cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 493 Documents
PERBAIKAN PROSES PRODUKSI DAN PEMANFAATAN SERAT KELAPA SEBAGAI PENGGANTI SERAT KAIN PADA INDUSTRI KECIL PEMBUATAN ASBES (STUDI KASUS PADA INDUSTRI KECIL PEMBUATAN ASBES DI KABUPATEN MALANG) Jufri, Moh.; Mubin, Ahmad; Subekhi, Nur
Jurnal Dedikasi Vol 4 (2007): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.503 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v4i0.877

Abstract

Peranan Usaha Kecil dan Menengah (UKM} dalam menunjang pembangunandaerah adalah sangat besar. Untuk itu, pemberdayaan UKM termasuk para pengrajinPembuatan Asbes haruslah terus dilakukan yaitu dengan cara penerapan teknologi, baikteknologi proses maupun desain produk, sehingga dapat meningkatkan kualitas, kualitasdan daya saingnya.Teknologi Proses yang digunakan oleh para pembuatan Asbes selama ini masihkonvensional secara turun temurun, demikian pula desainnya belum borientasi padapasar, sehingga kualitas produk yang dihasilkan tidak mampu bersaing terutama denganproduk sejenis yang dihasilkan oleh industri yang sudah rnenggunakan teknologimodern.Pemilihan Pembuatan Asbes "Internit MIKO" sebagai lokasi kegiatan pengabdiankarena dilihat dari posisi dan tempat yang strategis untuk pengembangan usaha di masayang akan datang. Hal inilah yang mendorong diadakannya kegiatan pengabdian untukpengembangan produk Asbes tersebut agar menjadi lebih maju dan mapan. Harapanlebih jauh lagi bisa menjadi perusahaan yang menghasilkan produk Asbes yang mempunyaikualitas yang baik.Dari hasil monitoring terhadap keberhasilan penerapan Iptek terlihat bahwa telahada peningkatan, misalnya pengrajin sudah mampu memilih alternative pengganti bahanbaku yang baik, melakukan urutan proses produksi dengan benar, memperkirakancampuran serat kelapa dengan arah serat dengan baik sehingga bahan baku tidak sampaiberlebih, dan ada peningkatan dalam memilih bahan alternatifselain kain. Peningkatanketahanan banding produk hasil penerapan Iptek dengan sebelumnya yaitu sebesar2,5%. Dalam hal pengembangan desain produk, sudah ada peningkatan yaitu mampumembuat desain sesuai keinginan pemesan atau konsumen dan mampu memberikanalternatif desain yang menarik dengan kombinasi antara desain Asbes (internit) yang dibuat dengan aksesoris rumah sesuai model Gibs dan warna dasar asbes sudah bisa menyesuaikan dengan warna cat rumah. Dari sisi penangangan order, pengrajin sudahmampu membuat sketsa gambar pesanan lengkap, perkiraan waktu penyelesaiannya, danmenentukan komponen biaya yang meliputi; biaya bahan baku (utama dan pendukung),biaya tenaga kerja, dan biaya operasional lainnya. Kata Kunci : Serat Kelapa, Asbes.
POTENSI PEMBANGUNAN PLTMH SUMBER JERUK DESA KARANGSUKA KEC. PAGELARAN KAB. MALANG Irfan, Muhammad; Suwignyo, Suwignyo
Jurnal Dedikasi Vol 16 (2019): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.248 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v16i1.10687

Abstract

PLTMh (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. Desa Karangsuko Kec. Pagelaran Kab. Malang merupakan desa yang mempunyai banyak sumber air, antara lain Sumber Taman, Sumber Suko dan Sumber Jeruk. Sumber air yang sudah dimanfaatkan sebagai penghasil listrik adalah sumber maron dengan menghasilkan listrik sebesar 22 KW, dimana listrik yang dihasilkan dimanfaatkan oleh BPAB&S untuk menjalankan 2 buah pompa air dan warung-warung atau kios-kios yang ada di sekitar tempat wisata sumber maron. Pompa air tersebut berfungsi untuk memindahkan air dari sumber maron ke beberapa tandon, masyarakat mendapatkan air bersih dari jaringan tandon ke rumah-rumah penduduk. Permasalahan saat ini adalah masih ada 1 buah pompa air yang masih disupply PLN, sehingga tiap bulan pihak pengelola harus membayar ke PLN sekitar Rp. 15.000.000,-. Sementara kurang lebih berjarak 500 meter dari lokasi PLTMh yang ada saat ini, ada sumber air yang bernama sumber jeruk yang sepintas debitnya lebih besar dari sumber maron. Berdasarkan hipotesa, di lokasi sumber jeruk berpotensi dibangun sebuah pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Sebelum dibangunnya suatu PLTMh, maka dibutuhkan studi kelayakan (Feasibility Study) untuk melihat secara teknis dan ekonomis apakah sebuah PLTMh layak atau tidak layak untuk dibangun. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk membuat feasibility study pembangkit listrik tenaga mikrohidro dengan melakukan mengidentifikasi potensi sumber daya air dan menilai tingkat kelayakan. Metode yang digunakan adalah metode PRA (Participatory Rapid Appraissal), yakni metode pemberdayaan yang bersifat Partisipatif dan Bottom-up Approach, yaitu dengan melakukan kegiatan pengukuran kondisi hidrologi, pemilihan lokasi dan layout dasar, desain teknik PLTMh. Hasil simpulan berdasarkan pengukuran dan perhitungan diperoleh Debit desain (Q) = 1,10 m3/dt, tinggi jatuh gross (H) = 6,00 m, Daya terbangkit (P) = 50,00 kWatt.
PENDAMPINGAN REVITALISASI KARANG TARUNA Hayat, Muhammad; Salviana, Vina; Kristiono Dwi Susilo, Rachmad
Jurnal Dedikasi Vol 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.616 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1756

Abstract

Hayat M1, Vina Salviana2 & Rachmad KDS3Staf Pengajar. 1,2 & 3Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangEmail: vina_salviana@yahoo.co.idABSTRACTKegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Togogan, KecamatanSrengat, Kabupaten Blitar adalah salah satu bentuk kepedulian Jurusan Sosiologi FISIP UMM terhadapmasyarakat. Dipilihnya pemuda sebagai sasaran kegiatan, tidak bisa dipisahkan dari sedikitnya ruangapresiasi yang diperuntukkan bagi penerus bangsa. Pemuda di Kelurahan Togogan mengalamikemandegan dan terbatasnya ruang berkreasi. Hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari tidak berfungsinyaKarang Taruna. Oleh karena itu, mengaktifkan dan memberdayakan karang taruna pada dasarnyaadalah memberi wadah bagi tersalurkannya kreativitas.Permasalahan yang muncul berkaitan dengan pemberdayaan karang taruna adalah minimnyaketerlibatan kader dalam aktivitas kelurahan. Selain itu ketidakefektifan anggota karang taruna dilembaga desa, berimplikasi pada lemahnya posisi tawar dengan pengambil kebijakan.Untuk mendukung terciptanya pemuda yang berdaya, anggota dan pengurus karang tarunaharus mempunyai kemampuan konsolidasi. Hal tersebut penting bagi terciptanya karang taruna yangtangguh dan diperhitungkan. Konsolidasi akan bisa dijalankan secara baik dan berkelanjutan manakaladalam diri anggota dan pengurus mempunyai kesadaran bahwa sence of belonging terhadap karangtaruna adalah sebuah keniscayaan.Kondisi tersebut dapat menciptakan atmosfer kepedulian terhadap karang taruna. Implikasilogisnya adalah aneka rupa kegiatan akan bisa dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab.Menumbuhkan kesadaran, merupakan hal penting bagi pengokohan pondasi karang taruna.Olehkarena itu kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian mencoba untuk memberi ruang bagipengembangan kreativitas dan komitmen terhadap organisasi. Model ceramah dan simulasi permainanserta menempatkan pemuda sebagai bagian dari pemecah masalah adalah cara terbaik untukmendewasakan pemuda bahwa dengan berlatih dan terlibat langsung dalam organisasi (karang taruna)bisa menumbuhkan kepedulian bagi diri maupun lingkungannya.Kegiatan pelatihan selama pengabdian (pembentukan karang taruna Kelurahan Togogan, PelatihanKeorganisasian, Pelatihan Kepemimpinan, dan Pelatihan Administrasi dan Kesekretariatan mendapatrespon yang baik dari peserta dan merupakan ruang kesadaran yang berakhir pada manifestasi?partisipatif? yang menjadi bagian dari kepedulian berorganisasi.Kata Kunci : Revitalisasi, Karang Taruna
DIVERSIFIKASI OLAHAN SUSU KAMBING MENJADI KRUPUK SUSU DI KELOMPOK WANITA TERNAK KECAMATAN SURUH KABUPATEN TRENGGALEK Daroini, Ahsin; Rokana, Efi; Sarbini, Riska Nurtantyo
Jurnal Dedikasi Vol 16 (2019): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2272.285 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v16i1.11973

Abstract

Penganekaragam produk susu menjadi dodol susu, permen susu, susu bubuk, yoghurt, dan es krim dilakukan dengan menggunakan bahan susu murni yang berkualitas, sedangkan pembuatan kerupuk susu justru memanfaatkan susu yang tidak memenuhi standar kualitas atau diistilahkan dengan susu pecah. Pengolahan susu pecah menjadi kerupuk susu merupakan solusi pemanfaatan bahan berkualitas rendah menjadi olahan berkualitas tinggi dan lebih berdaya saing. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan menggunakan metode partisipatif, penyuluhan, endampingan, dan pelatihan di lokasi kedua mitra di Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Pemecahan masalah pada kedua mitra dari aspek produksi dan aspek manajemen dilakukan secara bertahap serta melibatkan peran aktif mitra dalam pelaksanaa program secara berkesinambungan. Hasil PKM menunjukkan bahwa permintaan pasar sangat terbuka luas dan bahan baku susu kambing di Kecamatan Suruh cukup tersedia. Sosialisasi, pelatihan dan pendampingan tentang cara pengolahan susu kambing menjadi kerupuk susu dalam rangka diversifikasi produk, pengemasan produk, teknik pemasaran secara on line, pencatatan keuangan usaha, jaminan keamanan produk berupa nomor PIRT dan bantuan fasilitas produksi berupa mesin pengering dan pengiris/pemotong kerupuk sudah dilaksanakan di kedua mitra dan respon mitra sangat bagus untuk mendukung keberlanjutan program PKM ini dalam kegiatan usaha selanjutnya. Kesimpulan PKM adalah produk krupuk susu sudah diproduksi oleh mitra dengan melakukan pengemasan yang bagus dan memiliki PIRTserta jangkaun pemasaran yang lebih luas melalui media internet. Saran yang diberikan adalah sebaiknya instansi terkait senantiasa memberikan evaluasi dan pembinaan secara berkala mengenai keberlanjutan usaha pengolahan susu kambing khususnya di Kecamatan Suruh.
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN PENGELOLAAN WISATA KONSERVASI PENYU PADA POKMASWAS DAN POKDARWIS DI PANTAI BAJULMATI Fuad, M; SW, Novin Farid
Jurnal Dedikasi Vol 16 (2019): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.826 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v16i1.10736

Abstract

Pantai Bajulmati merupakan wisata pantai yang saat ini menjadi pantai dengan titik pendaratan penyu terbanyak di pantai-pantai kabupaten Malang, yakni mencapai 23 titik pendaratan. Kondisi ini rawan mengakibatkan rusaknya ekosistem penyu jika tidak ada upaya penyelamatan dari pihak-pihak terkait, akibat kunjungan wisatawan dan perburuan penyu. Pengabdian ini berfokus melakukan penguatan kepada dua kelompok yakni Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di pantai Bajulmati untuk melakukan pengelolaan wisata dengan basis konservasi yang melibatkan masyarakat sekitar. Kegiatan yang melibatkan masyarakat berjalan lancar dan mendapatkan apresiasi berbagai pihak. Dalam pelaksanaanya setidaknya melibatkan pokmaswas, pemerintah daerah, DKP, BKSDA, Perhutani, LMDH, Polairut, dan Media.
Natural Moisturizer Based Formulation of Green Leaf Jelly (Cyclea Barbata Miers) with Bengkoang Addition (Pachyrhizus Erosus) Ilham, Muhammad; Harismah, Kun
Jurnal Dedikasi Vol 17, No 1 (2020): May
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.866 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v17i1.12069

Abstract

This study is aimed to know the use of green grass as a healthy alternative in preventing the occurrence of diseases caused by carcinogens and related to skincare. Sun exposure can cause various problems, especially on the skin, such as dry skin. Natural moisturizers can be the solution. Formulations of green grass jelly and bengkoang leaves can be an alternative use of natural moisturizers. One of the ingredients in green grass jelly leaves is the content of polyphenols and flavonoids contained in green grass jelly leaves can function as antioxidants. The research uses a draft of 2-Factor complete randomized design (RAL) type by using 4 treatment variations of green grass jelly formula (2.5%; 5%; 7.5%; and 10%) + Bengkoang (0%, 2.5%, 5%, 7.5%, 10%) and treatment of formulations without green grass.  The results of the study are moisturizer based on green grass with the addition of bengkoang that has been made to meet the pH standard. Based on SNI-16-4399-1996, all samples that have been made meet the existing standards and the formulation samples that comply with the standard are F (D), ie green grass jelly concentration of 2.5% and Bengkong 5%
PENDAMPINGAN PENGAJARAN DAN PENGELOLAAN BIPA PADA MADRASAH ALIYAH INTERNASIONAL AL IRTIQO’ MALANG Isnaini, M.; Faizin, Faizin
Jurnal Dedikasi Vol 16 (2019): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v16i1.12668

Abstract

Program Pengabdian Pendampingan Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing), oleh dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang dengan target sasaran MA Internasional Al Irtiqo? Malang, bertujuan untuk membangun hubungan kerjasama antarlembaga serta mengembangkan keilmuan bidang pendidikan, bahasa dan budaya Indonesia serta dalam lingkup luas sebagai diplomasi budaya Indonesia. Selain itu, hal ini sebagai wujud layanan khusus terhadap semakin meningkatnya pertukaran pelajar ke sekolah dengan berbagai sekolah dari luar negeri. Oleh karena itu, dirasa sangat penting untuk memberikan bekal dasar stategi pengajaran dan pengelolaan pembelajaran BIPA di sekolah yang memiliki mitra kerjasama luar negeri. Pembelajaran bahasa tentunya menekankan pada empat aspek keterampilan, yakni menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Untuk mendukung keempat keterampilan tersebut, diperlukan media pembelajaran, materi, buku ajar atau sumber-sumber pembeljaran, strategi dan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hal di atas, pengabdian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimanakah (1) Pengelolaan, (2) persiapan pembelajaran, (3) komponen pendukung dalam penguasaan keterampilan berbahasa peserta, dan (4) aktivitas sosial budaya dalam menunjang kecintaan dan menunjang peserta belajar terhadap bahasa dan bangsa Indonesia. Rangkaian pengabdian yang dilakukan meliputi empat kegiatan, yakni observasi, pendampingan, training, simulasi, dokumentasi, eksplorasi informasi dari peserta dan pengajar serta praktik pembelajaran. Luaran pengabdian ini adalah (1) laporan penelitian dan (2) artikel ilmiah publikasi JINoP (3) publikasi media. Rencana kegiatan dibagi dalam empat tahapan, yakni (1) komunikasi dengan lembaga yang dituju, (2) pemetaan jumlah guru BIPA, (3) pelaksanaan pelatihan dan pembuatan bahan ajar yang informatif, (4) penulisan laporan dan presentasi hasil atau kemajuan, dan (4) pembuatan artikel ilmiah publikasi.
NATURAL MOISTURIZER BASED ON GREEN GRASS JELLY (CYCLEA BARBATA MIERS) WITH STEVIA LEAF ADDITION (STEVIA REBAUDIANA BERTONI) Mubarok, Ahmad Thoriq; Harismah, Kun
Jurnal Dedikasi Vol 17, No 1 (2020): May
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.233 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v17i1.12060

Abstract

Skin moisturizer is a chemical that can protect the skin from the sun. Natural ingredients that can be used as a moisturizer are Green Grass Jelly. Green Grass Jelly leaves contain antioxidants that can prevent skin aging. The purpose of this study was to analyze the application of Green Grass Jelly and Stevia as a facial moisturizing ingredient. The variables used in this study were Green Grass Jelly consentration of 2.5%, 5%, 7.5%, and 10%. And stevia benefits 0%, 5%, 7.5%, 10% and 12.5%. the method used is Green Grass Jelly extraction, stevia extraction and moisturizing preparations. The test used were homogeneity analysis, pH measurement, specific gravity, dispersion, emulsion reliability, and organoleptic. Based on SNI-16-4399-1996 all samples that have been made meet the existing standards and also suitable sample formulations are F(D) ie 2.5% Green Grass Jelly composition and 5% stevia.
NATURAL MOISTURIZER BASED FORMULATION OF GREEN GRASS JELLY (CYCLEA BARBATA MIERS) WITH ALOE VERA ADDITION Harianti, Santi Fitri; Harismah, Kun
Jurnal Dedikasi Vol 17, No 1 (2020): May
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.431 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v17i1.12078

Abstract

Moisturizer is one of cosmetics used for dry skin care and can make skin become moist and soft. Natural material can be used to maintain water content in the skin and soften skin is Aloe vera. Aloe vera contains minerals, vitamins A, C, E and B12. In addition to Aloe vera to maintain antioxidants in the skin is green grass jelly because it has flavonoid content. Content contained in Aloe vera and green grass jelly can be used for making natural moisturizers because at this time many moisturizers that contain harmful chemicals. This observation was to analyze differences in concentration of Aloe vera and green grass jelly on moisturizers and analyze antioxidant activity of green grass jelly. Method used in making this moisturizer is mixing with green grass jelly formulation (2.5%; 5%; 7.5%) + Aloe vera (2.5%, 5%, 7.5%, 10%), and non-sample formulation treatment. Analysis of this experimental data was qualitative on moisturizers and quantitatively to calculate levels of flavonoids in green grass jelly. Results of this study indicate that difference in concentration of Aloe vera + green grass jelly greatly affects parameters of good moisturizer used, and greater addition of green grass jelly concentration greater flavonoid content in moisturizer.
Competency Test of Engineering Drawing Design Engineering Using the Online Method Wilarso, W.; Afriliyanti, Alfiyah; Juniadi, Jujun; Mujiarto, M.
Jurnal Dedikasi Vol 17, No 1 (2020): May
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.379 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v17i1.12018

Abstract

The COVID-19 pandemic made all teaching and learning processes at SMK YAF-Banjar conducted online, to prevent the widespread transmission of Virus-COVID-19. Students continue to learn at home according to the schedule of lessons from school. The competency test of students' machine design drawings conducted by the school is done online so that the competencies of students in grade 12 meet the educational standards and requirements for graduating students to face the workforce. The purpose of the online competency test is to test students' abilities in terms of machine image design. The method used in the student competency test is to contact every student who studies at SMK YAF. The results and discussion in this competency test the results carried out have not been maximized, due to signal constraints where students live, then from the online competency test 3 criteria are communicated including, 1) knowledge, 2) skills, 3) attitude. From the results of the assessment of knowledge and skills the average value is 75. From this value it must still be improved in terms of knowledge and skills. In the knowledge, criteria is an understanding of SOP and applying quality standards of work, while for skills are the results, including 3D arrangement drawings, detailed drawings of 2D components, projections and cuts, grading, linear and geometrical tolerances, markings of work and roughness prices.