cover
Contact Name
Samanoi Halowo Fau
Contact Email
faguru@uniraya.ac.id
Phone
+6282286352622
Journal Mail Official
faguru@uniraya.ac.id
Editorial Address
Jln. Nari-nari, Kelurahan Pasar Telukdalam, Kb. Nias Selatan, Sumatera Utara
Location
Kab. nias selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Published by Universitas Nias Raya
ISSN : -     EISSN : 2828626X     DOI : 10.57094
Core Subject : Education,
FAGURU : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Universitas Nias Raya (UNIRA) berisikan artikel ilmiah dari skripsi mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nias Raya (UNIRAYA) yang merupakan kewajiban mahasiswa menggunggah karya ilmiah sebagai syarat wajib bagi seluruh mahasiswa yang mau menyelesaikan studinya. Kewajiban unggah tersebut tertuang dalam Peraturan Rektor No. 3 tahun 2021 tentang Pedoman Penerbitan Karya Ilmiah Sebagai Persyaratan Kelulusan Mahasiswa Strata Satu (S1) UNIRAYA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 234 Documents
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU DI SMA NEGERI 2 TOMA Finowaa, Saferius Hanafi; Agustin Sukses Dakhi
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1315

Abstract

Pentingnya kepala sekolah untuk menunjukkan sikap yang baik dan meyakinkan adalah hal yang mendorong dilakukannya penelitian ini. Peran kepala sekolah sebagai guru, mentor, dan pengawas di sekolah yang dipimpinnya sangat penting karena manusia adalah penggerak utama keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi. Iklim sekolah yang lebih tertib dan damai, terutama di dalam kelas, adalah tujuan akhir dari upaya reformasi disiplin. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian deskriptif berdasarkan metode kualitatif. Dalam penelitian ini, empat orang, yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa, berperan sebagai informan dan responden. Metode untuk mengumpulkan informasi meliputi (1) observasi langsung, (2) wawancara mendalam, dan (3) studi dokumentasi. Pertama, reduksi data; kedua, penyajian data; dan ketiga, penarikan kesimpulan adalah tiga langkah utama dalam analisis data. Selain itu, instruktur adalah senjata masa depan siswa; tanpa mereka, siswa tidak akan tahu ke mana arah hidup mereka. Hal ini dikarenakan, dalam dunia pendidikan, pengajarlah yang mengubah orang biasa menjadi luar biasa melalui proses belajar mengajar.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS VIII SMP SWASTA KRISTEN BNKP TELUK DALAM Ndruru, Betisman
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1317

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran Inside-Outside-Circle dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Swasta Kristen BNKP Teluk Dalam. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa saling berbagi informasi dengan pasangannya secara bergiliran dan adanya interaksi antara siswa serta dapat membangun kerjasama antar siswa secara bersamaan. Pada siklus I pertemuan pertama proporsi temuan hasil observasi aktivitas guru (peneliti) sebesar 60%, dan pada siklus II meningkat menjadi 67,7%. Persentase hasil pengamatan siklus II pertemuan pertama terhadap tindakan guru (peneliti) sebesar 91,7%, sedangkan persentase hasil siklus II sebesar 85%. Temuan observasi aktivitas siswa meningkat dari 56,7% pada siklus pertemuan I menjadi 63,3% pada pertemuan II. Pada saat yang sama, 88,3% siswa mengikuti kegiatan siklus II, naik dari 80% pada pertemuan pertama. Hasil belajar siswa tes siklus I dengan rata-rata 62,2 dengan jumlah yang tuntas 16 siswa atau 55,2% dan yang belum tuntas 13 siswa atau 44,8%, sedangkan nilai rata-rata tes siklus II sebesar 78,3 dengan jumlah siswa yang tuntas 27 siswa atau 93,1% dan yang belum tuntas belajar sebanyak 2 siswa atau 6,9%. Berikut adalah beberapa saran dari peneliti: 1) memasukkan model pembelajaran Inside-Outside-Circle ke dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, karena model ini mendorong siswa untuk berbagi apa yang mereka ketahui; dan 2) mendorong siswa untuk mencari berbagai sumber yang relevan dengan topik yang dibahas di kelas. untuk dapat menularkan kebijaksanaan dan pengalaman seseorang kepada orang lain.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS HOTS PADA MATERI PANCA INDERA Halawa, Noitolo
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1321

Abstract

Kesulitan dalam memahami materi panca indera oleh karena cakupan yang begitu luas dan membutuhkan pemahaman konsep yang terarah, sehingga dibutuhkan LKPD berbasis HOTS untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis HOTS pada materi Panca Indera yang dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan metode pengembangan Plomp. Penelitian ini diujicobakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Dharma Caraka Telukdalam yang berjumlah 20 orang. Untuk menstandarisasi produk, dilakukan dengan melalui tiga tahap uji, yaitu: uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektifitas. Instrumen yang digunakan ialah angket penilaian serta soal tes evaluasi untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat valid dengan presentase 95,31 % dan layak digunakan. Nilai rata-rata praktikalitas yang dinilai oleh guru 3,65 dan siswa 3,48 berada pada kategori sangat praktis. Hasil motivasi siswa berada pada 87,52% dengan rata-rata nilai hasil belajar kognitif 92,55 dibandingkan dengan sebelum menggunakan media dengan rata-rata 58,8. Berdasarkan hasil penelitian ini maka Lembar Kerja Peserta Didik berbasis HOTS pada materi Panca Indera dinyatakan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Produk LKPD yang dihasilkan digolongkan kedalam bahan ajar yang valid, praktis dan efektif. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diuraikan sebelumnya, maka adapun beberapa yang ,menjadi saran dalam penelitian ini adalah, sebagai berikut: Melalui bahan ajar ini, siswa dapat menambah pengetahuannya dan hasil belajarnya dengan menggunakan LKPD berbasis HOTS lainnya, Hendaknya guru mata pelajaran Biologi dapat menggunakan LKPD berbasis HOTS pada materi Panca Indera ini dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa,Bagi peneliti selanjutnya, LKPD berbasis HOTS ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam penelitian yang relevan.
ANALISIS KARAKTER TOKOH PADA FILM SANG PRAWIRA KARYA ONETH ADITHIA RIZLAN Ndruru, Antonia Meilinda
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter tokoh yang terdapat dalam film “Sang Prawira”. Sumber data dalam penelitian ini adalah film “Sang Prawira”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah peneliti memutar film “Sang Prawira” secara berulang-ulang, mencatat kejadian dan tuturan yang menggambarkan karakteristik tokoh, selanjutnya menganalisis tuturan dan peristiwa tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam film “Sang Prawira”, terdapat sembilan orang tokoh. Karakter tokoh Horas bersifat baik, penyayang, sopan, bijaksana, rendah hati, pandai, tegar. Ibu Horas memiliki sifat yang bijak dan pembela. Nauli memiliki sifat yang bijak dan sopan. Bapak Horas memiliki sifat yang keras kepala dan pemarah. Lambok memiliki sifat yang pemalas, iri dan emosional. Gomgom memiliki sifat yang pengganggu dan juga pendendam. Mamak Tiur memiliki sifat yang kejam. Rumondang memiliki sifat pembela sedangkan Tiur memiliki sifat yang sama dengan Rumondang yaitu sifat pembela. Dapat disimpulkan bahwa karakter tokoh dalam film “Sang Prawira” memiliki keunikan masing-masing, yaitu mengangkat hubungan antara orang tua dan anaknya, perjuangan meraih cita-cita, pengabdian untuk negara, persahabatan hingga persoalan tentang asmara.
ANALISIS KESALAHAN PENULISAN PREPOSISI PADA SURAT DINAS DI KANTOR DESA HILIFALAGO RAYA TAHUN 2021-2022 Telaumbanua, Titisuarni
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1327

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah kesalahan dalam penulisan preposisi pada surat dinas di Kantor Desa Hilifalago Raya Tahun 2021-2022 yaitu preposisi tunggal. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan preposisi ( di, ke, pada, dari, kepada, tentang, agar, sampai, oleh) pada surat dinas di Kantor Desa Hilifalago Raya Tahun 2021-2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Surat Dinas di Kantor Desa Hilifalago Raya tahun 2021 sebanyak 10 Lembar dan tahun 2022 sebanyak 3 Lembar. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa adanya kesalahan penulisan Preposisi pada surat Dinas di Kantor Desa Hilifalago Raya Tahun 2021 dan 2022 yaitu preposisi tunggal. Pada penelitian ini peneliti menemukan kesalahan dalam surat dinas di kantor desa Hilifalago Raya tahun 2021-2022 sebanyak 37 kesalahan di antaranya kesalahan penulisan preposisi “di” pada surat dinas tahun 2021-2022 sebanyak 18, kesalahan penulisan preposisi “ke” pada surat dinas di kantor desa Hilifalago Raya tahun 2021-2022 sebanyak 2, kesalahan penggunaan preposisi “kepada” pada surat dinas di kantor desa Hilifalago Raya sebanyak 5, kesalahan awalan “di” pada surat dinas tahun 2021-2022 sebanyak 6, kesalahan kalimat yang tidak efektif pada surat dinas tahun 2021-2022 sebanyak 6. Kesalahan penulisan preposisi “daripada, tentang, agar, sampai, dan oleh tidak ditemukan pada surat dinas pada tahun 2021-2022. Saran yang diajukan peneliti adalah: 1) Hendaknya aparat Desa memperhatikan penggunaan preposisi yang baik dan benar dalam penulisan surat dinas di Kantor Desa Hilifalago Raya, dan 2) Penelitian mengenai kesalahan penggunaan preposisi pada surat dinas di Kantor Desa Hilifalago Raya Tahun 2021- 2022 ini dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 HILISALAWA’AHE Gulo, Yeni Chrisanti
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1331

Abstract

The point of this examination is to decide the impact of the disclosure learning model on the respiratory framework material. This kind of exploration utilizes semi trial research (semi analyze). Semi exploratory examination is research planned to decide if there are ramifications of something forced regarding the matters being contemplated. The quantity of members in this survey is class VIII-An and class VIII-B of SMP Negeri 1 Hilisalawa'ahe. This exploratory data is examined utilizing sensibility tests and hypothesis tests. This shows that there is an impact of the revelation learning model on learning results. Since this learning model is compelling in additional creating understudy learning results. The thought set forward by specialists is: open learning ought to be utilized as the learning model of decision in growing further learning results since it can make understudies dynamic in conveying contemplations or ends and can additionally foster understudy learning results in learning. Future experts should finish this test with a more extensive degree
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS POWERPOINT PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN UNTUK SISWA SMA NEGERI 1 HILISALAWA’AHE Halawa, Indah Yani
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1332

Abstract

The purpose of this study is to provide useful, practical, and effective multimedia interactive products based on Powerpoint for the study of pernapasan systems. The current research methodology is research and development using the ADDIE paradigm. The results of interactive multimedia validation produce an average value of 96.87 and are classified as very valid. The results of the teacher's multimedia interaction practice obtained a rate-to-rate score of 3.83 in the very practical category. The results of the students' interactive multimedia training obtained a score of 3.76 in the very practical category. . And the results of the effectiveness of student motivation on student interest or attention obtained the highest results, namely 98% which was categorized as very high. Judging from the relevance aspect, the value is 98.5% and is categorized into a very high category. In terms of relevance, it also shows a figure of 98.5% which is considered very high. It is further known that the educational program aspiration level of 97.5% is considered very high; The cause of the high level of aspirational motivation is the high interest of students at SMA Negeri 1 Hilisalawa'ahe. is the motivational aspect of satisfaction as follows. In terms of relevance, it also shows a figure of 98.5% which is considered very high. It is further known that the educational program aspiration level of 97.5% is considered very high; The cause of the high level of aspirational motivation is the high interest of students at SMA Negeri 1 Hilisalawa'ahe. is the motivational aspect of satisfaction as follows. This test obtained a score of 99.2% and is classified as high. Based on the findings, interactive multimedia can motivate and improve students' learning experiences. (1) The first lesson for teachers is that they can use Powerpoint-based interactive multimedia as media during the teaching process because it can be used as a tool to increase student motivation and interest. 2) Through this multimedia, I hope that students will be able to understand the importance of teaching biology in the context of pernapasal materials. (3) For the remaining researchers, interactive multimedia based on Powerpoint can be used as a reference in pertinent studies
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI SPLDV DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 TOMA Hulu, Ester Santi; Welli Siswanti
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1351

Abstract

The research was prompted by students' frequent errors in solving word problems related to SPLDV material, which adversely affect their grasp of mathematical concepts. The primary objective of this study is to elucidate students' errors in solving story problems based on SPLDV material, focusing on their conceptual understanding. Employing qualitative research methods with a descriptive approach, the research involved 21 eighth-grade students at SMP Negeri 1 Toma during the 2023/2024 academic year. Data were collected through tests and interviews, and subsequent analysis included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings indicate that students' conceptual understanding of solving SPLDV story problems is moderately classified. Specifically, the high conceptual understanding category comprises 19% (4 individuals), the medium conceptual understanding category encompasses 57% (12 individuals), and those with a low conceptual understanding constitute 24% (5 individuals). In summary, students with a high conceptual understanding are proficient in comprehending and solving SPLDV story problems. Those in the medium category make errors due to suboptimal conceptual understanding, while those in the low category commit errors in concepts, principles, and operations, rendering them unable to solve mathematical problems presented in story form. The researcher suggests that, recognizing the significance of story problem material in mathematics, teachers should intensify the application of story problem learning, incorporating more diverse models to enhance students' conceptual understanding and foster increased motivation in approaching these problems.
ANALISIS PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENANAMKAN CIVIC DISPOSITION BAGI PESERTA DIDIK DI KELAS VLLL SMP NEGERI 1 TOMA Trisnawati Laia
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1364

Abstract

The background of this research is that education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process for students to actively develop their potential to have religious spiritual strength, self-control, personality, intelligence, noble morals, and the skills needed by themselves and society. The research objectives are 1) To find out the role of teachers in understanding civic disposition at SMP Negeri 1 Toma and 2) To find out what civic disposition is like at SMP Negeri 1 Toma. The approach used in this research is a qualitative approach and descriptive research type. The data sources in this research were the school principal as respondent, teachers, and 4 (four) students as informants. The data collection technique was carried out through stages (1) observation, (2) interviews, (3) documentation study. Data analysis was carried out through three activity streams (1) Data reduction, (2) Data presentation, (3) Drawing conclusions. Based on findings in the field, the role of teachers in schools is one of the goals of increasing learning activities in schools, with various methods carried out by a teacher, so that students are more enthusiastic about learning in school. Based on the conclusions above, the researcher suggests that. 1). The role of teachers at SMP Negeri 1 Toma should be to provide the best in the school environment so that in the future teachers will increase their sense of caring in the school environment. and 2). The civic disposition of students should be more enthusiastic about learning Civics at SMP Negeri 1 Toma, and should be further improved, because learning activities are one of the processes for training and educating students according to the curriculum implemented by the teachers in the school environment.
ANALISIS MAKNA KONOTATIF PADA PERIBAHASA NIAS DI DESA BALOHAO KECAMATAN ARAMO Agustina Buulolo
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 3 No 2 (2024): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v3i2.1368

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman peneliti bahwa peribahasa dalam bahasa Nias khususnya di desa Balohao kecamatan Aramo, semuanya memiliki makna konotatif yang tidak semua orang Nias memahami artinya. Selain itu, merupakan salah satu peran peneliti dalam melestarikan sastra dalam bahasa Nias khususnya peribahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna konotatif peribahasa Nias pada acara pernikahan di desa Balõhao Kecamatan Aramõ. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Balohao kecamatan Aramo yang akan mengadakan acara pernikahan. Teknik analisis data yang digunakan adalah ada tiga macam yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik yang digunakan dalam pengecekan keabsahan data yaitu triangulasi sumber dan waktu. Berdasarkan paparan data dan temuan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa makna konotatif peribahasa Nias di desa Balõhao kecamatan Aramõ terdapat 22 (dua puluh dua) peribahasa yang sering pada acara pernikahan di desa Balõhao kecamatan Aramõ. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan (1) mahasiswa dan masyarakat supaya mengupayakan atau melestarikan peribahasa Nias yang dapat memberikan nasihat dan sebagai tanda identitas pembicara dalam suatu kaum. (2) Adanya perhatian dari pihak pemerintah terhadap pelestarian peribahasa Nias dengan menerapkan adanya kebijakan terhadap bahasa. (3) Untuk melakukan penelitian lanjutan yang berkaitan dengan objek penelitian ini.