cover
Contact Name
Mohammad Ischak
Contact Email
m.ischak@trisakti.ac.id
Phone
+62818871266
Journal Mail Official
akal@trisakti.ac.id
Editorial Address
Universitas Trisakti - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Gedung M lantai 11 Jl. Kyai Tapa No. 1, Grogol Jakarta 11440 Indonesia
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : 27471128     DOI : https://doi.org/10.25105/akal
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan lokal merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang menyajikan artikel implementasi IPTEK yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan di masyarakat. Jurnal ini merupakan sarana bagi Dosen, Komunitas, Mahasiswa dan Masyarakat pada umumnya untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali selama setahun pada bulan Agustus dan Febuari. Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan lokal menerima naskah dari berbagai disiplin keilmuan terutama dalam upaya peningkatan kapasitas dan kualitas kehidupan masyarakat di semua bidang kehidupan, seperti : 1. Pemberdayaan Masyarakat, Sosialisasi dan Implementasi Teknologi Tepat Guna Layanan Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, dan Kearifan Lokal 2. Pendampingan kepada UMKM dan sektor ekonomi rakyat lainnya 3. Peningkatan kualitas permukiman 4. Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat untuk Pembangunan Berkelanjutan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
URGENSI PENGELOLAAN TANAH MILIK DESA SECARA PARTISIPATIF Zaim, Zaflis; Wahyudi, Ade; afwa, awliya
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v6i2.22663

Abstract

Tanah Desa adalah aset milik desa yang berada di dalam atau sekitar desa, bukan milik kerabat, bukan milik perseorangan, milik yayasan/lembaga atau perusahaan. Namun, secara empiric masih ada alokasi pemanfaatan tanah Desa yang kurang tepat sasaran sehingga muncul rasa ketidak-adilan, tidak transparan dan kecemburuan sosial dalam distribusi pemanfaatannya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman warga Desa Kota Baru tentang peran & fungsi tanah desa, peningkatan wawasan perencanaan pembangunan dan sosialisasi prosedur pendaftaran tanah. Metode pengabdian dilakukan melalui kegiatan lokakarya dan diskusi bersama perangkat Desa, tokoh masyarakat/agama, ketua lingkungan, pengurus Koperasi dan ketua kelompok Tani. Pandangan warga dikumpul melalui angket dan dinilai dengan skala Likert. Hasilnya kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar (68%) peserta mengetahui  keberadaan dan pemanfaatan tanah milik desa. Sebanyak 100% peserta kurang puas atas kondisi umum pemanfaatan tanah desa. Selanjutnya, 75% warga tidak setuju jika tanah desa masih dialokasikan untuk hunian guru atau perangkat desa yang telah pensiun atau purna tugas. Peserta lokakarya lebih memahami prosedur pengurusan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Diharapkan peran aktif Pemerintah Desa untuk mendaftarkan asset desa berupa tanah milik Desa, dan menggerakkan potensi warga dalam mengelola tanah desa melalui investasi kolektif.
PENGENALAN DAN IMPLEMENTASI TONG SAMPAH PINTAR PADA WARGA RT 08 DESA CIBODAS Zulfikar, Zulfikar; Witonohadi, Amal; Anselmo Paulus Sima, Harold; Ciputra, Kristian; Ersinalsal Ginting, Rayhan
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v6i2.22712

Abstract

Waste management in RT 08 Cibodas Village still uses traditional methods that are less effective and risk polluting the environment. Therefore, it is necessary to hold community service activities that aim to introduce and apply smart trash bins to RT 08 Cibodas Village residents as an innovative solution in waste management. This activity also educates the community about the importance of saving energy and protecting the environment to increase awareness of environmental sustainability. The implementation of PKM activities includes observation and interviews, needs analysis, delivery of materials, and demonstrations and grants of tools to residents. The pre-test results showed that most residents were not familiar with the concept of technology-based waste sorting. In contrast, the post-test showed an increase in their understanding and interest. In addition, 91.8% of participants considered this helpful activity, and it was conducted to add new insights into technology-based waste management. Hopefully, this innovation can be implemented sustainably to create a cleaner and healthier environment.
PEMANFAATAN PROGRAM APLIKASI ACCURATE UNTUK ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PADA KOPERASI SYARIAH BERBASIS MASJID DI KOTA BANDUNG Ali, Muhammad; Syafrizal Ikram; Suryana; Sendi Gusnandar Arnan
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v6i2.22753

Abstract

Koperasi syariah berbasis masjid di Kota Bandung semakin berkembang, namun menghadapi kendala utama dalam pemahaman laporan keuangan untuk menilai kondisi keuangan koperasi. Rendahnya kemampuan pengurus dalam menganalisis laporan keuangan, terbatasnya sumber daya manusia dengan latar belakang akuntansi dan keuangan syariah, serta minimnya pemahaman terkait akuntansi digital, khususnya penggunaan aplikasi Accurate, dapat memengaruhi keberlanjutan koperasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini bertujuan melatih pengurus koperasi syariah berbasis masjid di Kota Bandung dalam memanfaatkan aplikasi Accurate untuk analisis laporan keuangan. Accurate merupakan perangkat lunak yang dikembangkan untuk memudahkan pencatatan dan analisis laporan keuangan sesuai standar PSAK, serta dapat digunakan oleh berbagai jenis usaha, dari UMKM hingga perusahaan besar. Program ini dilaksanakan oleh dosen Program Studi S1 Akuntansi Universitas Widyatama bekerja sama dengan bidang Ekonomi MUI Kota Bandung dan Pusat Koperasi Masjid (Puskopma). Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelatihan, serta evaluasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan pengurus koperasi terkait penggunaan Accurate, serta respon positif terhadap pelaksanaan abdimas ini.
INKLUSIFITAS PENDIDIKAN PENYANDANG DISABILITAS(PANDANGAN PEMANGKU KEPENTINGAN SEKOLAH DI WILAYAH CIPUTAT KOTA TANGERANG SELATAN) Notoprayitno, Maya Indrast; Nrangwesti, Ayu; Wangga, Maria Silvya Elisabeth; Anggraini, Anna Maria Tri
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan bentuk pendidikan yang memberikan harapan bagi penyandang disabilitas untuk bersekolah tanpa hambatan dan diskriminasi. Indonesia sebagai salah satu negara yang meratifikasi CRPD (Convention on The Rights of Person with Disabilities) telah meratifikasi dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 tentang pengesahan Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas, sehingga kepedulian sosial (social awareness) terhadap penyandang disabilitas dapat tumbuh. Negara juga mengatur melalui instrumen hukum yaitu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas (UUPD) dan turunannya yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2019 tentang Perencanaan, Penyelenggaraan dan Evaluasi Terhadap Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memberikan sosialisasi pemahaman pentingnya pendidikan inklusif tidak saja bagi peserta didik penyandang disabilitas tetapi juga bagi peserta didik reguler. Persoalan pemenuhan hak atas pendidikan inklusif dari perspektif hak asasi manusia ini penting diberikan kepada masyarakat, khususnya di sekolah di Wilayah Tangerang Selatan yang mengatur penyelenggaraan pendidikan inklusif melalui Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 18 Tahun 2019 dan Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 72 tahun 2023. PkM ini dilaksanakan atas hasil kerjasama antara Fakultas Hukum Universitas Trisakti dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan melibatkan para pemangku kepentingan di daerah. Salah satu bentuk kebijakan Pemerintah dalam memberikan akses pendidikan bagi penyandang disabilitas adalah dengan memperkenalkan pendidikan inklusif. Tujuan pendidikan inklusif tidak hanya untuk konsentrasi pada kualitas pendidikan tetapi juga keadilan sosial. Pendidikan inklusif memberikan kesempatan untuk membuat perbedaan antara reformasi moral dan mekanis. Hal ini juga menciptakan ruang untuk meninjau kembali konsepsi sekolah dan pendidikan. Konsep pendidikan inklusif ini sendiri telah diatur dalam Pasal 24 Convention on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD). Pasal 24 CRPD mengakui bahwa pendidikan inklusif dapat memiliki nilai positif dalam menegakkan pendidikan anak penyandang disabilitas, penjabaran norma ini ke dalam butir-butir tindakan praktis yang menjadi faktor penentu terwujudnya. Konsep pendidikan inklusif juga telah diatur dalam Pasal 10, Pasal 40 sampai dengan Pasal 44 UUPD dengan beberapa aturan turunan seperti Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2020 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas. Pernyataan Salamanca 1994 pada Kerangka Aksi Pendidikan Kebutuhan Khusus (The Salamanca Statement and Framework for Action on Special Needs Education) mengacu pada pendidikan inklusif sebagai kesempatan bagi anak penyandang disabilitas untuk belajar di sekolah inklusif bersama-sama dengan siswa reguler. The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mencatat bahwa akomodasi anak-anak reguler dan anak penyandang disabilitas di sekolah yang sama diperlukan untuk menghilangkan diskriminasi dan hambatan dalam akses ke sekolah. Untuk itu, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan arahan untuk mengubah sekolah reguler menjadi sekolah inklusif yang dapat menerima penyandang disabilitas. Relatif telah banyak sekolah menjadi sekolah inklusif menerima anak penyandang disabilitas dengan berbagai ragam disabilitas, yang pada umumnya ditemukan slow learner di beberapa sekolah inklusif
PENYULUHAN DAN PELATIHAN KEBUGARAN KARDIORESPIRASI BAGI PEKERJA PPSU DI DKI JAKARTA Sidarta, Nuryani; Kosasih, Adrianus; Setiawati, Lenny; Salma, Nabila Maudy
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Latar Belakang: Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) memiliki beban kerja fisik tinggi yang menuntut kebugaran kardiorespirasi optimal. Namun, sebagian besar belum memiliki pengetahuan memadai mengenai pentingnya kebugaran ini terhadap kesehatan dan produktivitas kerja. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petugas PPSU mengenai pentingnya kebugaran kardiorespirasi melalui penyuluhan dan pelatihan fisik dasar. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2025 di Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat. Sebanyak 48 petugas PPSU mengikuti kegiatan ini yang mencakup pre-test, penyuluhan interaktif, pelatihan kebugaran kardiorespirasi (difokuskan terkait latihan fisik intensitas sedang ke tinggi), dan post-test. Pengetahuan peserta dievaluasi melalui perbandingan skor pre-test dan post-test. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 59,5 (pre-test) menjadi 70,9 (post-test). Peningkatan skor tertinggi dicapai oleh peserta dengan tingkat pendidikan D3 dan S1. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya latihan fisik terhadap kebugaran jantung dan paru. Kesimpulan: Penyuluhan dan pelatihan kebugaran kardiorespirasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan petugas PPSU. Kegiatan ini berpotensi untuk dilanjutkan secara berkala guna mendukung kesejahteraan fisik, produktivitas kerja jangka panjang dan akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup petugas PPSU.
PEMANFAATAN VETIVER SEBAGAI SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PERKUATAN TEBING DAERAH IRIGASI Kurniyaningrum, Endah; Siregar, Dini Nadhilah; Sinaga, Johan Christian; Azriel, Muhammad Radja; Adidjaja, Pauline Amanda; Babeheer, Muhammad Riziq; Hakim, Auliyaul Kaisa; Aprianti, Annisa
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Daerah irigasi Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi merupakan kawasan yang rawan bencana erosi dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi dan kondisi tanah labil. Kegiatan Kuliah Usaha Mandiri Ilmu Teknologi Terapan (KUM-ITT) Desa 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Trisakti ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan sistem vetiver (Vetiveria zizanioides) sebagai metode pengendalian erosi yang ramah lingkungan dan berbiaya rendah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pendampingan. Sosialisasi dilakukan dengan mengunjungi rumah warga yang berada di daerah rawan longsor dan pendampingan dilakukan dalam aksi penanaman 200 batang bibit rumput vetiver. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi berhasil memperkenalkan kegunaan rumput vetiver kepada masyarakat dan pendampingan aksi penanaman massal menunjukkan partisipasi masyarakat khususnya kelompok tani, sehingga dapat disimpulkan bahwa rumput vetiver merupakan salah satu vegetatif sebagai upaya mitigasi bencana erosi dan tanah longsor berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.
PELATIHAN PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MENJADI BAHAN BERNILAI JUAL DI KEBON JERUK, JAKARTA BARAT Husla, Ridha; Wastu, Apriandi Rizkina Rangga; Yasmaniar, Ghanima; Fadliah, Fadliah; Siringo-ringo, Abib Penta Anugrah; Rahmawati, Sevia
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Indonesia menghasilkan minyak jelantah dalam jumlah besar yaitu sebesar 2,7 juta ton per tahun. Minyak goreng bekas dianggap mengalami kerusakan atau disebut minyak jelantah dan tidak layak untuk dikonsumsi. Penggunaan minyak jelantah sebagai bahan konsumsi dapat, menghasilkan senyawa peroksida yang bersifat karsinogenik dan berbahaya bagi tubuh serta menimbulkan berbagai penyakit. Pengolahan limbah minyak jelantah memerlukan program yang mengubah minyak jelantah menjadi produk bermanfaat seperti sabun cuci tangan, produk pembersih, aromaterapi, aksesoris, dan lilin. Minyak jelantah ini dapat diolah menjadi cairan atau sabun. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk melatih masyarakat dalam memproduksi sabun batangan menjadi produk yang dapat dipasarkan dari minyak jelantah. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai usaha bagi orang - orang yang tidak produktif. PKM ini akan dilaksanakan di daerah Kebon jeruk, Jakarta Barat. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada upaya merubah minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan sabun cuci dari minyak jelantah.
PELATIHAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH SEBAGAI PEMBERSIH LANTAI ECO-FRIENDLY DI KEBON JERUK, JAKARTA BARAT Yasmaniar, Ghanima; Husla, Ridha; Wastu, Apriandi Rizkina Rangga; Fadliah
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan minyak jelantah untuk pembersih lantai eco-friendly, dengan mitra utama berupa komunitas warga di Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang merupakan daerah padat penduduk, serta memiliki banyak pelaku usaha kecil, seperti industri rumah tangga kuliner dan pedagang makanan kecil. Kondisi ini mengakibatkan produksi minyak jelantah yang cukup tinggi. Selama ini, sebagian besar minyak jelantah tersebut dibuang langsung ke saluran pembuangan atau sungai, yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, terutama jika tidak ada penanganan yang berkelanjutan. Pengelolaan limbah minyak jelantah ini merupakan masalah penting yang dapat berdampak pada kesehatan lingkungan serta biaya operasional para pelaku usaha kecil yang bergantung pada kebersihan tempat usaha. Program pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dalam mengolah minyak jelantah menjadi pembersih lantai ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai bahaya limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, sekaligus melatih peserta untuk mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat memulai usaha mandiri yang berbasis pada prinsip daur ulang dan ramah lingkungan.