cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcssel@unisba.ac.id
Phone
+6281224131431
Journal Mail Official
bcssel@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Sharia Economic Law
ISSN : -     EISSN : 28282264     DOI : https://doi.org/10.29313/bcssel.v2i2
Core Subject : Religion, Economy,
Bandung Conference Series Sharia Economic Law (BCSSEL) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada ekonomi syariah dengan ruang lingkup yaitu Perbankan Syariah, Keuangan Syariah, Akuntansi, Muamalah. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 324 Documents
Tinjauan Prinsip Muamalah dalam Transaksi Jual Beli di Marketplace Tokopedia Ahmad Ghazi Zhafirin; Zaini Abdul Malik; Yayat Rahmat Hidayat
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5208

Abstract

Abstract. Islam is a religion that regulates all lines of our lives, also in the field of muamalah. Muamalah is an important thing to do to fulfill the necessities of life. Muamalah or buying and selling is currently made easy by technology, which can be done online. Marketplaces actually have the same concept as traditional markets, namely providing a place for other people to sell and buyers. The difference in the buying and selling marketplace can be accessed on a computer or device making it easier. One of the most popular marketplaces in Indonesia is Tokopedia. Basically, transactions are permissible as long as they do not violate the principles of muamalah both from pillars, conditions, to additional conditions when buying and selling takes place. In muamalah, a Muslim needs to pay attention to the principles, pillars and conditions of buying and selling so that they are in accordance with Islamic law. The research aims to: 1. Know how to practice buying and selling on the Tokopedia marketplace, 2. Know how to analyze the muamalah principle in transactions on the Tokopedia marketplace. The research was conducted using a qualitative normative approach. The data collection technique was carried out by observing the Tokopedia application and studying the literature. The data analysis technique used is literature study. The results of the study show that when the transaction process is carried out, there are things that meet the principles of Muamalah and there are things that are not appropriate. The same goes for the pillars and terms of buying and selling. There are things that are suitable and not suitable. Abstrak. Islam adalah agama yang mengatur seluruh lini kehidupan kita, juga di bidang muamalah. Muamalah merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Muamalah atau jual beli saat ini dipermudah dengan teknologi yakni dapat dilakukan secara online. Marketplace sebenarnya mempunyai konsep yang sama dengan pasar tradisional, yaitu menyediakan tempat agar orang lain dapat berjualan dan adanya pembeli. Perbedaan pada marketplace jual beli dapat diakses di komputer maupun gawai sehingga lebih memudahkan. Salah satu marketplace yang diminati di Indonesia adalah Tokopedia. Pada dasarnya bertransaksi diperbolehkan selama tidak melanggar prinsip muamalah baik dari rukun, syarat, hingga syarat tambahan ketika jual-beli itu terjadi. Dalam bermuamalah, seorang Muslim perlu memperhatikan prinsip, rukun dan syarat jual beli agar sesuai dengan syariat Islam. Penelitian bertujuan untuk: 1. Mengetahui bagaimana praktik Jual-beli pada marketplace Tokopedia, 2. Mengetahui bagaimana analisis prinsip muamalah dalam bertransaksi di marketpalce di Tokopedia. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif yuridis normatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi pada aplikasi Tokopedia dan studi literatur. Teknis analisis data yang digunakan adalah dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa saat proses transaksi dilakukan terdapat hal yang memenuhi prinsip Muamalah dan terdapat pula yang tidak sesuai. Demikian pula terkait rukun dan syarat jual beli. Terdapat hal yang sesuai dan tidak sesuai.
Tinjauan Etika Bisnis Islam terhadap Praktik Jual Beli Foto di Area Pintu Masuk Kebun Binatang Kota Bandung Najmi Nurfauzi Ihsani; Panji Adam Agus Putra; Nanik Eprianti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5212

Abstract

Abstract. The principles of Islamic business ethics emphasize the moral aspect or ethical values (ethics) that must be carried out by humans in carrying out economic activities or muamalah transactions. This is done to avoid losses experienced by one of the parties in the transaction as happened in the practice of buying and selling photos of tourists at the entrance area of the Bandung City Zoo, because the shooting activity was carried out without any request of the tourists themselves. Based on these problems, the purpose of the research is to analyze the practice of buying and selling photos between photographers and tourists in the Bandung City Zoo area and to find out an overview of the principles of Islamic business ethics towards buying and selling photos and photographer services in the Bandung City Zoo tourist area. The research method used is qualitative with an empirical juridical approach.This type a research uses field data, uses primary data sources in the form of interviews and secondary in the form of literature both in the form of books and journals with the data analysis technique used is descriptive analysis in the form descriptions of the practice of buying and selling photos in the Bandung City Zoo area in terms of Ethical Principles Islamic business. The results showed that the practice of buying and selling photos between photographers and tourists in the Bandung City Zoo area contained elements of coercion on the part of photographers to tourists, and the practice of buying and selling photos in the Bandung City Zoo Tourism Area was not in accordance with ethical values. Islamic business, especially from the aspect of the principle of Antaradhin. Abstrak. Prinsip-prinsip etika bisnis Islam menekankan kepada aspek moral atau nilai-nilai etiks (etika) yang harus dijalankan oleh manusia dalam melakukan aktivitas ekonomi atau transaksi muamalah. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian yang dialami oleh salah satu pihak dalam bertransaksi seperti yang terjadi pada praktik jual beli foto wistawan di Kebun Binatang Kota Bandung, karena kegiatan pemotretan tersebut dilakukan tanpa adanya permintaan dari para wisatawan itu sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian adalah untuk mengetahui praktik jual beli foto antara pihak fotografer dengan para wisatawan di area Kebun Binatang Kota Bandung dan untuk mengetahui tinjauan prinsip-prinsip etika bisnis Islam terhadap jual beli foto di area wisata Kebun Binatang Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Jenis penelitian menggunakan data lapangan, dengan menggunakan sumber data primer berupa wawancara dan sekunder berupa literatur baik dalam bentuk buku dan jurnal dengan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis berupa uraian praktik jual beli foto di area Kebun Binatang Kota Bandung ditinjau dari Prinsip-prinsip Etika Bisnis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktik jual beli foto antara pihak fotografer dengan para wisatawan di area Kebun Binatang Kota Bandung mengandung unsur pemaksaan dari pihak fotografer kepada para wisatawan, dan praktik jual beli foto di Area Wisata Kebun Binatang Kota Bandung ini belum sesuai dengan Prinsip-prinsip Etika Bisnis Islam terutama dari aspek prinsip antaradhin.
Tinjauan Hukum Islam dan UU No.56/PRP/1960 tentang Luas Tanah Pertanian pada Praktik Gadai Sawah Dary Salman; Siska Lis Sulistiani; Iwan Permana
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5213

Abstract

Abstract. This research uses a type of qualitative research or normative law where normative legal research has a tendency to mage law as a perspective discipline where t only looks at the law from the point of view of ts norms, which of course s perspective. The source of data from this study s the parties who pawned rice fields and literature data. The data collection methods used are nterviews, documentation and literature research. Meanwhile, the data processing and analysis techniques carried out are carried out n two stages, namely data processing n the form of editing and verification, data analysis with data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The essence of this research problem s how the practice of pawning rice fields carried out by the community n Ponggang Babakan Jati Hamlet, Subang Regency when reviewed from slamic Law and Law Number 56 / Prp / 1960 concerning the determination of Agricultural Land Area. The results of this study show that the practice of pawning n Ponggang Babakan Jati Hamlet, Subang Regency s not n accordance with pawns n accordance with the rules of slamic Law where there are several conditions that have not been met n the contract, this pawn practice s also not n accordance with the pawn provisions n Law Number 56 / Prp / 1960 concerning Determination of Agricultural Land Area, where n ts mplementation, the pawn contract carried out n Ponggang Hamlet does not determine the deadline for repayment of receivables. Abstrak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif atau hukum normatif dimana penelitian hukum normatif memiliki kecenderungan dalam mencitrakan hukum sebagai disiplin prespektif dimana hanya melihat hukum dari sudut pandang norma-normanya saja, yang tentunya bersifat perspektif. Sumber data dari penelitian ni para Pihak yang melakukan gadai sawah dan data kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah: wawancara, dokumentasi serta riset kepustakaan. Sedangkan teknik pengolahan dan analisis data yang dilakukan adalah dilakukan dengan dua tahapan, yaitu pengolahan data berupa editing dan verifikasi, analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. nti dari masalah penelitian ni alah bagaimanakah praktik gadai sawah yang dilakukan oleh masyarakat di Dusun Ponggang Babakan Jati Kabupaten Subang bila di tinjau dari Hukum slam dan UU Nomor 56/Prp/1960 Tentang penetapan Luas Tanah Pertanian. Hasil dari penelitian ni menunjukan bahwa praktik gadai di Dusun Ponggang Babakan Jati Kabupaten Subang belum sesuai dengan gadai yang sesuai aturan Hukum slam dimana ada beberapa syarat yang belum terpenuhi dalam akadnya, praktik gadai ni juga tidak sesuai dengan ketentuan gadai dalam UU Nomor 56/Prp/1960 tentang Penetapan Luas Tanah Pertanian, dimana dalam pelaksanaannya akad gadai yang dilakukan di Dusun Ponggang tidak menentukan batas waktu pelunasan piutang
Tinjauan Fikih Muamalah terhadap Praktik Jual Beli dengan Sistem Cashback di Tokopedia Nazhara Azka Nadianti; Sandy Rizki Febriadi; Arif Rijal Anshori
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5222

Abstract

Abstract. Fiqh muamalah are the rules of the Islamic law that regulate the pattern of transactions between humans related to property, one of the muamalah transactions is buying and selling. The development of technology and information at this time can't be stopped, giving rise to many changes that make it easier for many parties so that buying and selling transactions can be done online. Tokopedia is one of the many e-commerce sites in Indonesia that has a cashback system in buying and selling practices. Scholars have different opinions regarding the provision of cashback in buying and selling. Based on this phenomenon, this study aims to find out how the practice of buying and selling with a cashback system at Tokopedia and to find out how muamalah fiqh reviews the practice of buying and selling with a cashback system at Tokopedia. Researchers used a type of field research (field research) using a qualitative approach. Data collection techniques used are observation and interviews. The data analysis technique used in this research is descriptive analysis. The aim is to make it easier for the author to see an overview of the practice of buying and selling with the cashback system at Tokopedia which is analyzed and reviewed from the point of view of muamalah fiqh. The results of this research are: the practice of buying and selling with a cashback system at Tokopedia is permitted because cashback is in the form of gifts for buyers which includes an element of willingness from the parties and is not included in usury or gharar because there is no price addition or reduction and cashback is given during a sale transaction purchase is complete. Abstrak. Fikih muamalah adalah aturan-aturan hukum Islam yang mengatur pola transaksi antar manusia yang berkaitan dengan harta, salah satu transaksi muamalah adalah jual beli. Perkembangan teknologi dan informasi pada saat ini sudah tidak dapat dihentikan sehingga menimbulkan banyak perubahan yang mempermudah banyak pihak sehingga transaksi jual beli dapat dilakukan secara online. Tokopedia merupakan satu dari banyaknya e-commerce yang ada di Indonesia yang memiliki sistem cashback dalam praktik jual beli. Ulama memiliki perbedaan pendapat terkait penggunaan dan pemberian cashback dalam jual beli. Berdasarkan fenomena tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik jual beli dengan sistem cashback di Tokopedia dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan fikih muamalah terhadap praktik jual beli dengan sistem cashback di Tokopedia. Peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan wawancara. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Bertujuan untuk mempermudah penulis melihat gambaran mengenai praktik jual beli dengan sistem cashback di Tokopedia yang dianalisis dan ditinjau dari sudut pandang fikih muamalah. Hasil dari penelitian ini adalah: praktik jual beli dengan sistem cashback di Tokopedia diperbolehkan karena cashback berupa hadiah bagi pembeli yang didalamnya telah ada unsur kerelaan dari para pihak serta bukan termasuk riba atau gharar karena tidak adanya penambahan atau pengurangan harga dan pemberian cashback dilakukan saat transaksi jual beli telah selesai.
Analisa Perencanaan Strategi BMT Nahdhatul Ummah Ciasem dengan Menggunakan Metose IFAS-EFAS Shafira Nadhira Putri; Mohamad Andri Ibrahim; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5223

Abstract

Abstract. Baitul Maal Wat Tamwil is a Sharia Microfinance Institution (LKMS) whose function is to empower the community and also perform social functions. Facts on the ground show that many BMTs have sunk and disbanded due to various reasons. In order for BMT Nahdhatul Ummah Ciasem to continue to compete and survive, it is necessary to analyze internal and external situations which will later produce strategies for the progress of BMT. Researchers in their research formulate the formulation of the problem as follows: How are the factors of internal and external strategies at BMT Nahdhatul Ummah based on SWOT analysis; How is the strategic planning that can be applied by BMT Nahdhatul Ummah based on a SWOT analysis. The purpose of this research is to answer the problem formulation. This research is a qualitative research with a case study approach. The results of his research that the internal factor of BMT Nahdhatul Ummah on strength = 1,934 is greater than the value of weakness = 1,586. For external factors opportunities (opportunities) = 1.750 greater than the value of threats (threats) = 1.650. So the position of BMT Nahdhatul Ummah Ciasem by using a SWOT diagram and using a line equation calculation results in the position of BMT Nahdhatul Ummah being in quadrant I with a progressive strategy and supporting aggressive policies; The alternative strategy that must be carried out by BMT Nahdhatul Ummah Ciasem is based on the SWOT matrix, namely there are 4 sets of alternative strategies that can be applied by the company. Abstrak. Baitul Maal Wat Tamwil merupakan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang berfungsi untuk memberdayakan masyarakat dan juga melakukan fungsi sosial. Fakta di lapangan menunjukkan banyak BMT yang tenggelam dan bubar disebabkan berbagai hal. Agar BMT Nahdhatul Ummah Ciasem dapat terus bersaing dan bertahan, maka diperlukannya analisis situasi internal dan eksternal yang nantinya akan menghasilkan strategi-strategi bagi kemajuan BMT. Peneliti dalam penelitiannya merumuskan rumusan masalah sebagai berikut: Bagaimana faktor strategi internal dan eksternal di BMT Nahdhatul Ummah berdasarkan analisis SWOT; Bagaimanakah perencanaan strategi yang dapat diterapkan BMT Nahdhatul Ummah berdasarkan analisis SWOT. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menjawab rumusan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitiannya bahwa faktor internal BMT Nahdhatul Ummah pada kekuatan (strength) = 1,934 lebih besar dari nilai kelemahan (weakness) = 1,586. Untuk faktor eksternal peluang (opportunities) = 1,750 lebih besar dari nilai ancaman (threats) =1,650. Maka posisi BMT Nahdhatul Ummah Ciasem dengan menggunakan diagram SWOT dan menggunakan perhitungan persamaan garis diperoleh hasil posisi BMT Nahdhatul Ummah berada pada kuadran I dengan strategi progresif dan mendukung kebijakan yang agresif; Strategi alternatif yang harus dijalankan BMT Nahdhatul Ummah Ciasem berdasarkan matriks SWOT yaitu ada 4 set alternatif strategi yang dapat diterapkan perusahaan.
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Produk Reksa Dana Syariah M Zulfan Nurfalah; Nandang Ihwanudin; Iwan Permana
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5230

Abstract

Abstract. Young people are increasingly aware of investing for their future life, because the needs of human life never end. Investment is an option to benefit from fulfilling the necessities of life. Investment is a form of investment made by investors that will bring returns in the future. Mutual funds are an investment alternative for investors, especially small investors and investors who don't have much time and expertise to calculate the risk of their investment. The purpose of his research is to examine in more depth the Islamic mutual fund products in the Bibit.ID application. The research method used is a qualitative method which type of research is field research whose activities include interviews. By using primary data sources obtained from interviews, observations and secondary data referring to reference books that will complement the results of existing observations and interviews. Based on the results of the explanation above, it can be concluded that basically mutual funds in Islam are permissible as long as they do not deviate from Islamic law and are one of the most recent forms of buying and selling. Abstrak. Makin sadarnya kalangan anak muda dalam berinvestasi yang bertujuan untuk kehidupannya di masa depan, dikarnakan kebutuhan hidup manusia tidak pernah ada habisnya. Investasi menjadi pilihan untuk mendapatkan keuntungan dari pemenuhan kebutuhan hidup tersebut. Investasi merupakan salah satu bentuk penanaman modal yang dilakukan investor yang akan mendatangkan return di kemudian hari. Reksa dana merupakan salah satu alternatif Investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung resiko atas investasi mereka. Tujuan penelitiannya untuk meneliti secara lebih mendalam mengenai produk reksa dana syariah pada aplikasi Bibit.ID. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan yang kegiatannya meliputi wawancara. Dengan menggunakan sumber data primer yang diperoleh dari wawancara, observasi dan data sekunder mengacu pada buku-buku referensi yang akan melengkapi hasil observasi dan wawancara yang ada. Berdasarkan hasil pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya reksa dana dalam Islam dibolehkan selama tidak menyimpang dari syariat Islam dan merupakan salah satu bentuk jual beli yang kekinian.
Tinjauan Hukum Islam dan KUH Perdata terhadap Penyelesaian Wanprestasi Jual Beli Istishna di Toko Putra Jaya Tasikmalaya Shifa Agnisa; Siska Lis Sulistiani; Iwan Permana
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5264

Abstract

Abstract. Implementation of goods buying and selling transactions with the Istishna system or what is called an order placed at the Putra Jaya Tasikmalaya Furniture Store, consumers are required to wait until the manufacturing process is complete to receive the goods depending on the size and level of difficulty of manufacture. The transaction system sometimes causes problems, where sellers cannot select buyers who have financial problems. Islamic religious teachings recommend always resolving buying and selling problems by way of deliberation, with the aim that both parties are pleased with each other and no one feels disadvantaged. The objectives to be achieved by researchers in this study include: (1) To find out the settlement of Istishna's sale and purchase default at the Putra Jaya Tasikmalaya Furniture Store according to Islamic law. (2) To find out the settlement of Istishna's sale and purchase default at the Putra Jaya Tasikmalaya Furniture Store according to KHUPerdata. The data analysis method used in this study is a normative juridical method, which means the method with an approach based on the main legal references with guidelines for studying theories, concepts, principles and laws and laws and regulations related to the theme of this research. The results of the analysis in the study show that the default made by the buyer is in the form of unilateral cancellation by the consumer because he cannot pay. The cancellation of a transaction contract unilaterally by the customer (shani') that occurred at the Putra Jaya Tasikmalaya furniture store is classified as an act that causes the transaction contract to be cancelled, causing losses to the seller, in this case the Putra Jaya Tasikmalaya furniture store. However, failure to pay in contract transactions is carried out when the goods have been made, this can also be justified because the buyer or customer has the right to refuse or the right of payment so that his party can choose to continue or cancel the sale and purchase contract if the order is not in accordance with what was done by the maker. Abstrak. Pelaksanaan transaksi penjualan barang dengan menggunakan sistem transaksi Istishna atau disebut dengan pesanan yang dilakukan pada Toko Putra Jaya Tasikmalaya, konsumen diharuskan menunggu hingga proses pembuatan selesai hingga menerima barangnya tergantung pada ukuran dan tingkat kesulitan pembuatan. Sistem transaksi tersebut kadang menyebabkan permasalahan, dimana penjual tidak dapat menyeleksi pembeli yang bermasalah dengan keuangan. Ajaran agama Islam menganjurkan untuk selalu menyelesaikan permasalahan jual beli dengan musyawarah, anjuran tersebut bertujuan agar kedua belah pihak saling menerima dan tidak ada satu pun yang merasa dirugikan. Tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti ini diantaranya adalah: (1) Untuk mengetahui penyelesaian wanprestasi jual beli Istishna di Toko Putra Jaya Tasikmalaya menurut Hukum Islam. (2) Untuk mengetahui penyelesaian wanprestasi jual beli Istishna di Toko Putra Jaya Tasikmalaya menurut KHUPerdata. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, yang artinya metode dengan pendekatan yang dilakukan berdasarkan referensi hukum utama dengan pedoman mempelajari teori, konsep, asas dan hukum serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tema penelitian ini. Adapun hasil analisis pada penelitian menunjukan bahwa wanprestasi yang dilakukan dari pihak pembeli adalah berupa pembatalan secara sepihak dari konsumen karena tidak bisa membayar. Pembatalan akad transaksi secara sepihak oleh pemesan barang (shani’) yang terjadi di toko Putra Jaya Tasikmalaya tergolong perbuatan yang menyebabkan batalnya akad transaksi tersebut sehingga menimbulkan kerugian bagi pihak penjual yang dalam hal ini adalah pihak toko Putra Jaya Tasikmalaya.
Analisis Streaming Film Gratis Melalui Telegram berdasarkan Perspektif Fikih Muamalah dan Undang-Undang No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Aljiel Sarah; Andri Ibrahim; Intan Nurrachmi
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5265

Abstract

Abstract. Assets in the perspective of muamalah fiqh in terms of their nature have two types, namely those that are material and non-material. Non-material assets include the copyright of a film that has commercial value, so it must be treated as material property. The number of activities to watch movies (streaming) for free on the Telegram application has caused a polemic in the community about its legitimacy. Based on these problems, the purpose of this study is to find out how the practice of streaming free movies via Telegram is from the perspective of fiqh muamalah and to find out how the practice of streaming free movies via Telegram according to Law no. 28 of 2014 concerning Copyright. The research method used is qualitative with a case study approach, using primary and secondary data. The data analysis technique used is descriptive analysis. The results of the study indicate that the practice of streaming movies for free through the Telegram application according to the perspective of Fiqh Muamalah is unlawful or illegal. Then the practice of streaming movies for free through the Telegram application according to the perspective of Law No. 28 of 2014 concerning Copyright, the act is categorized as copying which is a form of copyright infringement in accordance with article 9 paragraph 3 and violates exclusive rights, especially economic rights. Abstrak. Harta dalam persepktif fikih muamalah dari sisi sifatnya memiliki dua jenis yaitu yang bersifat material dan bersifat non material. Harta non material diantaranya adalah hak cipta dari sebuah karya film yang memiliki nilai komersial, sehingga harus diberlakukan sebagaimana harta yang bersifat material. Banyaknya kegiatan menonton film (streaming) secara gratis pada aplikasi Telegram menimbulkan polemik di masyarakat tentang keabsahannya. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik streaming film gratis melalui Telegram menurut perspektif fikih muamalah dan mengetahui bagaimana praktik streaming film gratis melalui Telegram menurut Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan menggunakan data primer dan sekunder dengan Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik streaming film secara gratis melalui ‎aplikasi Telegram menurut perspektif Fikih Muamalah hukumnya adalah haram atau tidak sah. Kemudian praktik streaming film secara gratis melalui ‎aplikasi Telegram menurut perspektif UU No 28 Tahun 2014 Tentang ‎Hak Cipta perbuatan tersebut dikategorikan sebagai penggandaan yang merupakan bentuk pelanggaran hak cipta yang sesuai dengan pasal 9 ayat 3 dan melanggar hak eksklusif khususnya hak ekonomi.
Analisis Pencapaian Maqashid Syariah terhadap Kesejahteraan Dosen Fakultas Syariah Unisba Muhammad Imamul Akhyar; Sandy Rizki Febriadi; Iwan Permana
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5270

Abstract

Abctract. The meaning of Welfare in Islam aims to achieve human welfare in a kaffah or comprehensive manner, namely both material welfare, spiritual and moral well-being. The conception of well-being and happiness (falah) actually refers to the purpose of Islamic sharia with the preservation of 5 principles in maqashid shari'ah, namely the preservation of religion (ad-ddin), the preservation of the soul (an-nafs), the preservation of reason (al-aql), the preservation of offspring (an-nasl) and the preservation of treasures (al-mal). Maqashid sharia itself is the purposes of sharia and the secrets intended by Allah Almighty in every law of His entire law. So that in order to realize welfare itself, the five main elements must be maintained and realized. The purpose of this study is to describe the concept of maqashid sharia in realizing welfare as well as to find out the analysis of the achievement of sharia maqashid on the welfare of lecturers of the Faculty of Sharia UNISBA. This research uses a qualitative method with a field approach and the data used are primary data obtained directly from the interviews of 13 Lecturers of the Faculty of Sharia UNISBA through the purposive sampling method. The result of this research is that every Lecturer of the Faculty of Sharia who is a sample has practiced the understanding of maqashid sharia with the preservation of 5 principles so as to achieve welfare and happiness. Abstrak. Makna Kesejahteraan dalam Islam bertujuan mencapai kesejahteraan manusia secara kaffah atau menyeluruh, yaitu baik kesejahteraan material, kesejahteraan spiritual dan juga moral. Konsepsi kesejahteraan dan kebahagiaan (falah) sejatinya mengacu pada tujuan syariat Islam dengan terjaganya 5 prinsip dalam maqashid syari’ah, yakni terjaganya agama (ad-ddin), terjaganya jiwa (an-nafs), terjaganya akal (al-aql), terjaganya keturunan (an-nasl) dan terjaganya harta (al-mal). Maqashid syariah itu sendiri adalah tujuan-tujuan syariat dan rahasia-rahasia yang dimaksudkan oleh Allah SWT dalam setiap hukum dari keseluruhan hukum-Nya. Sehingga dalam rangka mewujudkan kesejahteraan itu sendiri, lima unsur pokok tersebut harus dipelihara dan diwujudkan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konsep maqashid syariah dalam mewujudkan kesejahteraan juga untuk mengetahui analisis pencapaian maqashid syariah terhadap kesejahteraan Dosen Fakultas Syariah UNISBA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan dan data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh secara langsung dari hasil wawancara 13 Dosen Fakultas Syariah UNISBA melalui metode purposive sampling. Adapun hasil daripada penelitian ini adalah setiap Dosen Fakultas Syariah yang menjadi sampel telah mengamalkan pemahaman maqashid syariah dengan terjaganya 5 prinsip sehingga tercapainya kesejahteraan dan kebahagiaan.
Tinjauan Fiqih Muamalah terhadap Pelaksanaan Jual Beli Ikan dengan Metode Kilo Gebrus di Kolam Pemancingan Kang Lawan Desa Cimekar Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung Naziel Bawarik Haslah; Zaini Abdul Malik; Arif Rijal Anshori
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5288

Abstract

Abstract. Syarif Alwi and Addys Aldizar stated that buying and selling according to language is the ownership of an asset by exchanging it for another asset, or exchanging a valuable asset for another valuable asset. Fishing itself was originally a community activity carried out to meet the food needs of the community itself or it could be said, initially fishing activity was oriented to earn a living. But as the times progress, many people choose fishing just for fun or just to chat with friends, friends or family. Qualitative descriptive research is research that is intended to tell and interpret existing data described through fish using the kilo gebrus method in the Kang Lawan fishing pond, Cimekar village, Cileunyi sub-district, Bandung regency. Viewed from the point of view of muamalah fiqh, this sale and purchase is classified as a sale and purchase that is false and contains elements of maisir (gambling). This is due to the pillars of buying and selling that are not fulfilled. Namely the lack of clarity regarding the number of fish purchased and obtained, as well as containing elements of luck or gambling in the practice of buying and selling, this can be seen from the number of fish that anglers can and bring home at the end, the results are not in accordance with the amount the fish that anglers buy and put into the fishing pond at the beginning, these results can be more or less than the number of fish that the fish anglers buy before being put into the fishing pond, also from different fishing results from each angler, some are get more results than other anglers, and there are also those who get less results, even though the anglers pay the same amount of money at the beginning. Abstrak. Syarif Alwi dan Addys Aldizar menyatakan bahwa jual-beli menurut bahasa adalah kepemilikian suatu harta dengan cara ditukar dengan harta lainnya, atau penukaran suatu harta yang berharga dengan harta berharga lain. Memancing itu sendiri pada awalnya adalah aktifitas masyarakat yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat itu sendiri atau bisa dikatakan, pada awalnya aktifitas memancing itu berorientasi untuk mencari nafkah. Namun seiring berkembangannya zaman, masyarakat banyak yang memilih memancing hanya sekedar untuk bersenang-senang atau hanya sekedar unuk bercengkrama dengan teman, sahabat atau keluarga. Deskriptif kualitatif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk menuturkan dan menafsirkan data yang ada digambarkan melalui kalimat yang akhirnya data tersebut disimpulkan, penelitian akan berisikan laporan data. Data tersebut berasal dari hasil observasi, interview/wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaan jual beli ikan dengan metode kilo gebrus di kolam pemancingan kang Lawan desa Cimekar kecamatan Cileunyi kabupaten Bandung. Dilihat dari kacamata fiqih muamalah, jual beli tersebut tergolong kedalam jual beli yang bathil dan mengandung unsur maisir (perjudian). Hal ini disebabkan adanya rukun jual beli yang tidak terpenuhi. Yaitu ketidak jelasan mengenai jumlah ikan yang dibeli dan yang di dapat, serta mengandung unsur untung-untungan atau gambling dalam praktik jual belinya, hal ini dapat dilihat dari jumlah ikan yang para pemancing dapat dan di bawa pulang di akhir, hasil tersebut tidak sesuai dengan jumlah ikan yang para pemancing beli dan di masukkan kedalam kolam pemancingan di awal, hasil tersebut bisa lebih banyak atau lebih sedikit dari jumlah ikan yang para pemancing ikan beli sebelum dimasukkan kedalam kolam pemancingan, juga dari hasil pancingan yang berbeda-beda dari setiap pemancingnya, ada yang mendapatkan hasil lebih banyak daripada pemancing lain, dan ada juga yang mendapat hasil lebih sedikit, padahal para pemancing membayar dengan jumlah uang sama di awal.

Page 11 of 33 | Total Record : 324