Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia berisi tulisan tentang gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis dan hasil penelitian konsep pemikiran inovatif pada bidang kesehatan guna turut serta mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Jurnal ini terdiri dari berbagai bidang kesehatan meliputi:Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, dan Penelitian Kesehatan Secara umum.
Articles
189 Documents
EFEKTIVITAS PEMBERIAN EDUKASI TENTANG GIZI IBU HAMIL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL
Irmadani, Andi Syarifah;
Rikhaniarti, Tri;
Ibrahim, Siti Hasrah
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v8i2.700
Latar Belakang: Status gizi ibu hamil merupakan hal yang sangat berpengaruh besar terhadap kesehatannya sendiri dan sebagai prediksi pregnancy outcome untuk ibu dan bayi baru lahir. Berat badan ibu hamil yang kurang maupun berlebih dapat memberikan dampak bagi ibu maupun janin. Ibu dengan pengetahuan gizi yang baik kemungkinan akan memberikan gizi yang cukup bagi bayinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian edukasi tentang gizi ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Metode: Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Desain penelitian bersifat quasi eksperimental dengan rancangan pre-post test control group design. Hasil: Analisis pada kelompok A diperoleh nilai p = 0,000 dan p = 0,000, ada perbedaan tingkat pengetahuan gizi setelah diberikan edukasi gizi pada masing-masing kelompok intervensi dan kelompok kontrol, sedangkan pada perbandingan pengetahuan gizi sebelum dan setelah edukasi gizi antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol pada kelompok B didapatkan nilai p = 0,253 dan p = 0,337. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengetahuan gizi sebelum pemberian edukasi gizi antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol.
Pengaruh Edukasi Kesehatan tentang Penanganan Anemia terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil dalam Situasi Krisis Kesehatan di PMB ST Hasrah Makassar Tahun 2024
Yahya, Fajar Dhini;
Susanto, Yoan Putri Praditia
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v8i2.701
Anemia dalam kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat berdampak pada ibu maupun janin, terutama dalam situasi krisis kesehatan seperti pandemi atau bencana. Edukasi kesehatan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam mengenali dan menangani anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai penanganan anemia di PMB ST Hasrah Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental jenis one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 30 ibu hamil yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang penanganan anemia.
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI TPMB HJ. NANI NURCAHYANI TAHUN 2024
Nanda, Kiki Riskianti;
Khirat, Nur Ummul;
Subriani, St.;
Nawir, Nur Winanda
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v8i2.702
Latar Belakang: Kehamilan merupakan salah satu tahap kehidupan yang harus dipersiapkan oleh seorang perempuan, dalam proses kehamilan terjadi perubahan fisiologis dan psikologis karena adanya peningkatan estrogen dan progesterone lamanya sekitar 280 hari atau 40 minggu atau 9 bulan salah satu komplikasi dalam masa kehamilan yaitu nyeri punggung. Senam hamil dapat meringankan nyeri punggung bawah yang dirasakan ibu hamil karena di dalam senam hamil terdapat gerakan yang dapat memperkuat otot abdomen, membuat elastisitas otot dan ligamen yang ada di punggung dan relaksasi, sehingga senam hamil dapat menurunkan nyeri punggung bagian bawah. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah ada pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di TPMB Nani, Nur Cahyani Tahun 2024. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik yaitu dengan pendekatan cross sectional, teknik purposive sampling, populasi dalam penelitian ini ibu hamil trimester III di TPMB Nani Nur Cahyani dengan jumlah sampel 40. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III dengan nilai p value sebesar 0,000 (<0,05), maka Ha diterima H0 ditolak. Kesimpulan: Terdapat penegaruh senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Terhadap Kunjungan Antenatal Care (ANC) Di Puskesmas Galaesong Utara
Hasriantirisna, Hasriantirisna;
Iksani, Nurul;
Amir, Fatmawati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v8i2.703
Latar Belakang, Antenatal Care (ANC) adalah upaya perawatan yang diberikan kepada ibu hamil untuk memastikan kehamilan yang sehat dan mendeteksi komplikasi yang dapat membahayakan ibu maupun janin. Namun, kepatuhan ibu hamil terhadap kunjungan ANC di Indonesia masih menjadi tantangan, terutama di Puskesmas Galesong Utara. Rendahnya pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan status ekonomi menjadi faktor utama yang memengaruhi kepatuhan ibu hamil. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan kunjungan ANC di Puskesmas Galesong Utara tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang terdaftar di Puskesmas Galesong Utara dari Januari 2023 hingga Juni 2024 sebanyak 174 orang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan pengetahuan yang baik cenderung lebih patuh dalam melakukan kunjungan ANC minimal 6 kali selama masa kehamilan (p<0,05). Sikap positif terhadap ANC juga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan kunjungan. Faktor lain yang memengaruhi kepatuhan adalah dukungan keluarga dan status ekonomi. Kesimpulan pengetahuan dan sikap ibu hamil memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan kunjungan ANC. Upaya peningkatan kepatuhan dapat dilakukan melalui edukasi yang efektif, penyuluhan kesehatan, dan pemberian informasi yang tepat sasaran. Tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan pelayanan berkualitas untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil terhadap kunjungan ANC.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN ANEMIA DI PUSKESMAS KALUKU BODOA KOTA MAKASSAR TAHUN 2024
Munawwarah. M, St.;
Harun, Ayatullah;
Hartini, Noviyani;
Destriana, Airin
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v8i2.728
Background: Pregnancy is the process of fusion between sperm and egg cells, followed by implantation. Anemia is a common problem during pregnancy. Therefore, it is important for pregnant women to understand anemia so they can take appropriate steps and face this condition with a positive attitude. This involves regular check-ups by a midwife. The purpose of this study was to determine the significance of the level of knowledge of pregnant women about anemia at the Kaluku Bodoa Community Health Center. This study used an observational design with a descriptive approach, with a population of 128 pregnant women and a sample of 30 pregnant women using accidental sampling. Results and Conclusions: Based on the results of the study at the Kaluku Bodoa Community Health Center, it was shown that 83.3% of pregnant women had good knowledge about anemia, while 16.7% had poor knowledge.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER 1 TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS PANAMBUNGAN TAHUN 2024
Rikhaniarti, Tri;
Irmadani, Andi Syarifah;
Arif, Nurlela
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v8i1.730
Background: Improving pregnant women's knowledge about danger signs during pregnancy is crucial to prevent complications that pose risks to both the mother and the baby. Objective: This study aims to evaluate the impact of educational interventions on enhancing the understanding of first-trimester pregnant women about pregnancy danger signs at Panambungan Health Center. Methods: The research employed a quantitative design with a pre-experimental approach involving pretest and posttest methods. The study sample consisted of first-trimester pregnant women selected using random sampling techniques. Educational interventions were conducted using questionnaires and interactive discussions. Results: The results showed a significant increase in the knowledge level of pregnant women after the educational intervention (p < 0.05). Conclusion: These findings indicate that appropriate education can enhance pregnant women's awareness of pregnancy danger signs, thereby preventing complications and improving maternal and fetal health. Therefore, it is recommended to strengthen routine educational programs in primary healthcare facilities such as health centers.
Pengaruh Pemberian Daun Kelor Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Ibu Nifas di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar
Hasriantirisna, Hasriantirisna;
Nanda, Kiki Riskianti;
Wulandari, Ikrawanty Ayu;
Wahyuni, Sri
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v8i1.731
The Effect of Giving Moringa Leaves on Increasing Hemoglobin in Postpartum Women at RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar in 2024 Anemia during the postpartum period can occur in mothers, where after giving birth the hemoglobin level is less than normal, and this condition can cause iron loss and can affect the lactation process and can result in the uterus not contracting because the blood does not provide enough oxygen to the uterus. . Post partum anemia is defined as if the Hb level is <11 g/dL at 8 weeks postpartum. The most common causes of postpartum anemia are inadequate Fe requirements during pregnancy and complications during childbirth. Moringa leaves (Moringa oleifera) have been proven to have a higher Fe content compared to other green vegetables at 28.29 mg, so they can be used as an alternative for treating anemia. Research objective: To determine the effect of giving Moringa leaves on increasing hemoglobin in postpartum women at RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar in 2024. The method used in this research is a type of experimental research with a quasi-experimental design. The sampling technique used was purposive sampling technique, with a population of all postpartum mothers, and a sample of 30, selected using certain criteria which included an intervention group and a control group. Research results: Shows the influence of Moringa leaves on increasing hemoglobin in postpartum women with a p value (0.000). Conclusion: There is an effect of giving Moringa leaves on increasing hemoglobin in postpartum women Keywords: Moringa leaves, postpartum mothers, hemoglobinparagraph
EFEKTIVITAS PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG ANEMIA TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL PASCA KRISIS KESEHATAN DI PUSKESMAS PANAMBUNGAN
Puspita, Winda Dwi;
Purnamasari, Dian;
W, Ikrawanty Ayu;
AR, Putra Az-Zahra
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v9i1.732
Background Anemia in pregnant women is strongly related to mortality and morbidity in mothers and babies, including the risk of miscarriage, stillbirth, prematurity, and low birth weight. The purpose of the study is to determine the effectiveness of health counseling and increase the knowledge of pregnant women about anemia in pregnancy. Methods This study uses quantitative research with the "One Group Pretest-Posttest Design" method, obtained from primary data using the "Pretest and Posttest" questionnaire. The results of the research in this study showed that there was an increase in knowledge as much as (15.2%) from the results of the post test while the results of the pre test amounted to (5.8%). Conclusion of providing health counseling on increasing pregnant women's knowledge about anemia in pregnancy. The suggestion in the study is that it is expected for future researchers to be able to develop or explore other factors related to anemia in pregnancy..
Perbandingan Hasil Belajar Mahasiswa Antara Metode OSCE dan Mini-CEX pada Asuhan Bayi Baru Lahir
R, Rahma Winahyi;
Siduppa, Basuki Rahmat Masdi
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v9i1.733
Background: The evaluation of clinical competence among midwifery students requires objective and standardized methods to ensure mastery of clinical skills. Objective Structured Clinical Examination (OSCE) and Mini Clinical Evaluation Exercise (Mini-CEX) are two widely used assessment methods, each with different characteristics. Objective: This study aimed to analyze the differences in learning outcomes between OSCE and Mini-CEX methods in evaluating the clinical competence of midwifery students in neonatal care. Methods: This research employed a quasi-experimental design with a post-test only non-equivalent group approach. The sample consisted of 60 fourth-semester students divided into two groups, with 30 students evaluated using OSCE and 30 students evaluated using Mini-CEX. The research instrument was a validated clinical competency assessment checklist. Data were analyzed using an Independent Samples t-Test with a significance level of p<0.05. Results: The mean learning outcome score in the OSCE group was higher (85.2±5.6) compared to the Mini-CEX group (80.1±6.3), with p=0.001 indicating a significant difference. Conclusion: OSCE is more effective in improving learning outcomes of midwifery students in neonatal care compared to Mini-CEX. The complementary implementation of both methods can be considered as an alternative strategy for comprehensive evaluation.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA LEAFLET TERHADAP SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG GENITALIA HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI SMP NEGERI 1 MAKASSAR
Ernawati, Ernawati;
Praditia, Yoan Putri;
Subriani, St.;
Qodri, Nurul
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37337/jkdp.v9i1.734
Background: Adolescence is defined as a significant transition period from childhood to adulthood, during which rapid physical and mental growth and development. Changes in the adolescent body are caused by the growth of reproductive organs or sex organs. Therefore, it is hoped that adolescents have the ability to maintain their health so they can face family life with healthy reproduction, especially for adolescent girls. The purpose of this study was to determine the effect of health education through leaflets on the attitudes of adolescent girls about genital hygiene during menstruation at SMP Negeri 1 Makassar. The method used in this study was an experimental one with a pre-post test design with a sample of 40 respondents, with the sampling technique being total sampling. Data collection used questionnaires (pre and post tests). Data analysis used the Wilcoxon Sign Rank test. The results showed that there was an effect of health education on the attitudes of adolescent girls about genital hygiene during menstruation with p = 0.000 so that Ha was accepted and Ho was rejected, meaning there was an effect of health education through leaflets on the attitudes of adolescent girls about genital hygiene during menstruation.