cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Perbedaan uji organoleptik kualitas kerupuk kulit daging kakao ( theobroma cacao l ) dengan kerupuk campuran tapioka dan terigu: Differences in organoleptic test quality of cacao meat skin crackers (theobroma cacao l) with tapioca and wheat mixed crackers Oktayasa, I Wayan
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.236

Abstract

Kulit buah kakao belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani bahkan sebagian besar dibuang disekitar pohon kakao. Limbah kulit buah kakao dapat digunakan secara optimal dengan mengolahnya menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual yaitu dengan mengelolanya menjadi sebuah kerupuk kulit daging kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas kerupuk kulit daging kakao dengan kerupuk campuran tapioka dan terigu menggunakan uji organoleptik (uji kesukaan=hedonic) dari segi warna, tekstur aroma dan rasa, serta untuk mengetahui kualitas kerupuk kulit daging kakao terbaik dan menciptakan inovasi dalam pembuatan kerupuk. Tempat penelitian di Gianyar, waktu penelitian bulan Maret-Juli 2021. Jenis penelitian ini menggunakan experiment dengan 4 perlakuan dengan 20 ulangan yaitu P0 (kerupuk 0% kulit daging kakao,50% tepung tapioka, 50% tepung terigu), P1 (kerupuk dengan substitusi 25% kulit daging kakao, dengan 37,5% tepung tapioka, 37,5% tepung terigu), P2 (kerupuk dengan substitusi 50% kulit daging kakao, dengan 25% tepung tapioka, 25% tepung terigu), dan P3 (kerupuk dengan substitusi 75% kulit daging kakao, dengan 12,5% tepung tapioka, 12,5% tepung terigu) dengan menggunakan 20 orang panelis. Analisi data dari uji organoleptik yaitu warana, tekstur, aroma, dan rasa digunakan Uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian ada perbedaan yang nyata (p<0,05) rasa dan warna antara P0, P1, P2, dan P3, dan tidak ada perbedaan yang nyata (p>0,05) aroma dan tekstur antara P0, P1, P2, dan P3. Berdasarkan uji warna, tekstu, aroma, dan rasa maka dari 4 macam perlakuan yaitu terbaik adalah P0 dengan warna kuning muda, tekstur sangat renyah, aroma kurang kuat, rasa enak. Cocoa pods have not been used optimally by farmers, even most of them are disposed of around cocoa trees. Cocoa pod peel waste can be used optimally by processing it into a product that has a selling value, namely by managing it into a cocoa skin cracker. This study aims to determine the difference in the quality of the cocoa skin crackers with a mixture of tapioca and flour crackers using an organoleptic test (preferred test = hedonic)in terms of color, texture, aroma and taste, as well as to determine the best quality of cocoa skin crackers and create innovations in making crackers. . The research location is in Gianyar, the research time is March-July 2021. This type of research uses an experiment with 4 treatments with 20 replications, namely P0 (0% crackers with cocoa skin, 50% tapioca flour, 50% wheat flour), P1 (crackers with substitution 25% cocoa skin, with 37.5% tapioca flour, 37.5% wheat flour), P2 (crackers with a substitution of 50% cocoa skin, with 25% tapioca flour, 25% wheat flour), and P3 (crackers with substitution of 75% cocoa skin, with 12.5% tapioca flour, 12.5% wheat flour) using 20 panelists. Analysis of data from organoleptic tests, namely color, texture, aroma, and taste used the Kruskal Wallis Test. The results showed that there was a significant difference (p<0.05) in taste and color between P0, P1, P2, and P3, and there was no significant difference (p>0.05) in aroma and texture between P0, P1, P2, and P3. Based on the color, texture, aroma, and taste tests, out of the 4 types of treatment, the best was P0 with light yellow color, very crunchy texture, less strong aroma, good taste.
Pemanfaatan buah nanas dalam pembuatan popcorn: Utilization of pineapple fruit in making popcorn Adithya, Putu Bagus Roland
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.237

Abstract

Popcron merupakan makanan ringan / snack siap saji yang pada umumnya dijual di pasaran yang dibuat dengan bahan dasar biji jagung olahan dengan varian rasa salty,karamel, keju dan coklat. Peneliti melakukan eksperimen dengan memanfaatkan buah nanas sebagai varian rasa dalam pembuatan popcorn. Penelitian dilaksanakan pada bulan mei 2021 hingga Agustus 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas popcorn dengan rasa buah nanas dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna. Dalam data ini menggunakan analisis uji organoleptik dengan responden sebanyak 30 responden. Hasil yang diperoleh yaitu dari segi warna popcorn rasa nanas mendapatkan skor sebesar 125 , dari segi rasa popcorn rasa nanas mendapatkan skor sebesar 122, dari segi aroma popcorn rasa nanas mendapatkan skor sebesar 124 dan dari segi tekstur popcorn rasa nanas mendapatkan skor sebesar 138. Untuk daya tahan popcorn rasa nanas dapat bertahan dalam suhu ruangan selama 2 hari saat sudah melalui proses memasak. Untuk biaya pembuatan popcorn dengan rasa buah nanas adalah sebesar Rp. 16.410 untuk pembuatan 1 box popcorn yang dapat menampung 100 gram popcorn Popcron is a ready-to-eat snack / snack that is generally sold in the market which is made with the basic ingredients of processed corn kernels with variants of salty, caramel, cheese and chocolate flavors. Researchers conducted experiments by using pineapple as a flavor variant in making popcorn. The research was conducted from May 2021 to August 2021. The purpose of this study was to determine the quality of popcorn with pineapple flavor in terms of taste, aroma, texture and color. This data uses organoleptic test analysis with 30 respondents. The results obtained are in terms of color, pineapple-flavored popcorn, a score of 125, in terms of taste, pineapple- flavored popcorn, a score of 122, in terms of aroma, pineapple-flavored popcorn, a score of 124, and in terms of texture, pineapple-flavored popcorn, a score of 138. pineapple-flavored popcorn can last at room temperature for 2 days after it has gone through the cooking process. The cost of making popcorn with pineapple flavor is Rp. 16,410 for the manufacture of 1 popcorn box that can hold 100 grams of popcorn
Penambahan bubuk daun kelor dalam pembuatan cookies (nastar) sebagai peluang bisnis: Addition of moringa leaf powder in the manufacture of cookies (nastar) as a business opportunity Putra, Komang Astaguna Abdi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.238

Abstract

Tujuan dari penelitian Penambahan bubuk daun kelor dalam pembuatan cookies (nastar) sebagai peluang bisnis ini adalah untuk mengetahui kualitas cookies (nastar) dengan penambahan bubuk daun kelor dari segi rasa, aroma, tekstur warna dan tampilan, kemudian untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis seberapa besar biaya yang diperlukan dalam pembuatan cookies nastar bubuk daun kelor dan juga minat beli sebagai peluang bisnis, Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, penelitian eksperimen ini dilakukan dengan membuat cookies (nastar) dengan bubuk daun kelor, kemudian diuji oleh 30 panelis dengan tes organoleptik, observasi dan analisis biaya. Hasil penelitian ini berupa penambahan bubuk daun kelor dalam pembuatan cookies (nastar) adalah enak dari segi rasa, beraroma sedap, tekstur yang lembut serta memiliki tampilan yang menarik. Dari hasil uji daya tahan cookies (nastar) dengan penambahan bubuk daun kelor, mampu bertahan selama 20 hari. Dalam minat beli sebagai bisnis 90% menyukai jika cookies (nastar) daun kelor ini menjadi trobosan bisnis kuliner kue kering terbaru, Dari hasil analisis biaya dalam pembuatan cookies (nastar) dengan penambahan bubuk daun kelor membutuhkan biaya Rp.28.100,- The purpose of this research is to add Moringa leaf powder in the manufacture of cookies (nastar) as a business opportunity to determine the quality of cookies (nastar) with the addition of Moringa leaf powder in terms of taste, aroma, color texture and appearance, then to determine the durability and analyze how much the costs required in making nastar cookies with Moringa leaf powder and also buying interest as a business opportunity. The research approach used is experimental research, this experimental research was carried out by making cookies (nastar) with Moringa leaf powder, then tested by 30 panelists with organoleptic tests, observation and cost analysis. The results of this study in the form of the addition of Moringa leaf powder in the manufacture of cookies (nastar) are delicious in terms of taste, delicious aroma, soft texture and have an attractive appearance. From the results of the durability test of cookies (nastar) with the addition of Moringa leaf powder, it can last for 20 days. In the interest of buying as a business 90% like if cookies (nastar) Moringa leaves are the latest breakthrough in the culinary business of pastries. From the results of the cost analysis in making cookies (nastar) with the addition of Moringa leaf powder, it costs Rp. 28.100,-
Penerapan higiene dan sanitai pada food handlers di janger restaurant: Application hygiene and sanitation on food handlers at janger restaurant Wiguna, Komang Jimmy Arta
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.239

Abstract

Penerapan pengadaan bahan makanan di dapur the cakra hotel bali: Implementation of procurement food ingredients in the cakra hotel bali Arisuta, I Kadek
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.242

Abstract

Pada sebuah hotel yang memiliki restoran, sangat diperlukan adanya supplier pengadaan bahan-bahan makanan untuk department dapur pada sebuah restoran tersebut, seperti pada industri The Cakra Hotel Bali. Namun dari hasil pengamatan yang diperoleh terdapat adanya beberapa indikasi kurangnya penerapan pengadaan bahan-bahan makanan di dapur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pengadaan bahan makanan di dapur The Cakra Hotel Bali. Dalam penelitian ini, penulis ingin membandingkan bagaimana penerapan pengadaan bahan makanan yang ada di dapur The Cakra Hotel Bali sesuai Standard Operational Procedure (SOP) dengan kenyataan yang terjadi, apakah sudah sesuai atau tidak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pada penelitian yang telah dilakukan, penulis menemukan beberapa masalah terkait penerapan pengadaan bahan makanan yang masih terjadi di hotel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standard Operational Procedure belum berjalan dengan maksimal. Evaluasi serta pelatihan perlu dilakukan untuk meningkatkan penerapan SOP menjadi lebih baik dari sebelumnya. In a Hotel that has a restaurant, it is very necessary to have a supplier of procurement food ingredients in the kitchen department at a restaurant, like in industry The Cakra Hotel Bali. But, from the observations obtained there are several indications of the lack application of food procurement in the kitchen. The purpose of this study was to determine the application of food procurement in the kitchen The Cakra Hotel Bali. In this study, the authors want to compare how the implementation of the procurement of food ingredients in the kitchen of The Cakra Hotel Bali, according to Standard Operating Procedures (SOP) with the reality that occurs, whether it is appropriate or not. Data collection techniques are carried out by means of Observation, Interviews and Documentation. The analytical technique used in this research is Descriptive qualitative. In the research that has been done the author found several problems related to the implementation of food procurement ingredients that still occurs in the hotel. The results of the study indicate that the Standard Operating Procedures (SOP), have not running optimally. Evaluation and training need to be carried out to improve the implementation of Standard Operating Procedures (SOP) to be better than before.
Pembuatan sorbet lemon subtitusi daun cincau hijau: Making lemon sorbet with green grass jelly leaf substitute Artawan, Kadek Yuda Dwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.243

Abstract

Sorbet adalah produk buah-buahan yang dibekukan yang biasanya berupa makanan pencuci mulut dessert yang terbuat dari sari pati puree, simple syrup, lemon juice dan dibuat tanpa penambahan produk yang berasal dari hewani. Sorbet pada umumnya terbuat dari berbagai macam buah-buahan. Sehingga membuat penulis tertarik untuk mencoba dan mengetahui hal baru dengan menggunakan daun cincau hijau untuk pembuatan sorbet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas organoleptik sorbet lemon subtitusi daun cincau hinjau, ditinjau dari segi rasa, warna, aroma, tekstur, daya tahanserta biaya produksi yang dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dengan pendekatan penelitian eksperimen. Hasil Uji organoleptik menunjukkan bahwa pembuatan sorbet lemon subtitusi daun cincau hijau merupakan campuran terbaik dengankualitas rasa sangat enak, tekstur lembut, warna menarik, serta aroma yang khas dari daun cincau hijau. Sorbet lemon subtitusi daun cincau hijau mendapat interprestasi baik dari masyarakat serta menambah pengetahuan dan wawasan mereka. Sorbet is a frozen fruit product which is usually a dessert made from puree starch, simple syrup, lemon juice and made without the addition of products of animal origin. The sorbet is made from a variety of fruits. So that makes the writer interested in trying and knowing new things by using green grass jelly leaf for making sorbet. This study aims to determine the organoleptic quality of lemon sorbet substituted with green grass jelly leaf, in terms of taste, color, aroma, texture, durability and required production costs. This study uses quantitative data types with an experimental research approach. The results of the organoleptic test showed that the manufacture of green grass jelly leaf substituted lemon sorbet was the best mixture with very good taste quality, soft texture, attractive color, and a distinctive aroma from green grass jelly leaves. Lemon sorbet substituted with green grass jelly leaves received good interpretations from the community and increased their knowledge and insight.
Pengaruh promosi jabatan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan di pizza hut sunset road point: The effect of position promotion and compensation on employee performance at pizza hut sunset road point Sentanu, I Nyoman Tri Mulya; Mahendra, I Wayan Eka; Sulasmini, Ni Made Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi jabatan, dan kompensasi secara parsial dan simultan terhadap kinerja karyawan di Pizza Hut Cabang Sunset Road Point Bali. Lokasi penelitian ini di Pizza Hut Cabang Sunset Road Point Bali. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Koefisien Determinasi, Uji F dan Uji t. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa: (1) promosi jabatan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, dimana diperoleh nilai t-hitung 3,028 dan signifikansi 0,004. (2) kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, dimana diperoleh nilai t-hitung 3,066 dan signifikansi 0,004. (3) secara simultan promosi jabatan dan kompensasi berpengaruh signfikan terhadap kinerja karyawan, dimana diperoleh nilai F-hitung 20,738 dan signifikansi 0,000. Besarnya pengaruh promosi jabatan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan adalah 52,9%. Saran yang dapat diberikan peneliti adalah Pizza Hut Cabang Sunset Road Point Bali diharapkan dalam meningkatkan kinerja karyawan dengan memperhatikan variabel promosi abatan dan kompensasi This study aims to determine the effect of promotion and compensation partially and simultaneously on employee performance at Pizza Hut Sunset Road Point Bali Branch. The location of this research is Pizza Hut Sunset Road Point Bali Branch. The sample used in this study were 40 respondents. The data analysis technique used in this research is the Classical Assumption Test, Multiple Linear Regression Analysis, Coefficient of Determination Test, F Test and t Test. From the research results, it can be seen that: (1) job promotion has a significant positive effect on employee performance, where the t-count value is 3.028 and the significance is 0.004. (2) compensation has a significant positive effect on employee performance, where the t-count value is 3.066 and the significance is 0.004. (3) simultaneously promotion and compensation have a significant effect on employee performance, where the F-count value is 20,738 and the significance is 0,000. The magnitude of the effect of promotion and compensation on employee performance is 52.9%. The suggestion that researchers can give is that Pizza Hut Sunset Road Point Bali Branch is expected to improve employee performance by paying attention to the variables of promotion and compensation
Pengaruh brand image dan iklan media sosial terhadap keputusan pembelian konsumen di qsora keopi muding: The effect of brand image and social media advertising on consumer purchase decisions at qsora keopi muding Saputra, Anak Agung Kompiang Wahyu Adi; Wiyasha, Ida Bagus Made; Koeswiryono, Dika Pranadwipa
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.248

Abstract

Qsora Keopi merupakan salah satu coffee shop yang berada di Muding dengan mengambil konsep Japanese street coffee shop yang jarang ada di Bali. Qsora baru berdiri kurang dari 1 tahun, dan kesulitan yang dihadapi saat ini adalah menghadapi brand-brand besar yang sudah lebih dulu melakukan promosi di media sosial mereka. Hal ini dapat dilihat dari keputusan pembelian konsumen yang lebih memilih brand besar yang sudah mereka ketahui lebih dulu. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah brand image yang dimiliki oleh Qsora Keopi dan juga iklan media sosial yang telah dilakukan dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 40 orang konsumen yang secara kebetulan ditemui di Qsora Keopi (accidental sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji hipotesis menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan brand image (X1) dan iklan media sosial (X2) mempengaruhi keputusan pembelian (Y) dengan memperoleh nilai F hitung > F tabel meskipun secara secara parsial brand image tidak mempengaruhi keputusan pembelian karena memperoleh nilai sig > 0,05 namun iklan media sosial secara parsial mempengaruhi keputusan pembelian dengan memperoleh nilai sig < 0,05 dengan nilai koefisien determinansi sebesar 0,572. Hal ini berarti bahwa variabel brand image (X1) dan iklan media sosial (X2) mempunyai kontribusi secara bersama-sama sebesar 57,2% terhadap variabel keputusan pembelian (Y) sedangkan sisanya sebesar 42,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penelitian ini. Qsora Keopi is a coffee shop located in Muding by taking the Japanese street coffee shop concept which is rare in Bali. Qsora has only been established for less than 1 year, and the difficulty it is currently facing is dealing with big brands that have already promoted on their social media. This can be seen from the purchasing decisions of consumers who prefer big brands that they already know beforehand. Based on this, this study aims to analyze whether the brand image owned by Qsora Keopi and also the social media advertisements that have been carried out can influence consumer purchasing decisions. The type of research used is quantitative with data collection methods through distributing questionnaires, observation, interviews, and documentation. The sample used in this study was 40 consumers who were met by chance at Qsora Keopi (accidental sampling). The data analysis technique used is multiple linear regression with hypothesis testing using SPSS 23. The results of this study indicate that simultaneously brand image (X1) and social media advertising (X2) influence purchasing decisions (Y) by obtaining an F count > F table even though partially brand image does not affect purchasing decisions because it obtains a sig value > 0.05 but social media advertising partially influences purchasing decisions by obtaining a sig value <0.05 with a coefficient of determination of 0.572. This means that the brand image variable (X1) and social media advertising (X2) have a joint contribution of 57.2% to the purchase decision variable (Y) while the remaining 42.8% is influenced by other factors not examined by this research.
Adaptasi new normal: pengaruh kualitas produk, fasilitas, dan harga terhadap kepuasan konsumen : New normal adaptation: the influence of product quality, facilities, and price on customer satisfaction Dody, Dody; Susanti, Luh Eka; Pambudi, Bondan
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.251

Abstract

Bisnis dapat terus berjalan dan bertahan ditengah persaingan ketat pada era new normal, apabila pelaku bisnis tersebut mengutamakan kepuasan konsumen yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor dari kualitas produk, fasilitas, dan harga terhadap kepuasan konsumen di Stuja Coffe Bali baik secara simultan maupun secara parsial. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui penyebaran kuesioner dalam bentuk google form kepada 60 responden menggunakan puporsive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas; uji reliabilitas; uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heterokedastisitas; analisis regresi linier berganda; analisis koefisien determinasi; serta pengujian hipotesis melalui uji f dan uji t. Data-data memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semua variabel kualitas produk, fasilitas, dan harga yang diuji berpengaruh positif dan signifikan secara simultan maupun parsial terhadap kepuasan konsumen melalui uji f dan uji t. If the businessman prioritizes customer satisfaction which is influenced by several factors, business could continue to run and survive in the midst of intense competition in the new normal era. This study aims to determine the effect of product quality, facility, and price factors on customer satisfaction at Stuja Coffee Bali, either simultaneously or partially. The data collection technique in this study was through the distribution of questionnaires in the google form to 60 respondents using purposive sampling. The data analysis technique used in this study is validity test; reliability test; classical assumption test which is normality test, multicollinearity test, and heteroscedasticity; multiple linear regression analysis; coefficient determination; and hypothesis test through F test and T test. The data has approved the validity and reliability test. The results showed that all the variables of product quality, facility, and price tested had a positive and significant effect simultaneously and partially on customer satisfaction through the F test and T test.
Strategi pemasaran diantara kopi pada era new normal: Strategi pemasaran diantara kopi pada era new normal Muliawan, Felicia; Sanjaya, I Wayan Kiki; Paramita, Putu Dian Yuliani
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i12.254

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor internal dan eksternal dalam bauran pemasaran 7P Diantara Kopi, dan untuk mengetahui strategi pemasaran Diantara Kopi. Penelitian ini dilakukan di Diantara Kopi Pontianak yaitu pada bulan Febuari sampai dengan Juli 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis SWOT, kuadran SWOT, dan Matriks SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Diantara Kopi berada pada Kuadran I yang mendukung strategi agresif. Posisi kuadran I berarti sangat menguntungkan karena Diantara Kopi memiliki kekuatan internal yang bisa memanfaatkan peluang eksternal sehingga hal itu dapat meningkatkan penjualan pada era new normal saat ini. Strategi alternatif yang bisa digunakan Diantara Kopi 1) Diantara Kopi bisa menggunakan endorse dengan cara berkerja sama dengan beberapa influencer untuk memanfaatkan peluang. 2) menyewa tempat parkir roda empat disekitar lokasi. 3) secara intens membuat testimoni di media sosial. 4) membuat free product tertentu untuk pelanggan yang membawa pelanggan baru. 5) mengevaluasi produk yang dinilai buruk oleh konsumen. 6) membuat menu yang mengikuti perkembangan gaya hidup masa kini. The purpose of this research is to find out how internal and external factors are in the 7P marketing mix of Antara Coffee, and to find out the marketing strategy of Antara Coffee. This research was conducted at Among Pontianak Coffee from February to July 2021. The type of research used was SWOT analysis, SWOT quadrants, and SWOT Matrix. The results of this study indicate that Among Coffee is in Quadrant I which supports aggressive strategies. Quadrant I position means it is very profitable because Among Kopi has internal strengths that can take advantage of external opportunities so that it can increase sales in the current new normal era. Alternative strategies that can be used among Kopi 1) Among Kopi can use endorsements by working with several influencers to take advantage of opportunities. 2) rent a four-wheeled parking space around the location. 3) intensely create testimonials on social media. 4) make certain free products for customers who bring in new customers. 5) evaluate products that are considered bad by consumers. 6) create a menu that follows the development of today's lifestyle.

Page 20 of 151 | Total Record : 1502


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue