cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pengaruh Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan Menginap di Puri Saraswati Dijiwa Ubud Sudarsana, Cokorda Istri Sri Apriyani; Febianti; Astuti, Ni Luh Gde Sari Dewi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i12.1158

Abstract

Di era digital, industri perhotelan semakin kompetitif, memaksa setiap bisnis untuk datang dengan ide-ide baru untuk menarik pelanggan yang sekarang lebih pemilih dan kritis ketika memilih tempat menginap. Puri Saraswati Dijiwa Ubud adalah sebuah resor di Ubud, Bali, yang menawarkan pengalaman menginap mewah dengan berfokus pada produk-produk berkualitas tinggi dan harga yang murah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas produk dan harga mempengaruhi keputusan orang untuk menginap di resor tersebut. Kami menggunakan teknik kuantitatif dengan desain deskriptif dan kausal. Kami memperoleh data kami dari kuesioner online menggunakan Google Form yang diisi oleh 100 orang, dipilih secara purposive sampling. Kami melihat kualitas produk, harga, dan pilihan untuk menginap. Kami menggunakan SPSS versi 30 untuk menganalisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas dan harga produk memiliki pengaruh besar terhadap pilihan untuk menginap di Puri Saraswati Dijiwa Ubud, baik secara bersamaan maupun sebagian, seperti yang ditunjukkan oleh nilai t dan F yang signifikansinya kurang dari 5%. Koefisien determinasi (R²) sebesar 46,0% menunjukkan bahwa kedua variabel ini menjelaskan hampir setengah dari perbedaan dalam keputusan untuk tetap tinggal. Setengah lainnya disebabkan oleh faktor eksternal yang tidak diteliti dalam studi ini. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya bagi perusahaan perhotelan untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka dan mengubah strategi penetapan harga mereka agar dapat bersaing di dunia yang perilaku pelanggannya selalu berubah. In the digital age, the hotel industry is becoming more competitive, forcing each business to come up with new ideas to attract customers who are now more picky and critical when choosing a place to stay. Puri Saraswati Dijiwa Ubud is a resort in Ubud, Bali, that offers a luxurious stay experience by focusing on high-quality products and low prices. The goal of this study is to find out how product quality and pricing affect people's decisions to stay at the resort. We used a quantitative technique with a descriptive and causal design. We got our data from an online questionnaire using Google Form that 100 people filled out, chosen by purposive sampling. We looked at product quality, pricing, and the choice to stay. We used SPSS version 30 to analyze the data using multiple linear regression. The results show that both the quality and price of the product have a big effect on the choice to stay at Puri Saraswati Dijiwa Ubud, both at the same time and in part, as shown by t and F values that are less than 5% significant. The coefficient of determination (R²) of 46.0% shows that these two variables explain almost half of the difference in the decision to stay. The other half is due to outside factors that this study did not look at. These results show how important it is for hospitality firms to keep improving the quality of their products and changing their pricing strategies to be competitive in a world where customer behavior is always changing.
Analisis Penerapan Standard Operating Procedure Leading Quality Assurance terhadap Pelayanan Pramusaji di Akasa Restaurant and Bar Jumeirah Bali Indrawan, I Putu Agus Hary; Wirawan, Putu Eka; Amir, Firlie Lanovia
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i12.1159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Standard Operating Procedure (SOP) pramusaji berbasis Leading Quality Assurance (LQA), mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mengevaluasi upaya optimalisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Akasa Restaurant and Bar Jumeirah Bali. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa SOP LQA telah diterapkan melalui briefing harian, pelatihan berkala, dan evaluasi rutin. Namun, ditemukan beberapa kendala seperti pelayanan tidak optimal saat jam sibuk, rendahnya pemahaman SOP oleh karyawan baru, SOP yang belum adaptif terhadap tamu lokal, serta kurangnya sistem evaluasi individu. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada usulan strategis berbasis praktik langsung di lapangan, antara lain pengaturan shift kerja, penambahan karyawan cadangan, modul SOP interaktif berbasis video dan e-learning, penyesuaian pendekatan komunikasi kepada tamu domestik, serta sistem evaluasi kinerja individu berbasis SOP dengan integrasi umpan balik tamu secara real-time. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi manajemen dalam meningkatkan efektivitas penerapan SOP LQA, serta memperkuat standar layanan yang konsisten dan adaptif di Akasa Restaurant and Bar Jumeirah Bali. This study aims to analyze the implementation of Standard Operating Procedure (SOP) for waiters based on Leading Quality Assurance (LQA), identify the obstacles faced, and evaluate optimization efforts in improving the quality of service at Akasa Restaurant and Bar Jumeirah Bali. The approach used in this study is a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that the LQA SOP has been implemented through daily briefings, periodic training, and routine evaluations. However, several obstacles were found such as suboptimal service during peak hours, low understanding of SOPs by new employees, SOPs that are not adaptive to local guests, and lack of an individual evaluation system. The novelty of this research lies in the strategic proposals based on direct practice in the field, including work shift arrangements, the addition of reserve employees, interactive SOP modules based on video and e-learning, adjustments to communication approaches to domestic guests, and an SOP-based individual performance evaluation system with real-time integration of guest feedback. The results of this study are expected to be a practical reference for management in increasing the effectiveness of the implementation of LQA SOPs, as well as strengthening consistent and adaptive service standards at Akasa Restaurant and Bar Jumeirah Bali.
Penerapan Standard Operating Procedure Dalam Meningkatkan Kualitas Makanan Kitchen Octagon Montage Palmetto Bluff South Carolina US Yoga, I Ketut Agus Krisna; Rahayu, Ni Made Sri
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i12.1160

Abstract

Penerapan standard operating procedure (SOP) dalam dapur profesional menjadi elemen krusial dalam menjamin kualitas dan konsistensi makanan, terutama di tengah tuntutan industri kuliner internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana penerapan dan kendala SOP dalam meningkatkan kualitas makanan di Kitchen  Octagon Montage Palmetto Bluff, South  Carolina, Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum SOP telah diterapkan dengan baik, terutama dalam aspek pelatihan, briefing rutin, serta prosedur kebersihan seperti penggunaan pakaian kerja, sanitasi tangan, pengolahan, dan penyimpanan bahan makanan. Namun, beberapa kendala masih ditemukan saat jam sibuk (peak hour), antara lain kurangnya pemisahan bahan mentah dan matang serta penurunan kebersihan area kerja. Hal ini dipengaruhi oleh ketidakdisiplinan staf, ketidakhadiran dalam briefing, dan lemahnya pengawasan terutama pada shift malam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SOP memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas makanan, namun diperlukan penguatan manajemen operasional dan sistem pengawasan lintas shift guna memastikan SOP dapat dijalankan secara konsisten dalam berbagai kondisi kerja.   The implementation of Standard Operating Procedures (SOP) in a professional kitchen is a crucial element in ensuring the quality and consistency of food, especially amid the demands of the international culinary industry. This study aims to evaluate the implementation and challenges of SOP in improving food quality at the Octagon Kitchen, Montage Palmetto Bluff, South Carolina, United States. The research adopts a qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection methods. The findings reveal that, in general, SOPs have been well implemented, particularly in aspects such as staff training, routine briefings, and hygiene procedures including the use of work attire, hand sanitation, food processing, and storage. However, several challenges were observed during peak hours, such as inadequate separation of raw and cooked ingredients and a decline in workspace cleanliness. These issues were influenced by staff indiscipline, absence from briefings, and weak supervision, especially during night shifts. The study concludes that SOP implementation plays a significant role in enhancing food quality, but strengthening operational management and cross-shift supervision systems is necessary to ensure consistent adherence to SOPs under various working conditions.
Penerapan SOP Food Runner Di Restaurant Main Dining Room Hotel The Greenbrier Wiguna, I Putu Satria; Aprinica, Ni Putu Isha
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i12.1161

Abstract

The Greenbrier Hotel, sebagai salah satu destinasi mewah di West Virginia, dikenal karena standar pelayanannya yang tinggi, termasuk di Main Dining Room sebagai pusat operasional restoran utama. Salah satu posisi penting dalam menunjang kelancaran pelayanan adalah food runner, yang bertugas menjembatani dapur dan tamu. Namun, hasil studi pendahuluan menunjukkan adanya kendala dalam penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) food runner, seperti koordinasi yang kurang efektif, keterlambatan penyajian, dan kesalahan menu. Hal ini menandakan pentingnya evaluasi terhadap implementasi SOP yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan SOP food runner dan apa saja kendala yang ditemui food runner saat menerapkan SOP Pelayanan tamu di Restaurant Main Dining Room Hotel The Greenbrier. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, 1) Penerapan SOP oleh food runner di Restaurant Main Dining Room Hotel The Greenbrier telah berjalan secara optimal, dengan hasil ceklist observasi, sebanyak 94% (16 dari 17 poin SOP) telah diterapkan dengan baik oleh food runner. 2) Kendala utama dalam penerapan SOP berasal dari tingginya beban kerja dan tekanan waktu saat restoran ramai, yang menyebabkan beberapa prosedur kecil terabaikan. Namun, upaya manajerial seperti briefing rutin, pelatihan, dan penguatan kerja tim terbukti efektif dalam meminimalisasi hambatan dan menjaga kualitas pelayanan tetap profesional.   The Greenbrier Hotel, as one of the luxury destinations in West Virginia, is renowned for its high standards of service, particularly in the Main Dining Room, which serves as the hotel’s main restaurant operations center. One of the key roles supporting smooth service delivery is that of the food runner, whose main responsibility is to bridge the kitchen and the guests. However, preliminary observations indicate several obstacles in the implementation of the Standard Operating Procedure (SOP) for food runners, such as ineffective coordination, delays in service, and menu errors. These findings highlight the importance of evaluating the current SOP implementation. This study aims to explore how the SOP for food runners is implemented and to identify the challenges faced by food runners in applying guest service procedures at the Main Dining Room Restaurant of The Greenbrier Hotel. This research employs a qualitative descriptive method, using observation, interviews, and documentation as data collection techniques.The results of this study indicate: 1) The implementation of the SOP by food runners at the Main Dining Room Restaurant of The Greenbrier Hotel has been carried out optimally, with 94% (16 out of 17 SOP points) successfully applied according to the observation checklist. 2) The main challenge in SOP implementation stems from high workloads and time pressure during busy restaurant hours, which can lead to the neglect of minor procedures. However, managerial efforts such as regular briefings, training, and team-building initiatives have proven effective in minimizing obstacles and maintaining professional service quality.
Dampak Pariwisata Terhadap Perubahan Sikap Masyarakat Di Kawasan Pariwisata Ubud Pranatha, Gede Rio Surya; Semara, I Made Trisna; Sudarmawan, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i9.1163

Abstract

Perkembangan pariwisata di Ubud mempengaruhi aspek-aspek kehidupan masyarakat lokal, salah satu nya perilaku. Perubahan perilaku masyarakat dapat terjadi apabila ada rangsangan external seperti perkembangan pariwisata ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak perkembangan pariwisata terhadap perubahan sikap masyarakat di Ubud dengan menggunakan pendekatan teori Irritation Index (Doxey) sebagai kerangka analisis utama. Teori ini mengklasifikasikan respons masyarakat lokal terhadap pertumbuhan pariwisata ke dalam empat tahapan: euforia, apati, iritasi, dan antagonisme. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Ubud mengalami perubahan sikap akibat perkembangan pariiwsata. Hasil observasi lapangan menunjukan tanda-tanda Ubud berada pada fase apathy, namun hasil wawancara key informant menunjukan tanda-tanda Ubud berada pada fase euphoria. Faktor-faktor yang memengaruhi perubahan sikap meliputi ketimpangan manfaat ekonomi, degradasi budaya lokal, serta meningkatnya beban infrastruktur dan lingkungan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan dan partisipatif guna meminimalisasi dampak negatif terhadap masyarakat lokal.   The development of tourism in Ubud has influenced various aspects of local community life, one of which is behavior. Changes in community behavior can occur when there are external stimuli such as the development of tourism. This study aims to examine the impact of tourism development on changes in community attitudes in Ubud using the Irritation Index (Doxey) theory as the main analytical framework. This theory classifies the local community's response to tourism growth into four stages: euphoria, apathy, irritation, and antagonism. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentary studies. The results of the study indicate that the community in Ubud has experienced changes in attitude due to tourism development. Field observations show signs that Ubud is in the apathy phase, but interviews with key informants indicate signs that Ubud is in the euphoria phase. Factors influencing attitude changes include economic inequality, degradation of local culture, and increased infrastructure and environmental burdens. These findings indicate the importance of sustainable and participatory tourism management to minimize negative impacts on local communities.
Pengaruh Preferensi Dan Motivasi Wisatawan Gen Z Terhadap Minat Berkunjung Ke Atlas Beach Club Salurante, Kinaya Louise; Widhyandanta, I Gede Dirga Surya Arya; Sari, Retno Juwita
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i9.1164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi wisatawan dan motivasi wisatawan secara parsial dan simultan terhadap minat berkunjung ke Atlas Beach Club Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 286 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Asumsi Klasik, Anaisis Regresi Linier Berganda, Uji Koefisien Determinasi, dan Uji t. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa Preferensi wisatawan berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung, motivasi wisatawan berpengaruh negatif signifikan terhadap minat berkunjung, dan secara simultan Preferensi wisatawan dan motivasi wisatawan berpengaruh signfikan terhadap minat berkunjung. Besarnya Preferensi wisatawan dan motivasi wisatawan terhadap minat berkunjung adalah 55,6%. Saran yang dapat diberikan peneliti adalah pihak Atlas Beach Club diharapkan terus melalukan inovasi, agar nantinya selalu dapat memberikan pengalaman yang sesuai dengan tren dan gaya hidup, selalu meyediakan fasilitas yang berbeda dari pesasasing, untuk memberikan hiburan dan suasana yang berbeda bagi pengunjung, dan menyediakan fasilitas yang lengkap dan berkualitas, serta pelayanan yang baik.   Blimbingsari Tourism Village has potential and resources that can be developed and managed with the attachment of community participation. Tourism potential is collaborated with maximum community participation can achieve the dimensions of the implementation of Community Based Tourism so that it can support the realisation of sustainable tourism. The purpose of this research is to 1). Know the natural and cultural tourism potential of Blimbingsari Tourism Village, 2). Knowing the form of community participation involvement, and 3). Knowing the success of CBT in managing tourist villages to realise sustainable tourism. The research method used used a qualitative approach. Data were collected using observation, interview and documentation techniques. The sources of this research are the parties involved in the management of tourist villages, namely Perbekel, BUMDES, Tourism Committee and Village Community. The results of this study indicate that the development of tourist villages has implemented the CBT indicators, namely the economic, environmental, cultural, social and political dimensions. However, in the political dimension there is a lack of success rate indicators because young people have not optimally participated in tourism activities. This study aims to determine tourist preferences and tourist motivations partially and simultaneously towards the interest in visiting the Atlas Beach Club. The sample used in this study was 286 respondents. The data analysis techniques used in this study were the Classical Assumption Test, Multiple Linear Regression Analysis, Coefficient of Determination Test, and t-test. From the results of the study, it can be seen that tourist preferences have a significant positive effect on interest in visiting, tourist motivation has a significant negative effect on interest in visiting, and simultaneously tourist preferences and tourist motivation have a significant effect on interest in visiting. The magnitude of tourist preferences and tourist motivation towards interest in visiting is 55.6%. The suggestion that can be given by the researcher is that the Atlas Beach Club is expected to continue to innovate, so that later it can always provide an experience that is in accordance with trends and lifestyles, always provide different facilities from other tourists, to provide different entertainment and atmosphere for visitors, and provide complete and quality facilities, as well as good service
Efektivitas Peran Stakeholder Dalam Meningkatkan Dampak Ekonomi Lokal (Studi Kasus Wolobobo Ngada Festival 2024, Nusa Tenggara Timur) Wua, Maria Christin; Semara, I Made Trisna; Amir , Firlie Lanovia
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i10.1165

Abstract

Pariwisata menjadi sektor strategis yang mampu mendukung pembangunan ekonomi daerah, salah satunya melalui penyelenggaraan festival budaya. Namun, efektivitas suatu festival dalam memberikan dampak ekonomi lokal sangat bergantung pada peran para pemangku kepentingan atau stakeholder. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana efektivitas peran stakeholder pemerintah, sektor swasta (UMKM), dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Wolobobo Ngada Festival 2024, serta dampaknya terhadap peningkatan ekonomi lokal di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan stakeholder utama, dan dokumentasi dari kegiatan festival. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk meningkatkan validitas data. Fokus penelitian diarahkan pada sinergi antar stakeholder dalam mendukung keberhasilan festival serta bentuk- bentuk kontribusi mereka terhadap pengembangan ekonomi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas peran stakeholder masih belum optimal. Rendahnya partisipasi UMKM dan masyarakat lokal menghambat pencapaian target kunjungan dan perputaran ekonomi festival. Pemerintah sebagai penyelenggara utama masih menghadapi tantangan dalam koordinasi dan pemberdayaan lintas sektor. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan kolaborasi dan pemberdayaan komunitas berbasis pendekatan Community Based Tourism (CBT) untuk menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan dari pelaksanaan festival budaya di daerah.   Tourism has become a strategic sector capable of supporting regional economic development, one of which is through the organization of cultural festivals. However, the effectiveness of a festival in generating local economic impacts is highly dependent on the roles of various stakeholders. This study aims to analyze the effectiveness of the roles played by government stakeholders, the private sector (MSMEs), and local communities in supporting the implementation of the Wolobobo Ngada Festival 2024, as well as its impact on local economic improvement in Ngada Regency, East Nusa Tenggara. This research employs a descriptive qualitative approach using a case study method. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with key stakeholders, and documentation of festival activities. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, along with triangulation to enhance data validity. The research focuses on stakeholder synergy in supporting the success of the festival and the forms of their contributions to local economic development. The findings indicate that the effectiveness of stakeholder roles has not yet been optimal. Low participation from MSMEs and local communities has hindered the achievement of visitor targets and economic circulation during the festival. The government, as the main organizer, still faces challenges in coordination and cross-sectoral empowerment. These findings imply the importance of strengthening collaboration and community empowerment through a Community-Based Tourism (CBT) approach to create sustainable economic impacts from the implementation of cultural festivals in the region.
Analisis Efektivitas Iklan Produk Shampoo Kendaraan Di Media Sosial Terhadap Akumulasi Jumlah Penonton Pratama, Mochammad Arya Aprilian Pratama; Nurhidayatulloh, Nurhidayatulloh, S.Pd., M.T.
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i11.1167

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas iklan video pendek produk shampoo kendaraan pada platform TikTok serta korelasinya terhadap akumulasi jumlah penonton. Di tengah dinamisnya algoritma media sosial, kualitas konten sering kali berbenturan dengan kendala teknis distribusi. Dengan mengadopsi instrumen EPIC Model (Empathy, Persuasion, Impact, Communication), penelitian ini melibatkan 53 responden untuk mengevaluasi persepsi audiens terhadap variabel kreatif dan minat beli. Temuan empiris menunjukkan bahwa kualitas visual menjadi determinan paling dominan dengan skor rata-rata 4,38, melampaui pengaruh jumlah penonton riil dalam menarik atensi audiens. Namun, hasil analisis juga mengidentifikasi adanya anomali distribusi jangkauan yang disebabkan oleh variabel moderator eksternal berupa kebijakan algoritma platform (shadow banned). Simpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun kualitas produksi yang tinggi secara signifikan meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), stabilitas jangkauan konten tetap dipengaruhi secara volumetrik oleh mekanisme platform digital.
Resep Pembuatan Brownies Kukus Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor Sebagai Inovasi Pangan Sehat ASTRA WIJANA, KADEK ADITYA; Koeswriyono, Dika Pranadwipa
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i11.1168

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan brownies kukus dengan mengganti sebagian tepung terigu menggunakan tepung daun kelor (Moringa oleifera) sebagai inovasi pangan fungsional. Brownies merupakan kue yang umumnya dibuat dari tepung terigu, telur, gula, dan lemak, diolah melalui pemanggangan atau pengukusan sehingga memiliki tekstur lembut dan rasa cokelat manis. Penggunaan tepung terigu secara penuh menghasilkan produk dengan kandungan karbohidrat tinggi tetapi serat dan mikronutrien yang rendah. Oleh karena itu, tepung daun kelor ditambahkan karena mengandung protein, vitamin, mineral, serat, dan senyawa antioksidan yang tinggi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi dan fungsional produk. Metode penelitian meliputi pembuatan brownies kukus dengan variasi konsentrasi tepung daun kelor sebagai pengganti sebagian tepung terigu, diikuti dengan uji organoleptik yang mencakup penilaian warna, aroma, tekstur, dan rasa. Diharapkan diperoleh formula brownies dengan warna hijau alami, aroma cokelat yang tetap dominan, tekstur lembut, dan cita rasa yang diterima oleh konsumen. Hasil penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan lokal dan mendukung peningkatan status gizi masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting di Indonesia. Kata Kunci: Brownies Kukus, Tepung Daun Kelor, Substitusi Tepung, Pangan Fungsional Abstract This study aims to develop steamed brownies by partially substituting wheat flour with moringa leaf flour (Moringa oleifera) as a functional food innovation. Brownies are typically made from wheat flour, eggs, sugar, and fat, processed through baking or steaming to achieve a soft texture and sweet chocolate flavor. Using only wheat flour produces a product high in carbohydrates but low in fiber and micronutrients. Therefore, moringa leaf flour is incorporated due to its high content of protein, vitamins, minerals, fiber, and antioxidant compounds, which is expected to enhance the nutritional and functional value of the product. The research method involves preparing steamed brownies with varying concentrations of moringa leaf flour as a partial substitute for wheat flour, followed by organoleptic testing covering color, aroma, texture, and taste evaluation. The expected outcome is a brownie formula with natural green color, a dominant chocolate aroma, soft texture, and a taste acceptable to consumers. This study is expected to contribute to the development of functional foods using local ingredients and support efforts to improve community nutrition, particularly in stunting prevention in Indonesia. Keywords: Steamed Brownies, Moringa Leaf Flour, Flour Substitution, Functional Food
Pengaruh Mini Vlog Dan Live Streaming Terhadap Minat Menginap Tamu Di Hotel Atanaya Kuta Purnama, Jesslyn Lidya; Suarmana, I Wayan Restu; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i12.1169

Abstract

This study aims to measure the influence of mini vlogs and live streaming as digital marketing strategies on increasing guest interest in staying at the Atanaya Hotel Kuta. The research approach used was quantitative, with data collection methods through distributing questionnaires to potential guests and guests who had stayed at the Atanaya Hotel and were exposed to the mini vlog and live streaming content. The sample in this study consisted of 100 respondents selected using a purposive sampling technique. The obtained data were analyzed using multiple linear regression analysis to determine the magnitude of the influence of each independent variable on the dependent variable and to test the proposed hypotheses. The results showed that both mini vlogs and live streaming had a positive and significant effect on increasing guest interest in staying. This finding indicates that the effective use of interactive visual content through mini vlogs and live streaming can increase guest interest in the services and ambiance of the Atanaya Hotel. Based on these results, it is recommended that hotel management continue to develop authentic, engaging digital content that is consistent with the brand image to increase appeal and encourage potential guests to stay.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue