cover
Contact Name
Fridarti
Contact Email
fridartifridarti69@gmail.com
Phone
+6281267330096
Journal Mail Official
fridartifridarti69@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tamansiswa No. 9 Padang (25138), Sumatera Barat-Indonesia Telp. (0751) 40020 Faks. (0751) 444170
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Embrio
ISSN : 2085403X     EISSN : 28089766     DOI : 1031317
Jurnal Embrio adalah jurnal yang berfokus pada bidang Eksakta yang meliputi : 1. Pertanian (Agronomi, Hama & Penyakit Tanaman, Ilmu Tanah, Sosial Ekonomi Pertanian, Pertanian Organik, Bioteknologi Pertanian, Teknologi Pascapanen) , 2. Peternakan (Nutrisi Ternak Unggas, Nutrisi Ruminansia, Produksi Ternak, Teknologi Hasil Ternak, Bioteknologi peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan), 3. Biologi Umum, 4. Agribisnis
Articles 121 Documents
INTRODUKSI BEBERAPA JENIS LEGUMINOSA PERDU DAN PEMBERIAN PUPUK UREA TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS RUMPUT LAPANGAN oktera seventri; sri Mulyani; fridarti fridarti
Jurnal Embrio Vol 10 No 2 (2018): jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.281 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v10i2.335

Abstract

Penelitian ini akan dilaksanakan di Tampat nagari Surian kecamatan Pantai Cermin Kab. Solok dan laboratorium Nutrisi ternak Ruminansia Fakultas Peternakan pada bulan maret sampai bulan Juli 2015. Tujuan Penelitian :Untuk mengetahui pengaruh pemupukan urea dan introduksi legum perdu terhadap produksi dan kualitas rumput lapang. Metode Penelitian: yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap 4 x 4 , yaitu 4 perlakuan dan 4 ulangan. Alasan menggunakan RAL karena lahan padang rumput datar dan perlakuan pada petak yang yang diacak secara penuh. Perlakuan tersebut adalah:A=Rumput lapangan (kontrol),B=Rumput lapangan + 300 kg N/Ha atau 652,17 kg urea/Ha (.Rekomendasi hasil penelitian Hendarto dan Suwarno (2005) dan Manidol (1992), C=Rumput lapangan introduksi dengan legum Sesbania sesban, D=Rumput lapangan introduksi dengan legum Clotalaria juncea.Hasil Pembahanan: 1. Produksi dan kualitas rumput lapangan dapat ditingkatkan melalui pemupukan dan introduksi dengan leguminosa perdu. 2.Terdapat peningkatan produksi segar rumput lapangan setelah pemupukan urea pada pemotongan pertama (40 hari) sekitar 0,941 kg/m2 dan produksi BK 0,253 kg/m2. 3. Peningkatan produksi segar rumput lapangan setelah introduksi dengan legum Sesbania sesban adalah 0,084 kg/m2 dan produksi BK 0,032 kg/m2. Sedangkan peningkatan produksi rumput lapangan dengan introduksi legum Clotalaria juncea adalah 0,197 kg/m2 dan produksi BK 0,055 kg/m2. 4. Terdapat peningkatan kualitas BK rumput lapangan setelah pemupukan dengan urea pada pemotongan pertama (40 hari) adalah 1,974 % dan kualitas PK 3,214 %., serta penurunan kandungan SK 0,96 %. Introduksi dengan legum Sesbania sesban dapat meningkan kualitas BK 2,585 % dan kualitas PK 3,623 % serta penurunan kandungan SK 1,931 %, sedangkan introduksi dengan legum Clotalaria juncea dapat meningkatkan kualitas BK 1,356 % dan kualitas PK 3,1 % serta penurunan kandungan SK 3,272 %.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN ALTERNATIF KEBIJAKAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI (Studi di Kabupaten Tanah Datar) Yulfira Media
Jurnal Embrio Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.113 KB)

Abstract

Beberapa program/kegiatan pemberdayaan sudah cukup banyak dilaksanakan, namun realitasnya pelaksanaan program/kegiatan tersebut belum optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan kegiatan pemberdayaan masyarakat, dan merumuskan alternatif strategi kebijakan yang mendukung keberhasilan kegiatan pemberdayaan dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan Fokus Grup Diskusi (FGD). Informan penelitian adalah ketua kelompok/anggota kelompok petani dan pengelola program pemberdayaan di Kabupaten/Kecamatan/Nagari, sedangkan peserta FGD adalah ketua/anggota dari kelompok petani yang dianggap berhasil dan kurang berhasil. Data yang sudah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan kaidah kualitatif dengan metode content analysis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada beberapa faktor yang turut mendukung keberhasilan pemberdayaan diantaranya partisipasi dan keaktifan kelompok dalam menyusun perencanaan kegiatan, pelaksanaan, dan pengawasan, dukungan aktif dari tenaga penyuluh/pendamping, kemampuan penyuluh dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Faktor yang menjadi penghambat keberhasilan kegiatan pemberdayaan masyarakat diantaranya adalah kurangnya partisipasi dan keterbukaan terhadap kelompok, kurangnya motivasi dan kepedulian masyarakat untuk terlibat dalam perencanaan. Alternatif bijakan yang disarankan dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani adalah peningkatan pembinaan dan pendampingan, peningkatan kapasitas SDM petani, dan peningkatan sarana prasarana, akses modal, pemasaran dan dukungan lintas sektor.
Kryopreservasi Sebagai Upaya Konservasi Plasma Nutfah Jangka Panjang Secara in Vitro Beberapa Genotipe Pisang (Musa Spp L.) Wiwik Hardaningsih
Jurnal Embrio Vol 5 No 02 (2012): Jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.122 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v5i02.132

Abstract

Research on long-term conservation of germplasm various banana genotypes (Musa spp L.) with kryopreservasi in liquid nitrogen (-196oC temperature) has been conducted at the Laboratory of Tissue Culture and Germplasm Conservation ITFRI Solok. This study aims to: know the method of conservation of banana germplasm with long-term conservation kryopreservasi suitable for a variety of banana genotypes. The results showed that: kryopreservasi method that can used for long term storage is a method of slow freezing (slow cooling cryopreservation) by using the vitrification method given the addition of PVS2 cryoprotectant atthawing temperatures 40oC.
EFISIENSI USAHATANI PADI SAWAH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 4:1 DENGAN NON JAJAR LEGOWO PADA GAPOKTAN BATU GADANG BERSAMA KELURAHAN BATU GADANG LUBUK KILANGAN KOTA PADANG Dang Sri Chaerani
Jurnal Embrio Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.457 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v12i1.598

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis karakteristik petani padi sawah sistem tanam jajar legowo 4:1 dengan non jajar legowo dan (2) Menganalisis efisiensi usahatani padi sawah dilihat dari sisi pendapatan dan kelayakan usahatani (R/C ratio). Penelitian ini menggunakan metode survei dan dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2017. Populasi pada penelitian adalah petani padi sawah sistem tanam jajar legowo 4:1 dan non jajar legowo yang tergabung pada Gapoktan Batu Gadang Bersama. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu petani yang pekerjaan utamanya adalah berusahatani padi sawah dengan luas lahan minimal 0,25 ha. Jumlah sampel ditetapkan masing-masing kelompok 30 orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Karakteristik responden padi sawah sistem tanam jajar legowo 4:1 dilihat dari umur berusia produktif 21 orang (70,00%), pendidikan SLTA 13 orang (43,33%), luas lahan 0,5–1,0 Ha 22 orang (73,34%), jumlah anggota keluarga ≤4 orang sebanyak 14 orang (46,67%), dan pengalaman berusahatani >10 tahun 22 orang (73,34%) sedangkan non jajar legowo dilihat dari umur berusia produktif 21 orang (70,00%), pendidikan SD 13 orang (43,33%), luas lahan <0,5 Ha 21 orang (70,00%), jumlah anggota keluarga ≤4 orang 16 orang (53,33%), dan pengalaman berusahatani >10 tahun 20 orang (66,66%). (2) Pendapatan dan R/C ratio responden petani padi sawah sistem tanam jajar legowo 4:1 lebih tinggi (Rp.18.272.789,86 dengan R/C ratio 2,66) daripada non jajar legowo (RP.13.294.379,08 dengan R/C ratio 2,44) dan berbeda nyata pada tingkat α = 0,05.
PENGARUH PERENDAMAN AIR DINGIN TERHADAP PERKECAMABAHAN BENIH CEMARA LAUT (Casuarina equisetifolia L.) Yopa Dwi Mutia; Afri Rona Diyanti
Jurnal Embrio Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.704 KB)

Abstract

The trouble confronted to satisfy the wishes of Casuarina equisetifolia seeds is the low germination of Casuarina equisetifolia seeds resulting from dormancy. One of the natural approaches that may be used to increase the velocity of water getting into the seeds, especially seeds with a totally hard outer shell structure is soaking the seeds in cold water that's notion to interrupt the lignin bonds within the seed coat. The reason for this look at changed into to choose the ideal remedy as to a method of breaking Casuarina equisetifolia seed dormancy to improve seed viability and vigor. This test used a completely randomized design (CRD) with three treatments and eight replications, performed on the Laboratory of the Faculty of Agriculture, Tamansiswa Padang University, from July to August 2021. This test consisted of soaking the seeds in cold water. The observational information has been analyzed the use of the F check on the 5% level. If it is significantly different, it is endured using the honest significant difference (HSD) take a look at on the 5% level. The results of the look at gave a significant effect on the variables of germination, dead seeds, the first day of counting, and maximum growth potential.
Model Kemitraan Contract Farming Pada Agribisnis Hortikultura ( Contract Farming Partnership model in agribusiness) Erfit Erfit
Jurnal Embrio Vol 4 No 01 (2011): Jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.44 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v4i01.122

Abstract

The purpose of this research is to see contract farming partnership model on horticultural agribusiness. This research using multicase method study which was combination of survey and case study. The result showed that relationship in contract farming partnership model such as : capital section, marketing and technology aid. The contract farming is a formal partnership which arranged in memorandum of understanding (MOU). The contract farming partnership benefits were 64 percent to increase farmer income, 70 percent increase technology and 68 percent increase farmer productivity.
KETERSEDIAAN HARA POSFOR DENGAN PENAMBAHAN BIOCHAR PADA ENTISOL PESISIR PANTAI Welly Herman; Wuri Prameswari
Jurnal Embrio Vol 11 No 02 (2019): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.454 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v11i02.469

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh biochar yang tepat agar dapat menyediakan unsur posfor pada tanah Entisol pesisir pantai. Penelitian ini telah dilaksanakan Kelurahan Beringin Raya Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu dan analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Teknik Lingkungan Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan (O) 0 % Biochar tempurung kelapa + 0 % Kompos titonia, (A) 75 % Biochar tempurung kelapa + 25 % Kompos titonia, (B) 50 % Biochar tempurung kelapa + 50 % Kompos titonia, (D) 25 % Biochar tempurung kelapa + 75 % Kompos titonia. Pengamatan dilakukan terhadap Posfor (P-tersedia) pada tanah menggunakan metode Bray 2 dan pH tanah menggunakan metode elektroda gelas pH meter. Pengamatan dilakukan terhadap tanah awal dan tanah setelah inkubasi dengan biochar. Dari hasil penelitian diperoleh adanya peningkatan terhadap pospor dengan penggunaan biochar terhadap tanah Entisol dari 2,428 ppm menjadi 2,813 ppm pada perlakuan 75 % Biochar tempurung kelapa + 25 % Kompos titonia.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS TINJA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI MAIN NURSERY meriati, meriati; Hidayat, Muhammad Sukron; Badal, Bustari
Jurnal Embrio Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.583 KB)

Abstract

Penelitian tentang Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Tinja Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Main – Nursery telah dilaksanakan di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, waktu penelitian dari bulan Mei 2019 sampai Juli 2019. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendapatkan dosis pupuk kompos tinja manusia yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Penelitian dalam bentuk percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 3 polybag tanaman sehingga terdapat 72 polybag. Sebagai perlakuan adalah A = Kontrol (Tanpa perlakuan kompos tinja), B = Media tanam (tanah : kompos) 9 : 1, C = Media tanam (tanah : kompos) 8 : 2, D = Media tanam (tanah : kompos) 7 : 3, E = Media tanam (tanah : kompos) 6 : 4, F = Media tanam (tanah : kompos) 5 : 5. Data hasil pengamatan yang diperoleh, dianalisis dengan uji lanjut Duncant’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kompos tinja manusia berpengaruh sangat berbeda nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman, bobot segar bagian atas, bobot kering bagian atas, bobot segar akar, dan berbeda nyata terhadap bobot kering akar tetapi tidak berbeda nyata pada pertambahan diameter bonggol dan jumlah daun (helai). Pemberian kompos tinja terbaik adalah perlakuan E Tanah : kompos Tinja (6 : 4).
Peranan Berbagai Jenis Bioaktivator dan Bahan Pengaya dalam Meningkatkan Kandungan Hara Kompos C. Odorata Jamilah, Jamilah
Jurnal Embrio Vol 1 No 01 (2008): jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1767.63 KB)

Abstract

The role of bioactivators and abundance substances in increase the nutrient content of carbon organic manure held during 1,5 months at Padang. The goal of study was to get some of bioactivator and abundance substance in effort to increase nutrient of manure in accelerate the composting. The substance of green manure taken from Kuranji, Guano was come from Sungai Lansek Sawahlunto-Sijunjung District. Another substances added in compost was fertilizer like Urea, SP36, KCl and lime CaO. The Bioactivator were Biokom, EM4, Trichoderma. The treatment design was in complet random in four treatments and four replications. The treatment namely; Gulma C. odorata + guano (Krono) (A); Gulma C. odorata + Guano + Biocom (Kronobio) (B); Gulma C. odorata + Guano + Trichoderma (Kronotricho) (C); Gulma C. odorata + Guano + EM4 (Kronoem) (D); Gulma C. odorata + soil (Krota) (E).The Analysis of nutrient composition were; C-organic, N-total, P-available, P-total, pH and C/N ratio. The result suggest that in general to give the guano as abundance substance too help in increase of compost as than the soil. The bioactivator Trichoderma could in increase nitrogen content and the same time to reduce C-organic composition as as a result C/N ratio low. In general without some of bioactivator applied on composting material could be P-available and Total P higher than bioactivator application. The result that guano is important to be abundance substances in composting. The compost proccess bioactivator application could not be attached, because get compost quality.
PERILAKU MASYARAKAT PETANI DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN DIKAWASAN HULU DAERAH ALIRAN SUNGAI BATANG KURANJI aslansari aslansari
Jurnal Embrio Vol 10 No 2 (2018): jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.418 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v10i2.336

Abstract

The behavior of farmers in environment management in the upstream region is strongly influenced by reciprocal relationship between human and environment. Based on law No.23 in 1997 about environment management, article 5 explain that everyone has rights to role in environment management and duty to protect environment conservation. A ware that reciprocal relationship between human and environment to protect environment as for as stream flow (DAS) and it still continue needs human demanded form wise measure who lives around steam flow for human matrealized as environment builder and control resources advantage on wise. This research was did in upper course of river, center and down stream Batang Kuranji consist of Lambung Bukit village. This research was did with short survey, data raising method include primer and secondary data. Data analys was used measuring community behavior which did with quantitative method, double regression analys and continue F-test (varian analys) also t-test (partial analys). The result of research was showed that community behavior in environment management belong to medium and not good which include farming activity. While factors are influence behavior consist of understanding high environment, low category of government commitment and kind of work category with realm connected.

Page 5 of 13 | Total Record : 121