cover
Contact Name
Sri Hariyani
Contact Email
pi@unikama.ac.id
Phone
+6281332496234
Journal Mail Official
srihariyani@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl. S.Supriyadi No.48 Malang 65148
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pi: Mathematics Education Journal
ISSN : 25975161     EISSN : 25976915     DOI : https://doi.org/10.21067/pmej
Core Subject : Education,
Pi: Mathematics Education Journal is issued as an academic journal and devoted to the publication of research papers in the field of mathematics education. Mathematics education should be interpreted to mean the whole field of human ideas and activities that could affect the teaching and learning of mathematics. We welcome authors for original research articles aims on Mathematics Education. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields: Learning mathematics Media development of mathematics Assesment and evaluation in mathematics Mathematics curriculum Thinking Process
Articles 102 Documents
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS INKUIRI UNTUK PEMBELAJARAN GEOMETRI PADA PROGRAM STUDI PGSD I Ketut Suastika; Dyah Triwahyuningtyas
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.652 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i2.3629

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul berbasis inkuiri untuk matakuliah Pembelajaran Geometri pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Tahapan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahapan pengembangan Plomp meliputi: investigasi awal, prototipe, dan asesmen. Pada tulisan ini, peneliti hanya fokus pada pemaparan hasil dari investigasi awal. Investigasi awal dilakukan pada prodi PGSD di kampus yang berafiliasi PGRI di Jawa Timur. Hasil yang diperoleh pada investigasi awal: (1) materi yang disajikan pada pembelajaran geometri meliputi materi bangun datar dan materi bangun ruang, (2) pembelajaran yang dilaksanakan didominasi oleh dosen, (3) ada bahan ajar yang digunakan sebagai pegangan, namun masih belum menggunakan e-modul, (4) bahan ajar yang digunakan masih belum memberikan porsi yang cukup untuk mahasiswa menemukan konsep.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DITINJAU DARI TEORI APOS SISWA KELAS VIII Rosita Dwi Ferdiani; Riski Nur Istiqomah Dinullah; Risa Cahyani
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.262 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i1.3669

Abstract

Abstrak: Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti pada salah satu SMP yang ada di Kabupaten Malang yaitu SMPN 1 Wonosari, peneliti mendapatkan beberapa siswa yang kurang dalam memahami konsep matematika. Hal itu menunjukkan bahwa siswa harus mempunyai pemahaman konsep dalam memahami soal yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman konsep siswa pada materi teorema pythagoras ditinjau dari teori APOS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan metode tes dan wawancara. Subyek penelitian ini adalah dua siswa dengan kategori baik, dua siswa dengan kategori sedang dan dua siswa dengan kategori kurang yang dilakukan di kelas VIII SMPN 1 Wonosari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 10 siswa mampu mengerjakan pada tahap aksi, 7 siswa mampu mengerjakan pada tahap proses, 4 siswa mampu mengerjakan pada tahap objek dan 3 siswa mampu mengerjakan pada tahap skema. Dari hasil penelitian ini, disampaikan bahwa rata-rata kemampuan pemahaman konsep siswa yaitu pada tahap aksi dan proses. Saran dari penelitian ini adalah guru diharapkan dapat memberikan metode pembelajaran yang bisa meningkatkan pemahaman konsep siswa ataupun guru juga bisa memberikan latihan-latihan secara rutin dengan berbagai jenis soal yang dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa.
REPRESENTASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII MATERI HIMPUNAN SMPK WIGNYA MANDALA TUMPANG David Ra Ngedo; Anton - Prayitno; Cynthia Tri Octavianti
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.402 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i1.3675

Abstract

ABSTRAK. Kemampuan representasi merupakan salah satu kemampuan yang mempunyai keterkaitan dengan pemahaman matematika, representasi merupakan hal terpenting dalam mengkonstruksi ide dan pemahaman siswa terkait dengan konsep-konsep matematika. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPK Wignya Mandala Tumpang sebanyak 18 siswa akan tetapi hanya 3 subjek yang dinalisis. Pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik kualitatif berdasarkan representasi kesalahan siswa. Subjek dipilih terlebih dahuluh berdasarkan pertimbangan-pertimbangan peneliti sesuai tujuan penelitian,itu subjek diambil secara acak. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan jenis-jenis representasi dalam pembelajaran matematika, kesulitan yang berkaitan dengan kesulitan tiga objek menentukan, membaca, dan membedakan. Presentase representasi kesulitan siswa menentukan sebesar 62,0% di kategorikan sedang, kesulitan membaca sebesar 29,% di kategorikan rendah dan kesulitan membedakan sebesar 72,2%) kategori tinggi. faktor penyebabnya kesalahan representasi kemampuan siswa yaitu sulit dalam membedakan bilangan asli, kurang dari serta sulit dalam menentukan irisan, dan dalam menggambar diagram venn, dari kesalahan tersebut siswa tidak dapat menentukan himpunan penyelesaian atau siswa tersebut kesulitan dalam memahami dan mencermati.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN ETNOMATEMATIKA PADA SITUS PURBAKALA PUGUNG RAHARJO Choirudin choirudin; Eka Fitria Ningsih; M. Saidun Anwar; Intan Ratna Sari; Suci Amalia
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.77 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i1.3755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi benda-benda budaya (artefak) yang ada pada situs purbakala Pugung Raharjo di Lampung Timur sekaligus mengimplementasi potensi yang dapat dikembangkan sebagai bahan pembelajaran dalam pembelajaran matematika di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) yang melibatkan semua pihak yang relevan (stakeholder) dalam mengkaji tindakan yang sedang berlangsung, antara lain: 1) Badan Kesatuan Bangsa dan Poliliti (Kesbangpol) Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sebagai pihak yang berwenang dalam bidang penelitian dan pengembangan, 2) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sebagai pemangku kebijakan di lingkungan pendidikan di bawah naungan NU provinsi Lampung, 3) Kepemerintahan Desa Pugung Raharjo selaku pemilik wilayah situs Purbakala. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan survei untuk mengembangkan buku ajar bagi mahasiswa pendidikan Matematika di IAIMNU Metro khususnya dan bagi para pecinta, pemerhati dan pemangku kebijakan di bidang budaya dan matematika
ANALISIS PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI BERDASARKAN TINGKAT BERPIKIR TEORI VAN HIELE DAN GENDER Marlinda Indah Eka Budiarti; Faisal Eka Mahendra
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.727 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i1.3853

Abstract

Abstract: Due to difficulties in learning geometry, the teacher plays an important and active role in creating students who have good problem solving skills. The teacher also has to test the level of geometrical thinking of students based on Van Hiele's theory to find out the students understanding about geometry material, so the teacher can overcome the difficulties of students in learning geometry. This research is designed to explore and describe the process of geometry problem solving based on Van Hiele's theory. Therefore this research used descriptive exploratory. It used qualitative approach. The subject of this research is limited to University of Muhammadiyah Sorong students which obtained the level of visualization, analysis, informal deductive and will be analyzed based on the gender. Data of this research is 1) Geometry Van Hiele Test; 2) Problem Solving Test; 3) Interview. The conclusion of this research is: 1) At the level of male visualization thinking is to identify problem and determine goal using language problem. While at the level of women visualization, it reached on determining goal, ; 2) the level of male analysis thinking is able to pass five steps in problem solving by using own language but are less systematic. While level of female analysis thinking is able to pass five steps in problem solving systematically; 3) level of male deductive formal thinking is to pass five steps problem solving systematically and using own language. While level of female deductive formal thinking is able to pass five steps problem solving systematically and explaining by using own language.
EFEKTIVITAS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL COLLABORATIVE LEARNING DENGAN MEDIA BLOG PADA MATAKULIAH KALKULUS II Sunismi Sunismi; Abdul Halim Fathani; Muhammad Baidawi
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.766 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i1.3944

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui uji efektivitas berpikir kritis mahasiswa melalui penerapan model collaborative learning dengan media blog pada mata kuliah kalkulus II. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan jenis rancangan the nonequivalent pretest-posttest control group. Sedangkan teknik analisis data penelitian yang digunakan adalah Uji t berpasangan (paired t-test), melalui program SPSS 16.0 for Windows dengan Independent Sample T-Test, dengan terlebih dahulu melakukan prasyarat, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, yaitu uji Lilliefors (Kolmogorov-Smirnov) normality test dan uji Levene’s (uji homogenitas). Sampel mahasiswa semester II Unidha dan Unisma berjumlah 118 mahasiswa. Hasil penelitian untuk data postes, berdasarkan hasil uji t melalui program SPSS 16.0 for Windows, dengan menggunakan Independent Sample T-Test (t-test for equality of means) untuk data postes (kemampuan berpikir kritis) di Unisma dan Unidha Malang, diperoleh nilai signifikansi (sig.2-tailed) adalah 0,049 dan 0,045, karena lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis mata kuliah kalkulus II mahasiswa Unisma dan unidha Malang antara kelompok eksperimen (model collaborative learning) dan kelompok kontrol (model konvensional) berbeda secara signifikan. Berdasarkan nilai rata-rata nilai postes di Unisma pada kelompok eksperimen sebesar 63.67, dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 53.43, demikian juga nilai rata-rata nilai rata untuk data postes di Unisma Malang pada kelompok eksperimen sebesar 65.83, dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 60.04, dikarenakan nilai rata-rata kelompok ekespeerimen lebih besar dari pada nilai rata kelompok kontrok pada niai postes kedua sampel di Unisma dan Unidha, maka dapat disimpulkan kemampuan berpikir kritis mata kuliah kalkulus II mahasiswa di Unisma dan Unidha antara kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Kata Kunci: Kemamapuan Berpikir Kritis, Collaborative Learning, Media Blog, Kalkulus II Abstract: The purpose of this study was to determine the effectiveness test of students' critical thinking through the application of collaborative learning models with media blogs on the second calculus course. This study uses a quasi-experimental design with the nonequivalent pretest-posttest control group design. While the research data analysis technique used is paired t-test, through the SPSS 16.0 for Windows program with Independent Sample T-Test, by first conducting the prerequisites, namely the normality test and homogeneity test, namely the Lilliefors test (Kolmogorov- Smirnov) normality test and Levene's test (homogeneity test). Samples of Unidha and Unisma second semester students totaled 118 students. The results of the study for posttest data, based on the results of the t test through the SPSS 16.0 for Windows program, using the Independent Sample T-Test (t-test for equality of means) for posttest data (critical thinking skills) at Unisma and Unidha Malang, obtained significance values (sig.2-tailed) is 0.049 and 0.045, because it is smaller than 0.05, it can be concluded that the critical thinking ability of calculus II students of Unisma and Unidha Malang students between the experimental group (collaborative learning model) and the control group (conventional model ) significantly different. Based on the average value of posttest at Unisma in the experimental group of 63.67, and the average value of the control group at 53.43, as well as the average value of the posttest data at Unisma Malang in the experimental group at 65.83, and the average value control group of 60.04, because the average value of the experimental group was greater than the average value of the control group in the post-test scores of both samples at Unisma and Unidha, it can be concluded the critical thinking skills of calculus II students at Unisma and Unidha between the experimental groups were better compared to the control group. Keywords: critical thinking ability, collaborative learning, blog media, calculus II
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI PERBANDINGAN : Indonesia Maria Peda Moni Moza; Nyamik Rahayu Sesanti; Retno Marsitin
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.68 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i2.4531

Abstract

Penelitian ini dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada materi perbandingan. Subjek penelitian terdiri atas 28 peserta didik kelas VII-2 SMP Negeri 23 Malang, kemudian diambil 6 peserta didik untuk dianalisis, karena terdapat kesamaan jawaban di setiap tingkatannya. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi metode. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu pada kriteria kurang kreatif atau Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) dengan 39,28%, dan kriteria tidak kreatif dengan 60,71%. Kriteria sangat kreatif, kreatif dan cukup kreatif tidak ditemukan subjek pada tingkatan ini. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh kemampuan berpikir kreatif dengan kriteria kurang kreatif, siswa mampu memahami soal, memberikan ide, memberikan lebih dari satu jawaban dan menjawab tetapi belum ada unsur kebaruan. Siswa dengan kriteria tidak kreatif terdapat 17 orang, siswa mampu memahami soal, memberikan ide, memberikan satu jawaban walaupun kurang lengkap dan menjawab tetapi belum ada unsur kebaruan.
ANALISIS PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DALAM DISCOVERY LINK MAP: indonesia Mega Nur Aini; Retno Marsitin; Trija Fayeldi
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.752 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i2.4533

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika terdiri dari 4 langkah yaitu pemahaman masalah, perencanaan cara penyelesaian, pelaksanaan rencana dan memeriksa kembali. Tujuan adalah untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan pemecahan masalah peserta didik dalam Discovery Link Map dan untuk mengetahui penyebab kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif-kualitatif. Subjek yang dianalisi adalah 8 peserta didik kelas X SMK Islam Gondanglegi. Prosedur pengumpulan data terdiri dari tes kemampuan pemecahan masalah, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian tes dan wawancara dilakukan validasi oleh validator. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi metode. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan tahapan perekduksian data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil dari penelitian yaitu hasil tes dan wawancara menunjukkan kriteria sangat baik terdapat 4 peserta didik, kriteria baik terdapat 6 peserta didik, kriteria cukup terdapat 4 peserta didik, kriteria kurang terdapat 4 peserta didik, dan tidak ada peserta didik yang tergolong kriteria sangat kurang. Persentase pada aspek memahami masalah adalah 87,03%, pada aspek merencanakan penyelesaian adalah 85,18%, pada aspek melaksanakan rencana adalah 79,62%, dan pada aspek memeriksa kembali adalah 68,51%. Kesimpulannya adalah kriteria sangat baik, kriteria baik, kriteria cukup, kriteria kurang, dan sangat kurang. Penyebab kesalahan peserta didik yaitu masih belum teliti dalam menentukan satuan dari jawaban yang diberikan, kurang memanfaatkan waktu dalam mengerjakan soal, lupa mengerjakan beberapa tahapan pemecahan masalah, dan masih belum paham sepenuhnya metode subsitusi dan metode eliminasi Saran untuk penelitian selanjutnya dapat mengambangkan menjadi beberapa tingkatan yang lebih spesifik
MATHEMATIC COMMUNICATION SKILLS IN SENIOR HIGH SCHOOL BASED ON GENDER DIFFERENCES Harfin Lanya; Moh. Zayyadi; Septi Dariyatul Aini; Haris
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.198 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i2.4718

Abstract

This study aims to describe and analyze the written mathematical communication of high school students on linear program questions based on gender. This research was conducted at SMAN 3 Pamekasan class XI MIPA I. The subjects in this study were 2 students out of 32 students of class XI MIPA I who were the superior class of mathematics selected by purposive sampling. This research uses descriptive research with a qualitative approach. The instruments used were Mathematics Ability Test, written Mathematical Communication Test and Interview Guidelines. Data were analyzed descriptively in the form of qualitative data obtained from the results of the Written Test to describe students' written mathematical communication. The results showed that female students were more dominant than male students in the cognitive domain and completed written math problems in full.
IMPLEMENTATION OF MATHEMATIC VALUES OF KARAPAN SAPI’S MADURA WITH STAD LEARNING SETTINGS IN SDN PADEMAWU Sri Indriati Hasanah; Harfin Lanya; Chairul Fajar Tafrilyanto; Zumrotun Aini
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.576 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i2.4774

Abstract

This research is a Classroom Action Research (PTK) at SDN Pademawu on the subject of flat wakes. Based on field observations, subject teachers do not relate the concept of learning to everyday life which is very important in the process of concept absorption by students and local culture, in this case the culture of the cow karapan. Therefore, it is necessary to implement the implementation of the mathematical values ​​of the Madura cow karapan by setting the STAD (Student Teams Achievement Division) learning model. This research was conducted in two cycles with each stage: planning, implementing, observing, and reflecting. The results of data analysis showed that student activity from cycle I to cycle II had increased from an average of 2.82 to 3.54 in the very good category. While the student response has increased with the value of the student response questionnaire having an average of 83.63% to 96.97% in the positive category. Then based on the test results, the data showed an increase in the proportion of 57.58% to 90.91%.

Page 4 of 11 | Total Record : 102