cover
Contact Name
Akhmad Baihaqi
Contact Email
bier@unimma.ac.id
Phone
+6281804221646
Journal Mail Official
bier@unimma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Agama Islam Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Magelang Jl. Mayjend Bambang Soegeng Km.5 Mertoyudan Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Borobudur Islamic Education Review
ISSN : -     EISSN : 28072707     DOI : https://doi.org/10.31603/bier
Core Subject : Religion, Education,
AIMS BIER is a peer-reviewed Journal of islamic education Studies published by Universitas Muhammadiyah Magelang. This journal published biannually and provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and case study on the scope. This journal is issued twice a year and it is a tool for researchers, academics, and practitioners who wished to channel their thoughts and findings in the field of islamic education Studies. SCOPE Detailed scopes of articles accepted for submission to Borobudur Islamic Education Review are: Literacy develompment in Islamic Elemetary School; Currriculum and learing strategies in Islamic Elementary School; Information and digital technology in Islamic Elementary School; Learning mathematics, social sciences, natural sciences in Islamic Elementary School; Islamic education in Elementary School; Education manajemen in Islamic Elementary School; Philosophy of Islamic Education; History of Islamic Education; Theological Foundation of Education; Policies of Islamic Education; Politics of Islamic Education; Management of Islamic Education; Islamic Education Professionalism; Islamic Education Curriculum; ICT in Islamic Education; E-Learning in Islamic Education; Islamic Education Institution; Teaching and Learning in Islamic Education; Ethnography on Islamic Education; Local Wisdom-Based Islamic Education; Development of Learning Theory and Design; Psychology of Islamic Education; Islamic Education Paradigms; Character of Islamic Education; Gender in Islamic Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Pasuruhan 2 Magelang Nopriyanto, Muhammad; Sari, Kanthi Pamungkas; Janah, Nasitotul
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.12167

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya pandemi covid-19 yangmengakibatkan terjadinya perubahan pada model pembelajaran, yaitupembelajaran dengan model kombinasi di dalamnya atau disebut blendedlearning. Salah satu sekolah yang menerapkan model pembelajaran ini adalah SDNegeri Pasuruhan 2 Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiimplementasi, kendala, dan pendukung model pembelajaran blended learningmata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) khususnya untuk kelas 5. Informandalam penelitian ini adalah kepala sekolah, penannggung jawab kurikulum, guruPAI, wali murid, dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metodependekatan kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukandengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan datamenggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data yang digunakan adalahmodel Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi, display data (sajiandata), analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa (1) implementasi model pembelajaran blended learning mata pelajaranPAI dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu perencanaan dengan menyiapkanperangkat pembelajaran seperti program tahunan (prota), program semester(promes), silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), hingga LembarKerja Siswa (LKS). Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan yang dilakukansecara daring dan luring, dan evaluasi atau penilaian berupa penilaian sikap,pengetahuan, maupun keterampilan. (2) faktor pendukung dan penghambatimplementasi model pembelajaran blended learning mata pelajaran PAI di SDNegeri Pasuruhan 2 Magelang yaitu adanya sarana dan prasarana yangmendukung terlaksananya proses pembelajaran blended learning. Selain itu,terdapat kerjasama antara kepala sekolah, penanggung jawab kurikulum, dan guruPAI demi tercapainya tujuan pembelajaran di tengah situasi pandemi covid-19saat ini. Selanjutnya untuk faktor penghambatnya adalah sinyal internet yangburuk, peserta didik lebih sulit dalam memahami materi, wali murid yang tidakbisa mendampingi anaknya belajar di rumah setiap saat, keterbatasan waktu dalampembelajaran, peserta didik kurang dalam menerapkan protokol kesehatan disekolah, dan seringnya keterlambatan pengumpulan tugas oleh peserta didik.
Efektifitas Kegiatan Ekstrakulikuler Muhadharah dalam Pembentukan Rasa Percaya Diri Santriwati Pondok Pesantren Nurussalam Sidogede Gumawang Haryani, Puput; Mujahidun, Mujahidun; Baihaqi, Akhmad
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.12270

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kepercayaan diri santriwati saat presentasi tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrakurikuler Muhadharah terhadap peningkatan rasa percaya diri santriwati di Pondok Pesantren Nurussalam Sidogede Gumawang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah santriwati yang ada di Pondok Pesantren Nurussalam Sidogede. Sampel penelitian ini adalah santriwati yang ada di Pondok Pesantren Nurussalam Sidogede yang berjumlah 20. Teknik pengumpulan data melalui survei. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis penelitian ini menggunakan analisis uji t. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa t hitung sebesar 11,75 > t table sebesar 2,093 dan signifikansi sebesar 0,00 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat efektifitas yang signifikan ekstrakurikuler Muhadharah terhadap penignkatan rasa percaya diri santriwati di Pondok Pesantren Nurussalam Sidogede Gumawang. Sedangkan berdasarkan mean different diperoleh hasil sebesar 13,20, maka terdapat perbedaan antara pretest dan posttest sebesar 18,72%. Sehingga dapat dikatakan bahwa rasa percaya diri santriwati di Pondok Pesantren Nurussalam Sidogede Gumawang meningkat sebesar 18,72% setelah mengikuti ekstrakurikuler muhadharah.
Hubungan Gaya Belajar dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MAN Temanggung Ismailah, Nur; Mawardi, Imam; Hidayati, Istania Widayati
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.12272

Abstract

Guru sangat berperan penting dalam menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Akan tetapi, kenyataan di lapangan sebagian guru melakukan proses belajar mengajar tanpa memperhatikan gaya belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gaya belajar, mengetahui hasil belajar dan mengetahui adakah hubungan gaya belajar dengan hasil belajar siswa kelas 11 MIPA 1 dan 2 pada mata pelajaran akidah akhlak di MAN Temanggung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Uji instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis datanya menggunakan uji normalitas, persentase perolehan skor, dan uji linieritas. Hasil penelitian ini antara lain 1) gaya belajar siswa kelas XI MIPA 1 dan 2 di MAN Temanggung cenderung menggunakan gaya belajar auditori, ada 25 siswa dari 62 responden, sedangkan gaya belajar visual 23 siswa, dan jumlah siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik berjumlah 14 orang. 2) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak didaptkan nilai tertinggi siswa adalah 91, sedangkan nilai terendahnya adalah 70. Rata-rata sebagaian besar hasil belajar berada pada kisaran nilai 83,60-86,99 sehingga masuk dalam kriteria baik karena berada diantara nilai 75-89. 3) Hubungan gaya belajar dengan hasil belajar pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MAN Temanggung menggunakan deviation from linearity dengan SPSS 20, berdasarkan dari uji regresi linier sederhana nilai t hitung 2,877 dengan nilai signifikansi 0,006 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada hubungan yang signifikan variabel gaya belajar (X) terhadap variabel hasil belajar (Y). Gaya belajar guru akan mempengaruhi hasil belajar siswa, sehingga guru harus memahami karakter masing-masing siswa.
Evaluasi Penerapan Gerakan Literasi Sekolah dalam Meningkatkan Prestasi Belajar PAI Siswa SMK N 2 Magelang Masa Pandemi Covid-19 Suci, Rizqia; Tohirin, M; Subur, Subur
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.12275

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah program yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan mendeskripsikan bagaimana penerapan program Gerakan Literasi Sekolah pada mata pelajaran PAI masa pandemi covid-19 di SMK N 2 Magelang , berbagai faktor yang mendukung, menghambat dalam kegiatan tersebut, serta solusi penyelesaiannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan melalui triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Informan dalam penelitian ini berjumlah 16 orang yang terdiri atas kepala sekolah, pustakawan, 2 guru PAI, dan 12 siswa. Hasil penelitian (1) Menunjukkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah di SMK N 2 Magelang pada mata pelajaran PAI masa pandemi covid-19 umumnya sudah diterapkan sesuai dengan pedoman buku panduan GLS tingkat SMA/K. pelaksanaan tersebut diantaranya: (a) pada tahap pembiasaan, kegiatan membaca 15 menit, melafalkan asmaul husna dan melafalkan ayat Al-Qur’an sesuai KD tetap dilaksanakan secara daring, (b) pada tahap pengembangan, siswa ditugaskan untuk meresume buku PAI atau Ayat Al-Qur’an, (c) pada tahap pembelajaran, siswa diminta mengumpulkan lembar PPLS sebagai bentuk tanggungjawab terhadap buku bacaan yang telah dibaca. (2) Faktor pendukung evaluasi gerakan literasi ini adalah dengan adanya aplikasi pasinaon program orientasi perpustakaan, MUKU atau menu usulan buku, reward dan dukungan penuh dari Kepala Sekolah, serta kerjasama antara guru dan wali murid dalam pengawasan kegiatan literasi selama pembelajaran jarak jauh di rumah karena pandemi covid -19. Faktor penghambatnya adalah pandemi covid itu sendiri yang menyebabkan perlombaan PAI dibatasi, antusiasme siswa yang belum stabil. (3) Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan merencanakan perpus digital yang hanya tinggal menunggu izin realisasi, mendorong semangat siswa untuk tetap berliterasi selama pandemi covid-19, dan melakukan pembiasaan yang bekerja sama dengan wali murid selama pembelajaran daring.
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Metode Pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) Berbantuan Skrambel Wacana Pada Siswa Kelas II Ulfiana, Dani; Purnanto, Arif Wiyat; Triana, Putri Meinita
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.12524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan membaca pemahaman dengan metode pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) pada siswa kelas II SD Negeri Kramat 5 Kota Magelang. Desain penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus dimana setiap siklusnya terdiri atas 2 pertemuan. Subjek penelitian adalah kelas II yang berjumlah 14 siswa. Variabel terikat dalam penelitian terdiri dari kemampuan membaca pemahaman dan variabel bebas metode pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition). Metode pengumpulan data menggunakan tes, dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase. Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) penggunaan metode pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) dapat dilaksanakan melalui langkah-langkah: belajar mendengar, belajar berpikir dan memecahkan masalah, belajar dengan pengulangan agar lebih efektif (2) penggunaan metode pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas II materi dongeng binatang (fabel). Hasil peningkatan mulai dari prasiklus dengan rata-rata nilai 53 dengan yang tuntas 3 anak, sedangkan siklus I rata-rata nilai 86 dengan yang tuntas 10 anak dan siklus II rata –rata nilai 93 dengan yang tuntas 13 anak. Simpulan penelitian ini menunjukan bahwa penerapan pembelajaran melalui metode pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) di SDN Kramat 5 Kota Magelang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN Kramat 5 Kota Magelang materi dongeng binatang (fabel).
Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Mertoyudan Affan, Nurifky Muhammad; Mujahidun, Mujahidun; Hidayati, Istania Widayati
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.14939

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan salah satu kompetensi yang berhubungan dengan pengelolaan pembelajaran. Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, kompetensi pedagogik sangat penting dimiliki oleh guru agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Islam dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Mertoyudan, (2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat guru Pendidikan Agama Islam dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Mertoyudan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Islam dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Mertoyudan, meliputi: guru mampu memahami wawasan atau landasan kependidikan dibuktikan dengan ijazah S1 PAI yang dimiliki, guru mampu memahami karakteristik peserta didik, guru mampu mengembangkan kurikulum/silabus dengan menyusun ATP, guru mampu merancang pembelajaran berupa modul ajar, guru mampu melaksanakan pembelajaran mendidik dan dialogis dengan berdialog dan memberikan kesempatan peserta didik berpendapat, guru mampu memanfaatkan teknologi pembelajaran berupa LCD proyektor, guru mampu melakukan evaluasi hasil belajar dengan penilaian formatif dan sumatif, guru mampu mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. (2) Faktor pendukung guru Pendidikan Agama Islam dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Mertoyudan yaitu adanya kesiapan guru, sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya pelatihan dan sosialisasi, keterbatasan referensi.
Peran Halaqah Pagi terhadap Semangat Siswa Belajar Al-Qur’an pada Pembelajaran Daring di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (MUTUAL) Kota Magelang Amalia, Agnes Della; Tohirin, Muhammad; Shalikhah, Norma Dewi
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.14985

Abstract

Halaqah merupakan model belajar melalui interaksi secara intensif, pemikiran, akidah, perilaku, dan pematangan kejiwaan. Pematangan secara berkelanjutan ini hanya dapat dilakukan dengan sarana halaqah. Halaqah dipilih karena munculnya permasalahan yg dihadapi yaitu masih ditemukannya para siswa yang belum semangat saat halaqah pagi. Dibuktikan dengan masih banyak ditemukannya siswa yang kurang bersemangat saat pembelajaran halaqah dilakukan.Selain itu, karena untuk menangani beberapa permasalahan yg dihadapi yaitu : masih ditemukannya para siswa yang belum paham akan pentingnya belajar Al-Qur’an serta memahami Al-Qur’an. Kedua, belum paham dan fasih dalam pembedaan huruf Hijjayah dan siswa yang tidak menyelesaikan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) atau tidak pernah menempuh TPQ. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang Peranan Halaqah Pagi Terhadap Semangat Belajar Al-Qur’an Pada Siswa Saat Pembelajaran Daring, dengan melihat (1) Pelaksanaan metode halaqah pagi via daring di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang,(2) Semangat mengaji dan menghafal Al-Qur’an siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang, dan (3) Peranan metode halaqah Pagi lewat daring terhadap semangat mengaji dan menghafal Al-Qur’an siswa di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggambarkan hasil penelitian dengan kata-kata, agar diperoleh data yang akurat. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui: (1) Pelaksanaan metode halaqah pagi dilaksanakan menggunakan metode sorogan, dimulai dengan membaca surah pendek kemudian dilanjutkan dengan mengaji Al-Qur’an atau hafalan surah. Ada tiga kegiatan yang dilakukan yaitu tahsin,tilawah,tahfidz melalui video call lewat whatssapp (2) Semangat mengaji dan menghafal para siswa sudah baik. (3) Peranan metode halaqah yaitu menambah kelancaran mengaji dan menghafal dari para siswa, meningkatkan kecintaan para siswa terhadap Al-Qur’an.
Strategi Guru Kelas dalam Mengajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Paten 1 Magelang Markhati, Erviana Solikhatun; Sari, Kanthi Pamungkas; Subur, Subur
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.14988

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam saat ini mengalami banyak kekosongan dikarenakan belum adanya pengangkatan kembali oleh pemerintah. Banyak Sekolah Dasar yang mengalami kekosongan guru Pendidikan Agama Islam salah satunya SDN Paten 1 Magelang. Keberhasilan dalam pembelajaran tentu tidak terlepas dari strategi atau metode apa yang digunakan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru kelas dalam mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Paten 1 Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru kelas I, V dan VI. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru kelas menggunakan strategi pembelajaran Teacher Centered Learning (TCL) yaitu proses pembelajaran satu arah, artinya pembelajaran hanya berpusat pada guru. Sedangkan siswa hanya sebagai objek dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga hal tersebut memiliki dampak positif dan negatif bagi siswa. Dampak positifnya siswa dapat dengan mudah memahami dan menerima materi yang disampaikan oleh guru, dan pengetahuan siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam juga bertambah. Namun dampak negatifnya jika waktu pembelajaran dilaksanakan terlalu lama siswa merasa bosan dan mengantuk karena tidak ada aktifitas lain yang dilakukan selain hanya mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru saja sehingga siswa menjadi pasif dan kurang kreatif. 2) Ada faktor penghambat dan pendukung guru kelas dalam mengajar mata pelajaran PAI, faktor penghambatnya dikarenakan siswanya yang terlalu sedikit dan fasilitas sekolah yang masih kurang memadai sehingga menyebabkan guru kelas terbatas dalam penggunaan media pembelajaran untuk menunjang proses pembelajarannya. Sedangkan faktor pendukungnya adalah karena proses pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi tidak terlaksana dengan baik semenjak tidak adanya guru PAI. Sehingga Kepala Sekolah memberikan kepercayaan kepada semua guru kelas bahwa semua guru kelas mampu mengajar mata pelajaran tersebut.
Implementasi Manajemen Kurikulum dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam di Pondok Pesantren SMA Al-I’tishom Grabag Magelang Zakiya, Muhammad Ghulam; Iman, Muis Sad; Baihaqi, Akhmad
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.14992

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi manajemen kurikulum dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam yang dilatar belakangi oleh kurikulum yang menjadi suatu proses pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik maupun peserta didik baik di sekolah maupun di luar sekolah. Dalam pengelolaannya, lembaga pendidikan perlu manajemen kurikulum yang dilakukan dengan memegang dan menerapkan prinsip-prinsip manajemen kurikulum yang ada agar output yang dihasilkan bermutu. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ipmlementasi serta faktor pendukung dan penghambat manajemen kurikulum di SMA Al-I’tishom Grabag Magelang. Penelitian ini berjenis field research yang menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: Implementasi manajemen kurikulum dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam yang terdiri dari a) perencanaan kurikukulum, b) pengorganisasian kurikulum, c) pelaksanaan kurikulum, dan d) evaluasi kurikulum. Dan faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana, strategi kurikulum, dan pengguna kurikulum (guru dan siswa). Kemudian, dalam faktor penghambat terdapat dua faktor yang mempengaruhi yaitu faktor penghambat secara internal dan faktor penghambat secara eksternal. Faktor penghambat secara internal terjadi karena kekurangannya sumber daya guru dan sifat malas yang dimiliki oleh siswa sedangkan faktor eksternal terjadi karena kebijakan-kebijakan dari pusat yang tidak sesuai dengan kebijakan sekolah yang ada.
Pembinaan Akhlaq Al-Karimah Pada Anak di Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa (PAYPD) Daarul Hikmah Putri Muhammadiyah Borobudur Yulyani, Tri; Sari, Kanthi Pamungkas; Hidayati, Istania Widayati
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.14998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) Pembinaan Akhlaq Al-Karimah pada anak di Panti Asuhan yatim piatu dan dhuafa (PAYPD) Daarul Hikmah Putri Muhammadiyah Borobudur, 2) Hambatan dan solusi dalam pembinaan Akhlaq Al-Karimah pada anak di Panti Asuhan yatim piatu dan dhuafa (PAYPD) Daarul Hikmah Putri Muhammadiyah Borobudur. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengurus panti, pengasuh , dan anak asuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrument utama dalam melakukan penelitian yang dibantu dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pembinaan Akhlaq Al-Karimah di Panti Asuhan yatim piatu dan dhuafa (PAYPD) Daarul Hikmah Putri Muhammadiyah Borobudur yaitu melalui kegiatan keagamaan seperti shalat tahajud, shalat berjamaah, membaca dan hafalan Al-Qur’an, serta dzikir pagi dan dzikir sore, dan do’a sehari-hari serta pembinaan Akhlaq Al-Karimah terhadap anak asuh melalui penanaman nilai-nilai akhlak yang ditanamkan kepada anak asuh di Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Daarul Hikmah Putri Muhammadiyah Borobudur yaitu membiasakan untuk bersyukur, membiasakan untuk mengucapkan salam, membiasakan untuk mengucapkan kata maaf, tolong, terimakasih, dan permisi, membiasakan untuk menghargai orang lain. dan membiasakan disiplin. Pembinaan Akhlaq Al-Karimah melalui metode keteladanan, metode pembiasaan, pendekatan personal dan metode penghargaan dan hukuman. 2) Hambatan dalam pembinaan Akhlaq Al-Karimah pada anak asuh Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa (PAYPD) Daarul Hikmah Putri Muhammadiyah Borobudur yaitu a) Latar belakang keluarga dengan solusinya yaitu melakukan pertemuan dengan orang tua sebelum anak asuh masuk ke Panti Asuhan dan memberikan informasi kepada orang tua tentang perkembangan anaknya di Panti Asuhan. b) Lingkungan pergaulan dengan solusinya yaitu melakukan kegiatan pembimbingan dan penyuluhan tentang bahaya pergaulan-pergaulan buruk serta akibat yang ditimbulkan dari pergaulan-pergaulan tersebut dan melakukan kegiatan-kegiatan seperti kajian, piket masak, dan mengajar TPA di sore hari agar waktu anak asuh fokus pada kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat bagi anak asuh.

Page 2 of 3 | Total Record : 25