cover
Contact Name
Vit Ardhyantama
Contact Email
vit.10276@gmail.com
Phone
+6285932141099
Journal Mail Official
redaksijse@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien No.4-A, Kebon, Ploso, Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur 63515
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Social Empowerment
ISSN : 25035371     EISSN : 28096894     DOI : DOI: 10.21137/jse
Journal of Social Empowerment (JSE) sebagai wadah publikasi artikel ilmiah dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang berkaitan tentang pengabdian pada masyarakat. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalan satu tahun pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 182 Documents
Analisis Kerentanan Masyarakat dan Upaya Meningkatkan Ketahanan Masyarakat Terhadap Ancaman Gempa dan Tsunami di Desa Watukarung Urip Tisngati; Nely Indra Meifiani; Hari Purnomo Susanto
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 1 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.093 KB)

Abstract

Program KKN PPM STKIP PGRI Pacitan berbasis riset pada bidangkebencanaan bertujuan untuk 1) menganalisis kerentanan masyarakat akanancaman bencana gempa dan tsunami; 2) meningkatkan kapasitas masyarakat dalammenanggulangi dan merespon ancaman yang ada di desa Watukarung. Beberapametode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode survey dan metode rekayasasocial. proses sosialisasi dan pelatihan tim peneliti tidak hanya melibatkan mahasiswasebagai peserta KKN PPM, tetapi tim peneliti juga melibatkan BPBD selakupenanggun jawab atas segala sesuatu yang berkaitan dengan kebencanaan. Hasil risetmenunjukkan bahwa (1) Tingkat kesadaran masyarakat desa Watukarung terhadapancaman bencana longsor, gempa dan tsunami sangat kurang. Rendahnya kesadaran ini diduga karena (a) tidak adanya dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan-kegiatan yang membangun pengetahuan dan kapasitas masyarakat di bidang bencana.; (b) pola pikir masyarakat yang telah dipengaruhi budaya luar. (c) peraturan daerahterhadap kebencanaan yang kurang ketat. (d) Tidak adanya pendidikan kebencanaansejak dini di tingkat sekolah dasar. (2) Kerentanan masyarakat dalam menanggulangiancaman bencana di desanya sangat tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan fakta-faktamendasar yang diperoleh dari hasil survey. Fakta-fakta tersebut diantaranya yaitu (a)kesadaran akan ancaman bencana sangat rendah. (b) pengetahuan tentang gempadan tsunami sangat rendah; (c) masyarakat tidak tahu bagaimana harus meresponketika bencana terjadi; (d) tidak ada kearifan lokal yang membudaya. (3) Upaya yangdilakukan oleh tim dan peserta KKN PPM yaitu dengan melakukan rekayasa sosialberupa kegiatan-kegiatan sosialisai, pelatihan dan pendampingan.
Pelatihan Seni Tari Tradisional dalam Rangka Pendidikan Karakter Anak dan Pelestarian Budaya Bangsa Indah Puspitasari Puspitasari; Ridha Kurniasih Astuti; Agustina Sri Hafidah
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.31 KB)

Abstract

Education launched the development of character axis in each subject today. Besides, preservation of national culture was also the important attention. One of them was through traditional dance. This activity, which is in the form of training, aimed at providing education and training of traditional dance in which its activities were targeted specifically at children in the elementary and kindergarten school in Kayen village Pacitan. Learning the art of traditional dance was the alternative to introduce and develop the children's knowledge of the local culture in advance instead of foreign cultures. The event was held from March to December 2016. The implementation phases of training were: (1) the preparation including the observation, the location determination and target; (2) the implementation of training (3) the evaluation and the further step including the reports on activities, evaluation and action plan. The method applied in this activity was the training with the trainer every Sunday morning. The inference of these activities was the traditional dance training was expected to provide the positive impact on children's character education and the awareness in the preservation of national culture.
Penguasaan Metode Penelitian Kualitatif bagi Pendamping Masyarakat Muhammad Fashihullisan; Martini Martini
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.815 KB)

Abstract

Pemberdayaan masyarakat membutuhkan upaya penggalian kebutuhan masyarakat pada tahap awal dan evaluasi keberhasilan pelaksanaan program pada tahap lanjutan. Oleh karena itulah diperlukan pehamanan mengenai metode penelitian kualitatif bagi fasilitator pemberdayaan masyarakat. Hal ini diperlukan agar fasilitator secara lebih mendalam mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan melakukan evaluasi keberhasilan program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan. Program sosialisasi dilakukan pada tanggal 28 Mei 2016 pada anggota Kelompok Belajar Mandiri (KBM) Ki Ageng Petung. Kegiatan Sosialisasi dilakukan selama dua jam yaitu dari pukul 10.00-12.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan dengan pemaparan materi dan diskusi mendalam. Peserta pelatihan merasakan kebutuhan yang cukup tinggi akan pengetahuan mengenai metode penelitian kualitatif. Waktu yang hanya dua jam menjadi masalah utama karena dirasakan belum meberikan jawaban atas semua keingin tahuan perserta. Hal tersebut cukup dimaklumi karena penyampaian metode penelitian biasanya dilakukan dalam minimal 14 kali tatap muka apabila di bangku perkuliahan.
Praktek Kerja Industri bagi Siswa-Siswi Teknik Komputer dan Jaringan Smk Pondok Pesantren di Pacitan Tika Dedy Prastyo; Candra Budi Susila
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.348 KB)

Abstract

Praktik Kerja Industri merupakan agenda tahunan yang merupakan program pencangkokan bagi siswa untuk memahami dengan sebenarnya dunia kerja yang akan mereka terjuni nantinya. Penelitian ini mencoba memahami sejauh mana persiapan pihak-pihak terkait menghadapi program Praktek Kerja Industri yang menjadi inti dari diselenggarakannya pendidikan kejuruan. Sampel diambil siswa-siswa teknik komputer dan jaringan dari SMK Nurudh Dholam Kecamatan Kebonagung dan SMK Pembangunan Pacitan Kecamatan Arjosari. Pendekatan penelitian kualitatif dipilih dengan menggunakan metode studi kasus, pengumpulan data utama dengan teknik wawancara mendalam untuk menggali informasi pemahaman dan persiapan siswa menghadapi program Praktik Kerja Industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama persiapan siswa belum secara nyata memahami jenis pekerjaan yang akan mereka hadapi, buku panduan praktek kerja industri belum sepenunhnya dipahami secara menyeluruh oleh siswa. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini memberikan gambaran betapa pentingnya memperhatikan tahapan persiapan.
Sosialisasi Dampak Negatif Kecanduan Smartphone Mulyadi Mulyadi; Sri Iriyanti
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.944 KB)

Abstract

Era globalisasi yang erat kaitanya dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sumber daya manusia, serta perkembangan alat dan media komunikasi. Salah satunya adalah maraknya penggunaan smartphone yang dianggap teknologi terkini dan modern. Munculnya smartphone menjadi tren baru yang sangat diminati konsumen, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Untuk itu perlu kewaspadaan terhadap adanya dampak negatif yang muncul karena hal tersebut. Berbagai kemungkinan yang timbul akibat kecanduan smartphone diantaranya adalah banyak orang menjadi lemah dalam bersosialisasi, mengurangi produktivitas, gangguan penglihatan, tinggi resiko terhadap depresi, sering mengalami gangguan tidur, dan lain-lain. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu mengurangi dampak negatif adanya smartphone dan dapat memberikan pengetahuan baru dalam upaya membentengi masyarakat khususnya anak usia remaja agar tidak terjerumus pada hal-hal yang sifatnya negatif. Anak usia remaja harus diberikan pemahaman untuk selalu memanfaatkan smartphone untuk hal-hal yang sifatnya positif demi masa depannya.
Pemberdayaan Ekonomi Mikro Berbasis Ibu Rumah Tangga di Desa Tanjung Lor Pacitan Maryono Maryono; Mukodi Mukodi; Yeni Utami
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.349 KB)

Abstract

The purpose of this study to describe the housewife-based economy in Pakis, Tanjung lor, Pacitan through training on making plastic flowers. The reasons were that easy to make, able to be sold, having high value, usually interesting among children, youth, or adult women, the cheap materials and easy to obtain, having many benefits. This program aimed at creating economic stability in Pakis hamlet, the additional income for young housewife (young couple) in Pakis. The program was implemented by the following steps, ie observation, analysis of finding from the field, the field needs analysis, program planning, program implementation, and evaluation of programs. The results of this study uncovered that mothers, who initially had not known what plastic flowers were and how to make it, had already been able to make beautiful flowers made from plastic. The obtained creativity could be both developing creativity and be creating opportunities for entrepreneurship specifically for those having no job and intentionally worked as the housewife. Finally, that could also develop the further micro-economy for society.
Keris Angkara Murka (Keripik Pisang Aneka Rasa Murni Klayar Pacitan) sebagai Pemupuk Jiwa Wirausaha Sugiyono Sugiyono; Rena Novi Purnama Sari; Dwi Pawestri; Shelanisya Chanenda; Fahmut Taajuddin
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.335 KB)

Abstract

Desa Sendang terletak di lokasi Pantai Klayar, Kabupaten Pacitan yang merupakan salah satu obyek wisata. Pesona keindahan alam ini dapat menjadi daya tarik bagi pelancong yang berlibur ke Pacitan. Hal ini merupakan sebuah peluang usaha bagi masyarakat di sekitar Pantai Klayar. Namun, masih sedikit warga yang mampu memanfaatkan peluang tersebut. Salah satu hasil pertanian yang berpotensial untuk dijadikan camilan makanan khas adalah buah pisang. Selama ini buah pisang hanya dijual secara langsung tanpa diolah terlebih dahulu. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan masih sedikit warga yang mengolah pisang menjadi makanan ringan dikarenakan kurang pahamnya pengetahuan masyarakat terkait cara pengolahan pisang yang bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi.Biasanya hanya dibuat sale, pisang goreng, atau pisang kukusyang tidak dikemas secara modern. Dalam hal tersebut, tim PKM-M STKIP PGRI Pacitan memfokuskan kegiatan ini pada pendampingan pengolahan buah pisang menjadi produk makanan khas dari Pantai Klayar Pacitan yaitu “KERIS ANGKARA MURKA (Keripik Pisang Aneka Rasa Murni Klayar Pacitan)”. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini antara lain: 1)Persiapan, 2) Sosialisasi Program, 3 Pembentukan Tim Pelaksana, 4) Pelaksanaan Program, 5) Pengontrolan Program, 6)Evaluasi, 7) Diseminasi loka karya hasil, dan 8) Pelaporan. Adapun hasil kegiatan ini, antara lain: 1) Produk olahan buah pisang menjadi keripik pisang beraneka rasa (original, pedas, manis, pedas-manis, balado, barbeque, keju, ayam panggang, jagung bakar, rumput laut). 2) terbentuknya kelompok wirausaha dari ibu-ibu rumah tangga, 3) peningkatan wawasan mengenai cara pengolahan pisang.
Kearifan Lokal sebagai Bahan Ajar Mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kabupaten Pacitan (Pendampingan Pengembangan Bahan Ajar untuk Guru) Arif Mustofa; Eny Setyowati
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.945 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering muncul dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia, dirasakan kurang menarik bagi siswa dan cenderung membosankan. Salah satu penyebabnya, guru tidak memiliki motivasi untuk menyusun bahan ajar yang manarik. Guru tidak memiliki motifasi disebabkan pengetahuan terhadap pengembangan bahan ajar sangat kurang. Guru bahasa Indonesia jarang mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah. Selain itu, di sekolah tidak tersedia sarana dan prasarana penunjang pembelajaran Bahasa Indonesia. Akibatnya guru kurang terampil mengembangkan bahan ajar. Berdasar permasalah di atas, maka perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di Kabupaten Pacitan. Salah satu upaya tersebut yaitu dengan cara menambah ketrampilan guru membuat bahan ajar berbasis kearifan lokal. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah: (a) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru bahasa Indonesia dalam pembuatan bahan ajar berbasis kearifan lokal, (b) melatih dan memberi pendampingan guru bahasa Indonesia memanfaatkan kearifan lokal sebagai bahan karya tulis sastra. Pelaksanaan program ini disusun secara sistematis pada alur kerja dengan pendekatan : 1) Partisipatif, 2) Penyadaran; 3) Pembelajaran (teori dan praktik), serta 4) Pendampingan.
Pembudayaan Membaca Nyaring bagi Guru dan Siswa Kelas Rendah di Sd Negeri Banaran 1 Ferry Aristya; Ayatullah M. Al Fath; Zuniar Kamaluddin Mabruri
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.861 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan ini diharapkan memberikan kegunaan sebagai berikut: 1) mengoptimalkan kemampuan membaca nyaring guru dan siswa kelas rendah; 2) memaksimalkan halaman sekolah sebagai tempat membaca untuk menggantikan peran perpustakaan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: 1) tahap persiapan meliputi kegiatan survei, penetapan lokasi dan sasaran kegiatan, 2) tahap pelaksanaan meliputi kegiatan pelatihan, 3) tahap akhir dan tindak lanjut meliputi penyusunan laporan kegiatan, evaluasi, dan penyusunan proyeksi. Urutan pelaksanaan pelatihan sebagai berikut: 1) penyampaian materi membaca nyaring, 2) Shared reading dan Guided Reading, 3) optimalisasi halaman sekolah. Metode yang diterapkan pada kegiatan adalah: 1) metode ceramah, dan 2) tanya jawab. Hasil kegiatan diharapan menjadi bentuk luaran sebagai berikut: 1) Guru dan siswa kelas rendah di SD Negeri Banaran 1 di Desa Banaran memiliki kemampuan membaca nyaring untuk memahami sebuah makna dalam bacaan, 2) SD Negeri Banaran 1 di Desa Banaran tersebut mampu memanfaatkan sarana yang ada dan mengoptimalkan halaman sekolah sebagai oase baca menggantikan perpustakaan.
Pelatihan Desain Promosi Usaha Menggunakan Canva pada SMK Diponegoro Tulakan Kabupaten Pacitan Muga Linggar Famukhit
Journal of Social Empowerment Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.396 KB)

Abstract

Pelatihan Desain Promosi Usaha menggunakan Platform Canva dilakukan pada SMK Diponegoro Tulakan Kabupaten Pacitan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar desain promosi usaha dan ketrampilan membuat desain promosi secara cepat kepada siswa dan siswi di SMK Diponegoro Tulakan. Pengabdian Masarakat dilakukan terhadap siswa dan siswi kelas X. Metode pembelajaran yang dilakukan selama pelatihan menggunakan ceramah, demonstrasi dan praktikum. Hasil dari penelitian ini peserta sangat antusias selama mengikuti pelatihan, peserta mengerti dasar-dasar desain promosi usaha dan juga dapat membuat desain promosi produk dan jasa menggunakan Canva berupa file gambar yang dapat digunakan untuk brosur, poster serta dapat digunakan untuk promosi pada media sosial.

Page 2 of 19 | Total Record : 182