cover
Contact Name
Thresya Febrianti
Contact Email
thresya.febrianti@umj.ac.id
Phone
+6281298401118
Journal Mail Official
jmestahatiakmitangsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Padjajaran No.1 Pamulang, Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Semesta Sehat
ISSN : -     EISSN : 27974510     DOI : https://doi.org/10.58185/j-mestahat.v1i1.67
Core Subject : Health,
Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat) merupakan opened acces dan peer-reviewed journal. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasi penelitian orisinil dan literatur review yang berhubungan dengan isu kesehatan masyarakat yang ada di dunia. Topik yang dimuat dalam jurnal ini adalah topik keilmuan yang sesuai dengan peminatan kesehatan masyarakat (Biostatistik, epidemiologi penyakit menular dan tidak menular, informatika kesehatan, kesehatan reproduksi, manajemen asuransi kesehatan, manajemen informasi kesehatan, manajemen pelayanan kesehatan, manajemen rumah sakit, promosi kesehatan, kebijakan kesehatan, gizi kesehatan masyarakat, keselamatan dan kesehatan kerja, dan kesehatan lingkungan). J-Mestahat dipublikasikan 2 kali dalam setahun yaitu Februari dan Agustus. Untuk pengajuan artikel (submission) dibuka sepanjang tahun. Sebelum mengirimkan artikel, harap pastikan bahwa naskah sudah sesuai dengan fokus dan ruang lingkup J-Mestahat dan mengikuti template naskah yang sudah tersedia.
Articles 49 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Serang Wiwik Eko Pertiwi; Alyn Dyah Savitri
J-Mestahat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v3i2.111

Abstract

Tindakan tidak aman merupakan tindakan yang melanggar/tidak sesuai dengan anjuran yang berlaku sehingga dapat memiliki peluang untuk menyebabkan terjadinya kecelakaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan antara tindakan tidak aman dengan pengetahuan, jenis kelamin, pendidikan orang tua dan letak sekolah pada siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Serang Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi 7.466 siswa dengan sampel 156 responden yang diambil secara accidental sampling. Analisis penelitian dengan menggunakan aplikasi statistik dengan menggunakan uji t independent one sample dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada perbedaan tindakan tidak aman antara pengetahuan kurang baik dengan yang baik (p-value 0,229) tidak ada perbedaan tindakan tidak aman antara jenis kelamin laki-laki dengan yang perempuan (p-value 0,441) sedangkan ada perbedaan tindakan tidak aman antara pendidikan orang tua (p-value 0,005). Tidak ada hubungan antara letak sekolah dengan tindakan tidak aman (p-value 0,720). Sekolah perlu untuk memberikan edukasi tentang pentingnya aspek keselamatan kepada semua siswa agar siswa tidak berperilaku ceroboh selama berada di sekolah.
Analisis Kesehatan Mental pada Perawat Puskesmas Kota Bandung Saat Lonjakan Kasus COVID-19 Maksum, Enisah; Nadirawati, Nadirawati; Satuhu, Neni Rochmayati
J-Mestahat Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i1.112

Abstract

Pandemik COVID-19 berpengaruh di semua lini kehidupan dan melumpuhkan semua sektor di masyarakat.Dampak signifikan terjadi dan menjadi perhatian khusus dalam bidang kesehatan karena menjadi gardaterdepan. Lonjakan kasus terkonfirmasi COVID-19 berpengaruh pada beban perawat yang meningkat.Perawat puskesmas yang berhadapan langsung dengan masyarakat sangat kewalahan dengan banyaknyakasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban perawat puskesmas di Kota Bandung saat terjadilonjakan kasus COVID-19, khususnya pada varian Delta. Penelitian menggunakan metode kuantitatifdeskriptif dengan pendekatan cross sectional, dan teknik sampel yang digunakan accidental sampling.Jumlah sampel 43 orang, pengumpulan kuesioner pada bulan Juni 2021. Analisis data univariatmenggunakan deskriptif frekuensi. Analisis data bivariat menggunakan chi-square. Hasil analisis statistikdengan distribusi frekuensi didapatkan bahwa terdapat gangguan mental emosional sebanyak 44 perawat.86%, 44,2% dan 41,9% perawat puskesmas yang menangani pasien COVID-19 masing-masing mengalamigejala psikosis, gangguan mental emosional dan PTSD (Post Traumatic Stress Disorder), mengalami bebankerja yang meningkat, tertekan dan tidak mempunyai banyak waktu istirahat. Perawat Puskesmasmengalami burn out karena selama kurun waktu 24 jam selalu dihubungi oleh warga dengan keluhan danpermintaan dalam penangan kasus COVID-19. Perlu ada nya tindak lanjut bila ada perawat yang mengalamigangguan dan perlu adanya penelitian lebih lanjut. Kata kunci: beban kerja; gangguan mental emosi; perawat puskesmas; PTSD; psikosis.
Usia, Jenis Kerja, Pengetahuan, Iklim Kerja, dan Asupan Cairan Pada Kejadian Dehidrasi Pekerja Tambang Athalia Putriwika Salsabila; Suroto; Daru Lestantyo
J-Mestahat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v3i2.113

Abstract

ABSTRAK Perkembangan dunia meliputi teknologi industri menuntut persaingan dalam produktivitas dan efisien waktu yang meningkat, menimbulkan semakin banyaknya tekanan yang ditemui oleh pekerja ketika melakukan pekerjaan, salah satunya disektor pertambangan. Di setiap tempat kerja memiliki berbagai macam sumber bahaya, salah satunya iklim kerja panas yang dapat berisiko mengakibatkan pekerja mengalamai dehidrasi. Faktor risiko dehidrasi meliputi pengetahuan, usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan, lingkungan kerja panas, tingkat konsumsi cairan dan suhu dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia, jenis kerja, pengetahuan, iklim kerja, dan asupan cairan pada kejadian dehidrasi pekerja tambang nikel bagian workshop. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik pemeriksaan kejadian dehidrasi melalui pendekatan cross sectional menggunakan metode total sampling sejumlah 27 pekerja. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian dehidrasi adalah pengetahuan (0,002), iklim kerja (0,016), asupan cairan (0,0001). Tidak terdapat hubungan antara usia (0,295), jenis kerja (0,443). Pengetahuan, iklim kerja dan asupan cairan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian dehidrasi pada pekerja workshop. Kata kunci: Asupan Cairan, Dehidrasi, Iklim Kerja, Urin. ABSTRACT The development of the world including industrial technology demands competition in increasing productivity and time efficiency, causing more and more pressures faced by workers when doing work, one of which is in the mining sector. In mining nickel sources of danger, one of which is a hot work climate that can risk causing workers to experience dehydration. This study aimed to analyze the relationship between age, type of work, knowledge, work climate, and fluid intake on the incidence of dehydration of nickel mining workers in the workshop section. The type of research is a quantitative study using an analytical survey to examine the incidence of dehydration through a cross-sectional approach using a total sampling method of 27 workers. The results of the ChiSquare statistical test showed that the variables related to the incidence of dehydration were knowledge (0.002), work climate (0.016), and fluid intake (0.0001). There is no relationship between age (0.295), and type of work (0.443). Keywords: Fluid Intake, Dehydration, Work Climate, Urine.
Perbandingan Tarif Reguler dengan Tarif INA CBGs pada Kasus Persalinan dengan Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang Selatan Mubshiroh, Mubshiroh; Efendi, Rusman; Fauzi, Ridhwan
J-Mestahat Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i1.114

Abstract

Sistem pembayaran prospektif dimaksudkan untuk menjamin masyarakat mendapatkan kualitas pelayanan kesehatan yang baik dengan biaya yang terkendali. Indonesia telah menerapkan sistem pembayaran prospektif Diagnostic Related Group (DRGs) pada rumah sakit yang disebut dengan Indonesia Case Based- Groups (INA-CBGs). Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan tarif reguler dengan tarif INA-CBGs pada kasus sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang Selatan. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif, sampel sebanyak 65 kasus persalinan dengan sectio caesarea yang terklaim di aplikasi e-klaim INA-CBG’s versi 5.3 dari bulan Januari 2018 sampai dengan Juni 2018. Metode pengumpulan data telaah dokumen, mengobservasi perincian biaya rawat inap dari billing system. Sebanyak 65 kasus persalinan dengan seksio caesarea dengan total tarif reguler sebesar Rp. 793.144.700, sedangkan total tarif INA-CBG’s sebesar Rp. 345.053.900 menunjukkan selisih negatif dengan total selisih sebesar Rp -448.090.800. Adapun rata-rata selisih antara tarif reguler dengan INA-CBBGs sebesar Rp. -6.893.705/kasus. Tarif INA-CBGs terbukti lebih efisien dibandingkan dengan tarif reguler rumah sakit yang menggunakan system fee for service. Tarif INA-CBGs dapat disempurnakan dengan mengadopsi sistem global budget sehingga memberikan kepastian bagi penyedia layanan kesehatan sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pembiayaan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada Wanita Usia Subur Nabilah, Vania Alda; Febrianti, Thresya; Nurfadhilah, Nurfadhilah; Romdhona, Nur
J-Mestahat Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i1.115

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang berada pada urutan keempat tertinggi di dunia. Skrining menggunakan metode IVA menawarkan banyak manfaat bagi wanita, salah satunya sebagai deteksi dini kanker serviks, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum paham tentang manfaatnya. Penelitian bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pemeriksaan IVA pada WUS di Puskesmas Telukjambe. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, yang dilakukan di wilayah Puskesmas Telukjambe. Responden merupakan wanita usia subur (WUS) yang dipilih secara purposive sampling. Uji statistic yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tidak pernah memanfaatkan pemeriksaan IVA (81,8%), sebagian besar responden memiliki pendidikan tinggi (65,0%), sebagian besar responden sudah memiliki pengetahuan baik (46,2%), akses informasi baik (60,1%), namun responden kurang mendapat dukungan petugas kesehatan (58,0%), dan sebagian besar menyatakan sudah mendapat dukungan suami (79,7%). Ada hubungan antara pendidikan (p value=0,037; OR=3,56; CI=1,15-11,01), akses informasi (p value=0,031; OR=3,36; CI=1,18-9,51) dan dukungan petugas kesehatan (p value=0,004; OR=4,01; CI=1,61-10,02) dengan pemanfaatan pemeriksaan IVA. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan suami. Faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pemeriksaan IVA adalah pendidikan, akses informasi dan dukungan petugas kesehatan. Perlu adanya peningkatan penyebarluasan informasi dan peran petugas kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks. Kata kunci: Pemeriksaan IVA, Kanker Serviks, WUS
Hubungan Konsumsi Fast Food, Aktivitas Fisik dan Durasi Tidur dengan Kejadian Obesitas pada Siswa di SMK Bina Am Ma’mur Hanifah, Nida; Mustakim, Mustakim
J-Mestahat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i2.117

Abstract

ABSTRACT Obesity is a global health problem caused by a lifestyle that includes inappropriate diet and physical activity levels. The purpose of this study was to determine the relationship between fast food consumption, physical activity and sleep duration with the incidence of obesity in students at Bina Am Ma'mur Vocational School in 2021. This study is a quantitative study using a cross sectional design. The results showed that there was a relationship between fast food consumption (P=0.000) and sleep duration (P=0.004) with the incidence of obesity in students at Bina Am Ma'mur Vocational School. It is recommended for schools to make promotive and preventive efforts, such as conducting counseling at school about the importance of choosing healthy foods, and others. Keywords: Obesity, Diet, Lifesyle, Students
Determinan Adiksi Media Sosial pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhamadiyah Jakarta Nurfadhilah, Nurfadhilah; Muqoddasah, Wardatul
J-Mestahat Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i1.118

Abstract

Adiksi media sosial dapat mempengaruhi otak dengan cara yang berbahaya. Pengidapnya akan menggunakan media sosial secara kompulsif dan berlebihan. Mereka asik menggulir postingan, gambar, dan video hingga mengganggu aktivitas lain dalam hidupnya. Penelitian ini bertujuan menggambarkan determinan adiksi media sosial, yaitu fear of missing out (FOMO), kesepian, dan kontrol diri mahasiswa FKM UMJ. Desain studi yang dipilih cross-sectional dengan teknik stratified random sampling, dipilih sejumlah 90 mahasiswa semester 2, 4, dan 6 menggunakan kuesioner elektronik. Analisis data menggunakan uji Chi Square (⍺=0,05). Variabel yang berhubungan dengan adiksi media sosial yaitu FOMO (p-value=0,043, OR=2,850), self-control (p-value=0,000, OR= 6,439), dan variabel yang tidak berhubungan yaitu kesepian (p-value=0,866). Sebanyak 68,9% responden mengalami adiksi media sosial, 53,3% merasa mengalami FOMO, 56,7% kesepian, dan 67,8% memiliki self-control kurang baik. Diperlukan intervensi untuk mengurangi adiksi media sosial serta meningkatkan kemampuan kendali diri dan mengurangi FOMO mahasiswa, misalnya dengan edukasi mengenali emosi dan mengelola aktivitas agar menjadi produktif.
Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Mahasiswa Pramudita, Arif Saiful; Sari, Meliana
J-Mestahat Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i1.120

Abstract

Pada masa Pandemi Covid19, pemerintah memberlakukan peraturan untuk segala aktivitas dari jarak jauh. Perubahan ini mendorong semua institusi pendidikan menjalankan pembelajaran jarak jauh. Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), meningkatkan penggunaan gadget yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan keluhan Muskuloskeletal (MSDS). Penelitian ini bertujuan, mengetahui gambaran keluhan MSDS pada mahasiswa selama PJJ. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 115 mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Analisis data menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82.6% mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengalami keluhan muskuloskeletal. Karakteristik reponden meliputi berjenis kelamin perempuan (86.7%), Indeks Massa Tubuh kategori kurus (80.4%), kurang olahraga (82.4%), dan memiliki kebiasaan tidak merokok (84.5%). Adapun risiko ergonomi paling banyak adalah kategori tinggi yaitu Keluhan muskuloskeletal ini banyak dialami pada mahasiswa yang resiko ergonomi tinggi (45.2%), Penelitian ini menunjukkan perlunya edukasi terhadap mahasiswa untuk mengurangi dampak dan mencegah kejadian MSDS. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat rutin berolahraga, memperbaiki pola makan, dan memperbaiki posisi duduk yang baik dan benar.
Prevalensi Penularan HIV di Kota Tangerang Tahun 2023 Farid Amin, Ahmad; Purnamasari, Dewi
J-Mestahat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i2.122

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) attacks the human immune system. Risky sexual behavior and injecting drug use are the main factors of HIV transmission. This study aims to describe the prevalence of HIV in Tangerang City, using data from SIHA 2.1 for September to December 2022. The data was analyzed descriptively. Results show that 19,411 people were tested for HIV, with 271 new cases confirmed. The majority were male (84.3%), aged 20–29 years (41.57%), and the largest affected group was Men who have Sex with Men (MSM) (46.49%). Additionally, 32.1% of People Living with HIV/AIDS (PLHIV) had not started ART. The HIV transmission continues to rise, particularly in the productive age group, which could increase the health care burden in Tangerang. Immediate action is required to address this issue. A massive public awareness campaign is essential to prevent further HIV spread. Expanding and increasing HIV testing is crucial, along with optimizing and expanding Care, Support, and Treatment (CST) services to improve accessibility for PLHIV. Without these measures, the number of HIV cases will likely continue to grow.
Analisis Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Siswa dalam Penanganan Sampah Efendi, Rusman; Hanifah, Nadiyah; Effendi, Luqman; Fauzi, Ridhwan
J-Mestahat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i2.123

Abstract

Sampah merupakan faktor pencetus penyakit yang ditularkan melalui vektor. Sampah berfungsi sebagai makanan bagi serangga dan hama, memberi nutrisi dan mendorong pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa dalam melakukan pengelolaan sampah. Metode penelitian menggunakan rancangan deskriptif, subjek penelitian adalah siswa SMPN 1 Gunung Sindur dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang. Pengmpulan data dilakukan dengan cara angket menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menemukan secara umum siswa di SMPN 1 Gunung Sindur memiliki pengetahuan yang baik tentang penanganan sampah, tetapi secara umum sikapnya menunjukan sikap yang negatif terhadap penanganan sampah. Pada aspek perilaku siswa secara umum menunjukan perilaku yang baik dalam menangani sampah. Kesimpulannya bahwa pengetahuan dan perilaku penangan sampah sudah baik, sedangkan untuk sikap masih banyak yang bersikap negatif. Saran dari hasil penelitian ini agar terus dilakukan edukasi secara berkelanjutan untuk mempertahankan pengetahuan yang baik guna membentuk sikap yang positif dari siswa, dan mempertahankan perilaku penanganan sampah yang baik.