cover
Contact Name
I Putu Ade Andre Payadnya
Contact Email
adeandre@unmas.ac.id
Phone
+6281398019553
Journal Mail Official
jurnalpemantik@unmas.ac.id
Editorial Address
Jalan Kamboja No. 11A, Denpasar, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
ISSN : -     EISSN : 27979547     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika is managed by the Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Mahasaraswati Denpasar and was published for the first time in March 2021 which is a medium for publishing the results of research or studies in the fields of mathematics education, development of mathematics learning, and pure mathematics. The presence of this journal is expected to provide a source of information for anyone, both academics and the wider community. This journal is also a vehicle to motivate lecturers, teachers and other educators, practitioners, and the academic community as well as anyone who can contribute the results of their research and studies.
Articles 107 Documents
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA GAMELAN “SARON” DI JERO GEDE TAINSIAT Kadek Rahayu Puspadewi Puspadewi, S.Pd., M.Pd; Oka Lanang Jaya Natih; Ni Komang Widya Astuti
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.13836

Abstract

Saron is a gamelan instrument commonly played during large ceremonies. In Sekaa Gong Saron Lila Arsa, the saron consists of eight square-shaped petung bamboo blades with seven types of slendro notes. Among these bamboo blades, two produce the same tone but have different pitches. The saron is played by striking the bamboo blades using a beater made of bamboo, with the end wrapped in rubber to form a half-ball shape. This research uses a qualitative method with an ethnographic approach to explore the mathematical elements contained in the saron gamelan and their relationship with ethnomathematics. The subject of this study is the manager of Sanggar Sekaa Gong Saron Lila Arsa, I Gusti Ngurah Gede Agung Mariswara. Data were collected through observation, documentation, and interviews. The findings show that ethnomathematical concepts are present in the form and construction of the saron gamelan. The shape of the bamboo blades reflects the geometry of flat shapes, particularly rectangles. In addition, measurements used in the making of the saron involve the concept of arithmetic sequences and multiples of numbers. The crafting process also uses non-standard measurement units, such as a hand span. Furthermore, the arrangement of the bamboo blades from the lowest note to the highest note follows the concept of arithmetic sequences and multiples, which are also taught in school mathematics.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Kelas VII Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau Dari Self Confidence Ni Putu Zeisna Sanischa Swari; I Gusti Ayu Putu Arya Wulandari; Putu Suarniti Noviantari
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.13914

Abstract

Kemampuan Literasi Matematika merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa untuk merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan konsep matematika dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual. Namun, hasil studi pendahuluan menunjukkan bebrapa siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita pecahan. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi adalah rendahnya Self Confidence yang menyebabkan siswa ragu, dan kurang yakin terhadap jawabannya sehingga berdampak pada kemampuan literasi matematika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas VII L SMP Negeri 1 Kuta Utara dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pecahan ditinjau dari tingkat Self Confidence tahun ajaran 2025/2026. Dari tiga puluh satu siswa yang berpartisipasi dalam penelitian deskriptif kualitatif ini, dipilih sembilan siswa secara acak dari tiga tingkat kepercayaan diri: tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data meliputi angket Self Confidence, tes literasi matematika berdasarkan indikator PISA (merumuskan, menggunakan, menafsirkan), wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan Self Confidence tinggi mampu memenuhi seluruh tahapan literasi secara konsisten, sedangkan kategori sedang dan rendah menunjukkan ketidakkonsistenan, terutama pada tahap menggunakan dan menafsirkan. Dengan demikian, Self Confidence berkaitan erat dengan kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi bilangan pecahan.
Analisis Kemampuan Representasi Simbolik Siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV ditinjau dari gaya kognitif Yustina Hejang; Gusti Ayu Made Arna Putri; Putu Ledyari Noviyanti
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.13915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi simbolik siswa SMP Negeri 14 Denpasar dalam menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) ditinjau dari gaya kognitif impulsif dan reflektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas IXE SMP Negeri 14 Denpasar yang dikumpulkan berdasarkan GKI dan GKR menggunakan tes MFFT. Data dikumpulkan melalui tes deskriptif untuk mengukur kemampuan representasi simbolik dan wawancara terstruktur untuk menggali proses berpikir siswa. Analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil bahwa 12 siswa (33,33%) berada pada kategori tinggi, 16 siswa (44,44%) kategori sedang dan 8 siswa (22,22%) kategori rendah. Siswa dengan GKI cenderung bekerja cepat namun kurang teliti pada tahap RS1 dan RS2 sehingga hasil yang dibuat kurang lengkap, sedangkan siswa dengan GKR lebih sistematis dan hati-hati pada tahap RS1 dan RS2, meskipun pada kategori rendah masih mengalami kesulitan dalam membangun model matematis.
Analisis Literasi Matematika Siswa Ditinjau Dari Multiple Intelligence Pada Materi Bilangan Bulat Ni Made Widya Septya Dewi; Kadek Rahayu Puspadewi; I Made Wena
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.13916

Abstract

Kemampuan literasi matematika merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, khususnya untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, hasil Programe for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa tingkat literasi matematika siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Selain itu, adanya perbedaan kecerdasan pada setiap siswa sebagaimana dijelaskan dalam teori Multiple Intelligence oleh Howard Gardner menyebabkan variasi dalam memahami, merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan solusi dari permasalahan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas VIIK SMP Negeri 1 Kuta Utara tahun ajaran 2025/2026 pada materi bilangan bulat ditinjau dari Multiple Intelligence. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 33 siswa, dengan enam siswa dipilih sebagai subjek wawancara yang mewakili kecerdasan verbal, logis matematika, visual, musikal, interpersonal, dan naturalis. Pengumpulan data dilakukan melalui angket Multiple Intelligence, tes literasi matematika berbentuk soal uraian, wawancara semi terstruktur, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan siswa beragam dengan kecerdasan logis matematika mendominasi. Kemampuan literasi matematika siswa berada pada kategori tinggi, sedang, dan rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perbedaan kecerdasann majemuk berpengaruh terhadap variasi kemampuan literasi matematika siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DITINJAU DARI TINGKAT SELF-EFFICACY Ni Komang Widya Astuti; I Made Dharma Atmaja; I Ketut Suwija
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.13920

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika menjadi indikator krusial dalam menilai efektivitas pembelajaran, namun PISA 2022 menunjukkan performa siswa Indonesia masih rendah. Faktor afektif, khususnya self-efficacy (keyakinan individu terhadap kemampuannya) diduga mempengaruhi kualitas pemecahan masalah. Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan self-efficacy siswa kelas VII A SMPN 1 Kuta Utara pada materi bilangan bulat. Pendekatan deskriptif kualitatif diterapkan pada 9 subjek terpilih dari kategori self-efficacy tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui angket, tes pemecahan masalah valid dan reliabel (0,96), wawancara, serta dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa siswa dengan self-efficacy tinggi menyelesaikan tahapan pemecahan masalah secara sistematis, kategori sedang mampu menyelesaikan sebagian besar tahapan namun mengalami hambatan, sedangkan kategori rendah mengalami kesulitan sejak tahap memahami masalah dan gagal menyelesaikan seluruh proses.
Penerapan Microlearning Berbasis Whatsapp Group Pada Materi Bilangan Rasional untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa Azura Ningrum Septi Utami; Putu Suarniti Noviantari; I Made Dharma Atmaja
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.14102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa melalui penerapan microlearning berbasis WhatsApp Group pada materi bilangan rasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus yang melibatkan siswa kelas VII MTs Murobbi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan. Nilai rata-rata meningkat dari 53,21 pada pra-siklus menjadi 56,79 pada Siklus I, 63,93 pada Siklus II, dan 74,64 pada post-test. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 43% pada pra-siklus menjadi 54% pada Siklus I, 71% pada Siklus II, dan 79% pada post-test. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif dalam mengikuti diskusi dan menyelesaikan tugas pembelajaran. Dengan demikian, penerapan microlearning berbasis WhatsApp Group dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa pada materi bilangan rasional.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTIK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA OPERASI BILANGAN BULAT KELAS VII SMP DWIJENRDRA DENPASAR Tamo Ina, MARGARETA; Noviantari, Putu Suarniti; Putri, Gusti Ayu Made Arna
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.14164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada materi operasi bilangan bulat melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas VII A SMP Dwijendra Denpasar tahun ajaran 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VII A. Data dikumpulkan melalui tes prestasi belajar dan lembar observasi aktivitas siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada prestasi belajar siswa. Pada kondisi pra-tindakan, rata-rata nilai siswa sebesar 67,38 dengan ketuntasan klasikal 53,1%. Setelah diterapkan PBL pada Siklus I, rata-rata meningkat menjadi 67,50 dengan ketuntasan 71,9%. Pada Siklus II, rata-rata nilai mencapai 82,16 dengan ketuntasan klasikal 93,8%, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa model pembelajaran PBL efektif dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa pada materi bilangan bulat melalui pendekatan kontekstual berbasis masalah nyata.

Page 11 of 11 | Total Record : 107