cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 493 Documents
PENERAP PENERAPAN AN TEKNOLOGI INOKULASI RHIZOBAKTERI T TAHAN AHAN KEKERINGAN P PADA ADA TANAMAN ANAMAN JAGUNG DI LAHAN KERING, KEC. KARANGPLOSO, KAB.MALANG Ikhwan,MP.,, Ir. Ali; Susilo, Endro
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.739 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.915

Abstract

Penerapan teknologi inokulasi rhizobakteri tahan kekeringan bertujuan untukintroduksi dan transfer teknologi pupuk hayati (Biofertilizer) yang mampumeningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman kekeringan, sehingga produksijagung dan skala usaha tani dilahan kering dapat ditingkatkan. Selain itu, dapatmengefisiensi penggunaan air pada sistem pertanaman jagung dilahan kering.Metode kegiatan yang digunakan meliputi : Penyuluhan, Demplot dan sistemperdampingan secara terpadu yang dilakukan di desa Karangploso.Dari desa tersebutdipilih 3 kelompok tani untuk dijadikan obyek sasaran demplot dan sistemperdampingan. Penerapan teknologi ini dilapangan dilakukan dengan menginokulasirhizobakteri dengan kerapatan 108 cfu/ml dengan cara memberikan inokulum cairpada tanaman jagung umur 2 minggu.Inokulum campuran rhizobakteri (isolat A119, A82, dan M7b) ternyata efektifdalam meningkatkan produksi jagung sampai 8,1% pada arah kekeringan tinggi(lengas 50% kapasitas lapang) sedangkan pada kondisi kapasitas lapangan bakteriasli tanah lebih efektif dan pada aras kekeringan sedang (75% kapasitas lapang)pengaruhnya relatif sama. Dengan demikian teknologi ini dapat menghematpenggunaan air mencapai 50% dan juga dapat meningkatkan skala usaha tanimenjadi 2 kali tanam atau tahun. Sedangkan respon petani di Desa Karangploso(tempat demplot) cukup baik dan petani merasa ada teknologi alternatif yang dapatdigunakan untuk mengatasi dampak kekeringan yang membatasi sistem usahataninya.
“MAGANG KEWIRAUSAHAAN PADA USAHA BUDIDAYA JAMUR KONSUMSI” M.N., Gumoyo
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 2 (2004): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.935 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i2.887

Abstract

Wirausaha di sektor pertanian sangat dibutuhkan karena terbukti di tengah krisisekonomi sektor pertani?an mampu bertahan dan masih eksis. Melahirkan wirausahayang bergerak pada jamur konsurnsi sangatlah tepat, karena sesuai dengan pergeseranselera konsumen yang menginginkan produk yang bergizi tinggi dan bersih daripestisida.Tujuan dari magang Kewirausahan Budidaya Jamur Konsurnsi ini yaitu supayamabasiswa pelaksana magang dapat menciptakan lapangan kerja dan lapangan usahayang produktif dan berkesinambungan baik secara mandiri maupun dengan carakemitraan.Dari hasil magang dapat diketahui bahwa kegiatan magang sangat bermanfaatbagi peserta. Peserta magang akhirnya tahu dan mampu melaksanakan pembuatanbibit jamur, budidaya jamur, dan pemasaran jamur. Selain itu juga bermanfaat bagiindustri mitra, dimana industri mitia akhirnya mengetahui kekurangan dankelemahannya, serta akhirnya bisa terbantu memecahkan permasalahannya.
PEMBINAAN DAN PELATIHAN KELOMPOK USAHA KERAJINAN HANGER KAWAT, DI DESA NGEBRAK, KECAMATAN GAMPENGREJO, KABUPATEN KEDIRI ., Fauziyah; Solichin, Ustadus; Ari, Diah
Jurnal Dedikasi Vol 11 (2014): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.423 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v11i0.1830

Abstract

Fauziyah1, Ustadus Solichin2 & Diah Ari3Staf Pengajar. 1,2&3Fakultas Ekonomi Universitas Islam KadiriEmail: 1) fauziyah_rahman@ymail.comABSTRAKKelompok Usaha di daerah Desa Ngebrak Kabupaten Kediri, aktivitasnya membuat HangerKawat namun ada yang bekerja sebagai petani dan buruh pabrik. Kepemilikan perusahaan ini masihperorangan, ada beberapa kelompok usaha yang membuat hanger kawat, perusahaan ini berdirihampir bersamaan waktunya yaitu sekitar tahun 2005, sebelumnya masyarakat tidak ada yang membuathanger. Munculnya ide pembuatan hanger kawat adalah adanya limbah kawat dari pabrik Zig Zagdan Pamenang yang merupakan anak perusahaan PT. Gudang Garam. Limbah kawat dari pabriktersebut berupa kawat gulungan dari sisa packaging, kemudian gulungan tersebut dibeli oleh kelompokusaha dan diproses menjadi produk hanger kawat. Gulungan kawat dari limbah pabrik tersebut olehmasyarakat sekitar ditampung dan dimanfaatkan untuk pembuatan Hanger Pakaian. Jadi bahan bakupembuatan hanger kawat masih ketergantungan dari limbah pabrik.Pada umumnya kelompok usaha tidak mempunyai alat pelurus kawat, pemotong kawat, laspen, alat bentuk kawat, karena alat tersebut cukup mahal disamping itu kelompok usaha tidak pernahmenerima pengetahuan dan keterampilan khusus dalam pembuatan tempat minum, tempat cangkir,tempat gelas dan perabotan rumah tangga lainnya. Sehingga produk hanya terbatas pada hangerkawat dan tataan panci saja, walaupun sebenarnya ingin mengembangkan produk yang bervariasi.Berkat adanya bantuan dana pengabdian masyarakat dari Dikti program IbM Kelompok Usahahanger kawat di Desa Ngebrak mendapatkan bantuan alat-alat produksi seperti Las Elektroda, Alatpelurus kawat/Pleser, Alat pemotong kawat, Alat bentuk Hanger, Las Pun, Bahan Kawat. Disampingitu juga mendapatkan Pembinaan dan Pelatihan manajemen produksi, manajemen pemasaran,manajemen keuangan dan bagaimana membuat laporan keuangan dan akuntansi menghitung hargapokok produksi dan menentukan harga jual. Sebelumnya kelompok usaha tidak mengerti manajemendan akuntansi.Diharapkan dengan pemberian bantuan alat-alat dan bahan kepada kelompok usaha dapatmeningkatkan kinerja, mengembangkan produksi dengan diversifikasi produk, memahami ilmumanajemen dan akuntansi, memperluas area pemasaran serta dapat meningkatkan pendapatanmasyarakat desa Ngebrak.Kata Kunci : Limbah Kawat Pabrik, Diversifikasi Produk, Pleser, Las Elektroda, Las Pun
MAGANG KEWIRAUSAHAAN PADA USAHA PEMBENIHAN DAN BUDIDAYA IKAN HIAS UNTUK MEMANTAPKAN JIWA WIRAUSAHA MAHASISWA Handajani, Hany
Jurnal Dedikasi Vol 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.781

Abstract

    Penyelenggaran Program Magang  Kewirausahaan (MKU) di Fakultas Peternakan (Jurusan Perikanan dan Peternakan) ini  dikoordinir oleh Lembaga Pengabdian pada Masyarakat. Tim pendamping MKU  terdiri dari dosen/pengajar yang bepengalaman pada pemijahan, budidaya ikan dan pakan ikan serta manajemen usaha. . Sebelum terjun ke lapang diberikan pembekalan yang meliputi pembekalan soft skill (teknik komunikasi, motivasi pengembangan diri dan kerja kelompok) dan hard  skill (pemijahan, pembenihan, budidaya, pembuatan pakan dan aspek  manajemen meliputi analisa usaha dan pemasaran).    Tujuan kegiatan pelaksanaan Magang Kewirausahaan di Mina Makmur, Tulungagung antara lain adalah, meningkatkan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan ketrampilan pembenihan dan budidaya ikan hias mahasiswa Fakultas Peternakan - Perikanan Univ. Muhammadiyah Malang dan meningkatkan kemampuan kewirausahaan baik dalam hal keilmuan maupun pengalaman berwirausaha di bidang pembenihan dan budidaya ikan hias. MKU ini diikuti oleh 10 mahasiswa Jurusan Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang.     Dari 10 mahasiswa peserta Magang Kewirausahaan dari jurusan Perikanan, secara umum mahasiswa peserta MKU tertarik untuk melakukan usaha pembenihan ikan hias, namun ketertarikan mahasiswa dari hasil wawancara jenis usaha pembenihan ikan hias yang ada di UKM Mina Makmur adalah jenis-jenis ikan hias yang memiliki nilai ekonomis tinggi (ikan Koi, Manfish, Koki, Niasa, Redfin, Lemon, Komet, Sumatra barb, Black Ghost dan Aligator). Salah satu alasan mengapa mereka memilih usaha pembenihan ikan tersebut selain memiliki nilai jual yang tinggi, proses pemijahan dan perawatan benih tidak terlalu membutuhkan modal yang besar dan usaha pembenihan/dibudidayakan ikan hias tersebut masih di didaerah tertentu saja sehingga masih memiliki potensi yang luas.     Selama kegiatan magang 100 % tidak ada peserta yang mengundurkan dir ataupun sering tidak hadir dalam pelaksanaan magang. Ketrampilan mahasiswa tentang pembenihan ikan hias selama magang diteruskan dengan membeli indukan ikan hias untuk dilakukan usaha pembenihan ikan hias yang difasilitasi di Laboratorium Perikanan.. Adanya  kerjasama kembali atau  berkelanjutan antara UKM Mina Makmur dengan mahasiswa  ataupun Jurusan Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang.Kata Kunci : Kewirausahaan, Pembenihan, Budidaya Ikan Hias.
PEMBERDAYAAN USAHA JAJANAN PASAR GUNA PENINGKATAN INDUSTRI KECIL MENENGAH DI SIDOARJO Bamban Jakaria, Ribangun; Wisaksono, Arief; Setyo Rini, Cylen
Jurnal Dedikasi Vol 14 (2017): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.511 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v14i0.4301

Abstract

PEMBERDAYAAN USAHA JAJANAN PASAR GUNA PENINGKATAN INDUSTRI KECIL MENENGAH DI SIDOARJORibangun bamban Jakaria1, Arief Wisaksono2, Cylen setyo rini3Univeritas muhammadiyah sidoarjoribangunbz@umsida.ac.idABSTRAKJajanan pasar yang banyak diperdagangkan di warung-warung, pasar hingga sentra-sentra kuliner wilayah kecamatan Porong Sidoarjo dan sekitarnya adalah hasil produksi yang dikelola oleh usaha-usaha mikro yang tersebar di beberapa tempat di wilayah Kecamatan Porong sendiri, diantaranya adalah usaha mikro ?jajanan mbak Anis? yang memproduksi kue-kue basah maupun kering yang tidak hanya melayani permintaan dari perorangan tetapi juga melayani warung dan pemesanan dalam hal ini sebagai mitra 1. Sedangkan mitra 2 adalah kelompok pedagang keliling, yang melakukan penjualan jajanan berupa kue basah dan kering. Permasalahan mitra 1 adalah produksi jajanan berupa kue kering maupun basah, dengan proses pengerjaan masih dilakukan secara manual terutama dalam memotong wortel sebagai bahan baku isi kue pastel. Permasalahan yang dialami oleh ?kelompok pedagang jajan keliling? sebagai mitra 2 adalah display tempat jajanan kurang menarik. Dari permasalahan kedua mitra tersebut maka solusi yang diberikan pada mitra 1 adalah, membuatkan alat pemotong wortel dalam bentuk dadu secara sederhana. Solusi untuk mitra 2 adalah, dengan menyediakan tempat display produk Jajanan yang memadai dan bersih. Dengan memberikan solusi atas permasalahan tersebut maka, akan memberikan dampak pada proses pemotongan wortel yang selama ini dilakukan secara manual akan digantikan oleh alat, sehingga lebih cepat dan efisien.Pembuatan display jajanan dapat memberikan nilai produk semakin menarik dan meningkatkan volume penjualan yang berdampak pada peningkatan pendapatan mitra.Kata kunci : Alat pemotong wortel, tempat display jajanan
PEMBANGUNAN SALURAN DRAINASE JALAN GUNA MENCEGAH TERJADINYA BANJIR DAN KERUSAKAN JALAN DI DESA NGENEP KECAMATAN KARANGPLOSO Ansyori Alamsyah, Alik
Jurnal Dedikasi Vol 9 (2012): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.476 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v9i0.1378

Abstract

Alik Ansyori AlamsyahJurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jln. Raya Tlogomas, No.246 MalangEmail: alik@umm.ac.id Desa Ngenep kecamatan Karangploso merupakan daerah yang terletak wilayah utara dariKecamatan Karangploso. Dengan penduduk yang berjumlah sekitar 6.614 jiwa merupakan salahsatu desa yang mempunyai penduduk terpadat di kawasan Karangploso. Desa Ngenep terbagi menjadi6 pedukuhan dimana penduduk mayoritas mempunyai mata pencaharian petani dan berpendidikanmayoritas setingkat Sekolah Menengah Pertama.Ngenep merupakan desa yang menempati daerah yang mempunyai topografi sangat ekstrim.Sehingga diperlukan suatu saluran drainase yang benar ? benar memadai untuk dapat menampunglimpahan air hujan yang juga cukup tinggi. Selama ini Desa Ngenep sering mengalami musibah banjiryang diakibatkan tingginya curah hujan yang terjadi dan ditunjang dengan perbedaan yang sangatekstrim muka tanah aslinya.Melihat kondisi tersebut maka telah dilakukan suatu pembenahan yang dalam hal ini pengabdimelakukan sosialisasi dan mendesain saluran draianse sesuai dengan debit curah hujan yang adasehingga pada musim hujan tidak lagi mengalami banjir yang akan merusak jalan Desa NgenepKecamatan Karangploso.Kata Kunci : Drainase jalan, Banjir, Desa Ngenep
IBM TENTANG PEMAHAMAN LIYAN BAGI STAF UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Hartiningsih, Sri; Manon Andini, Thathit; Wahyuni, Erly
Jurnal Dedikasi Vol 12 (2015): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.799 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v12i0.2482

Abstract

IbM TENTANG PEMAHAMAN LIYAN BAGI STAF UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANGSri Hartiningsih1, Thathit Manon Andini2, Erly Wahyuni31,2,3Jurusan Bahasa Inggris, FKIP-UMMEmail : 1)malangharti2001@yahoo.com, 2)bhsing06@yahoo.co.id, 3)erlywahyuni@ymail.comABSTRAKKemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris mutlak diperlukan oleh pihak yang ada pada Universitas Muhammadiyah Malang khususnya staf di perpustakaan karena perpustakaan adalah jendela dunia dan pengunjung perpustakaan adalah mahasiswa maupun dosen, baik orang Indonesia maupun orang asing yang mempunyai budaya yang berbeda. Oleh karena itu diperlukan pelatihan pemahaman liyan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman karena sopan di suatu budaya belum tentu sopan di budaya yang lain. Ada beberapa kendala yang dihadapi oleh staf perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang seperti (1) Kenyataan yang ada di lapangan adalah bahwa saat ini masih belum banyak staf yang menguasai bahasa Inggris terutama mereka yang langsung berhadapan dengan pengunjung, (2) sebagian staf kurang berminat mempelajari dan membiasakan diri untuk menggunakan bahasa Inggris di lingkungan perpustakaan karena dianggap sulit dan memakan waktu. Alternatif yang ditawarkan dalam pengabdian ini adalah; (1) memberikan pelatihan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris bagi staf perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang, (2) memberikan pelatihan pemahaman liyan. Luaran dari pengabdian ini berupa (1) kemampuan merespon ungkapan ? ungkapan sederhana yang terkait dengan kegiatan di perpustakaan dan (2) adanya inisiatif untuk berbicara bahasa Inggris.Kata kunci: Pelatihan, Komunikasi, Bahasa Inggris, Pemahaman Liyan
PENERAPAN PERALATAN BOX MODUL(OTOMATIS& KOMBINASI ) PEMUTUS DAN PENGHUBUNG LAMPU PENERANGAN JALAN DESA Kasan,MT, Ir. Nur; A.H.,MT, Dr.Ir. Ermanu; Saiful, MT, Ir. Andy; A.ST, Rahma Fitri
Jurnal Dedikasi Vol 8 (2011): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.567 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v8i0.694

Abstract

Pelatihan dan penerapan teknologi untuk kepentingan masyarakat dengan memanfaatkanrancangan yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat pedesaan dengan modul yang akanditerapkan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Tim telah memilih salahsatu lokasi desa yang jauh dari perkotaan dengan sistem jaringan listrik telah tersedia khususnyadari PLN.Modul kontrol penerangan yang diterapkan dengan pertimbangan faktor-faktor : praktis,efisien, biaya terjangkau, bila trouble tidak sulit untuk perbaikannya dan tidak perlu menguasaiteknik instalasi listrik yang lebih tinggi; cukup dasar-dasar instalasi kelistrikan tetapi sesui denganstandart peraturan kelistrikan di Indonesia.Pada kegiatan pengabdian ini dengan mempertimbangkan desain instalasi yang praktismemenuhi standart kelistrikan dan dari hasil kegiatan penerapan modul di Desa GenukwatuKecamatan Ngoro diharapkan dapat dikembangkan dan dapat ditiru oleh masyarakat desatetangga sehingga nantinya dapat diharapkan menunjang pengembangan kegiatan di pedesaandibandingkan kondisi sebelum tim melaksanakan kegiatan penerapan di lapangan.Hasil penerapan yang dilaksanakan oleh tim Jurusan Teknik Elektro diharapkan dapattumbuh kegiatan usaha warga di malam hari, khususnya balai desa sebagai tempat sentra kegiatanpertemuan dan koordinasi di waktu malam hari. Tim telah memberikan pelatihan lapang padawarga dengan melakukan penerapan pemasangan langsung di tempat-tempat tertentu sebagaititik lokasi contoh dan juga tim telah memilih materi bahan yang mudah didapat dipasaranwilayah Kecamatan Ngoro ataupun Kota Jombang dengan biaya relatif rendah. Dari hasilpengabdian diharapkan masyarakat dapat memilih modul?modul alternatif yang diterapkan untukdipilih oleh warga, dengan mempertimbangkan kemampuan biaya yang ditanggung wargasekitarnya.
KONSERVASI EKOLOGI HUTAN MANGROVE DI KECAMATAN MAYANGAN KOTA PROBOLINGGO Zainuri, Ach. Muhib; Takwanto, Anang; Syarifuddin, Amir
Jurnal Dedikasi Vol 14 (2017): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.08 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v14i0.4292

Abstract

KONSERVASI EKOLOGI HUTAN MANGROVEDI KECAMATAN MAYANGAN KOTA PROBOLINGGOAch. Muhib Zainuri1, Anang Takwanto2, Amir Syarifuddin 31Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Malang 2Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang3Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas MuhammadiyahMalangE-mail : 1) muhibzain@gmail.com, 2)a.takwanto@gmail.com, 3)amir@umm.ac.idABSTRAKHutan mangrove merupakan salah satu bentuk ekosistem hutan yang unik dan khas, memiliki nilai ekonomis dan ekologis yang tinggi, tetapi sangat rentan terhadap kerusakan apabila kurang bijaksana dalam pengelolaannya. Restorasi ekologi pada dasarnya merupakan tindakan silvikultur melalui rekayasa lingkungan, mulai dari penelusuran tapak hingga diketahui tabiat upaya-upaya pemulihannya. Pulih kembalinya kawasan mangrove seperti sediakala sebelum terdegradasi, menjamin kembali pulihnya habitat bagi kehidupan satwa liar. Hal ini dilakukan melalui pemulihan kualitas lingkungan, melalui: (a) Penilaian kawasan mangrove, (b) Peningkatan kualitas habitat, (c) Peningkatan kualitas kawasan hijau, dan (d) Pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan mangrove. Kegiatan yang dilakukan adalah (1) Pembuatan bibit mangrove, (2) Penanaman dan penyulaman bibit mangrove, (3) Pemberdayaan masyarakat, dan (4) Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Perlu penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya pelestarian kawasan mangrove guna menjamin keberlanjutan ekologi pantai.Kata kunci : Mangrove, Konservasi, Pesisir, Pemberdayaan.
WIRA USAHA BOKASI DENGAN STARTER HASIL ISOLASI SENDIRI KERJASAMA DENGAN CV. AGRO MANDIRI Sukorini, Henik
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.930

Abstract

Kehidupan petani semakin terpuruk ketika harga jual produk pertanian semakin menurundan kalah bersaing dengan produk pertanian impor. Disi lain banyaknya permintaanpupuk an-organik yang semakin banyak menyebabkan harga pupuk ini kian melambung.Maka kiranya perlu dicari alternatif yang relatif pupuk yang murah dan terjangkau olehpetani, maka Bokasi merupakan salah satu alternatif pupuk organik yang ditawarkandalam rangka untuk mengimbangi mahalnya harga pupuk an-organik. Adalah C.V. AgroMandiri, sebuah industri kecil rekanan dari Laboratorium Pertanian UMM yangmemproduksi Bokasi dengan kapasitas 3 ton/ bulan.Produksi tersebut jauh lebih kecil dari permintaan pasar yang mencapai ratusan bahkanribuan ton / bulan. Sebagai gambaran saja untuk kebutuhan pedagang bunga sajamencapai 90 ton / bulan dan kebutuhan tersebut cenderung terus meningkat sejalandengan pengetahuan masyarakat petani akan manfaat Bokasi. Akhir-akhir ini BanyakPTP dan Petani Buah yang mulai tertarik untuk menggunakan Bokasi sebagai pupukalternatif.Kecilnya produksi CV. Agro Mandiri tersebut disebabkan karena starter EM 4 yangdigunakan kurang efektif, sehingga proses fermentasinya relatif lambat (± 2 bulan).Kelambatan fermentasi telah menyebabkan frekuensi produksi perbulannya menjadikecil. Selain itu juga tidak ada jaminan tetang EM 4 yang dibeli di pasaran dari sisikualitas maupun kedaluwarsanya. Karena EM 4 yang diedarkan tersebut tidak pernahmencantumkan tanggal batas akhir pemakaian sehingga konsumen tidak tahu secarapasti apakah mikrobia yang ada di dalamnya masih hidup atau tidak. Di samping itu,semakin banyaknya produk EM 4 yang ada dipasaran (yang notabene buatan sendiridari beberapa pabrik) menjadikan mikrobia yang ada di dalamnya tidak terjamin atauterkontrol, sehingga banyak jasad kontaminannya. Di sisi lain harga EM 4 relatif mahal(Rp 12.500,/liter), untuk produksi skala kecil sampai menengah biaya pembuatan Bokasiper-unitnya menjadi mahal. Dengan demikian starter yang berasal dari teknologi EM 4belum dapat memberikan jaminan kualitas maupun kuantitas Bokasi.Untuk mengatasi hal tersebut di atas, Laboratorium Pertanian UMM telah berhasilmembuat starter hasil koleksi sendiri, yaitu berupa campuran Aspergilus coklat,Aspergilus abu-abu, Aspergilus hijau, Aspergilus hitam, Penicillium abu-abu,Sacharomyces, dan Trichoderma. Campuran isolat tersebut dari hasil penelitiansebelumnya ( Zainudin dan Sukorini, 1996), memberikan hasil yang lebih baik dibandingdengan menggunakan starter EM 4. Dengan menggunakan starter tersebut Bokasi yangdihasilkan jauh lebih cepat yaitu hanya dalam waktu satu bulan, sedangakn jikamenggunakan starter dengan EM 4 memerlukan waktu 2 bulan. Selain itu Bokasi yangdihasilkan dengan menggunakan starter tersebut setelah diuji cobakan pada tanamanbawang merah ternyata hasilnya jauh lebih baik (13,68 ton/ha), dibanding denganmenggunakan EM 4 yang hanya mencapai 12,24 ton/ha. Ini berarti dengan menggunakanBokasi hasil fermentasi dari kultur campuran tersebut mampu meningkatkan produktivitassebesar 11,76 %.Dengan demikian penggunaan starter hasil koleksi Laboratorium Pertanian UMM,tersebut secara kualitatif maupun kuantitatif akan dapat meningkatkan produksi Bokasidan tanaman budidaya.Penggunaan Stater buatan Laboratorium Pertanian dapat membantu mengatasi masalahyang ada pada CV tersebut, karena dengan adanya stater produksi Lab. Pertanian makaproses produksi menjadi lebih cepat (kurang lebih 1 bulan) sehingga kapasitas produksitinggi, dengan demikian modal cepat kembali, dan CV dapat berjalan dengan lebih baik.Kualitas yang selama ini selalu dianalisakan kepada pihak luar dengan biaya yangtinggi dapat dilakukan di Lab. Pertanian dengan biaya yang murah.