cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 465 Documents
Pola Komunikasi Interpersonal Terapis Wicara pada Anak Telambat Bicara (Speech Delay) Tasha Devana Agustina; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10187

Abstract

Abstract. The tittle of this study is Interpersonal Communication Patterns of Speech Therapists in Children with Speech Delay. Children with speech delay disorders are also social beings who also need communication in everyday life. Therefore, therapy with a speech therapist is needed by them. This study aims to examine how the communication process occurs between speech therapists and speech delay children during speech therapy. The research method used is a qualitative method with an ethnographic communication approach, with data collection techniques by interview, observation, and documentation. The results of this study are: (1) The communicative situation that occurs is the process of speech therapy for speech delay children which is carried out at Jasha Speech Care which is located in Soreang Indah Complex Blok D No.31-32, (2) Speech therapy carried out by speech therapists for children with speech delay can be said to be a communicative event, (3) The communicative actions of speech therapists with speech delay children use verbal and non-verbal communicative actions. Verbal communicative actions that are often used by speech therapists are commanding, advising, educating, and praising. However, the limited speech abilities possessed by speech delay children make them use non-verbal communicative acts more often, and (4) Supporting factors for speech therapists in conducting interpersonal communication with speech delay children are the child's good mood, parents' trust in children, and adjusting speech ability according to the child's speech ability. Meanwhile, the inhibiting factors for speech therapists in interpersonal communication with speech delay children are children's limitations in speaking so that communication often only goes in one direction and the child's habit of using gadgets excessively which causes children to be difficult to direct during speech therapy. Abstrak. Penelitian ini berjudul Pola Komunikasi Interpersonal Terapis Wicara Pada Anak Terlambat Bicara (Speech Delay). Anak dengan gangguan speech delay juga termasuk makhluk sosial yang juga membutuhkan komunikasi di dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena, penangganan terapi dengan terapis wicara sangat dibutuhkan oleh mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana proses komunikasi yang terjadi antara terapis wicara dengan anak speech delay pada saat melakukan terapi wicara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi, dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) Situasi komunikatif yang terjadi adalah proses terapi wicara pada anak speech delay yang dilakukan di Jasha Speech Care yang berlokasi di Komplek Soreang Indah Blok D No.31-32, (2) Terapi wicara yang dilakukan terapis wicara kepada anak speech delay dapat dikatakan sebagai peristiwa komunikatif, (3) Tindakan komunikatif terapis wicara dengan anak speech delay menggunakan tindakan komunikatif verbal dan non verbal. Tindakan komunikatif verbal yang sering digunakan oleh terapis wicara yaitu memerintah, menasihati, mengedukasi, dan memuji. Namun keterbatasan kemampuan bicara yang dimiliki oleh anak speech delay membuat mereka lebih sering menggunakan tindak komunikatif non verbal, dan (4) Faktor pendukung terapis wicara dalam melakukan komunikasi interpersonal dengan anak speech delay adalah mood anak yang baik, kepercayaan orang tua terhadap anak, dan menyesuaikan kemampuan bicara sesuai kemampuan berbicara anak. Sedangkan faktor penghambat terapis wicara dalam komunikasi interpersonal dengan anak speech delay yaitu keterbatasan anak dalam berbicara sehingga komunikasi seringnya berjalan hanya satu arah dan kebiasaan anak menggunakan gadget secara berlebihan yang menyebabkan anak sulit diarahkan saat terapi wicara.
Representasi Komunikasi Keluarga dalam Film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang Hilal Abdul Rizky Yamani; Oji Kurniadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10251

Abstract

Abstract. Film has become a widely used medium for education, information, and entertainment. There are many films that use stories or issues from the community around even story or issue inside a family. Family theme in film have a special place in peoples heart because they feel relate to the situation in the movie, it is proven by the high interest of many people who watch the film when the premiere of the movie begin. One of the film that use family theme is Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang. This film show a family that face a problem because one of their children is study abroad. The lack of communication and understatement between them becomes the trigger for the problem they face in this film. The purpose of this study is to find out how communication within the family is presented in the Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang movie base on denotations, connotations, and myths. The method used in this research is qualitative research method using semiotic analysis of Roland Barthes which analyses in two stages, namely the denotation and connotation stage. The data collection method is using data reduce, drawing conclusions. The subject of this research is the movie called Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang, with the purpose to find out about sign and meaning that are representing the communication within the family. After being interpreted in depth, the results of this study is that pressure from parents to their kids will makes them traumatize. The pressure also will slowly change their characteric to become more like their parents to see what they are facing. As a family, everyone must feel and know each other feeling and not pushing every argument for everyone to agree to avoid conflict that will make a bigger problem. Abstrak. Film menjadi media yang banyak digunakan untuk media pendidikan, informasi, dan hiburan. Banyak film yang mengangkat kisah atau isu yang ada di sekitar kita, bahkan kisah atau permasalahan didalam sebuah keluarga. Pengangkatan tema keluarga dalam film sendiri memiliki tempat di hati para penonton karena dirasa sangat terwakili denga apa yang diangkat oleh film, terbukti dengan tingginya animo penonton saat penanyangan film tersebut dimulai. Salah satu film yang bertema keluarga yang ramai ditonton adalah film Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang. Film drama keluarga ini menampilkan persoalan yang dihadapai oleh keluarga yang salah satu anggota keluarganya sedang kuliah di luar negeri. Kurangnya komunikasi dan juga saling pengertian diantara sesama menjadi pemicu munculnya masalah dalam film ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi keluarga direpresentasikan dalam film Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang berdasarkan denotasi, konotasi, dan mitos yang ada didalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika model Roland Barthes yang menganalisis secara dua tahap, yaitu dengan tahap denotasi dan konotasi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data dengan mereduksi data, mengambil kesimpulan, dan pengumpulan data. Setelah dimaknai secara mendalam maka didapatkan hasil penelitan ini yaitu tekanan yang diberikan orang tua kepada anak akan menjadikan anak takut. Tekanan orang tua terhadap anak juga membuat sifat dan sikap anak lambat laun akan serupa dalam menyikapi suatu hal. Sebagai keluarga semua anggota keluarga harus saling mengerti satu sama lain dan tidak memaksakan kehendaknya untuk menghindari konflik yang akan berakibat kekecewaan dan rasa penyesalan di kemudian hari.
Komunikasi Lintas Budaya pada Mahasiswa Perantauan di Universitas Islam Bandung Riza Al Ghifari Suseno; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10296

Abstract

Abstract. When someone decides to migrate, it means that he will enter a new environment with a new culture in it, not infrequently this difference makes it difficult for someone to survive in his new environment. Adaptation is one of the ways that a person needs to do when deciding to migrate. Adaptation is needed so that the individual can survive during the overseas period. In the process, each individual will have different experiences when trying to adapt. The objectives of this study are: 1) To find out the experience of overseas students from North Maluku in carrying out the adaptation process through cross-cultural communication at the Bandung Islamic University, 2) To find out the overseas students from North Maluku in the Mining Engineering study program in interpreting cross-cultural communication in the adaptation process, 3) To find out the motives of overseas students from North Maluku to do cross-cultural communication. The subjects of this study were students of the Mining Engineering Study Program at the Islamic University of Bandung who came from North Maluku. This research uses the constructivism paradigm, qualitative research method, and phenomenological approach. The theory used is Alferd Schutz's Phenomenology theory. The result of this study is that the adaptation experience carried out by students from North Maluku is divided into four phases, namely: 1) honeymoon phase, 2) frustration phase, 3) readjustment phase, 4) resolution phase. Regarding meaning, students from North Maluku interpret cross-cultural communication as a social norm, liaison, learning process, self-identity and character reflection. Meanwhile, the motive is divided into two parts, namely the cause motive which consists of 1) language differences, 2) daily needs, 3) realizing as foreigners Abstrak. Ketika seseorang memutuskan merantau artinya ia akan memasuki sebuah lingkungan baru dengan kebudayaan baru di dalamnya, tak jarang adanya perbedaan ini membuat seseorang menjadi sulit untuk bertahan berada di lingkungan barunya. Adaptasi merupakan salah satu cara yang perlu dilakukan oleh seseorang ketika memutuskan untuk merantau. Adaptasi dilakukan agar individu teresbut bias bertahan selama masa perantauan. Pada prosesnya, setiap individu akan memiliki pengalman yang berbeda-beda ketika berusaha beradaptasi. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengalaman mahasiswa perantauan asal maluku utara dalam melakukan proses adaptasi melalui komunikasi lintas budaya di Universitas Islam Bandung, 2) Untuk mengetahui mahasiswa perantauan asal Maluku Utara program studi Teknik Pertambangan dalam memaknai komunikasi lintas budaya pada proses adaptasi, 3) Untuk mengetahui motif mahasiswa perantauan asal Maluku Utara melakukan komunikasi lintas budaya. Subjek pada penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Islam Bandung yang berasal dari Maluku Utara. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme, metode penelitian kualitatif, dan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan adalah teori Fenomenologi Alferd Schutz. Hasil dari penelitian ini adalah pengalaman adaptasi yang dilakukan oleh mahasiswa asal Maluku Utara terbagi menjadi empat fase yaitu : 1) honeymoon phase, 2) frustration phase, 3) readjustment phase, 4) resolution phase. Terkait makna, mahasiswa asal Maluku Utara memaknai komunikasi lintas budaya sebagai norma sosial, penghubung, proses belajar, identitas diri dan cerminan karakter. Sedangkan pada motif terbagi menjadi dua bagian yaitu motif sebab yang terdiri dari 1) adanya perbedaan bahasa, 2) kebutuhan sehari-hari, 3) menyadari sebagai pendatang
Program Kampanye Lingkungan River Cleanup Indonesia di Kota Bandung Ananda Farah Diba; Yadi Supriadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10303

Abstract

Abstract. Environmental cleanliness has always been one of the few things that need attention and treated by the society, not only to preserve their beauty, but also to prevent unwanted disasters. The City of Bandung was still plagued by environment disasters such as flood, caused by none other than man himself. River Cleanup Indonesia as one of the non-profit organizations that focus it’s mission on keeping the environment clean especially the river environment, by involving people and technology in the implementation of it’s campaign program. In this research, researches decided to focus the research about the planning design or pattern of the environment campaign program that are held by River Cleanup Indonesia with implementing qualitative research methods and taking case studies to do approaching ways that researches see a unique habit in the planning design or pattern of the environment campaign program. One of the theories about campaign proposed by Rogers and Storey as well as the campaign model proposed by Ostegaard helps researches to understand how River Cleanup Indonesia designed it’s environment campaign program. The purpose of this research was to develop a new perspective in designing a campaign program as a non-profit organization. In obtaining data from doing interviews, observation and documentation researches do analyze the data by the triangulation source of data methods (data reduction, data presentation, deduction, and data verification). Finally researches managed to get answers from doing the research, it can be seen that River Cleanup Indonesia designed an environmental campaign program by directly involving stakeholders and implementing it into a routine every month by implementing a campaign program with the principles of collaboration and inclusiveness. Abstrak. Kebersihan lingkungan selalu menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan serta dijaga oleh masyarakat, tidak hanya untuk melestarikan keindahannya, dan juga dijaga dari terjadinya bencana yang tidak diinginkan. Kota Bandung masih dilanda timbulnya bencana banjir, yang tak lain disebabkan oleh ulah manusia sendiri. River Cleanup Indonesia hadir sebagai salah satu organisasi non-profit yang memfokuskan tujuannya dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama lingkungan sungai, dengan melibatkan masyarakat serta teknologi dalam pelaksanaan program kampanye lingkungannya. Dalam penelitian ini, peneliti memutuskan untuk melakukan sebuah penelitian terhadap program kampanye lingkungan yang diselenggarakan oleh River Cleanup Indonesia dengan menerapkan metode penelitian kualitatif serta menerapkan pendekatan studi kasus dimana peneliti melihat adanya keunikan dalam program kampanye lingkungan tersebut. Salah satu teori mengenai kampanye yang dikemukakan oleh Rogers and Storey dan juga model kampanye yang dikemukakan oleh Ostegaard, membantu peneliti dalam memahami program kampanye lingkungan River Cleanup Indonesia. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengembangkan sebuah perspektif baru dalam merancang sebuah program kampanye sebagai organisasi non-profit. Dalam memperoleh data dari dilakukannya wawancara, observasi dan dokumentasi peneliti melakukan analisis data dengan metode Triangulasi Sumber Data (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data). Peneliti berhasil memperoleh jawaban dari dilakukannya penelitian dapat diketahui bahwa River Cleanup Indonesia memiliki program kampanye lingkungan dengan melibatkan stakeholders secara langsung dan menerapkannya menjadi sebuah rutinitas di setiap bualnnya dengan menerapkan program kampanye dengan prinsip kolaborasi serta inklusif.
Strategi Promosi Wisata Kemuseuman di Media Sosial Ariq Zaidan; Doddy Iskandar C
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10357

Abstract

Abstract. The Geology Museum utilizes Instagram social media as an information and promotional medium with the Instagram account name @museum_geologi which is used as a dissemination of information related to the activities carried out by the Geology Museum. In an effort to carry out promotions with education related to geology on the Instagram account @museum_geologi create various content related to geology and archeology. the researcher intends to further analyze how the museum tourism promotion strategy is carried out by the Geology Museum through Instagram social media @museum_geologi. This study uses a qualitative research method with a case approach, and uses a constructivism paradigm. Sources of data obtained through observation, interviews, and documentation in the field. Data analysis that researchers use is technical analysis of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are 1.) The promotion strategy carried out by the Geology Museum uses the social media Instagram @museum_geologi by posting content that highlights the advantages of the collections in the Geology Museum and posting posters of activities or events that will take place at the Geology Museum such as Day and Night at Museum and Freedom of learning. 2) Innovations made by the Geology Museum on the Instagram account @museum_geologi by making various posts by posting photos, video reels and less formal content such as Tiktok. Apart from that, by making the characterization of someone who makes the icon of the Geology Museum. 3) The reason for the Geology Museum using Instagram as a media promotion strategy is because the use of Instagram by the Geology Museum costs not too much, ease of operation is also flexible and can be used anywhere. 4) Obstacles that occur at the Geology Museum when implementing a tourism promotion strategy on the Instagram account @museum_geologi are caused by internal and external factors. Abstrak. Museum Geologi memanfaatkan media sosial Instagram sebagai media informasi dan promosi dengan nama akun Instagram @museum_geologi yang digunakan sebagai penyebaran informasi berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan Museum Geologi. Dalam upaya melakukan promosi dengan edukasi yang berkaitan dengan geologi pada akun Instagram @museum_geologi membuat berbagai konten yang berkaitan dengan geologi dan arkeologi. peneliti bermaksud menganalisis lebih jauh bagaimana strategi promosi wisata kemuseuman yang dilakukan Museum Geologi melalui media sosial Instagram @museum_geologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kasus, dan menggunakan paradigma konstruktivisme. Sumber data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi di lapangan. Analisis data yang peneliti gunakan ialah teknis analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah 1.) Strategi promosi yang dilakukan oleh Museum Geologi menggunakan media sosial Instagram @museum_geologi dengan memposting konten yang menonjolkan keunggulan koleksi yang ada di Museum Geologi dan memposting poster kegiatan atau event yang akan berlangsung di Museum Geologi seperti Day and Night at Museum dan Merdeka belajar. 2) Inovasi yang dilakukan Museum Geologi pada akun Instagram @museum_geologi dengan melakukan variatif postingan dengan memposting foto, video reels dan konten-konten tidak terlalu formal seperti Tiktok. Selain itu dengan membuat penokohan seseorang yang menjadikan ikon Museum Geologi. 3) Alasan Museum Geologi menggunakan Instagram sebagai media strategi promosi karena penggunaan Instagram oleh Museum Geologi dengan biaya yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, kemudahan dalam pengoperasian juga fleksibel bisa digunakan dimana saja. 4) Hambatan yang terjadi pada Museum Geologi saat melakukan strategi promosi wisata pada akun Instagram @museum_geologi diakibatkan faktor internal dan eskternal.
Proses Digital Marketing di Perusahaan Agensi Sosial Media “Pio.Digital Bandung” Dilan Trisakti Gladina; Maman Chatamallah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10367

Abstract

Abstract. This research is conducted based on the rapid development of the digital world, especially social media. This qualitative research uses a case study approach because the researcher wants to examine the digital marketing consulting and implementation services at PT. Pio Indokreasi Optima in-depth to obtain a comprehensive overview. The purpose of this research is because social media makes it easy for individuals and companies to interact with their public, and vice versa. Therefore, strong PR knowledge is needed to maintain a company's image, add value to its brand, and increase marketing. The researcher adds the theory of Cyber Public Relation, Marketing Public Relation, and the application of the Trilogi Digital Marketing Public Relation strategy created by Thomas L. Harris. This research uses qualitative method, with a case study approach, a constructivism paradigm so that the researcher can group various meanings from each research informant. The data analysis technique in this research refers to the model of Miles and Huberman, which consists of three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. Finally, the data validity test in this research uses triangulation, which consists of three elements: source triangulation, technique triangulation, and time triangulation. Found in this study that, the importance role of social media creative team in digital agency service companies for the smooth provision of services to clients. This research provides an understanding that service offerings, whether in digital marketing PR or other services, provided by digital agency service companies can yield significant benefits. Abstrak. Peneliti ingin mengkaji jasa pengkonsultasian dan pengerjaan pemasaran digital pada PT. Pio Indokreasi Optima secara mendalam untuk memperoleh gambaran yang utuh juga merekonstruksi realitas yang ada di lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah, karena sosial media sangat membuat seseorang bahkan perusahaan dengan sangat mudah berinteraksi dengan publik nya begitupun sebaliknya, maka diperlukan pula kreatif media sosial dan pengetahuan PR yang kuat agar bisa menjaga citra, menambah nilai pada brand perusahaan yang mana sekaligus bisa meningkatkan pemasaran oleh karena itu peneliti menambahkan Teori Cyber Public Relation, Marketing Public Relation dan dengan penerapan strategi Trilogi Digital Marketing Public Relation yang di ciptakan oleh salah satunya Thomas L. Harris, penelitian dengan metode kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus paradigma konstruktivisme, dengan metode penelitian studi kasus, peneliti dapat mengelompokan berbagai macam makna yang ada berdasarkan setiap narasumber penelitian ini, teknik analisis data pada penelitian ini mengacu pada model dari Miles dan Huberman terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan, dan terakhir uji keabsahan data pada penelitian ini memakai triangulasi yang terdiri dari tiga hal yakni, triangulasi sumber, teknik dan waktu, Ditemukan pada penelitian ini bahwa penting nya peran tim kreatif media sosial pada perusahaan jasa agensi digital untuk kelancaran jasa yang diberikan kepada klien, Penelitian ini memberikan pemahaman bahwa pelayanan jasa baik digital marketing PR maupun jasa lainnya diberikan oleh perusahaan jasa agensi digital dapat memberikan kebermanfaatan yang signifikan.
Makna Perempuan Gila pada Lagu “Rayuan Perempuan Gila” Karya Nadin Amizah Alin Fauziah; Andalusia Neneng Permatasari
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10378

Abstract

Abstract. Song lyrics have undergrone many develovements influenced by culture, technology, and social trends. Not surprisingly, with this revolution, many newcomer musicians have sprung up with various genres of song that characterize them. The song Rayuan Perempuan Gila by Nadin Amizah released in 2023, attract a lot of attention from anyone who hears it. The purpose of this research is to examine the meaning of Perempuan Gila in the song “Rayuan Perempuan Gila”. This research uses a qualitative research method with Ferdinand de Saussure’s semiotic approach. Data collection techniques used through text analysis, interviews, and literature riview. The result of this study reveal that Perempuan Gila is interpreted as a woman who is able to have freedom in expressing herself, her bravery, her fight, and a picture of woman who has succesessfully accepted herself. Abstrak. Lirik lagu mengalami banyak perkembangan yang dipengaruhi oleh budaya, teknologi, dan tren sosial. Tak heran, dengan adanya revolusi ini banyak sekali musisi pendatang baru bermunculan dengan berbagai aliran lagu yang menjadi ciri khasnya. Lagu Rayuan Perempuan Gila Karya Nadin Amizah yang dirilis pada tahun 2023 tersebut menarik banyak perhatian dari setiap pendengarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji makna perempuan gila pada lagu “Rayuan Perempuan Gila”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui analisis teks, wawancara, dan kajian pustaka. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa makna “Perempuan Gila” pada lagu “Rayuan Perempuan Gila” diartikan sebagai perempuan yang mampu memiliki kebebasan dalam mengekspresikan diri, keberanian, perjuangan, serta gambaran perempuan yang berhasil menerima dirinya sendiri.
Penerapan Komuniksi Internal Antara Pemimpin dan Karyawan dalam Upaya Meningkatkan Loyalitas Karyawan Café & Resto 9 Pakis : Studi Kasus dalam Meningkatkan Loyalitas Karyawan Café & Resto 9 Pakis Devi Nurmala; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10407

Abstract

Abstract. The importance of communication is not only limited to personal communication, but also to organizational communication. Effective communication within the organization plays a vital role in ensuring the smooth and successful operation of the organization. With proper communication, information can be conveyed clearly and in a timely manner, facilitating teamwork, building trust, and reducing conflicts and misunderstandings. In this study, the authors focus on the Implementation of Internal Communication Between Leaders and Café & Resto 9 Pakis Employees, but there are still cases that occur with Café & Resto 9 Pakis employees related to employee loyalty caused by several factors, therefore Internal communication between Leaders and Employees should be well done. This study aims to explore and analyze aspects of organizational communication that contribute to organizational performance and effectiveness. To answer the research objectives, the researcher uses a qualitative approach with case studies, and conducts interviews with informants, namely the Leaders of Café & Resto 9 Pakis, by understanding the dynamics of communication in an organizational context, the authors hope to provide useful insights and recommendations for the development of better organizational communication. especially good Café & Resto 9 Pakis. Abstrak. Pentingnya komunikasi tidak hanya terbatas pada komunikasi personal, tetapi juga pada komunikasi organisasi. Komunikasi yang efektif dalam organisasi memainkan peran penting dalam memastikan kelancaran dan kesuksesan operasional organisasi. Dengan komunikasi yang tepat, informasi dapat disampaikan dengan jelas dan tepat waktu, memfasilitasi kerja sama tim, membangun kepercayaan, serta mengurangi konflik dan kesalahpahaman. Dalam penelitian ini, penulis memfokuskan pada Penerapan Komunikasi Internal Antara Pemimpin dan Karyawan Café & Resto 9 Pakis, namun masih ada kasus yang terjadi pada karyawan Café & Resto 9 Pakis terkait loyalitas karyawannya yang disebabkan oleh beberapa faktor, maka dari itu komunikasi Internal antara Pemimpin dan Karyawan harus dilakukan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis aspek-aspek komunikasi organisasi yang berkontribusi pada kinerja dan efektivitas organisasi. Untuk menjawab tujuan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, dan melakukan wawancara terhadap informan yaitu Pemimpin dari Café & Resto 9 Pakis, dengan memahami dinamika komunikasi dalam konteks organisasi, penulis berharap dapat memberikan wawasan dan rekomendasi yang berguna bagi pengembangan komunikasi organisasi yang lebih baik khususnya Café & Resto 9 Pakis.
Pengaruh Iklan Shopee Big Ramadhan Sale 2023 terhadap Perilaku Konsumtif Berbelanja Produk Fashion Mahasiswa Fikom Unisba Widiastuti; Erik Setiawan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10419

Abstract

Abstract. The development of the internet has significantly influenced the consumer behavior of students from the Faculty of Communication Sciences (Fikom) at UNISBA, specifically the 2019 cohort. Online buying and selling platforms, such as Shopee, have impacted tendencies towards impulsive purchasing, extravagance, and purchases driven by emotions or social factors among students. This research aims to identify the effects of exposure to Shopee Big Ramadhan Sale 2023 advertisements on YouTube on the consumptive behavior of fashion product shopping among Fikom UNISBA students. Utilizing the Advertising Exposure Theory Model, this quantitative study involves a simple linear regression analysis to determine the relationship between ad exposure and consumer behavior. The positivism paradigm is applied to a population of 317 students, with a sample of 76 students selected through purposive sampling. Data collection is conducted through questionnaires, and quantitative analysis is performed using SPSS 25. The research results of the T-test, it was found that frequency has a positive and significant influence on consumptive behavior, intensity has a negative and not significant influence on consumptive behavior, while duration does not have an influence on the consumptive behavior of the study. Based on the main hypothesis results, it was found that exposure to Shopee Big Ramadhan Sale 2023 advertisements on YouTube has a positive and significant influence on the consumptive behavior of Fikom Unisba students. Abstrak. Perkembangan internet berpengaruh besar terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) UNISBA angkatan 2019. Platform jual beli online, seperti Shopee, memengaruhi kecenderungan pembelian impulsif, pemborosan, dan pembelian berdasarkan emosi atau faktor sosial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dampak terpaan iklan Shopee Big Ramadhan Sale 2023 di YouTube terhadap perilaku konsumtif belanja produk fashion mahasiswa Fikom UNISBA. Menggunakan Model Teori Advertising Exposure, penelitian kuantitatif ini melibatkan analisis regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan antara terpaan iklan dan perilaku konsumtif. Paradigma positivisme diterapkan dengan populasi 317 mahasiswa dan sampel 76 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Kuesioner digunakan sebagai alat pengumpulan data, dan analisis kuantitatif dilakukan dengan SPSS 25. Hasil penelitian uji-T didapatkan hasil bahwa frekuensi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, intensitas memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap perilaku konsumtif, sedangkan durasi tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku konsumtif, berdasarkan hasil hasil penelitian hipotesis utama didapatkan hasil bahwa terpaan iklan Shopee Big Ramadhan Sale 2023 di Youtube berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Fikom Unisba.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Media Pemasaran Barang Bekas Mochamad Raihan Assidiq; M.E. Fuady
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10428

Abstract

Abstract. The use of Instagram social media is currently very influential for several online sellers. @Tonkills is one of the users who utilize Instagram social media in their sales. Used goods are now a trend that is in great demand by young people today because at low prices you can get high-quality goods and well-known brands. Used goods that are suitable for use are currently highly sought after by many people because they have a more limited design, not many people use them. In this study, researchers used a qualitative research method with a case study approach to Instagram @Tonkills. This study aims to determine the use of social media by @Tonkills who chooses Instagram social media as the main medium for marketing used goods. This research is based on the uniqueness of Tonkills himself, in which an entrepreneur never determines what his goods must be sold, but @Tonkills himself really appreciates what he has fought for to obtain these vintage items. Then the underlying reason is that the use of social media Instagram as the main marketing medium, technological advances do not frighten @Tonkills to always be able to follow application trends that develop every year, in order to get a broad market segmentation. Abstrak. Pemanfaatan media sosial Instagram saat ini sangat berpengaruh besar untuk beberapa penjual online. @Tonkills menjadi salah satau pengguna yang memanfaatkan media sosial Instagram dalam penjualannya. Barang bekas sekarang menjadi trend yang banyak diminati anak muda saat ini karena dengan harga yang murah namun bisa mendapatkan barang dengan kualitas tinggi dan brand ternama. Barang bekas layak pakai saat ini sangat dicari oleh banyaknya orang karena mempunyai desain yang lebih limited tidak banyak yang menggunakan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Metode Penelitian Kualitatif dengan pendekatan Studi kasus terhadap Instagram @Tonkills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial yang dilakukan oleh @Tonkills yang memilih media sosial instagram sebagai media utama untuk memasarkan barang bekas. Penelitian ini didasari dengan keunikan dari Tonkills sendiri yang mana seorang pengusaha tidak pernah mematok barangnya harus kejual namun @Tonkills ini sendiri sangat menghargai apa yang telah ia perjuangkan demi mendapatkan barang-barang vintage tersebut. Lalu alasan yang mendasari bahwasannya penggunaan media sosial Instagram sebagai media pemasaran utama, kemajuan teknologi tidak menggentarkan @Tonkills untuk selalu dapat mengikuti trend aplikasi yang setiap tahunnya berkembang, agar mendapatkan segmentasi pasar yang luas.