cover
Contact Name
Mia Cholvistaria
Contact Email
poaceummetro@gmail.com
Phone
+6285838186988
Journal Mail Official
poaceummetro@gmail.com
Editorial Address
https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/poace/about/editorialTeam
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
POACE: Jurnal Program Studi Administrasi Pendidikan
ISSN : 27756564     EISSN : 27757048     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Education, Social,
FOCUS AND SCOPE Poace is a journal that focuses on publishing qualitative and quantitative research artikel in the scop of educational administration Leadership, Planning, Human Resources, Finance, Curriculum, Public Relations, Student Affairs, Learning and Management Education, and Organisation.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 96 Documents
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DAN MUTU LULUSAN: STUDI SDN 1 DAN SDN 2 BUMI NABUNG UTARA, LAMPUNG TENGAH Vani Novianto
POACE: Jurnal Program Studi Adminitrasi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/poace.v6i1.11090

Abstract

This study seeks to examine and delineate: the notion of educational quality shaped by the integration of character values, a framework for the planning, execution, and oversight of character education that enhances graduate quality, and the ramifications of the character education management model for elevating graduate outcomes at SDN 1 Bumi Nabung Utara and SDN 2 Bumi Nabung Utara. The study utilizes a qualitative methodology using a case study approach. Data were gathered by comprehensive interviews, participant observation, and documentation. The analysis of data employed an interactive approach comprising data gathering, data reduction, data presentation, and conclusion formulation. The results suggest that character-based educational quality is defined as the ongoing reinforcement of moral principles, behavioral discipline, and attitudinal development included into all school activities. The implementation methodology comprises habitualization, personification, role modeling, and the integration of extracurricular, intra-curricular, and co-curricular activities, as well as the establishment of a conducive learning environment. The ramifications for school policy include the creation of a character-driven curriculum, the development of regulations that govern the habituation process, and the identification of character objectives. A systemic-integrative character education management system fosters the development of graduates who exhibit academic integrity and embody exemplary character values.
PENGARUH KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) GURU SD NEGERI DI KECAMATAN PEKALONGAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR EDO SAPUTRO
POACE: Jurnal Program Studi Adminitrasi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/poace.v6i1.8904

Abstract

Perilaku guru SD Negeri di Kecamatan Pekalongan dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu keterampilan manajerial kepala sekolah dan iklim kerja yang tidak mendukung. Kedua faktor tersebut dapat berdampak terhadap guru dalam mencapai perilaku Organization Citizenship Behavior (OCB) yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan manajerial kepala sekolah (X1) dan iklim kerja (X2) terhadap perilaku Organizational Citizenship Behavior guru (Y). sehingga pendekatan penelitian yang sesuai yaitu kuantitatif. Data diperoleh melalui instrumen angket. Selanjutnya data tersebut dianalisis melalui regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa analisis melalui uji parsial nilai thitung untuk variabel X1 terhadap Y tercatat sebesar 4,079, yang lebih tinggi dari ttabel 1,994, sedangkan nilai thitung untuk variabel X2 terhadap Y mencapai 2,606, yang juga lebih besar dibandingkan ttabel 1,994. Hasil dari uji simultan menunjukkan nilai Fhitung sebesar 68,158, yang melebihi Ftabel yang bernilai 3,13. Sehingga disimpulkan bahwa keterampilan manajerial kepala sekolah (X1) dan iklim kerja (X2) memiliki dampak yang positif serta signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) para guru (Y) di SD Negeri Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Keragaman ketiga variabel tersebut memiliki nilai sebesar 64,8% dan sisanya 35,2% ditentukan faktor lain diluar model regresi yang digunakan.
IMPLEMENTASI METODE COACHING ALUR TIRTA DALAM MENINGKATKAN INOVASI PEMBELAJARAN GURU DI SMP NEGERI 22 MESUJI LAMPUNG Ely Eriyanto
POACE: Jurnal Program Studi Adminitrasi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/poace.v6i1.9324

Abstract

Permasalahan Tantangan yang dihadapi oleh SMP Negeri 22 Mesuji antara lain adalah keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan profesional, serta budaya kerja yang belum sepenuhnya mengedepankan kolaborasi antar guru. Dukungan terhadap pengembangan kompetensi guru yang telah berjalan hanya melalui metode kegiatan supervisi. Meskipun metode ini sudah diterapkan selama bertahun-tahun, hasilnya sering kali belum merangsang perubahan yang signifikan. Salah satu model supervisi yang terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran adalah model coaching, yang dikenal dengan sebutan alur Tirta. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, jadi bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode coaching Alur Tirta dalam meningkatkan inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru di SMP Negeri 22 Mesuji. Serta bertujuan dalam memberikan solusi terhadap faktor yang menghambat proses peningkatan inovasi pembelajaran guru melalui metode coaching tesebut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik mereduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan partisipasi siswa, kreativitas guru, dan efisiensi evaluasi pembelajaran di SMP Negeri 22 Mesuji. Namun, implementasi ini tidak lepas dari kendala, seperti kurangnya kepercayaan diri guru, keterbatasan fasilitas, dan resistensi terhadap perubahan. Solusi kolaboratif seperti pelatihan TIK sederhana, micro-coaching, pembentukan komunitas belajar, serta pemanfaatan media alternatif berhasil mengatasi hambatan tersebut.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Suasana Kerja terhadap Kinerja Guru pada SMP Negeri 1 Mesuji Kabupaten Mesuji Lampung Wicana, Ketut Untung
POACE: Jurnal Program Studi Adminitrasi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/poace.v6i1.9325

Abstract

Maju dan mundurnya suatu lembaga pendidikan sangat dipengaruhi oleh kinerja dari individu guru yang ada di lembaga tersebut. Sebagai seorang profesional, guru harus memiliki kompetensi keguruan yang memadai. Seorang guru harus memiliki kompetensi khususnya kompetensi pedagogik seperti menguasai karakteristik peserta didik, menguasasi teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik, mampu mengembangkan kurikulum, potensi peserta didik, berkomunikasi dengan baik dengan peserta didik serta mampu memberikan penilaian dan evaluasi terhadap peserta didik. Selain masalah kompetensi pedagogik, faktor suasana kerja seperti sarana kerja juga tidak bisa diabaikan dalam rangka meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi pedagogik dan suasana kerja mempengaruhi seberapa baik kinerja guru melakukan tugasnya di SMP Negeri 1 Mesuji, di Kabupaten Mesuji, Lampung. Penelitian ini menggunakan angka dan metode matematika yang disebut regresi linier berganda untuk menganalisis data. Penelitian ini mengamati seluruh 37 guru di SMP Negeri 1 Mesuji. Penelitian ini menemukan bahwa kompetensi pedagogik dan suasana kerja memberikan pengaruh positif terhadap kinerja guru di SMP Negeri 1 Mesuji. Hal tersebut dibuktikan bahwa nilai Fhitung sebesar 10,715 lebih tinggi dari nilai Ftabel sebesar 3,28, dan ini menunjukkan bahwa gagasan tersebut benar. Kesimpulkan dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kompetensi pedagogik serta penciptaan suasana kerja sehingga dapat meningkatkan kinerja guru yang mendukung untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Kata kunci: Kompetensi pedagogik, suasana kerja, kinerja guru.
PENGARUH IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK ABAD-21 DI SMKN 1 TERBANGGI BESAR TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Maya Afrayanti
POACE: Jurnal Program Studi Adminitrasi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/poace.v6i1.9789

Abstract

Perkembangan dalam dunia pendidikan sangat pesat, Maka diperlukan kegiatan khusus yang mampu menunjang kompetensi peserta didik sesuai dengna kebutuhan Abad-21. Kegiatan khusus tersebut merupakan hasil dari kebijakan pemerintah berupa program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang termuat dalam Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap Kompetensi Peserta Didik Abad-21 di SMK Negeri 1 Terbanggi Besar Tahun Pelajaran 2024/2025. Selain itu juga untuk mengetahui kendala-kendala yang terjadi sehingga dapat memberikan solusi dalam mengatasi kendala tersebut. Metode penelitian yang digunakan berupa kuantitatif, data diperoleh melalui penyebaran angket terhadap 30 sampel penelitian yang terdiri dari Kepala sekolah dan para guru SMK Negeri 1 Terbanggi Besar. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan Kompetensi Peserta Didik Abad-21. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (X) dalam menerangkan keragaman variabel Kompetensi Peserta Didik Abad-21 (Y) di SMK Negeri 1 Terbanggi Besar sebesar 21,4% dan sisanya 78,6% ditentukan oleh faktor lain diluar model regresi yang digunakan.
Pengaruh Kompetensi Guru dan Fasilitas Sekolah terhadap Kinerja Guru di SMK MUHAMMADIYAH AGUNG BATIN KABUPATEN MESUJI Putri, Yulia
POACE: Jurnal Program Studi Adminitrasi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/poace.v6i1.10076

Abstract

Kinerja guru di SMK Muhammadiyah Agung Batin dipengaruhi oleh faktor kompetensi guru dan fasilitas sekolah yang memadai. Kompetensi yang meliputi aspek pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, serta dukungan sarana prasarana yang lengkap, menjadi kunci keberhasilan pembelajaran. Namun, realitas di lapangan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas dan belum optimalnya penguasaan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru dan fasilitas sekolah terhadap kinerja guru di SMK Muhammadiyah Agung Batin. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif non-eksperimental tipe ex post facto dengan desain explanatory survey. Sampel penelitian berjumlah 16 guru, ditentukan melalui teknik disproportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert lima tingkat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik, regresi linier, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dibuktikan dengan nilai thitung 3,855 > ttabel 0,279. Fasilitas sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dibuktikan dengan thitung 3,681 > ttabel 0,279. Kompetensi guru dan fasilitas sekolah secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dibuktikan dengan Fhitung 17,085 > Ftabel 3,19. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan serta penyediaan fasilitas yang memadai, guna menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Kata kunci: Kompetensi Guru, Fasilitas Sekolah, Kinerja Guru

Page 10 of 10 | Total Record : 96