cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcssel@unisba.ac.id
Phone
+6281224131431
Journal Mail Official
bcssel@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Sharia Economic Law
ISSN : -     EISSN : 28282264     DOI : https://doi.org/10.29313/bcssel.v2i2
Core Subject : Religion, Economy,
Bandung Conference Series Sharia Economic Law (BCSSEL) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada ekonomi syariah dengan ruang lingkup yaitu Perbankan Syariah, Keuangan Syariah, Akuntansi, Muamalah. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 324 Documents
Analisis Hukum Islam terhadap Jual-beli Pakaian Bekas di Pasar Ancol Bandung Riska Ariani Siregar; Maman Surahman; Popon Srisusilawati
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.389 KB) | DOI: 10.29313/bcssel.v2i2.4433

Abstract

Abstract. Buying and selling in Islam is an activity of exchanging wealth for property, exchanging permissible benefits with permissible benefits forever, not usury and not debt. This study aims to analyze the practice of buying and selling used clothes and to analyze the review of Islamic law on the practice of buying and selling used clothes at Ancol Regol Market. This research is a qualitative research. Data collection uses interviews with Sellers and Buyers in Article Regol Ancol. The results showed that the sale and purchase of used clothing at Ancol Regol Market was carried out directly between the seller and the distributor and the seller and the buyer. The sale and purchase of used clothing by the seller to the buyer on a consensual basis or based on the agreement of both parties, where the transaction is established between the seller and the buyer without any element of coercion. The implementation of buying and selling used clothes at the Ancol Regol Market is not in accordance with Islamic law, because there are still elements of gharar or uncertainty related to the condition of the goods in the ball. The obscurity of the condition of the goods being traded encourages speculation and is included in the element of fraud. Abstrak. Jual-beli dalam Islam adalah kegiatan tukar-menukar harta dengan harta tukar menukar manfaat yang mubah dengan manfaat yang mubah untuk waktu selamanya, bukan riba dan bukan hutang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktek jual-beli pakai bekas dan menganalisis tinjauan hukum Islam terhadap praktek jual-beli pakaian bekas di Pasar Ancol Regol. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengambilan data mengginakan wawancara kepada Pembeli dengan penjual di Pasal Regol Ancol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elaksanaan jual-beli pakaian bekas di Pasar Regol Ancol dilakukan secara langsung antara penjual dengan distributor dan penjual dengan pembeli. Transaksi jual-beli pakaian bekas oleh penjual kepada pembeli atas dasar suka sama suka atau berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, dimana transaksi yang terjalin antara pembeli dengan penjual tanpa adanya unsur pemaksaan. Pelaksanaan jual-beli pakaian bekas di Pasar Regol Ancol belum sesuai dengan syariat Islam, dikarenakan masih terdapatnya unsur gharar atau ketidakpastian terkait dengan kondisi barang dalam ball. Adanya ketidakjelasan kodisi barang yang diperjualbelikan, mendorong adanya spekulasi dan masuk dalam unsur penipuan.
Analisis Keputusan Pembelian Produk Shopee Affiliate pada Perilaku Konsumen Muslim Mahasiswa Fakultas Syariah Angkatan 2018 Arti Cipta Nurfadhilla; Nanik Eprianti; Intan Manggala
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.83 KB) | DOI: 10.29313/bcssel.v2i2.4491

Abstract

Abstract. Rapid technological changes have an impact on the way purchases are made by the public, there are many shopping media that are easily accessible such as Shopee Affiliate which is now a trend and one of the users is a 2018 Islamic faculty student who chooses to choose online shopping because currently the choice in online transactions is considered more affordable. easy and practical, but in deciding to buy must also use the concept of behavior in accordance with Islamic teachings. The purpose of the study is to analyze how the purchasing decisions made by the 2018 Sharia faculty students, how the concept of consumer behavior according to the Islamic view, and how the analysis of Muslim consumer behavior towards the purchasing decisions of Shopee Affiliate products, quantitative research methods with descriptive approaches, types of research data field Research, research using primary and secondary data sources, with data collection techniques through questionnaires, data analysis techniques using validity tests, reliability tests. Classical assumption test, and simple regression analysis technique. The results show that first, the purchasing decisions made by students get high scores. Second, the concept of consumer behavior in Islam is to achieve 3 principles, namely spending wealth in goodness and staying away from miserliness, combating wasteful actions and simple attitudes. The third Ho is rejected and Ha is accepted, the consumer behavior of the 2018 Islamic faculty students understands and is in accordance with the concept of Muslim consumer behavior. Abstrak. Perubahan teknologi yang semakin pesat berdampak pada cara pembelian yang dilakukan oleh masyarakat, banyaknya media berbelanja yang mudah diakses seperti Shopee Affiliate yang sekarang menjadi trend dan salah satu penggunanya adalah mahasiswa fakultas syariah Angkatan 2018 memilih memutuskan belanja online karena saat ini pilihan dalam bertransaksi online dirasa lebih mudah dan praktis, namun dalam memutuskan pembelian harus pula menggunakan konsep perilaku yang sesuai dengan ajaran islam. Tujuan penelitian untuk menganalisis bagaimana keputusan pembelian yang dilakukan mahasiswa fakultas Syariah angkatan 2018, bagaimana konsep perilaku konsumen menurut pandangan islam, dan Bagaimana analisis perilaku konsumen muslim terhadap keputusan pembelian produk Shopee Affiliate, metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, jenis data penelitian field Research, penelitian menggunakan sumber data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui kuisioner, teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas. Uji asumsi klasik, dan teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, keputusan pembelian yang dilakukan mahasiswa memperoleh nilai yang tinggi Kedua, konsep perilaku konsumen dalam islam adalah mencapai 3 prinsip yaitu menafkahkan harta dalam kebaikan dan menjauhi sifat kikir, memerangi tindakan mubadzir dan sikap sederhana. Ketiga Ho ditolak dan Ha diterima, perilaku konsumen mahasiswa fakultas syariah angkatan 2018 sudah memahami dan sesuai dengan konsep perilaku konsumen muslim.
Analisis Perilaku Konsumsi Kpop Fans Ditinjau dari Teori Konsumsi Al-Ghazali desta dwi; Nandang Ihwanudin; Neng Dewi Himayasari
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.135 KB) | DOI: 10.29313/bcssel.v2i2.4600

Abstract

Abstract. Along with the development of the times, not a few people think that tertiary needs can be said to be needs that must be met, even though Islam teaches to prioritize dharuriyat over hajiyat in order to maintain maqashid sharia. This phenomenon occurs in female students who want something because of their liking for things related to the kpop wave. Indicates israf behavior that occurs in sharia faculty students who are not in accordance with Imam Al-Ghazali's consumption theory. The purpose of this study is to determine the behavior of sharia faculty students towards the consumption of merchandise and to determine the analysis of the behavior of kpop fans in terms of Al Ghazali's consumption theory. The method used is qualitative with a descriptive analysis approach and data collection using the field (field research), the data sources used are primary data and secondary data. The data collection technique is by interview and documentation. And data analysis techniques in the form of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study state that the consumption behavior of kpop fans of students of the Islamic faculty of Unisba based on Al-Ghazali's consumption theory is inappropriate and deviant. seen from the consumption activities of Unisba Sharia Faculty students who only care about the desire to obtain satisfaction and in spending their wealth very excessively or israf without seeing the benefits of goods that are only for display because of a hobby. Abstrak. Dengan perkembangan zaman, banyak orang beranggapan bahwa dapat dikatakan kebutuhan tersier harus dipenuhi, meskipun Islam mengajarkan untuk mengutamakan dharuriyat daripada hajiyat guna menjaga maqashid syariah. Fenomena ini terjadi pada mahasiswi yang menginginkan sesuatu karena menyukai hal-hal yang berhubungan dengan kpop wave. Hal ini menunjukan perilaku israf yang terjadi pada mahasiswa fakultas syariah yang tidak sesuai dengan teori konsumsi Imam Al-Ghazali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku mahasiswa fakultas syariah terhadap konsumsi barang merchandise dan untuk mengetahui analisis perilaku kpop fans ditinjau dari teori konsumsi Al Ghazali. Metode kualitatif yang digunakan dengan pendekatan deskriptif analisis dan pengumpulan data menggunakan lapangan (field reseacrh), sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaiu dengan cara wawancara dan dokumentasi. Dan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku konsumsi kpop fans mahasiswa fakultas syariah unisba berdasarkan teori konsumsi Al-Ghazali tidak sesuai dan menyimpang. dilihat dari aktivitas konsumsi mahasiswa Fakultas Syariah Unisba yang hanya mementingkan keinginan untuk memperoleh kepuasa dan dalam membelanjakan hartanya sangat berlebihan atau israf tanpa melihat manfaat barang yang hanya untuk dijadikan pajangan karena suatu hobi.
Tinjauan Maqashid Syariah terhadap Jual Beli Gorengan Menggunakan Kertas Bekas Sartika Herawati; Asep Ramdan Hidayat; Popon Srisusilawati
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.082 KB) | DOI: 10.29313/bcssel.v2i2.4782

Abstract

Abstract. The practice of buying and selling must be based on the principle of benefit. Food packaging made from waste paper is one of the food packaging materials that is harmful to human health and soul. The chemicals contained in it contain harmful substances. If the used paper is used to wrap fried foods, then the food is directly contaminated with harmful chemicals. The purpose of this study was to analyze the practice of buying and selling fried foods using used paper at fried food sellers around Jalan Cicaheum, to clearly analyze the maqashid sharia review of buying and selling fried foods using used paper at fried food sellers around Jalan Cicaheum. The research method used is qualitative in the field of normative law. This type of research data uses field research with data sources in the form of primary data and secondary data taken using data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The results of the research, it can be found that sellers around Jalan Cicaheum still use used paper to wrap fried foods. Judging from the maqashid sharia Al-Nafs (keeping the soul), the use of used paper is not in accordance with Islamic rules, especially Islamic law which is principled for the benefit of mankind. And there are harms that are greater than the benefits, the harms referred to here are the dangers posed by the use of waste paper for food. Abstrak. Praktik jual beli harus didasari dengan prinsip kemaslahatan. Kemasan makanan berbahan kertas bekas merupakan salah satu bahan pembungkus makanan yang berbahaya bagi kesehatan dan jiwa manusia. Zat kimia yang terdapat di dalamnya mengandung bahan yang membahayakan. Apabila kertas bekas itu digunakan untuk membungkus gorengan, maka secara langsung makanan tersebut sudah terkontaminasi zat kimia yang berbahaya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis praktik jual beli gorengan menggunakan kertas bekas pada penjual gorengan di sekitar Jalan Cicaheum, untuk menganalisis secara jelas tinjauan maqashid syariah terhadap jual beli gorengan menggunakan kertas bekas pada penjual gorengan di sekitar Jalan Cicaheum. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dalam bidang ilmu hukum normatif. Jenis data penelitian menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan sumber data berupa data primer dan data sekunder yang diambil menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian, dapat ditemukan bahwa penjual di sekitar Jalan Cicaheum masih menggunakan kertas bekas untuk bungkus gorengan. Ditinjau dari maqashid syariah Al-Nafs (menjaga jiwa), penggunaan kertas bekas tidak sesuai dengan aturan islam, terutama hukum islam yang berprinsip kepada kemaslahatan umat manusia. Dan terdapat mudharat yang lebih besar dari manfaatnya, mudharat yang dimaksud disini adalah bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan kertas bekas untuk makanan.
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Arisan Qurban Alam Alam Muizzali; Nandang Ihwanudin; Iwan Permana
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.728 KB) | DOI: 10.29313/bcssel.v2i2.4793

Abstract

Abstract. There are many ways that can be taken by Muslims to be able to carry out qurban worship, one of which is with social gathering. According to sharia economic law, social gathering uses qardh and wadiah contracts. The purpose of this study was to find out the Sacrificial Arisan System at SMPN 8 Ciamis and to know the Sharia Economic Law Review of the Sacrificial Arisan System at SMPN 8 Ciamis. The method used in this research is descriptive analytical method using a juridical empirical research approach and literature. Sources of data used are primary data sources and secondary data. The data collection techniques used are interviews, observation and documentation. This study concludes that the qurban social gathering practice is in accordance with the pillars and requirements of the principles of Islamic Economic Law. Abstrak. Banyak cara yang dapat ditempuh oleh umat Islam untuk dapat melaksanakan ibadah qurban, salah satunya adalah dengan arisan. Menurut hukum ekonomi syariah arisan menggunakan akad qardh dan wadiah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem Arisan Kurban di SMPN 8 Ciamis dan mengetahui Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Sistem Arisan Kurban di SMPN 8 Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitif dengan menggunakan pendekatan penelitian yuridis empiris dan kepustakaan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik arisan qurban sudah sesuai dengan rukun dan syarat prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah.
Tinjauan Hukum Perjanjian Islam terhadap Pembatalan Akad dalam Sistem Urbun Pada Transaksi Jual Beli Motor Annisa Indrawati; Popon Srisusilawati; Neng Dewi Himayasari
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.015 KB) | DOI: 10.29313/bcssel.v2i2.4821

Abstract

Abstract. The Old Custom Bandung is one of the groups on Facebook that accommodates buying and selling custom. In practice, buying and selling custom Machine Group in Custom Bandung, the parties who transact make payments with urbun or down payment buying and selling online motorcycles, custom there are problems regarding differences in descriptions with their original conditions, unilateral cancellations for not making the remaining payments in accordance with the agreed time and there is uncertainty about the selling price[p1] . The purpose of this research To analyze the practice of buying and selling motorbikes in the Custom on the Facebook group social media, To analyze Islamic contract law on the practice of buying and selling motorbikes in the Bandung Custom Tua Machine group on the Facebook group social media, To analyze the cancellation of contracts according to Islamic law on buying and selling motorbikes in the Bandung Custom Tua Machine group on the Facebook group social media. This research method is descriptive qualitative with data collection through questionnaires. Researchers also conducted interviews with parties related to this research problem. The results in this study that buying and selling custom are not in accordance with sharia because the conditions in these pillars are not met. Abstrak. Grup Mesin Tua Custom Bandung merupakan salah satu grup di Facebook yang mewadahi jual beli motor custom. Praktiknya jual beli motor custom yang dilakukan di Grup Mesin Tua Custom Bandung pihak-pihak yang bertransaksi melakukan pembayaran dengan urbun atau uang muka. Dalam jual beli online motor custom terdapat permasalahan mengenai perbedaan deskripsi dengan kondisi aslinya, adanya pembatalan sepihak karena tidak melakukan sisa pelunasan pembayaran sesuai dengan waktu yang disepakati dan terdapat ketidakjelasan mengenai harga jua. Tujuan dalam penelitian ini Untuk menganalisis praktik jual beli motor dalam grup Mesin Tua Custom Bandung di media sosial grup Facebook, menganalisis hukum perjanjian islam pada praktik jual beli motor dalam grup Mesin Tua Custom Bandung di media sosial grup Facebook, dan menganalisis pembatalan akad menurut hukum islam pada jual beli motor dalam grup Mesin Tua Custom Bandung di media sosial grup Facebook. Metode penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Peneliti juga melakukan wawancara terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan permasalahan penelitian ini. Hasil dalam penelitian ini bahwa jual beli motor custom tidak sesuai dengan syara karena syarat dalam rukun tersebut tidak terpenuhi.
Tinjauan Hukum Islam terhadap Praktik Penggunaan Voucher Cashback dalam Jual Beli pada Aplikasi Shopee Km Sultan Zulfikram E; Yayat Rahmat Hidayat; Iwan Permana
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.685 KB) | DOI: 10.29313/bcssel.v2i2.4836

Abstract

Abstract. Shopee merupakan marketplace paling banyak dikunjungi saat ini dan menjadi sarana yang mudah dan aman digunakan. Shopee juga mempunyai fitur Voucher Cashback dan gratis ongkir, sehingga dengan adanya voucher cashback tersebut menimbulkan beberapa masalah dan perlu adanya peninjauan Hukum Islam terhadap praktik penggunaan voucher cashback untuk memperoleh kejelasan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field reseach) atau disebut juga penelitian kualitatif, pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik wawancara, dalam menganalisis data penulis menggunakan metode normatif/ yuridis. Berdasarkan tinjauan yang telah dilakukan pada pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Praktik penggunaan voucher cashback di situs Shopee dilakukan dan didapatkan dengan cara pengguna harus menyelesaikan transaksi hingga selesai. Berdasarkan hasil analisis tinjauan hukum Islam terkait praktik penggunaan voucher cashback pada aplikasi Shopee yang mana hukum adanya cashback ini dibolehkan dan tidak mengandung unsur riba. Abstract. Shopee is the most visited marketplace today and is an easy and safe tool to use. Shopee also has a Cashback Voucher feature and free shipping. So that the existence of the cashback voucher raises several problems and there is a need for a review of Islamic Law on the practice of using Cashback Vouchers to obtain clarity. the research method used in this study is a qualitative method, this research is a type of field research or also called qualitative research, a qualitative approach is used with interview techniques, in analyzing the data the author uses the normative/juridical method. Based on the review that has been carried out in the discussion, it can be concluded that the practice of using Cashback Vouchers on the Shopee site is carried out and obtained by means of the user having to complete the transaction to completion. permitted and does not contain elements of usury.
Tinjauan Hukum Islam terhadap Akad Muzara’ah Antara Pemilik Modal dan Petani windy sepiyanti; Nandang Ihwanudin; Muhammad Yunus
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.526 KB) | DOI: 10.29313/bcssel.v2i2.4840

Abstract

Akad Muzara’ah merupakan akad kerja sama atas tanah pertanian berdasarkan bagi hasil antara pemilik tanah dengan petani atas dasar petani menerima bagi hasil dari hasil mengerjakan tanah pertanian. Dengan kata lain pemilik tanah memberikan modal kepada petani untuk menggarap lahannya atas dasar petani berhak dapat sebagian hasil pertanian tersebut, terdapat perjanjian kerja sama yang dapat dikatakan akad muzara’ah yaitu di Kp. Cibogo Kab. Sukabumi. Namun pada pelaksanaannya, p Abstract. Muzara'ah contract is a cooperation agreement on agricultural land based on profit sharing between land owners and farmers on the basis of farmers receiving profit sharing from the results of working on agricultural land. In other words, land owners provide capital to farmers to work on their land on the basis that farmers are entitled to some of the agricultural products, there is a cooperation agreement that can be called a muzara'ah contract, namely in Kp. Cibogo Kab. Sukabumi. However, in practice, the cooperation agreement has a discrepancy with the terms of the muzara'ah contract. This study aims to determine the mechanism of the implementation of the muzara'ah contract in Kp. Cibogo Kab. Sukabumi and to find out how the review of Islamic law on the muzara'ah contract between the owners of capital and farmers in Kp. Cibogo Kab. Sukabumi. The research method is qualitative research with a field study approach. The research data sources are primary data sources, namely land owners and sharecroppers and secondary. Data collection techniques were carried out by observation, interviews and documentation. The data analysis technique used inductive technique. Based on the perspective of Islamic law on the cooperation between the owners of capital and farmers in Kp. Cibogo this contract is included in the false contract because one of the muzara'ah contracts is not fulfilled, namely the period of cultivation is not determined. Abstrak. Akad Muzara’ah merupakan akad kerja sama atas tanah pertanian berdasarkan bagi hasil antara pemilik tanah dengan petani atas dasar petani menerima bagi hasil dari hasil mengerjakan tanah pertanian. Dengan kata lain pemilik tanah memberikan modal kepada petani untuk menggarap lahannya atas dasar petani berhak dapat sebagian hasil pertanian tersebut, terdapat perjanjian kerja sama yang dapat dikatakan akad muzara’ah yaitu di Kp. Cibogo Kab. Sukabumi. Namun pada pelaksanaannya, perjanjian kerja sama tersebut terdapat ketidaksesuaian dengan syarat-syarat akad muzara’ah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai mekanisme pelaksanaan akad muzara’ah di Kp. Cibogo Kab. Sukabumi dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum islam terhadap akad muzara’ah antara pemilik modal dan petani di Kp. Cibogo Kab. Sukabumi. Metode penelitiannya adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Sumber data penelitiannya adalah sumber data primer yaitu pemilik lahan dan petani penggarap dan skunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik induktif. Berdasarkan perspektif hukum islam terhadap kerja sama antara pemilik modal dan petani di Kp. Cibogo akad ini termasuk kepada akad yang bathil karena tidak terpenuhinya salah satu akad muzara’ah yaitu tidak ditentukan jangka waktu penggarapannya.
Penerapan Etika Menjaga Kebersihan Lingkungan Menurut Peraturan Daerah dan Etika Bisnis Islam Refa Rahmah; Shindu Irwansyah; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5197

Abstract

Abstract. Ethics are customs, habits, behavior or character that apply in relation to human activities in certain groups or groups. A person's habits in his environment are not necessarily correct, either in the rules made by the Law or the rules of Allah swt. Based on this phenomenon, the problems in this study are formulated as follows: (1) How is the application of ethics in maintaining environmental cleanliness in Sayati Market according to waste management regulations in the Regency? (2) How is the application of ethics in maintaining environmental cleanliness in Sayati Market according to Islamic business ethics? The researcher used a qualitative approach. The population selected in this study were traders in the Sayati Market, Bandung Regency, totaling 720 shops. With the sampling technique, namely In-Depth Interview, the number of research samples obtained was 3 traders. The data collection techniques used in this research are observation, interviews, and literature study. The data analysis technique used in this research is descriptive analysis technique. The results of this study are: The community has not fully implemented the ethics in maintaining cleanliness that exists in several points of the Bandung Regency Regional Regulation and while according to Islamic business ethics exemplified by the Prophet Muhammad saw. the community has not fully implemented, especially in the nature of trustworthiness, namely not implementing regulations made by the government which is one of the criteria for trustworthiness in maintaining environmental cleanliness. Abstrak. Etika merupakan adat, kebiasaan, perilaku atau karakter yang berlaku dalam hubungannya dengan kegiatan manusia pada golongan atau kelompok tertentu. Kebiasaan seseorang di lingkungannya belum tentu benar, baik dalam peraturan yang dibuat oleh Undang-Undang ataupun aturan Allah swt. Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana penerapan etika dalam menjaga kebersihan lingkungan di Pasar Sayati menurut peraturan pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung? (2) Bagaimana penerapan etika dalam menjaga kebersijhan lingkungan di Pasar Sayati menurut etika bisnis Islam? Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah pedagang di Pasar Sayati Kabupaten Bandung yang berjumlah 720 toko. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu in-Depth Interview diperoleh jumlah sampel penelitian sebanyak 3 pedagang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknis analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: Masyarakat belum seutuhnya menerapkan etika dalam menjaga kebersihan yang ada pada beberapa poin Peraturan Daerah Kabupaten Bandung dan sedangkan menurut etika bisnis Islam yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. masyarakat belum sepenuhnya menerapkan terutama pada sifat amanah yaitu tidak menerapkan peraturan yang dibuat oleh pemerintah yang menjadi salah satu kriteria amanah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Pengaruh Islamicity Performance Index terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2017-2021 Niknik Noor Arafah; Eva Misfah Bayuni; Intan Manggala
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5198

Abstract

Abstract. The performance of Islamic banks is an important one in the banking industry today because many customers trust Islamic banks to manage their finances. Islamicity Performance Index is a method to measure the performance of Islamic banks, not only in terms of finances but also by evaluating the principles of fairness, halalness, and chastity carried out by Islamic banks. The purpose of this study is to determine the effect of the Islamicity Performance Index on the financial performance of Islamic Commercial Banks in Indonesia for the 2017–2021 period. Sharia-compliant commercial banks that meet the criteria are Bank Muamalat, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Syariah Bukopin, and BCA Syariah. This study employs quantitative methods that are processed with Microsoft Excel and SPSS 23. Data analysis in this study used multiple linear regression; independent variables in this study were the profit sharing ratio, the zakat performance ratio, the equitable distribution ratio, and Islamic income vs. non-Islamic income, as well as a dependent variable, namely financial performance (ROA). The results show that the profit sharing ratio has a significant negative effect on financial performance, while the zakat performance ratio, the equitable distribution ratio, and Islamic income vs. non-Islamic income have a significant positive effect on financial performance and have a coefficient of determination of 44.4%. Abstrak. Kinerja bank syariah adalah suatu yang penting dalam industri perbankan saat ini, karena banyak nasabah yang mempercayai bank syariah untuk mengelola keuangannya. Islamicity Performance Index merupakan metode untuk mengukur kinerja bank syariah, tidak hanya dari segi keuangan saja tetapi juga mengevaluasi prinsip keadilan, kehalalan dan kesucian yang dilakukan bank syariah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Islamicity Performance Index terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2017-2021. Bank umum syariah yang memenuhi kriteria yaitu Bank Muamalat, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Syariah Bukopin, dan BCA Syariah. Penelitian in menggunakan metode kuantitatif yang diolah dengan Microsoft Excel dan SPSS 23. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda, variabel independen pada penelitian ini yaitu Profit Sharing Ratio, Zakat Performance Ratio, Equitable Distribution Ratio, dan Islamic Income vs Non Islamic Income serta variabel dependen yaitu kinerja keuangan (ROA). Hasilnya menunjukan bahwa Profit Sharing Ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan Zakat Performance Ratio, Equitable Distribution Ratio, dan Islamic Income vs Non Islamic Income berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan, dan memiliki koefisien determinasi sebesar 44,4%.

Page 10 of 33 | Total Record : 324