cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pengaruh Sequence of Service Terhadap Kepuasan Tamu Di Tavernetta Vail Pradnya, Ni Luh Ketut Kirana Dewi; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i10.1141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sequence of service oleh waitress serta efektivitasnya dalam meningkatkan kepuasan tamu di Tavernetta Vail, sebuah restoran Italia mewah yang berlokasi di Four Seasons Resort Vail, Colorado. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh pentingnya kualitas layanan dalam industri perhotelan, khususnya pada aspek pelayanan makanan dan minuman yang secara langsung memengaruhi pengalaman dan loyalitas pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 tamu restoran serta observasi langsung terhadap perilaku waitress selama melayani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar waitress telah menerapkan urutan pelayanan sesuai standar, mulai dari penyambutan, pemberian rekomendasi menu, hingga penyajian makanan. Namun, ditemukan beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan, seperti konsistensi dalam menjelaskan pesanan dan penataan peralatan saat jam sibuk. Uji regresi sederhana menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara penerapan sequence of service terhadap kepuasan tamu, yang ditunjukkan dengan nilai koefisien positif. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pelayanan waitress yang sesuai prosedur dapat meningkatkan kenyamanan tamu, memperkuat citra restoran, serta mendorong tingkat rekomendasi dari pelanggan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan strategis bagi pihak manajemen restoran dalam menyusun pelatihan pelayanan yang berkelanjutan dan berbasis pengalaman tamu.   This study aims to analyze the implementation of the sequence of service by waitresses and its effectiveness in increasing guest satisfaction at Tavernetta Vail, a luxury Italian restaurant located at the Four Seasons Resort Vail, Colorado. The background of this study is based on the importance of service quality in the hospitality industry, particularly in food and beverage service, which directly impacts customer experience and loyalty. The research method used was a quantitative approach with a descriptive associative approach. Data were obtained through questionnaires distributed to 30 restaurant guests and direct observation of waitress behavior during service. The results showed that most waitresses implemented the standard service sequence, from greeting and providing menu recommendations to serving food. However, several aspects were identified that needed improvement, such as consistency in explaining orders and arranging equipment during peak hours. A simple regression test showed a significant effect between the implementation of the sequence of service and guest satisfaction, as indicated by a positive coefficient value. These findings confirm that the quality of waitress service that follows procedures can improve guest comfort, strengthen the restaurant's image, and encourage customer recommendations. This research is expected to serve as a strategic reference for restaurant management in developing sustainable, experience-based service training.
Analisis Kualitas Pelayanan Waitress Terhadap Kepuasan Tamu di Uma Cucina Restaurant, Hotel COMO Uma Ubud Bali Dewi, Sang Ayu Putu Sri Puspita; Antara, Ida Bagus Ketut Soma
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i10.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan waitress terhadap kepuasan tamu di Uma Cucina Restaurant, Hotel COMO Uma Ubud, Bali. Dalam industri perhotelan, khususnya pada layanan makanan dan minuman, waitress memiliki peranan penting sebagai ujung tombak dalam menciptakan kesan pertama dan pengalaman menyeluruh bagi tamu. Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan waitress yang mencakup (tangibles), (reability), (responsiveness), (assurance), dan (empathy) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan tamu. Waitress yang tampil rapi, sopan, cepat tanggap serta mampu memberikan perhatian personal kepada tamu, berkontribusi besar dalam membentuk persepsi positif terhadap layanan restoran. Selain itu, upaya manajemen dalam meningkatkan kualitas pelayanan, seperti pelatihan rutin, evaluasi kinerja, pemberian penghargaan, dan peberdayaan waitress dalam pengambilan keputusan operasional, turut mendorong peningkatan kualitas layanan. Temuan ini mengidikasikan bahwa pelayanan yang tidak hanya fokus pada teknis kerja, tetapi juga aspek emosional dan komunikasi interpersonal, sangat menentukan tingkat kepuasan tamu. Oleh karena itu, penting bagi pihak hotel untuk terus berinovasi dan menjaga standar pelayanan waitress agar mampu bersaing dan memenuhi harapan tamu dalam jangka panjang.   This study aims to analyze the quality of waitress service on guest satisfaction at Uma Cucina Restaurant, COMO Uma Ubud Hotel, Bali. In the hospitality industry, particularly in food and beverage service, waitresses play a crucial role as the frontliners in creating first impressions and delivering a complete guest experience. Using a qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The research findings indicate that the quality of waitress service, which includes (tangibles), (reliability), (responsiveness), (assurance), and (empathy), has a significant impact on guest satisfaction. Well-groomed, polite, responsive waitresses who are able to provide personalized attention contribute greatly to forming a positive perception of the restaurant’s service. Furthermore, management efforts to enhance service quality—such as regular training, performance evaluations, incentive programs, and empowering waitresses in operational decision-making—also drive service improvements. These findings suggest that service quality that emphasizes not only technical performance but also emotional and interpersonal communication aspects plays a vital role in determining guest satisfaction. Therefore, it is essential for the hotel to continually innovate and maintain high service standards to stay competitive and meet long-term guest expectations.
Pengembangan Produk Meal Replacement Berbasis Superfoods Limierta, Clarisa Ve; Efendi, Moch Nur
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i11.1143

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat akan makanan sehat yang praktis, aman, dan sesuai dengan diet khusus seperti intoleransi gluten, laktosa, serta penderita diabetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk meal replacement berbasis superfoods dalam bentuk bubuk instan yang gluten-free, vegan, dan tanpa tambahan gula (no added sugar), dengan menggabungkan bahan lokal bernutrisi tinggi seperti beras hitam, ubi ungu, chia seed, flaxseed, dan almond. Metode penelitian meliputi formulasi resep, analisis laboratorium terhadap komposisi gizi, dan uji sensori melalui wawancara deskriptif terhadap 10 responden dengan kondisi diet khusus. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa produk ini mengandung kandungan serat tinggi (±19%), protein memadai (±15%), dan kadar gula alami rendah (<5%), serta menyediakan 230 kkal energi per sajian. Sementara itu, Uji sensori mengungkapkan tingkat penerimaan sangat tinggi terhadap rasa alami, aroma khas, tekstur halus, dan warna visual yang menarik. Responden melaporkan manfaat nyata seperti rasa kenyang tahan lama, pencernaan lebih lancar, dan kenyamanan konsumsi yang praktis hanya dengan diseduh air panas. Bahkan, semua responden menyatakan minat beli tinggi dan menganggap Super Fiber sebagai solusi modern untuk gaya hidup sehat yang cepat, aman, dan fungsional. Temuan ini membuktikan bahwa Super Fiber berpotensi menjadi pionir di pasar meal replacement berbasis superfood yang inklusif dan adaptif terhadap tantangan nutrisi masa kini.     This research is motivated by the growing public demand for healthy food that is practical, safe, and suitable for special diets such as gluten and lactose intolerance, as well as for individuals with diabetes. The purpose of this study is to develop a meal replacement product based on superfoods in the form of instant powder that is gluten-free, vegan, and contains no added sugar, by combining highly nutritious local ingredients such as black rice, purple sweet potato, chia seeds, flaxseeds, and almonds. The research methods include recipe formulation, laboratory analysis of nutritional composition, and sensory testing through descriptive interviews with five respondents with special dietary needs. Laboratory test results show that the product contains high fiber (±19%), adequate protein (±15%), and low natural sugar content (<5%), while providing 230 kcal of energy per serving. Meanwhile, sensory testing revealed a very high level of acceptance in terms of natural taste, distinctive aroma, smooth texture, and attractive visual color. Respondents reported noticeable benefits such as prolonged satiety, improved digestion, and the convenience of consumption by simply brewing with hot water. Furthermore, all respondents expressed a high interest in purchasing and considered Super Fiber a modern solution for a healthy lifestyle that is fast, safe, and functional. These findings demonstrate that Super Fiber has the potential to become a pioneer in the meal replacement market based on superfoods that is inclusive and adaptive to today’s nutritional challenges.
Analisis Menu A’la Carte Menggunakan Metode Menu Engineering Di Terra Bar, Four Seasons Santa Fe Lestari, Ni Luh Komang Karina Dewi; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i11.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja menu a’la carte di Terra Bar, Four Seasons Santa Fe, dengan menggunakan metode menu engineering sebagai alat evaluasi berbasis data untuk mengoptimalkan popularitas dan profitabilitas setiap item menu. Data yang digunakan merupakan data penjualan aktual selama periode Mei 2024 hingga Agustus 2024, yang mencakup tiga kategori utama menu: appetizer, main course, dan dessert. Hasil analisis menu engineering menunjukkan bahwa dari 23 item menu yang dianalisis, sebanyak 44% dikategorikan sebagai Star (populer dan menguntungkan), 8% sebagai Puzzle (kurang populer namun menguntungkan), 35% sebagai Plowhorse (populer namun kurang menguntungkan), dan 13% sebagai Dog (kurang populer dan kurang menguntungkan). Temuan ini memberikan gambaran jelas mengenai item menu mana yang perlu dipertahankan, dipromosikan, dievaluasi, atau dihapus dari daftar menu untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen melakukan evaluasi menu secara berkala dan menindaklanjuti hasil klasifikasi menu dengan strategi promosi, penyesuaian harga, atau inovasi produk sesuai kategori yang diperoleh. Dengan demikian, metode menu engineering terbukti efektif sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan menu restoran hotel berbintang.   This study aims to analyze the performance of the a la carte menu at Terra Bar, Four Seasons Santa Fe, using menu engineering as a data-driven evaluation tool to optimize the popularity and profitability of each menu item. The data used is actual sales data from May 2024 to August 2024, covering three main menu categories: appetizers, main courses, and desserts. The menu engineering analysis results show that of the 23 menu items analyzed, 44% were categorized as Star (popular and profitable), 8% as Puzzle (less popular but profitable), 35% as Plowhorse (popular but less profitable), and 13% as Dog (less popular and less profitable). These findings provide a clear picture of which menu items need to be maintained, promoted, evaluated, or removed from the menu to improve operational efficiency and customer satisfaction. This study recommends that management conduct regular menu evaluations and follow up on the menu classification results with promotional strategies, price adjustments, or product innovations based on the categories obtained. Thus, the menu engineering method has proven effective as a basis for strategic decision-making in menu management at star-rated hotel restaurants.
Pengaruh Media Sosial Marketing Instagram Dan Electronic Word of Mouth (E-WOM) Terhadap Keputusan Menginap Gen Z di Hideaway Glamping Saputra, Enggar Dipayana Dwi; Sanjaya, I Wayan Kiki; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i9.1147

Abstract

Studi ini berfokus menganalisis dampak pemasaran di instagram dan ulasan elektronik terhadap keputusan menginap Generasi Z di Hideaway Glamping. Dengan metode pendekatan kuantitatif dan jumlah populasi yaitu 60 responden serta pengumpulan data yang dipakai melalui kuesioner. Data dalam penelitian ini diolah memakai uji instrumen, uji koefisien determinasi, uji F, dan uji T. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pemasaran Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menginap Gen Z di Hideaway Glamping, ini menyebabkan konten yang menarik melalui platform sosial media Instagram dapat mempengaruhi generasi Z untuk memutuskan menginap. 2) E-WOM juga berpengaruh positif dan signifikan, di mana ulasan dan testimoni secara langsung dapat memengaruhi generasi Z untuk lebih yakin dalam memtuskan menginap. 3) Secara bersamaan, pemasaran Instagram dan E-WOM mempunyai dampak yang sangat kuat dan signifikan terhadap keputusan menginap Gen Z di Hideaway Glamping. Hal ini membuktikan bahwa sinergi antara pemasaran di Instagram dan ulasan elektronik sangat efisien dan dominan dalam mendorong keputusan menginap di Hideaway Glamping. This research focuses on analyzing the influence of Instagram social media marketing and electronic word-of-mouth (E-WOM) on the lodging decisions of Generation Z at Hideaway Glamping. The method used in this study is quantitative, with a population of 60 individuals. Data collection was conducted through questionnaires. Data processing in this research employed instrument testing, coefficient of determination testing, F-test, and T-test. The results of this study indicate that: 1) Instagram marketing has a positive and significant effect on Gen Z's lodging decisions at Hideaway Glamping. This suggests that engaging content on the Instagram social media platform can influence Generation Z to decide to stay. 2) E-WOM also has a positive and significant effect, where reviews and testimonials directly influence Generation Z to be more confident in their lodging decisions. 3) Concurrently, Instagram marketing and E-WOM have a very strong and significant influence on Gen Z's lodging decisions at Hideaway Glamping. This proves that the synergy between Instagram marketing and electronic reviews is highly efficient and dominant in driving lodging decisions at Hideaway Glamping.
Analisis Menu A’la Carte Menggunakan Metode Menu Engineering di Hotel Pullman Bali Legian Beach Chandra, Martina Cornelie; Wirawan, Putu Eka; Sukaarnawa, I Gusti Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i9.1148

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada ulasan negatif dari tamu yang memesan kamar melalui platform Booking.com untuk menginap di Hotel Pullman Bali Legian Beach Bali serta hotel belum menggunakan metode menu engineering Lebruto. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dari hasil wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan menu engineering Kasavana dan Smith serta ditambah dengan Lebruto. Hasil penelitian menunjukkan klasifikasi menggunakan menu engineering pada 71 item menghasilkan 6 item atau 8,45% berada pada kategori shinning star, 8 item atau 11,27% berada pada kategori star, 11 item atau 15,49% berada pada kategori puzzle, 5 item atau 7,04% berada pada kategori brain teaser, 20 item atau 28,17% berada pada kategori trador, 7 item atau 9,86% berada pada kategori ini, 8 item atau 11,27% berada pada kategori dog dan 6 item atau 8,45% berada pada kategori ultimate dog. Berdasarkan pada hasil penelitian, terdapat sedikit item yang masuk ke dalam kategori shinning star atau star. Hal ini menunjukkan bahwa performa dari item menu di hotel Pullman Bali Legian Beach masih kurang sehingga perlu adanya tindak lanjut atau keputusan yang dapat diambil oleh pihak hotel agar performa item menu dapat meningkat di kuartal berikutnya. Di sisi lain, item dengan kategori dog dan ultimate dog dapat diganti dengan item lain yang berada diatas kategori tersebut. Item dengan kategori lain dapat dikembangkan agar bisa masuk dalam kategori shinning star dan star dengan melakukan analisis tren customer, promosi, upselling, cross selling, costing, efisiensi waktu serta tenaga kerja dalam mempersiapkan menu.   This research was conducted based on negative reviews from guests who booked rooms through the Booking.com platform to stay at the Pullman Bali Legian Beach Bali hotel and the hotel has not yet utilized the Lebruto menu engineering method. The types of data used in this study are quantitative and qualitative. Data collection techniques include interviews and documentation studies. Data analysis techniques use the menu engineering of Kasavana and Smith, supplemented with Lebruto. The research results show that the classification using menu engineering on 71 items produced 6 items or 8.45% in the shining star category, 8 items or 11.27% in the star category, 11 items or 15.49% in the puzzle category, 5 items or 7.04% in the brain teaser category, 20 items or 28.17% in the trader category, 7 items or 9.86% in this category, 8 items or 11.27% in the dog category, and 6 items or 8.45% in the ultimate dog category. Based on the research results, there are few items that fall into the shining star or star categories. This indicates that the performance of the menu items at the Pullman Bali Legian Beach hotel is still lacking, so there needs to be follow-up or decisions that can be made by the hotel management to improve the performance of the menu items in the next quarter. On the other hand, items in the dog and ultimate dog categories can be replaced with other items that are above those categories. Items in other categories can be developed to enter the shining star and star categories by conducting customer trend analysis, promotions, upselling, cross-selling, costing, and optimizing time and labor in preparing the menu.
Pembangunan City Hotel Dan Dampaknya Terhadap Destinasi Wisata Kuta: Perspektif Teori Tourism Area Life Cycle (TALC) Putri, Ni Luh Putu Indah Amertha; Semara, I Made Trisna; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i10.1150

Abstract

Pembangunan City Hotel di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, mengalami pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran karakteristik akomodasi dari resort eksklusif menuju hotel yang lebih praktis dan ekonomis, terutama di area urban seperti Sunset Road dan Tuban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan City Hotel terhadap destinasi wisata Kuta dengan menggunakan pendekatan teori Tourism Area Life Cycle (TALC). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan informan kunci dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali, pelaku industri hotel, dan duta pariwisata lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan City Hotel berdampak positif dalam hal penyerapan tenaga kerja, diversifikasi pasar wisatawan, serta peningkatan aktivitas ekonomi mikro. Namun, dampak negatif juga muncul berupa tekanan terhadap lingkungan, perubahan sosial budaya, serta ancaman terhadap daya dukung kawasan. Secara umum, kawasan Kuta saat ini berada pada tahap stagnasi dalam siklus TALC, di mana keberlanjutan pengembangan pariwisata sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri dalam mengelola pertumbuhan City Hotel secara bijak dan berkelanjutan. The development of City Hotels in the Kuta area, Badung Regency, has seen rapid growth in recent years. This phenomenon marks a shift in accommodation preferences from exclusive resorts to more practical and economical hotels, particularly in urban areas such as Sunset Road and Tuban. This study aims to analyze the impact of City Hotel development on the tourism destination of Kuta using the Tourism Area Life Cycle (TALC) theory. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, documentation, and in-depth interviews with key informants from the Bali Provincial Tourism Office, hotel industry practitioners, and local tourism ambassadors. The findings indicate that City Hotels contribute positively to employment absorption, market diversification, and the growth of local microeconomies. However, negative impacts include environmental stress, sociocultural changes, and threats to the region’s carrying capacity. Overall, Kuta is currently at the stagnation stage of the TALC cycle, where sustainable tourism development depends on the synergy between the government, community, and industry stakeholders in managing City Hotel growth responsibly.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Fasiltas Terhadap Kepuasan Tamu Di Sthala, A Tribute Portfolio Hotel Ubud Yanti, Ni Putu Eka; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Agustina, Arik
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i10.1153

Abstract

Kepuasan tamu merupakan indikator esensial dalam menilai efektivitas operasional suatu hotel, karena secara langsung mencerminkan kualitas layanan yang disediakan serta persepsi pengalaman menginap yang dirasakan oleh tamu. Riset ini berrtujuan untuk mengkaji pengaruh service quality & facilities terhadap tingkat kepuasan tamu di Sthala Ubud Bali. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan melibatkan 100 responden yang merupakan tamu hotel, yang dipilih melalui method probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner berbasis skala Likert, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linier berganda. Analisis tersebut dilengkapi dengan uji asumsi klasik, uji t untuk mengidentifikasi pengaruh parsial untuk kedua variable independent, serta uji F untuk memberikan pengaruh secara simulant. Temuan riset ini mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan dan facilities berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan tamu, baik secara parsial maupun simultan.Hasil ini menegaskan bahwa pelayanan yang bersifat ramah, profesional, dan responsive, serta facilities yang memadai dan terpelihara dengan baik, merupakan determinan utama dalam membentuk tingkat kepuasan tamu secara menyeluruh. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar pihak manajemen hotel secara konsisten menjaga dan meningkatkan standar kualitas layanan dan fasilitas guna mempertahankan tingkat kepuasan serta loyalitas tamu dalam jangka panjang. Guest satisfaction is a critical indicator in evaluating the operational success of a hotel, as it directly reflects the quality of service provided and guests’ overall experience during their stay. This research aims to examine the influence of service quality and facilities on guest satisfaction at Sthala Ubud Bali. A quantitative approach was employed, involving 100 respondents who were hotel guests selected through probability sampling techniques. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analysed using multiple linear regression analysis. The analysis was complemented by classical assumption tests, a t-test to assess the partial effect of each independent variable, and an F-test to evaluate their simultaneous influence. The findings reveal that both service quality and facilities have a significant impact on guest satisfaction, both individually and collectively. These results highlight that friendly, professional, and responsive service, along with adequate and well-maintained facilities, play a vital role in enhancing overall guest satisfaction. Based on these findings, it is recommended that hotel management consistently preserve and enhance the standards of services and facilities to sustain guest satisfaction and loyalty over the long term.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening Di Café Del Mar Bali Putra, I Gede Seadityawan; Darsana, I Made; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i11.1156

Abstract

Kinerja karyawan menjadi salah satu indikator utama dalam menciptakan pelayanan yang berkualitas. Faktor-faktor seperti motivasi kerja, lingkungan kerja yang mendukung, dan gaya kepemimpinan yang tepat turut memengaruhi kinerja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap motivasi dan kinerja karyawan, serta peran motivasi sebagai variabel mediasi. Dengan pendekatan kuantitatif dan responden sebanyak 50 karyawan Cafe Del Mar Bali, data dianalisis menggunakan SmartPLS 4. Hasilnya menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi dan kinerja. Selain itu, motivasi terbukti memediasi hubungan antara gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja. Peneliti merekomendasikan agar manajemen bersikap lebih tegas dalam menerapkan kebijakan, menyediakan ruang istirahat yang nyaman, memberikan gaji yang layak, dan meningkatkan pengawasan kerja. Employee performance is one of the key indicators in delivering quality service. Factors such as work motivation, a supportive work environment, and appropriate leadership style significantly influence performance. This study aims to analyze the influence of leadership style and work environment on employee motivation and performance, with motivation acting as a mediating variable. Using a quantitative approach and involving 50 employees of Café Del Mar Bali as respondents, data were analyzed with SmartPLS 4. The results show that leadership style and work environment have a significant positive effect on both motivation and performance. Furthermore, motivation is proven to mediate the relationship between leadership style and work environment with employee performance. The researcher recommends that management apply policies more firmly, provide a comfortable rest area, offer fair compensation, and enhance supervision in the workplace.
Analisis Menu Engineering Pada Menu A’la Carte Restoran Uncle Pho Asian Kitchen Bali Astawa, I Komang Jericho Oka; Sanjaya, I Wayan Kiki; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i11.1157

Abstract

Penelitian pada restoran Uncle Pho Asian Kitchen Kerobokan, Kuta ini diangkat dengan harapan penjualan yang bagus dan mendapatkan keuntungan, namun kenyataannya belum maksimal bahkan menerima banyak kritikan dan komplain. Urgensi penelitian adalah dampak buruk terhadap restoran itu dan keuntungan yang menjadi tujuan perusahaan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor menu a’la carte restoran dan mengklasifikasi serta mengevaluasi menu-menu yang dikategorikan menguntungkan guna mengetahui tingkat kontribusi demi meningkatkan keuntungan restoran. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari laporan penjualan selama periode Januari 2025 sampai dengan Maret 2025. Teknik analisis data ini menggunakan analisis kuantitatif menu engineering yang dapat mengklasifikasikan menu ke dalam empat kategori berdasarkan keuntungan dan popularitasnya. Berdasarkan analisis menu engineering dari data penjualan Januari 2025 hingga Maret 2025 di restoran Uncle Pho Asian Kitchen, dari 28 item menu: 5 item menu (17.9%) tergolong Star, 12 item menu (42.8%) Puzzle, 3 item (10,7%) Plowhorse, dan 8 item (28,6%) Dog. Implentasi yang dilakukan adalah Mengidentifikasi item menu yang paling menguntungkan dan kurang efektif, Mengimprovisasi desain menu, Mengembangkan strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan penjualan, dan Mengurangi biaya produksi dan meningkatkan efisiensi Research of menu engineering at Uncle Pho Asian Kitchen, Kerobokan Kuta, underlying reason for this research was the expectation of strong sales and profits, but in reality, the restaurant was not maximized and received numerous criticisms and complaints. The urgency of this research is the negative impact on the restaurant and the company's profit goals, which continues to occur. The purpose of this research is to identify factors in the restaurant's a la carte menu and to classify and evaluate menu items categorized as profitable to determine their contribution to increasing restaurant profits. This research uses a quantitative descriptive method. Data were obtained from sales reports from January 2025 to March 2025. The data analysis technique used quantitative menu engineering analysis, which classifies menu items into four categories based on their profitability and popularity. Based on menu engineering analysis of sales data from January 2025 to March 2025 at Uncle Pho Asian Kitchen, of the 28 menu items: 5 menu items (17.9%) are classified as Star, 12 menu items (42.8%) as Puzzle, 3 items (10.7%) as Plowhorse, and 8 items (28.6%) as Dog. The implementation carried out includes identifying the most profitable and least effective menu items, improving menu design, developing effective promotional strategies to increase sales, and reducing production costs and increasing efficiency.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue