaro ini memiliki waktu rencana sekitar 26 bulan (780 hari) dengan biaya yang sudah terealisasi sebesar + Rp. 758.935.719.098, dengan adanya batasan waktu dan biaya maka diperlukan pengendalian yang baik dan matang, akan tetapi sebelum dikakukan pengendalian perlu diketahui terlebih dahulu mengenai kinerja proyek yang telah berlangsung. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu serta estimasi biaya dan waktu pada akhir penyelesaian proyek Transpark Bintaro.Metode Earned Value mamadukan unsur biaya dan waktu yang terjadi saat proyek berlangsung. Data yang didapatkan dari proyek antara lain time schedule, Rencana Anggaran Biaya (RAB), laporan bulanan dan biaya aktual, yang kemudian dilakukan analisis biaya, waktu, variasi serta indeks performansi dengan mamaparkan masalah yang muncul pada saat penelitian.Dari hasil analisa diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dari biaya yang dianggarkan yang ditunjukan dengan nilai CPI = 0,631 dan waktu pelaksanaan lebih lambat dari yang direncanakan ditunjukan dengan nilai SPI = 0.6312. Hasil perhitungan perkiraan biaya proyek dengan metode Earned Value adalah sebesar Rp. 960.639.078.160 dan perkiraan waktu penyelesaian 33 bulan, menunjukan bahwa proyek mengalami keterlambatan 7 bulan dari 26 bulan yang direncanakan.Kata kunci: EVA, Pengendalian Waktu, Time Schedule, Schedule Performance Index.
ANALISA DAYA DUKUNG TIANG PONDASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DINAMIK Rully Angraeni Safitri; Almufid Almufid; Faris Izzuddin Rusdiyanto3
Structure Vol 1, No 1 (2019): Structure (Jurnal Sipil)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1120.212 KB) | DOI: 10.31000/civil.v1i1.6806

Abstract

Dalam merencanakan suatu bangun diatas tanah, perlu dilakukannya data penyelidikan tanah dilapangan (SPT), agar bisa ditentukan jenis pondasi apah yang digunakan. Pondasi merupakan bangunan struktur yang mentransfer beban dari bangunan atas ke tanah, Pondasi dalam jenis tiang pancang yang sering kita gunakan dan kita lihat. Uji pembebanan harus dilakukan agar mengetahui pondasi yang kita buat bisa atau tidak menahan beban rencana bangunan yang kita design. kapasitas daya dukung ijin tiang pondasi didapat dari data penyelidikan tanah SPT dan bisa dibuktikan dengan hasil interprestasi uji pembebanan dan dibandingkan dengan hasil perencanaan. Salah satu metode analisis perhitungan data penyelidikan tanah SPT mengunakan metode Mayorhof, Uji pembebanan dilakukan beracuan dengan ASTM 1143-81 approved 1994, analisis perhitungan hasil uji interprestasi uji pembebanan mengunakan metode PDA. Analisis perhitungan kapasitas daya dukung ijin tekan tiang pondasi pancang dianggap tunggal. Kata kunci: Mekanika tanah, Pondasi dalam,Mayorhof, Uji tiang pembebanaan PDA,
ANALISA FAKTOR KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA TANGERANG DENGAN METODE ACCIDENT RATE Siti Abadiyah; Saiful Haq; Defrica Destiana
Structure Vol 3, No 2 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.133 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i2.7163

Abstract

Kota Tangerang adalah kota yang terletak di Tatar Pasundan Provinsi Banten. Merupakan kota terbesar di Provinsi Banten serta ketiga terbesar di kawasan Jabodetabek setelah Jakarta dan Bogor. Kota Tangerang merupakan salah satu kota yang sangat pesat dalam pertumbuhan penduduk dan kepemilikan kendaraan pribadi dari waktu ke waktu. Disamping itu, Kota Tangerang memiliki banyak kawasan industri, pabrik dan kantor di sepanjang jalan sehingga pada jam sibuk yaitu jam masuk dan pulang kerja lalu lintas di jalan raya sangat padat dengan kendaraan dan kondisi ini menyebakan tingkat kecelakaan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecelakaan lalu lintas pada jalan Jenderal Sudirman Kota Tangerang selama 3 tahun yaitu tahun 2017-2019, mengetahui faktor – faktor yang menjadi penyebab kecelakaan di jalan Jenderal Sudirman Kota Tangerang Berdasarkan tingkat Accident Rate, dan memberikan alternatif cara pencegahan kecelakaan lalu lintas di masa mendatang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian yangn menggambarkan kondisi saat ini, dengan menggunakan metode Accident Rate. Faktor yang ditinjau adalah jumlah total kecelakaan yang terjadi dan panjang bagian jalan yang diteliti. Nilai Accident Rate yang > 1,0 akan digolongkan kedalam Black Spot dan jika < 1,0 maka digolongkan kedalam Black Site. Hasil analisis kecelakaan berdasarkan Accident Rate di jalan Jenderal Sudirman memiliki tingkat kecelakaan yang tinggi, yakni lebih dari 1,0. Tingkat kecelakaan sebesar 10,68 kecelakaan/km.tahun. Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas yang paling dominan adalah faktor manusia sebagai pengemudi yang sering lalai dan tidak disiplin dalam berkendara sesuai dengan peraturan berlalu lintas yang ada. Alternatif pencegahan tingkat kecelakaan dengan menggunakan tiga metode yaitu Pre-emtif, Prepentif dan Represif.Kata Kunci: Accident Rate, Kecelakaan, Human Error.