cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pengaruh Fasilitas Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Motivasi Kerja Karyawan Dewi, Putu Surya; Mahendra, I Wayan Eka; Wahyu, Gede Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.942

Abstract

Pentingnya keberadaan sumber daya manusia dalam pengembangan usaha jasa pariwisata, terlihat dari kebijakan untuk mengajak masyarakat sadar wisata, dan meningkatkan produk wisata, yang sebetulnya juga tidak lepas dari peningkatan profesionalisme sumber daya manusia. Karyawan merupakan salah satu unsur terpenting dalam menentukan maju mundurnya suatu perusahaan. Untuk mencapai tujuan perusahaan diperlukan karyawan yang sesuai dengan persyaratan dalam hotel, dan juga harus mampu menjalankan tugas-tugas yang telah ditentukan oleh hotel. Begitupula sebaliknya selain karyawan yang memenuhi persyaratan dalam hotel, maka hotel juga harus memenuhi tanggung jawabnya dengan memberikan fasilitas kerja dan lingkungan kerja yang memadai agar motivasi kerja karyawan semakin meningkat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh fasilitas kerja dan lingkungan kerja mempengaruhi motivasi kerja karyawan di Discovery Kartika Plaza Hotel. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif korelatif dengan alat analisis SPSS versi 22. Sampel yang digunakan di penelitian ini berjumlah 100 orang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa fasilitas kerja (X1) berpengaruh positif terhadap motivasi kerja karyawan di Discovery Kartika Plaza Hotel, lingkungan kerja (X2) berpengaruh positif terhadap motivasi kerja (Y) karyawan di Discovery Kartika Plaza Hotel. Dari hasil yang diperoleh menunjukan fasilitas kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap motivasi karyawan di Discovery Kartika Plaza, Kuta, Bali. The importance of the existence of human resources in the development of tourism service businesses, can be seen from the policy to invite people to be aware of tourism, and improve tourism products, which actually cannot be separated from the increase in the professionalism of human resources. Employees are one of the most important elements in determining the success of a company. In order to achieve the company's goals, it requires employees who comply with the requirements of the hotel, and must also be able to carry out the tasks determined by the hotel. Likewise, in addition to employees who meet the requirements of the hotel, the hotel must also fulfill its responsibilities by providing adequate work facilities and work environment so that employee motivation increases. This research was conducted with the aim of knowing how the influence of work facilities and the work environment affect the work motivation of employees at the Discovery Kartika Plaza Hotel. This study used a correlative associative approach with the SPSS version 22 analysis tool. The sample used in this study was 100 people. The results showed that work facilities (X1) had a positive effect on employee motivation at Discovery Kartika Plaza Hotel, work environment (X2) had a positive effect on employee motivation (Y) at Discovery Kartika Plaza Hotel. The results obtained show that work facilities and work environment together have a positive effect on employee motivation at Discovery Kartika Plaza, Kuta, Bali.
Analisis Keluhan dan Cara Penanganan Keluhan di Hotel Bintang 5 Angela, Veren Caroline; Sanjaya, I Wayan Kiki; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan keluhan berdasarkan karakteristiknya dan mengkaji bagaimana penanganan keluhan oleh pihak hotel di hotel Westin Nusa Dua Bali untuk mengetahui penyebab terjadinya keluhan dan solusi penanganan keluhan tersebut agar dapat mengurangi keluhan. Studi ini juga menganalisis keluhan dan cara menangani keluhan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Informasi dikumpulkan melalui observasi pada situs web TripAdvisor dan berbicara dengan manajer Front Office. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ada lima kategori keluhan yaitu, mechanical, attitudinal, service-related, unusual dan emotional complaint. Temuan penelitian ini menganalisis bagaimana penanganan pengaduan yang dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu online dan secara langsung. Untuk keluhan online, respon cepat dan kompensasi alternatif dapat membantu tamu yang sudah check out meredakan emosinya, sedangkan untuk tamu yang masih di hotel dapat dilakukan pendekatan langsung dan dapat diberikan kompensasi yang sesuai. Dengan menawarkan renewing element dan melakukan service recovery sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, pengaduan dapat segera ditangani. Menurut temuan penelitian, penerapan SOP hotel Westin Nusa Dua Bali di bawah standar, dan sejumlah fasilitasnya tidak beroperasi dengan baik, yang menjadi alasan utama keluhan terkait masalah mekanis dan terkait layanan. Studi ini juga menemukan keluhan emosional tertentu yang disampaikan oleh klien FIT yang menerima pelayanan di bawah standar karena anggota staf dianggap lebih peduli terhadap pengunjung grup. Kompensasi yang ditawarkan sejauh ini cukup memadai, namun pihak hotel harus mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk menanggapi keluhan dan menawarkan pelatihan yang lebih menyeluruh kepada anggota staf untuk membantu mereka menjalankan SOP dengan lebih efektif. This study aims to classify complaints based on their characteristics and examine how complaints are handled by the hotel at the Westin Nusa Dua Bali hotel in order to identify the causes of complaints and solutions for handling these complaints in order to reduce complaints. The study also analyses complaints and how to handle complaints. Complaints at the Westin Nusa Dua Bali hotel have lasted for a while. Using a descriptive qualitative methodology, this study. The information was gathered through looking over the TripAdvisor website and speaking with the front office manager. The findings of this study demonstrate that there are five different categories of complaints, including mechanical, service-related, attitude-related, atypical, and emotional complaints. The findings of this study analyse how to handle complaints that can be divided into two categories, namely online and in person. For online complaints, a quick response and alternative compensation can help guests who have already checked out by relieving their emotions, whereas for guests who are still at the hotel, a direct approach can be made and appropriate compensation can be given. By offering renewable resources and carrying out service recovery in line with established SOPs, complaints are dealt with immediately. According to the study's findings, the Westin Nusa Dua Bali hotel's SOP implementation was subpar, and a number of its facilities weren't fully operational, which was the main reason for complaints about both mechanical and service-related issues. The study also discovered a particular emotional complaint brought up by FIT clients receiving subpar service cycles since staff members were thought to care more towards group visitors. The compensation offered thus far has been pretty adequate, however the hotel should speed up the time it takes to respond to complaints and offer more thorough training to staff members to help them carry out SOPs more effectively.
Pengaruh Kualitas Produk dan Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen Vinola; Sanjaya, I Wayan Kiki; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.944

Abstract

Salah satu persyaratan sebuah waralaba dapat bertahan dan sukses di sebuah persaingan kedepannya ialah dengan berupaya untuk menuju sebuah maksud dengan perolehan dan pertahanan pelanggan. Tujuan dari kajian ini adalah (1) melihat apa yang menjadi pengaruh kualitas dari barang serta pelayanan secara simultan terhadap kepuasan konsumen di Kopi Lain Hati Bendungan Hilir (2) dengan tujuan melihati pengaruh mutu sebuah barang dan kepuasan konsumen di tempat penelitian, (3) untuk melihat pengaruh pelayanan pada kepuasan konsumen. Sampel dari penelitian dengan banyaknya 30 responden. Metode kajian yang dipakai dari kajian ini yaitu kuantitatif. Data dikumpulkan dengan memakai teknik kuesioner serta wawancara. Data analisis memakai analisis regresi linier berganda, Uji T, F dan analisis determinasi dengan dibantu pada program SPSS 28. Hasil kajian memperlihatkan jika mutu barang dan pelayanan memengaruhi baik pada kepuasan pembeli pada nilai F hitung (60,581) > F tabel (3,354) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, mutu barang yang baik daripada puasnya kepuasan konsumen dengan nilai t hitung (2,288) > t tabel (2,056), serta pelayanannya memiliki pengaruh baik dengan t hitung (5,877) > t tabel (2,056). Pada penelitian ini, mutu barang serta pelayanannya bersama-sama memiliki nilai kontribusi sebesar 81,8% terhadap kepuasan konsumen, sedangkan sisanya 18,2% pengaruh variabel tak dijelaskan pada kajian ini. One of the requirements for a franchise to survive and be successful the future competitions the try to achieve goal create and retain costumer. The aims for this study were (1) for determine effect of product qualition service simultaneously costumer in Kopi Lain Hati Bendungan Hilir (2) to determine the effect of product quality on customer satisfaction at Kopi Lain Hati Bendungan Hilir, (3) to determine the effect service to customer satisfaction at Kopi Lain Hati Bendungan Hilir. The sample in this study were 30 respondents. The research method used in this research is quantitative. Data collected by questionnaire and interview techniques. Data were analyze use multiple linear analysis, T test, F test, and determination analysis by using SPSS. The results showed in product had positive an effect in costumer satisfaction with F count (60.581) > F table (3.354) ) and a significance value of 0.000 <0.05, product quality has a positive effect on customer satisfaction with t count (2.288) > t table (2.056), and service has a positive effect on customer satisfaction with t count (5.877) > t table (2.056). In this study, product and service quality together contributed 81.8% to consumer satisfaction, while the remaining 18.2% was influence in other variabel in study.
Pengaruh Komunikasi dan Kepribadian terhadap Kinerja Karyawan Wirawan, I Kadek Candra; Sanjaya, I Wayan Kiki; Juniarta, Pande Putu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.945

Abstract

Pariwisata merupakan pemasukan terbesar yang diperoleh di Indonesia, maka dari itu dengan adanya pariwisata dapat membantu perekonomian masyarakat di Indonesia khususnya di Bali. Seorang yang bekerja di hospitality harus bisa berkomunikasi dengan baik terhadap atasan, bawahan, maupun sesama rekan kerja. Fenomena yang terjadi di Hotel Le Meridien Bali adalah adanya karyawan yang mengeluh karena kurangnya komunikasi dan kepribadian karyawan pada saat bekerja di hotel. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komunikasi dan kepribadian terhadap kinerja karyawan di Le Meridien Bali Jimbaran. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober tahun 2022 – Mei tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan alat penelitian berupa kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan di Le Meridien Bali Jimbaran yang berjumlah 164 orang, sementara itu sampel penelitiannya dihitung dengan rumus slovin dan diperoleh sebanyak 62 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara komunikasi terhadap kinerja karyawan, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepribadian terhadap kinerja karyawan dan terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan antara komunikasi dan kepribadian terhadap kinerja karyawan di Le Meridien Bali Jimbaran. Tourism is the largest income earned in Indonesia, therefore tourism can help the economy of people in Indonesia, especially in Bali. A person who works in hospitality must be able to communicate well with superiors, subordinates, and fellow co-workers. The phenomenon that occurs at the Le Meridien Bali Hotel is that there are employees who complain about the lack of communication and personality of employees while working at the hotel. This study aims to examine the effect of communication and personality on employee performance at Le Meridien Bali Jimbaran. This research was conducted in October 2022–May 2023. This research method uses a quantitative approach with data collection techniques using a research tool in the form of a questionnaire. The population in this study were 164 employees at Le Meridien Bali Jimbaran, while the research sample was calculated using the Slovin formula and obtained as many as 62 respondents. The results of this study indicate that there is a partial positive and significant influence between communication on employee performance, there is a positive and significant influence between personality on employee performance and there is a simultaneous positive and significant influence between communication and personality on employee performance at Le Meridien Bali Jimbaran.
Analisis Penerapan Standar Operasional Prosedur pada Food and Beverage Product Marta, I Putu; Juniantara, Pande Putu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.946

Abstract

Grand Hotel beralamat di 286 Grand Avenue, Mackinac Island 4975. Mackinac Island ditetapkan menjadi Taman Nasional kedua di Amerika Serikat pada tahun 1875. Grand Hotel merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah ada selama bertahun-tahun dan sudah ditetapkan sebagai wisata bersejarah yang dapat di kunjungi yang berlokasikan di Mackinac Island, Michigan, United State America. Mackinac Island merupakan salah satu pulau yang berada dalam kawasan Michigan. Pada hal ini penulis mendapatkan beberapa masalah muncul di Grand Hotel terutama di Food and Beverage Product Esther William Pool. Yang dimana kendala-kendala tersebut menyebabkan kurangnya kepuasan tamu akan service yang diberikan contohnya, seperti permasalahan tamu complain perihal makanan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan si tamu dan yang dimana pihak kitchen membuat makanan tidak sesuai dengan keinginanya dan standar yang ada. Akan permasalahan diatas penelitian menggunakan metode penelitian observasi dan wawancara sebagal landasan utama untuk mencari data-data yang diperlukan. Hasil akan dari penelitian ini adanya beberapa penerapan standar operasional prosedur yang tidak diikuti secara baik dan benar maka dari itu pihak management memberikan beberapa solusi untuk mengatasi kendala-kendala yang ada. The Grand Hotel is located at 286 Grand Avenue, Mackinac Island 4975. Mackinac Island was designated as the second National Park in the United States in 1875. The Grand Hotel is a tourist destination that has existed for many years and has been designated as a historic tourist attraction that can be visited which is located on Mackinac Island, Michigan, United States America. Mackinac Island is one of the islands in the Michigan region. In this case, the author found that several problems at the Grand Hotel, especially at the Food and Beverage Product Esther William Pool. Where these obstacles cause a lack of guest satisfaction with the service provided, for example, such as the problem of guests complaining about the food not being what the guest wants and where the kitchen makes food that does not match their wishes and existing standards. Regarding the above problems, the research used observation and interview research methods as the main basis for searching for the necessary data. The results of this research will be that there are several implementations of standard operational procedures that were not followed properly and correctly, therefore the management provided several solutions to overcome the existing obstacles.
Kualitas Pelayanan Pramusaji di Kepitu Restoran Saputra, I Wayan Dika; Darmayanti, Putu Sri
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.947

Abstract

Kepitu Restoran berlokasi di dalam hotel The Kayon Jungle & Resort yang Desa Bresela, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar yang menyediakan makanan mulai dari breakfast, lunch hingga dinner. Merujuk pada perolehan hasil melakukan pengamatan di tahap awal, maka telah ditemukan adanya komentar yang mengarah pada hal-hal buruk yang menyangkut kualitas pelayanan yang diberikan oleh pramusaji. Tujuan diadakan riset ini ialah untuk menemukan apa saja upaya yang dilakukan oleh pihak supervisor sebagai bentuk usaha dalam melakukan peningkatan tingkat kualitas pelayanan yang diberikan oleh pramusaji dan juga apa saja yang menjadi masalah atau dinilai sebagai kendala yang ditemukan oleh pihak supervisor dalam melakukan proses penerapan standar pelayanan pramusaji. Dalam riset ini, maka jenis data yang mendukung ialah data kualitatif, dimana data ini dilakukan proses pencarian dan pengumpulan dengan melakukan serangkaian kegiatan yang mencakup observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Dalam riset ini, maka digunakan deskriptif kualitatif sebagai teknik analisis datanya. Hasil riset ini, maka menemukan adanya masalah atau kendala yang sedang dihadapai oleh pramusaji ialah adanya keterlambatan dalam melakukan proses penyajian makanan dan minuman kepada para tamu, tampak rendahnya sikap disiplin para pramusaji dalam mengikuti kegiatan berbagai pelatihan, rendahnya tingkat pengetahuan pada menu dan juga kemampuan komunikasi bahasa asing dan juga kurang adanya perhatian khusus kepada tamu. Hasil riset ini juga memperlihatkan bahwa upaya yang diambil oleh pihak Supervisor dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh peramusaji yaitu dengan adanya pemberian pelatihan SOP, product knowledge, melakukan briefing serta juga mengecek secara berkala grooming pramusaji. Kepitu Restaurant is located inside The Kayon Jungle & Resort hotel in Bresela Village, Payangan District, Gianyar Regency which provides food ranging from breakfast, lunch to dinner. Referring to the initial observation results obtained, it is found that there were comments pointing to bad things regarding the quality of service provided by the waiters. The purpose of this research is to find out what efforts supervisors make as a form of effort to increase the level of service quality provided by waiters and also what problems or obstacles supervisors find in carrying out the process of implementing service standards waiter. In this research, the type of supporting data is qualitative data, where the data is carried out through a search and collection process by carrying out a series of activities which include observation, interviews and documentation. In this research, qualitative descriptive is used as a data analysis technique. From the research results, it was found that there were problems or obstacles faced by waiters, namely delays in the process of serving food and drinks to guests, low levels of discipline of waiters in participating in various training activities, low levels of discipline of waiters in participating in various training activities, low levels of discipline of waiters in participating in various training activities, knowledge of the menu and also communication skills foreign language and also lack of special attention to guests. The results of this research also show that the efforts made by Supervisors to improve the quality of service provided by waiters are by providing SOP training, product knowledge, providing supplies and also checking the waiters' grooming regularly.
Pembuatan Brownies dengan Tepung Bebas Gluten Aditya, I Wayan Hendra; Widhyandanta, I Gede Dirga Surya Arya
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.950

Abstract

Brownies atau Bronis merupakan sebuah makanan yang dipanggang yang berbentuk persegi, datar atau bar dikembangkan di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan dipopulerkan di Amerika Serikat dan Kanada pada paruh pertama abad ke-20. Brownies adalah salah satu hidangan penutup yang telah menjadi menu yang sangat popular, dan semua orang bisa menikmati makanan penutup dimanapun dan kapanpun. Dalam tugas akhir resep makanan ini penulis membahas mengenai Pembuatan Brownies dengan Tepung Bebas Gluten. Tujuan dalam pembuatan tugas akhir resep makanan ini adalah memperkenalkan kepada para penderita penyakit Celiac Diase dengan memanfaatkan Tepung Singkong (Cassava Flour) sebagai tepung bebas gluten. Dimana sebagai substitusi dari tepung terigu untuk pembuatan kue brownies. Dengan upaya, agar orang-orang yang memiliki penyakit Celiac disease masih bisa menikmati kue brownies dengan karakteristik sensoris yang sama dengan brownies yang menggunakan tepung terigu yang mengandung gluten. Brownies, also known as bronis, are square, flat, or bar-shaped baked goods that originated in the United States at the end of the 19th century and became popular in the United States and Canada during the first half of the 20th century. Brownies are a well-loved dessert that has become a very popular menu item, and people can enjoy them anytime and anywhere. In this final food recipe assignment, the author discusses how to make brownies using gluten-free flour. The purpose of this recipe is to introduce people who suffer from Celiac Disease to the use of cassava flour as a gluten-free alternative. Cassava flour is used as a substitute for wheat flour in brownie recipes. Through this approach, individuals with celiac disease can still enjoy brownies with the same sensory qualities as those made with traditional wheat flour that contains gluten.
Standard Operating Procedure dalam Penanganan Dinner Januarta, I Nyoman Adi; Nirmala, Bagus Putu Wahyu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.951

Abstract

Penerapan SOP penting dalam penyiapan dinner, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkenalkan SOP pelayanan dinner di The Kayon Jungle Resort. Penelitian ini menggunakan data kualitatif yang berasal dari data primer dan sekunder yaitu hasil wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap orang-orang di ruangan tersebut. Menurut hasil penelitian, ada beberapa tindakan yang tidak ditentukan oleh waiter/waitress, mencatat semua informasi reservasi yang telah terkumpul. Waiter/waitress di The Kayon Jungle Resort sering membuat tamu mengeluh mengenai pelayaan yang diberikan oleh waiter/waitress terkait saran yang dapat diberikan dalam penerapan SOP pada pelayanan dinner oleh F&B service, pihak manajemen diharapkan memastikan bahwa setiap petugas ruangan bekerja menerapkan SOP tersebut untuk memastikan kualitas yang terbaik. Application of SOP is important in preparing dinner, the aim of this research is to introduce the SOP for dinner service at The Kayon Jungle Resort. This research uses qualitative data originating from primary and secondary data, namely the results of interviews, observations and documentation of the people in the room. According to the research results, there are several actions that are not determined by the waiter/waitress, recording all the reservation information that has been collected. Waiter/waitresses at The Kayon Jungle Resort often make guests complain about the service provided by F&B service regarding suggestions that can be given in implementing SOP in dinner service by F&B service. The management is expected to ensure that every room attendant works to implement the SOP to ensure the best quality.
Implementasi Standard Operational Procedures sebagai Assistant Server pada Departement Food & Beverage Service Santiago, I Wayan Ruben; Wirawan, Putu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.952

Abstract

Di sektor perhotelan, terutama di resor dan hotel mewah seperti The Setai Miami Beach, terdapat beberapa permasalahan yang perlu diatasi. Pertama, Assistant Server menghadapi kesulitan berkomunikasi dengan tamu yang menggunakan bahasa selain bahasa Inggris, terutama bahasa Spanyol, mengingat banyaknya tamu yang berbahasa Spanyol. Kedua, Assistant Server sering merasa kewalahan saat tamu selesai bersamaan dan harus membersihkan serta mengatur beberapa meja secepat mungkin, mengakibatkan penurunan efisiensi dan potensi ketidakpuasan tamu. Penelitian ini dilakukan oleh I Wayan Ruben Santiago, seorang laki-laki berusia 20 tahun yang menjabat sebagai Assistant Server di Departemen Food & Beverage Service di The Setai Miami Beach, dengan tujuan mengamati, mencatat, dan menganalisis pelaksanaan tugas-tugas harian sesuai dengan Standard Operational Procedures (SOP) yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 2 Mei 2024, ditemukan bahwa sebagian besar tugas telah dilaksanakan dengan baik, termasuk menyiapkan meja, memoles peralatan makan, mengisi persediaan minuman, melipat serbet, dan mengikuti briefing. Namun, terdapat beberapa ketidaksesuaian dengan SOP, seperti penyambutan tamu, penataan ulang meja untuk paket makan lengkap, dan perapian meja setelah digunakan. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan terbaik dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan berkelanjutan, guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan di departemen ini. In the hospitality sector, especially in luxury resorts and hotels such as The Setai Miami Beach, there are several problems that need to be addressed. First, the Assistant Server had difficulty communicating with guests who spoke languages other than English, especially Spanish, considering the large number of Spanish-speaking guests. Second, Assistant Servers often feel overwhelmed when guests finish at the same time and have to clean and set up multiple tables as quickly as possible, resulting in decreased efficiency and potential guest dissatisfaction. This research was conducted by I Wayan Ruben Santiago, a 20 year old man who serves as an Assistant Server in the Food & Beverage Service Department at The Setai Miami Beach, with the aim of observing, recording and analyzing the implementation of daily tasks in accordance with Operational Standards Procedures (SOP) that have been established. Based on the results of observations on May 2 2024, it was found that most of the tasks had been carried out well, including preparing the table, polishing cutlery, replenishing drink supplies, folding napkins, and attending briefings. However, there are several non-conformities with the SOP, such as welcoming guests, rearranging tables for full meal packages, and lighting tables after use. This research identifies the challenges faced in providing the best service and provides recommendations for continuous improvement, in order to increase the effectiveness and efficiency of services in this department.
Dampak Kepemimpinan serta Lingkungan Kerja sebagai Faktor Pembentuk Kinerja Karyawan Daily Worker Dewi, Kadek Nirmala; Parwati, Komang Shanty Muni; Rinayanthi, Ni Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i4.953

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak kepemimpinan serta lingkungan kerja akan kinerja karyawan daily worker di The Oberoi Beach Resort Bali. Sampel yang dambil untuk penelitian ini adalah 50 responden. Hasil penelitian memperlihatkan secara parsial kepemimpinan berdampak signifikan terhadap kinerja daily worker dengan signifikansi 0,016 tidak lebih dari 0,05. Lingkungan kerja berdampak signifikan terhadap kinerja daily worker dengan nilai signifikansi 0,000 tidak lebih dari 0.05. Serta secara simultan kepemimpinan serta lingkungan kerja berdampak signifikan terhadap kinerja karyawan daily worker dengan nilai signifikansi 0,000 tidak lebih dari 0.05. kepemimpinan serta lingkungan kerja berperan sebesar 64,5% terhadap kinerja daily worker. The purpose of this study is to examine the impact of leadership and work environment on the performance of daily worker employees at The Oberoi Beach Resort Bali. The sample size for this study was 50 respondents. The research findings show that leadership has a significant partial impact on the performance of daily worker employees, with a significance value of 0.016, which is less than 0.05. The work environment has a significant impact on the performance of daily worker employees, with a significance value of 0.000, which is less than 0.05. Furthermore, leadership and work environment have a significant simultaneous impact on the performance of daily worker employees, with a significance value of 0.000, which is less than 0.05. Leadership and work environment account for 64.5% of the variation in daily worker performance.

Page 47 of 151 | Total Record : 1502


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue