cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 465 Documents
Pengelolaan Citra Profesional Ajudan Gubernur Jawa Barat: Studi Kasus Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat pada Program Jabar Future Leaders Ahsania Fitri Dhamayanti; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6719

Abstract

Abstract. The Governor of West Java has its own innovation in choosing his professional image adjutants, namely through the Jabar Future Leaders program which is a selection process for the best young adjutnt with an age range of 17-25 years from all provinces in Indonesia. The purpose of this study was to find out: 1) Governor of West Java’s Milenial Adjutant front stages condition, 2) How the Adjutant of Milenial Governor of West Java showed his professional attitude. West Java builds communication skills in carrying out their duties. The method used in this research is a qualitative method with a Case Study approach and Erving Goffman's Dramaturgy theory. The informants in this study were representatives of the selected Milenial Adjutant from batches 1-4 of the Jabar Future Leaders program. Data collection techniques used in this study were observation, in-depth interviews, documentation and literature study. The results in this study are that there are differences in the back stage and front stage of Millennial Adjutants to the Governor of West Java, to have a professional image in the realm of the front stage, millennial adjutants must make preparations and evaluations. The results of this study are to form a professional front stage, adjutants make preparations before assignment and evaluation after assignment. Keywords: Adjutant, Front stage, Back Stage, Image, Professional, Dramaturgy Abstrak. Gubernur Jawa Barat memiliki inovasi tersendiri dalam memilih ajudannya yang cakap dan memiliki citra profesional, yakni melalui program Jabar Future Leaders yang merupakan proses seleksi ajudan muda terbaik dengan rentang usia 17-25 tahun dari seluruh provinsi di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Bagaimana keadaan front stage Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat, 2) Bagaimana sikap profesional yang ditunjukkan oleh Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus serta menggunakan teori Dramaturgi Erving Goffman. Informan dalam penelitian ini adalah perwakilan Ajudan Milenial terpilih dari batch 1-4 program Jabar Future Leaders. Tenik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dalam penelitian ini adalah untuk membentuk front stage yang professional, ajudan melakukan persiapan sebelum bertugas dan evaluasi setelah bertugas. Kata Kunci: Ajudan, Front stage, Back Stage, Citra, Profesional, Dramaturgi
Media Tracking Jabar Saber Hoaks sebagai Upaya Mengendalikan Hoaks Annisa Permata Sari; Neni Yulianita
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6755

Abstract

Abstract. The rapid development of technology and the rapid growth of internet users, especially social media in Indonesia, has made hoax information more easily spread. The spread of hoaxes will harm society and the country, the impact will be chaos in the government and the process of developing the country will be difficult. So that the government requires action in the form of controlling and monitoring existing hoaxes. This research will discuss "Media Tracking Jabar Saber Hoaks as an Effort to Control Hoaxes (Case Study on Social Media of the Government of West Java Province). The purpose of this research is to find out media tracking activities carried out by Jabar Saber Hoaks and the West Java Provincial Government in monitoring the spread of hoaxes on social media Twitter and the West Java Provincial Government's anticipation of hoaxes.The method used in this study is a qualitative method, with a case study approach.The subjects in this study included two key informants and one supporting informant from Jabar Saber Hoaks.Data collection techniques used are in-depth interviews, observation, documentation and literature study. Data analysis techniques are data reduction, data presentation and making conclusions. The results of this study are that the spread of hoaxes on social media Twitter is not much different from other social media. The spread is accompanied by modified images or manipulated, then added with provocative narratives. Media tracking is used by Jabar Saber Hoaks in hoax monitoring activities, but not as the main system. The anticipation that was carried out by the Provincial Government of West Java and Jabar Saber Hoaks in hoaxes was by clarifying and educating them which were distributed through social media and the official Jabar Saber Hoaks website Abstrak.Pesatnya perkembangan teknologi dan pesatnya pengguna internet khususnya media sosial di Indonesia saat ini membuat informasi hoaks menjadi semakin mudah tersebar. Penyebaran hoaks akan merugikan masyarakat maupun negara, dampaknya akan terjadi kekacauan dalam pemerintahan dan proses pembangunan negara akan sulit dilakukan. Sehingga pemerintah memerlukan tindakan berupa pengendalian dan pemantauan terhadap hoaks yang ada. Dalam penelitian ini akan dibahas “Media Tracking Jabar Saber Hoaks Sebagai Upaya Mengendalikan Hoaks (Studi Kasus di Media Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Barat”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan media tracking yang dilakukan oleh Jabar Saber Hoaks dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memantau penyebaran hoaks di media sosial Twitter serta antisipasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap hoaks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini meliputi dua informan kunci dan satu informan pendukung dari Jabar Saber Hoaks. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah penyebaran hoaks di media sosial Twitter tidak jauh berbeda dengan media sosial lainnya. Penyebarannya disertai gambar yang sudah dimodifikasi atau dimanipulasi, kemudian ditambah dengan narasi-narasi yang provokatif. Media tracking digunakan oleh Jabar Saber Hoaks dalam kegiatan pemantauan hoaks, namun bukan sebagai sistem utama. Antisipasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Jabar Saber Hoaks dalam hoaks adalah dengan melakukan klarifikasi dan edukasi yang disebarkan melalui media sosial dan laman resmi Jabar Saber hoaks.
Strategi Komunikasi Pemasaran Bahagia Kopi melalui Media Sosial Instagram Ihsan Dwiki Kurnia; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6782

Abstract

Abstract. Bahagia Kopi has a way that is different from other coffee places in terms of communicating the marketing of its products to make it easier for the wider community to remember. Happy Coffee provides quality products and has a product that makes it the hallmark of Happy Coffee, namely the Korean Bento Cake. Apart from that, Happy Coffee also has other products that are a mainstay and of course packaged through Instagram social media content as marketing communications to consumers. The aims of this research are knowing: 1). The selection of Products by Bahagia Kopi as a marketing communication strategy through Instagram social media, 2). Price determination by Bahagia Kopi as a marketing communication strategy through Instagram social media, 3). The selection of Place by Bahagia Kopi as a marketing communication strategy through Instagram social media, 4). Knowing Promotion efforts by Bahagia Kopi as a marketing communication strategy through Instagram social media. In this study using the 4P Marketing Mix theory. Researchers used quantitative methods, descriptive study with qualitative data collected through interviews, observation and documentation. The results of this study are: (1) Product as a marketing communication strategy through Instagram social media based on the company's research on its products, promotions, content feeds and Instagram stories; (2) Price as a marketing communication strategy through Instagram social media includes marketing content, namely promo content, bundling package content, discount packages; (3) Place as a marketing communication strategy through Instagram social media based on company place criteria is then divided into offline places including company branch offices and online places including online applications or market places. These two things are published on Instagram; (4) Promotion as a marketing communication strategy through Instagram social media includes promotion of products and programs that are packaged in informative and interactive promotions, then published via Instagram feeds and shared via Instagram stories. Abstrak. Bahagia Kopi memiliki cara yang beda dengan tempat kopi lainnya dalam hal melakukan komunikasi pemasaran produk yang dimilikinya untuk lebih mudah untuk diingat oleh masyarakat luas. Bahagia Kopi menyajikan produk yang berkualitas serta mempunyai produk yang menjadikannya ciri khas dari Bahagia Kopi yaitu Korean Bento Cake, selain itu Bahagia Kopi juga mempunyai produk yang lainnya yang menjadi andalan dan tentunya dikemas melalui konten media sosial Instgram sebagai komunikasi pemasaran kepada konsumen. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1). Pemilihan Product (Produk atau Jasa) oleh Bahagia Kopi sebagai strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram , 2). Penentuan Price (Harga) oleh Bahagia Kopi sebagai strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram , 3). Pemilihan Place (Tempat) oleh Bahagia Kopi sebagai strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram, 4). Upaya Promotion (Promosi) oleh Bahagia Kopi sebagai strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram. Dalam penelitian ini menggunakan teori Marketing Mix 4P. Peneliti menggunakan metode kuantitatif, studi deskriptif dengan data kualitatif yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) Product sebagai strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial instagram berdasarkan pada riset perusahaan tentang produknya, promosi, konten feeds dan story Instagram; (2) Price sebagai strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram meliputi konten pemasaran yaitu konten promo, konten paket bundling, paket diskon; (3) Place sebagai strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram berdasarkan kriteria place perusahaan kemudian terbagi menjadi place secara offline meliputi kantor cabang perusahaan dan place secara online meliputi aplikasi online atau market place. Dua hal tersebut dipublikasikan di Instagram; (4) Promotion sebagai strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram meliputi promosi produk dan program yang dikemas dalam promosi yang informatif dan interaktif, kemudian di publikasikan melalui feeds Instagram dan dibagikan melalui story Instagram.
Studi Tentang Podcaster di Kota Bandung Muhammad Aji Agung Ramadhani; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6792

Abstract

Abstract. The development of technology at this time is growing rapidly, various aspects of life such as education, politics, to communication have reached the point where technology is needed to run it. Due to the rapid development of communication media technology, a new product has emerged, namely podcasts. Podcast itself is a form of entertainment like radio, prioritizing audio in running it. One year ago the podcast phenomenon occurred, many new podcasts appeared created by artists and ordinary individuals. Data shows that in 2020 the increase in podcasts is very visible. This research discusses about podcasters in the city of Bandung with Alfred Schutz's phenomenological study, which discusses the motives for making podcasts, the meaning of being a podcaster and experiences after running a podcast. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, and literature study. Due to the absence of definite data regarding the number of podcasters in the city of Bandung, the researchers used the Snowball sampling technique. The results of this study are 1) There are different motives for podcasters in Bandung City, motives that arise due to past actions and events such as fun making podcasts, jealousy to see the work environment and seeing podcast trends and motives that have goals to be achieved such as: wants to help people through education and wants to be heard by others through podcasts. 2) The experience felt by podcasters in starting their podcasts is feeling fun and feeling normal, this is influenced by the podcaster's background. 3) podcasters interpret podcasters as people who share ideas that are informative or educational and that can entertain and influence listeners freely and it becomes a place for self-development and an artist Abstrak. Perkembangan teknologi pada saat ini sangat berkembang pesat, berbagai aspek kehidupan seperti pendidikan, politik, hingga komunikasi telah sampai dititik dimana memerlukan teknologi dalam menjalankanya. Karena perkembangan teknologi media komunikasi sangat pesat memunculkan sebuah produk baru, yaitu podcast. Podcast sendiri merupakan bentuk hiburan seperti radio, mengutamakan audio dalam menjalankannya. Satu tahun kebelakang fenomena podcast terjadi, banyak bermunculan podcast-podcast baru yang dibuat oleh artis mauapun individu biasa. Data menunjukan bahwa pada tahun 2020 peningkatan podcast sangat lah terlihat. Penelitian ini membahas menenai Podcaster di Kota Bandung dengan studi fenomenologi Alfred Schutz, yang dimana membahas mengenai motif membuat podcast, pemaknaan sebagai podcaster dan pengalaman setelah menjalankan sebuah podcast. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Dikarenakan tidak adanya data pasti mengenai jumlah podcaster di kota Bandung maka peneliti menggunakan Teknik sampling Snowball. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Terdapat motif yang berbeda pada podcaster Kota Bandung, motif yang muncul karena adanya sebuah tindakan dan kejadian di masa lalu seperti keisengan membuat podcast, rasa iri melihat lingkungan kerja serta melihat tren podcast dan motif yang memiliki tujuan untuk dicapai sepert ingin menolong orang melalui edukasi dan ingin didengarkan oleh orang lain melalui podcast. 2) Pengalaman yang dirasakan oleh podcaster dalam memulai podcastnya yaitu merasakan kesenangan dan merasa biasa saja, hal tersebut dipengaruhi oleh latar belakang podcaster. 3) para podcaster memaknai podcaster sebagai orang yang membagikan pemikiran bersifat informatif maupun edukatif serta hal tersebut bisa menghibur dan mempengaruhi pendengarnya secara bebas serta hal tersebut menjadi wadah pengemabangan diri dan seorang seniman
Implemantasi Model Corporate Social Responsibility (CSR) the PII pada PT Pertamina EP Asset 3 Cirebon Tiara Sandra Vinaka; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6815

Abstract

Abstract.More and more companies are implementing CSR programs, because CSR is one of the obligations of a company to carry out social responsibility. This research includes Preparation, Implementation, Impact with the aim of knowing the impact of CSR activities based on the CSR PII mode, the results of the research show that PT Pertamina EP Asset 3 Cirebon carries out a CSR program that focuses on activities with community empowerment, especially those with an environmental perspective and empowerment. Ideally, the program adheres to SROI, by determining the intended target, implementing CSR is an important matter by way of social mapping. CSR can also help if the company has skewed issues that occur in society, capacity building activities can make employees work more consistently so that it affects company performance, and can have an impact on companies and society that, CSR is able to reduce risks and inappropriate accusations so as to strengthen good relations between the company and the community. This study uses a quantitative method with a descriptive study approach. By using data collection techniques interviews, observations, literature and documentation. The thing studied is regarding the analysis of the implementation of the Corporate Social Responsibility (CSR) program at PT Pertamina EP Asset 3 Cirebon with reference to the PII (Preparation, Implementation, Impact) model with the theory used, namely the theory of Corporate Social Responsibility (CSR). Abstrak.Semakin banyak perusahaan yang melaksanaan program CSR, sebab CSR menjadi salah satu kewajiban suatu perusahaan untuk melakukan tanggung jawab sosial. Penelitian ini meliputi Preparation, Implementation, Impact dengan tujuan untuk mengetahui impact dari kegiatan CSR berdasarkan pada mode CSR PII, hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pertamina EP Asset 3 Cirebon melakukan program CSR yang menitik beratkan kegiatan dengan pemberdayaan masyarakat terutama yang berwawasan lingkungan dan pemberdayaan. Dengan idealnya program berpaku kepada SROI, dengan menentukan sasaran yang dituju, untuk melaksanakan CSR itu merupakan hal penting dengan cara social mapping. CSR juga dapat membantu apabila perusahaan memiliki isu miring yang terjadi di masyarakat, kegiatan peningkatan kapasitas dapat membuat karyawan bekerja lebih konsisten sehingga berpengaruh atas kinerja perusahaan, serta dapat memperoleh dampak bagi perusahaan maupun masyarakat bahwa, CSR mampu mengurangi risiko dan tuduhan yang tidak pantas sehingga mempererat hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Hal yang diteliti adalah mengenai analisis pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) pada PT Pertamina EP Asset 3 Cirebon dengan merujuk pada model PII (Preparation, Implementation, Impact) dengan teori yang digunakan yaitu teori Corporate Social Responsibility (CSR). ABSTRAK Semakin banyak perusahaan yang melaksanaan program CSR, sebab CSR menjadi salah satu kewajiban suatu perusahaan untuk melakukan tanggung jawab sosial. Penelitian ini meliputi Preparation, Implementation, Impact dengan tujuan untuk mengetahui impact dari kegiatan CSR berdasarkan pada mode CSR PII, hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pertamina EP Asset 3 Cirebon melakukan program CSR yang menitik beratkan kegiatan dengan pemberdayaan masyarakat terutama yang berwawasan lingkungan dan pemberdayaan. Dengan idealnya program berpaku kepada SROI, dengan menentukan sasaran yang dituju, untuk melaksanakan CSR itu merupakan hal penting dengan cara social mapping. CSR juga dapat membantu apabila perusahaan memiliki isu miring yang terjadi di masyarakat, kegiatan peningkatan kapasitas dapat membuat karyawan bekerja lebih konsisten sehingga berpengaruh atas kinerja perusahaan, serta dapat memperoleh dampak bagi perusahaan maupun masyarakat bahwa, CSR mampu mengurangi risiko dan tuduhan yang tidak pantas sehingga mempererat hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Hal yang diteliti adalah mengenai analisis pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) pada PT Pertamina EP Asset 3 Cirebon dengan merujuk pada model PII (Preparation, Implementation, Impact) dengan teori yang digunakan yaitu teori Corporate Social Responsibility (CSR). Kata Kunci : Corporate Social Responsibility (CSR), Analisis Program, The PII model
Strategi PR dalam Mengedukasi Klien Mengenai Sistem Big Data: Studi Kasus pada PR PT. Kazee Digital Indonesia dalam Mengedukasi Klien Mengenai Sistem Big Data kepada PR Konvensional Jihan Rifkaviani; M.E. Fuady
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6827

Abstract

Abstract. PT. Kazee Digital Indonesia is a technology-based company engaged in data analytics that helps companies to grow and develop through business transformation through the use of Big Data and Artificial Intelligence technology. Lack of knowledge of big data, making PR PT. Kazee Digital Indonesia through its Marketing Public Relations strategy creates educational programs aimed at the public. Educational activities carried out by PR PT. Kazee Digital Indonesia is to introduce clients to the importance of big data. The purpose of this study is to identify and analyze the plans implemented and implemented by PR PT. Kazee Digital Indonesia to educate clients on big data analysis. The research method in this study uses a case study approach using the theory Whalen's 7 Steps. Then, the data sources were obtained through interviews, observation, documentation and literature study. Data analysis will be carried out using data reduction analysis techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the Marketing Public Relations strategy in the educational activities of PT. Kazee Digital Indonesia is carried out by analyzing the situation, setting goals, defining targets, creating messages, identifying tactics and evaluating with the help of media monitoring. Abstrak. PT. Kazee Digital Indonesia merupakan perusahaan berbasis teknologi yang bergerak di bidang data analyticsyang membantu perusahaan-perusahaan untuk tumbuh dan berkembang melalui transformasi bisnis melalui pemanfaatan solusi teknologi Big Data dan Artificial Intelligence. Kurangnya pengetahuan akan big data, membuat PR PT. Kazee Digital Indonesia melalui strategi Marketing Public Relationsnya membuat program edukasi yang ditujukkan untuk masyarakat. Kegiatan edukasi yang dilakukan PR PT. Kazee Digital Indonesia ini adalah untuk memperkenalkan klien akan pentingnya big data. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis perencanaan yang diterapkan dan diimplementasikan oleh PR PT. Kazee Digital Indonesia untuk mengedukasi analisis big data pada klien. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan menggunakan teori strategi Whalen’s 7 Step. Kemudian, sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi serta studi kepustakaan. Data analisa yang akan dilakukan dengan menggunakan teknik analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Marketing Public Relations dalam kegiatan edukasi PT. Kazee Digital Indonesia dilakukan dengan analisis situasi, penetapan tujuan, mendefinisikan target, membuat pesan, mengidentifikasi taktik serta evaluasian dengan bantuan media monitoring.
Kegiatan Marketing Public Relation Marketplace Halalpedia dalam Membangun Kepercayaan Konsumen Berbelanja Syariah: (Studi Kasus pada Kegiatan Marketing Public Relations Marketplace Halalpedia) Habibah Azzahro; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6873

Abstract

Abstract. Halalpedia Marketplace's marketing public relations activities aim to build consumer awareness of the products offered. The purpose of this study is to understand how the Halalpedia Marketplace's marketing public relations activities in building consumer trust in Sharia shopping. The research method in this study uses a qualitative case study approach using the theory of New Media, P.E.N.C.I.L.S. Public Relations Mix, and Whalen's 7 Steps. Data analysis will be carried out using data reduction analysis techniques, data presentation, and conclusions. The results of the study show that the Halalpedia Marketplace is interested in becoming a marketplace that raises the concept of Sharia shopping because technological advances make a halal lifestyle in Indonesia through digital lifestyle. The results of the study indicate that the efforts made by the Halalpedia Marketplace in building consumer trust in Sharia shopping are with marketing public relations activities, namely: Identity, Collaboration, Lobbying and Negotiation, Promotion and Publicity, News, Event, and Social Responbility. Halalpedia Marketplace marketing public relations publication activities are packaged with Sharia concepts in in packaging messages that based from Al-Quran or hadith on content in the form of videos, images, or shared messages. Halalpedia Marketplace overcomes barriers to marketing public relations activities in growing consumer awareness of the products offered through the stages of Analysis, Targeting, Evaluation, Reporting Results, and Application of Results. Abstrak. Kegiatan marketing public relations Marketplace Halalpedia bertujuan untuk membangun kesadaran konsumen pada produk yang ditawarkan. Tujuan penelitian ini untuk memahami bagaimana kegiatan marketing public relations Marketplace Halalpedia dalam membangun kepercayaan konsumen berbelanja Syariah. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan menggunakan teori New Media, Bauran Public Relations P.E.N.C.I.L.S, dan Whalen’s 7 Step. Data analisa yang akan dilakukan dengan menggunakan teknik analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marketplace Halalpedia tertarik menjadi marketplace yang mengangkat konsep berbelanja Syariah karena kemajuan teknologi membentuk halal lifestyle di Indonesia melalui digital lifestyle. Usaha yang dilakukan Marketplace Halalpedia dalam membangun kepercayaan konsumen dalam berbelanja Syariah melalui kegiatan marketing public relations, yaitu: Identity, Collaboration, Lobbying and Negotiation, Promotion and Publicity, News, Event, dan Social Responbility. Kegiatan publikasi marketing public relations Marketplace Halalpedia dikemas dengan konsep Syariah berupa pesan yang berdalil dari Alquran atau hadits pada konten baik berupa video, gambar, ataupun pesan yang dibagikan. Marketplace Halalpedia mengatasi hambatan kegiatan marketing public relations dalam menumbuhkan kesadaran konsumen terhadap produk yang ditawarkan melalui tahapan Analisis, Target, Evaluasi, Melaporkan Hasil, dan Pengaplikasian Hasil. Kata Kunci— marketing public relations, Syariah marketing, new media, bauran public relations P.E.N.C.I.L.S, whalen’s 7 step
Strategi Kampanye Produk Lokal Indonesia dalam Membangun Kesadaran Merek Raina Desiana Prafitri; Maman Chatamallah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6886

Abstract

Abstract. Brand awareness is the main point in introducing a brand, especially with local brand. Currenly, Indonesian local brand are starting to develop and competitive in their competition, this requires a variety of appropriate marketing communication strategies. This things needed to build brand awareness of related products as well as to build attention from potential customers. Erigo, one of the local brand from Indonesia, a retail business engaged in fashion, has recently become the talk of internet users because one of its marketing strategies is through a campaign by placing an advertisements in New York downtown. Advertising is one of the digital marketing strategies that serves to attract the attention of potential consumers through information on products and services offered to stick in the mind of consumers. In addition to advertising, Erigo also has a series of other campaign events, such as introducting its products through New York Fashion Week 2022. This campaign is published through social media platforms such as Instagram and YouTube through KOL. This study aims to determine the local brand campaign strategy of Indonesia in building brand awareness as measured by Integrated Marketing Communication (IMC) theory. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques in the form of interviews, observations, and literature to strengthen the existing data. The result of this research that Erigo has succeeded in increasing brand awareness and product sales significantly. According to available data and evaluation, it can be said that Erigo will reimplement this campaign in the following next year. With significant result, this campaign strategy was found to be effective in increasing brand awareness and sales for Erigo. Abstrak. Brand Awareness merupakan point utama dalam pengenalan suatu brand terlebih dengan local brand. Saat ini local brand Indonesia mulai berkembang dan kompetitif dalam persaingannya, hal ini memerlukan beragam strategi komunikasi pemasaran yang tepat, hal ini diperlukan untuk membangun brand awareness atas produk terkait sekaligus membangun perhatian dari para calon konsumen. Salah satu brand lokal dari Indonesia yakni Erigo, sebuah bisnis retail yang bergerak di bidang fashion belum lama ini menjadi perbincangan para pengguna internet karena salah satu strategi pemasarannya melalui kampanye dengan memasang iklan di pusat kota New York. Iklan menjadi salah satu strategi pemasaran digital yang berfungsi menarik perhatian calon konsumen lewat informasi produk dan jasa yang ditawarkan agar melekat di benak konsumen. Selain memasang iklan, Erigo juga memiliki rangkaian acara kampanye lainnya seperti memperkenalkan produknya melalui New York Fashion Week 2022. Kampanye ini dipublikasikan melalui platform media sosial Instagram dan YouTube melalui KOL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kampanye local brand Indonesia dalam membangun brand awareness yang diukur dengan Teori Integrated Marketing Communication (IMC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan kepustakaan untuk memperkuat data yang ada. Hasil penelitian ini berupa Erigo berhasil meningkatkan brand awareness dan penjualan produk yang signifikan. Menurut data dan evaluasi yang ada, dapat dituturkan bahwa Erigo akan melaksanakan kemabali kampanye ini di tahun berikutnya. Dengan adanya hasil yang signifikan, strategi kampanye ini di rasa efektif untuk meningkatkan kesadaran merek dan penjualan bagi Erigo
Strategi Content Creator sebagai Public Relations guna Membangun Brand Image: Studi Kasus Pada Media Sosial TikTok dan Instagram @asbhoel Rio Hadi Prawira; Dadi Ahmadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6915

Abstract

Abstract. Asbhoel is a company engaged in streetwear fashion. In carrying out its activities, content creators Asbhoel use social media as their media strategy to create a brand image. The aim of this research is to find out how Asbhoel's publication activities are carried out on TikTok and Instagram social media, to find out the steps in the stages of content, to find out how to build an exclusive brand image through TikTok and Instagram social media. The method used in this research is qualitative with a case study approach with a constructivism paradigm. The data collection techniques used were participant observation, in-depth interviews with informants, as well as documentation studies. Supported by triangulation of sources, techniques, time to test the validity of the data obtained by researchers. The results of this study show that the publication activities carried out by Asbhoel were formed from brainstorms obtained from the results of regular meetings with reference to streetwear fashion brands and are supported by the skill and ability of the contest creator team and produce appropriate content messages. Where the content stage includes weekly meeting activities, then supported by team work when cultivating content, and content completion to process the raw results into content ready to be uploaded to Asbhoel's social media. By segmenting content on social media platforms, the exclusive brand image they create is in accordance with the target audience. Abstrak. Asbhoel merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang fashion streetwear, dalam melakukan aktivitasnya content creator Asbhoel menggunakan media sosial sebagai media strategi mereka untuk menciptakan brand image. Tujuannya dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana aktivitas publikasi yang dilakukan Asbhoel pada media sosial TikTok dan Instagram, mengetahui bagaimana langkah dalam tahapan konten, mengetahui bagaimana cara membangun brand image eklusif melalui media sosial TikTok dan Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan paradigma kontruktivisme. Teknik pengumpulan data yang diguakan adalah observasi partisipan, wawancara mendalam dengan narasumber, juga studi dokumentasi. Didukung dengan tringulasi sumber, Teknik, waktu untuk menguji keabsahan data yang didapatkan oleh peneliti. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa aktivitas publikasi yang dilakukan Asbhoel dibentuk dari brainstorm yang didapatkan dari hasil rapat rutin dengan mengacu pada referensi brand fashion streetwear dan didukung oleh skill and abillity tenaga kerja team contet creator dan menghasilkan content messages yang sesuai. Dimana dalam tahapan konten meliputi kegiatan weekly meeting, lalu didukung dengan team work saat penggarapan konten, dan dilakukannya content completion untuk mengolah hasil mentah tadi menjadi konten yang siap di unggah ke media sosial Asbhoel. Dengan melakukan segmenting konten pada platform media sosial, brand image eksklusif yang mereka ciptakan sesuai dengan target audience.
Strategi Marketing Public Relations dalam Mengelola Loyalitas Pelanggan: Studi Kasus Pada Strategi Marketing Public Relations “Café Beda Cerita Coffee Bandung” Dalam Mengelola Loyalitas Pelanggan Nadiskha Putri Fadillah; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6916

Abstract

Abstract. The culinary business industry in the coffee shop sector has mushroomed in every corner of the city. The rise of the coffee shop business has resulted in intense market competition for coffee entrepreneurs. This market competition is also experienced by Café Beda Cerita, this requires Beda Cerita to be able to compete and continuously innovate and improvise in an effort to manage customer loyalty through an unusual strategy. Managing customer loyalty is quite difficult because it requires a well-planned strategy to build trust and build a good image that is well known to many people. Loyalty is formed from service as well as the company's image in fulfilling the wants and needs of customers, so that Different Stories implements Marketing Public Relations to manage one of its assets, namely loyal customers. The purpose of this research is to find out and describe the Marketing Public Relations strategy used by Different Stories in managing customer loyalty. In this study, researchers used qualitative research methods with a case study approach. The paradigm used is constructivism. Conducting in-depth interviews with MPR Different Stories, researchers used secondary data as triangulation. The results showed that the MPR strategy was carried out in the planning stage with situation analysis, the implementation stage was with a strategy to attract attention (publication), a strategy to stimulate purchases, and a strategy to form public opinion, the last stage was evaluation by opening up interaction space as an evaluation material from customers. Obstacles in the service aspect occur in internal and external factors. Different Stories overcome obstacles by implementing customer relations. The reasons for using MPR activities are based on efficiency and the long-term impact of establishing good relations with customers. Abstrak. Industri bisnis kuliner pada bidang coffee shop saat ini sudah menjamur disetiap sudut kota. Maraknya bisnis coffee shop menimbulkan ketatnya persaingan pasar bagi para pengusaha kopi. Persaingan pasar tersebut dialami juga oleh Café Beda Cerita, hal ini mengharuskan Beda Cerita mampu bersaing dan secara terus-menerus berinovasi dan berimprovisasi dalam upaya mengelola loyalitas pelanggan melalui strategi yang tidak biasa. Mengelola loyalitas pelanggan cukup sulit karena membutuhkan strategi yang terencana untuk menumbuhkan rasa percaya dan membangun citra yang baik juga dikenal orang banyak. Loyalitas terbentuk dari pelayanan juga citra perusahaan dalam memberikan keinginan dan kebutuhan pelnggan, dengan begitu Beda Cerita menerapkan Marketing Public Relations untuk mengelola salah satu aset yang dimiliki yaitu pelanggan loyal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjabarkan strategi Marketing Public Relations yang digunakan Beda Cerita dalam mengelola loyalitas pelanggan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Paradigma yang digunakan yaitu konstruktivisme. Melakukan wawancara mendalam dengan MPR Beda Cerita, peneliti menggunakn data sekunder sebagai triangulasi. Hasil penelitian menunjukan strategi MPR dilakukan dengan tahap perencanaan dengan analisis situasi, tahap pelaksanaan dengan strategi menarik perhatian (publikasi), strategi merangsang pembelian, dan strategi membentuk opini publik, tahap terahir yaitu evaluasi dengan membuka ruang interaksi sebagai bahan evaluasi dari pelanggan. Hambatan dalam aspek pelayanan terjadi pada faktor internal dan eksternal Beda Cerita mengatasi hambatan dengan menerapan customer relations. Alasan menggunakan aktivitas MPR didasari akan efisien dan dampak jangka panjang menjalin hubungan baik dengan pelaggan.