cover
Contact Name
Parwadi Moengin
Contact Email
parwadi@trisakti.ac.id
Phone
+628128210951
Journal Mail Official
jurnalti@trisakti.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri FTI Universitas Trisakti Gedung Heri Hartanto Lantai 5 JL. Kyai Tapa no 1, Grogol, Jakarta Barat-11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 14116340     EISSN : 26225131     DOI : https://doi.org/10.25105/jti
Jurnal Teknik Industri (JTI) mainly focuses on industrial engineering scientific essays in the form of research results, surveys and literature review that are closely related to the Field of Industrial Engineering
Articles 385 Documents
Cover Jurnal Edisi Maret 2017 Parwadi Moengin
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Maret 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.309 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i1.2191

Abstract

Ini adalah Cover Jurnal Teknik Industri Edisi Maret 2017, Volume 7 No 1
PREDIKSI PRODUKSI JAGUNG DALAM MODEL PENYEDIAAN TEPUNG JAGUNG PADA RANTAI PASOK JAGUNG Dorina Hetharia; M. Syamsul Ma’arif; Yandra Arkeman; Titi Candra S
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Maret 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.882 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i1.2202

Abstract

Corn flour as one of the products made from corn is an intermediate product. This product can be consumed directly, also can be used as raw materials in the food industry, feed industry and other industrial raw materials. In the supply chain system, corn flour industry is a part of the maize supply chain . To maintain the continuity of the flow of raw materials in the supply chain , the industry needs to provide corn flour that meets quantity with good quality according to consumer demand . It is closely related to the supply of corn as a raw material for corn flour. The provision of corn are also closely related to the availability of the amount of corn production obtained from the farmers. This paper discussed about prediction of maize production using artificial neural networks and a statistical forecasting . The input variables of corn production forecast in causal models were land and rainfall, while the output variable was the amount of corn production per month . The forecasting results would be used as input for the corn flour industry
MODEL PERUMUSAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN UNTUK MENCAPAI KEPUASAN MAHASISWA PADA POLITEKNIK STMI JAKARTA Indra Yusuf R; Dadan Umar D; Triwulandari SD
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Maret 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.333 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i1.2203

Abstract

Kepuasan mahasiswa itu penting menjadi perhatian Politeknik STMI Jakarta karena mahasiswa sebagai pengguna membutuhkan pelayanan yang baik dan berkualitas. Mahasiswa yang puas dengan sendirinya akan menjadi agen promosi bagi politeknik STMI Jakarta menarik pelanggan/mahasiswa baru. Sebaliknya bila kualitas pelayanan yang dirasakan mahasiswa tidak memadai, hal tersebut menjadi promosi yang tidak baik mengenai Perguruan Tinggi tersebut. Untuk memuaskan mahasiswa, Politeknik STMI Jakarta sebagai penyedia layanan pendidikan harus menekankan pada peningkatan kualitas pelayanan, karena akan terjalin hubungan jangka panjang kecenderungan mahasiswa dan masyarakat untuk studi menjadi sangat kuat, sehingga meningkatkan kepercayaan mahasiswa dan masyarakat. Berdasarkan latar belakang tersebut perlu dikaji bagaimana model perumusan strategi peningkatan kualitas pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan Politeknik STMI Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model perumusan strategi peningkatan kualitas pelayanan untuk mencapai kepuasan mahasiswa pada Politeknik STMI Jakarta. Tahapan metodologi penelitian terdiri dari analisis sistem, pemodelan, verifikasi model dan validasi model. Hasil analisis sistem selama ini menunjukkan bahwa model perumusan strategi yang dilakukan masih kurang komprehensif, sehingga perlu dirancang model perumusan strategi. Hasil rancangan model perumusan strategi terdiri dari input, proses, dan output. Input terdiri dari : tingkat kepentingan dimensi kualitas dan tingkat kepuasan dimensi kualitas, kekuatan internal, peluang eksternal dan ancaman eksternal. Proses terdiri dari : analisis kepentingan dan kepuasan pelanggan kemudian dilakukan desain kebutuhan dengan metode Quality Function Deployment melalui House of Quality menghasilkan kebutuhan mahasiswa yang perlu diperhatikan oleh Politeknik STMI Jakarta. Kebutuhan ini merupakan kelemahan internal Politeknik STMI Jakarta. Matriks Internal Factor Evaluation, Matriks External Factor Evaluation. Matriks Internal External, Matriks Strategic Position and Action Evaluation, Quantitative Strategic Planning Matrix dan pemilihan Strategi. Output : Strategi. Hasil verifikasi bahwa logika model sudah memenuhi karena sudah dapat menghasilkan strategi. Verifikasi model menunjukkan bahwa logika model sudah memenuhi karena sudah dapat menghasilkan strategi. Hasil verifikasi model menunjukkan bahwa model telah memenuhi tujuan pemodelan. Hasil validasi model oleh 3 (tiga) pakar pemangku kepentingan Politeknik STMI Jakarta, menunjukkan bahwa model yang dihasilkan sangat tidak sulit untuk diimplementasi dengan skor 4, dan ketepatan strategi yang dihasilkan adalah tepat dengan skor 3,63.
PERANCANGAN ULANG (REDESIGN) TEMPAT TIDUR UNTUK LANSIA DENGAN METODE KANSEI ENGINEERING DAN PENDEKATAN GERONTOLOGY Rachmad Hidayat
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Maret 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.963 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i1.2204

Abstract

In this research, conducted observations of everyday activities that seniors do in bed. Basically the use of bed rest is used for the elderly, but some seniors also do activities such as eating, embroidery, and others. Bed conditions that exist today are pretty good, but when used by older people often occurs difficulties. Difficulties experienced by older adults when using the position of the bed go to bed by 40% this was due to the high bed, a sitting after lying down as much as 33% this is because the elderly are still using hand and elbow as a support and positioning out of bed by 27%. A. Therefore done to improve the design of the old and new designs in accordance with user expectations for improved attributes in terms of functions and needs of seniors as follows bed frame, headboards, tools to build and support needs (table). Improvements made in order to accommodate all activities with emphasis on the elderly in terms of ergonomics and comfort in its use
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MENGGUNAKAN OBJECTIVE MATRIX DAN FAULT TREE ANALYSIS DI DIVISI ASSEMBLY MASTER CYLINDER Tiena Gustina Amran; Marsya Yasin
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Maret 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.872 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i1.2205

Abstract

Perusahaan manufaktur komponen otomotif yang menghasilkan sistem rem mobil dan motor, salah satu produk unggulan adalah Master Silinder memiliki kapasitas produksi sebanyak 116.000 pcs/bulan. Data historis selama 9 bulan menunjukkan bahwa hasil produksi masih di bawah kapasitas produksi. Perlu dilakukan peningkatan produktivitas dengan mengukur produktivitas yang ada dan mengidentifikasi penyebab dasar penghambat peningkatan tersebut. Pengukuran produktivitas dilakukan dengan metode Objective Matrix untuk enam kriteria tenaga kerja, jam kerja, energi, cacat produk, akurasi produk dan utilitas mesin yang berpengaruh dalam proses produksi. Hasil skor performansi tiap bulan didapatkan dari total skor yang diharapkan sebesar 90, rasio tenaga kerja hanya mencapai skor sebanyak 30 yang terendah terjadi pada bulan Juni dan Juli dan tertinggi pada bulan Maret. Rasio produktivitas pada bulan Juni sebesar 420.54 pcs/orang dan Juli sebesar 419.14 pcs/orang, sementara pada bulan Maret rasio produktivitasnya sebesar 442.27 pcs/orang. Dari analisa kriteria penghambat peningkatan produktivitas tenaga kerja, di identifikasi penyebab dasar terjadinya penghambatan dengan menggunakan Fault Tree Analysis. Dilakukan analisis kualitatif dan kuantitatif berdasarkan Fault Tree untuk merinci basic events yang mungkin terjadi dengan perbaikan antara lain pada regulasi lembur, penempatan pekerjaan yang sesuai, pelatihan dan penginkatan komptensiKata kunci : Fault Tree Analysis (FTA), Produktivitas, Objective Matrix (OMAX),
PERANCANGAN MODEL PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGADAAN BARANG DENGAN MENGGUNAKAN FUZZY INFERENCE SYSTEM Viera Astry; Dadang Surjasa; Dedy Sugiarto
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Maret 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.463 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i1.2206

Abstract

Alleriea is a small medium enterprises engaged in the field of providing souvenirs. To increase consumer satisfaction, the company should be able to fullfill consumer demand, The decisions support system in this study is using Fuzzy Inference System with Mamdani type as intuitive and very suitable to be given expert knowledge. This model was designed using MATLAB software and as input will be used to predict the number of requests, the speed of supply and stock condition.The predicted number of demand are made by using forecasting methods by selecting a forecasting model with the smallest MSE value. Based on the comparison of the value of MSE on the ARIMA model and winter, forecasting results obtained by the method of Winter has the smallest MSE value.The verification process is done by looking at the forecasting model with the smallest MSE, the validation process is done to test the normality of residual data. The verification process on fuzzy inference systems is done by testing whether the rules given leave in accordance with the desired output. The validation process using a combination of testing Extreme Test uses a combination of extreme in any condition. The result of this paper is a procurement decision support model using fuzzy inference system which influenced by the demand forecast, stock condition and speed of supply. Designed models have been verified and validated.
Cover Jurnal Edisi Juli 2017 Parwadi Moengin
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 2 (2017): Volume 7 Nomor 2 Juli 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v7i2.2207

Abstract

Cover
PERANCANGAN DAN PENGUKURAN KINERJA CRM UNTUK JASA TRANSPORTASI BUS AKAP DI GMS Didien Suhardini; Dadang Surjasa; Gemala Dwitia Mustika
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 2 (2017): Volume 7 Nomor 2 Juli 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.532 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i2.2211

Abstract

Perusahaan jasa transportasi Bus AKAP GMS ingin memberikan layanan kepada penumpang sesuai keinginan penumpang agar penumpang puas dan berulang menggunakan bus tersebut. Untuk itu perusahaan perlu membangun Customer Relationship Management (CRM). Praktek CRM ini perlu terus dievaluasi keberhasilannya dengan suatu model pengukuran kinerja CRM yang dikembangkan oleh Kim, Hyung-Su, dan Kim, Young-Gul, 2003 yang disebut CRM Scorecard. Penelitian ini dimulai dengan merancang model pengukuran Kinerja CRM Scorecard, dilihat dari 4 perspektif CRM Scorecard yaitu Customer Value, Customer Satisfaction, Customer Interaction, dan Customer Knowledge. Untuk setiap perspektif ditetapkan tujuan strategis yang diturunkan dari Strategi CRM dan dilengkapi oleh tolok ukur (measure), target. Tujuan Strategis peningkatan keuntungan perusahaan didukung oleh delapan tujuan strategis yang saling berkaitan yang digambarkan dengan suatu Strategy Map. Hasil Importance Performance Matrix dari pengolahan data kuesioner diperoleh lima atribut yang perlu ditingkatkan dengan Nilai Kinerja 3,26 (73%). Pengukuran kinerja CRM dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan pembobotan untuk tujuan strategis yang didorong oleh lebih dari satu tujuan strategis menggunakan metode pairwise comparison dibantu software expert choice dan skala penilaian menggunakan skala Likert 1÷5. Hasil Pengukuran Kinerja CRM Scorecard diperoleh skor 3,14 (cukup) dengan pemahaman terhadap penumpang, jumlah penjualan tiket, jumlah penumpang baru memiliki kontribusi nilai yang dianggap kurang sehingga diperlukan inisiatif strategi untuk meningkatkan skor kinerja CRM dengan memberikan bonus-bonus yang menarik dan menjalin kerja sama dengan perusahaan lain sebagai distributor tiket, penyediaan pelayanan tambahan, survey rutin, pelatihan untuk SDM customer care, penyimpanan data penumpang, dan promosi
STRATEGI PERUSAHAAN BERDASARKAN ANALISIS RETURN SAHAM TERHADAP EPS, DER, ROA, PER, INFLASI, DAN BI RATE PADA SUB SEKTOR TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA 2007-2015 Dhiana Pratiwi; Endang Chumaidyah; Rita Zulbetti
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 2 (2017): Volume 7 Nomor 2 Juli 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.27 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i2.2212

Abstract

Sub sektor telekomunikasi merupakan industri yang memiliki pengaruh yang besar terhadap beberapa aspek, salah satunya aspek perekonomian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh EPS, PER, DER, ROA, inflasi, dan BI Rate, secara simultan dan parsial terhadap return saham pada sub sektor telekomunikasi. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk merumuskan strategi sub sektor telekomunikasi dalam meningkatkan performansi return saham setiap perusahaan. Sampel yang di gunakan adalah 5 perusahaan dari sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI selama periode 2007 sampai 2015. Data ini menggunakan data sekunder, dengan time series dan cross section dengan menggunakan regresi data panel.EPS, PER, DER, ROA, inflasi, dan BI rate secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. Sedangkan varibel yang memiliki pengaruh secara parsial terhadap return saham adalah ROA, dan inflasi. alat untuk merumuskan strategi adalah dengan membuat kuesioner AHP untuk ahli dan matriks SWOT.PT Telkom Indonesia terpilih mewakili perusahaan sub sektor telekomunikasi untuk dilakukan analisa SWOT. PT Telkom Indonesia adalah perusahaan yang menunjukkan nilai pertumbuhan ROA serta rata-rata return saham paling baik karena ROA memiliki pengaruh terhadap return saham. Strategi yang dapat dilakukan perusahaan adalah strategi progresif, diharapkan perusahaan ini menjadi contoh bagi perusahaan sub sektor telekomunikasi dalam meningkatkan strategi perusahaan.
ERGONOMI PARTISIPATIF UNTUK MENGURANGI POTENSI TERJADINYA WORK-RELATED MUSCULOSKELETAL DISORDERS Sarah Ashary Aznam; Dian Mardi Safitri; Ranny Dwi Anggraini
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 2 (2017): Volume 7 Nomor 2 Juli 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.633 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i2.2213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengurangi resiko Work-Related Musculoskeletal Disorders yang dialami oleh para operator loading barang jadi. Penelitian awal terhadap gejala WMSDs dilakukan dengan metode analitik yaitu dengan menggunakan kuesioner Nordic body map dan standardized Nordic questionnaire. Penelitian dilakukan pada 10 orang operator loading barang jadi. Setelah itu penelitian dilanjutkan dengan analisis resiko cidera kerja dengan metode strain index. Selanjutnya dilakukan pengukuran postur kerja dengan metode RULA. Dari hasil analisis resiko cidera kerja dengan strain index, didapatkan hasil sebanyak 4 orang operator mendapat skor tetringgi 13,5 dan 2 orang operator mendapat skor terendah yaitu 9. Skor tertinggi dan terendah para operator ini sama-sama menunjukan angka di atas 7 dimana memberikan indikasi bahwa pekerjaan yang dilakukan memiliki potensi bahaya / dapat menimbulkan cidera. Pengukuran postur tubuh RULA menunjukan 8 dari 10 operator mendapat skor akhir 7 dengan Action Level 4 yang memiliki arti postur kerja yang dilakukan membutuhkan perubahan saat itu juga (sangat urgent). Berdasarkan kondisi diatas maka dilakukan intervensi ergonomic dengan pendekatan ergonomi partisipatif untuk memperbaiki kondisi yang ada. Program intervensi ini dilakukan dengan cara Focus Group Discussion dan selalu melibatkan tim ergonomic yang terdiri dari perwakilan manajemen dan operator. Pengambilan keputusan diambil secara consensus. Usulan perbaikan terpilih yaitu re-aktifisasi SOP, re-aktifisasi peraturan K3, perbaikan postur kerja operator, peningkatan job control, dan pembuatan jadwal kerja. Usulan perbaikan ini diimplementasikan dalam sebuah masa percobaan selama 30 hari. Evaluasi dilakukan setelah selesai masa percobaan dengan menggunakan kuesioner SNQ dan mengukur ulang postur dengan RULA. Hasil SNQ setelah perbaikan menunjukan adanya penurunan keluhan MSDs yang dirasakan oleh operator. Hasil analisis skor SI menunjukan adanya penurunan dimana semua skor baru operator berada dibawah angka 7. Hasil pengukuran RULA menunjukan penurunan level 7 menjadi level 6 dan level 6 menjadi level 5 dengan Action Level 3 yang menunjukan level sedang dan tingkat urgensi perubahan postur pun menurun.

Page 9 of 39 | Total Record : 385


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 3 (2025): November 2025 Vol. 15 No. 2 (2025): July 2025 Vol. 15 No. 1 (2025): March 2025 Vol. 14 No. 3 (2024): November 2024 Vol. 14 No. 2 (2024): July 2024 Vol. 14 No. 1 (2024): March 2024 Vol. 13 No. 3 (2023): VOLUME 13 NO 3 NOVEMBER 2023 Vol. 13 No. 2 (2023): VOLUME 13 NO 2 JULI 2023 Vol. 13 No. 1 (2023): VOLUME 13 NO 1 MARET 2023 Vol. 12 No. 3 (2022): VOLUME 12 NO 3 NOVEMBER 2022 Vol. 12 No. 2 (2022): VOLUME 12 NO 2 JULI 2022 Vol. 12 No. 1 (2022): VOLUME 12 NO 1 MARET 2022 Vol. 11 No. 3 (2021): VOLUME 11 NO 3 NOVEMBER 2021 Vol. 11 No. 2 (2021): VOLUME 11 NO 2 JULI 2021 Vol. 11 No. 1 (2021): VOLUME 11 NO 1 MARET 2021 Vol. 10 No. 3 (2020): Volume 10 No 3 November 2020 Vol. 10 No. 2 (2020): Volume 10 No 2 Juli 2020 Vol. 10 No. 1 (2020): VOLUME 10 NO 1 MARET 2020 Vol. 9 No. 3 (2019): Volume 9 No 3 November 2019 Vol. 9 No. 2 (2019): VOLUME 9 NO 2 JULI 2019 Vol. 9 No. 1 (2019): Volume 9 No 1 Maret 2019 Vol. 8 No. 2 (2018): Volume 8 N0 2 Juli 2018 Vol. 8 No. 3 (2018): Volume 8 No 3 November 2018 Vol. 8 No. 1 (2018): Volume 8 No 1 Maret 2018 Vol. 7 No. 3 (2017): Volume 7 No 3 November 2017 Vol. 7 No. 2 (2017): Volume 7 Nomor 2 Juli 2017 Vol. 7 No. 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Maret 2017 Vol. 6 No. 3 (2016): Volume 6 No 3 November 2016 Vol. 6 No. 2 (2016): Volume 6 No 2 Juli 2016 Vol. 6 No. 1 (2016): Volume 6 No 1 Maret 2016 Vol. 5 No. 3 (2015): Volume 5 No 3 Novemberi 2015 Vol. 4 No. 3 (2014): Volume 4 No. 3 November 2014 Vol. 4 No. 2 (2014): Volume 4 No 2 Juli 2014 Vol. 4 No. 1 (2014): Volume 4 No 1 Maret 2014 Vol. 3 No. 3 (2013): Volume 3 No 3 November 2013 Vol. 3 No. 2 (2013): Volume 3 No 2 Juli 2013 Vol. 3 No. 1 (2013): Volume 3 No 1 Maret 2013 Vol. 2 No. 3 (2012): Volume 2 No 3 November 2012 Vol. 2 No. 2 (2012): Volume 2 No 2 Juli 2012 Vol. 2 No. 1 (2012): Volume 2 No 1 Maret 2012 Vol. 1 No. 2 (2011): Volume 1 No 2 Juli 2011 Vol. 1 No. 1 (2011): Volume 1 No 1 Maret 2011 More Issue