cover
Contact Name
Muhammad Resha
Contact Email
mreshamks@gmail.com
Phone
+62811416720
Journal Mail Official
mreshamks@gmail.com
Editorial Address
Griya Pena Mas Blok A1 Andi Tonro. Jl. Andi Tonro, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90223
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Training and Community Service Adpertisi
ISSN : -     EISSN : 27759342     DOI : -
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) diharapkan menjadi alternatif menuangkan ide-ide dan gagasan, baik yang telah dibuktikan lewat penelitian maupun hasil telaah pustaka dengan metode penelitian dan kaidah-kaidah ilmiah yang tepat. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai dalam bidang Pengabdian Kepada Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026" : 5 Documents clear
Tata Cara Penulisan Surat Resmi atau Surat Dinas Bagi Perangkat Kelurahan dan Warga Bonto Kio Provinsi Sulawesi Selatan Saleh S, Muh. Saleh; Amiruddin, Nur Aidhilah Ma’rufi; Hakim, Roni; Laman, Erwinda Gracya; Palebangan, Joan Gabriella
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jtcsa.v6i1.700

Abstract

Kegiatan pelatihan tata cara penulisan surat resmi atau surat dinas bagi perangkat kelurahan dan warga Bonto Kio dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan administrasi dalam menyusun dokumen formal yang sesuai kaidah. Sebelum pelatihan dimulai, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur kemampuan dasar. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta hanya menguasai 30-40% konsep penulisan surat resmi, terutama pada aspek struktur surat, penempatan nomor surat, penggunaan bahasa baku, serta penyusunan isi surat yang logis. Setelah mengikuti materi dan praktik penulisan, peserta diberikan post-test untuk mengetahui efektivitas pelatihan. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan capaian pemahaman meningkat menjadi 80-90%, terutama dalam kemampuan menyusun format surat, menggunakan bahasa formal, serta menata isi surat secara sistematis. Peningkatan ini menegaskan bahwa pelatihan mampu memperkuat kompetensi dasar administrasi perangkat kelurahan sehingga mereka lebih siap membuat dokumen resmi secara benar, tertib, dan sesuai kebutuhan pelayanan publik. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada perbaikan kualitas administrasi di Kelurahan Bontokio Kecamatan Minasa Te’ne dan mendorong terwujudnya tata kelola yang lebih profesional.  
Integrasi Teknologi Otomasi Dan Digitalisasi Untuk Penguatan Kapasitas Petani Bijaksana, Andi Muhammad Arif; Fatmawaty, A. St. Fatmawaty; Subaedah, Subaedah; Akbar, Nur Ilham; Jusman, Jusman
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jtcsa.v6i1.711

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas petani Balocci Baru melalui penerapan teknologi otomasi dan digitalisasi sebagai upaya memperbaiki efisiensi serta mutu pengelolaan usaha tani. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas petani Balocci Baru melalui integrasi teknologi otomasi dan digitalisasi guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan usaha tani. Kelurahan Balocci Baru masih menghadapi keterbatasan dalam minimnya data spesifik, pemasaran rendah, cuaca ekstrem. Program ini dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pelatihan partisipatif, demonstrasi alat otomasi seperti sistem penyiraman otomatis, serta pendampingan penggunaan aplikasi digital untuk pencatatan dan pemantauan usaha tani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam mengoperasikan alat otomasi serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas pertanian. Penerapan teknologi ini juga membantu mengurangi beban kerja manual, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, dan memperkuat kemampuan petani dalam mengakses informasi pasar maupun iklim. Secara keseluruhan, integrasi otomasi dan digitalisasi memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern yang lebih adaptif dan berkelanjutan di Balocci Baru
Edukasi Berbasis Potensi Lokal dalam Menguatkan Identitas dan Kemandirian Desa Nadrah, Nadrah; Sujariati, Sujariati; Rampeng, Rampeng; Mallapiang, Yasser; Inayah, Nurul
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jtcsa.v6i1.723

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan identitas dan kemandirian desa melalui edukasi berbasis potensi lokal di Desa Bonto Kio, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep. Permasalahan yang dihadapi masyarakat meliputi rendahnya pemahaman terhadap potensi lokal, lemahnya kesadaran identitas desa, serta tingginya ketergantungan ekonomi terhadap pihak luar. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi desa yang tersedia dan kemampuan masyarakat dalam mengelolanya secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi dan survei awal, pelatihan dan workshop, serta pendampingan dan evaluasi. Pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal diterapkan dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas aparatur desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha lokal, dan perwakilan masyarakat Desa Bonto Kio. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan partisipasi masyarakat dalam mengenali serta mengelola potensi lokal desa. Masyarakat mulai memahami pentingnya identitas dan kearifan lokal sebagai aset pembangunan serta menunjukkan peningkatan motivasi dan kepercayaan diri. Tingkat ketercapaian kegiatan berada pada kategori cukup tinggi dengan rata-rata capaian sekitar 77–80 persen. Kegiatan ini berkontribusi dalam mengisi kesenjangan praktik pemberdayaan desa dengan menekankan penguatan identitas desa sebagai fondasi kemandirian yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Budidaya Ikan Menggunakan Kolam Terpal sebagai Alternatif Usaha Perikanan Berbasis Rumah Tangga Guntur, Guntur; Arda, Abdul Latief; Nasrullah, Nasrullah; Nurahmad, Nurahmad; Syuryadi, Syuryadi
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jtcsa.v6i1.724

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan alternatif usaha perikanan yang mudah diterapkan dan berbiaya rendah bagi masyarakat pesisir. Ketergantungan nelayan pada perikanan tangkap menyebabkan pendapatan yang tidak stabil akibat pengaruh cuaca dan musim, sehingga diperlukan diversifikasi usaha yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya ikan menggunakan kolam terpal sebagai alternatif usaha perikanan berbasis rumah tangga. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep pada tanggal 10 Desember 2025 dengan melibatkan 25 orang peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, pengelola BUMDes, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), nelayan, dan staf desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif–partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan teknis, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dan teknik budidaya kolam terpal, manajemen pakan dan kualitas air, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan minat peserta untuk mengimplementasikan budidaya ikan kolam terpal baik pada skala rumah tangga maupun sebagai unit usaha desa. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam membuka peluang penguatan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Dasar bagi Kelompok Sadar Wisata dan Pemandu Lokal dalam Mendukung Pariwisata Fauzy; Sangkala, Siti Fatimah; Yaumi, Muhammad Taufik Al Hakim; Absri, Absri; Riskiawat, Nur Sapta
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jtcsa.v6i1.726

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat menuntut peningkatan kapasitas sumber daya manusia desa, khususnya dalam aspek pelayanan wisata. Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), memiliki potensi wisata pesisir dan mangrove yang memerlukan dukungan keterampilan komunikasi, terutama Bahasa Inggris dasar, untuk meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris dasar pariwisata bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM BUMDes, dan staf desa. Kegiatan PKM dilaksanakan pada 10 Desember 2025 dengan melibatkan 25 peserta, menggunakan pendekatan partisipatif dan ed ukatif melalui metode pelatihan, simulasi dialog, dan diskusi interaktif. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif dan kualitatif melalui observasi, penilaian kinerja, serta kuesioner untuk mengukur tingkat ketercapaian kegiatan dari aspek keterampilan, sikap, sosial budaya, dan ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan ungkapan dasar Bahasa Inggris pariwisata, terutama dalam menyapa wisatawan, menawarkan bantuan, dan menjelaskan aktivitas wisata. Selain itu, kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri dan kesadaran peserta akan pentingnya pelayanan wisata yang ramah dan profesional. Meskipun dampak ekonomi belum dapat diukur secara langsung, peningkatan kesiapan peserta dalam melayani wisatawan menjadi modal awal yang penting dalam mendukung pengembangan pariwisata dan UMKM desa secara berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5