cover
Contact Name
Vit Ardhyantama
Contact Email
vit.10276@gmail.com
Phone
+6285932141099
Journal Mail Official
redaksijse@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien No.4-A, Kebon, Ploso, Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur 63515
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Social Empowerment
ISSN : 25035371     EISSN : 28096894     DOI : DOI: 10.21137/jse
Journal of Social Empowerment (JSE) sebagai wadah publikasi artikel ilmiah dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang berkaitan tentang pengabdian pada masyarakat. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalan satu tahun pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 182 Documents
Penerapan Usaha Kesehatan Sekolah Melalui Program Kantin Sehat dan Implikasinya terhadap Pemahaman Kesehatan Peserta Didik SD Negeri Kendal Punung Ansori Arief; Denis Ermawati; Tias Ajeng Pangesti; Widya Putri Pratiwi
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.17 KB)

Abstract

Pengabdian ini merupakan upaya menerapkan usaha kesehatan sekolah melalui program kantin sehat dan mengetahui implikasinya terhadap pemahaman kesehatan peserta didik SDN Kendal. Kegitan ini dilaksanakan Tim PPL STKIP PGRI Pacitan di SD Negeri Kendal. Berdasarkan observasi awal menunjukkan bahwa penerapan kantin sehat di SDN Kendal sudah dapat dikategorikan baik, hal tersebut disimpulkan melalui data observasi secara langsung dilapangan selama kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan berlangsung dengan berpedoman 4 pilar kantin sehat yakni : 1) Pilar komitmen dan manajemen sekolah, 2) Pilar sumber daya manusia, 3) Pilar Sarana dan Prasarana, 4) Pilar mutu pangan. Dari keempat pilar tersebut program kantin sehat di SDN Kendal memperoleh hasil yang baik, selanjutnya hasil yang berkaitan dengan implikasi program kantin sehat terhadap pemahaman kesehatan siswa telah menunjukkan bahwa dengan adanya kantin sehat siswa menyadari pentingnya makan makanan sehat untuk menjaga kesehatan mereka dan terhindar dari penyakit. sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan kantin sehat di SDN Kendal sudah baik dan implikasinya berupa pemahaman tentang makanan sehat kepada peserta didik.
Penerapan Metode Ice Breaking dalam Melatih Minat Siswa Terhadap Pembelajaran Tematik Kelas 5 Sd NEGERI 1 Hadiluwih Anif Rahmawati; Dyah Dwi Astuti; Ocvi Milla Ferina
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.125 KB)

Abstract

Pengabdian ini bertujuan menerapan metode ice breaking untuk melatih minat siswa terhadap pembelajaran tematik kelas 5 SD Negeri 1 Hadiluwih pada Tahun Pelajaran 2019/2020. Sasaran kegiatan siswa kelas 5 SD Negeri 1 Hadiluwih semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Jumlah siswa yang terlibat sebanyak 15 siswa dengan jumlah 3 perempuan dan 12 laki–laki. Pengabdian ini dilakukan pada tanggal 12 November–20 November 2020. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa ice breaking yang digunakan di kelas 5 berupa tepuk semangat, tepuk konsentrasi, lima jari, dan ice breaking buka tutup. Adapun manfaat dari ice breaking adalah sebagai berikut : siswa mampu berkonsentrasi lebih baik, siswa lebih aktif dalam pembelajaran, memberikan rasa nyaman serta mengurangi kejenuhan atau kebosanan, meningkatkan hubungan komunikasi antara Guru dengan siswa, dan menumbuhkan minat belajar siswa.
Pemanfaatan Teknologi QR Code sebagai Penambah Aktivitas Baca Siswa SMK Negeri 1 Donorojo Yuspika Ayu Aprilia Wulansari; Gilang Rizki Prihastono; Kristin Siswanti; Muhammad Tristiyanto
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.363 KB)

Abstract

Literasi adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan berbicara. Peningkatan kegiatan berliterasi dilakukan oleh berbagai lembaga, utamanya sekolah sebagai penyelenggara pendidikan formal. Upaya tersebut terwujud dalam berbagai inovasi kegiatan, salah satunya Gerakan Literasi Sekolah. Gerakan Literasi Sekolah yang dilakukan SMK Negeri 1 Donorojo menekankan pada aktivitas membaca, dilakukan dengan pembiasaan mengambil waktu 15 menit sebelum dilaksanakan kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penambahan QR Code pada tanaman mampu menambah ragam aktivitas baca siswa SMK Negeri 1 Donorojo. Setelah melalui tahapan penelitian survey dan deskriptif kualitatif, diketahui bahwa ragam aktivitas baca siswa bertambah.
Implementasi Program Bebas Plastik dan Dampaknya Terhadap Sikap Peduli Lingkungan Hidup pada Siswa SDN 1 Ploso Pacitan Ari Kartina; Dini Lestari; Heni Fitria; Yudi Sulistiaji
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.89 KB)

Abstract

Pengabdian ini merupakan implementasi program bebas plastik dan dampaknya terhadap sikap peduli lingkungan hidup pada siswa SDN 1 Ploso Pacitan. Kegiatan ini melibatkan kepala sekolah, guru, staf, dan utamanya siswa SDN 1 Ploso Pacitan. Bentuk pengabdian ini merupakan pendampingan dalam implementasi program bebas plastik terhadap sikap peduli lingkungan hidup pada siswa SDN 1 Ploso Pacitan. Program ini berusaha menunjukkan bahwa program bebas plastik dapat meningkatkan sikap peduli lingkungan hidup pada siswa SDN 1 Ploso Pacitan. Siswa menempatkan jenis sampah sesuai dengan tempatnya sehingga pengelolaan limbah tidak menghadapi kesulitan. Program bebas plastik menumbuhkan pembiasaan memilah pembungkus makanan berbahan plastik dan pembungkus makanan tidak berbahan plastik. Pada implementasinya pembiasaan ini membutuhkan pendampingan agar dalam melaksanakan program tersebut siswa dapat lebih konsisten dan mandiri. Aspek sikap peduli lingkungan, diwujudkan dengan membiasakan siswa hidup bersih dan selalu menjaga keseimbangan lingkungan sekitar.
Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an bagi Anak Usia Sekolah Dasar di Dusun Krajan Desa Sirnoboyo Pacitan Suryatin Suryatin; Nurhayati Nurhayati
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.832 KB)

Abstract

Sebagai seorang muslim, membaca Al-Qur’an sebagai kitab suci agama Islam merupakan kewajiban. Hal ini karena Al-Qur’an adalah petunjuk hidup bagi umat manusia. Oleh karena itu, sejak usia sekolah dasar, siswa perlu diberikan pelajaran membaca dan menuis Al-Qur’an. Pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di sekolah proporsinya lebih sedikit jika dibandingkan dengan pembelajaran baca tulis dalam Bahasa Indonesia. Hal ini sebanding dengan jam pelajaran Pendidikan Agama Islam yang juga lebih sedikit jika dibandingkan dengan pelajaran Bahasa Indonesia.Oleh karena itu, siswa perlu mendapatkan pelajaran tambahan atau belajar mandiri di rumah dalam baca tulis Al-Qur’an supaya keterampilan membaca dan menulis Al-Qur’an dapat dimiliki dengan baik. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelajaran membaca dan menulis Al-Qur’an bagi siswa sekolah dasar di rumah, dengan tujuan meningkatkan keterampilan berbahasa anak khususnya dalam keterampilan membaca dan menulis Al-Qur’an yang dimulai dari pengenalan huruf-huruf hijaiyah dengan harokatnya, cara membacanya, cara menulisnya, baik dengan terpisah ataupun bersambung. Pengabdian dilakukan bersama tim, dengan jumlah peserta sebanyak 9 orang yang terdiri dari beberapa jenjang kelas mulai dari kelas 1-6 sekolah dasar.
Implementasi Progam Adiwiyata dalam Lingkungan Sekolah di Smkn Ngadirojo Tofan Adimaswara; Handika Verdian Yansen; Yudistira Arga Pambayun; Delvia Nova Efrianto
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.289 KB)

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan di SMKN Ngadirojo yang bertujuan untuk mendampingi implementasi progam Adiwiyata di lingkungan sekolah SMKN Ngadirojo. Seluruh civitas sekolah turut bersinergi dalam membangun lingkungan sekolah yang kondusif, berbasis ekologi, lestari secara nyata dan berkelanjutan. Pendampingan diberikan kepada anggota pengurus program Adiwiyata sekolah sehingga dalam melaksanakan program-program tersebut dapat berjalan sukses. Program adiwiyata memiliki dua prinsip dasar yaitu “prinsip partisipasi” dan “berkelanjutan”, maka untuk mewujudkan hal tersebut tim Abdimas mendampingi dan membantu terlaksananya program-program Adiwiyata sekolah. Dalam progam Adiwiyata dibentuk tim inti, teknis dan juga pokja-pokja yang membantu dalam melaksanakan progam ini. Hasil dari implementasi progam Adiwiyata di SMKN Ngadirojo dapat berjalan dengan baik dan memuaskan.
Labu Lokal Alas (Pengenalan Budaya Lokal Melalui Flash Mob) pada Siswa SDN Bangunsari Anis Suci wulandari; Ika Suryaningtias; Nia Wati; Rico Didik Saputro
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.558 KB)

Abstract

Menari merupakan salah satu cara untuk mengekspresikan diri, selain itu menari juga bentuk seni budaya yang memadukan antara gerakan, estetika, dan perasaan. Tarian lebih menyenangkan dan bersemangat jika dilakukan secara bersama-sama. Tarian yang dilakukan secara massal atau yang lebih dikenal dengan nama flash mob ini memiliki arti sebagai sekelompok orang yang berkumpul pada waktu dan tempat yang telah ditetapkan untuk melakukan suatu hal seperti sebuah bentuk seni pertunjukan. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakteristik siswa SDN Bagunsari agar lebih menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, dan inovatif. Hasil kegiatan ini berupa pengenalan budaya melalui flashmob yang terbukti dapat meningkatkan rasa percaya diri pada siswa SD Negeri Bangunsari dan setelah melakukan flashmob atau tari massal siswa tertarik untuk terus mengembangkan budaya lokal melalui tari, seperti tari ganong, tari remo, dan lain-lain. Hal itu berdampak positif bagi siswa yaitu pada rasa percaya diri, perilaku kreatif dan inovatif yang meningkat, sehingga pihak sekolah memasukan kegiatan tari pada sebagai kegiatan ekstrakurikuler.
Peran Ekstrakurikuler Karawitan untuk Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas V SDN Bangunsari Pacitan Hanif Zulkarnain; Devi Rahmawati; Dyah Puspita Rini
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.474 KB)

Abstract

Tingkah laku atau karakter seseorang merupakan aspek penting dalam dunia pendidikan, tanpa tingkah laku yang baik seseorang mudah melakukan sesuatu yang dapat merugikan dirinya sendiri bahkan orang lain. Oleh karena itu sangat penting untuk membentuk insan yang mempunyai tingkah laku yang baik, akhlak atau budi pekerti. Kepercayaan diri merupakan salah satu unsur kepribadian yang memegang peranan penting bagi kehidupan manusia. Membangun atau menumbuhkan kepercayaan diri siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler yang secara sederhana dapat diartikan sebagai kegiatan di luar mata pelajaran wajib yang bertujuan untuk pengembangan diri siswa. Kegiatan pengabdian ini dimulai tanggal 10 Oktober sampai dengan 20 November 2019. Kegiatan dilakukan dengan melakukan pendampingan secara intensif terhadap siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karawitan SDN Bangunsari. Pendampingan ini merupakan upaya untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri siswa dalam berbagai hal melalui kegiatan ekstrakurikuler karawitan tersebut. Fokus pendampingan dilakukan bukan hanya pada aspek penguasaan dalam memainkan alat gamelan saja. Siswa juga diberikan pemahaman dan penekanan-penekanan tentang konsep rasa percaya diri sebagai seorang pelaku karawitan dan bagaimana mengimplementasikan apa yang sudah diperoleh oleh siswa dari kegiatan ekstrakurikuler karawitan tersebut.
Penerapan Ice Breaking untuk Siswa Kelas IV di SD Negeri 1 Pringkuku sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Aprilia Anggraeni N; Fika Widiyana; Indah Diansari; Zoga Maulan Dhinata
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.049 KB)

Abstract

Pengabdian ini bertujuan mengenalkan sekaligus menerapkan Ice Breaking dalam pembelajaran kelas IV SD Negeri Pringkuku. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 1 Pringkuku pada bulan Oktober sampai dengan November 2019. Sasaran kegiatan yaitu siswa Kelas IV SD Negeri 1 Pringkuku. Kegiatan ice breaking dilakukan oleh guru ketika awal pembelajaran dengan pemberian variasi tepuk, pertengahan kegiatan inti ketika siswa mulai jenuh, tidak konsentrasi, serta pada akhir pembelajaran agar siswa tetap semangat. Ice breaking berperan aktif dalam meningkatkan motivasi belajar di SD Negeri 1 Pringkuku. Peran ice breaking yaitu mencairkan kebosanan atau kejenuhan siswa dalam mengikuti pembelajaran, membuat siswa lebih termotivasi dan antusias dalam mengikuti pembelajaran dan membuat siswa kembali focus pada guru. Pembelajaran yang dipilih dalam pelaksanaan ice breaking yaitu pada pembelajaran tematik sebagai cara untuk menjeda atau mengalihkan satu mata pelajaran ke pelajaran lain. Jenis ice breaking yang diberikan yaitu variasi tepuk, humor, tanya kabar, nyanyian lagu, dan game atau permainan.
Agen Mengabdi di Masa Pandemi sebagai Upaya Pendampingan Pembelajaran Daring bagi Anak-Anak Nursita Fathichatul Ulfiah; Mufida Nadira Yuni Pureka
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 2 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.019 KB)

Abstract

Pandemi adalah suatu cobaan besar terhadap umat manusia diseluruh dunia. Tidak hanya dirugikan dalam sektor ekonomi dan kesehatan, sektor pendidikan pun mendapatkan dampaknya. Kegiatan belajar mengajar online menjadi faktor pembicaraan yang tiada habisnya. Implikasi nyata di tengah masyarakat tidak semudah yang di bayangkan. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatakan produktifitas mahasiswa di masa pandemi dan membantu oramg tua dalam pendampingan anak selama belajar online. Metode yang diterapkan adalah pendampingan dan pembelajaran untuk program wajib dan keikutsertaan untuk program pendamping. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya antusiasme anak anak dalam belajar online bersama dan meningkatnya pengetahuan dan kecintaan anak anak tentang Bahasa Inggris.

Page 3 of 19 | Total Record : 182