cover
Contact Name
Sri Hariyani
Contact Email
pi@unikama.ac.id
Phone
+6281332496234
Journal Mail Official
srihariyani@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl. S.Supriyadi No.48 Malang 65148
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pi: Mathematics Education Journal
ISSN : 25975161     EISSN : 25976915     DOI : https://doi.org/10.21067/pmej
Core Subject : Education,
Pi: Mathematics Education Journal is issued as an academic journal and devoted to the publication of research papers in the field of mathematics education. Mathematics education should be interpreted to mean the whole field of human ideas and activities that could affect the teaching and learning of mathematics. We welcome authors for original research articles aims on Mathematics Education. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields: Learning mathematics Media development of mathematics Assesment and evaluation in mathematics Mathematics curriculum Thinking Process
Articles 102 Documents
STUDENTS’ THINKING PROCESSES IN SOLVING OPEN-ENDED PROBLEMS USING ONLINE LEARNING TAKING INTO ACCOUNT THE MATHEMATICAL ABILITY Tigas Laila Nurpratiwi; Rini Setianingsih
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.868 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v4i1.5288

Abstract

It is important for a student to be able to solve problems. This study aims to describe students’ thinking processes in solving open-ended problems with online learning reviewed from mathematical abilities. This research is descriptive in nature with a qualitative approach. The subjects of this research consist of three 8th grade students, while the research instruments that were used consist of a mathematical ability test, an open-ended problem test and interview guideline. The results of the study reveal that student with high mathematical abilities meets all indicators of thinking processes, while student with average mathematical ability at the step of understanding the problem, did not carry out of making arguments, at the step of devising a plan he did not carry out the considering thinking process, as well as did not give an argument at the step of looking back. Almost the same as these results, student with low mathematical ability did not carry out the thinking process of remembering and the process of considering, while at the step of looking back, he did not carry out the process of considering and making an argument. Based on these results, it can be concluded that mathematical ability affects a student’s thinking process.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS PESERTA DIDIK DALAM DISCOVERY LINK MAP Setiasari, Atmi; Marsitin, Retno; Fayeldi, Trija
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.402 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v4i1.5298

Abstract

The ability of students to express many ideas when solving mathematical problems is called mathematical creative thinking. The level of creative thinking ability is a criterion for understanding and analyzing the creativity of students. The purpose of this study is to classify students' creative thinking skills with a discovery link map model. This study uses a qualitative approach, with a descriptive-qualitative research type. The research subjects consisted of 19 students of class VIIA SMP PGRI 6 Malang, then 6 students were taken to be analyzed, because there were similarities in answers at each level. Accumulated scores were obtained from tests, interviews, and documentation. Test the correctness of the data obtained from the method triangulation technique. Values are analyzed through data reduction steps, data presentation and drawing conclusions. The results of the study included, in the fluency aspect, students were classified as quite creative with a percentage of 63.15%, in the flexibility aspect, students belonged to the creative criteria with a percentage of 73.68%, and in the aspect of authenticity, students belonged to the criteria. not creative with a percentage of 0%. The conclusion based on the results of the study showed that students' mathematical creative thinking abilities in the fluency aspect were classified as quite creative criteria. The flexibility aspect is classified as a creative criterion. The aspect of authenticity is classified as uncreative criteria.
PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING MODEL POLYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMP MODERN AL-RIFA’IE MALANG TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Achmad Bachrul Anam; Retno Marsitin; Nyamik Rahayu Sesanti
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.843 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v4i2.5377

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami soal dan mengerjakannya terutama pada materi sistem persamaan linier dua variabel. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan metode pendekatan problem solving dengan model polya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model yang dikembangkan oleh Kemmis & Mc Teggart. Penelitian dilaksanakan di SMP Modern Al-Rifa’ie Malang pada peserta didik kelas VIII-D dengan menggunakan subjek sebanyak 28 peserta didik tahun ajaran 2020/2021. Teknik dan Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, adanya peningkatan hasil belajar peserta didik aspek kognitif pada setiap siklus. Persentase ketuntasan rata-rata yang diperoleh pada siklus I yaitu 34% sedangkan persentase ketuntasan rata-rata pada siklus II yaitu 80%. Jadi persentase peningkatan yang terjadi pada siklus I dan II yaitu 46%. Kata Kunci: Penelitian tindakan kelas, problem solving model polya, hasil belajar.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS DARING (E-LEARNING) TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS V SDI Al-HUSNA Intan Safira Dwi Santy; Heni Pujiastuti
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.379 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v4i2.5637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika berbasis daring (e-learning) terhadap kepercayaan diri siswa di SDI Al-Husna. Pada masa kini, proses pembelajaran dengan menggunakan E-learning dapat bersifat interaktif sehingga siswa mampu berinteraksi dengan teknologi sebagai media belajarnya. Dikarenakan banyaknya pengaruh luar yang tidak diawasi oleh guru sehingga ketidakfokusan siswa berkurang terhadap materi yang disampaikan, akibatnya siswa tidak menyimak dengan baik, siswa tersebut tertinggal dan enggan untuk bertanya kembali, sehingga rasa kepercayaan diri siswa berkurang, baik untuk bertanya maupun berpendapat. Kurangnya kepercayaan diri siswa terhadap dirinya sendiri dapat berpengaruh terhadap pola berpikirnya, sehingga sering menutup diri. Masalah kepercayaan diri pada individu menjadi prioritas yang harus dibangun untuk mengefektifkan pembelajaran berbasis e-learning. Metode pengumpulan data yang diambil adalah dengan memberikan angket kepada siswa.
KREATIVITAS SISWA KEMAMPUAN TINGGI DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA KONTEKSTUAL Ucik Fitri Handayani
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.533 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v4i2.5757

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kreativitas siswa tinggi dalam memecahkan masalah matematika kontekstual. Penelitian ini fokus pada siswa kelas VIII yang rata-rata kelasnya lebih tinggi dari kelas lain. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Hasil jawaban siswa dianalisis menggunakan indikator fluency, flexibility, dan novelty. Kemudian dikategorikan berdasarkan tingkat kreativitas. Terdapat 2 siswa kemampuan tinggi yang dipilih sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian ini adalah (1) Terdapat siswa kemampuan tinggi yang berada pada tingkat 4 (sangat kreatif) yang memenuhi 3 indikator yakni kelancaran, keluwesan dan kebaruan dengan baik sesuai materi dan kemampuannya. (2) Terdapat siswa kemampuan tinggi berada pada tingkat 3 (kreatif) yang memenuhi 2 indikator yakni kelancaran dan keluwesan dengan baik sesuai materi dan kemampuannya. (3) Ada indikator kebaruan yang tidak terpenuhi oleh siswa kemampuan tinggi. (4) Siswa kelompok kemampuan tinggi memiliki tingkat yang berbeda sesuai kemampuan dan pengetahuan siswa. (5) Kurangnya kreativitas siswa berkemampuan tinggi dikarenakan siswa belum memahami masalah kontekstual karena latihan soal yang kurang.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERBANTUAN DAKON SATUAN PANJANG PADA MATERI SATUAN PANJANG Novita Sasmita; Nuriana Rachmani Dewi; Rochmad
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.387 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6305

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan berbantuan media pebelajaran dakon satuan pada materi satuan panjang. Metode penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, pengumpulan data dengan metode tes dan wawancara. Sumber data dalam penelitian ini adalah satu peserta didik kelas IV SD. Kemampuan penyelesaian masalah matematis diukur dengan menggunakan empat indikator yakni memahami masalah, membuat rencana penyelesaikan masalah, melaksanakan rencana, memeriksa kembali jawaban. Berdasarkan analisis hasil tes dan wawancara, diperoleh hasil penelitian ini menunjukkan: peserta didik sudah dapat memahami materi konversi satuan panjang dengan baik, minat belajar peserta didik juga meningkat, dan proses penbelajaran semakin menyenangkan. Hal tersebut dibuktikan dari hasil jawaban siswa mengenai latihan soal yang diberikan pada setiap akhir pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran dakon satuan panjang dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dibuktikan dengan hasil posttest yang jauh lebih baik dari pretest. Pembelajatran dengan menerapkan media pembelajaran matematika dapat membantu peserta didik lebih memahami materi pembelajaran matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN KONSEPTUAL PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL NILAI MUTLAK BERDASARKAN TEORI APOS Tita Tengku Malinda; Wiwin Sri Hidayati
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.254 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan konseptual peserta didik dalam menyelesaiakan soal nilai mutlak berdasarkan Teori APOS (Aksi, Proses, Objek, Skema). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMAN Ploso tahun ajaran 2019/2020 yang diambil berdasarkan tingkat kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes dan wawancara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes tertulis dan wawancara. Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini yaitu (1) peserta didik berkemampuan matematika tinggi telah membentuk aksi, proses, objek dan skema pada setiap jenis kemampuan konseptual, (2) peserta didik berkemampuan matematika sedang membentuk aksi, proses, objek dan skema pada kemampuan klasifikasi dan kategori, serta kemampuan prinsip dan generalisasi, membentuk aksi, proses, dan objek pada kemampuan teori, model, dan struktur, (3) peserta didik berkemampuan matematika rendah membentuk aksi pada setiap jenis kemampuan konseptual. The research aims to describe students conceptual abilities in solving absolute value question based on APOS Theory (Action, Process, Object, Schema). The subject of this research were student of class X SMAN Ploso for the academic year 2019/2020 which were taken based on high, medium, and law levels of mathematics abilities. This research is a descriptive qualitative research. Data collection methods this research uses the methods of test and interview. Technique data collection this research using written test and interview. Checking the validity data this research using triangulation time. The result of this research indicate that (1) student with high mathematics ability have formed action, process, object, and scheme for each types conceptual abilities, (2) student with medium mathematics ability is forming action, process, object, and scheme on the ability of classification and categories, the ability of principles and generalizations, forming action, process, and object on the ability of the theory, models, and structures, (3) student with law mathematics ability formed action for each types conceptual abilities.
KAJIAN MATEMATIS PARIWISATA PANTAI JUMIANG DI DESA TANJUNG KECAMATAN PADEMAWU Sri Indriati Hasanah; Harfin Lanya; Chairul Fajar Tafrilyanto; Moh Zayyadi
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.208 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prinsip etnomatematika dan konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di objek wisata Pantai Jumiang Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat sekitar lokasi Pantai Jumiang dan penelitian langsung yang dilakukan peneliti terkait dengan hal-hal yang ada di Pantai Jumiang, baik struktur lokasi, maupun fasilitas umum yang ada di Pantai Jumiang. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan datanya adalah wawancara bebas terstruktur dan observasi untuk menemukan konsep-konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang. Penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif model interaktif, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang antara lain garis lengkung, lonjong, segitiga, limas segitiga, persegi panjang, segitiga siku-siku, segitiga siku-siku, segitiga siku-siku, lingkaran, prisma segitiga, limas segi empat, setengah lingkaran. , balok, jajar genjang dan sudut. Konsep matematika yang terdapat pada Wisata Pantai Jumiang diatas dapat digunakan untuk mengenalkan matematika melalui wisata lokal. Dengan demikian pembelajaran matematika di kelas akan lebih bermakna karena akrab bagi siswa, sudah dikenal dan terkandung dalam lingkungan budayanya sendiri. Konsep matematika yang abstrak akan menjadi konkrit jika sudah mengetahui konsep matematika pada Wisata Pantai Jumiang.
BANGUN DATAR: ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP MELALUI SCHOOLOGY Tika Rahmawati; Tatik Retno Murniasih; Timbul Yuwono
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.689 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6894

Abstract

Pemahaman konsep adalah suatu kecakapan dalam mengerti suatu hal secara mendalam tentang suatu rancangan dengan benar. Pemahaman konsep berdasarkan Skemp dibagi dua yaitu instrumental dan relasional. Siswa yang hafal rumus saja dinamakan pemahaman instrumental. Siswa mempunyai kemampuan menjelaskan prosedur penyelesaian dan mengaitkan konsep dinamakan pemahaman relasional. Schoology merupakan software berbasis web untuk pembelajaran dimana siswa bisa berinteraksi dengan guru. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep matematika yang pada salah satu SMP kelas 7 di kota Malang. Subjek penelitian enam belas siswa kelas VII. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes pada aplikasi schoology untuk materi segiempat dan segitiga. Analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian. Siswa dikelompokkan menjadi 5 kelompok berdasarkan indikator Skemp, selanjutnya dianalisis pemahaman konsepnya. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa siswa yang menguasai pemahaman konsep matematika tingkat instrumental yaitu dengan menghafalkan rumus sebesar 52 %, sedangkan untuk tingkat relasional yang mampu menggunakan prosedur hanya 48 %.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TIPE LEARNING DISABILITIES PADA TOPIK GEOMETRI Nurul Aini; Eny Suryowati
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.793 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6926

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) memilki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan. Salah satu tipe ABK adalah Learning disabilities. Seorang anak Learning disabilities memiliki kesulitan dalam cmembaca, menulis dan matematika. Oleh sebab itu, Peneliti ingin menganalisis pemahaman konsep matematika ABK tipe learning disabilities pada topik geometri. Dimana geometri merupakan bagian matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian diambil dari SMP Swadaya Kesamben Jombang, siswa ABK yang ada di sekolah tersebut berjumlah satu orang. Instrumen utama adalah peneliti dan instrumen pendukung dalam penelitian ini ada 2 yaitu lembar tes pemahaman konsep matematika dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, pemahaman konsep matematika siswa ABK learning disabilities tidak memenuhi semua indikator. Indikator yang muncul hanya empat indikator yaitu Interpreting, Exemplifying, Classifying, dan Summarizing. Hal ini dikarenakan lebih mudah dikaitkan dengan objek visual. Dibandingkan dengan indikator inferring, comparing dan explaining yang membutuhkan pemikiran lebih komplek dan membutuhkan keterampilan membaca dan menulis. Hal ini membuktikan bahwa siswa ABK learning disabilities membutuhkan objek visual atau alat peraga dalam membantu memahami suatu materi

Page 6 of 11 | Total Record : 102