cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 464 Documents
Strategi Komunikasi Petugas Korps Protokoler Mahasiswa di Bandung: (Studi Kasus dalam Menjaga Harmonisasi di lingkup internal) Rafi Haikal Suhendar Suhendar; Maya Amalia Oesman Palapah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9586

Abstract

Abstract. The existence of protocol in every institution is now an important role to maintain the image of the institution, including the University. Conflict management and communication strategies are needed to be able to manage all the problems that occur when an event is held. Based on this, the researcher intends to find out the communication strategy of Student Protocol Corps officers in Bandung in maintaining harmonization in the internal sphere. This research uses a qualitative method with a case study approach, and data collection techniques are carried out by observation, interview, and documentation. The results of this study are the protocol preparation process is relevant to the management function, the coordination carried out is divided into two, namely with internal and external, how to identify conflicts by understanding the indicators that cause conflicts, how to resolve conflicts is done by changing personnel and procedures, and the importance of conflict management can maintain harmonization and kinship. Abstrak. Keberadaan protokoler pada setiap instansi kini menjadi peran penting untuk menjaga citra dari instansi tersebut, termasuk Universitas. Perlu adanya manajemen konflik dan strategi komunikasi untuk bisa mengatur segala permasalahan yang terjadi ketika suatu acara diselenggarakan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud untuk mengetahui strategi komunikasi petugas Korps Protokoler Mahasiswa di Bandung dalam menjaga harmonisasi di lingkup internal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah proses persiapan protokoler relevan dengan fungsi manajemen, koordinasi yang dilakukan terbagi menjadi dua yaitu dengan internal dan eksternal, cara mengidentifikasi konflik dengan memahami indikator penyebab konflik, cara mengatasi konflik dilakukan dengan perubahan personel dan prosedur, dan pentingnya manajemen konflik dapat menjaga harmonisasi dan kekeluargaan.
Pengaruh Customer Relationship Management (CRM) terhadap Kepuasan Pelanggan Maxim Dinda Nurhaliza Putri Diana; AG Sudibyo
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i3.9622

Abstract

Abstract. Customer Relationship Management (CRM) is considered a way of retaining customers through the company’s supply chain. Customer satisfaction can later be used as a strategy to maintain a good relationship between customers and companies. Online transportation appears to make it easier for people to use public transportation and others. The purpose of this research is to find out the role of Customer Relationship Management (CRM) is demonstrating customer satisfaction with maxim drivers. This research method uses surveys and quantitative approaches. The number of samples that were used by respondents was 100 people. The data for analysis used validity and reliability tests using Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) and Alpha Croncbach as inner model representatives. Based on the results of the regression test analysis obtained, it was stated that there was an influence of Customer Relationship Management (CRM) on customer satisfaction of Maxim’s online taxi driver. Abstrak. Customer Relationship Management (CRM) dianggap menjadi suatu cara untuk mempertahankan pelanggan melalui rantai pasokan perusahaan. Kepuasan pelanggan nanti nya dapat dijadikan sebagai strategi agar tetap memiliki ikatan yang baik antara pelanggan dengan perusahaan. Transportasi online muncul untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan transportasi ojek dan lainnya. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Customer Relationship Management (CRM) dalam menunjukkan kepuasan pelanggan pengguna ojek online Maxim. Metode penelitian ini menggunakan survei dan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan responden sebanyak 100 orang. Data untuk analisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas menggunakan Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) dan Alpha Cronbach sebagai representatif inner model. Berdasarkan hasil analisis uji regresi yang didapat, dinyatakan bahwa terdapat pengaruh Customer Relationship Management (CRM) terhadap kepuasan pelanggan ojek online Maxim.
Strategi Digital Public Relations Instagram dalam Membangun Brand Awareness Saat Pandemi Covid-19 Endi Dwi Kurnia; Sigit Pramono Hadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i3.9623

Abstract

Abstract. Covid-19 or also known as CoronaVirus Disease 2019 is transmitted through human-to- human interaction. During Covid-19 pandemic there are many problems related to mental health, because during the pandemic of Covid-19 people are encouraged to do their activities at home. These prolonged restrictions have affected social and economic changes in life. So that the use of internet media or social media becomes an important center in finding or disseminating all kinds of information. The rise of social media platforms in the field of mental health in Indonesia has given birth to new ways to build audience awareness in social media, especially Instagram. Ibunda is an organization that focuses on mental health services and the welfare of the Indonesian people through psychological and technological innovations. Ibunda takes advantage of the existence of today's advanced technology, including internet-based technology or Instagram social media to reach awareness of their customers or the public. The main purpose of this research is to find out the digital public relations strategy of Ibunda as a service in the field of mental health in social media, especially Instagram to build Brand Awareness during the Covid-19 Pandemic. The type of research used is descriptive. The results of this research are divided into 2 strategies which are credibility and consistency in building brand awareness as a mental health service through Instagram social media. Abstrak. Covid-19 atau bisa disebut juga dengan Coronavirus Disease 2019 ditularkan melalui interaksi manusia ke manusia. Selama pandemi Covid-19 terjadi peningkatan beberapa masalah yang mengganggu kesehatan jiwa maupun kesehatan mental, dikarenakan selama pandemi Covid-19 masyarakat dihimbau untuk melakukan aktivitas atau kegiatannya di rumah. Pembatasan yang berkepanjangan ini telah mempengaruhi perubahan sosial dan ekonomi dalam kehidupan. Sehingga penggunaan media internet maupun media sosial menjadi pusat penting dalam mencari atau menyebarluaskan segala macam informasi. Maraknya platform media sosial dibidang kesehatan mental di Indonesia melahirkan cara-cara baru untuk membangun awareness audiens dalam media sosial khususnya Instagram. Ibunda adalah salah satu organisasi yang berfokus pada layanan kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui inovasi psikologi dan teknologi. Ibunda memanfaatkan keberadaan teknologi canggih saat ini, termasuk teknologi berbasis internet atau media sosial Instagram untuk menjangkau awareness atau kesadaran pelanggan mereka atau masyarakat. Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui strategi digital public relations Ibunda sebagai layanan dibidang kesehatan mental di dalam media sosial khususnya Instagram untuk membangun Brand Awareness saat Pandemi Covid-19. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data primer dan sekunder. Jenis penelitian yang digunakan adalah secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini bahwa, ada dua strategi dari teori Implementing the Strategy yang paling difokuskan atau diperhatikan oleh Ibunda yaitu, kredibilitas dan konsistensi dalam membangun brand awareness sebagai layanan kesehatan mental melalui media sosial Instagram.
Pemaknaan Khalayak Twitter pada Citra Perusahaan Esteh Indonesia Pasca Somasi Ida Ayu Fabiola Grace; I Dewa Ayu Sugiarica Joni; Ade Devia
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i3.9624

Abstract

Abstract. A company's corporate image needs to be disseminated to the public. The internet provides convenience for companies to spread their corporate image to targeted audiences. However, the internet's presence has eliminated the company's ability to control its brand and audience, as the latter is free to share their views openly. Esteh Indonesia is one of the companies that utilizes the internet and social media to disseminate its corporate image. One of the social media platforms used by Esteh Indonesia is Twitter. On September 24, 2022, Esteh Indonesia captured the attention of the Twitter audience, when an account under the username @Gandhoyy (Gandhy) posted a tweet protesting against the perceived excessive sweetness of Esteh Indonesia’s product. In response, Esteh Indonesia issued a legal warning to the user and prompting diverse reactions from the audience. This research aims to explore the Twitter audience's interpretation of Esteh Indonesia‘s corporate image following the legal warning. The theoretical framework employed in this study is Stuart Hall's reception analysis, focusing on the model of encoding and decoding communication. Conducted as a qualitative descriptive study, the research involved six young adult informants. The findings reveal various interpretations of Esteh Indonesia's corporate image among the Twitter audience: 3 informants took an oppositional position, perceiving Esteh Indonesia's legal warning to Gandhy as damaging to the company's image. Abstrak. Citra perusahaan perlu disebarluaskan kepada publik. Adanya internet memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk menyebarluaskan citra perusahaan kepada publik yang disasar. Namun, kehadiran internet membuat perusahaan tidak dapat mengontrol merek dan khalayak, karena khalayak bebas membagikan opini mereka. Esteh Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang menggunakan internet dan media sosial dalam menyebarluaskan citra perusahaan. Salah satu media sosial yang digunakan Esteh Indonesia adalah Twitter. Pada 24 September 2022, Esteh Indonesia menjadi sorotan khalayak Twitter karena sebuah akun dengan nama pengguna @Gandhoyy (Gandhy) mengunggah cuitan yang berisikan protes terhadap produk Esteh Indonesia yang dirasa terlalu manis. Hal ini kemudian diresponi Esteh Indonesia dengan melayangkan somasi pada pengguna tersebut, sehingga menciptakan respon khalayak yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan khalayak Twitter pada citra perusahaan Esteh Indonesia pasca somasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis resepsi Stuart Hall dengan melihat model komunikasi encoding dan decoding yang dikemukakan Stuart Hall. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang melibatkan 6 informan dewasa muda. Dalam penelitian ini didapati pemaknaan khalayak pada citra perusahaan Esteh Indonesia, yaitu 3 informan dalam oppositional-position dan menilai bahwa tindakan Esteh Indonesia yang mensomasi Gandhy membuat citra perusahaan menjadi buruk.
Pelaksanaan Corporate Social Responsibility Luciani Amelia Hermawan; Iflah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i3.9626

Abstract

Abstract. Unilever's CSR (Corporate Social Responsibility) program continues from year to year with various themes and its own benefits for the community. The purpose of this observation was to find information and observe that the BKGN CSR program can be an activity that is beneficial and makes Pepsodent's products well-known to the public. This observation focuses on the company PT Unilever Indonesia which carries out CSR programs through its products. The research was conducted using a qualitative type method. PT Unilever Indonesia's CSR program carries the theme "Recovering Together with Indonesia's Healthy Smiles". BKGN (National Dental Health Month) is an activity carried out in various cities in Indonesia after the pandemic that hit Indonesia. The BKGN CSR program can describe an overview of the activities in the program. The results of this observation indicate that the existence of the BKGN CSR program is one of the attractions that has made Pepsodent's products increasingly known to the public. Abstrak. Program CSR (corporate social responsibility) Unilever terus berjalan dari tahun ke tahun dengan berbagai tema dan manfaat tersendiri bagi masyarakat. Tujuan observasi ini dilakukan adalah untuk mencari informasi dan mengamati bahwa program CSR BKGN dapat menjadi sebuah kegiatan yang bermanfaat serta membuat produk Pepsodent dikenal baik oleh masyarakat. Observasi ini berfokus pada perusahaan PT Unilever Indonesia yang melakukan program CSR melalui produknya. Penelitian dilakukan menggunakan metode jenis kualitatif. Program CSR yang dilakukan PT Unilever Indonesia mengangkat tema “Pulih Bersama dengan Senyum Sehat Indonesia”. BKGN (Bulan Kesehatan Gigi Nasional) adalah kegiatan yang dilakukan di berbagai kota di Indonesia setelah masa pandemi yang melanda Indonesia. Program CSR BKGN dapat mendeskripsikan gambaran mengenai kegiatan pada program. Hasil observasi ini menunjukan bahwa adanya program CSR BKGN menjadi salah satu daya tarik yang membuat produk Pepsodent semakin dikenal oleh masyarakat.
Peran Public Relations melalui Media Sosial Instagram dalam Membentuk Citra pada PT Flip Setiyawati; Margareta Manalu Lovett
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i3.9628

Abstract

Abstract. Along with the development of advances in communication technology and increasing Internet users, companies are interested in creating innovative products in the form of mobile application-based financial technology applications, one of which is the Flip mobile application. This application offers features that can be used for payment transactions and money transfers between bank accounts. This study aims to determine the role of Public Relations through social media in shaping the image of PT Flip. This research uses a qualitative approach with a constructivism paradigm. The research data was obtained through in-depth interviews and secondary data using books, journals, websites and documentation. Qualitative research data analysis using categorization method. The research findings show that the role of Public Relations in shaping the image of PT Flip is to disseminate messages tailored to customers and online audiences, provide online entertainment and experiences to online audiences, collect valuable information related to public opinion. Abstrak. Seiring semakin berkembangnya kemajuan teknologi komunikasi dan meningkatnya pengguna Internet membuat perusahaan tertarik menciptakan produk inovatif berupa aplikasi financial technology berbasis aplikasi mobile, yang salah satunya aplikasi mobile Flip. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur yang dapat dipergunakan untuk bertransaksi pembayaran maupun transfer uang antar rekening bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Public Relations melalui media sosial dalam membentuk citra PT Flip. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigmanya konstruktivisme. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dan data sekunder menggunakan sumber buku, jurnal, website, dan dokumentasi. Analisis data penelitian kualitatif menggunakan metode pengkategorian. Hasil temuan penelitian diketahui bahwa peran Public Relations dalam membentuk citra PT Flip yakni melakukan penyebaran pesan yang disesuaikan dengan pelanggan dan khalayak online, memberikan hiburan dan pengalaman online kepada khalayak online, mengumpulkan informasi berharga terkait opini publik.
Wacana Penyemangat dalam Lirik Lagu Pop Punk Muhammad Ghazian H; Ratri Rizki Kusumalestari
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10006

Abstract

Abstract. The dilemma space is one of the singles and songs from the band Hardmilk and here the researcher uses qualitative methods and also the critical discourse analysis approach of Teun Van Dijk. impression on the listeners to give enthusiasm and also an unyielding spirit by combining it with the pop punk genre .. which is what gives a different impression to listeners out there. The lyrics of the song Ruang Dilemma also describe to everyone to give enthusiasm in their hearts and also achieve your goals to achieve your current desires and goals so that you can achieve valuable and memorable things in everyone's life. And the Hardmilk band itself wants to share this impression with everyone so that people can have an unyielding spirit and also a spirit that is always there every day without ending and everyone has the right to have that spirit. social cultural as well as social factors, as well as social cognition in the formation of the text where this is what makes the song Ruang dilemma able to be formed and there are many factors that influence the formation of the lyrics of the song Ruang dilemma such as phenomena in society and also the environment. Abstrak. Ruang dilema merupakan salah satu single dan lagu dari band Hardmilk dan disini peneliti mengunnakan metode kualitatif dan juga pendekatan analisis wacana kritis Teun Van Dijk Lirik lagu Ruang dilema menceritakan tentang fenomena Wacana penyemangat dalam lirk lagunya yang dimana dalam lirik lagunya banyaknya bait bait lirik lagu yang memberikan kesan kepada para pendengarnya untuk memberikan semangat dan juga semangat pantang menyerah dengan dikombinasikan dengan genre pop punk.. dimana hal tersebut lah yang memberikan kesan yang berbeda kepada para pendengarnya diluaran sana .Teks lirik lagu Ruang dilema juga menggambarkan kepada semua orang untuk memberikan semangat dalam hatinya dan juga capai lah tujuan kalian untuk meraih keinginan serta tujuan kalian saat ini agar bisa meraih hal hal berharga dan juga berkesan dalam kehidupan setiap orang. Dan band Hardmilk sendiri ingin membagikan kesan tersebut kepada setiap orang agar orang orang dapat mempunyai semangat pantang menyerah dan juga semangat yang selalu ada setiap harinya tanpa habis dan semua orang berhak memiliki semangat itu.dan pembuatan Teks lirik lagu ruang dilema ini pun banyak dipengaruhi oleh factor social cultural dan juga factor social,dan juga kognisi social dalam pembentukan teksnya dimana hal tersebut yang menjadikan lagu Ruang dilema ini bisa terbentuk dan banyak juga factor factor yang menjadi pengaruh terbentuknya lirik lirik lagu Ruang dilema tersebut seperti fenomena dimasyarakat dan juga lingkungan.
Proses Adaptasi Mahasiswa Perantau Pasca Pembelajaran Daring ke Luring Utama Sundayana; Yulianti
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10122

Abstract

Abstract. Culture shock in an individual occurs because a person enters a new culture to himself which makes him have to adjust to an environment, place, and habits that are different from his previous life. Students of Communication Science at the Islamic University of Bandung class of 2021 experience Culture Shock towards changes in learning from online to offline. This change affects the adaptation of overseas students, because they have to adjust to a new environment, language, and culture. The 2021 batch of Communication Science students at the Islamic University of Bandung experienced crocodile shock because they had to overcome anxiety and anxiety in direct social interaction. The purpose of this research is to examine the adaptation process of overseas students of the Faculty of Communication Science, Islamic University of Bandung class of 2021 after experiencing changes from online to offline learning. The research method in this study uses a qualitative method with a case study approach using the theory of culture shock from Samovar (2010). Then, data sources are obtained through interviews, observation, and documentation with Communication Science Students of the Islamic University of Bandung class of 2021. Data analysis will be carried out using data reduction analysis techniques, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that in the adaptation process, overseas students felt several phases such as Honeymoon Phase, Crisis Phase, Adjusment Phase to Adaptation Phase. Culture shock barriers arise from several internal and external factors such as external factors in the form of environmental changes, to internal in the form of differences in perceptions and habits. The reasons for culture shock are differences in language, culture, habits, perceptions, communication and relationships that they felt were foreign before. Abstrak. Mahasiswa perantau Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung angkatan 2021 mengalami perubahan pembelajaran dari daring ke luring. Namun, terdapat beberapa mahasiswa perantau angkatan 2021 tidak terbiasa dengan kegiatan tersebut sehingga hal tersebut menimbulkan gegar budaya. Masalah yang terjadi terhadap mahasiswa tersebut yakni adanya kesulitan dalam bersosialisasi dan berkomunikasi pada kegiatan tatap muka di lingkungan kampus yang seharusnya mereka sudah terbiasa dengan keadaan tersebut. Perubahan ini mempengaruhi adaptasi mahasiswa perantau, karena mereka harus menyesuaikan dengan lingkungan baru, bahasa, dan budaya. Mahasiswa perantau Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung angkatan 2021 mengalami gegar budaya karena harus mengatasi rasa cemas dan gelisah dalam berinteraksi sosial atau berkomunikasi secara langsung. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengkaji proses adaptasi mahasiswa perantau Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung angkatan 2021 setelah mengalami perubahan dari pembelajaran dari daring ke luring. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan menggunakan tahapan gegar budaya. Kemudian, sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi dengan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung angkatan 2021. Data analisa yang akan dilakukan dengan menggunakan teknik analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses adaptasinya mahasiswa perantau merasakan beberapa fase seperti Honeymoon Phase, Crisis Phase, Adjusment Phase hingga Adaptation Phase. Hambatan gegar budaya muncul dari beberapa faktor internal maupun external seperti faktor external berupa perubahan lingkungan, hingga internal berupa perbedaan persepsi dan kebiasaan. Alasan terjadinya gegar budaya adalah perbedaan bahasa, budaya, dan pergaulan yang mereka rasa asing sebelumnya.
Pola Komunikasi pada Hubungan Jarak Jauh Anak dan Orang Tua Amara, Muhammad Galang; Oji Kurniadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10153

Abstract

Abstract.This research is entitled Communication Patterns in Long Distance Relationships of Children and Parents. Communication patterns in the family are a series of message delivery processes between the two parties (parents and children) in order to achieve good communication. And this pattern will ultimately determine whether children and parents can continue to be in close contact or not. The current phenomenon is the many problems of long-distance relationships between parents and children who are studying outside the city. Likewise with communication between parents and students at the Islamic University of Bandung who come from Kuningan, West Java. There are several criteria in long-distance relationships, namely some who communicate with their parents go well, but there are also those who communicate with their parents not in accordance with what is expected. The research method used in this research is qualitative method, phenomenological approach, and constructivist paradigm with data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results of the study are: (1) The inhibiting factors are divided into two, namely external and internal factors (2) the message conveyed is divided into two, namely the message is seen according to the level of awareness in maintaining communication. There is high and low awareness. (3) the media used is Whatsapp. Inside there are advantages and disadvantages of the Whatsapp application. (4) The choice of time taken by Unisba students is divided into two, some are effectively established communication and some are ineffective. The communication patterns carried out by Unisba students from Kuningan are consensual communication patterns & laissez faire communication patterns. Abstrak. Penelitian ini berjudul Pola Komunikasi Pada Hubungan Jarak Jauh Anak dan Orang tua. Pola komunikasi dalam keluarga adalah serangkaian proses penyampaian pesan antara kedua pihak (orang tua dan anak) guna mencapai komunikasi yang baik. Dan pola inilah yang pada akhirnya akan menentukan apakah anak dan orang tua dapat terus berhubungan dekat atau tidak. Fenomena yang ada saat ini adalah banyaknya permasalahan hubungan jarak jauh antara orang tua dan anak yang sedang menempuh pendidikan di luar kota. Begitu pula dengan komunikasi antara orang tua dan mahasiswa di Universitas Islam Bandung yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Terdapat beberapa kriteria dalam hubungan jarak jauh yaitu ada yang berkomunikasi dengan orang tuanya berjalan dengan baik, akan tetapi ada juga yang berkomunikasi dengan orang tuanya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, pendekatan Fenomenologi, dan paradigma konstruktivis dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu : (1) Faktor penghambat terbagi menjadi dua yaitu faktor eksternal dan internal (2) pesan yang disampaikan terbagi menjadi dua yaitu pesan dilihat sesuai dengan tingkat kesadaran dalam menjaga komunikasi. Terdapat kesadaran yang tinggi dan rendah. (3) media yang digunakan adalah Whatsapp. Didalamnya terdapat kelebihan dan kekurangan aplikasi Whatsapp. (4) Pemilihan waktu yang diambil mahasiswa Unisba terbagi menjadi dua, ada yang komunikasi dijalin secara efektif dan ada yang tidak efektif. Pola komunikasi yang dilakukan mahasiswa Unisba berasal dari Kuningan adalah pola komunikasi konsensual & pola komunikasi laissez faire.
Presentasi Diri sebagai Ketua Organisasi Kemasyarakatan Muhammad Abel A; Zulfebriges
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10155

Abstract

Abstract. State institutions are an indispensable element in the life of the state. State Institutions play a role in assisting the Government in facilitating the path to the goals of a country. It can be said that State Institutions are the embodiment to realize the ideals of the state. The researcher found one of the objects in this qualitative research, namely the Chairperson of the Bandung City Community Information Group Communication Forum (FK-KIM). different, both in front of and backstage. In front of the stage, he shows a manly image and is full of the impression of a leader, but backstage, Meidi as the head of the family, of course, has a different persona and is not completely the same as the front stage that he shows. Meidi's Front Stage is viewed from her activities while working in the office, and the backstage is the activities carried out while she manages her bakery business. This research uses a qualitative method with a Dramaturgy approach. Data collection techniques are carried out by means of observation, interviews, documentation, and literature study. Erving Goffman's dramaturgical approach is used because this research must be carried out in-depth and specifically. In his theory, Goffman states that human life is no different from a theater user who has a front stage and a backstage. Meidi has a front stage that seems serious and firm like what she presents to her members, while on the backstage Meidi is a person who is more relaxed but very ambitious towards the goals he has. Abstrak. Lembaga Negara adalah elemen yang sangat diperlukan di kehidupan bernegara. Lembaga Negara berperan membantu Pemerintah memperlancar jalan menuju tujuan suatu negara, dapat dikatakan bahwa Lembaga Negara adalah perwujudan untuk merealisasikan cita-cita negara. . Peneliti menemukan salah satu objek dalam penelitian kualitatif ini yaitu Ketua Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) Kota Bandung.Menurut penulis hal tersebut merupakan hal yang menarik untuk diteliti, karena dua hal yang dilakukan oleh Ketua FK-KIM yaitu Meidi merupakan hal yang berbeda, baik didepan ataupun dibelakang panggung. Didepan panggung ia menunjukan image yang gagah dan penuh dengan kesan pemimpin, namun ketika dibelakang panggung Meidi sebagai seorang kepala keluarga dan seorang pengusaha tentunya dengan persona yang berbeda dan tidak seutuhnya dapat disamakan dengan panggung depan yang ia tunjukan. Panggung Depan Meidi ditinjau dari aktifitasnya pada saat bekerja di kantor, dan panggung belakangnya adalah kegiatan yang dilakukan selama ia mengelola usaha bakery yang dimiliki.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Dramaturgi Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Pendekatan dramaturgi milik Erving Goffman digunakan karena penelitian ini harus dilakukan secara mendalam dan spesifik. Dalam Teorinya Goffman menyebutkan bahwa kehidupan manusia tak berbeda dengan pangguna teater yang memiliki panggung depan dan panggung belakang. Meidi memiliki Panggung depan yang terkesan serius dan tegas seperti apa yang ia presentasikan kepada para anggotanya, sedangkan pada panggung belakangnya Meidi merupakan orang yang lebih santai tetapi sangat ambisius terhadap tujuan yang ia miliki.