cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 465 Documents
Sosialisasi Vaksin oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Subang (Studi Kasus Vaksin Sinovac terhadap Kepercayaan Masyarakat) Alif Misbakhul Muiz; Dadan Mulyana
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6921

Abstract

Abstract. At the end of 2019, the whole world was shocked by the emergence of a new epidemic of Covid-19. The surge in Covid-19 cases in the Unitary State of the Republic of Indonesia, especially in Subang Regency, must be resolved immediately with mass vaccinations being carried out by the government.Before carrying out the Covid-19 vaccination, of course, the government must carry out an outreach to the community so that this vaccination program runs smoothly. This study discusses the socialization methods carried out by the Subang District Health Office during a pandemic.Communication is a very important component in conveying good or bad news. With communication we know how to prevent the Covid-19 virus. District Health Office Subang makes a good communication strategy so that the socialization is carried out well and effectively. Social media is also well utilized to provide information to the public.Mutual cooperation with several parties who helped was the key to the success of the socialization carried out by the District Health Office Subang. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, documentation and literature studies. The results of this research are 1) Building a Covid 19 Task Force in each District, after that forming a team at each Community Health Center to make it easier to deliver socialization to the community. 2) Socialization carried out by the Subang District Health Office involved several community groups and the use of social media and radio. 3) The inhibiting factor for socialization is the limited availability of funds and the supporting factors are the involvement of other institutions and community leaders. 4) Vaccination Dissemination plays a very important role in achieving the vaccination target that has been budgeted for by the central government. Abstrak. Pada akhir tahun tahun 2019, seluruh dunia dikejutkan dengan kemunculan wabahbaru Covid-19.Melonjaknya kasus Covid-19 di Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya di Kabupaten Subang harus segera diselesaikan dengan adanya vaksinasi massal yang dilakukan oleh pemerintah.Sebelum melakukan vaksinasi Covid-19 tentunya pemerintah harus melakukan sebuah sosialisasi kepada masyarakat agar program vaksinasi ini berjalan dengan lancar. Penelitian ini membahas tentang cara sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dimasa pandemi. Komunikasi menjadi salah satu komponen yang sangat penting untuk menyampaikan sebuah kabar baik ataupun buruk.Dengan adanya komunikasi kita mengetahui bagaimana caranya untuk mencegah virus Covid-19. Dinas Kesehatan Kab. Subang membuat strategi komunikasi dengan baik agar sosialisasi yang dilakukan berjalan dengan baik dan efektif.Media sosial juga dimanfaatkan dengan baik untuk memberikan informasi kepada Masyarakat.Gotong royong dengan beberapa pihak yang ikut membantu menjadi kunci keberhasilan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kab.Subang.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Membangun Satgas (Satuan Tugas) Covid 19 disetiap Kabupaten, setelah itu pembentukan tim di Puskesmas masing-masing untuk lebih mempermudah penyampaian sosialisasi pada masyarakat. 2) Sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Ksehatan Kabupaten Subang melibatkan beberapa golongan masyarakat dan pengunaan media sosial serta radio. 3) Faktor penghambat sosialisasi yakni ketersediaan dana yang terbatas dan faktor pendukungnya yaitu keterlibatan lembaga lain serta tokoh masyarakat. 4) Sosialisasi Vaksinasi ini sangat berperan penting tercapainya target vaksinasi yang sudah dianggarakan oleh pemerintah pusat.
Strategi Komunikasi KPID JABAR dalam Mensosialisasikan P3SPS pada Radio Siaran adrian permana putra; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6925

Abstract

Abstract. The West Java KPID itself has the task of overseeing content broadcasts in West Java broadcasting institutions, including radio broadcasts in Bandung. West Java KPID has two strategies to carry out the first supervision, namely, directly monitoring broadcasts that are on broadcasting institutions, so the West Java KPID has monitoring staff who they listen to the radio and watch television every day, if they have one violations that arise in connection with broadcasting laws and regulate broadcasting behavior as well as broadcast program standards found by monitoring officers, the two West Java KPIDs also received complaints from the community, with various means of communication in the West Java KPID, from start telephone, come in person, correspondence, website and social media. Things This was carried out by the West Java KPID to supervise existing radio broadcasts in West Java, especially in the city of Bandung. The aim of the research is to determine the strengths factor weaknesses, opportunities, threats West Java KPID communication strategy on radio broadcasts in the city of Bandung. Method descriptive research with qualitative data with data collection techniques interviews with informants, limited observation, and literature studies. Keywords — Communication Strategy, Regional Indonesian Broadcasting Commission (KPID) West Java, Broadcast Radio. Abstrak. KPID Jawa Barat sendiri mempunyai tugas untuk mengawasi konten siaran yang ada di lembaga penyiaran Jabar, termasuk radio-radio siaran yang ada di Kota Bandung. KPID Jawa Barat mempunyai dua strategi untuk melakukan pengawasan yang pertama yaitu, memantau langsung konten siaran yang ada di lembaga penyiaran, jadi KPID Jabar mempunyai tenaga pemantau yang kesehariannya mereka mendengarkan radio dan menonton televisi, bila terdapat pelanggaran-pelanggaran yang muncul terkait dengan undang-undang penyiaran dan pedoman perilaku penyiaran serta standar program siaran maka akan ditemukan oleh tenaga pemantau, kedua KPID Jabar pun menerima pengaduan dari masyarakat, dengan berbagai sarana komunikasi yang ada di KPID Jabar,dari mulai telepon ,datang langsung, surat-menyurat, website dan media sosial. Hal-hal tersebut dilakukan oleh KPID Jabar untuk mengawasi radio-radio siaran yang ada di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor kekuatan (strengths), faktor kelemahan (weakness), faktor peluang (opportunity), faktor ancaman (threats) strategi komunikasi KPID Jabar pada radio-radio siaran di Kota Bandung. Metode penelitian deskriftif dengan data kualitatif dengan teknik pengambilan data wawancara dengan narasumber, observasi terbatas, dan studi kepustakaan.
Hubungan Strategi Komunikasi Pemasaran Digital terhadap Brand Image @pinecloo_id: Indonesia Yoga Rachman Supriadi; Oji Kurniadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6960

Abstract

Abstract. The shift from conventional marketing to digital is developing so rapidly in today's digital era. To form a good brand image for online shop companies, marketing communication strategies in product introduction and sales. This study aims to determine the digital era marketing communication strategy in relation to the @pinecloo_id brand image. The data collection technique that will be carried out in this study is to use observational field research and questionnaires. The object of this research is the online shop @pinecloo_id. The subject of this research is the owner @pinecloo_id. The type of research that the authors use is quantitative with correlational methods. The sample of this research is Instagram followers @pinecloo_id. Using the Marketing Mix theory, the results of this study show that the digital marketing communication strategy carried out by @pinecloo_id through products, prices and promotions has a positive and significant relationship with brand image. The relationship between the three variables has a very strong relationship with a correlation test result of 0.880. It is hoped that this research will be able to prove an increase in sales in the digital era. Abstrak. Beralihnya dari masa pemasaran konvensional menjadi digital berkembang begitu pesat di era digital seperti saat ini. Untuk membentuk brand image yang bagus bagi perusahaan online shop, strategi komunikasi pemasaran dalam pengenalan produk dan penjualan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran era digital dalam terhadap brand image @pinecloo_id. Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian lapangan pengamatan dan kuesioner,. Objek dalam penelitian ini adalah online shop @pinecloo_id. Subjek dari penelitian ini yaitu owner @pinecloo_id. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah kuantiatif dengan metode korelasional. Sampel dari penelitian ini adalah followers instagram @pinecloo_id. Menggunakan teori Marketinng Mix (Bauran pemasaran), Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital yang dilakukan oleh @pinecloo_id melalui produk, harga, dan promosi memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan brand image. Hubungan ketiga variabel tersebut memiliki hubungan yang sangat kuat dengan hasil uji korelasi sebesar 0,880. diharapkan penelitian ini mampu membuktikan peningkatan penjualan di era digital.
Transformasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat dalam Pelayanan di Masa Pandemi: Studi Kasus Proses Transformasi Website Oleh Humas Kemenkumham Jawa Barat dalam Pelayanan di Masa Pandemi Khairunisa Shafira Firdaus; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.7004

Abstract

Abstract. Publication and management of information is the main responsibility of public relations practitioners in all situations, especially during the Covid-19 pandemic. Therefore, the Public Relations of the West Java Ministry of Law and Human Rights Regional Office (Kanwil Kemenkumham Jabar) changed services from manual to automatic and digital-based through the transformation of the official website. This digital service transformation process becomes the task of Public Relations in the Bureaucratic Reform and Information Technology subsection to facilitate information and services during the Covid-19 pandemic. The research "West Java Ministry of Law and Human Rights Website Transformation in Services in a Pandemic Period" aims to determine the stages, communication techniques used, service mapping, and the reasons for website transformation. This study uses a case study method with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and literature study. The results of this study describe the stages of the process in the transformation of the SIPELET website into KABAYAN PASTI, using informative communication techniques through meetings and publications, mapping of information services based on the service department, and the reason for public relations to carry out the transformation due to the WBBM program Abstrak. Publikasi dan pengelolaan informasi merupakan tanggung jawab utama praktisi humas dalam segala situasi, terlebih pada masa pandemi Covid-19. Maka dari itu, Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kanwil Kemenkumham Jabar) mengubah pelayanan dari manual menjadi otomatis dan berbasis digital melalui transformasi website resmi. Proses transformasi pelayanan digital ini menjadi tugas Humas pada subbagian Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi untuk memfasilitasi informasi dan pelayanan di saat pandemi Covid-19. Penelitian “Transformasi Website Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat Dalam Pelayanan di Masa Pandemi” bertujuan mengetahui tahapan, teknik komunikasi yang digunakan, pemetaan layanan, serta alasan dilakukannya transformasi website. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menjabarkan adanya tahapan proses dalam transformasi dari website SIPELET menjadi KABAYAN PASTI, menggunakan teknik komunikasi secara informatif melalui rapat dan publikasi, pemetaan layanan berdasarkan bagian pelayanan, serta alasan humas melakukan transformasi karena adanya program WBBM.
Aplikasi Digital Marketing Public Relations Miracle Mates Dewi Andini; Maman Chatamallah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.7047

Abstract

Abstract. Digital marketing is currently one of the most popular Marketing media to support various activities. The goal is to use advertising to promote and sell products through the internet and social media. Miracle Mates is a stretch wear brand concept that was founded in 2014. To strengthen the Marketing activities of the brand, a way is needed that functions to introduce, communicate, and influence consumers to make purchases. The purpose of this study is to find out the application of digital marketing public relations Miracle Mates. The results show (1) the reason Miracle Mates use Instagram and Tiktok as media in carrying out Marketing public relations, mainly because Instagram and Tiktok are more flexible social media, and Instagram has features that support Miracle Mates in optimizing the Marketing communication process. (2) Miracle Mates has three activities to increase brand awareness. The first activity is a giveaway. Research shows that Miracle Mates on the Instagram and Tiktok apps generate positive results in Marketing efforts, giveaways are widely shared and designed to grow Miracle Mates followers on Tiktok and Instagram. In Content marketing activities, one of them is they make a match of miracle campaign on the Miracle Mates Instagram social media account in carrying out Marketing public relations, this content contains a campaign about how to support musicians and carry out activities with these musicians such as interviewing them, making events, or collaborating with the musician, in this way the followers of the musician can know the Miracle Mates brand indirectly. Furthermore, Miracle Mates does carry out paid media through Instagram Ads and also Tiktok Ads, as in the picture above, you can see one example of Instagram Ads used by Miracle Mates. (3) Obstacles that occur in the implementation of digital marketing public relations for the Miracle Mates brand, namely, occur when there is a lack of digital marketing budget funds, are not up to date with market desires, and carry out innovations and new ideas. Abstrak. Digital marketing saat ini menjadi salah satu media pemasaran yang sangat popular untuk menunjang berbagai aktivitas. Tujuannya menggunakan periklanan untuk mempromosikan dan menjual produk melalui internet dan media sosial. Miracle Mates merupakan brand berkonsep streat wear brand yang berdiri di tahun 2014. Untuk memperkuat kegiatan Marketing dari brand tersebut, dibutuhkan cara yang berfungsi untuk memperkenalkan, mengkomunikasikan, dan mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui aplikasi digital marketing public relations Miracle Mates. Hasil penelitian menunjukkan (1) Alasan Miracle Mates menggunakan Instagram dan Tiktok sebagai media dalam melaksanakan marketing public relations, utamanya yaitu karena Instagram dan Tiktok menjadi media sosial yang lebih fleksibel, serta Instagram memiliki fitur-fitur yang menunjang Miracle Mates dalam mengoptimalkan proses komunikasi pemasaran; (2) Miracle Mates memiliki tiga aktivitas untuk meningkatkan brand awareness. Kegiatan pertama adalah giveaway. Penelitian menunjukkan bahwa Miracle Mates pada aplikasi Instagram dan Tiktok menimbulkan hasil positif dalam upaya pemasaran, giveaway dibagikan secara luas dan dirancang untuk menumbuhkan pengikut Miracle Mates di Tiktok dan Instagram. Dalam kegiatan content marketing, salah satunya mereka membuat campaign match of miracle pada akun media sosial Miracle Mates Instagram dalam melaksanakan marketing public relations, konten ini berisi campaign tentang bagaimana men support musisi–musisi dan melakukan kegiatan dengan musisi tersebut seperti mewawancarainya, membuat event, atau kolaborasi dengan musisi tersebut, dengan cara tersebut maka pengikut dari musisi itu dapat mengetahui brand Miracle Mates secara tidak langsung. Selanjutnya bahwa Miracle Mates memang melaksanakan paid media melalui Instagram Ads dan juga Tiktok Ads; (3) Kendala yang terjadi dalam pelaksanaan digital marketing public relations brand Miracle Mates yaitu terjadi ketika kurangnya anggaran dana digital marketing, tidak up to date dengan keinginan pasar, dan melakukan inovasi dan ide-ide baru.
Hubungan Strategi Marketing Public Relations dalam Membangun Brand Image PT. GK Invest Rianti Haifa Khoirunissa; Riza Hernawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.7052

Abstract

Abstract. Marketing Public Relations is one of the important things in a company, especially in the Business World. The concept of a marketing public relations strategy can help the development of companies that can improve the brand image of a company, maintaining relationships with the community can further help companies to move better. With a case related to fraudulent investment in the luring of getting short-term profits and being given directions to make accurate investments in the timing of attracting transactions, I took research on "Marketing Public Relations Strategies in Building a Brand Image of PT. Gk Invest". This study aims to find out how the marketing public relations strategy through the Pull Strategy, Push Strategy and Pass Strategy carried out by PT. GK Invest Bandung in building a Brand Image. The method used in this research is quantitative method with descriptive analysis. The number of samples is 100 respondents. Data collection techniques in this study were divided into primary data and secondary data. The data analysis technique used is validity test and reliability test. The results of this study indicate that there is an increase in brand image that occurs in GK.Invest after implementing a marketing public relations strategy both in a pull strategy, push strategy and pass strategy. Keywords: Strategy, Marketing, Public Relations, Brand Image Abstrak. Marketing Public Relations merupakan salah satu hal yang penting dalam sebuah perusahaan terutama dalam Dunia Bisnis. Konsep strategi marketing public relations dapat membantu pengembangan perusahaan yang dapat meningkatkan brand image pada suatu perusahaan, menjaga hubungan dengan masyarakat dapat lebih membantu perusahaan untuk melangkah lebih baik. Dengan adanya kasus terkait penipuan ber-investasi yang di iming-imingin mendapatkan keuntungan jangka pendek dan diberikan arahan untuk melakukan investasi yang akurat dalam timing menarik transaksi, maka saya mengambil penelitian tentang “Strategi Marketing Public Relations Dalam Membangun Brand Image PT. Gk Invest”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi marketing public relations melalui Pull Strategy, Push Strategy dan Pass Strategy yang dilakukan oleh PT. GK Invest Bandung dalam membangun Brand Image. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis korelasi. Jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terbagi atas data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa adanya peningkatan brand image yang terjadi pada GK.Invest setelah menerapkan strategi marketing public relations baik secara pull strategy, push strategy dan pass strategy. Kata Kunci: Strategi, Marketing, Public Relations, Brand Image
Representasi, Relasi, dan Ideologi dalam Film Jersey Girl: Studi Kualitatif Pendekatan Semiotika John Fiske dalam Menjaga Bicara pada Kode Etik Public Relations Film Jersey Girl Prana Radhitya; M. E. Fuady
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.7077

Abstract

Abstract. Research is called, representation , reality and the ideology in the film Jersey Girl (a qualitative study approach logician John Fiske in talk to the code of conduct public relations film jersey girl). Research objectives to study and analyze representation code of conduct public relations in maintaining talk in a movie jersey girl. To study and analyze relation code of conduct public relations in maintaining talk in a movie jersey girl. To study and menganalisia ideology code of conduct public relations in maintaining talk in a movie jersey girl. Research objectives examining and analyzing representation code of conduct public relations in maintaining talk in film Jersey Girl. Examining and analyzing relation code of conduct public relations in maintaining talk in the jersey girl. Reviews and menganalisia ideology code of conduct public relations in maintaining talk in the Jersey Girl. Methods used in this research is a method the qualitative study with the perspective of a logician john fiske. The data acquired obtained through, textual analysis, interview and study of literature available. Drawing conclusions: representation code of conduct public relations in maintaining talk in film culture as the code appearance, dress costume, environment, behavior, dialogue speech code, code gesture movement, and the code expression the prominent role of ollie in expression. Relation codes of conduct relations the public in maintaining talk in film camera, addressed to code lighting, code conflict, code music, dialogue and the code.More prominent in this level, first on codes camera and lighting who memvisualkan profession humas who played by ollie of sod used by a director the individualism profession a professional relations the public to keep codes of conduct pr in speaking. Abstrak. Penelitian ini berjudul Representasi, Realitas, dan Ideologi Dalam Film Jersey Girl (Studi Kualitatif Pendekatan Semiotika John Fiske dalam Bicara pada Kode Etik Public Relations Film Jersey Girl). Tujuan penelitian untuk mengkaji dan menganalisis representasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Untuk mengkaji dan menganalisis relasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Untuk mengkaji dan menganalisia ideologi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Tujuan penelitian mengkaji dan menganalisis representasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film “Jersey Girl”. Mengkaji dan menganalisis relasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Mengkaji dan menganalisia ideologi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan perspektif semiotika John Fiske. Data yang di peroleh didapatkan melalui analisis tekstual, wawancara, dan studi kepustakaan. Simpulan: representasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film yaitu kode budaya seperti penampilan (appearance), kostum (dress), lingkungan (environment), kode kelakuan (behavior), kode dialog (speech), kode gesture (gerakan), dan kode expression (ekspresi) pembahasan dalam ekspresi peran utama Ollie. relasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film ditujukan kepada kode kamera, lighting, kode konflik, kode musik, dan kode dialog. Yang lebih menonjol dalam level ini, pertama pada kode kamera dan lighting yang memvisualkan profesi public relations yang diperankan oleh Ollie Ideologi yang digunakan oleh sutradara yaitu individualisme (individualism) profesi seorang professional public relations yang harus menjaga kode etik PR dalam berbicara.
Studi Fenomenologi Ulama Menangani Rehabilitasi Pengguna Narkoba di Pondok Inabah Suryalaya Miftahul Alam; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5427

Abstract

Abstract. Rehabilitation is a process of person recovery from addiction which can interfere with person’s physical and mental health. Rehabilitation cannot be done alone and requires the intervention of other people who are experts in this matter. The guiding Ulama at Pondok Inabah are selected people who assist in the rehabilitation process for former drug users. The method of rehabilitation at Pondok Inabah is different from other rehabilitation centers. The rehabilitation process at Inabah places emphasizes on a spiritual approach for drug users. This study aims to determine the phenomenology of the Ulama helping the rehabilitation process at Pondok Inabah. The ulama have motives, experiences and specific meanings. The researcher used the phenomenological theory of Alfred Schutz. This study uses a descriptive qualitative method that aims to explain the phenomenon as clearly as possible and describe the answers from informants in as much detail as possible by using interview and observation data as da collection techniques. The research subjects consisted of 5 guiding ulama who matched the researcher’s criteria. Based on the study, the researcher found that the guiding ulama at Pondok Inabah had motives and experiences that influenced their interpretation of Inabah including economic reasons, seeking experience and fulfilling the mandate of the teacher. Meanwhile, different experiences for piece of information make it a lesson and give influence the meaning of the ulama towards Inabah. Keywords: Phenomenology, Ulama, Rehabilitation, Alfred Schutz Abstrak. Rehabilitasi merupakan proses penyembuhan seseorang dari adiksi yang dapat menganggu kesehatan fisik maupun jiwa seseorang, rehabilitasi tidak bisa dilakukan sendiri dan membutuhkan campur tangan orang lain yang sudh ahli dalam hal tersebut. Ulama pembina di Pondok Inabah merupakan orang orang terpilih yang membantu proses rehabilitasi para mantan pengguna narkoba. Dimana proses rehabilitasi di Pondok Inabah berbeda dengan di tempat rehab lain, proses rehabilitasi di Inabah lebih menekankan pada pendekatan spiritual bagi para pengguna narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomenologi ulama membantu proses rehabilitasi di Pondok Inabah. Dimana ulama mempunyai motif, pengalaman serta makna tertentu bagi para ulama pembina. peneliti menggunakan teori fenomenologi dari Alfred Schutz. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan menjelaskan fenomena sejelas jelasnya dan menjabarkan jawaban dari informan sedetail mungkin dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan observsi. Subjek penelitian terdiri dari 5 orang ulama pembina yang telah memenuhi kriteria dari peneliti. Berdasarkan penelitian peneliti menemukan bahwa para ulama pembina di Pondok Inabah memiliki motif dan pengalaman yang mempengaruhi pemaknaan mereka terhadap Inabah. Yaitu diantaranya motif ekonomi, mencari pengalaman dan pemunuhan terhadap amanat dari guru. Sedangkan pengalaman berbeda setiap informan yang menjaikannya suatu pembelajaran serta membeikan pengaruh terhadap pemaknaan dari para ulama terhadap Inabah.
Komunikasi Orang Tua Tunggal Ayah dalam Membentuk Karakter Remaja: Studi Kasus pada Orang Tua Tunggal Ayah yang Memiliki Anak Remaja di Universitas Islam Bandung Luthfan Ariq Alfaridzi; Oji Kurniadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5493

Abstract

Komunikasi merupakan sebuah proses yang menghubungkan antara dua orang atau lebih dalam melakukan proses pengiriman dan penerimaan pesan untuk mencapai tujuan bersama. Komunikasi didalam keluarga berperan untuk membangun pola piker remaja yang diharapkan orang tua. Orang tua memegang peran penting dalam membantu proses perkembangan anak dalam membentuk karakter anak menjadi pribadi yang baik dalam bersosialisasi dengan masyarakat. Selain itu, kondisi keluarga pun berpengaruh dalam perkembangan seorang anak. Kondisi keluarga yang broken home dapat menghambat bahkan merusak karakter seorang anak. Maka dari itu peran orang tua sangat penting, terutaman peran seorang ayah sebagai kepala keluarga. Peran ayah dalam pembentukan karakter anak sangat penting karena merupakan pusat kesejahteraan emosional anak-anaknya, ayah berperan sebagai penjaga dan pendisiplin dari anaknya. Jika peran seorang ayah penuh kasih sayang, suportif, membentuk komunikasi yang baik itu akan mempengaruhi perkembangan anaknya, ayah dapat berkontribusi besar pada karakter, bahasa, dan sosial anaknya juga prestasi akademik si anak. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peran seorang ayah sebagai orang tua tunggal dalam mendidik dan membangun karakter seorang anak remaja, menganalisis proses komunikasi orang tua tunggal dengan remaja, hambatan komunikasi, karakter anak yang dibentuk oleh orang tua tunggal, serta alasan mengapa komunikasi orang tua tunggal ayah dapat mempengaruhi pembentukan karakter remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Konstruksi Makna Bekerja sebagai Pengurus Usaha Hewan Ternak secara Sukarela Muhammad Ihsan Ramadhan; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6116

Abstract

Abstract - Livestock can make a profitable business for entrepreneurs, taking care of livestock requires good energy and discipline accompanied by special skills so that livestock remain healthy and superior. a young man created an akang.id business to facilitate orders for livestock consumers, the large number of livestock enthusiasts became a reason for kak.id to be born with the convenience provided, on the basis of a sense of love for sheep and increasing convenience for customers in Indonesia to buy livestock sheep and why someone works voluntarily at kang.id. The motives, experiences and meanings of a person willing to work voluntarily at akang.id are research questions that will be investigated. This study uses a qualitative paradigm with phenomenological methods. Thus, researchers are trying to be able to unravel the various phenomena that exist. In-depth interviews, observation was chosen as a data collection technique, selected as a way to test the validity of the data through sources, methods, investigators and theories. The phenomenon of someone willing to work without being paid at kang.id is one of them. It was studied using George Herbert Mead's symbolic interaction theory, Kluckhon's theory of Cultural Values ​​together with Alfred Schutz's phenomenological approach in the hope of disentangling evidence, data and information on phenomena more clearly. The results of the research are from motives, experience becomes a meaning of life values, life that goes on becomes a means of worship, community, benefit for the surrounding environment and how to carry out a role in this life. Abstrak - Ternak hewan bisa menjadikan suatu bisnis yang menguntungkan bagi pengusahanya, mengurus hewan ternak memerlukan tenaga dan kedisiplinan yang baik dengan di barengi oleh keahlian yang khusus agar ternak tetap sehat dan unggul. seorang pemuda menciptakan sebuah usaha akang.id untuk memudahkan pesanan bagi konsumennya hewan ternak, banyaknya peminat hewan ternak menjadi suatu alasan bagi akang.id lahir dengan kemudahan yang diberikan, dengan dasar rasa kecintaan terhadap domba dan meningkatkan kemudahan bagi pelanggan di indonesia untuk membeli hewan ternak domba dan mengapa seseorang bekerja secara sukarela di akang.id. Motif, pengalaman dan makna seseorang mau bekerja secara sukarela di akang.id menjadi pertanyaan-pertanyaan penelitian yang akan diteliti. penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan metode fenomenologi. Dengan demikian, peneliti berusaha untuk bisa mengurai berbagai fenomenan yang ada. Wawancara mendalam, observasi dipilih sebagai teknik pengumpulan data, dipilih sebagai cara uji keabsahan data melalui sumber, metode, penyidik dan teori. Fenomena seseorang rela bekerja tanpa dibayar di akang.id adalah salah satunya. Dikaji menggunakan teori interaksi sibolik George Herbert Mead, teori Nilai Budaya Kluckhon bersama dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz dengan harapan dapat mengurai bukti , data dan informasi fenomena lebih terang. Hasil peneliti yaitu dari motif,pengalaman menjadi sebuah makna nilai-nilai kehidupan, kehidupan yang terus berjalan menjadi sarana ibadah, bermasyarakat, kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar dan bagaimana menjalakan sebuah peran di kehidupan ini.