cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29620430     EISSN : 29642493     DOI : https://doi.org/10.57235
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia is published twice a year: January and July. E-ISSN: 2964-2493 (Elektronik) P-ISSN: 2962-0430 (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, S.Pd., M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata Receive articles from research and community service in the fields of: 1. Education 2. Economy 3. Social 4. Politics 5. Law 6. Religion 7. Technology 8. Health 9. Culture etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,160 Documents
Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pidana Terhadap Pelaku Dalam Tindak Pidana Penganiayaan Menggunakan Senjata Tajam (Studi Putusan Nomor 316/Pid.B/2024/PN.Tjk) Fatikha, Dhea Amalya; Tianasati, Fathi; Seregig, I Ketut
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6879

Abstract

Tindak pidana penganiayaan merupakan salah satu bentuk pelanggaran hukum yang berdampak pada fisik dan psikologis korban serta mengganggu ketertiban umum. Kamus Besar Indonesia mengartikan penganiayaan  sebagai "perlakuan sewenang-wenang (penyiksaan, penindasan, dan sebagainya)." Perlakuan sewenang-wenang dalam kasus ini dijelaskan meliputi bentuk penyiksaan dan penindasan, yang secara jelas menunjukkan bahwa perlakuan terhadap orang tersebut sudah pasti melanggar norma yang berlaku dan melanggar hak asasi manusia. Yurisprudensi menyatakan bahwa  penganiayaan adalah tindakan yang disengaja untuk menimbulkan perasaan tidak menyenangkan, penderitaan, atau rasa sakit. Dalam kasus ini, terdakwa terbukti melakukan penganiayaan berat dengan menggunakan senjata tajam, dan dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 8 bulan.Permasalahan penelitian mengenai apakah faktor penyebab seseorang melakukan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam berdasarkan Putusan Nomor 316/Pid.B/2024/PN.Tjk dan bagaimanakah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana terhadap pelaku dalam tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam berdasarkan Putusan Nomor 316/Pid.B/2024/PN.Tjk.Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif dan deduktif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penganiayaan yang terdapat dalam putusan nomor 316/Pid.B/2024/Pn.Tjk yaitu dikarenakan adanya faktor emosional dimana terdakwa merasakan perasaan marah terhadap korban dan terdakwa tidak dapat mengendalikan rasa amarahnya maka dari itu terdakwa melakukan tindakan kekerasan terhadap korban dan Majelis Hakim memutuskan terdakwa dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana "Penganiayaan", seperti yang didakwa oleh Tunggal Penuntut Umum. Hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama satu tahun delapan bulan, dengan masa penahanan dan penahanan terdakwa dikurangkan dari pidana yang dijatuhkan, hakim juga menetapkan agar Terdakwa tetap ditahan dan hakim menetapkan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor honda beat warna hitam biru tanpa plat dirampas untuk negara dan menetapkan agar terdakwa dibebani membayar biaya perkara sejumlah Rp2,000.00 (dua ribu rupiah). Pertimbangan hakim didasarkan pada alat bukti yang sah, keterangan saksi, barang bukti, serta keadaan yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Hakim tidak menemukan alasan pembenar maupun pemaaf yang dapat menghapus pertanggungjawaban pidana terdakwa. Keputusan yang dijatuhkan bertujuan untuk menegakkan keadilan dan memberikan efek jera, sesuai dengan prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan hukum dalam sistem peradilan pidana.
Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang Dengan Modus Penempatan Calon Pekerja Migran Indonesia di Luar Negeri (Studi Putusan Nomor: 294/Pid.Sus/2025/PN.Tjk) Masir, Shahira Fatiha; B, Erlina; Anggalana, Anggalana
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7940

Abstract

Salah satu modus yang dilakukan oleh pelaku dalam tindak pidana perdagangan orang (human trafficking) adalah penempatan calon pekerja migran Indonesia di luar negeri yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu pelaku tindak pidana perdagangan orang dijatuhi pidana sesuai dengan kesalahan yang dilakukannya. Permasalahan: (1) Apakah faktor penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang dengan modus penempatan calon pekerja migran Indonesia di luar negeri berdasarkan Putusan Nomor: 294/Pid.Sus/2025/PN.Tjk? (2) Bagaimanakah pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang dengan modus penempatan calon pekerja migran Indonesia di luar negeri berdasarkan Putusan Nomor: 294/Pid.Sus/ 2025/PN.Tjk? Pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan studi lapangan. Data yang selanjutnya dianalisis dan dibahas secara kualitatif untuk mendapatkan kesimpulan sesuai permasalahan yang diajukan. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Faktor penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang dengan modus penempatan calon pekerja migran Indonesia di luar negeri terdiri atas faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berupa rendahnya kesadaran beragama, kesengajaan pelaku, orientasi keuntungan ekonomi, serta penyalahgunaan kepercayaan dan posisi rentan korban menjadi penggerak utama terjadinya perbuatan pidana. Faktor eksternal berupa lingkungan yang tidak baik, kerentanan sosial-ekonomi korban, rendahnya literasi hukum mengenai penempatan pekerja migran, serta lemahnya pengawasan struktural terhadap praktik penempatan tenaga kerja menciptakan kondisi yang memungkinkan kejahatan itu  terjadi  dan berkembang. (2) Pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang dengan modus penempatan calon pekerja migran Indonesia di luar negeri terdiri atas pertimbangan yuridis, filosofis, dan sosiologis. Pertimbangan yuridis diwujudkan melalui pembuktian unsur-unsur tindak pidana perdagangan orang berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 secara sah dan meyakinkan. Pertimbangan filosofis tercermin dari orientasi hakim pada nilai keadilan, kemanusiaan, dan tujuan pemidanaan dalam melindungi martabat manusia dan korban kejahatan. Pertimbangan sosiologis tampak dari perhatian hakim terhadap dampak sosial perbuatan terdakwa, perlindungan kelompok rentan, serta fungsi putusan sebagai sarana pencegahan dan pengendalian sosial.
Pengaruh Kebiasaan Beribadah, Gemar Belajar dan Kemampuan Bermasyarakat dari Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Terhadap Sikap Sosial Siswa Kelas XI di SMK Negeri 2 Tana Toraja Tandilawa, Altin Rimpun; Elpisah, Elpisah; Syarifuddin, Syarifuddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7880

Abstract

This study aims to: 1. To determine and analyze the influence of diligent worship from the Seven Habits of Great Indonesian Children on the social attitudes of Grade XI Accounting Students at SMK Negeri 2 Tana Toraja. 2. To determine and analyze the influence of the Love of Learning from the Seven Habits of Great Indonesian Children on the social attitudes of Grade XI Accounting Students at SMK Negeri 2 Tana Toraja. 3. To determine and analyze the influence of the Social Skills from the Seven Habits of Great Indonesian Children on the social attitudes of Grade XI Accounting Students at SMK Negeri 2 Tana Toraja. 4. To simultaneously determine and analyze the influence of diligent worship, love of learning, and social skills from the Seven Habits of Great Indonesian Children on the social attitudes of Grade XI Accounting Students at SMK Negeri 2 Tana Toraja This research approach uses quantitative research. The research was conducted on class XI students at SMK Negeri 2 Tana Toraja with the population of this study 122 students sampling technique is Purposive Random sampling each study program is represented by 50% so that the number of samples is 60 with details; automotive 10 people, light vehicle engineering 24 people, heavy equipment engineering 19 people and Accounting 7 people total is 60 class XI students of SMK Negeri 2 Tana Toraja. data collection techniques using questionnaires and data analysis techniques using multiple regression techniques and t-test analysis and F Test using SPSS 26. The results of this study are; The probability value of X1 is 0.000. This value is smaller than 0.05 or the calculated t value is 4.984 t table 1.671 (n-1 = 59 alpha 5%) so it can be concluded that the variable of Worship Habits (X1) has a positive and significant effect on the variable of Social Attitudes of Class XI Students of SMK Negeri 2 Tana Toraja. 1). The probability value of X2 is 0.000. This value is smaller than 0.05 or the calculated t value is 6.994 t table 1.671 (n-1 = 59 alpha 5%) so it can be concluded that the variable of Love to Learn (X2) has a positive and significant effect on the variable of Social Attitudes of Students 2). The probability value of X3 is 0.000. This value is smaller than 0.05 or the calculated t value of 4.569 t table 1.671 (n-1 = 59 alpha 5%) so it can be concluded that the variable of Social Ability (X3) has a positive and significant effect on the variable of Social Attitude 3). The sig. value of the F test is 0.000 at a significance level of 0.05. This value is smaller than 0.05 which indicates that all independent variables consisting of; Worship Habits (X1) Love of Learning (X2) Social Ability (X3) together influence the Social Attitude of Students (Y) of class XI SMK Negeri 2 Tana Toraja.
Implementasi Interoperabilitas Satgas TNI–POLRI–BIN Dalam Mengatasi Gerakan Separatisme di Papua Rosadi, Riska Imron
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7821

Abstract

Gerakan separatisme di Papua merupakan ancaman multidimensional terhadap keamanan nasional Indonesia yang menuntut sinergi antarlembaga keamanan negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi interoperabilitas Satgas TNI–Polri–BIN dalam mengatasi separatisme di Papua serta merumuskan strategi penguatannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus melalui analisis dokumen resmi, literatur akademik, dan temuan lapangan pada wilayah rawan konflik seperti Nduga, Intan Jaya, dan Puncak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interoperabilitas telah berjalan dalam bentuk patroli gabungan, penyekatan wilayah, dan dukungan intelijen, namun belum optimal akibat ego sektoral, perbedaan SOP, keterbatasan sistem komunikasi, dan belum adanya komando terpadu permanen. Pembahasan menegaskan perlunya integrasi struktural, prosedural, dan teknologi C4ISR serta pendekatan smart power. Penelitian menyimpulkan bahwa interoperabilitas merupakan prasyarat strategis bagi stabilitas keamanan Papua dan keutuhan NKRI.
Pelatihan Pengembangan Konten Digital Dakwah Islam di PRM Bangunharjo I oleh Universitas Ahmad Dahlan Robi'in, Bambang Robi'in,; Prayudha, Prayudha; Rahani, Faisal Fajri; Prathisara, Gibbran; Sari, Eka Anisa
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6532

Abstract

AURELIA: Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunharjo I dalam memanfaatkan teknologi digital untuk dakwah Islam. Pelatihan ini mencakup perencanaan konten dakwah digital, pembuatan konten dakwah digital, pengelolaan media sosial, serta strategi komunikasi dakwah berbasis digital. Metode pelatihan meliputi beberapa tahapan yaitu sosialisai, penerapan teknologi, pelatihan, pendampingan, evluasi dan rencana tindak lanjut.  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta dalam membuat serta mengelola konten digital untuk keperluan dakwah. Hasil pre-test menunjukkan bahwa pemahaman peserta berkisar antara 40% hingga 60%, dengan rata-rata keseluruhan 52%. Setelah pelatihan, hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman menjadi 80% hingga 100%, dengan rata-rata keseluruhan 92%. Peningkatan rata-rata sebesar 40% ini menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan pemahaman peserta. Dengan adanya program ini, diharapkan PRM Bangunharjo I dapat lebih aktif dan efektif dalam menyampaikan pesan-pesan Islam melalui media digital.
Implementasi Pasal 148 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dalam Penegakan Kode Etik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Anggalana, Anggalana; Febriyanti, Atika
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7923

Abstract

Mekanisme Penegakan Kode Etik Pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Oleh Badan Kehormatan Di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung adalah Penegakan kode etik bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung merupakan instrumen krusial dalam upaya menjaga marwah, kehormatan, serta kredibilitas lembaga legislatif di mata publik. Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan Peraturan Tata Tertib DPRD Provinsi Lampung, wewenang absolut dalam mengawasi serta menindak pelanggaran etika berada pada Badan Kehormatan (BK). Faktor Penghambat Dalam Penegakan Kode Etik Terhadap Anggota DPRD Oleh Badan Kehormatan DPRD Provinsi Lampung terdapat tiga aspek utama: Pertama, melalui upaya preventif (sosialisasi, diklat, bimbingan teknis, dan pengarahan personal). Kedua, melalui upaya represif (pemberian teguran lisan/tertulis hingga eskalasi ke rapat formal BK untuk pelanggaran yang berulang). Seluruh mekanisme ini bertujuan untuk mengonstruksi anggota dewan yang profesional, di mana kepentingan publik diposisikan sebagai prioritas tertinggi di atas kepentingan pribadi maupun golongan, guna menjamin reputasi DPRD Provinsi Lampung sebagai lembaga legislatif yang berintegritas. Dan Upaya Penegakan Kode Etik Oleh Badan Kehormatan Terhadap Anggota DPRD Provinsi Lampung. Badan Kehormatan DPRD Provinsi Lampung telah mencakup aspek preventif, represif, dan kuratif. Namun, dalam implementasinya, efektivitas upaya ini sangat bergantung pada independensi anggota BK itu sendiri. Terdapat tantangan berupa hambatan sosiologis, yakni ikatan kolega antaranggota dewan yang sering kali memunculkan sikap sungkan dalam memberikan sanksi tegas.
Analisis Yuridis Terhadap Penyelesaian Sengketa Tanah Antara Penggugat dan Badan Pertanahan Nasional Kota Bandar Lampung (Studi Putusan Nomor 100/Pdt.G/2025/Pn Tjk) Rusli, Tami; Mariska, Selly
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7859

Abstract

Bumi, air dan ruang angkasa sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa mempunyai fungsi yang amat penting untuk membangun masyarakat adil dan makmur. Hubungan manusia dengan bumi bukan hanya sekedar tempat hidup bagi manusia. Lebih dari itu, bumi bahkan memberikan sumber daya hidup bagi kelangsungan hidup umat manusia berupa kekayaan alam yang terdapat baik itu di permukaan bumi, diatas permukaan bumi, yang tertanam di bumi maupun yang berada di dalam tubuh bumi. Tanah adalah salah satu karunia yang diberikan oleh Tuhan kepada seluruh manusia yang ada dimuka bumi sebagai upaya untuk dapat tinggal, bersosialisasi ataupun untuk kegiatan bercocok tanam yang memiliki kepentingan untuk kehidupan orang banyak, Namun meskipun demikian sering dijumpai terjadinya sengketa tanah diantara individu dan individu yang menimbulkan perselisihan diantara kedua belah pihak dan harus diselesaikan secara hukum. Salah satu kasus yang menggambarkan Kebijakan Pertanahan antara regulasi dan implementasi hal tersebut adalah Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor 100/Pdt.G/2025/PN Tjk tentang sengketa tanah antara penggugat dan Badan Pertanahan Nasional Kota Bandar Lampung. Dalam perkara ini, penggugat merasa dirugikan akibat adanya dugaan kesalahan administrasi dalam penerbitan sertifikat hak atas tanah oleh BPN. Bagaimana Pertanggungjawaban Hukum Badan Pertanahan Nasional Kota Bandar Lampung Studi Putusan Nomor 100/Pdt.G/2025/PN Tjk.
Hermeneutika Qur’ani Sebagai Filsafat Pengetahuan Ruddin, Nurul Istianah; Rahim, Zakiyuddin; Ahmad, La Ode Ismail
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas lebih dalam mengenai pendekatan Hermeneutika Qur’ani sebagai disiplin ilmu pengetahuan dalam perspektif filsafat. Perkembangan zaman begitu pesat melahirkan pemikiran baru dari kalangan cendekiawan, tak jarang pemahaman barat diadopsi secara prematur tanpa memikirkan sisi negatifnya. Padahal Islam secara kaffah telah mempunyai ilmu tersendiri dalam memahami kandungan Al-Qur’an. Dewasa ini, muncul ilmu yang belum pernah dikenal sebelumnya yaitu hermeneutika sebagai alat bantu memahami Al-Qur’an. Berawal dari sebuah disiplin kajian yang menggarap wilayah pemahaman dan penafsiran, menjadi garis demarkasi yang membedakan manusia dari segala entitas kehidupan makhluk lain di muka bumi, maka hermeneutika menemukan posisinya yang strategis. Para tokoh ilmuwan dan akademisi mulai mengungkapkan pendapatnya mengenai hermeneutika, terdiri dari kelompok  yang pro dan kontra dalam memandang metode hermeneutika Al-Qur’an. Dalam penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka dengan mengumpulkan beberapa literatur dan artikel ilmiah. Tujuannya sebagai bahan pemikiran dan narasi eksplisit namun tetap kritis mengenai pendapat beberapa cendekiawan yang pro terhadap hermeneutika.
Empowerment of MSMEs Kube Lestari and Ngudi Mulyo through the Universitas Ahmad Dahlan PMM Program: Implementing Technopreneurship and Digital Marketing Strategies Robi'in, Bambang Robi'in,; Prathisara, Gibbran; Pungkiawan, Pius Rino; Hakiki, Qori Alfiani; Aliyah, Himatul
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7212

Abstract

The Community Empowerment Program by Students (PMM) of Universitas Ahmad Dahlan was conducted in Triwidadi Village, Pajangan Subdistrict, Bantul Regency, in collaboration with two local MSME partners, Kube Lestari and Ngudi Mulyo. The program aimed to enhance entrepreneurial capacity and strengthen the competitiveness of local products through a technopreneurship and digital marketing approach. Based on the situational analysis, both partner groups showed strong economic potential in the production of emping and palm sugar but faced challenges in production management, business governance, and digital promotion. The implementation consisted of five stages: socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation for sustainability. The training covered topics on online advertising strategies, packaging design, product branding, and promotional photography, involving MSME members from two hamlets—Polaman and Butuh Kidul. The results indicated significant improvements in partners’ abilities to design better packaging, utilize social media and online marketplaces, and create engaging digital promotional content. Furthermore, participants demonstrated increased motivation and confidence in managing their businesses and expanding their markets through technology-based solutions. Overall, the program successfully fostered independence and professionalism among local MSMEs, guiding them toward a sustainable model of digital entrepreneurship.
Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsbility, Dewan Direksi, dan Risiko Bisnis Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Kasus Perusahan Sektor Energi Periode 2022 – 2024) Fachri, Priesca Ramadhanty; Dewi, Risa Nurmala
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Dewan Direksi, dan risiko bisnis terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pengujian hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR dan Dewan Direksi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, sedangkan risiko bisnis berpengaruh negatif. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan tanggung jawab sosial, efektivitas dewan, dan manajemen risiko dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan sektor energi.