cover
Contact Name
Mohammad Ischak
Contact Email
m.ischak@trisakti.ac.id
Phone
+62818871266
Journal Mail Official
akal@trisakti.ac.id
Editorial Address
Universitas Trisakti - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Gedung M lantai 11 Jl. Kyai Tapa No. 1, Grogol Jakarta 11440 Indonesia
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : 27471128     DOI : https://doi.org/10.25105/akal
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan lokal merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang menyajikan artikel implementasi IPTEK yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan di masyarakat. Jurnal ini merupakan sarana bagi Dosen, Komunitas, Mahasiswa dan Masyarakat pada umumnya untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali selama setahun pada bulan Agustus dan Febuari. Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan lokal menerima naskah dari berbagai disiplin keilmuan terutama dalam upaya peningkatan kapasitas dan kualitas kehidupan masyarakat di semua bidang kehidupan, seperti : 1. Pemberdayaan Masyarakat, Sosialisasi dan Implementasi Teknologi Tepat Guna Layanan Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, dan Kearifan Lokal 2. Pendampingan kepada UMKM dan sektor ekonomi rakyat lainnya 3. Peningkatan kualitas permukiman 4. Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat untuk Pembangunan Berkelanjutan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN BATANG DARI MINYAK JELANTAH BAGI WARGA RW 07 KELURAHAN DURI PULO JAKARTA PUSAT Pauhesti Pauhesti; Harin Widiyatni; Prayang Sunny Yulia; Yarra Sutadiwiria
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1678.051 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i1.9872

Abstract

Minyak goreng yang sudah tidak kita pergunakan lagi dapat kita manfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan sabun batang yang dapat kita pergunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk mencuci pakaian atau peralatan dapur. Minyak jelantah biasanya kita buang begitu saja ke saluran pembuangan, yang nantinya akan menyumbat saluran pembuangan tersebut karena minyak akan membeku pada suhu rendah atau akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Bersumber dari pemikiran tersebut, kami tim PkM dari FTKE Universitas Trisakti mengadakan pelatihan pembuatan sabun batang dari minyak jelantah kepada ibu-ibu warga RW 07 Kelurahan Duri Pulo Jakarta Pusat.  Minyak jelantah tersbut tidak bisa langsung digunakan sebagai bahan pembuatan sabun, karena dari sisi warna dan aroma sangatlah tidak menarik, maka perlu dilakukan pemurnian terlebih dahulu dengan memasukkan karbon aktif (arang) sebagai adsorben ke dalam minyak jelantah untuk menyerap warna dan aroma dari minyak jelantah tersebut. Dengan dapat membuat sabun sendiri diharapkan kita dapat menghemat lebih banyak uang serta mengurangi paparan kita terhadap bahan kimia, karena kita dapat mengetahui bahan apa saja yang kita masukkan ke dalam sabun tersebut.
PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER KEPADA MASYARAKAT WILAYAH TANJUNG GEDONG, JAKARTA BARAT Fadliah Fadliah; Suliestyah Suliestyah; Emmy Fatmi Budhya; Andri Prima
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2894.287 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i1.10039

Abstract

Salah satu upaya dalam menjaga kebersihan diri adalah dengan menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer). Sementara itu, kondisi masyarakat yang majemuk di lokasi mitra menyebabkan tidak semua penduduk wilayah mitra memiliki akses yang sama untuk mencari informasi tentang pembuatan hand sanitizer yang sesuai dengan standar WHO. Metode yang digunakan pada Program Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah metode praktek langsung dengan melakukan pelatihan pembuatan hand sanitizer kepada masyarakat mitra. Bahan yang digunakan untuk membuat hand sanitizer terdiri dari alkohol 70%, gliserin dan H2O2 3%. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dibagi menjadi dua tahap yakni tahap pertama adalah pemberian bantuan hand sanitizer yang telah diproduksi di laboratorium kimia Universitas Trisakti kepada masyarakat wilayah Tanjung Gedong, Tomang, Jakarta Barat dan tahap kedua yakni pelatihan pembuatan hand sanitizer melalui video yang disampaikan melalui aplikasi zoom meeting. Hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara pembuatan hand sanitizer yang sesuai standar WHO dan memberikan bantuan berupa produk hand sanitizer yang telah diproduksi di laboratorium kimia Jurusan Teknik Pertambangan, FTKE, Universitas Trisakti.
PENYULUHAN DESAIN TAMAN RUMAH TINGGAL YANG EKOLOGIS DI RW 07 KELURAHAN RAWABUNTU SERPONG, TANGERANG Nur Intan Simangunsong; Qurrotu Aini Besila; Titiek Poerwanti Debora; Margareta Maria Sintorini
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2650.213 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i1.10158

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di BSD Sektor 1.3 RW 07 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, Tangerang Selatan adalah disain taman rumah tinggal umumnya lebih mempertimbangkan aspek estetis sehingga perlu mensiasati taman rumah tinggal dengan kisaran luas dari              15 m2-28 m2 menjadi taman rumah tinggal yang memiliki manfaat estetis, fungsional dan ekologis agar tercapai lingkungan yang sehat. Tujuan kegiatan abdimas ini adalah memberikan wawasan tentang desain taman rumah tinggal yang ekologis serta unsur pembentuknya. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan dalam bentuk daring (zoom) diikuti kelompok pencinta tanaman dan warga. Tim pelaksana mempresentasikan materi tentang manfaat taman rumah tinggal, pemilihan jenis tanaman yang mampu menciptakan iklim mikro, menyerap polusi udara, menjadi habitat satwa; material perkerasan yang ramah lingkungan; proses pembuatan taman dan model desain taman rumah tinggal. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik terbukti dengan banyaknya peserta dan antusias dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Dari pihak mitra ada usulan agar ada kegiatan lanjutan yang berbentuk pelatihan. Setelah kegiatan dilaksanakan, pengetahuan dan wawasan warga dalam memilih jenis tanaman dan menata taman rumah tinggal yang ramah lingkungan meningkat sehingga kualitas lingkungan meningkat.
PEMANFAATAN KEMBALI MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN SERBAGUNA SEBAGAI MODAL DASAR BERWIRAUSAHA BAGI WARGA RW 07 KELURAHAN DURI PULO, JAKARTA PUSAT Widia Yanti; Pauhesti Pauhesti; Shabrina Sri Riswati; Mixsindo Korra Herdyanti; Djoko Sulistyanto
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1687.241 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i1.10243

Abstract

Minyak jelantah biasanya dibuang begitu saja ke saluran pembuangan. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat agar minyak jelantah bermanfaat dan tidak menimbulkan kerugian dari aspek kesehatan manusia dan lingkungan. Lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah berada di RW 07 Kelurahan Duri Pulo, Jakarta Pusat. Tujuan utama dari kegiatan PKM di lokasi ini adalah untuk memberi pelatihan dan pengetahuan kepada ibu-ibu PKK RW 07 Kelurahan Duri Pulo Jakarta Pusat mengenai pentingnya untuk mengolah limbah minyak jelantah agar memberikan nilai tambah yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Lilin adalah suatu benda yang memiliki peran cukup penting dalam kehidupan keseharian manusia, terutama ketika tidak ada saluran listrik. Sosialisasi dan pelatihan langsung merupakan metode yang dipilih dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Hal ini dikarenakan pembelajaran langsung lebih mudah diingat daripada hanya sekedar penyuluhan. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme yang baik dari para ibu-ibu PKK RW 07 Kelurahan Duri Pulo, Jakarta Pusat. Bahkan ibu-ibu tersebut meminta agar kegiatan seperti ini rutin diselenggarakan dan menyarankan agar dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pemurnian minyak jelantah sehingga aman untuk digunakan kembali layaknya minyak goreng baru.
PELATIHAN MANAJEMEN RANTAI PASOK PADA UMKM/IKM ASOSIASI PENGUSAHA ENGINEERING KARAWANG Iveline Anne Marie; Novia Rahmawati; Amal Witonohadi; Laser Narindro
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4131.95 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i1.10253

Abstract

Tujuan kegiatan PkM adalah untuk memberikan pelatihan manajemen rantai pasok bagi pelaku bisnis UMKM untuk mendapatkan rancangan rantai pasok yang efisien serta mengetahui risiko/gangguan yang terjadi sekaligus aksi pengendalian gangguan yang harus dilakukan. Kegiatan PkM meliputi tahap persiapan dengan melakukan inventarisir permasalahan terkait rantai pasok yang dihadapi oleh UMKM APEK melalui tahapan pengumpulan data awal dengan menggunakan Google Form dengan target responden adalah pelaku UMKM APEK. Pelaksanaan kegiatan PkM meliputi ceramah dan diskusi yang menjadi bagian dari kegiatan Pelatihan Manajemen Rantai Pasok meliputi topik Lean dan Risk pada rantai pasok serta Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Pemanfaatan Teknologi Additive Manufacturing dalam SCM. Hasil inventarisir permasalahan rantai pasok yang terjadi yang pernah dialami adalah keterlambatan memenuhi order pelanggan, material yang diterima dari supplier tidak sesuai pesanan, adanya keterlambatan dan waktu tunggu material di bea cukai yang menyebabkan adanya biaya overhead warehouse dan produksi tidak dapat dimulai serta supplier yang tidak komit dengan jadwal pengiriman. Pengelolaan risiko yang dilakukan adalah dengan memulai kegiatan lebih awal untuk persiapan dan penentuan prioritas untuk kegiatan yang berisiko, serta antisipasi keterlambatan penerimaan bahan baku dengan pemberian safety stock.
PENINGKATAN DAYA SAING UMKM KÖRAN DI JOMBANG CIPUTAT TANGERANG SELATAN DENGAN APLIKASI NUSANTARAVIEWS Martinus Bambang Susetyarto; Gatot Budi Santosa
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4560.648 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i2.10260

Abstract

Mitra Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah warung untuk melayani kebutuhan sehari-hari warga Kampung Gedong, yang ingin ditingkatkan menjadi usaha wisata virtual. Permasalahannya adalah mitra tidak tahu bagaimana caranya melakukan inovasi teknologi yang dapat mendukung bisnis wisata virtual tersebut. Oleh karena itu, mitra memutuskan untuk bekerjasama dengan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti dalam upaya meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil Menengah KÖRAN di Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan dengan aplikasi nusantaraviews. Atas dasar kerjasama itu, kedua pihak merumuskan program kerja bersama untuk membuat aplikasi website wisata virtual sebagai target utama. Target selanjutnya adalah menguasai teknik pengoperasian, memasarkan bisnis wisata virtual, dan mengembangkan aplikasi lebih lanjut. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode panjat tangga, yakni melakukan persiapan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, demonstrasi, dan penyapihan. Hasil pengabdian kepada masyarakat berupa aplikasi nusantaraviews, dengan pilihan fitur-fitur, seperti (1) penjelajahan kampung adat, (2) pentas seni budaya, (3) pameran karya kreatif, (4) foto pakaian adat, (5) musik Nusantara, (6) obrolan dengan masyarakat adat, (7) wisata kuliner, (8) tenun tradisional, (9) cindera mata, dan (10) sajian kesusastraan Nusantara.
SOSIALISASI PEMBUATAN BRIKET TANAMAN UNTUK BAHAN BAKAR SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 DI LINGKUNGAN KOMUNITAS MASYARAKAT CIBINONG Muhammad Taufiq Fathaddin; Ratnayu Sitaresmi; Onnie Ridaliani; Harin Widiatni; Danaparamita Kusumawardhani; Esaim Mustafa Abrahim Omar
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1741.148 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i2.10261

Abstract

Kebutuhan akan bahan bakar di Indonesia terus meningkat seiring dengan bertambahnya populasi, sedangkan cadangan minyak bumi dan gas berkurang dan penggunaan sumber energi alternatif lain belum berkembang dengan baik. Untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak dan gas bumi perlu dicari sebuah energi alternatif yang mudah untuk diterapkan. Salah satu sumber energi tersebut adalah biomassa yang dibuat dalam bentuk briket arang. Briket arang dapat dibuat dari bermacam-macam bahan baku yang mengandung karbohidrat terutama selulosa, salah satunya adalah rumput-rumputan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan metode pembuatan briket arang dari bahan baku rumput. Briket arang rumput dibuat dengan perekat yaitu tepung terigu dan tepung beras. Briket yang dibuat berbentuk silinder dengan diameter 8.6 cm dan panjang 2.5 cm. Berdasarkan hasil pengamatan briket tersebut mampu mendidihkan 1 liter air dalam waktu sekitar 10 menit.
DISEMINASI HUKUM HUMANITER TENTANG PIHAK DALAM KONFLIK BERSENJATA INTERNAL UNTUK MENDUKUNG WAWASAN KEBANGSAAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Arlina Permanasari; Maya Notoprayitno; Jun Justinar
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2588.035 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i2.10262

Abstract

Sejak Januari 2020 kembali marak berita tentang kontak tembak antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan anggota TNI/Polri yang terjadi di Intan Jaya, Papua. Walaupun konflik di Intan Jaya diduga telah dimulai sejak 2014, namun terjadi peningkatan intensitas konflik pada tahun 2020. Apakah memang benar Indonesia sedang menghadapi perang atau konflik bersenjata non-internasional (KBNI)? Hal ini dapat menimbulkan keresahan dalam masyarakat yang bermuara pada rentannya wawasan kebangsaan yang seharusnya justru menguat di era pandemi Covid-19. Berdasarkan situasi tersebut, Pusat Studi Hukum Humaniter dan HAM (terAs) FH USAKTI melakukan diseminasi melalui seminar daring guna membahas KBNI menurut hukum humaniter dan hukum nasional yakni tentang status hukum para pihak dalam KBNI praktik negara perlindungan korban dan peran perwira hukum militer dalam operasi militer terkait KBNI. Diseminasi berupa teori dasar KBNI, studi kasus serta implementasi pada praktik negara tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang situasi yang sedang terjadi dan akibat hukumnya bagi para pihak pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Hasil diseminasi menunjukkan bahwa aspek hukum KBNI masih belum sepenuhnya dipahami dan memerlukan diseminasi lanjutan guna meningkatkan masyarakat yang berwawasan kebangsaan.
MENINGKATKAN NILAI PRODUKTIVITAS INDUSTRI RUMAH TANGGA PENGOLAHAN KAMBING DARI HULU KE HILIR SEDERHANA FARM DI CANGKRINGAN SLEMAN YOGYAKARTA Endang Setyowati; Endro Isnugroho; Hendro Triediantoro Putro
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2980.738 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i2.10263

Abstract

Sederhana Farm adalah sebuah industri rumah tangga yang dikembangkan dalam situasi ekonomi pangan di tengah pandemic Covid-19. Penggemukan kambing dirasa kurang mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarga setelah usaha katering dan peternakan ayam petelur mengalami penurunan karena dampak Covid-19. Produktifitas kambing ditingkatkan dari hulu ke hilir, dengan mengoptimalkan hasil. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah biaya produksi yang masih cukup tinggi yang menyebabkan margin pendapatannya menjadi minim. Tujuan PkM untuk meningkatkan pemahaman dalam pengolahan dan penyediaan pakan yang efisien dengan kualitas nutrisi yang baik untukmeningkatkan kualitas daging kambing. Metode pendampingan pengadaan bahan baku pakan berupa tanaman Indigovera, pengadaan mesin pencampur pakan dan teknologi pembuatan pakan fermentasi dan tablet. Teknologi yang telah dikuasai mitra adalah teknik pemotongan hewan yang efisien, teknik pengolahan daging dan jeroan dan sustainability produksi dengan pembuatan empang ikan dan lele untuk menampung beberapa produk kambing yang tidak habis termakan oleh manusia. Analisis dilakukan dengan penerapan teknologi yang terkait dengan permasalahan utama, antara lain adalah penataan layout ruang produksi, meminimalisisr dampak negatif dari tiap tahapan. Peningkatan efisiensi waktu dan peningkatan kualitas produksi berupa jumlah berat daging kambing selama masa pendampingan adalah sebanyak 30%.
EKSISTENSI LEAFLET ARSITEKTURAL DALAM MEMAHAMI ARSITEKTUR KAMPUNG BUDAYA SINDANGBARANG Retna Ayu Puspatarini; Sri Handjajanti; Laksmi Utami
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3231.729 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i2.10264

Abstract

Kampung Budaya Sindangbarang merupakan kawasan budaya yang berada di Bogor. Budaya yang diangkat di kawasan ini yakni budaya Sunda sehingga secara penampilan fisik terlihat kawasan ini menghadirkan bangunan tradisional Sunda. Minimnya informasi terkait arsitektur khasnya menyebabkan masih sedikitnya masyarakat yang tertarik untuk berkunjung ke kawasan tersebut. Untuk mendukung ketertarikan masyarakat datang ke Kampung Budaya Sindangbarang maka diperlukan leaflet arsitektural yang dapat membantu mempromosikan kawasan tersebut. Leaflet arsitektural yang dirancang memberikan informasi terkait arsitektur khas Kampung Budaya Sindangbarang. Dalam mewujudkan leaflet arsitektural maka diperlukan metodologi ethnografi arsitektur. Tulisan ini dibuat untuk memahami eksistensi leaflet arsitektural dalam memperkenalkan arsitektur Kampung Budaya Sindangbarang kepada masyarakat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa untuk dapat memahami arsitektur Kampung Budaya Sindangbarang dengan baik maka bentuk dari leaflet arsitektural yang dirancang terbagi ke beberapa bagian didasarkan pada ethnografi arsitektur Kampung Budaya Sindangbarang sehingga pembuatan leaflet ini dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat tentang arsitektur khas yang ada di kawasan tersebut.

Page 3 of 14 | Total Record : 133