cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
psppi@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Lampung Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145 Email: jrl@eng.unila.ac.id Website : http://jrl.eng.unila.ac.id/index.php/ojs/index
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Lampung (JRL)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 28304640     DOI : https://doi.org/10.23960/jrl.v1i1
Jurnal Rekayasa Lampung (JRL) merupakan jurnal ilmiah yang bersifat peer-reviewed dan open access yang dikelola oleh Fakultas Teknik, Univeritas Lampung yang bekerjasama dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII). JRL berisi artikel ilmiah yang diangkat dari hasil penelitian, gagasan konseptual, aplikasi teori, serta kajian analitis di bidang rekayasa sistem dan industri dalam keilmuan Teknik. Mulai tahun 2022 JRL diterbitkan empat bulanan, yaitu bulan Januari, April, dan Agustus dalam bentuk online dengan e-ISSN 2830-4640 JRL memuat artikel ilmiah dengan topik berikut (tetapi tidak terbatas hanya pada topik tersebut) : - Sistem Produksi - Rekayasa dan Pengendalian Kualitas - Riset Operasional - Supply Chain Management - Ergonomi - Teknik Mesin - Konstruksi - Teknik Lingkungan - Geofisika - Teknik Kimia - Arsitektur - Geodesi - Teknik Elektro - Manajemen Industri - Manajemen Proyek - Decision Support System - Knowledge Management - Enterprise and Architecture - Data Analytic - Enterprise Application Development - IT Governance, Risk, and Compliance - Computation System - Dan lain-lain
Articles 64 Documents
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENGGUNAKAN METODE AHP-SAW, AHP-WP, DAN AHP-TOPSIS Riady, Mahmud
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v4i3.75

Abstract

Peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Kabupaten Kudus masih menghadapi kendala efektivitas sasaran program promosi kesehatan. Kebutuhan sistem yang dapat menentukan prioritas masyarakat yang memerlukan pemberdayaan menjadi penting agar intervensi kesehatan lebih tepat sasaran. Penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan kombinasi metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan Simple Additive Weighting (SAW), Weighted Product (WP), dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk menetapkan prioritas pemberdayaan masyarakat berdasarkan kriteria PHBS. Empat kriteria utama yang digunakan adalah Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Kesehatan Lingkungan, Gaya Hidup, serta Upaya Kesehatan Masyarakat, dengan total 16 indikator penilaian. Data diambil dari survei 6 responden Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Hasil penelitian menunjukkan ketiga metode dapat memprioritaskan kelompok masyarakat yang memerlukan pemberdayaan, di mana metode AHP-TOPSIS memberikan diferensiasi prioritas yang lebih tajam dibandingkan AHP-SAW dan AHP-WP.
TINJAUAN ULANG PERHITUNGAN TIKUNGAN PROYEK PERENCANAAN JALAN KARANG DAPO-BATAS JAMBI Ismail, Ismail; Purba, Aleksander; Despa, Dikpride
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i1.21

Abstract

Jalan merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi umat manusia, dimana Jalan sebagai sarana transportasi bagi keperluan dalam menjalankan roda perekonomian untuk mewujudkan hal tersebut Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum sudah menyelesaikan pembuatan Jalan disebagian wilayah Indonesia yang salah satunya adalah Jalan Karang Dapo sampai Batas Provinsi Jambi. Perhitungan dilakukan untuk memperoleh perbandingan terhadap perhitungan konsultan yang dibuat pada perencanaan Jalan Karang Dapo sampai batas Provinsi Jambi. Penelitian dibatasi pada perhitungan Tikungan Jalan sebanyak 15 Tikungan dari STA 0+00 sampai STA 3+000 lokasi Jalan Karang Dapo sambai batas Provinsi Jambi. Penelitian dan perhitungan dilakukan untuk menentukan Jenis Tikungan yang sesuai terhadap Karakteristik dan Kontur Jalan yang merupakan bentuk atau profil permukaan jalan yang mencakup kemiringan, kelengkungan, dan ketinggian. Kesesuaian Topografi jalan sangat penting dalam perencanaan dan pembangunan jalan karena memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Hasil penelitian dan perhitungan Tinjauan ulang perhitungan tikungan proyek perencanaan Jalan Karang Dapo sampai batas provinsi Jambi diperoleh beberapa perbedaan penentuan jenis tikungan pada lokasi dimaksud terhadap perhitungan konsultan perencana. Sebanyak 4 tikungan yang ditentukan berbeda dari perhitungan konsultan perencana.
KAJIAN KAPASITAS PELAYANAN PDAM TIRTA BETUAH KECAMATAN TALANG KELAPA KABUPATEN BANYUASIN KHUSUNYA DI DI WILAYAH KELURAHAN AZHAR PERMAI PROVINSI SUMATERA SELATAN Arjuna, Arjuna
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i1.22

Abstract

Air Minum menurut Pemenkes RI No.492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum adalah air yang proses pengelolahan atau tanpa proses pengelolahan yang melalui syarat dan dapat langsung diminum. Terjaminnya kesediaan air minum yang berkualitas baik merupakan kewajiban pemerintah daerah. PDAM Tirta Betuah Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin sebagai salah satu sarana masyararkat untuk mendapatkan air minum. Namun pada kenyataanya masyarakat sering mengeluh karena seringnya air yang didistribusikan PDAM Tirta Betuah kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin berkurang ataupun tidak mengalir sama sekali. Penelitian ini dilakukan untuk tujuan mengkaji kebutuhan air bersih, dengan mengidentifikasi permasalahan yang terjadi penghambat PDAM Tirta Betuah dan mengevaluasi kinerja PDAM Tirta Betuah kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) SITI FATIMAH PROVINSI SUMATERA SELATAN Dharma , Arie Satria; Purba, Aleksander; Widyawati , Ratna
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i1.23

Abstract

Kebutuhan parkir sering menjadi permasalahan di lingkungan rumah sakit karena ruang parkir yang tersedia tidak mencukupi, salah satunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Oleh karena itu, tarif parkir berperan sebagai indikator untuk pengukuran ketersediaan ruang parkir dengan layanan serta fasilitas kepada pengguna jasa yang dilayani. Metode statistik deskriptif yang di pakai yaitu Metode household budget untuk mengumpulkan data finansial terkait dengan kemapuan untuk membayar. Metode trip rate dipakai untuk pengolahan data bangkitan-tarikan, serta metode stated preference dipakai untuk analisis pada data willingness to pay (WTP) dari pengguna parkir. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan analisa terhadap karakteristik parkir, trip rate, kapasitas parkir, Ability to Pay (ATP), serta willingness to pay (WTP) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Bangkitan-tarikan kendaraan roda empat dan roda dua masing-masing sebesar 17 SMP/jam untuk kendaraan roda 4 dan 16 SMP/jam untuk kendaraan roda 2. Hasil dari analisis Ability to Pay (ATP) menunjukkan nilai tarif rata-rata sebesar Rp12.193,13.. Analisis willingness to pay (WTP) menghasilkan nilai kemauan membayar pada kendaraan roda 4 yaitu sebesar Rp8.490,65 dan roda 2 sebesar Rp5.602,80.
PENYUSUNAN DED TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU (TPST) SUKAWINATAN DI KOTA PALEMBANG Lutfi , Ahmad Rizal; Purba, Aleksander; Kustiani , Ika
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i1.24

Abstract

Salah satu faktor terpenting yang dapat mempengaruhi penurunan kualitas lingkungan adalah volume timbulan sampah yang selalu meningkat. Timbulan sampah tersebut dapat menjadi tempat perkembangan vektor penyakit dan menurunkan kualitas lingkungan serta menimbulkan gangguan estetika bila tidak ditangani dengan baik. Permasalahan mengenai sampah harus ditangani secara tepat dan tidak hanya mengenai masalah pengolahannya saja tetapi juga meliputi upaya pengelolaan mulai dari sumber timbulan sampah, pewadahan, pengumpulan, pemindahan, pengangkutan sampai ke tahap pembuangan akhir sampah. Upaya pemanfaatan kembali sampah yang masih bisa di daur ulang harus dilakukan, sehingga dapat mengurangi sampah secara kuantitatif. Palembang merupakan salah satu kota metropolitan yang tidak terlepas dengan persoalan sampah seiring dengan jumlah penduduk yang semakin meningkat. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu yang dapat dijadikan sebagai solusi pemecahan masalah persampahan. Adapun konsep pengelolaan sampah terpadu meliputi kegiatan pengurangan, pemilahan, pengumpulan, pemanfaatan, pengangkutan, dan sistem pengelolaan sampah terpadu merupakan kombinasi dari sistem pengelolaan sampah dengan cara daur ulang, pengomposan dan sistem pembuangan akhir dengan cara sanitary landfill. Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Sukawinatan di Kota Palembang menggunakan sistem operasional TPST dengan teknis proses Refuse Derived Fuel (RDF) kapasitas 200 ton per hari yang dapat mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar fosil sehingga menjadi solusi inovatif untuk mengelola sampah dan menyediakan energi yang berkelanjutan.
PEMODELAN NETWORK FLOW ANALYSIS SISTEM DISTRIBUSI AIR MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA - METODE NEWTON Habibi, L; Notodarmojo , S; Despa, Dikpride; Sidarto, K Adji; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i1.25

Abstract

Sistem distribusi air merupakan suatu sistem jaringan perpipaan yang sangat kompleks. Kompleksitas jaringan perpipaan ini menimbulkan masalah dalam hal distribusi debit dan tekanan, yang berkaitan dengan kriteria hidrolis yang harus terpenuhi dalam sistem pengaliran air. Untuk menyelesaikan masalah tersebut perlu dibangun suatu model sistem persamaan yang menggambarkan model jaringan distribusi air. Pada penelitian ini, model pada kondisi tunak dibangun dari persamaan node (H) dengan menggabungkan persamaan kontinuitas dan kekekalan energi. Sebagai persamaan hidrolisnya, pemodelan ini menggunakan persamaan Hazen-Williams. Model sistem yang dibangun merupakan suatu sistem persamaan tak linear. Oleh kerena itu, suatu teknik iterasi, seperti metode Newton, dapat diaplikasikan untuk memperoleh solusi dari sistem persamaan tersebut. Metode ini memiliki konvergensi yang sangat baik. Akan tetapi, metode ini membutuhkan tebakan awal yang bagus untuk mengkonvergenkan penyelesaiannya. Biasanya, hal ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Pada penelitian ini akan digunakan suatu teknik dengan memanfaatkan Algoritma Genetika untuk mengatasi permasalahan tebakan awal tersebut. Pada dasarnya, Algoritma Genetika akan digunakan untuk memperoleh data tebakan awal debit dan tekanan yang akan digunakan oleh metode Newton. Dengan mengkombinasikan Algoritma Genetika dan metode Newton maka penyelesaian sistem model distribusi air menjadi lebih powerful.
PEMODELAN ELEVASI DAN KECEPATAN BANJIR PADA TIKUNGAN LUAR DEKAT OUTLET BANGUNAN GORONG-GORONG BBA.4B DAERAH IRIGASI BUMI AGUNG Sultan , Masri Nur; Widyawati, Ratna; Despa, Dikpride; Purba, Aleksander; Habibi , Budi Muhammad; Fitra, Rifandy
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i2.26

Abstract

Daerah irigasi Way Bumi Agung adalah salah satu daerah irigasi kewenangan pusat yang terletak di Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung. Jaringan pada daerah irigasi ini putus pada tahun 2016 akibat terjadinya longsoran pada bangunan gorong – gorong Bba.4b yang berada dibawah saluran primer Sta 02+850. Salah satu penyebab terjadinya longsor diduga karena adanya banjir dan aliran air yang cepat pada tititk tinjauan yaitu posisi Tikungan luar Sungai Way Abung dekat dengan outlet dari bangunan Bba.4b. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensimulasikan elevasi muka air dan kecepatan air pada saat banjir diposisi tinjauan serta mengetahui pengaruh kondisi banjir terhadap proses terjadinya longsor Bangunan Bba.4b. Penelitian ini memodelkan secara numerik skenario banjir Q25 pada Sungai Way Abung dari hilir Bendung Bumi Agung sampai dengan posisi titik tinjauan. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan metode unsteady flow dengan bantuan perangkat lunak HEC- RAS 1D. Hasil pemodelan berupa elevasi muka air banjir kemudian diplot pada penampang melintang Bangunan Bba.4b sehingga diperoleh posisi elelvasi muka air banjir pada posisi dekat Outlet Bangunan Bba.4b. Hasil simulasi elevasi muka air serta kecepatan air pada kondisi banjir diposisi titik tinjauan adalah 54.56 m dan 0.76 m/s. Elevasi muka air banjir tersebut masih dibawah elevasi dasar outlet bangunan Bba.4b namun karena kecepatan air yang terjadi masih tergolong cepat, maka resiko pengikisan tanah yang dapat meyebabkan longsornya saluran irigasi tetap masih ada. Untuk memperkuat analisis maka perlu dilakukan kajian terkait jenis tanah yang ada serta tingkat kepekaannya terhadap erosi atau pengikisan.
ANALISIS KEKUATAN BETON DENGAN PENAMBAHAN BAHAN TAMBAH KIMIA PADA PROYEK REKONSTRUKSI JALAN RUAS SP.6 KETAPAT – PAUH Kurniawan, M. Tito; Widyawati, Ratna; Purba, Aleksander
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i2.27

Abstract

Beton merupakan bahan konstruksi yang paling banyak digunakan di era modern seperti saat ini dikarenakan memiliki ketahanan yang tinggi terhadap api, air, dan cuaca. Beton memiliki kekuatan tekan yang tinggi sehingga mampu menahan beban yang berat. Disamping beton memiliki banyak keunggulan tetapi memiliki banyak kekurangan, salah satunya seperti memiliki kerumitan dalam pembuatannya, memerlukan waktu setting (keras) yang cukup lama, serta mudah mengalami keretakan akibat regangan lentur dikarenakan kemampuannya dalam menahan kuat lentur yang rendah. Beton banyak digunakan sebagai Perkerasan pada jalan raya atau biasa kita kenal dengan Perkerasan Beton Semen (Perkerasan Kaku/Rigid Pavement). Perkerasan kaku (beton semen) merupakan konstruksi perkerasan denganbahan baku agregat dan menggunakan semen sebagai bahan pengikatnya. Faktor keberterimaan suatu Perkerasan Beton Semen untuk mutu tinggi yang biasa digunakan saat ini ialah Kuat Lentur (Flexural Strength). Kuat Lentur Beton merupakan istilah dalam menamakan kemampuan benda uji beton (balok beton) yang dilakukan pembebanan terhadapnya yang diletakkan diantara dua perletakan hingga benda uji tersebut mengalami keruntuhan / patah dinyatakan dalam satuan Mega Pascal (SNI 03-4431-1997). Penelitian Eksperimental ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kekuatan lentur beton dengan penambahan Zat Aditif sehingga beton mengalami peningkatan kekuatan dan mengalami percepatan setting. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium PT. Sukses Sarrie Kintano. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa penambahan Zat Aditif sebesar 0,3% (dari berat semen tiap adukan) berpengaruh pada peningkatan kuat lentur pada umur 7 hari sebesar 10,71% yaitu 4,974 Mpa, umur 14 hari sebesar 8,47% yaitu 5,421 Mpa, dan umur 28 hari sebesar 8,87% yaitu 5,507 Mpa.
POTENSI PEMANFAATAN PEKARANGAN MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG (STUDI KASUS: KELOMPOK WANITA TANI SEDAP MALAM KELURAHAN SIDODADI KECAMATAN KEDATON KOTA BANDAR LAMPUNG) Atmaningsih, Tri; Suharno, Suharno; Waluyo, Sri
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i2.28

Abstract

Undang-undang Nomor 18 tahun 2012 menyatakan bahwa pemerintah baik pusat maupun daerah mempunyai kewajiban untuk mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakatnya. Hal ini menjadi tantangan bersama di tengah ancaman alih fungsi lahan pertanian yang kian masif. Pemerintah pusat dan daerah perlu memanfaatkan sumber daya lahan lainnya agar pangan tetap tersedia dengan cukup dan aman, salah satunya adalah dengan memanfaatakan pekarangan rumah tangga sebagai lahan untuk budidaya pertanian dengan melibatkan kelompok wanita tani (KWT). Penelitian dilakukan di KWT Sedap Malam Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kedaton yang merupakan permukiman padat perkotaan Kota Bandar Lampung dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan cara penyebaran kuesioner kepada anggota KWT, wawancara dan pengamatan fisik pekarangan. Pengumpulan data dilakukan sejak November – Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas pekarangan sebagian besar anggota kelompok KWT umumnya sangat sempit karena kurang dari 20 meter persegi2 (<20 m2). Kegiatan pemanfaatan pekarangan rumah tangga di KWT Sedap Malam berjalan dengan baik dilihat dari budidaya sayuran yang dilakukan menggunakan pupuk organik dan pestisida nabati meskipun pengelolaan kotoran ternak masih kurang. Keragaman tanaman budidaya masih kurang karena sebagai besar anggota KWT menanam kurang dari dua jenis tanaman. Akan tetapi jenis tanaman sayuran yang ditanam cukup bervariasi. Penggunaan rotasi tanaman juga masih kurang. Keberlangsungan kegiatan cukup baik karena masih memanfaatkan kebun bibit kelompok sebagai penyedia bibit bagi anggota kelompok. Perlu inovasi teknologi agar pemanfaatan pekarangan di lahan terbatas dapat lebih optimal mendukung ketahanan pangan.
DETAIL ENGINEERING DESIGN (DED) KAWASAN KUMUH SUNGSANG KECAMATAN BANYUASIN II KABUPATEN BANYUASIN Utami , Venie Putriyana; Sarkowi, M; Kustiani, Ika
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i2.29

Abstract

Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Kawasan Kumuh Sungsang bertujuan untuk merancang solusi teknis dan strategi dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat di wilayah tersebut. Kawasan kumuh Sungsang yang teridentifikasi sebagai area dengan kondisi lingkungan tidak layak huni memerlukan penanganan terpadu untuk mengatasi masalah seperti tidak tersedia atau minimnya fasilitas sanitasi sehingga limbah yang terbuang langsung ke Sungai atau lingkungan sekitar, Drainase tidak memadai sehingga saluran air yang tersumbat, tidak berfungsi atau tidak tersedia sehingga menyebabkan genangan air dan banjir, Sistem persampahan yang buruk, seperti pembuangan sampah sembarangan, mengakibatkan lingkungan kotor dan menimbulkan resiko Kesehatan, Rumah yang Tidak Layak Huni karena rumah yang terlalu padat, tidak teratur dan tidak memenuhi standar keamaan dan kenyamanan. Metodologi Penyusunan DED melibatkan analisis kondisi eksisting, survei lapangan, partisipasi Masyarakat dan koordinasi dengan pemangku kepentingan. Desain yang dihasilkan mencakup perencanaan infrastruktur fisik seperti bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan sampah, pengelolaan air limbah dan proteksi kebakaran, pendekatan ini dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip berkelanjutan, kearifan local dan efisiensi biaya.