cover
Contact Name
Dirasatul Ibtidaiyah
Contact Email
dirasatulibtidaiyah@uinsyahada.ac.id
Phone
+6285261307293
Journal Mail Official
dirasatulibtidaiyah@uinsyahada.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/IBTIDAIYAH/about/editorialTeam
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Dirasatul Ibtidaiyah
ISSN : 27974588     EISSN : 27972410     DOI : https://doi.org/10.24952/ibtidaiyah/
Core Subject : Education,
DIRASATUL IBTIDAIYAH adalah jurnal yang berfokus pada studi kritis tentang pendidikan dasar. Menyelidiki dinamika pembelajaran siswa di jenjang pendidikan dasar / madrasah ibtidaiyah (sekolah dasar islam). Selain fokus pada pengembangan pengajaran di pendidikan dasar. Fokus dan ruang lingkup DIRASATUL IBTIDAIYAH dapat dilihat secara detail di sini DIRASATUL IBTIDAIYAH diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu Edisi 1 pada bulan Juni dan edisi 2 pada bulan November Tahun 2021. Jurnal Dirasatul Ibtidaiyah telah memiliki nomor registrasi p-ISSN: 2797-4588 dan e-ISSN:2797-2410 diterbitkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH" : 10 Documents clear
PELAKSANAAN MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMENUHAN STANDAR PROSES DAN LULUSAN Hengki Syahputra Siregar; Lis Yulianti Syafrida
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.608 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v2i1.5638

Abstract

Abstract The purpose of writing this article is to determine the implementation of Islamic religious education curriculum management in fulfilling process and graduate standards. This research method uses a qualitative approach using descriptive analysis related to how the implementation of Islamic religious education curriculum management in fulfilling process standards and graduate standards. The results of this study indicate that the management of the implementation of Islamic religious education curriculum management in meeting process standards and graduates are said to be running well. Including planning, implementation, classification, and evaluation, everything is implemented properly in accordance with appropriate procedures and guidelines. Meanwhile, the obstacles faced are still the lack of adequate facilities and infrastructure so in the future, it is necessary to increase attention to adequate facilities and infrastructure. Keywords: Manajemen; Kurikulum; Standar Proses. AbstrakTujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan manajemen kurikulum pendidikan agama Islam dalam pemenuhan standar proses dan lulusan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif terkait dengan bagaimana pelaksanaan manajemen kurikulum pendidikan agama Islam dalam pemenuhan standar proses dan standar lulusan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pelaksanaan manajemen kurikulum pendidikan agama Islam dalam pemenuhan standar proses dan lulusan dikatakan berjalan dengan baik. Termasuk dari perencanaannya, pelaksanaannya, pengkasifikasian, serta evaluasi semuanya diterapkan dengan baik sesuai dengan prosedur dan panduan yang tepat. Sedangkan kendala-kendala yang dihadapi masih kurangnya sarana dan prasarana yang memadai sehingga ke depan perlu ditingkatkan perhatiannya pada sarana dan prasarana yang memadai.Kata kunci: Manajemen; Kurikulum; Standar Proses.
PERAN GURU KELAS DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 010097 KISARAN KABUPATEN ASAHAN Indah Pristina Sari
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.829 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v2i1.5621

Abstract

AbstractThis study aims to see and describe the role of classroom teachers to shape the character of students at SD Negeri 010097 Kisaran Asahan. It was found that there are four roles of classroom teachers in shaping the character of students at SD Negeri 010097 Kisaran, Asahan Regency, namely: teachers as models and role models, mentors, directors and evaluators. Then the obstacles faced by classroom teachers in shaping the character of students at SD Negeri 010097 Kisaran, Asahan Regency, namely internal factors consisting of a lack of student interest in the learning process and not concentrating in learning. while external factors consist of unsupportive backgrounds because students come from different backgrounds, unsupportive school environment, community environment and lack of facilities and infrastructure in schools. Keywords: The Role of Teachers, Character Building, Students. AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk melihat dan mendeskripsikan peran guru kelas untuk membentuk karakter peserta didik di SD Negeri 010097 Kisaran Asahan. Ditemukan Peran Guru Kelas dalam membentuk karakter peserta didik di SD Negeri 010097 Kisaran Kabupaten Asahan ada empat yaitu: guru sebagai model dan teladan, pembimbing, pengarah dan evaluator. Kemudian Kendala yang dihadapi Guru Kelasdalam membentuk karakter peserta didik di SD Negeri 010097 Kisaran Kabupaten Asahan yaitu faktor internal yang terdiri dari kurangnya minat belajar peserta didik dalam proses pembelajaran dan tidak konsentrasi dalam belajar. sedangkan faktor eksternal yang terdiri dari latar belakang yang kurang mendukung karena peserta didik berangkat dari latar belakang yang berbeda-beda, lingkungan sekolah yang kurang mendukung, lingkungan masyarakat dan kurangnya sarana dan prasana di sekolah.  Kata Kunci: Peran Guru, Pembentukan Karakter, Peserta Didik.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MODEL QUANTUM TEACHING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SDN 200507 PADANGSIDIMPUAN Nursyaidah Nursyaidah; Rahma Wati Matondang
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.755 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v1i2.5547

Abstract

 The background of this research stems from the results of interviews with teachers and students in class V SDN 200507 Padangsidimpuan about learning motivation. Some indicators of learning motivation have not been met in Indonesian lessons. One of the causes is the methods used by teachers have shortcomings in increasing learning motivation. The purpose of this study was to increase students' motivation with the quantum teaching model in learning Indonesian in class V at SDN 200507 Padangsidimpuan. This type of research is classroom action research. This research was conducted in two cycles. The data collection instruments in this study were questionnaires. The subjects of this study were the fifth grade students of SDN 200507 Padangsidimpuan, totaling 23 people. The results of the learning motivation questionnaire showed that the learning motivation in the fifth grade of SDN 200507 Padangsdimpuan in Indonesian subjects had increased. The average student learning motivation before learning using the quantum teaching model or pre-cycle is in the medium category, with an average score of 52.13. In the first cycle, the higher learning motivation is in the high category, with a score of 63.95. In the second cycle, learning motivation increased to a very high category with an average score of 68.86. Based on the research results, the quantum teaching learning model can increase learning motivation in learning Indonesian in class V SDN 200507 Padangsidimpuan. Keywords: Quantum Teaching, Learning Motivation, Indonesian. 
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI ERA COVID-19 Nashran Azizan; Dian Armanto; Maulana Arafat Arafat
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.909 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v2i1.5622

Abstract

Abstract Quality education comes from the quality of the teachers. Especially the competence of teachers from the professional, pedagogical, moral, and social aspects. Competent teachers are seen from their performance results, while to realize quality performance, motivation is needed from the principal. This study aimed to look at the leadership attitude of school principals in improving the quality of education during the COVID-19 pandemic. This research uses quantitative methods. The sample was teachers at SDN 200212/2 Padangsidimpuan schools, and the sample was determined using a random sampling technique. They are collecting data using a questionnaire with a Likert measurement scale. Data analysis used descriptive statistics using the 2022 version of STATCAL software. The study results describe that the leadership attitude carried out by the principal of SDN 200212/2 Padangsidimpuan city, North Sumatra province is excellent at 93% based on responses from 20 teachers. Meanwhile, teachers who are in a neutral position see only 5% of the principal's leadership, and 2% of teachers think that the principal rarely rewards work performance. It is never fair to give sanctions to subordinates who fail to carry out their duties. Keywords: Principal, quality of education, COVID-19 pandemic Abstrak Pendidikan yang bermutu berasal dari kualitas gurunya. Terutama kompetensi guru dari aspek profesional, pedagogi, moral kerja, dan sosialnya. Guru yang berkompetensi dilihat dari hasil kinerjanya, sedangkan untuk mewujudkan kinerja yang bermutu perlu motivasi dari kepala sekolah. Tujuan penelitian ini untuk melihat sikap kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini memakai metode kuantitatif. Sampelnya adalah guru-guru di sekolah SDN 200212/2 Padangsidimpuan, sampel ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala pengukuran likert. Analisis data menggunakan statistik deskriptif menggunakan software STATCAL versi 2022. Hasil penelitian menguraikan bahwa sikap kepemimpinan yang dilakukan oleh kepala sekolah SDN 200212/2 kota Padangsidimpuan provinsi Sumatera Utara sangat baik berada pada persentase 93% berdasarkan respon dari 20 guru. Sedangkan guru yang berada pada posisi netral melihat kepemimpinan kepala sekolah hanya 5% dan 2% lagi guru berpendapat bahwa kepala sekolah jarang memberikan penghargaan terhadap prestasi kerja serta tidak pernah adil memberikan sanksi kepada bawahan yang lalai melaksanakan tugas. Kata kunci: Kepala sekolah, mutu pendidikan, pandemi COVID-19 
PENERAPAN METODE BERCERITA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) SISWA KELAS V SDN 3 LANGSA ACEH Inge Ayudia
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.987 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v2i1.5623

Abstract

AbstrackThis is presumably because the learning process is monotonous, uninteresting learning, does not provide motivation to students so that the learning carried out does not attract, and use of less learning methods. This research is classroom action research using two cycles, and each cycle has two meetings. One cycle consists of planning, action, observation and reflection. The subject of this research is class V SDN No. 100116 Sigumuru, academic year 2021 which consists of 20 students.Based on the results of the research conducted, it can be concluded that the application of the storytelling method can improve student learning outcomes for social studies subjects for class V at SDN No. 100116 Sigumuru West Angkola District South Tapanuli Regency. This is evidenced by the initial test the percentage of classical learning completeness is 30% (6 students) finished and 70% (14 students) not finished, the first cycle of meeting 1 the percentage of classical learning completeness is 35% (7 students) finished and 65% (13 students) not finished. In the first cycle of meeting 2 the percentage off classical learning completeness was 45% (9 students) finished and 55% (11 students) not finished. There was difference of 10% increase. While in the second cycle of meeting 1 the percentage of classical learning completeness was 55% (11 students) finished and 45% (9 students) not finished and in the second cycle of meeting 2 the percentage of classical learning completeness was 80% (16 students) finished and 20% (4 students) not finished. From cycle II the data abtained has reached the expected value with the highest percentage of 80%, so this research can be stopped with a satisfactory value. The difference in the percentage increase between cycle I and cycle II was 35%.  Keywords: Storytelling Method, Learning Outcomes, Social Studies AbstrakLatar belakang masalah penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas. Hal ini karena proses pembelajaran yang monoton, tidak melibatkan siswa dalam pembelajaran, kurangnya perhatian siswa, tidak memberikan motivasi kepada siswa sehingga pembelajaran yang dilaksanakan tidak menarik, dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan dua siklus dan setiap siklus 2 kali pertemuan.Satu siklus terdiri atas perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN No. 100116 Sigumuru, tahun ajaran 2021 yang terdiri dari 20 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercerita dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPS kelas V SDN No. 100116 Sigumuru Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan.Hal ini dibuktikan dengan pada tes awal presentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 30% (6 siswa) yang tuntas dan 70% (14 siswa) yang tidak tuntas.Siklus I pertemuan 1 presentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 35% (7 siswa) tuntas dan 65% (13 siswa) tidak tuntas. Pada siklus I pertemuan 2 presentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 45% (9 siswa) yang tuntas dan 55% (11 siswa) yang tidak tuntas, terdapat selisih peningkatan 10%. Sedangkan pada siklus II pertemuan 1 presentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 55% (11 siswa) yang tuntas dan 45% (9 siswa) yang tidak tuntas. Pada siklus II pertemuan 2 presentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 80% (16 siswa) yang tuntas dan 20% (4 siswa) yang tidak tuntas. Dari siklus II, data yang diperoleh sudah mencapai nilai yang diharapkan dengan presentase paling tinggi yaitu 80%, maka penelitian ini dapat dihentikan dengan nilai yang memuaskan. Selisih peningkatan antara siklus I dengan siklus II adalah 35%. Kata Kunci: Metode Bercerita, Hasil Belajar, IPS.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN POE DI SEKOLAH DASAR Salsabila Salsabila; Nisha Marina; Marhamah Marhamah
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.888 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v2i1.5615

Abstract

AbstractActiveness during the learning process occurs when the teacher can create a lively learning atmosphere. Students can easily understand the material presented by the teacher by applying a learning model, so that learning outcomes can be achieved based on the learning objectives set. This study aims to improve the thematic learning outcomes of fourth-grade students using the POE model and find out their responses to using the model. The sample of this study amounted to 26 students consisting of 9 boys and 17 girls. The research design uses Kurt Lewin's classroom action research model to plan, implement, observe, and reflect. They were collecting data using observation, tests, and interviews. Data were analyzed descriptively with qualitative and quantitative approaches with the help of STATCAL software. The results showed that the pre-cycle learning completeness score was 7,7%, increased in the first cycle to 46,1%, and increased again to 88,4% in the second cycle. The minimum criteria for student completeness are 75, and the classical percentage is 80. The POE model can make students active in their learning. Students' responses in the interview were happy to learn because the teacher provided motivation and rewards, thus creating enthusiasm always to compete to be the best. Meanwhile, the teacher's response stated that POE could be used as a practical learning model to improve student learning outcomes because the steps stimulate students to think critically in predicting, observing, and explaining from observations.Keywords: Learning Model, POE (predict-observe-explain), Thematic Learning Outcomes.AbstrakKeaktifan pada saat proses pembelajaran terjadi apabila guru mampu membuat suasana pembelajaran hidup dan siswa dapat memahami dengan mudah materi yang disajikan guru dengan menerapkan model pembelajaran, sehingga hasil belajar dapat tercapai berdasarkan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas IV-C menggunakan model POE dan mengetahui respon mereka dalam penggunaan model tersebut. Sampel penelitian ini berjumlah 26 siswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 17 perempuan. Desain penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Kurt Lewin yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan bantuan software STATCAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketuntasan hasil belajar prasiklus sebesar 7,7%, dan mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 46,1% dan meningkat lagi menjadi 88,4% pada siklus II. Kriteria minimal ketuntasan persiswa adalah 75 dan persentase klasikal adalah 80. Model POE dapat membuat siswa aktif dalam belajarnya. Respon siswa pada saat wawancara mereka senang belajar karena diberikan motivasi serta reward, sehingga menimbulkan semangat untuk selalu berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Sedangkan respon guru mengatakan bahwa POE bisa dijadikan model pembelajaran yang jitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa karena langkah-langkahnya merangsang siswa untuk berpikir kritis dalam memprediksi, mengamati, serta mampu menjelaskan dari hasil pengamatan.Kata Kunci: Model Pembelajaran, POE (predict-observe-explain), Hasil Belajar Tematik
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KEGIATAN EKONOMI DI SEKOLAH DASAR Hasibuan, Sulhan Efendi; Harahap, Asriana; Harahap, Maisah Fitri
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.059 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v2i1.5626

Abstract

Abstract The background of this research problem is the low student learning outcomes in learning Social Sciences (IPS) in the classroom. The formulation of the problem in this research is whether through the Snowball Throwing learning model can improve student learning outcomes in Social Sciences (IPS) subjects on economic activity in class V in SDN 200508 Sihitang. While the research objective is to determine the extent to which the application of the Snowball Throwing learning model can improve learning outcomes in Social Sciences (IPS) class V SDN 200508 Sihitang. The type of research used is Classroom Action Research using two cycles, and each cycle of 2 meetings. One cycle consists of planning (planning), action (action), observation (observasing), and reflection (reflection). Based on the results of the research conducted, it can be concluded that the Snowball Throwing learning model can improve student learning outcomes in the material of economic activities in Indonesia in class VA SDN 200508 Sihitang. From the second cycle the data obtained has reached the expected value with the highest percentage, namely 81.48%, so this research can be stopped with a satisfactory value. Keywords: Learning Outcomes, Students, Economic Activities.
EFEKTIVITAS MODEL COOPERATIVE LEARNING TYPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BANGUN RUANG BALOK Safitri, Adek; Amalia, Sry
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.392 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v2i1.5617

Abstract

Abstract In this study, it was found that the cooperative learning model was effective in increasing the activities and learning outcomes of students in SD Negeri 200101/01 Padangsidimpuan. Learning outcomes are the minimum basic abilities or competencies that a student must have. While student activities are how students respond and respond during the learning process, dare to express opinions and are motivated to learn. The subjects of this research were all sixth grade students of SD Negeri 200101/01 Padangsidimpuan. While the subject of this research is the learning outcomes and activities of students when learning Geometry l: Beam. The purpose of this research is to increase the effectiveness of student learning outcomes and activities. When learning mathematics use PTK with a jigsaw type cooperative learning model which is carried out in three cycles. Keywords : Cooperative Learning Model, Geometry, Beam. AbstrakDalam penelitian ini ditemukan hasil bahwa model pembelajaran kooperatif efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik di SD Negeri 200101/01 Padangsidimpuan. Hasil belajar yaitu kemampuan atau kompetensi dasar minimal yang harus dimiliki seorang peserta didik. Sedangkan aktivitas siswa ialah bagaimana respon dan tanggapan peserta didik saat proses pembelajaran, berani untuk menyampaikan pendapat dan termotivasi untuk belajar. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri 200101/01 Padangsidimpuan. Sementara subjek penelitian ini yaitu hasil belajar dan aktivitas peserta didik saat pembelajaran Bangun Ruang Balok. Tujuan penelitian ini untuk efektivitas peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa. Saat pembelajaran matematika dilakukan PTK dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang dilakukan dengan tiga siklus. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Bangun Ruang, Balok.
STRATEGI PEMBELAJARAN DI PENDIDIKAN DASAR KEWARGANAGARAAN MELALUI METODE ACTIVE LEARNING TIPE QUIZ TEAM Hayaturraiyan Hayaturraiyan; Asriana Harahap
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.671 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v2i1.5637

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the basic learning strategies that can be used to increase students' knowledge. This research uses literature review method. Learning strategies are very useful for teachers and students in the learning process. For teachers, this learning strategy is used as a new and systematic regulatory reference in the implementation of learning. For students the use of learning strategies can facilitate the learning process and understand the content of learning, because each learning strategy is designed to facilitate the learning process. It is hoped that this learning strategy can improve student learning outcomes.Keywords: Active Learning Method, Type Team Quiz, Learning Strategy. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran di pendidikan dasar yang bisa digunakan untuk meningkatkan pengetahuan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur. Strategi pembelajaran sangat berguna bagi guru maupun siswa pada proses pembelajaran. Bagi guru, strategi pembelajaran ini dijadikan sebagai pedoman dan acuan bertindak yang sistematis dalam pelaksanaan pembelajaran. Bagi siswa penggunaaan strategi pembelajaran dapat mempermudah proses pembelajaran dan mempercepat memahami isi pembelajaran, karena setiap strategi pembelajaran dirancang untuk mempermudah proses pembelajaran. Diharapkan strategi pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Active Learning Method, Type Team Quiz, Strategi Pembelajaran
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ramadani Nasution; Eva Monika Safitri Lubis
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 2, No 1 (2022): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.095 KB) | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v2i1.5620

Abstract

AbstractStudents in elementary schools enter the level of concrete operational, so that, they need a media to understanding the various existing concepts of learning. Learning mathematics requires concrete objects and explanations from the teacher. Due to the COVID-19 pandemic, learning has be completely by online, as well as math lessons. The purpose of this study was to see the impact of the COVID-19 pandemic on the mathematics learning process for teachers, students and parents. This research method is a qualitative method and literature study. The results of the study show that the impact of the COVID-19 pandemic on teachers, students and parents is very large. The lack of knowledge about the use of technology, some parents who do not receive an education and a large enough expenditure are obstacles for the mathematics learning process. Keywords: Pandemic, Covid-19, Mathematics Learning. AbstrakSiswa di Sekolah Dasar memasuki tahap operasional konkrit, seingga memerlukan suatu media untuk dapat menangkap berbagai konsep yang ada.  Pembelajaran matematika memerlukan benda konkrit dan penjelasan dari guru. Adanya pandemi covid-19 menjadikan pembelajaran harus serba online, tidak terkecuali matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak pandemi covid 19 terhadap proes pembelajaran matematika bagi guru, siswa dan orangtua. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak pandemi covid19 terhadap guru, siswa dan orang tua sangat besar. Minimnya pengetahuan mengenai peggunaan teknologi, beberapa orang tua yang tidak mengenyam pendidikan dan pengeluaran yang cukup besar menjadi kendala terhadap proses pembelajaran matematika. Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Pembelajaran Matematika  

Page 1 of 1 | Total Record : 10